Jakarta –
Kopi mengandung kafein adalah hal umum yang diketahui banyak orang. Namun apakah kopi mengandung karbohidrat? Begini penjelasannya.
Kafein menjadi salah satu kandungan paling populer di dalam kopi. Faktanya, kopi juga mengandung senyawa atau bahan lain yang tidak kalah penting. Misalnya karbohidrat yang identik terkandung dalam bahan makanan pokok.
Sebenarnya, kopi juga mengandung karbohidrat secara alami. Namun jumlahnya bisa bertambah, tergantung dari jenis kopi, cara menyeduh, dan bahan tambahan lainnya.
Lantas, jenis kopi apa saja yang mengandung karbohidrat? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari cafely.com (01/10/2024).
1. Kopi hitam punya kandungan karbohidrat terendah
Kopi hitam mengandung karbohidrat yang rendah, hanya sekitar 2 gram per cangkir. Foto: Getty Images/iStockphoto/Oksana Ermak |
Semakin sedikit bahan yang digunakan, maka semakin sedikit total karbohidrat dalam kopi. Kopi hitam memiliki karbohidrat paling rendah dibandingkan jenis kopi lainnya. Dalam satu cangkir kopi, hanya terkandung sekitar 2 gram karbohidrat.
Kopi hitam, espresso, dan Americano semuanya mengandung bahan yang sangat sedikit, sehingga karbohidrat di dalamnya bisa diabaikan.
Namun, kandungannya akan berubah ketika kopi hitam diseduh atau ditambah dengan bahan lainnya.
Sedangkan, untuk cold brew mengandung karbohidrat lebih tinggi sekalipun secara teknis sama-sama kopi hitam. Hal ini karena proses penyeduhan yang lama dan lambat, sehingga kopi mengeluarkan gula alami yang berkontribusi pada jumlah karbohidratnya.
2. Bahan tambahan kopi memengaruhi karbohidrat
Jika kopi ditambah dengan gula, krimer, atau pemanis lain, maka karbohidratnya juga bertambah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Oksana Ermak |
Bahan tambahan, seperti gula, sirup, dan krimer dapat meningkatkan total karbohidrat dalam minuman kopi.
Saat bertanya berapa banyak karbohidrat yang terkandung dalam kopi, penting untuk melihat semua bahan yang digunakan. Jika memakai susu sapi murni, maka ada tambahan 5 gram karbohidrat untuk tiap pemakaian 100 ml susu sapi.
Krimer juga akan menambah 4.17 gram karbohidrat di dalam 100 ml krimer yang dipakai. Sementara untuk sirup perasa mengandung karbohidrat lebih tinggi, sekitar 21,67 gram per 100 ml sirup perasa.
Berbagai jenis susu, baik yang berbahan dasar hewani atau nabati juga akan memengaruhi karbohidrat kopi secara berbeda. Namun, tambahan gula, sirup, atau pemanis buatan lainnya memiliki dampak paling besar.
Alternatif lainnya jika ingin minum kopi karbohidrat rendah bisa lihat pada halaman selanjutnya!
3. Alternatif racikan kopi rendah karbohidrat
Jika tidak mau minum kopi tinggi karbohidrat, ada beberapa racikan yang bisa dibuat.
Misalnya, mengganti pemanis, seperti gula atau sirup dengan pemanis alami. Pemanis alami bisa membuat kopi lebih manis tanpa menambahkan karbohidrat lebih banyak ke dalamnya. Namun, kamu juga perlu menambahkannya dalam jumlah sedikit,
Lebih baik pilih susu nabati yang karbohidratnya lebih rendah daripada susu sapi. Misalnya susu almond, susu kelapa, atau susu kedelai.
Terlepas dari alternatif tersebut, pilihan terbaik memang minum kopi hitam saja tanpa tambahan apapun. Kopi hitam, termasuk espresso secara alami rendah karbohidrat dan ideal untuk asupan karbohidrat minimal.
Tidak perlu banyak bahan untuk menghasilkan kopi yang nikmat. Bisa dimulai dengan memilih biji kopi premium dan mengikuti teknik penyeduhan kopi yang tepat, kamu bisa menghasilkan kopi lezat.
4. Cara menghitung karbohidrat kopi
Karbohidratnya bisa dihitung dengan mencatat bahan-bahan di dalamnya. Foto: Getty Images |
Memperkirakan jumlah karbohidrat dalam secangkir kopi dapat dilakukan dengan mencatat bahan-bahan dan jumlah yang digunakan dalam setiap minuman.
Memang butuh waktu ekstra untuk mencatatnya, tetapi ini adalah cara sederhana dan efektif untuk melacak kandungan karbohidratnya.
Untuk menghindari karbohidrat berlebihan, lebih baik membuat kopi sendiri di rumah. Sebab, kamu bisa mengatur bahan-bahan apa saja yang masuk ke dalam kopi, sehingga memudahkan pemantauan kandungan karbohidratnya.
(aqr/adr)
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
![]() Minum Kopi Bisa Cegah ‘Mental Breakdown’, Ini 5 Alasannya Jakarta – Minum kopi tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi dan memberi dorongan energi. Kopi juga dipercaya bisa meningkatkan kesehatan mental karena 5 alasan ini. Rasanya yang pahit asam dengan aroma menyegarkan membuat kopi digemari banyak orang. Kopi juga menjadi minuman serbaguna yang cocok dipadukan dengan bahan lain, seperti gula, susu, atau rempah. Terlepas dari rasanya, kopi banyak dicari karena manfaat kandungan kafeinnya. Kopi bisa mendorong energi sampai meningkatkan suasana hati. Secara khusus minum kopi juga bisa membantu meningkatkan Kesehatan otak dan mengurangi stress.
Lantas, bagaimana cara kerja kopi yang bisa membantu otak lebih sehat, bahagia, dan cegah mental breakdown? Dilansir dari stokescoffee.com pada 2 Mei 2025, berikut penjelasannya. 1. Kopi meningkatkan suasana hati
Secangkir kopi di pagi hari tidak hanya meningkatkan energi fisik, tetapi memiliki manfaat signifikan pada kesehatan mental terutama dalam mengurangi risiko depresi. Kafein di dalam kopi merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan produksi neurotransmitter tertentu, seperti dopamine dan serotonin yang berfungsi memberikan rasa senang. Zat ini sama dengan yang ingin ditingkatkan oleh banyak obat antidepresan. Itu sebabnya minum kopi bisa meningkatkan suasana hati. Penelitian yang dilampirkan oleh situs Stokes Coffee menemukan minum 2 sampai 4 cangkir kopi per hari memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami depresi dibandingkan mereka yang tidak konsumsi kafein. 2. Kopi meningkatkan fungsi kognitif
Bahan aktif kafein dalam kopi juga mampu meningkatkan kemampuan kognitif. Bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, kafein bertindak sebagai stimulan otak yang mampu meningkatkan perhatian, fokus, dan memori. Efek stimulan dari kafein bekerja dengan cara menghalangi adenosin, neurotransmitter yang meningkatkan relaksasi dan rasa kantuk. Pemblokiran ini menyebabkan peningkatan kadar dopamine dan norepinefrin pada otak untuk memproses informasi. Hasilnya, kopi bisa membuat seseorang berpikir lebih jernih dan memproses informasi lebih cepat. Manfaat kopi lainnya untuk Kesehatan mental bisa dibaca pada halaman selanjutnya!3. Kopi mengurangi stress dan kecemasan
Minum kopi juga bisa meredakan tingkat stress pada situasi tertentu. Kemampuan kopi untuk meningkatkan kadar dopamine berperan penting dalam hal ini. Dopamin yang meningkat mampu membuat suasana hati lebih baik dan membantu meredam efek negatif stress. Kopi juga meningkatkan norepinefrin, hormon yang meningkatkan fokus dan kewaspadaan. Meskipun begitu, kopi tetap bisa membantu mengurangi stress. Hal terpenting yaitu mengonsumsinya secara moderat, tidak berlebihan. Minum kopi berlebihan hanya akan memperburuk kecemasan. 4. Meningkatkan produktivitas dan fokus
Kopi menjadi teman terbaik dalam meningkatkan produktivitas. Kafein di dalamnya mampu meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan. Pekerjaan pun terasa lebih ringan usai minum kopi. Kafein juga mentsimulasi otak dan meningkatkan kadar dopamine dan noradrenalin yang mampu meningkatkan daya ingat, fungsi kognitif, dan pengambilan keputusan. Minum kopi juga bisa mencegah kelelahan. Alasannya karena kopi memiliki kemampuan untuk merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan kejernihan mental. 5. Atasi sakit kepala akibat stressKopi juga bisa meredakan nyeri fisik tertentu, termasuk sakit kepala dan ketegangan otot. Efek stimulasi yang datang dari kafein bisa mengendurkan otot tegang dan meningkatkan sirkulasi. Beberapa penelitian yang disebut oleh situs Stokes Coffee juga menemukan kopi bisa mengurangi migrain, terutama bila dikonsumsi di awal siklus. Semua manfaat ini bisa didapat jika kopi dikonsumsi secukupnya. (aqr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
5 Khasiat Kopi Khusus Wanita, Redakan PMS hingga Bikin Awet Muda Jakarta – Wanita yang hobi minum kopi bisa merasakan khasiat sehat dari konsumsi minuman kafein ini. Mulai dari meredakan gejala PMS hingga membuat awet muda! Kopi digemari karena selain nikmat, di dalamnya juga terkandung banyak senyawa penting, termasuk antioksidan untuk meningkatkan kesehatan. Kebiasaan minum kopi tidak hanya dilakukan oleh para pria, karena banyak juga wanita yang minum kopi sebagai bagian dari rutinitasnya.
Beruntungnya, minum kopi bagi wanita menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan energi dan mood, meredakan gejala PMS, sampai membuat awet muda. Melansir www.eatiqbar.com (02/10/2023), berikut 5 manfaat minum kopi bagi wanita. 1. Meredakan gejala PMS
PMS atau sindrom pra menstruasi biasanya dirasakan oleh wanita sebelum memasuki masa menstruasi. Gejalanya beragam, mulai dari kram perut, perubahan suasana hati, sakit kepala, kelelahan, hingga kembung. Kabar baiknya, minum secangkir kopi bisa meredakan gejala PMS ini. Di dalam kopi terdapat kandungan kafein, yang bisa mengurangi kelesuan dan rasa kantuk. Kafein juga dapat membantu mengubah persepsi rasa nyeri (dikaitkan dengan interaksi berbagai area sistem saraf perifer dan sentral yang berkontribusi pada pengalaman nyeri secara keseluruhan). Kopi juga mengandung vitamin B. Menurut penelitian yang disebut dalam situs eatiqbar, vitamin B dalam kopi dapat menurunkan risiko PMS dan bisa mengurangi gejala PMS secara fisik dan mental. Wanita yang PMS juga seringkali memiliki kadar magnesium rendah. Namun, di dalam kopi terkandung magnesium yang dapat mencegah gejala PMS, perubahan suasana hati, dan nyeri haid. 2. Meredakan migrain
Wanita juga sering kali migrain. Ketika sudah terkena migrain, serangannya lebih lama, risiko sakitnya lebih tinggi, dan pemulihannya juga lebih lama. Hal ini bisa diatasi dengan cara minum secangkir kopi hitam tanpa gula ketika merasa migrain mulai datang. Kandungan kafein di dalam kopi bisa mengatasi nyeri kepala migrain. Konsumsi campuran asetaminofen, aspirin, dan kafein secara bersamaan juga bisa meredakan mual, sensitivitas cahaya dan suara, serta disabilitas fungsional terkait serangan migrain. Namun, takaran kopi yang diminum juga perlu diperhatikan supaya terhindari dari efek samping lainnya. Manfaat minum kopi bagi wanita lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya!3. Bikin wanita awet muda
Banyak risiko penyakit berbahaya yang bisa menyerang wanita dan membuat umurnya menjadi lebih pendek. Namun, minum kopi bisa mencegah beberapa krisis kesehatan ini. Senyawa bioaktif dalam kopi, seperti antioksidan dan polifenol dapat menghalangi terbentuknya radikal bebas dan menghancurkan sel-sel darah. Senyawa tersebut juga memiliki sifat anti inflamasi, dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, dan mengurangi risiko kanker. 4. Atasi stres atau kesehatan mentalStatistik kesehatan mental yang disebut situs eatiqbar juga menunjukkan bahwa wanita hampir 2 kali lebih mungkin terkena kecemasan dan depresi daripada pria. Dalam hal ini, minum kopi dapat membantu mengurangi stress dan mengubah suasana hati ke arah positif. Sebuah meta-analisis terhadap lebih dari 50.000 wanita menunjukkan bahwa semakin tinggi konsumsi kopi berkafein, semakin rendah risiko depresi bagi wanita. Selain itu, kafein dalam kopi juga memicu pelepasan neurotransmitter yang memberikan rasa senang, seperti dopamin dan serotonin untuk meningkatkan suasana hati dan kesehatan mental. 5. Menjaga kesehatan kulit
Manfaat lain yang tak kalah menarik yaitu kopi bisa menjaga kesehatan kulit pada wanita. Sebab, terdapat kandungan dalam kopi yang memang punya efek positif pada kulit. Kopi kaya akan antioksidan yang membantu melawan radikal bebas. Radikal bebas ini bisa merusak sel dan mempercepat penuaan. Dengan mengonsumsi kopi, kandungan antioksidan bisa memberikan perlindungan ekstra pada kulit. Selain itu, kandungan antioksidan dalam kopi juga secara khusus melindungi otak dari biomarker stress utama. (aqr/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Kopi Bisa Jadi Pengisi Cairan Tubuh Asal Dikonsumsi dengan Tepat Jakarta – Kopi seringkali dianggap memicu dehidrasi. Padahal, minuman ini termasuk sebagai minuman hidrasi asalkan kamu menghindari 4 kesalahan minum kopi ini. Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan salah satu hal penting. Sebab, tubuh yang terhidrasi dapat memengaruhi hampir setiap aspek kesehatan, mulai dari kesehatan usus, suasana hati, hingga membantu memperpanjang umur. Namun, tidak semua orang peduli dengan hidrasi tubuh mereka. Salah satu cara menghidrasi tubuh yaitu dengan banyak minum air putih dan konsumsi makanan sehat dengan kandungan air tinggi.
Alih-alih melakukan hal tersebut, lebih banyak orang mendapat cairan tubuh dari minum kopi. Penikmat kopi mungkin sulit menghindari kebiasaan minum kopinya itu. Mereka yang kecanduan kopi juga akan lebih banyak memilih minum kopi daripada minum air putih. Minum kopi sebenarnya tidak membuat tubuh dehidrasi, asalkan diimbangi dengan minimum air putih yang cukup. Menurut upbatam.ac.id, kopi dengan 80 miligram kafein juga sama menghidrasinya dengan air. Seorang ahli gizi asal New York, Sarah Lynn Quick pun mengungkap kesalahan yang perlu dihindari agar asupan kopi tidak membuat tubuh dehidrasi. Melansir wellandgood.com (09/07/2024), berikut 4 kesalahan yang perlu dihindari. 1. Tidak minum air putih saat bangun tidur
Kamu bisa menghindari dehidrasi dan tetap minum kopi asalkan tidak lupa mengimbanginya dengan minum air putih. Terutama, ketika baru bangun tidur. Minum air setelah bangun tidur sangat penting karena tubuh telah dibiarkan semalaman tanpa cairan. Oleh karena itu, tubuh perlu diisi cairan kembali untuk menghindari dehidrasi. Cairan dalam tubuh juga akan hilang lebih tinggi ketika mereka yang saat tidurnya membuka mulut atau bernapas melalui mulut. Dalam kasus apapun, ahli gizi ini menyarankan untuk langsung menghidrasi tubuh dengan tepat di pagi hari. Air putih merupakan pilihan terbaik dibandingkan kopi di pagi hari. 2. Minum kopi sebelum minum air putih
Kesalahan dehidrasi ini berkaitan erat dengan kesalahan sebelumnya. Menurut Quick, kafein yang bersifat diuretik ini dapat menyebabkan peningkatan buang air kecil dan kehilangan cairan. Efeknya bisa lebih parah ketika seseorang sudah mengalami dehidrasi setelah semalaman tidak minum cairan. Oleh karena itu, sebelum sarapan dengan kopi, jangan lupa untuk memberi tubuh asupan cairan dari air putih. Kopi tidak akan menyebabkan dehidrasi berat, tetapiasupannya tetap perlu dibatasi. Terlebih, ketika kamu berada pada situasi yang berpotensi mengalami dehidrasi. Kesalahan minum kopi lainnya yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Tidak cukup terhidrasi setelah kehilangan cairanMeskipun penting menghidrasi tubuh secara teratur sepanjang hari, tetapi kamu harus ekstra hati-hati untuk mengisi kembali cairan, setelah kehilangan cairan. Perlu diingat, cairan tidak hanya hilang setelah kamu tidur semalaman. Cairan juga bisa hilang ketika kamu melakukan aktivitas fisik berlebihan, atau sekadar tinggal di area dengan cuaca panas atau lembab. Cairan di tubuh juga bisa hilang akibat minum alkohol atau mengonsumsi obat-obatan bersifat diuretik. Dalam kondisi seperti itu, kamu bisa langsung mengisi cairan kembali dengan minuman dan makanan menghidrasi. 4. Tidak cukup sumber elektrolit
Terkadang, memprioritaskan air putih saja tidak cukup untuk menghidrasi diri secara memadai. Melakukannya juga dapat memperburuk dehidrasi dengan membuang elektrolit tanpa menggantinya. Karena elektrolit menjaga keseimbangan cairan di dalam dan luar sel, elektrolit juga memainkan peran utama dalam persamaan hidrasi. Kamu mungkin bertanya-tanya mengapa natrium menjadi elektrolit utama yang perlu diperhatikan untuk menjaga hidrasi. Quick menjelaskan, natrium memang menjadi elektrolit utama yang penting dalam hidrasi tubuh. Senyawa ini memang sering dikaitkan secara negatif dengan tekanan darah tinggi dan telah menyebabkan banyak orang perlu membatasinya. Namun, menurut Quick, natrium dan elektrolit lainnya merupakan nutrisi yang diperlukan setiap hari, terutama ketika melakukan aktivitas yang menyebabkan seseorang mengeluarkan keringat atau kehilangan elektrolit. Oleh karena itu, daripada salah, kamu bisa berkonsultasi dengan tim kesehatan tentang memasukkan elektrolit ke pola makan sehari-hari. Terutama ketika kamu disarankan untuk membatasi asupan natrium atau lebih perlu memperhatikan elektrolit lainnya, seperti magnesium dan kalium. Dengan mempertimbangkan ini, ahli gizi itu mencatat, seseorang bisa meningkatkan asupan elektrolit dengan mudah melalui pola makan. Selain air putih, seseorang juga bisa mendapat asupan elektrolit dari makanan-makanan, seperti pisang, jeruk, kentang, alpukat, bayam, strawberry, hingga semangka. (aqr/adr) |
![]() |
||||||||||||||||||||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Apakah Sehat Minum Kopi Setiap Hari? Ini Anjuran Ahli Gizi Jakarta – Kopi mengandung senyawa penting yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, amankan jika mengonsumsi kopi setiap hari? Kopi identik dengan kandungan kafein atau disebut juga sebagai stimulan alami. Kafein tersebut bekerja dengan merangsang otak dan sistem saraf pusat. Manfaatnya bisa meningkatkan energi, mencegah rasa lelah, hingga menghindari risiko penyakit kronis. Selain kafein, kopi juga mengandung senyawa penting lainnya.
Hal tersebut telah dibuktikan oleh seorang ahli gizi, Lorraine Kearney, RD, CDN, dan CEO New York City Nutrition. Dikutip dari Delish (19/01/24) berikut penjelasannya. 1. Nutrisi penting kopi
Kopi diekstraksi dari biji kopi yang dipanggang dan digiling. Kopi ini mengandung beberapa nutrisi penting selain kafein, seperti magnesium dan polifenol. Nutrisi tersebut berperan sebagai antioksidan dalam tubuh. Banyak penelitian dan ahli gizi yang menemukan potensi manfaat kesehatan dari kopi. “Kopi kaya akan antioksidan, stimulan alami yang dapat meningkatkan fungsi kognitif, konsentrasi, dan kewaspadaan,” ujar Kearney. Kearney mengatakan dengan rutin mengonsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker tertentu, penyakit Parkinson hingga Alzheimer. 2. Risiko kesehatan dari kopiMeski dikemas dengan nutrisi penting, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa minum kopi juga bisa menimbulkan risiko atau efek samping pada kesehatan. “Kandungan kafein dalam kopi bisa berbeda-beda, tergantung faktor seperti jenis biji kopi, cara penyeduhan, dan takaran saji,” tutur Kearney. Menurut Kearney, secangkir kopi umumnya mengandung 95-200 mg kafein. Sementara itu, Food and Drug Administration (FDA) menyebutkan 400 mg kafein adalah jumlah yang tidak dikaitkan dengan efek negatif. 3. Efek kafein
Lebih lanjut, FDA menjelaskan bahwa efek kafein bisa berbeda-beda di setiap orang tergantung seberapa sensitif tubuh mereka terhadap kafein. Juga seberapa cepat tubuh mereka dapat memetabolismenya. Kearney mengatakan bahwa terlalu banyak minum kopi bisa menyebabkan kecemasan, masalah pencernaan, tremor otot, sakit, kepala, ketergantungan kafein, hingga gangguan penyerapan kalsium. Selain itu, kafein yang berlebih juga dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Kearney menyarankan agar mereka yang memiliki masalah jantung dan refluks asam menghindari kopi. 4. Batasan kafeinKafein pada kopi bisa berakibat fatal jika dikonsumsi berlebihan. Sebelumnya FDA mengatakan bahwa 400 mg kafein setiap hari masih batas aman. Khusus untuk wanita hamil, disarankan membatasi kafein hingga 300 mg per hari. Yang pasti, jangan sampai berlebihan hingga mencapai 1.200 mg kafein per hari. FDA menjelaskan bahwa jumlah tersebut dapat menyebabkan efek toksik seperti kejang. Bahkan pada 2023 lalu, ada kasus kematian seorang siswa dengan penyakit jantung yang terjadi usai minum Charged Lemonade yang mengandung kafein. 5. Bolehkan minum kopi setiap hari?
Sehat atau tidaknya minum kopi setiap hari pada akhirnya tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing dan seberapa banyak kamu mengonsumsi kopi. “Ini bervariasi berdasarkan toleransi individu terhadap kafein dan seberapa sensitif mereka terhadap efeknya, juga seberapa cepat mereka metabolismenya,” ujar Kearney. Untuk pilihan rendah kalori, Kearney merekomendasikan untuk mengonsumsi kopi hitam dengan sedikit gula, krim, atau perasa. Akan lebih baik tanpa gula tambahan. (raf/odi)
Minum Kopi Campur Cokelat Menyehatkan Jantung, Apa Benar? Jakarta – Kopi memang bisa diracik dengan bahan apa saja, termasuk cokelat. Campuran kopi dan cokelat dikenal bermanfaat untuk kesehatan jantung. Apakah benar? Kopi tidak dinikmati begitu saja, tetapi bisa juga dinikmati dengan campuran berbagai bahan. Kamu bisa mencampur kopi dengan susu, gula, krim, rempah-rempahan, hingga bubuk cokelat atau kakao. Di antara bahan tambahan pada kopi ini, cokelat menjadi salah satu yang direkomendasikan. Sebab, disebut-sebut kopi campur cokelat dapat menyehatkan jantung.
Kopi sendiri sebenarnya memiliki manfaat baik bagi jantung. Menurut John Hopkin Medicine, minum satu hingga dua cangkir kopi dalam sehari dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan gagal jantung. Lantas, bagaimana jika kopi itu dicampur cokelat. Apakah manfaatnya akan sama, lebih baik, atau buruk? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari wellandgood.com (11/02): 1. Minum kopi dikaitkan umur panjang
Sebelum membahas racikan kopi campur cokelat, ketahui dulu kaitan antara kebiasaan minum kopi dengan umur yang lebih panjang. Menurut Nikki Bart, MD, ahli jantung di Victor Chang Cardiac Research Institute, “Para penikmat kopi seharusnya senang mengetahui bukti bahwa kopi sekarang mendukung (kesehatan) Anda.” Penelitian yang disebut Well and Good menunjukkan, minum kopi dalam jumlah sedang dapat meningkatkan umur panjang dan kesehatan jantung. Pada studi Januari 2022 di European Journal of Preventive Cardiology, peneliti juga menemukan bahwa minum tiga cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko kematian seseorang akibat penyakit jantung dan stroke. Namun, menurut Dr. Bart, bukan berarti seseorang harus meneguk kopi setiap hari. Manfaat kopi bisa dirasakan ketika seseorang mengonsumsinya dalam takaran tepat. Menurut Dr,Bart, takaran yang tepat sekitar satu hingga tiga cangkir kopi. Jika berlebihan bisa merugikan diri sendiri. 2. Minum kopi campur cokelat mengurangi peradangan
Kopi memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Namun, ketika kopi dicampur dengan kakao atau bubuk cokelat, rupanya manfaatnya jauh lebih tinggi. Menurut Dr. Bart, bubuk kakao juga mengandung flavonoid yang memiliki efek anti inflamasi, mengendurkan pembuluh darah, dan meningkatkan kontrol gula darah. Secara lebih rinci, flavonol adalah senyawa kimia yang ada pada tumbuhan. Flavanol termasuk dalam keluarga antioksidan yang disebut flavonoids. Flavonol terbukti mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah. Konsumsinya berdampak positif pada kesehatan jantung dan merelaksasikan pembuluh darah. Oleh karena itu, minum kopi dengan bubuk kakao memiliki manfaat sehat. Sebab, bubuk kakao mengandung flavonoid yang mendukung kesehatan jantung. Namun, perlu diingat, kakao dan cokelat biasa bukanlah hal yang sama. Bubuk kakao lebih rendah lemak jenuh dan memiliki sedikit bahkan tidak ada tambahan gula. Mau tau tips bikin kopi cokelat yang menyehatkan? simak di halaman selanjutnya!3. Tips bikin kopi cokelat yang menyehatkan jantung
Pertama, kamu harus memerhatikan ukuran porsi. Jangan terlalu banyak menggunakan bubuk kakao. Pilih juga bubuk kakao tanpa pemanis. Collete Micko, RD, seorang ahli gizi merekomendasikan, menambah dua sendok makan bubuk kakao ke dalam kopi agar mendapat manfaat kesehatan jantung maksimal. Kedua, jangan gunakan tambahan gula dan krim. Kopi adalah minuman alami tanpa kalori. Namun, jika ditambah dengan krim, gula, atau perasa lainnya, kalorinya bisa menumpuk. Dr. Bart pun mengatakan, hal tersebut dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung. Micko juga menyarankan untuk hindari penambahan susu berlemak atau mentega ke dalam kopi karena semuanya tinggi lemak jenuh. Ketiga, disarankan memilih bahan-bahan organik ketika membeli kopi maupun cokelat bubuk. Micko mengungkap, “Biji kopi konvensional dan biji kakao biasanya banyak disemprot pestisida dalam praktik pertanian.” Oleh karena itu, sebisa mungkin cari bahan-bahan organik. Cari bubuk kakao yang dibuat secara alami. Pastikan juga bahan pertamanya adalah cokelat bukan gula. Micko juga menegaskan untuk memilih bubuk cokelat tanpa pemanis. (aqr/adr) Apa Itu ‘Wellness Coffee’ yang Disebut Lebih Sehat? Jakarta – Muncul racikan kopi yang diberi istilah ‘Wellness Coffee’. Kopi ini spesial karena ditambah bahan menyehatkan. Lantas, apakah benar-benar sehat? Kopi tidak hanya diminum begitu saja, tetapi banyak juga yang suka menambahkan bahan lain ke dalamnya. Bahan paling umum yang dimasukkan ke dalam kopi adalah susu, gula, hingga krimer. Namun, bahan-bahan tambahan seperti ini bisa berbahaya karena kandungan gula dan lemak yang tinggi. Penambahan ini bikin esensi kopi dan manfaat sehatnya menjadi hilang.
Sebagai alternatif, kopi pun bisa diracik dengan menggunakan bahan-bahan lebih sehat. Misalnya, menggunakan bahan herbal atau rempah-rempahan, seperti kayu manis, jahe, kunyit, bahkan jamur sekalipun. Racikan kopi dengan tambahan bahan seperti ini pun disebut dengan istilah ‘Wellness coffee’. Wellness coffee direkomendasikan karena menawarkan manfaat lebih baik daripada racikan kopi standar atau tradisional lainnya. Lantas, benarkan wellness coffee lebih sehat dan bermanfaat bagi tubuh? Melansir curlytales.com (04/03/2024), berikut penjelasannya. 1. Mengenal wellness coffee
Wellness coffee pada dasarnya adalah kopi dengan racikan mengarah pada penambahan bahan-bahan yang berpotensi menawarkan manfaat kesehatan. Tambahan bahan yang dimaksud seperti jamur atau rempah-rempahan adaptogen yang mampu meningkatkan profil nutrisi pada kopi dan memberikan manfaat bagi tubuh. Kopi ini pun menjadi sebuah tren baru karena daya tarik kesehatannya yang berpotensi menawarkan alternatif kesehatan lebih besar daripada racikan kopi tradisional. Namun, apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari mengonsumsi wellness coffee ini? 2. Meningkatkan fungsi kognitif
Kopi ini ditambah dengan adaptoge atau obat-obatan herbal yang dapat bekerja melawan efek stress dalam tubuh. Misalnya, kopi yang ditambah dengan kunyit dan bubuk kakao mampu meningkatkan memori dan performa fungsi kognitif. Penambahan jamur surai singa juga bisa dimanfaatkan sebagai adaptogen. Jenis jamur ini mampu meningkatkan fungsi kognitif, meningkatkan daya ingat, sampai mengurangi depresi dan kecemasan. Manfaat minum ‘wellness coffee’ lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Mendorong energi dan suasana hati
Kombinasi kafein dan bahan-bahan bernutrisi ini menawarkan energi yang seimbang dan berkelanjutan. Kamu bisa mencampurkan kopi dengan kayu manis karena racikan ini bisa meningkatkan energi setelah bangun tidur di pagi hari. Selain itu, aroma kopi kayu manis yang khas juga mampu menstabilkan energi. 4. Mendukung kekebalan tubuhBeberapa bahan juga mendukung fungsi imunitas tubuh dengan menyiapkan proteksi terhadap segala macam penyakit. Misalnya, menambahkan kopi dengan cengkeh. Selain menambah esensi manis pada kopi, cengkeh juga dapat menjaga hati tetap kuat sehingga menurunkan tekanan darah. Sifat antimikroba di dalam cengkeh juga dapat membantu melawan bakteri, jamur, dan mikroorganisme patogen lainnya. Sehingga, mampu mendukung sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi. 5. Menyehatkan sendi dan mengurangi peradanganSifat anti-inflamasi pada racikan kopi ini bisa membantu mereka yang memiliki peradangan kronis. Salah satu bahan herbal yang dapat mendukung masalah ini adalah kunyit. Bumbu kuning ini secara alami memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat meningkatkan kesehatan sendi. Sifat anti-inflamasinya ini juga sangat dipengaruhi oleh kurkumin sebagai antioksidan yang efektif. Oleh karena itu, bisa dibilang minum wellness coffee memang menyehatkan dan bisa mengubah ritual minum kopi harian yang berfokus pada kesehatan. (aqr/aqr) ![]() Apa Benar Campuran Kopi dan Buah Bit Bisa Mencerahkan Kulit? Jakarta – Sebuah unggahan di media sosial mengklaim campuran buah bit, kopi, dan tepung bikin kulit menjadi cerah bersinar hanya dalam waktu 20 menit. Apakah klaim ini benar? Kopi dan buah buah bit merupakan dua jenis bahan makanan yang kaya manfaat. Kopi dikenal dapat meningkatkan energi, fokus, serta meningkatkan metabolisme. Di dalamnya juga terkandung antioksidan tinggi yang dapat mencegah berbagai penyakit.
Di sisi lain, buah bit juga sering dikonsumsi secara utuh atau diolah menjadi jus karena manfaatnya. Buah ini mampu menurunkan tekanan darah, mencegah pikun, menjaga kadar gula darah, dan meningkatkan kinerja fisik. Namun, bagaimana jika bahan ini dicampur menjadi satu? Apakah manfaat yang didapat jadi lebih besar? Sebuah unggahan video di Instagram pun menunjukkan bagaimana campuran bahan ini dapat membuat kulit lebih cerah bersinar. Berikut faktanya seperti dilansir dari thip.media.com (11/04/2025). 1. Buah bit dan kopi bikin wajah cerah
Dalam video Instagram @juju_saiyad dan @jujucare0000 di India terlihat campuran berbahan buah bit, bubuk kopi, tepung gandum (atta) dan tepung kacang (besan). Campuran ini dibuat menjadi pasta yang dioleskan ke kulit. Klaim manfaatnya dapat menghilangkan warna cokelat, bintik hitam dan putih, serta mengurangi pigmentasi. Selain itu, campuran bahan ini juga bisa mencerahkan kulit dan membuat wajah berseri hanya dalam waktu 20 menit. Orang di dalam video tersebut sampai berani menjamin 100% jika olesan ini akan mendatangkan manfaat langsung. 2. Efeknya tidak instanSebenarnya tidak ada proses yang bisa menghasilkan efek instan. Begitu juga ketika ingin mencerahkan kulit dengan campuran ramuan ini. Kulit yang menggelap biasanya terjadi karena penumpukan melanin setelah terpapar sinar matahari. Butuh waktu bagi kulit supaya bisa melepaskan sel-sel berpigmen ini secara alami. Meskipun bahan-bahan, seperti tepung kacang (besan) dan tepung gandum (atta) dapat mengeksfoliasi kulit secara ringan, tetapi tidak bisa mengembalikan kecerahan kulit sekaligus. Efek ‘lebih cerah’ yang dirasakan beberapa pengguna kemungkinan besar disebabkan oleh eksfoliasi sementara, bukan efek sebenarnya. 3. Bubuk kopi tidak selalu bisa memudarkan pigmentasi
Kopi mengandung antioksidan yang telah diteliti khasiatnya sebagai anti peradangan. Namun, tidak ada bukti ilmiah kuat bahwa kopi saja dapat memudarkan pigmentasi di kulit. Kopi memang bisa memperbaiki tekstur kulit atau memberikan efek eksfoliasi ringan, tetapi tidak akan bisa mengatasi gangguan pigmentasi yang lebih serius. Jika ingin mendapatkan efek kulit cerah dan bercahaya, kopi harus diminum secara teratur. Manfaatnya juga lebih besar karena kandungan vitamin B3 di dalamnya bisa sekaligus mencegah kanker kulit akibat paparan sinar matahari. Namun, penting diingat efek kopi pada kulit dapat bervariasi dan tergantung individu serta jenis kopi yang diminum. Manfaat lebih baik bisa dirasakan jika kopi yang dipiluh adalah kopi hitam tanpa tambahan susu atau gula. Efek buah bit dan penjelasan selengkapnya ada di halaman selanjutnya!4. Bit sebenarnya tidak berefek
Bit mengandung antioksidan dan pigmen, seperti betalain yang dapat memberikan manfaat kesehatan kulit secara umum. Namun, tidak ada bukti ilmiah bahwa bit dapat mengurangi bintik hitam atau mencerahkan bercak putih, seperti penyakit vitiligo. Menurut Dr. Rashi Soni, buah bit memang dapat membuat kulit sedikit merah muda dan bercahaya sementara karena pigmen alaminya. Namun, bukan berarti bisa mengatasi pigmentasi atau bercak putih karena kondisi seperti ini jauh lebih kompleks dan memerlukan perawatan tepat. 5. Campuran ini tidak bisa mencerahkan kulit dalam 20 menitCampuran kopi, buah bit, dan tepung-tepungan itu mungkin membuat kulit tampak segar setelah digunakan, tetapi sifatnya hanya sementara. Kesehatan kulit maksimal bisa dicapai jika melakukan rangkaian perawatan yang tepat. Selain memakai produk dari luar, asupan makanan dari dalam juga penting. Jadi, klaim yang menyebut campuran ini bisa membuat kulit cerah secara cepat tidak 100% terjamin. (aqr/adr) Konsumsi Kopi ‘Light Roast’ Berkhasiat Cegah Keriput pada Kulit Wajah Jakarta – Minum kopi kerap dikaitkan dengan meningkatkan fungsi otak. Namun, penelitian terbaru ini menunjukkan minum kopi juga dapat memperlambat penuaan dini pada kulit wajah. Manfaat minum kopi telah diakui banyak orang karena kandungan kafeinnya yang dapat mengusir rasa kantuk, meningkatkan fungsi otak, hingga menstimulasi sistem saraf pusat. Selain kafein, kopi juga mengandung antioksidan dan beragam nutrisi dan vitamin lainnya. Seperti vitamin B2, B5, B1, folat, kalsium, magnesium, dan fosfor yang dapat mencegah berbagai penyakit serius.
Tidak hanya manfaat yang tersebut di atas, baru-baru ini sebuah penelitian juga membuktikan manfaat kopi untuk memperlambat tanda-tanda penuaan wajah. Melansir Very Well Health (10/09/2024), penelitian dalam Journal of Cosmetics Dermatology membandingkan empat minuman yang dikonsumsi oleh lebih dari 16.000 orang Eropa yakni, kopi, teh, alkohol, dan minuman manis. Diantara keempatnya, kopi adalah salah satu minuman yang menunjukkan hasil signifikan untuk pencegahan penuaan dini kulit wajah. Para peneliti mengungkap bahwa sifat antioksidan kopi dapat melawan stres oksidatif dan peradangan. Kandungan polifenol di dalam biji kopi yang dipanggang juga dapat meningkatkan elastisitas dan hidrasi kulit, sehingga menunda munculnya kerutan halus dan tanda-tanda penuaan lainnya.
Namun, tidak semua jenis kopi menunjukkan hasil positif ini. Tyler Long, DO, seorang dermatologist di Skin and laser Center New Jersey menyebut jika kopi yang dipanggang ringan (light roast) dengan kopi yang dipanggang atau disangrai dark roast menunjukkan efek berbeda karena polifenol sensitif terhadap panas. Kopi yang dipanggang lebih ringan (light roast) merupakan kopi yang dipanggang dalam suhu sekitar 180-205 derajat celcius. Menghasilkan karakteristik rasa lembut dengan kilau minyak yang tipis pada permukaan biji kopi. Sedangkan kopi yang dipanggang gelap (dark roast) biasanya dipanggang pada suhu di atas 225 derajat celcius. Menghasilkan kopi yang terlihat sangat mengkilap karena minyak kopi yang dikandungnya keluar cukup banyak akibat proses sangrai yang lama. Tyler Long, DO pun mengungkap jika kopi yang dipanggang ringan justru lebih bermanfaat dalam hal pencegahan penuaan daripada yang dipanggang gelap. Sebab, paparan suhu tinggi yang lebih lama selama proses panggangan tersebut dapat merusak polifenol. Padahal, polifenol ini yang memberikan efek anti-penuaan pada kulit. Tyler Long juga menunjukkan contoh jenis kopi yang ia lebih sukai, pilihannya antara espresso dengan coffee drip atau kopi tetes yang diseduh manual dengan cara membiarkan air kopi menetes perlahan dari alat yang digunakan.
Ia secara pribadi lebih memilih espresso daripada drip. Karena menurutnya, espresso lebih pekat atau lebih terkonsentrasi dengan proses pemanggangan biji kopi ringan, sehingga kandungan polifenolnya lebih bermanfaat. Moderasi dan konsistensi adalah kunci untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari minuman kopi ini. Hannah Kopelman juga mengungkap takaran kopi yang disarankan untuk mendapat manfaat anti-penuaan. Menurutnya, dua hingga tiga cangkir kopi berukuran 5 ons (28,413 ml ) sudah cukup mendatangkan manfaat anti penuaan sepenuhnya. Meskipun mendatangkan manfaat untuk mencegah penuaan kulit, tetapi Long memperingati untuk tidak mengonsumsi kopi berlebihan. Menurut Long, minum kopi berlebihan bisa menyebabkan mulut kering, gangguan tidur, dan gejala tidak menyenangkan lainnya. Lebih baik minum kopi secukupnya tetapi lakukan secara konsisten setiap hari karena antioksidan dan senyawa anti peradangan lainnya dapat terakumulasi dalam tubuh. Penambahan krim dan gula ke dalam kopi juga tidak disarankan jika ingin memaksimalkan manfaat anti-penuaannya. Sebab, gula dapat menyebabkan glikasi, yaitu efek gula yang menempel pada kolagen dan jenis material struktural lainnya di kulit. Menurut Long, gula juga dapat meningkatkan stres oksidatif di jaringan. Jika ingin menambahkan susu ke kopi, Long menyarankan untuk menggunakan susu murni daripada susu skim. Sebab, susu skim memiliki indeks glikemik tinggi, yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah. (aqr/odi) Minum Kopi Campur Kunyit Efektif Turunkan BB, Ini 5 Alasannya Jakarta – Campuran kopi dengan kunyit menawarkan banyak manfaat bagi tubuh, termasuk dalam menurunkan berat badan. Begini cara kerjanya! Kenikmatan dan manfaat kopi memang tidak perlu diragukan lagi. Konsumsi kopi hitam tanpa pemanis bantu menurunkan berat badan hingga mencegah beberapa penyakit kronis. Namun, jika diminum, seduhan kopi hitam seperti itu mungkin punya rasa yang agak hambar. Menambahkan campuran kunyit ke dalamnya menjadi pilihan tepat.
Kopi dicampur kunyit menciptakan kombinasi yang kuat antara kehangatan alami dari kunyit hingga dorongan energi dari kafein pada kopi. Selain itu, racikan kopi kunyit juga menawarkan sejumlah manfaat bagi tubuh, terutama dalam hal menurunkan berat badan. Seperti apa manfaat, resep, dan tips minum kopi kunyit? Berikut informasinya seperti dilansir dari Times of India (27/11/2024). Mengenal kopi kunyit
Kopi kunyit pada dasarnya campuran kopi seduh dengan kunyit. Kunyit yang dipakai bisa kunyit bubuk atau kunyit segar. Lebih disarankan memakai kunyit segar yang mampu menghasilkan rasa lebih kuat dan tingkat nutrisi lebih tinggi. Beberapa orang juga suka menambahkan rempah lain, seperti kayu manis, jahe, atau lada hitam yang turut menawarkan manfaat. Kombinasi bahan tersebut menciptakan minuman yang kaya akan antioksidan dan bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme. Racikan kopi kunyit menjadi alternatif kopi yang lezat dan sehat. Namun, hindari menggunakan gula supaya penyerapan nutrisinya lebih efektif. Manfaat Minum Kopi Kunyit1. Mendorong metabolismeKopi yang mengandung kafein dapat merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan laju metabolisme. Sedangkan kunyit dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan pencernaan. Sehingga campuran kopi dengan kunyit menciptakan efek sinergis untuk mengelola berat badan. 2. Meningkatkan pembakaran lemak
Kandungan kurkumin di dalam kunyit telah terbukti mengurangi pertumbuhan jaringan lemak dan membantu mengatur berat badan. Jika dikombinasikan dengan kopi, bisa meningkatkan proses pembakaran lemak dalam tubuh. 3. Menekan nafsu makanKopi sendiri punya efek yang dapat mengurangi nafsu makan sementara, sehingga dapat mengelola asupan kalori dalam tubuh. Namun, jika dicampur dengan kunyit, minuman ini bisa sekaligus meningkatkan kesehatan usus, yang selanjutnya memengaruhi hormon rasa lapar. 4. Membantu pencernaan
Kunyit mendorong sekresi empedu yang memfasilitasi pencernaan lemak dengan baik. Pasalnya, penurunan berat badan yang efisien memerlukan sistem pencernaan sehat. Oleh karena itu, racikan kopi kunyit pun menjadi sangat tepat untuk membantu meningkatkan pencernaan. 5. Bersifat anti-inflamasiPeradangan kronis telah dikaitkan dengan orang yang mengalami kenaikan berat badan. Namun, kandungan kurkumin di dalam kunyit dikenal mampu membantu mengurangi peradangan, meningkatkan metabolisme, mendorong pemecahan lemak, dan mencegah penumpukan lemak dalam tubuh. Kunyit juga dapat membantu mengatur kadar gula darah, sehingga mengurangi lonjakan rasa lapar. Waktu terbaik minum kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!Waktu terbaik minum kopi kunyit
Waktu terbaik untuk mengonsumsi kopi kunyit yaitu ketika perut kosong. Hal ini dapat meningkatkan metabolisme dan membuat seseorang tetap berenergi sepanjang hari. Kopi kunyit ini juga bisa diminum sebelum olahraga. Kandungan kafein di dalam kopi dapat meningkatkan energi, sedangkan kunyit mampu memulihkan otot dan menghilangkan peradangan. Minuman ini juga cocok menjadi minuman pagi hari untuk menahan rasa lapar, tetapi tetap menawarkan energi yang dibutuhkan tubuh dan tidak memberi asupan kalori yang banyak. (aqr/adr) |











































