Tag: kematian

  • Honeymoon Berujung Duka di Solok: Istri Meninggal-Suami Kritis

    Honeymoon Berujung Duka di Solok: Istri Meninggal-Suami Kritis



    Solok

    Niat hati ingin berbulan madu, tapi pasangan suami istri (pasutri) di Solok malah berujung duka. Sang istri meninggal dunia, sedangkan suaminya kritis.

    Pasutri yang sedang berbulan madu itu mengalami kejadian tragis saat menginap di sebuah glamping di kawasan pinggir Danau Diateh, Alahan Panjang Solok, Sumatera Barat.

    Pasangan yang baru menikah itu diduga mengalami keracunan akibat kebocoran gas dari tabung pemanas air di bagian kamar mandi glamping.


    Sang istri bernama Cindy Desta Nanda (28 tahun) meninggal dunia. Sementara sang suami, Gilang Kurniawan (28 tahun) sempat pingsan dan dilarikan ke rumah sakit.

    Kapolsek Lembah Gumanti, AKP Barata Rahmat Sukarsih menyebutkan peristiwa berawal saat pasutri itu masuk ke penginapan pada Rabu (8/10/2025) siang.

    Pasutri asal Padang itu kemudian menginap untuk berbulan madu. Pada Kamis (9/10/2025) pagi, datang pelayan mengantarkan sarapan pagi.

    “Saat pelayanan mau mengantarkan sarapan pagi pasutri itu masih merespons atau menyahut kedatangan pelayan,” kata Barata kepada wartawan, Sabtu (11/10/2025).

    Namun saat itu sarapan belum sempat diberikan karena pasutri tersebut sedang mandi. Setelah pelayan itu kembali lagi dan mau mengantarkan sarapan, pasutri tersebut sudah tidak lagi merespons.

    “Saat pelayan datang untuk kedua kalinya, pasutri itu tidak lagi menyahut,” kata Barata.

    Kemudian pelayan itu memberitahu ke rekannya lain lalu mereka masuk ke dalam kamar dengan cara membuka paksa pintu.

    “Mereka menemukan kedua pasutri sedang tergeletak di lantai kamar mandi,” kata Barata.

    Kemudian kedua korban dilarikan ke Puskesmas Alahan Panjang. Di Puskesmas itu, sang istri Cindy Desta Nanda (28) dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan suami, Gilang Kurniawan dirujuk ke RSUD Arosuka dengan kondisi kritis.

    Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban, meskipun ada dugaan akibat kebocoran tabung gas untuk kebutuhan air panas yang ada di dalam kamar mandi. Lokasi penginapan tersebut memang berada di dekat danau, sehingga lokasi sangat dingin

    “Kondisi suami saat ditemukan dalam kondisi kritis. Dilarikan ke Puskesmas Alahan Panjang, lalu dirujuk ke RSUD Aro Suka. Kemudian dirujuk lagi ke SPH Padang,” kata Barata Rahmat.

    “Kami belum bisa menyimpulkan. Kalau untuk kemungkinan-kemungkinan bisa semua. Tapi belum bisa dipastikan,” katanya lagi.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikSumut.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Orang China Kuno Jadikan Tulang Tengkorak Cawan dan Topeng

    Orang China Kuno Jadikan Tulang Tengkorak Cawan dan Topeng



    Jakarta

    Kehidupan di China pada zaman batu lima ribu tahun lalu menyimpan fakta unik. Tanpa teknologi, tanpa kota besar, tapi dengan sistem sosial dan kepercayaan yang mulai terbentuk.

    Di masa itulah, sebuah temuan arkeologis di China mengungkap sisi gelap dan kompleks kehidupan orang China kuno, mereka menjadikan tulang tengkorak orang yang sudah meninggal menjadi cawan dan topeng.

    Temuan ini berasal dari situs peninggalan budaya Liangzhu, sebuah peradaban kuno yang berkembang di delta Sungai Yangtze di China selatan sekitar tahun 3.000 SM. Para peneliti menemukan lebih dari 183 fragmen tulang manusia. Setidaknya 52 di antaranya menunjukkan tanda-tanda telah dipahat dan dibentuk. Ada yang menjadi cawan dari tengkorak, potongan datar dari tulang lengan, hingga topeng yang dibuat dari tulang wajah.


    Namun, di balik temuan yang terdengar menyeramkan ini, para ilmuwan melihat sesuatu yang jauh lebih menarik, tentang perubahan cara manusia memahami kematian dan hubungan sosial.

    Dari Ritual Penghormatan ke Simbol Perubahan Sosial

    Bertahun-tahun lamanya para arkeolog menganggap praktek ini adalah bagian dari ritual dan simbol penghormatan terhadap leluhur. Namun, penelitian terbaru yang dikutip dari Science News Today dan LiveScience mengungkapkan terdapat kemungkinan lain.

    Tulang-belulang tersebut ditemukan pada kanal parit yang mengelilingi pemukiman, dan bukan di pemakaman bagaimana seharusnya. Hal ini jelas menunjukkan bahwa bagi orang China kuno saat itu, tulang-tulang orang yang sudah meninggal bukanlah hal yang dianggap sakral dan harus dilindungi, melainkan hanya sebagai material yang dapat diolah, dipakai, bahkan dibuang begitu saja.

    “Fakta bahwa banyak tulang manusia yang diolah tidak selesai dan dibuang di kanal menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap orang mati,” demikian pemimpin penulis studi ini, Junmei Sawada, antropolog biologi dari Niigata University of Health and Welfare, Jepang.

    Sawada menambahkan, tidak ada jejak bahwa tulang-tulang tersebut berasal dari orang yang mati karena kekerasan, atau tanda bahwa kerangka telah dipisah paksa. Itu berarti tulang-tulang kemungkinan besar diolah setelah mayat membusuk.

    Sawada juga menganggap hal ini menandakan adanya pergeseran sosial besar-besaran di masyarakat China kuno di Liangzhu dari komunitas kecil berbasis kekerabatan menuju masyarakat urban yang lebih kompleks dan terstratifikasi.

    Penelitian mencatat, ketika kota berkembang, hubungan sosial juga ikut berubah. Tidak semua orang dianggap bagian dari keluarga besar yang harus dihormati setelah meninggal.

    Wujud Refleksi Peradaban

    Walaupun tulang-tulang tersebut diolah sedemikian rupa, tetapi tidak ditemukan jejak bukti kanibalisme atau kekerasan. Tidak ditemukan bekas potongan yang menunjukkan pemotongan untuk dimakan, melainkan proses pemahatan yang rapi dan terencana.

    Bentuk-bentuk artefak ini mungkin digunakan untuk ritual keagamaan atau simbolik, tapi konteksnya kini dianggap berbeda. Di masyarakat yang semakin besar, kematian seseorang mungkin tak selalu diperingati secara personal, melainkan dijadikan bagian dari sistem simbol sosial yang lebih luas, seperti tanda kekuasaan, pengorbanan, atau bahkan penanda status.

    Sekilas, kisah ini terdengar kejam. Tapi jika ditelisik lagi, praktek ini memberikan pelajaran penting tentang bagaimana hubungan antara kemajuan dan nilai kemanusiaan.

    Ketika masyarakat Liangzhu berkembang menjadi salah satu peradaban paling maju di zamannya dengan sistem kanal, pertanian, dan organisasi sosial yang rumit namun mereka juga menghadapi perubahan dalam hal spiritual dan moral.

    Kematian yang dulunya bersifat personal dan penuh penghormatan berubah menjadi sesuatu yang lebih ‘sistemik’ dan simbolik.

    Pelajaran yang dapat diambil adalah, bahwa peradaban bukan hanya soal kemajuan teknologi, tapi juga bagaimana manusia mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan di tengah perubahan sosial.

    Seperti halnya Liangzhu lima ribu tahun lalu, masyarakat modern hari ini juga dihadapkan pada tantangan yang sama, jangan sampai kemajuan membuat kita kehilangan rasa hormat terhadap kehidupan dan kematian.

    Temuan arkeologi dan studi soal budaya Liangzhu ini sudah diterbitkan dalam Jurnal Natur Scientific Reports pada 26 Agustus 2025 dengan judul ‘Worked human bones and the rise of urban society in the neolithic Liangzhu culture, East Asia’.

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu COVID LF.7 yang Menyebar di Indonesia? Begini Cara Mencegahnya

    Apa Itu COVID LF.7 yang Menyebar di Indonesia? Begini Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan kasus varian COVID-19 yang dominan di Indonesia per 18 Oktober 2025 lalu. Salah satunya varian COVID LF.7 yang mencapai 29 persen kasus pada Agustus 2025. Apa itu varian LF.7?

    Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman mengatakan varian COVID LF.7 mirip seperti flu biasa. Varian LF.7 merupakan subvarian Omicron, yang lebih ringan dari varian delta.

    “Yang jelas lebih ringan dibanding varian delta,” katanya saat dihubungi detikcom, Rabu (22/10/2025), dikutip dari detikHealth Kamis (23/10/2025).


    Menurut laporan per 18 Oktober, ada 11 kasus positif yang ditemukan di Indonesia dari 258 pemeriksaan. Kasus didominasi subvarian XFG, LF.7, dan XFG 3.4.3.

    Mengenal Varian COVID LF.7

    Varian COVID LF.7 pertama kali dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdeteksi di India. Dalam laporan per 26 Mei 2025, WHO mencatat 1.009 kasus aktif COVID-19 di India, salah satunya temuan varian baru LF.7.

    Menurut data dari Konsorsium Genomik SARS-CoV-2 India (INSACOG), pada Mei 2025, empat kasus varian COVID LF.7 terdeteksi di Gujarat. Namun, WHO mengklasifikasikan subvarian LF.7 sebagai “varian yang sedang dipantau”, bukan sebagai “varian yang menjadi perhatian atau menarik”.

    Beberapa minggu setelahnya, varian ini kemudian berkontribusi dalam lonjakan kasus di China, Singapura, dan Hong Kong. Meski begitu, pakar mengatakan masyarakat di India tidak perlu panik terhadap varian LF.7 dan subvarian lainnya.

    “Tidak perlu panik, tetapi tetap berhati-hati itu penting. Beberapa kematian telah dilaporkan, jadi jangan anggap remeh. Berhati-hatilah,” ujar Dr Sharad Joshi, Direktur & HOD, Pulmonologi dan Pulmonologi Pediatrik, Max Healthcare, dikutip dari NDTV.

    Dr Joshi menyarankan, masyarakat di India untuk terus menjaga diri, kebersihan, termasuk ketika dalam perjalanan.

    Sementara untuk di Indonesia, Aji mengatakan, varian LF.7 yang mirip flu biasa penting untuk diwaspadai. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Khusus kelompok rentan bisa lebih hati-hati, terutama terkait protokol kesehatan.

    “Mirip flu biasa tapi perlu waspada untuk kelompok rentan,” jelasnya.

    Cara Mencegah Paparan COVID-19 dan Variannya

    Kemenkes mengimbau untuk melakukan pencegahan potensi paparan dengan cara:

    1. Menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS).

    2. Menerapkan etika batuk/bersin untuk menghindari penularan kepada orang lain.

    3. Cuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun (CTPS) atau menggunakan hand sanitizer.

    4. Menggunakan masker bagi masyarakat jika jika berada di kerumunan atau sedang sakit seperti batuk, pilek, atau demam.

    5. Segera ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala infeksi saluran pernapasan dan ada riwayat kontak dengan faktor risiko

    6. Bagi pelaku perjalanan, jika mengalami sakit selama perjalanan, sampaikan kepada awak atau personel alat angkut, maupun kepada petugas kesehatan di pelabuhan/ bandar udara/Pos Lintas Batas Negara (PLBN) setempat.

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman Beracun di Dunia dan Ciri-cirinya, Jangan Asal Sentuh!

    6 Tanaman Beracun di Dunia dan Ciri-cirinya, Jangan Asal Sentuh!



    Jakarta

    Seperti halnya hewan, sejumlah spesies tumbuhan juga mengembangkan mekanisme perlindungan diri. Bedanya, tumbuhan tidak memiliki kemampuan untuk melarikan diri, sehingga mereka harus mengandalkan strategi lain.

    Pertahanan tersebut bisa berbentuk perlindungan fisik, seperti duri atau rambut tajam pada batang dan daun. Namun, banyak pula tumbuhan yang menggunakan pertahanan kimiawi, yakni dengan memproduksi racun.

    Racun ini menimbulkan efek mulai dari iritasi ringan hingga kematian bagi hewan pemakan tumbuhan. Tanaman beracun tidak hanya tumbuh di hutan liar, tapi juga bisa ditemukan di taman atau pekarangan rumah. Dari Oleander yang sering jadi tanaman hias, hingga Manchineel yang dijuluki “pohon kematian”.


    Berikut 6 tanaman yang dikenal paling berbahaya di dunia seperti dikutip dari BBC Wildlife. Yuk, kenali ciri-cirinya supaya detikers tidak salah sentuh dan bisa lebih waspada saat berinteraksi dengan alam!

    1. Deadly Nightshade (Atropa belladonna)

    Sekilas, tanaman ini tampak cantik dengan bunga ungu keunguan dan buah beri hitam mengkilap. Namun jangan tertipu! Atropa belladonna mengandung atropine dan scopolamine, dua racun yang bisa melumpuhkan sistem saraf.

    Nama tanaman ini berasal dari kata Yunani “Atropos” dan merujuk pada salah satu dari tiga Dewi Takdir dalam mitologi Yunani seperti dikutip dari Science Direct. Adapun “Bella-donna” adalah frasa Italia yang berarti “wanita cantik”.

    Ciri-ciri:

    • Bunga berbentuk lonceng berwarna ungu kecoklatan.
    • Buah berupa beri bulat kehitaman, mirip blueberry, dengan permukaan mengkilap.
    • Tinggi tanaman bisa mencapai 1,5 meter.
    • Tumbuh di daerah lembap Eropa dan Asia Barat.
    • Efek racunnya dapat menyebabkan pupil melebar, halusinasi, jantung berdebar, hingga kematian bila dikonsumsi dalam jumlah besar. Di masa Romawi, racun ini bahkan pernah digunakan untuk meracuni musuh.

    Namun, kandungan yang dimiliki tanaman ini juga bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan takaran yang tepat.

    2. Manchineel (Hippomane mancinella)

    Disebut sebagai pohon paling berbahaya di dunia, Manchineel tumbuh di kawasan tropis Amerika Tengah dan Kepulauan Karibia. Dikutip dari laman University of Florida, nama “manchineel” berasal dari bahasa Spanyol “manzanilla”, yang berarti “apel kecil” mengacu pada daun dan buah pohon apel. Namun, karena sifatnya yang sangat beracun, orang Spanyol juga menjuluki pohon ini “arbol de la muerte” yang berarti “pohon kematian”.

    Ciri-ciri:

    • Kulit batang abu-abu dengan getah putih kental yang sangat beracun.
    • Daunnya hijau mengkilap, buah kecil mirip apel, aromanya manis menipu.
    • Biasanya tumbuh di tepi pantai berpasir atau hutan mangrove.
    • Efek getahnya mengandung phorbol ester yang bisa menyebabkan kulit melepuh. Asap dari pembakaran rantingnya dapat membuat mata dan tenggorokan terbakar.
    • Air hujan yang menetes dari daunnya saja bisa menimbulkan luka bakar kimia di kulit!

    3. Rosary Pea (Abrus precatorius)

    Menurut Extension Gardner, tanaman merambat ini sering dijumpai di daerah tropis Asia, termasuk Indonesia, dan dikenal dengan nama Saga Gunung atau Saga Pohon. Bijinya berwarna merah mengkilap dengan titik hitam, sering dijadikan manik-manik gelang, padahal sangat beracun!

    Ciri-ciri:

    • Daun kecil majemuk, mirip daun saga biasa.
    • Biji berwarna merah cerah dengan bintik hitam di salah satu ujungnya.
    • Merambat di pagar, pepohonan, atau semak.
    • Bijinya mengandung abrin, racun yang lebih mematikan daripada racun ular kobra. Mengunyah satu biji saja bisa menyebabkan gagal ginjal dan kematian. Meski cangkangnya keras, saat pecah racunnya mudah masuk ke tubuh.

    4. Oleander (Nerium oleander)

    Bunga oleander sering menghiasi taman karena warnanya yang indah-merah muda, putih, atau kuning. Tapi di balik tampilannya, semua bagian tanaman ini mengandung oleandrin, racun yang menyerang jantung.

    Ciri-ciri:

    • Bunga berwarna cerah dengan kelopak tebal dan aroma lembut.
    • Daun memanjang, hijau pekat, tersusun berhadapan.
    • Batangnya berkayu dan dapat tumbuh hingga 3 meter.
    • Efek racunnya menyebabkan muntah, pusing, detak jantung tidak teratur, bahkan henti jantung jika tertelan. Hewan peliharaan seperti kucing dan anjing juga bisa keracunan bila menggigit daunnya.

    Di beberapa daerah, tanaman ini sering disalah artikan sebagai tanaman yang aman karena banyak dijual sebagai tanaman hias.

    5. Bunga Bakung Gunung (Convallaria majalis)

    Si mungil beraroma manis ini kerap dipakai dalam buket pernikahan, tapi siapa sangka ia menyimpan racun jantung yang berbahaya.

    Ciri-ciri:

    • Bunga putih kecil berbentuk lonceng, menggantung pada tangkai panjang.
    • Daunnya lebar dan hijau cerah, menyerupai daun pisang mini.
    • Berbuah merah jingga saat musim panas.
    • Mengandung cardiac glycosides seperti convallatoxin yang bisa mengganggu ritme jantung. Gejala umum yang dapat ditimbulkan antara lain: mual, muntah, dan detak jantung tidak teratur.

    Meski baunya harum, sebaiknya jangan menyentuh atau mencium terlalu dekat bila kamu memiliki kulit sensitif.

    6. Monkshood (Aconitum spp.)

    Disebut juga “wolf’s bane”, tanaman ini punya bunga ungu kebiruan yang elegan, sering jadi favorit di taman bergaya Eropa. Namun, racunnya, aconitine, termasuk salah satu neurotoksin paling kuat di dunia.

    Ciri-ciri:

    • Bunga menyerupai tudung biksu (itulah asal nama Monkshood).
    • Daunnya menjari dengan tepi bergerigi halus.
    • Tumbuh di daerah pegunungan atau dataran tinggi yang sejuk.
    • Efek racunnya dapat menyebabkan mati rasa, kesemutan, gangguan pernapasan, hingga henti jantung hanya dalam waktu 30 menit jika tertelan. Bahkan menyentuh akarnya tanpa sarung tangan bisa menimbulkan iritasi.

    Para ilmuwan menyebut tanaman-tanaman ini sebagai contoh mekanisme pertahanan alami yang ekstrim. Racun pada tumbuhan sejatinya berevolusi untuk melindungi diri dari herbivora dan serangga, bukan untuk menyerang manusia. Namun, pengetahuan tentang ciri dan bahayanya penting agar kita bisa menghargai alam tanpa mengundang risiko.

    (pal/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Warganya Terjebak Scamming, Korsel Terbitkan ‘Kode Hitam’ ke Kamboja

    Banyak Warganya Terjebak Scamming, Korsel Terbitkan ‘Kode Hitam’ ke Kamboja



    Jakarta

    Pemerintah Korea Selatan mengambil sikap setelah 1.000 warganya terjebak bekerja sebagai penipu setelah datang ke Kamboja. Mereka mengeluarkan travel ban dan menghimbau warganya tak ke daerah-daerah di Kamboja yang disebutkan.

    Dilansir dari Reuters, Kamis (16/10/2025) Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan, Wi Sung-lac mengatakan Wakil Menteri Luar Negeri Kim Jina memimpin tim ke Kamboja untuk mencari penyelesaian atas keterlibatan warga Korea Selatan dalam penipuan tersebut. Badan Intelijen Korea Selatan juga terlibat dalam penyelidikan.

    Kementerian Luar Negeri mengeluarkan larangan perjalanan baru untuk sebagian wilayah Kamboja, termasuk Poipet dan Kampot. Mereka mengimbau untuk meninggalkan wilayah-wilayah tersebut, termasuk Sihanoukville.


    Kemlu Korsel menyebutkan adanya peningkatan kasus penahanan dan ‘pekerjaan kotor’ baru-baru ini. Larangan ‘kode hitam’ ini merupakan larangan perjalanan paling serius dengan perintah bagi warga negara untuk meninggalkan negara yang idsebut.

    “Lebih dari 1.000 warga Korea Selatan diyakini termasuk di antara sekitar 200.000 orang dari berbagai negara yang terlibat dalam kompleks penipuan di Kamboja,” ujar Wi.

    Tindakan Korea Selatan ini menyusul kematian seorang mahasiswa Korea Selatan yang dibujuk untuk bekerja di sebuah pusat penipuan di Kamboja dengan janji upah yang besar. Dia bernasib buruk, meninggal setelah disiksa oleh geng kriminal.

    Pekan lalu, Korea Selatan memanggil duta besar Kamboja terkait kematian tersebut serta penahanan warga negaranya oleh geng-geng kejahatan siber. Pemerintah mendesak Phnom Penh untuk mengambil tindakan.

    Mundur ke bulan Juni, Amnesty International menuduh pemerintah Kamboja sengaja mengabaikan pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok-kelompok kriminal. Di sini terlihat pola kegagalan negara yang memungkinkan industri penipuan bernilai miliaran dolar berkembang pesat.

    Pemerintah Kamboja menolak dituduh tidak melakukan apa-apa dan mengatakan laporan kelompok HAM itu dibesar-besarkan.

    “Kepolisian Korea Selatan dan Kementerian Luar Negeri telah menangani lebih dari 300 laporan yang diajukan tahun ini oleh kerabat warga negara yang diyakini hilang di Kamboja, dan sekitar 80% dari kasus ini telah diselesaikan,” kata Wi.

    Pemerintah Korsel saat ini menangani 72 kasus dan berencana untuk memulangkan sekitar 60 orang yang telah ditangkap sejak Juli oleh otoritas Kamboja. Wi mengatakan pemerintah menghadapi kendala mengingat Kamboja memiliki hak untuk menanggapi kejahatan di negara itu dan mengatakan tindakan terbaik bagi Korea Selatan adalah membantu dan bekerja sama.

    (sym/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Penyelidikan Pramugari Eva Air Tewas Diduga Kelelahan Masih Berlanjut

    Penyelidikan Pramugari Eva Air Tewas Diduga Kelelahan Masih Berlanjut


    Jakarta

    Seorang pramugari Eva Air meninggal diduga akibat kelelahan bekerja, dikutip dari Aviation dan BBC. Pramugari bermarga Sun yang berusia 34 tahun tersebut dilaporkan sudah mengeluh sakit, namun tidak bisa istirahat karena manajer kabin memintanya terus bekerja.

    Penyidikan terus berlangsung untuk mengetahui penyebab kematian pramugari yang bergabung dengan Eva Air sejak 2016 ini. Tuntutan diadakannya penyidikan berasal dari Serikat Pramugari Taoyuan yang merasa Eva Air telah melakukan kesalahan sistemik dan melanggar hak pekerja.

    Kematian Sun telah memancing amarah para pekerja, khususnya di industri penerbangan. Selain abai pada kondisi pekerja, staf Eva Air masih menghubungi Sun agar mengirim surat izin cuti. Pesan dari Eva Air ini dibalas pihak keluarga Sun dengan mengirim surat keterangan kematian.


    Laporan Sementara Kronologi Kematian Pramugari Eva Air

    Dikutip dari Focus Taiwan, berikut kronologi sementara kematian Sun

    Rabu (24/9/2025): Sun merasa tidak enak badan dalam perjalanan pulang dari tugasnya di penerbangan BR 95 rute Milan-Taoyuan Taipei (TPE)

    Kamis (25/9/2025): Sun yang sudah mendarat di Bandara Internasional Taoyuan memeriksakan diri pada klinik terdekat lalu pulang ke rumahnya

    Jumat (26/9/2025): Kondisi Sun makin buruk hingga harus menjalani perawatan di Linkou Chang Gung Memorial Hospital

    Rabu (8/10/2025): Kesehatan Sun tidak mengalami perbaikan hingga dirujuk ke China Medical University Hospital di Taichung

    Jumat (10/10/2025): Sun dilaporkan meninggal dunia.

    Selain tidak bisa beristirahat karena sakit, dalam penerbangan 13 jam tersebut Sun tidak bisa melakukan konsultasi media pada layanan yang biasa digunakan maskapai. Selain itu, maskapai tidak mengantar Sun yang sedang sakit menuju klinik.

    Catatan penerbangan Sun selama 6 bulan terakhir sebetulnya tidak menunjukkan keanehan. Sun telah terbang rata-rata 75 jam per bulan, yang masih dalam batas regulasi. Sun telah bergabung selama 19 tahun dan ikut dalam berbagai rute penerbangan, termasuk yang memerlukan waktu hingga belasan jam.

    Menurut laporan media lokal, PYOK, kejadian yang menimpa Sun bukan kecelakaan. Kejadian tersebut adalah konsekuensi sikap abai selama beberapa tahun pada kondisi kesehatan awak kabin dan hak cuti. Dampak sikap abai ini sesungguhnya sudah bisa diprediksi, apalagi tanpa ada perbaikan sistem.

    Sebuah laporan menyatakan Eva Air tidak memiliki sistem cuti yang baik. Hak cuti memengaruhi kinerja, bonus, jadwal dan kru penerbangan lain. Mereka yang cuti seolah menambah beban kolega satu tim, yang seharusnya tak perlu terjadi. Sehingga cuti bisa diambil tiap saat bergantung kebutuhan, setelah berkoordinasi dengan rekan satu tim.

    Sikap Eva Air

    Para pejabat Eva Air menyatakan permintaan maaf atas tragedi yang menimpa Sun. Mereka mengatakan staf tersebut bersalah dan tidak terbiasa dengan tugasnya, sehingga meminta Sun mengirim surat izin cuti.

    Pejabat Eva Air juga mengklaim tidak ada yang salah dengan sistem cuti perusahaan. Menurut mereka, pekerja bisa menggunakan hak tersebut setiap saat bila ada keperluan. Kendati begitu, Eva Air mengatakan akan melakukan penyidikan internal perusahaan.

    (bnl/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kota Ini ‘Raja Halloween’ di AS, Berhantu dan Angker

    Kota Ini ‘Raja Halloween’ di AS, Berhantu dan Angker



    Jakarta

    Sejumlah lokasi di Amerika Serikat (AS) mengklaim diri sebagai ‘Raja Halloween’. Ini dia yang dinilai paling seram.

    Adalah Kota Savannah di Georgia yang dinilai sebagai kota Raja Halloween. Kota bersejarah itu berusia setidaknya beberapa abad, tampak menawan dan ramah di siang hari dengan jalan berbatu, bangunan tua terawat, dan penanda masa lalu lainnya.

    Namun, setelah malam tiba, kota-kota itu menampilkan pesona yang lebih gelap. Bagi banyak pengunjung dan penduduk yang tinggal di kota ini sepanjang tahun, sejarah kelam adalah bagian dari daya tariknya.


    “Mengenal makhluk supernatural suatu tempat, dan menjadi penyampai kisah gaibnya… adalah cara untuk lebih menenun diri kita ke dalam kisah-kisah suatu tempat, dan menyatakan kepemilikan kita di dalamnya,” kata dosen dalam program Foklor di University of Wisconsin-Madison, Lowell Brower, seperti dilansir CNN.

    “Ada nilai besar dalam berbagi (dan mempelajari) apa yang menghantui kita,” kata Brower.

    “Ini mungkin cara terbaik untuk memahami apa yang ditakuti orang, apa yang mereka harapkan, apa yang mereka pilih untuk diingat atau tidak bisa dilupakan, apa yang mampu mereka lakukan, dan menjadi apa mereka nantinya,” dia menambahkan.

    Savannah didirikan pada 1773. Klaim ketenaran soal keangkeran ada pada buku tahun 1994 berjudul “Midnight in the Garden of Good and Evil”, yang menempatkan reputasi menyeramkan Savannah di peta nasional, tetapi penduduk setempat telah lama melihat hantu dan menghadapi entitas paranormal di kota bersejarah mereka.

    Hampir setiap bangunan yang berusia lebih dari 100 tahun dapat mengklaim bahwa seorang pelanggan pernah merasakan kehadiran hantu di sana.

    Spot-spot paling angker di Savannah di antaranya adalah The Mercer-Williams House, yang dikenal oleh pembaca dan penonton film “Midnight” sebagai rumah tempat Danny Hansford dan Jim Williams meninggal.

    Namun, bahkan sebelum kematian mereka, pengunjung telah melaporkan melihat seorang anak laki-laki di jendelanya, mereka menduga, mungkin anak laki-laki yang meninggal di sana pada 1969. Rumah itu sekarang menjadi museum, tempat pengunjung dapat menguji kehadiran hantu sendiri.

    Selain itu, spot lain yang disebut sangat angker karena berhantu adalah beberapa hotel dan Bed & Breakfast yang tersebar di pusat kota bersejarah, termasuk Marshall House (bekas rumah sakit Perang Saudara) dan Hamilton-Turner Inn (dikabarkan menjadi inspirasi untuk Haunted Mansion di Disneyland).

    Jika Anda tidak keberatan dengan tangisan anak-anak hantu yang berlarian di aula atau perjumpaan dengan penampakan seorang pria yang sedang merokok cerutu, Anda dapat memesan kamar untuk menginap.

    Colonial Park Cemetery, yang didirikan pada 1750-an, juga menjadi salah satu spot paling berhantu di Savannah. Diperkirakan 12.000 orang dimakamkan di pemakaman tua ini, meskipun hanya tersisa 700 batu nisan.

    Menurut Savannah Morning News, banyak kuburan diaspal untuk membangun jalan yang sekarang menjadi Abercorn Street. Pemakaman ini penuh pada abad ke-19 setelah demam kuning melanda kota. Saat ini, para tamu mengklaim mereka telah melihat “sosok bayangan” beterbangan di sekitar pekarangan.

    Sebagian besar reputasi angker Savannah dibangun di atas rasisme dan warisan perbudakan. Dikatakan bahwa dua dari banyak alun-alun kota dibangun di atas kuburan tak bertanda untuk orang-orang yang diperbudak. Salah satunya, Calhoun Square, telah dinamai ulang menjadi nama Susie King Taylor, seorang perawat dan guru serta satu-satunya wanita kulit hitam yang menerbitkan memoar tentang pengalaman Perang Saudara.

    Menurut Lowell Brower, ada nilai dalam menghadapi sejarah yang menyedihkan dan penuh kekerasan dari beberapa landmark “berhantu” di Savannah.

    “Hantu memungkinkan kita untuk membicarakan kembali sejarah yang tak terucapkan, mereka mengundang dan terkadang memaksa kita untuk melihat tidak hanya tempat dan orang yang ada hari ini, tetapi tempat itu seperti dahulu dan orang-orang yang berdiri di sini sebelum kita,” kata dia.

    ***

    Selengkapnya klik di CNN Indonesia

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Fata Mengerikan Mikroplastik yang Bahayakan Kesehatan Manusia

    Fata Mengerikan Mikroplastik yang Bahayakan Kesehatan Manusia


    Jakarta

    Mikroplastik, pecahan kecil yang terbentuk ketika produk plastik terurai, telah terdeteksi dalam jaringan manusia dengan laju yang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Keberadaan mikroplastik juga telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.

    Para ahli dari Harvard TH Chan School of Public Health mengatakan bahwa upaya lebih besar harus dilakukan untuk membatasi polusi plastik di seluruh dunia. Dalam artikel JAMA Insights edisi 15 Oktober, Shruthi Mahalingaiah, Kari Nadeau, dan David Christiani, memberikan gambaran umum tentang tingkat polusi dari mikroplastik dan dampaknya terhadap kesehatan, baik yang diketahui maupun yang potensial.


    Seperti dikutip dari laman Harvard School of Public Health, para ilmuwan ini mencatat:

    • Produksi plastik melonjak dari 234 juta ton pada 2000 menjadi 435 juta ton pada 2020 dan diperkirakan akan melonjak lagi sebesar 70% pada 2040
    • Plastik mengandung beberapa bahan kimia yang sangat beracun seperti zat penghambat api, zat perfluoroalkil dan polifluoroalkil (PFAS), serta ftalat yang dapat bermigrasi ke lingkungan dan ke dalam tubuh manusia
    • Mikroplastik telah ditemukan di banyak makanan, minuman, sumber air minum, pakaian, kosmetik, dan produk perawatan pribadi lainnya
    • Struktur mikroplastik yang unik memungkinkan mereka bertindak sebagai pembawa kontaminan
    • Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan mikroplastik dapat menyebabkan kerusakan pada sel, DNA, dan respons imun
    • Mikroplastik telah ditemukan di banyak jaringan manusia, dan konsentrasinya dalam jaringan tampaknya meningkat seiring waktu
    • Studi observasional telah menunjukkan adanya hubungan antara mikroplastik dengan meningkatnya risiko serangan jantung, stroke, demensia, atau kematian dini.

    Para penulis penelitian mencatat bahwa meskipun terdapat banyak kebijakan lokal dan nasional yang bertujuan untuk membatasi polusi plastik, hanya ada sedikit perjanjian internasional yang berlaku.

    Mereka menuliskan, “Kerja sama internasional untuk membatasi polusi plastik dan menemukan alternatif plastik yang aman bagi lingkungan sangat dibutuhkan.”

    (rns/rns)



    Sumber : inet.detik.com

  • Kamboja Resmikan Bandara Baru Rp 33 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata

    Kamboja Resmikan Bandara Baru Rp 33 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata



    Phnom Penh

    Perdana Menteri Kamboja Hun Manet meresmikan Bandara Internasional Techo. Bandara itu digadang-gadang menjadi pintu gerbang utama Phnom Penh sekaligus motor penggerak baru bagi sektor pariwisata dan investasi asing.

    Bandara berbiaya sekitar USD 2 miliar atau setara Rp 33 triliun itu dibangun di Provinsi Kandal, sekitar 30 kilometer di selatan Phnom Penh.

    Melansir The Independent, Kamis (23/10/2025) Bandara Techo bakal menggantikan Bandara Internasional Phnom Penh yang telah beroperasi hampir tujuh dekade dan hanya memiliki satu landasan pacu. Sementara itu, Bandara Techo memiliki tiga landasan pacu dan mulai beroperasi pada September lalu.


    Travellers walk inside the newly inaugurated Techo International Airport in Kandal province, on the outskirts of Phnom Penh, Cambodia, September 9, 2025. REUTERS/Roun RyBandara Techodi Phnom Penh, Kamboja (Roun Ry/Reuters)

    Proyek tersebut merupakan hasil kerja sama antara pemerintah Kamboja dan Overseas Cambodian Investment Corp (OCIC). Hun Manet optimistis bandara baru itu mampu menjadi magnet bagi wisatawan dan investor.

    “Kami berharap Techo International Airport mampu menarik lebih banyak wisatawan dan investor, bahkan melampaui jumlah sebelum pandemi COVID-19,” ujarnya.

    Dalam rancangan, pada tahap awal, bandara itu diyakini mampu menampung sekitar 13 juta penumpang per tahun. Kapasitasnya ditargetkan naik menjadi 30 juta pada 2030 dan mencapai 50 juta penumpang pada 2050.

    Kamboja memang sedang getol meningkatkan kunjungan wisatawan, namun belakangan terganggu oleh isu keamanan. Kasus kematian seorang pemuda Korea Selatan yang diduga menjadi korban penipuan kerja di salah satu pusat kejahatan siber di Kamboja menyita perhatian publik internasional.

    Industri penipuan daring tersebut disebut melibatkan jaringan kejahatan terorganisir bernilai miliaran dolar. Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Inggris bahkan menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah penyelenggara utama jaringan tersebut, sedangkan terduga pemimpin geng sudah didakwa di pengadilan federal New York.

    Sektor pariwisata Kamboja juga sempat terpukul pada Juli lalu akibat konflik lima hari dengan Thailand. Meski kini gencatan senjata diberlakukan, ketegangan antara kedua negara masih terasa.

    Travellers walk inside the newly inaugurated Techo International Airport in Kandal province, on the outskirts of Phnom Penh, Cambodia, September 9, 2025. REUTERS/Roun RyBandara Techo di Phnom Penh, Kamboja (Roun Ry/Reuters)

    Meski begitu data pemerintah menunjukkan tren pemulihan, dari Januari hingga Agustus 2025, Kamboja mencatat sekitar 4 juta wisatawan mancanegara. Tahun 2024 lalu, jumlah kunjungan mencapai 6,7 juta orang, naik 23% dibanding tahun sebelumnya.

    Peresmian Techo International Airport menandai bandara besar kedua yang dibuka Kamboja dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, pada Oktober 2023, Pemerintah Kamboja telah membuka Bandara Internasional Siem Reap-Angkor untuk melayani wisatawan yang berkunjung ke kompleks candi Angkor Wat, ikon wisata utama negeri tersebut.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pemilik Lama Sudah Meninggal, Gimana Cara Balik Nama Sertifikat Tanah?

    Pemilik Lama Sudah Meninggal, Gimana Cara Balik Nama Sertifikat Tanah?


    Jakarta

    Sertifikat tanah sebaiknya segera dibalik nama setelah melakukan transaksi jual beli. Jika ditunda, pemilik lama bisa saja sudah meninggal dunia sehingga susah melakukan balik nama sertifikat tanah.

    Balik nama yang dimaksud adalah proses mengalihkan hak kepemilikan tanah yang tertera pada sertifikat. Langkah ini penting untuk memastikan kepemilikan tanah punya dasar hukum yang jelas.

    Lalu, bagaimana kalau pemilik lama sudah meninggal dunia? Bagaimana cara balik namanya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Balik Nama Tanah Jika Pemilik Lama Meninggal

    Notaris, PPAT, dan Pejabat Lelang Kelas II Bima, Fitri Khairunnisa mengatakan proses balik nama tanah berbeda dari biasanya kalau pemilik terdahulu sudah meninggal. Ada proses tambahan yang perlu diurus oleh pemohon.

    1. Turun Waris

    Pembeli tanah harus meminta ahli waris penjual tanah melakukan proses turun waris. Proses tersebut bisa dilakukan secara mandiri ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau menggunakan jasa notaris atau pejabat pembuat akta tanah (PPAT).

    Secara umum, dokumen yang perlu disiapkan, di antaranya sertifikat tanah, KTP ahli waris, dan surat kematian. Kemudian, dokumen itu diserahkan ke BPN.

    “Turun waris itu, jadi sertifikat yang atas nama penjual sudah meninggal itu dibalik nama dulu ke para ahli waris. Tergantung nanti ahli warisnya ada berapa orang, ahli warisnya itu nanti yang menangani pernyataan waris, lalu dibalik nama dulu ke para ahli waris,” kata Fitri kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    2. Buat Akta Jual Beli

    Lalu, ahli waris dan pembeli membuat akta jual beli (AJB) dengan bantuan notaris dan PPAT. Hal tersebut hanya untuk menyelesaikan administrasi jual beli, bukan transaksi tanah lagi. Akta tersebut nantinya dipakai untuk proses balik nama sertifikat tanah seperti biasa.

    “Setelah turun waris baru dibuat akta jual beli seperti biasa, tapi akta jual belinya itu bukan atas nama penjualnya itu, karena sudah sertifikatnya sudah beralih ke nama ahli waris,” tuturnya.

    Itulah cara balik nama sertifikat tanah setelah penjual atau pemilik lama meninggal dunia. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com