Tag: kejuaraan

  • Kembalinya Turnamen Berkuda Jabar Classic

    Kembalinya Turnamen Berkuda Jabar Classic


    Bekasi

    Turnamen berkuda Jabar Classic kembali digelar setelah lama absen. Ini jadi ajang untuk mencari bibit-bibit atlet berkuda berbakat.

    Jawa Barat selama ini beken dengan tingginya angka popularitas kuda di Indonesia selain Nusa Tenggara, Sulawesi Utara dan Sumatera Barat. Bedanya Jabar juga menjadi barometer prestasi atlet berkuda di Indonesia.

    Tak heran kalau Jabar menjadi Provinsi yang sering melahirkan banyak atlet berkuda berbakat dan berprestasi yang membela merah putih di banyak event internasional, baik Single Event maupun Multi Event.


    Jabar Classic menjadi salah satu event yang dapat menjadi sarana bagi para peternak kuda, pemilik klub berkuda dan para stake holder berkuda untuk menciptakan kuda – kuda terbaik dan atlet terbaik menuju prestasi Internasional.

    Turnamen itu terakhir digelar 16-18 Oktober 2015 di Denkavkud Parongpong, Bandung. Setelah vakum 10 tahun, Jabar Classic kini hadir kembali demi merangkai asa dalam menciptakan atlet dan kuda berprestasi.

    Jabar Classic 2025 digelar di The Hub Indonesia, Cibubur, Bekasi, Kamis (23/10) sampai Minggu (26/10). Selain untuk berebut gelar, Jabar Classic ini juga jadi Babak Kualifikasi Porprov XV Jabar 2026.

    Pesatnya perkembangan olahraga berkuda Equestrian di Jawa Barat menyebabkan banyaknya atlet berprestasi yang ingin berkompetisi pada Porprov XV Jabar 2026. Alhasil perlu diadakan kualifikasi sehingga didapatkan atlet berkualitas untuk bertanding di Porprov Jabar 2026.

    Beberapa atlet muda berbakat muncul di ajang Jabar Classic 2025, salah satunya Nathanael Gabriel Stevano Menayang dari stable De Rider. Atlet berusia 17 tahun asal SMU 3 Cibinong ini baru saja meraih gelar juara di kelas Preliminary Open dan meraih runner up di kategori tim

    Dengan gelar itu, Nathan makin percaya diri menghadapi Kejuaraan berkuda Open di Pnhom Penh Kamboja, pekan depan. Setelahnya, Nathan akan melanjutkan sejumlah kompetisi berkuda di tanah air.

    “Mohon doa agar saya sukses di Kamboja dan event-event berikut di tanah air,” papar Nathanael dalam rilis kepada detikSport.

    (mrp/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • IOC Hukum Indonesia Karena Tolak Israel, Netizen: Standar Ganda

    IOC Hukum Indonesia Karena Tolak Israel, Netizen: Standar Ganda


    Jakarta

    Komite Olimpiade Internasional (IOC) memberi dua peringatan ke Indonesia usai melarang atlet Israel berlaga di Kejuaraan Dunia Senam 2025. Netizen pun banyak yang membahasanya di linimasa media sosial

    Dalam rilisnya Kamis (23/10) dini hari WIB, IOC mengambil sikap memutus dialog dengan Indonesia perihal potensi menggelar ajang Olimpiade di masa mendatang. Indonesia diminta memberi jaminan soal akses kepada semua atlet berpartisipasi ke depannya.

    Kemudian, IOC meminta semua federasi Internasional tidak menggelar kejuaraan internasional lebih dulu di Indonesia. Lagi-lagi, IOC meminta jaminan Indonesia tidak melarang semua atlet, termasuk Israel, berpartisipasi di tempatnya.


    Hukuman yang cukup keras itu langsung memantik komentar dari para netizen di media sosial X khususnya. “IOC juga diskriminasi. Menolak atllet Rusia dan Belarusia tampil di Olimpiade Musim Dingin Italia 2026 tapi marah ketika Indonesia menolak atlet senam Israel tampil di Jakarta. Sikap Indonesia itu udah benar, jangan menyerah dengan pelaku genosida,” sebut sebuah akun.

    “Shame on you IOC, standar ganda banget nih organisasi. Russia sm Belarus aja di banned eh giliran si zionis dibelain,” tulis yang lain.

    “Terlepas bahwa IOC emang standar ganda, tapi emang Indonesia mending nggak usah jadi host dari event kayak Olimpiade deh. Ngapain? Ujung-ujungnya cuma bakal jadi “arena” buat bancakan korupsi doang,” demikian pendapat selanjutnya.

    Ada pula yang berpendapat insiden ini justru menjadi keuntungan bagi Indonesia. “Dengan kondisi skg mungkin perlu disyukuri, karena host event juga ga murah. Bisa dialihkan dananya untuk pengembangan atlet dan untuk ikut event di luar negeri,” tulis sebuah akun.

    “Ya udah. Toh jadi host olimpiade juga makan banyak anggaran, in this economy jelas susah lah. Mending anggarannya dipake buat pembinaan atlet sama ngirim atlet ke event olahraga internasional,” sebut akun selanjutnya.

    (fyk/fyk)



    Sumber : inet.detik.com

  • Toprak Razgatlioglu Juara Dunia WSBK 2025

    Toprak Razgatlioglu Juara Dunia WSBK 2025



    Jakarta

    Pebalap BMW asal Turki, Toprak Razgatlioglu, sukses meraih juara dunia World Superbike atau WSBK 2025. Pencapaian tersebut menjadi kado manis sebelum El Turco pindah ke MotoGP musim depan.

    Toprak Razgatlioglu mengunci gelar juara setelah finis ketiga pada Race 2 World Superbike Spanyol 2025. Pebalap 29 tahun itu mengumpulkan 616 poin atau unggul 13 angka dari pesaing terdekatnya, Nicola Bulega di tangga klasemen akhir.


    “Saya sangat senang (bisa juara dunia). Saya mau menyampaikan rasa terima kasih kepada Kenan Sofuoglu sebagai saudara saya, kemudian seluruh penggemar dan tentu saja tim,” ujar Toprak usai meraih gelar juara, dikutip dari Crash, Senin (20/10)

    “Musim ini kami mengawalinya tidak terlalu baik, tapi setiap balapan kami selalu berkembang dan tak pernah menyerah. Ending-nya kami juara dunia. Terima kasih untuk semuanya,” tambah dia.

    Ini merupakan gelar juara ketiga untuk Toprak di kejuaraan WSBK: satu bersama Yamaha dan dua bersama BMW. Hebatnya lagi, selama berkarier di kompetisi tersebut, dia sudah meraih 78 kemenangan dan 172 podium.

    Dengan hasil tersebut, Toprak didaulat sebagai salah satu pebalap WSBK terbaik sepanjang masa. Pebalap yang dikenal berkat kemampuan late braking dan stoppie-nya itu disejajarkan nama-nama legendaris lain seperti Jonathan Rea dan Alvaro Bautista.

    Gelar juara ketiga itu menjadi kado perpisahan manis untuk Toprak. Sebab, musim depan, dia akan melanjutkan kariernya di MotoGP dengan membela tim satelit Yamaha. Dia akan bahu membahu bersama Jack Miller sebagai rekan setimnya.

    (sfn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • ‘Gara-gara Marquez, Ducati Bongkar Proyek’

    ‘Gara-gara Marquez, Ducati Bongkar Proyek’



    Jakarta

    Perekrutan Marc Marquez jelas memberikan hasil instan yang diinginkan Ducati. Namun di mata pengamat MotoGP, Carlo Pernat, langkah ini ibarat membongkar proyek yang telah lama digarap oleh pabrikan Italia tersebut.

    “Ducati, dengan mengontrak Marc Márquez, membongkar proyek yang sudah lama digarap. Itu keputusan yang tepat, perlu diperjelas, karena pemenang selalu benar, dan Márquez tidak menang; dia benar-benar ‘menghancurkan’ kejuaraan,” kata Pernat dikutip dari Mowmag, Rabu (22/10/2025).


    Pernat mulai menimbang konsekuensi jangka panjang dari keputusan tersebut. Kekhawatiran Pernat berpusat pada talenta-talenta muda yang dilepas atau tergeser akibat kedatangan sang juara dunia tersebut.

    “Jadi, meskipun saya tegaskan kembali bahwa itu adalah keputusan yang tepat untuk saat ini, hari ini saya bertanya-tanya berapa harga yang harus dibayar untuk masa depan,” ujar dia.

    “Jorge Martín telah pindah ke tim lain, Marco Bezzecchi telah pindah ke tim lain, Enea Bastianini telah pindah ke tim lain, dan Pecco Bagnaia bisa pindah ke tim lain jika situasinya tidak segera diselesaikan,” tambahnya lagi.

    Dia menambahkan langkah Ducati yang membawa pembalap sekaliber Márquez merupakan cara pragmatis untuk memastikan kemenangan di tengah persaingan sengit dari pabrikan lain.

    Ducati sebelumnya dikenal dengan filosofi mengembangkan pebalap muda.

    Mengenai opsi pengganti yang tersedia, seperti Fermín Aldeguer, dia mengisyaratkan bahwa ia mungkin bukan game-changer instan seperti Márquez.

    “Ini semua konsekuensi dari keputusan (merekrut) Márquez. Oke, ada Fermín Aldeguer, tetapi betapapun berbakatnya dia, dia tetap pilihan yang aman. Álex Márquez? Luar biasa, tetapi saya tidak sepenuhnya yakin,” tambah dia.

    (riar/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Daftar Tim Mobile Legends yang Gugur dan Lolos Playoff MPL ID S16

    Daftar Tim Mobile Legends yang Gugur dan Lolos Playoff MPL ID S16


    Jakarta

    Babak reguler season MPL ID S16 resmi berakhir kemarin, Minggu, 19 Oktober 2025. Onic berhasil menjadi menduduki puncak klasemen dan sukses lolos ke playoff dengan mengamankan tempat di semifinal upper bracket.

    Mereka menjadi tim terkuat, karena mampu memenangkan 14 pertandingan dan cuma kalah dua kali. Kekalahan yang dialaminya terjadi pada pekan kedelapan, 11 Oktober 2025, kala berhadapan dengan Bigetron by Vitality (0-2). Lalu juga pada pekan kesembilan, 18 Oktober 2025, saat melawan Alter Ego Esports (1-2).

    Kendati demikian, Kairi dan rekan satu timnya dinyatakan sebagai juara reguler season MPL ID S16, setelah pada pekan kedelapan, 12 Oktober 2025, mengalahkan Evos dengan skor akhir 2-0. Lalu tempatnya di semifinal upper bracket telah dipastikan sejak pekan ketujuh, 4 Oktober 2025, usai mengantongi 12 kemenangan beruntun.


    Namun tidak hanya Onic yang akan bermain di playoff. Tim dengan julukan Sang Raja Langit atau Sang Landak Kuning ini akan ditemani oleh lima partisipan lainnya, di antaranya Bigetron by Vitality, Alter Ego Esports, Evos, Dewa United Esports, dan Navi.

    Mereka merupakan enam tim teratas di babak reguler season yang digelar dari 22 Agustus hingga 19 Oktober 2025. Untuk tiga tim sisanya yang menempati peringkat ketujuh, kedelapan, dan kesembilan harus gugur dari turnamen Mobile Legends tier satu besutan Moonton ini. Tiga tim yang dimaksud adalah RRQ Hoshi (#7), Geek Fam (#8), dan Team Liquid ID (#9).

    Menariknya, ini menjadi sejarah bagi Navi, karena untuk pertama kalinya mereka bisa lolos ke playoff. Namun berbeda dengan RRQ Hoshi, justru season ini menjadi yang terburuk, karena untuk pertama kalinya mereka tidak lolos ke playoff.

    RRQ Hoshi tidak punya poin yang cukup banyak untuk bisa lanjut ke babak selanjutnya. Sutsujin dan kawan-kawan hanya mampu mengantongi enam kemenangan dengan 10 kali kekalahan. Poinnya beda tipis dengan Navi yang ada di peringkat keenam.

    “Ya buat Kingdom (fans RRQ), paling kalau dari gua, gua mau say sorry aja kalau season ini nggak lolos playoff lah. Apalagi ini pertama kalinya RRQ nggak lolos playoff juga. Jadi ya season depan semoga lebih baik lah,” kata Sutsujin.

    Mereka tidak hanya gagal lolos playoff, tapi juga menutup peluang meraih gelar juara MPL ID S16, serta menghapus kesempatan untuk bersaing di kejuaraan dunia Mobile Legends, M7 World Championship. Dari enam tim Indonesia yang lolos playoff, dua di antaranya alias sang finalis, berhak mewakili Indonesia di M7. Babak playoff akan diselenggarakan pada 29 Oktober sampai 2 November 2025.

    (hps/fay)



    Sumber : inet.detik.com