Tag: krl

  • Nikmati Senja Sambil Lihat Kereta, Ini Kafe Bekas Stasiun Belanda di Jogja



    Jogja

    Sebuah stasiun kereta disulap menjadi tempat nongkrong kekinian di Jogja. Inilah Kostaka, Kopi Stasiun Kalasan.

    Kedai kopi ini berada di Jalan Stasiun Kalasan, Kringinan, Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Kostaka menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi oleh warga Jogja untuk rehat dari rutinitas. Tujuan mereka rata-rata nongkrong dengan melihat kereta yang lalu lalang.


    Mulai beroperasi mulai pukul 09.00-22.00 WIB, pengunjung bisa masuk ke arah stasiun yang kini tak lagi beroperasi. Yang perlu traveler tahu, kafe ini tidak berada di gedung stasiunnya, melainkan di laman dan gedung perkantoran stasiun.

    Gedung stasiun yang dibangun Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) pada 1929-1930, bisa dibilang terbengkalai begitu saja. Namun sekelilingnya menjadi area parkir, sementara kafe berada di bagian belakang.

    Kedai kopi dekat stasiun KalasanKedai kopi di bekas stasiun Kalasan Foto: Mellisa Bonauli/detikTravel

    Puluhan meja tertata rapih di bawah rindangnya pepohonan. Sisi gedung juga dibuat kanopi agar ada meja semi outdoor. Kemudian di dalam bangunan ada pula meja jahit yang digunakan sebagai tempat makan. Sungguh unik!

    Saat sore, Kostaka biasanya ramai oleh pengunjung yang membawa anak-anak. Meski telah non-aktif sejak 2007, namun lintasan ini selalu ramai dengan kereta. Mulai dari kereta jarak jauh sampai KRL.

    Semakin malam, kafe ini seakan ikut berdenyut. Difasilitasi dengan live music show, pengunjung makin betah nongkrong. Menu cemilan sampai makanan berat pun tersedia, yang direkomendasikan adalah es tape susu, gorengan, wedhang dan nasi goreng petai. Sungguh nikmat!

    “Enak pemandangannya alam, ada live music, untuk keluarga nyaman dan ada tempat bermain anak,” kata Nelson, seorang ayah dari dua anak yang kerap datang ke sana untuk nongkrong bersama keluarga.

    Kedai kopi di dekat stasiun KalasanKedai kopi di bekas stasiun Kalasan Foto: Mellisa Bonauli/detikTravel

    Memang, yang membuat kafe ini menarik adalah tempat bermain anak yang berada persis di samping kereta. Jangan khawatir, karena pagar penghalang dipasang sepanjang lintasan, sehingga aman untuk anak-anak.

    Saat gemuruh kereta dan bunyi peringatan terdengar, anak-anak akan berlarian ke pagar untuk melihat kereta yang lewat. Tak terkecuali pengunjung muda-mudi yang juga kerap terlihat di duduk manis di sana.

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Perpustakaan Jakarta, Spot Literasi Hits, Dekat Stasiun, Dilewati Jaklingko



    Jakarta

    Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM) jadi spot hits buat baca sekaligus nongkrong. Simak cara daftar, rute menuju lokasi, dan jam buka lengkapnya di sini.

    Perpustakaan Jakarta bisa jadi pilihan tepat buat traveler yang ingin berwisata sekaligus menikmati bacaan seru atau nugas kuliah, bisa juga sembari nongkrong. Lokasinya ada di dalam Kompleks Pemajuan Kebudayaan dan Literasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

    Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM)Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM) (Pradita Utama/detikcom)

    Dikutip dari Instagram resmi @perpusjkt jam operasional Perpustakaan Jakarta buka setiap Senin-Minggu pukul 09.00-22.00 WIB. Perpustakaan itu hanya tutup pada hari libur nasional dan cuti bersama.


    Kabar baiknya, sekarang traveler tak perlu reservasi lagi untuk berkunjung. Pengunjung cukup mendaftar keanggotaan melalui aplikasi Jaklitera atau website perpustakaan.jakarta.go.id sampai tahap pengiriman OTP saja. Setelah itu, detikers bisa langsung scan barcode keanggotaan saat masuk tanpa perlu reservasi.

    Cara Daftar Keanggotaan Perpustakaan Jakarta

    Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM)Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM) (Pradita Utama/detikcom)

    Buat detikers yang baru pertama kali berkunjung, wajib mendaftar keanggotaan terlebih dahulu. Nantinya, kartu keanggotaan bisa digunakan juga untuk menukar kunci loker penitipan tas.

    Berikut langkah-langkah daftar keanggotaan Perpustakaan Jakarta

    1. Datang ke Perpustakaan Jakarta pada jam operasional (09.00-22.00 WIB).
    2. Akses masuk ada di lantai 3 dan 4, Kompleks TIM Jakarta.
    3. Lakukan registrasi di laman perpustakaan.jakarta.go.id.
    4. Isi semua formulir pendaftaran sampai mendapat kode OTP via email.
    5. Scan barcode keanggotaan saat masuk dan titipkan barang bawaan ke loker.
    6. Setelah itu, detikers bisa langsung menikmati suasana baca di perpustakaan.

    Rute Menuju Perpustakaan Jakarta

    Lokasi Perpustakaan Jakarta terbilang strategis dan mudah dijangkau, baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Kawasan ini dekat dengan Stasiun Kereta Api Cikini, juga dilewati berbagai moda tramsportasi umum.

    Bus TransJakarta: Naik bus koridor 5M (Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini) atau 6H (Senen-Lebak Bulus), lalu turun di Halte Ismail Marzuki.

    KRL: Ambil KRL jurusan Jakarta Kota, turun di Stasiun Cikini, lalu jalan kaki sekitar 1 km atau lanjut naik ojek online menuju TIM.

    MRT: Turun di Stasiun Bundaran HI, kemudian lanjut perjalanan ke TIM dengan ojek online sejauh kurang lebih 3 km.

    Jaklingko: JakLingko yang melewati TIM adalah JakLingko nomor 10A (Gondangdia – Cikini via Salemba Raya) dan 10B (Gondangdia – Cikini via Kramat Raya).

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Rute Menuju Kampung Dongeng Tangsel dengan KRL dan Kendaraan Pribadi


    Jakarta

    Kampung Dongeng Tangsel bisa jadi alternatif liburan keluarga warga Jabodetabel dan sekitarnya. Di sini, anak dan orang tua bisa ikut berbagai kegiatan yang diselenggarakan komunitas dongeng, Tak hanya mendengarkan, anak juga bisa bebas bercerita sesuai imajinasinya.

    Kampung Dongeng Tangerang Selatan berlokasi di Jalan Musyawarah nomor 99, RT 04/RW 01, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. detikTravel sempat mengunjungi destinasi liburan ini pada Kamis (9/10/2025) ketika suasana Kampung Dongeng tidak terlalu ramai.


    Kampung Dongeng TangselPapan penunjuk arah menuju Kampung Dongeng Tangsel (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Lokasi dan lingkungan sekitar Kampung Dongeng Tangsel tentunya sangat sejuk, asri, dan menyenangkan. Berikut pilihan transportasi dan akses menuju Kampung Dongeng Tangsel

    1. KRL

    Pengguna KRL bisa turun di Stasiun Cisauk atau Rawa Buntu lalu transportasi online menuju Kampung Dongeng Tangsel. Lokasi Kampung Dongeng Tangsel agak jauh dari jalan utama, sehingga anak dikhawatirkan capai atau rewel jika harus jalan jauh.

    2. Kendaraan pribadi

    Pengunjung dari arah Kecamatan Ciputat Timur bisa mengarahkan kendaraannya menuju Jl. WR Supratman, lalu belok kiri menuju Jl. Menjangan Raya

    Selanjutnya, pengunjung bisa lurus terus menuju pertigaan dan Jl. Merpati Raya kemudian Jl. Elang Raya lalu Jl. Elang IV. Di sini, pengunjung akan menemukan petunjuk jalan menuju Kampung Dongeng Tangsel.

    3. Angkutan kota (angkot)

    Pengunjung bisa naik angkot D 08 jurusan BSD dan turun di seberang Jalan Cici. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 850 meter menuju Kampung Dongeng. Angkot yang sama bisa diakses dari Stasiun Pondok Ranji.

    Saat detikTravel berkunjung, suasana Kampung Dongeng Tangsel sangat tenang dan rindang. Sangat berbeda dengan kondisi Ciputat yang sangat panas dan riuh dengan berbagai kegiatan manusia.

    Kondisi ini mungkin sedikit berbeda pada akhir pekan saat ramai pengunjung. Perbedaan ini tak mengurangi pesona Kampung Dongeng Tangsel sebagai pilihan liburan akhir pekan bersama keluarga.

    Konsep dan Program Kampung Dongeng Tangsel

    Konsep utama Kampung Dongeng Tangsel adalah pembangunan karakter anak melalui kegiatan storytelling. Awam Prakoso selaku Founder Kampung Dongeng Indonesia berharap perkembangan sifat dan hubungan anak-orang tua dapat diperkuat melalui dongeng.

    Kegiatan mendongeng yang jadi bagian dari keseharian selanjutnya bisa terus lestari antar generasi. Di Kampung Dongeng Tangsel, berbagai kegiatan terus dilakukan untuk memasyarakatkan dongeng. Salah satunya program Kampung Dongeng Keliling di seluruh Indonesia.

    Kampung Dongeng TangselKampung Dongeng Tangsel (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    “Program Kampung Dongeng Keliling ini tersebar di beberapa titik, baik dari program sendiri atau dengan undangan. Kegiatan kelilingnya bisa lintas pulau, seperti ke Gorontalo, Kalimantan, bahkan Papua, juga ke daerah-daerah sekitar dengan menggunakan mobil Kampung Dongeng Keliling,” kata Awam.

    Berdiri sejak 18 Mei 2009, Kampung Dongeng Indonesia telah menjadi alternatif anak mengembangkan imajinasi dan kreativitasnya. Proses ini tentu akan lebih menyenangkan jika ditemani orang tua di lingkungan yang teduh, tenang, dan nyaman seperti Kampung Dongeng Indonesia.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara Menuju Perpustakaan Jusuf Kalla UIII dengan KRL dan TransJakarta


    Depok

    Perpustakaan Jusuf Kalla di Kompleks Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) menjadi oase bagi pendamba keheningan di tengah ramainya Depok. Di sini kita bisa mengerjakan tugas, kerja, atau sekadar baca buku dari koleksinya yang mencapai ribuan buku. Kita bahkan bisa mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan di sini.

    Bahkan perpustakaan ini bisa jadi destinasi liburan bareng keluarga atau healing sendirian. Buat detikers yang ingin ke perpustakaan Instagrammable dan cozy ini, berikut cara aksesnya dengan transportasi umum.

    Perpustakaan Jusuf Kalla di Kampus UIIIPerpustakaan Jusuf Kalla di Kampus UIII (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Mode transportasi umum jadi pilihan buat yang ingin liat salah satu perpustakaan terbesar di area Jabodetabek ini


    TransJakarta

    Jika memilih naik TransJakarta, detikes bisa naik jurusan Flyover Raya Bogor. Berikut beberapa pilihannya:

    • Rute 7B Kampung Rambutan-Blok M
    • Rute 7E Kampung Rambutan-Ragunan
    • Rute S22 Ciputat-Kampung Rambutan.

    Perjalanan bisa dilanjutkan menggunakan angkutan kota (angkot) nomor D37, lalu turun di depan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Perjalanan juga bisa dilanjutkan dengan angkutan online.

    KRL

    Bagi detikers yang pilih KRL bisa turun di Stasiun Depok. Selanjutnya, detikers naik kendaraan online menuju Perpustakaan Jusuf Kalla UIII. Jarak Stasiun Depok-Perpustakaan Jusuf Kalla UIII sekitar 9 km dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit.

    Lokasi Perpustakaan Jusuf Kalla UIII

    Perpustakaan Jusuf Kalla UIII beralamat di Jalan Raya Bogor Km 33 Nomor 5, Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Akses menuju perpustakaan bisa melalui gerbang utama kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Perpustakaan Jusuf Kalla berada di sisi kanan Gedung Joko Widodo di area kompleks UIII Depok.

    detikTravel sempat mengunjungi perpustakaan pada Rabu (8/10/2025) siang. Di sini, detikers akan merasakan suasana tenang dan sejuk kontras dengan cuaca Depok yang sangat panas. Suasana di perpustakaan ini cukup ramai, namun tetap tenang saat hari kerja.

    Koleksi Buku Perpustakaan Jusuf Kalla UIII

    Perpustakaan Jusuf Kalla di Kampus UIIIPerpustakaan Jusuf Kalla di Kampus UIII (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Perpustakaan 8 lantai ini memiliki koleksi ribuan buku dengan genre dan pengaturan sebagai berikut:

    • Buku ilmu komputer dan sistem informasi di rak 000
    • Buku filsafat dan psikologi di rak 100
    • Buku agama di rak 200
    • Buku tentang Islam, Babism, dan Bahai Faith di rak 297
    • Buku bahasa di rak 400
    • Buku ilmu pengetahuan di rak 500
    • Buku seni dan rekreasi di rak 700
    • Buku literatur di rak 800
    • Buku sejarah dan geografi di rak 900.

    Semua koleksi buku bisa diakses kecuali yang dalam pengawasan pengelola. Pengunjung tentunya harus melakukan registrasi lebih dulu dan membayar tarif masuk sebesar Rp 10 ribu. Setelah itu, traveler akan mendapatkan voucher Wi-Fi perpustakaan dengan kode unik dan kalung pengenal dari petugas.

    Barang bawaan pengunjung bisa disimpan dalam loker yang tersedia di lantai 1. Pengunjung tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman ke dalam ruang baca, kecuali air putih. Selama di ruang baca, pengunjung diharapkan tidak ribut dan menjaga ketenangan.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Taman Menteng Bintaro, Tempat Ngadem Cantik dan Gratis Dekat Jakarta


    Jakarta

    Traveler mungkin sempat terkecoh dengan namanya. Meski bernama Taman Menteng, taman yang satu ini bukan berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, melainkan di Bintaro, Tangerang Selatan. Berada di Kecamatan Pondok Aren, taman ini jadi ruang terbuka hijau (RTH) yang berfungsi sebagai tempat rekreasi sekaligus ruang publik bagi warga sekitar.

    Taman Menteng Bintaro memiliki luas sekitar 1,3 hektare, dengan lanskap cantik yang mampu membantu pengunjung melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan. Taman ini dialiri kanal kecil yang menambah kesejukan suasana, lengkap dengan jalur jogging, area pedestrian, playground anak, serta jembatan oranye yang menghubungkan taman dengan restoran di sekitarnya.

    Menteng Park di BintaroMenteng Park di Bintaro (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Gratis dan Strategis

    Untuk masuk ke taman ini, detikers nggak perlu bayar alias gratis. Lokasinya pun sangat strategis, tepat di Jalan Cut Mutia 1, Sektor 7 Bintaro Jaya, dekat pusat perbelanjaan. Pengunjung bisa datang menggunakan KRL Commuter Line dan turun di Stasiun Jurangmangu, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek online atau berjalan kaki sekitar 10-15 menit.


    Bagi pengunjung yang membawa kendaraan, area parkir tersedia di samping taman. Pengunjung harus membayar tarif parkir jika menitipkan kendaraannya di area tersebut. Besar tarif berbeda sesuai kendaraan yang digunakan pengunjung dan tujuannya.

    “Untuk motor buat orang yang ke taman itu Rp 3.000, kalau buat orang kantor Rp 5.000, tapi kalau mobil seikhlasnya karena kita kan nggak tahu mereka mau ke mana,” ujar Rozi, juru parkir kepada detikTravel, Minggu (26/10/2025).

    Menteng Park di BintaroMenteng Park di Bintaro (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Suasana Asri dan Ramah Keluarga

    Taman Menteng Bintaro memiliki suasana yang rindang dan asri dengan deretan pepohonan tinggi serta aneka bunga seperti kamboja, bunga kencana ungu, hingga pucuk merah. Di dalamnya terdapat 24 kursi taman berbentuk melingkar, area bermain anak, serta ruang terbuka luas yang kerap digunakan warga untuk bermain bola atau bulu tangkis.

    Keunikan taman ini ada pada jalur pedestrian berkelok yang mengitari hampir seluruh area taman. Jalur tersebut berfungsi ganda sebagai jogging track ber-paving block yang nyaman untuk berjalan kaki santai. Tak hanya itu, di taman juga terdapat instalasi arsitektur unik dengan tujuh lubang estetik, menjadikannya spot foto menarik bagi pengunjung.

    “Biasanya ke sini buat jogging, karena disini sudah ada jogging tracknya jadi kita tinggal ikuti tracknya itu, dan kita nggak perlu repot nentuin track jogging kemana aja. Adem juga suasananya, walau tepi jalan aku bisa ngerasain sejuknya dari taman ini,” kata Bela, salah satu pengunjung Taman, asal Pondok Aren.

    Mudah Diakses dan Dekat Wisata Kuliner

    Taman ini buka setiap hari, dan paling ramai dikunjungi pada pagi serta sore hari. Letaknya yang berada di pertigaan Jalan Cut Mutia dan Jalan Menteng Raya membuatnya mudah diakses dari berbagai arah, baik oleh warga lokal maupun luar kota.

    Kalau traveler lapar setelah berolahraga, tinggal melangkah sedikit ke restoran sushi yang bisa dicapai lewat jembatan oranye di sisi taman. Di sekitarnya juga terdapat deretan kafe, tempat makan, perkantoran, dan kompleks perumahan.

    Dengan segala fasilitas dan keasriannya, Taman Menteng Bintaro jadi salah satu spot rekreasi gratis yang wajib traveler kunjungi di wilayah Tangerang Selatan. Cocok banget buat yang ingin melepaskan penat, olahraga ringan, atau sekadar duduk santai menikmati udara segar.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mau ke Taman Menteng Bintaro? Ini Rute dan Transportasi Terdekatnya!


    Jakarta

    Taman Menteng Bintaro kini jadi salah satu ruang terbuka hijau favorit warga Tangerang Selatan. Lokasinya yang strategis di kawasan Bintaro Sektor 7, membuat taman ini mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi, mulai dari KRL, angkot, hingga kendaraan pribadi.

    Cara ke Taman Menteng Bintaro Naik Transportasi Umum dan Kendaraan Pribadi

    Berikut panduan lengkap menuju Taman Menteng Bintaro untuk detikers yang ingin rekreasi gratis sambil menikmati suasana hijau di tengah kota.


    Naik KRL Commuter Line

    Bagi detikers yang menggunakan transportasi umum, KRL Commuter Line Green Line jadi pilihan paling praktis.

    • Naik KRL jurusan Tanah Abang-Serpong/Parung Panjang
    • Turun di Stasiun Jurang Mangu, yang menjadi stasiun terdekat dari Taman Menteng Bintaro.
    • Lanjutkan perjalanan menggunakan ojek online sejauh sekitar 2 km menuju lokasi taman di Jalan Cut Mutia 1, Bintaro Sektor 7.

    Perjalanan ini hanya memakan waktu sekitar 5-10 menit dari stasiun, tergantung kondisi lalu lintas.

    Naik Angkutan Umum

    Kalau detikers berangkat dari arah Ciputat, bisa memilih angkot D18 dan turun di Bintaro Jaya Xchange Mall. Dari sana, lanjutkan perjalanan dengan ojek online atau berjalan kaki sejauh sekitar 1 km menuju taman.

    Alternatif lainnya adalah:

    • Naik angkot S10, turun di Stasiun Pondok Ranji
    • Lalu disambung naik KRL dan turun di Stasiun Jurang Mangu
    • Kemudian lanjut dengan kendaraan online ke taman.

    Rute ini cocok buat detikers yang ingin lebih hemat dan tetap fleksibel dalam perjalanan.

    Naik Motor atau Mobil Pribadi

    Bagi detikers yang membawa kendaraan pribadi, cukup arahkan peta ke Bintaro Sektor 7 atau Jalan Menteng Raya Bintaro. Lokasinya tidak jauh dari pusat perbelanjaan yang bisa dijadikan patokan utama.

    Setibanya di sana, pengunjung bisa memarkir kendaraan di area halaman kosong samping taman. Biaya parkir, motor dikenakan Rp 3 ribu, sedangkan mobil seikhlasnya.

    Menteng Park di BintaroMenteng Park di Bintaro (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Patokan Lokasi Taman Menteng Bintaro

    Alamat Taman Menteng Bintaro ada di Jalan Cut Mutia I, Sektor 7 Bintaro Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, stasiun terdekatnya adalah Jurangmangu (Green Line), dan akses jalannya detikers bisa melewati rute jalan berikut, Menteng Raya-Cut Mutia-Sektor 7 Bintaro.

    Taman Menteng Bintaro jadi destinasi yang ramah bagi semua kalangan, dari anak muda hingga keluarga. Dengan akses yang mudah dan gratis, taman ini cocok untuk melepas penat setelah aktivitas seharian di kota.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Rute Menuju Air Terjun Viral di Serbaraja Toll Park BSD, Bisa Naik KRL


    Jakarta

    Serbaraja Toll Park menjadi salah satu ruang terbuka hijau yang menarik perhatian warga BSD City dan sekitarnya. Taman ini kerap menjadi healing gratis dengan pemandangan Sungai Cisadane dan air terjun kecil super adem. Lokasinya berada tepat di kawasan The Breeze BSD, Tangerang Selatan.

    Rute ke Serbaraja Toll Park Naik KRL

    Salah satu opsi transportasi yang paling mudah adalah menggunakan KRL Commuter Line jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung.

    • Naik KRL jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung
    • Turun di Stasiun Rawa Buntu
    • Lanjut naik angkot 804 Cikokol-BSD
    • Turun di SGU BSD City
    • Lanjut naik bus BSD Link
    • Turun di The Breeze BSD.

    Perlu diketahui, akses transportasi umum di BSD cukup terbatas. Moda yang beroperasi hanya angkot dan bus BSD Link. Oleh karena itu, waktu kedatangan perlu menyesuaikan jadwal operasional kedua transportasi ini.


    1. Rute Angkot dari Ciputat ke BSD

    Bagi detikers yang berada di sekitar Ciputat, tersedia angkot D08 berwarna hijau. Angkot ini dapat mengantarkan hingga kawasan BSD sebelum melanjutkan perjalanan ke The Breeze. Setelah turun, detikers dapat berjalan kaki beberapa menit menuju Serbaraja Toll Park.

    Kendaraan pribadi akan menjadi opsi paling praktis. Dari arah Jakarta Selatan, perjalanan menuju BSD memakan waktu sekitar 1 jam dengan jarak kurang lebih 21 kilometer, tergantung kondisi lalu lintas. Setibanya di The Breeze:

    • Parkir motor tersedia tepat di depan Serbaraja Toll Park, sedangkan parkir mobil berada di depan The Breeze yang lumayan jauh dari Serbaraja Toll Park.
    • Jalur akses mudah ditempuh hanya dengan berjalan kaki beberapa meter.

    Area Parkir untuk Pengunjung Mobil dan Motor

    Buat detikers yang membawa mobil, area parkir disediakan di depan pusat perbelanjaan The Breeze. Pengunjung hanya perlu berjalan kaki sebentar untuk sampai ke taman. Parkir berada di kawasan yang aman dan dipantau CCTV. Bagi traveler yang membawa motor, bisa menitipkan kendaraan di area parkir depan Serbaraja Toll Park.

    Rekomendasi Waktu Berkunjung

    Saat weekend dan tanggal merah, area jogging akan lebih ramai oleh warga sekitar. Waktu terbaik datang ke Serbaraja Toll Park adalah:

    • Pagi hari (05.00-09.00 WIB), cuaca sejuk, cocok jogging
    • Sore hari (16.00-18.00 WIB), suasana adem untuk healing.

    Tips Berkunjung ke Serbaraja Toll Park

    Bagi detikers yang ingin mencoba pengalaman menikmati hidden gem gratis di kawasan BSD City, Serbaraja Toll Park, detikers ada baiknya untuk mempersiapkan hal berikut untuk pengalaman yang nyaman saat berolahraga ataupun healing di Serbaraja Toll Park.

    • Gunakan pakaian olahraga
    • Bawa botol minum pribadi
    • Gunakan sunscreen saat siang
    • Jaga kebersihan taman
    • Jangan mengambil foto komersial tanpa izin pengelola.

    Kenapa Harus ke Serbaraja Toll Park?

    Pasti detikers bertanya apasih yang membuat Serbaraja Toll Park ini harus dikunjungi, berikut daya tarik dari Serbaraja Toll Park BSD City.

    • Jogging track mulus dan bersih
    • Suasana asri dan rindang
    • Pemandangan Sungai Cisadane
    • Gratis dan terbuka 24 jam
    • Cocok untuk healing, foto, hingga quality time.

    Dengan akses yang cukup mudah, Serbaraja Toll Park menjadi hidden gem di kawasan BSD City. Pilihan transportasi umum tersedia, namun kendaraan pribadi tetap menjadi opsi tercepat. Taman ini menjadi ruang hijau favorit bagi warga yang ingin olahraga, bersantai, hingga mencari suasana hijau tanpa biaya.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Melihat Street View dan Gedung Tinggi Jakarta di Tanjakan 13, Kuningan


    Jakarta

    Jakarta nggak pernah berhenti membuat tempat-tempat unik dan Instagrammable, salah satunya Tanjakan 13, di Kuningan City Mall. Sempat viral beberapa waktu lalu, hingga saat ini Tanjakan 13 masih menjadi pilihan destinasi nongkrong atau bersantai kawula muda di Jakarta.

    Berada di Jalan Prof Dr Satrio Kav.18, Kuningan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Tanjakan 13 merupakan area parkir mall yang dimodifikasi sebagai tempat nongkrong kekinian.

    Tempat ini dipenuhi kafe-kafe kekinian yang cocok untuk bersantai sambil menikmati suasana Kota Jakarta. Selain itu, terdapat banyak spot foto menarik dengan latar yang estetik dan Instagramable. Di Tanjakan 13, detikers bisa melihat langsung pemandangan gedung-gedung tinggi di Jakarta.


    Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kunigan City Mall (dok. Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

    Bagi detikers yang masih bingung cara menuju rooftop Tanjakan 13, Mall Kuningan City, berikut detikTravel merangkum cara paling mudahnya!

    Naik LRT

    Jika ingin menaiki LRT, bisa turun di Stasiun Kuningan atau Rasuna Said. Setelah itu bisa lanjut naik Transjakarta 6K dan turun di depan halte Kuningan City Mall atau bisa naik shuttle bus gratis dari Kuningan City.

    Naik MRT

    Bagi pengguna MRT, arahkan perjalanan ke Stasiun MRT Bendungan Hilir (Benhil). Setelah itu, lanjut naik Transjakarta 6D atau 6K menuju Kuningan City Mall.

    Naik KRL

    Staisun KRL paling dekat dengan Kuningan City Mall adalah Stasiun Tebet, detikers bisa turun di Stasiun tersebut dan lanjut menaiki Transjakarta 6D atau 6K.

    Nah! Setelah sampai di Kuningan City Mall, detikers bisa memasuki area mall melalui pintu lobi utama. Dari sini, naik satu lantai menggunakan eskalator. Selanjutnya menuju lift dengan patokan toko Guardian (letak lift di area lorong). Naiklah ke lantai P7. Setelah keluar lift, belok kanan lalu sampai di lokasi Tanjakan 13.

    Waktu paling tepat mengunjungi Tanjakan 13 adalah sore menjelang malam, ketika matahari mulai redup dan lampu-lampu kota mulai menyala, memberikan pemandangan yang indah untuk dinikmati. detikers bisa mengunjungi Tanjakan 13 setiap hari hingga menjelang tengah malam sekitar pukul 22.30 WIB.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • KAI Commuter Buka Lowongan Kerja, Ada 8 Posisi untuk Lulusan D3-S1

    KAI Commuter Buka Lowongan Kerja, Ada 8 Posisi untuk Lulusan D3-S1



    Jakarta

    PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter tengah membuka lowongan pekerjaan untuk lulusan D3, D4, dan S1. Ada delapan posisi yang bisa dicoba dalam rekrutmen kali ini.

    Rekrutmen dibuka selama 1 hingga 3 Oktober 2025. Pendaftaran tersedia secara online lewat website resmi PT KCI yakni https://www.commuterline.id/id/karir.

    Apa saja posisi yang dibuka pada rekrutmen ini? Mengutip website resminya, berikut daftar posisi yang tersedia:


    Posisi Lowongan Kerja KAI Commuter 2025

    1. Finance staff
    2. Health staff
    3. Infrastucture staff
    4. Administration staff
    5. Rolling stock technician
    6. IT operation staff
    7. Legal business staff
    8. Conductor.

    Ketentuan Lamaran KAI Commuter 2025

    KAI Commuter memberikan beberapa imbauan terhadap pelamar. Perusahaan menyediakan pengaduan keluhan lewat Contact Center 121 atau 021 121.

    KAI Commuter juga menegaskan rekrutmen ini tidak dipungut biaya. Jika ada oknum yang menarik biaya, maka bisa abaikan saja dan tidak mempercayainya karena sistem rekrutmen telah menerapkan ISO 37001:2016.

    Rekrutmen PT Kereta Commuter Indonesia juga tidak menggunakan sistem refund dan tidak bekerjasama dengan agen travel/transportasi. Sehingga tidak ada penggantian biaya transportasi maupun akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan rekrutmen.

    “Masyarakat dimohon untuk berhati-hati terhadap informasi yang tidak benar terkait rekrutmen PT Kereta Commuter Indonesia dan agar mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu meluluskan peserta rekrut,” tulis website KAI Commuter.

    Tentang PT Kereta Commuter Indonesia

    PT Kereta Commuter Indonesia (umumnya disebut KAI Commuter atau KCI) adalah anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bergerak dalam pengoperasian layanan kereta rel listrik (KRL) komuter di wilayah perkotaan.

    KRL Commuter Line yang dikelola KCI melayani wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, serta beberapa perluasan operasional ke wilayah lain. KAI Commuter juga aktif memperbarui dan menambah armada kereta untuk menjaga kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan pengguna.

    Perusahaan ini adalah bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hingga saat ini, PT KCI telah melayani jutaan pelanggan (penumpang) KRL.

    Pengguna harian KRL pernah menembus jutaan orang. Adapun rekor tertinggi volume penumpang terjadi pada 5 Oktober 2024 yakni sebanyak 1.209.506 penumpang.

    Bagaimana, sudah siap jadi bagian dari PT KCI? Segara ajukan lamaranmu, detikers!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Warna-warni Stasiun Manggarai-Jakarta Kota yang Jarang Disadari

    Warna-warni Stasiun Manggarai-Jakarta Kota yang Jarang Disadari


    Jakarta

    Stasiun Manggarai-Jakarta Kota ternyata memiliki keunikan yang mungkin tak disadari penumpang. Di balik padatnya penumpang KRL Bogor-Jakarta Kota, keunikan ini adalah ciri khas yang menandai tiap stasiun dan tentunya menjadi keindahan sendiri.

    KRL Bogor-Jakarta Kota melewati jalur layang yang diresmikan tahun 1992, dikutip dari akun Instagram commuterline. Rute ini melewati Stasiun Cikini, Gondangdia, Juanda, Sawah Besar, Mangga Besar, dan Jayakarta hingga sampai di Jakarta Kota.


    Warna-warni Stasiun Manggarai-Jakarta Kota

    detikTravel sempat mengunjungi stasiun di jalur KRL Bogor-Jakarta Kota yang ternyata memang punya warna keramik dan cat berbeda.

    1. Stasiun Cikini

    warna-warni stasiun arah maggarai-kotaStasiun Cikini (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Saat turun di peron kereta, detikers disajikan pemandangan stasiun yang berwarna serba coklat cerah. Dinding cokelat ini bukan sekadar estetika tanpa makna namun melambangkan elegansi, kehangatan, kegembiraan, dan energi.

    Stasiun di Menteng, Jakarta Pusat ini juga menggunakan kombinasi keramik abu-abu dari lobi hingga tangganya. Terkait fasilitas penumpang, stasiun dilengkapi empat lokasi tangga serta dua eskalator untuk naik dan turun penumpang.

    2. Stasiun Gondangdia

    warna warni stasiun manggarai-kotaStasiun Gondangdia Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Berikutnya adalah Stasiun Gondangdia dengan warna kuning telur pada dinding, keramik lantai, hingga tangganya. Warna kuning cerah dipadukan dengan abu-abu di lantai stasiun sebagai kombinasi sekaligus menegaskan kesan positif.

    Dikutip dari akun Instagram commuterline warna kuning melambangkan kebahagiaan, keceriaan, optimisme, dan energi positif. Semangat ini diharapkan ada pada tiap penumpang KRL, meski harus berjibaku dengan padatnya KRL dan waktu tempuh tidak sebentar.

    3. Stasiun Juanda

    warna warni stasiun manggarai-kotaStasiun Juanda Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Stasiun Juanda terletak di Gambir, Jakarta Pusat, dan diresmikan pada 1872. Saat turun dari KRL Commuter Line, detikers akan disajikan pemandangan serba biru langit mulai dari peron, tangga lobi, hingga pintu keluar berbeda dengan stasiun sebelumnya.

    Untuk lantai, Stasiun Juanda menggunakan keramik warna abu-abu putih yang tak sama dengan dinding. Dikutip dari Instagram @commuterline, warna biru pada dinding Stasiun Juanda memberikan kesan ketenangan, kedamaian, dan kesejukan bagi para pengguna.

    4. Stasiun Sawah Besar

    warna warni stasiun manggarai-kotaStasiun Sawah Besar (dok. Qonita Hamidah/detikTravel)

    Stasiun di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat ini menggunakan warna lilac (seperti keunguan) pada dindingnya. Warna yang sama digunakan untuk lantai yang dipadukan dengan keramik warna abu-abu.

    Warna ungu di Stasiun Sawah Besar memberikan kesan lembut dan nyaman dilihat penumpang. Terkait mobilitas penumpang, stasiun menyediakan empat tangga dengan masing-masing punya 52 anak tangga, serta dua eskalator untuk naik dan turun.

    5. Stasiun Mangga Besar

    warna warni stasiun manggarai-kotaStasiun Mangga Besar (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Warna oranye mendominasi stasiun yang terletak di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat sejak dibangun pada 1992. Oranye memberi kesan cerah, modern, dan energik yang diharapkan bisa dirasakan para penumpang KRL.

    Dinding Stasiun Mangga Besar dilapisi keramik oranye, dan di samping jendelanya diletakkan tanaman hias yang menambah kesan elegan. Lantainya berwarna cokelat, berjajar dari pintu masuk hingga keluar dengan 42 anak tangga.

    6. Stasiun Jayakarta

    warna warni stasiun manggarai-kotaStasiun Jayakarta (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Jayakarta adalah stasiun terakhir sebelum KRL berhenti di Jakarta Kota. Ciri khas stasiun ini adalah penggunaan panel warna pink dan kuning muda pada bangunannya. Warna merah muda begitu mendominasi, hingga Stasiun Jakarta sekilas seperti serba pink.

    Stasiun Jayakarta yang terletak di Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat ini bernuansa modern dengan warna yang tak pernah diubah sejak awal berdiri. Jayakarta dilengkapi dengan empat tangga untuk naik turun penumpang dari peron, masing-masing terdiri atas 47 anak tangga.

    Seiring waktu, banyak stasiun memiliki renovasi untuk perbaikan layanan dan kemudahan penumpang. Perbaikan stasiun memang tidak meninggalkan bangunan asli atau cagar budaya setempat, meski desainnya cenderung nyaris sama.

    Detik travel sempat menanyakan kemungkinan serupa terjadi pada stasiun di sepanjang rute Manggarai-Jakarta Kota dengan warna-warninya yang khas. Menurut perwakilan PT KAI, kemungkinan tersebut bergantung sepenuhnya pada kebijakan pemerintah.

    “Pembangunan dan pengembangan stasiun dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. KAI Commuter hanya operator,” kata Humas PT Kereta Commuter Indonesia, Leza Arlan, dalam keterangan tertulis yang diterima detikTravel.

    Menelusuri stasiun-stasiun warna-warni di jalur layang Manggarai-Kota bisa jadi pengalaman unik tersendiri bagi para pengguna KRL. Selain fungsinya sebagai transportasi, tiap stasiun juga menghadirkan nuansa visual dan makna warna yang berbeda.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com