Tag: manfaat minum teh

  • 5 Jenis Teh Kaya Antioksidan Terbaik Menurut Ahli


    Jakarta

    Antioksidan adalah senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Senyawa ini bisa didapat dengan konsumsi 5 jenis teh yang kaya antioksidan ini.

    Teh merupakan minuman yang sudah dinikmati sejak zaman dulu. Bahkan, menjadi minuman populer kedua di dunia. Variasinya beragam mulai dari teh hijau, teh hitam, teh putih, maupun teh herbal yang diracik dari bunga, rempah, atau tumbuhan tertentu.

    Setiap cangkir teh juga penuh dengan manfaat kesehatan. Pasalnya, teh merupakan salah satu sumber antioksidan utama.


    Antioksidan merupakan senyawa yang telah dikaitkan dengan kesehatan lebih baik dan penurunan risiko penyakit. Antioksidan ini juga dapat membantu melindungi tubuh dari radikal bebas yang berbahaya.

    Salah satu kategori antioksidan disebut polifenol. Menurut ahli gizi, teh mengandung tiga subkelas polifenol yang bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh. Sehingga, mengonsumsi teh kaya antioksidan dapat menunjang kesehatan lebih baik.

    Lantas, jenis teh apa saja yang kaya akan antioksidan? Melansir eatingwell.com (31/07/2024), berikut daftarnya:

    1. Teh hitam

    Teh Hitam. Secangkir teh hitam mengandung sekitar 47 mg kafein. Teh hitam dengan kafein yang tidak terlalu tinggi ini bisa jadi alternatif. Namun, tak semua teh mengandung kafein, contohnya teh herbal.Teh hitam memiliki kandungan polifenol, termasuk flavonoid dan katekin yang bermanfaat, Foto: Getty Images/Esin Deniz

    Teh hitam merupakan teh yang paling banyak dikonsumsi. Teh ini juga sering menjadi bahan dasar beberapa minuman, seperti masala chai, teh Thailand, hingga milk tea boba.

    Teh hitam berasal dari tanaman Camellia Sinensis yang diproses dengan persiapan khusus. Menggunakan daun yang difermentasi sepenuhnya.

    Kandungan di dalam teh hitam pun banyak yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Di dalamnya ada sejumlah polifenol, termasuk flavonoid, katekin, dan theaflavin. Karena daun teh hitam dibiarkan teroksidasi sepenuhnya, teh hitam sangat kaya akan thearubigin.

    Ahli bernama Spano juga menemukan manfaat kesehatan minum teh hitam. Menurut studi observasional yang disebut eatingwell, minum 2 sampai 3 cangkir teh per hari dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

    2. Teh hijau

    Hobi Makan Gorengan? Bisa Netralisir Pakai Teh Hijau hingga BuahMinum teh hijau juga menawarkan antioksidan tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan. Foto: Ilustrasi iStock

    Teh hijau menempati posisis kedua dalam popularitas teh global. Teh ini dipuji karena berbagai manfaat kesehatannya, mulai dari peningkatan fungsi otak hingga penurunan gula darah dan peradangan usus.

    Tidak seperti teh hitam, teh hijau dibuat dari daun teh segar yang tidak difermentasi.

    Teh hijau kaya akan katekin, sejenis antioksidan dan polifenol. Teh hijau juga memiliki konsentrasi katekin lebih tinggi daripada teh hitam atau teh oolong.

    Katekin yang paling umum ditemukan adalah Epigallocatechin 3-gallate (EGCG). Katekin ini dikaitkan dengan penurunan risiko kanker, penyakit kardiovaskular, dan gangguan neurodegeneratif.

    Teh kaya antioksidan lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh hibiscus

    Teh hibiscus atau teh kembang sepatu juga tidak kalah bermanfaat. Konsumsi teh ini telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kesehatan jantung, pengelolaan diabetes, dan berpotensi menurunkan berat badan.

    Ahli Spanos menyoroti manfaatnya bagi kesehatan jantung karena mengandung banyak flavonoid, termasuk antosianin dan quercetin.

    Teh hibiscus jufa dapat menurunkan kolesterol LDL (jahat) dan trigliserida. Penelitian yang disebut eatingwell juga menunjukkan teh ini dapat berfungsi sama dengan obat tekanan dara yang berpotensi membantu menurunkan tekanan darah.

    4. Teh oolong

    Dry pea flowers. Organic thai butterfly pea tea on blue backgroundDi dalam teh oolong ada antioksidan dan antikanker yang baik. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh tradisional China ini merupakan campuran dari teh hijau dan teh hitam. Teh ini difermentasi sebagian dan kaya akan antioksidan.

    Teh oolong juga mengandung teaflavin, polifenol yang memiliki sifat antioksidan dan antikanker.

    Konsumsi teh oolong terbukti ampuh untuk membantu menurunkan berat badan dan mengatur gula darah. Seperti teh hitam dan teh hijau, teh oolong juga mengandung L-Theanin, yaitu asam amino yang dapat membantu relaksasi, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi kecemasan dan stres.

    5, Teh putih

    Teh putih dikonsumsi di seluruh dunia, tetapi paling populer di China. Teh ini dibuat dari daun muda yang dipetik, dikukus, atau dibakar, lalu dikeringkan. Lalu, teh mengalami oksidasi minimal dan mengandung katekin dalam jumlah tinggi, bersama dengan flavonoid dan theaflavin.

    Beberapa penelitian yang disebut Eating Well menemukan teh putih mengandung konsentrasi antioksidan tertinggi dibandingkan dengan teh lainnya dan juga mengandung lebih sedikit kafein.

    Teh putih bisa dinikmati dalam keadaan panas atau dicampur dengan es.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Teh Hitam Campur Buah Baik untuk Cegah Penuaan Dini

    Teh Hitam Campur Buah Baik untuk Cegah Penuaan Dini


    Jakarta

    Sekelompok peneliti menemukan fakta baru dari racikan teh campur buah. Ada beberapa jenis buah yang jika dipadukan dengan teh hitam dapat mencegah penuaan.

    Kombinasi beberapa makanan dan minuman dapat memadukan kandungan nutrisinya sehingga memberikan khasiat yang lebih baik. Seperti teh, misalnya, yang dapat dipadukan dengan rempah atau buah-buahan.

    Kandungan teh yang tinggi akan nutrien membuat banyak ahli penasaran dengan berbagai efeknya. Termasuk efek memadukan teh dengan buah-buahan tertentu guna mendapatkan khasiat yang spesifik.


    Melansir Medical Xpress (5/5) sekelompok peneliti dari Edith Cowan University, Queen’s University Belfast dan Harvard T.H. Chan School of Public Health mengungkapkan khasiat terbaru dari teh. Ada kandungan flavonoid yang ternyata dapat mencegah kerusakan tubuh sebab penuaan.

    Teh Hitam Campur Buah Baik untuk Cegah Penuaan DiniMenyampurkan teh dengan beberapa jenis buah-buahan dapat menambah kandungan flavonoidnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/jenifoto

    Hasil penelitian tersebut dipublikasi pada The American Journal Clinical Nutrition. Dikatakan bahwa ada efek samping dari perpaduan teh hitam dan buah berry, citrus, hingga apel dapat menjaga kesehatan dan kekuatan organ tubuh bahkan saat melalui proses penuaan.

    “Kamu mengetahui dari penelitian sebelumnya bahwa orang-orang yang memiliki asupan tinggi flavonoid cenderung hidup lebih lama, dan mereka juga lebih rendah risiko terhadap penyakit kronis seperti demensia, diabetes, maupun penyakit jantung,” ujar Dr. Nicola Bondonno, dosen sekaligus peneliti dari Edith Cowan University.

    Puluhan ribu partisipan terlibat dalam pengamatan ini. Adapun kategorinya dibagi menjadi 62.743 wanita dan 23.687 pria dengan usia di atas 24 tahun.

    Hasil penelitian yang paling awal ditemukan ialah efek flavonoid terhadap wanita. Ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi banyak flavonoid mengalami penurunan risiko kelemahan sebanyak 15%, risiko gangguan fungsi fisik 12%, hingga penurunan gangguan mental sampai 12%.

    Teh Hitam Campur Buah Baik untuk Cegah Penuaan DiniKhasiatnya dapat mencegah penuaan dini dan kerusakan organ akibat penuaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/jenifoto

    Sementara berbeda dengan efek flavonoid yang terjadi pada partisipan pria. Konsumsi flavonoid dari perpaduan teh dengan buah berry, citrus, dan apel hanya berdampak pada penurunan risiko penurunan kesehatan mental saja.

    Alasannya mengingat bahwa flavonoid terkandung dalam teh serta beberapa jenis buah-buahan. Melansir Sciencedirect, dalam secangkir teh hitam terdapat kandungan flavonoid yang mencapai 170 miligram.

    Takaran ini sudah memenuhi hingga 68% dari kebutuhan flavonoid minimal untuk orang dewasa yang berada pada 250 – 500 miligram per hari. Peran utama dari konsumsi flavonoid menitik beratkan pada pencegahan stres oksidatif yang dapat merusak sel-sel tubuh dan sebagian fungsi organ tubuh.

    “Flavonoid terbukti mampu mengurangi stres oksidatif dan inflamasi, membantu kesehatan pembuluh darah bahkan membantu menjaga massa otot yang artinya semua penting untuk mencegah kelemahan pada tubuh dan menjaga fungsi fisik tubuh serta kesehatan mental yang sesuai dengan usianya,” jelas Profesor Aedin Cassidy, penulis penelitian senior dari Queens University Belfast.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Jasmine Setiap Hari, Dapatkan 4 Manfaat Menyehatkan Tubuh

    Minum Teh Jasmine Setiap Hari, Dapatkan 4 Manfaat Menyehatkan Tubuh


    Jakarta

    Teh yasmin atau jasmine tea merupakan teh populer di dunia. Teh beraroma harum bunga yasmin ini ternyata juga memberikan manfaat sehat untuk tubuh.

    Jenis teh sangat beragam, beberapa di antaranya diproses infused dengan bunga-bunga yang wangi. Salah satu yang populer adalah teh yasmin atau jasmine tea yang beraroma bunga yasmin.

    Jenis teh hijau atau teh hitam biasanya dipadukan dengan bunga yasmin yang harum semerbak. Bisa dinikmati dingin atau hangat. Teh yasmin digemari karena aroma harumnya yang halus sehingga tak mengilangkan aroma tehnya.


    Dilansir dari Eating Well (13/4/2024), teh yang aromatik ini ternyata juga memiliki berbagai manfaat baik untuk tubuh. Di antaranya menyehatkan pencernaan dan jantung hingga meredakan stres.

    Jika dikonsumsi rutin jasmine tea bisa memberi banyak manfaat sehat, seperti berikut ini:

    1. Menurunkan Risiko Kanker

    Manfaat dari mengonsumsi teh yasmin juga bisa luar biasa, yaitu menurunkan risiko kanker. Hal ini dikarenakan adanya kandungan polifenol yang telah diteliti efek anti-kankernya.

    Polifenol ini merupakan zat antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif penyebab penyakit. Alyssa Simpson, selaku ahli nutrisi menjelaskan kaitan zat antioksidan dengan sel kanker.

    “Penelitian telah mencatat adanya hubungan potensial antara teh dan risiko kanker lebih rendah,” jelasnya.

    “Teh yasmin mungkin menawarkan manfaat kesehatan, tetapi sebaiknya dilihat sebagai bagian dari gaya hidup seimbang daripada tindakan pencegahan kanker tertentu,” lanjutnya.

    2. Mengendurkan stres

    Close up pouring hot jasmine tea in a white tea cup ,  Tea ceremony time conceptClose up pouring hot jasmine tea in a white tea cup , Tea ceremony time concept Foto: iStock

    Teh kerap dikonsumsi untuk mengurangi stres. Ternyata, berlaku untuk semua jenis teh, termasuk teh yasmin. Diketahui kalau menyesap secangkir teh yasmin ini dapat membuatmu rileks dan meningkatkan suasana hati.

    Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa aroma wangi teh yasmin dapat membantu menenangkan sistem saraf. Selain itu, daun teh mengandung asam amino L-theanine, yang dapat memicu pelepasan asam gamma-aminobutyric (GABA), neurotransmitter yang dikaitkan dengan berkurangnya stres dan kecemasan.

    3. Menyehatkan Pencernaan

    Kesehatan pencernaan juga dapat didukung dengan rutin mengonsumsi teh yasmin. Teh ini diketahui dapat menghidrasi tubuh yang dapat mencegah dehidrasi sebagai penyebab utama sembelit.

    Selain membantu tetap terhidrasi, teh ini mengandung polifenol yang dapat memberikan efek positif pada bakteri usus dan peradangan. Teh ini juga tidak hanya bersifat sebagai antiradang, tetapi juga mendukung mikrobioma usus yang lebih sehat dan mengurangi kejadian penyakit kronis.

    4. Menurunkan kadar kolesterol darah

    Kandungan polifenol pada jasmine tea juga dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung, hal ini diungkapkan oleh Megan Byrd, ahli diet. “Antioksidan ini melindungi dari pembentukan plak arteri dan membantu menurunkan kolesterol LDL (jahat),” ungkapnya.

    Umumnya teh yasmin diracik dengan teh hijau. Dalam penelitian ditemukan bahwa orang yang rutin minum teh hijau, baik kandungan LDL dan total kolesterol akan turun 4mg/dl dibandingkan pada mereka yang tidak minum teh hijau.

    Selain itu kadar kolesterol darah juga berkaitan langsung dengan tekanan darah. Kandungan antioksidan dalam teh hijau bisa mencegah inflamsi yang merusak pembuluh darah arteri yang menaikkan risiko penyakit jantung dan serangan stroke. Minum sekitar 2 cangkir jasmine tea setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko stroke hingga 21 persen.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Lebih Sehat Minum Teh atau Jus di Pagi Hari? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Selain kopi atau susu, beberapa orang lebih suka minum teh atau jus di pagi hari. Namun, di antara pilihan tersebut, mana yang sebenarnya lebih menyehatkan?

    Terdapat beragam minuman yang bisa dinikmati pagi hari saat sarapan. Tidak hanya kopi atau susu, sebagian juga menyukai minum teh atau jus segar di pagi hari.

    Menghidrasi tubuh di pagi hari sangat penting usai tubuh tidak mendapat asupan cairan selama sekitar tujuh hingga delapan jam. Namun, pilihan minuman di pagi hari perlu diperhatikan.


    Apakah minum teh atau jus buah segar di pagi hari merupakan pilihan yang baik? Berikut faktanya seperti dilansir dari Healthshots.com (28/03/2024).

    1. Manfaat minum teh pagi hari

    alasan rutin minum tehMinum teh di pagi hari sebenarnya diperbolehkan karena teh menawarkan manfaat baik untuk kesehatan. Foto: iStock

    Menurut ahli Ekta Singhwal, baik teh atau jus sebenarnya bagus diminum pagi hari, tetapi itu tergantung pada preferensi individu dan tujuan kesehatan.

    Teh, terutama teh hijau atau hitam, menyediakan antioksidan dan sedikit tambahan kafein yang membantu kewaspadaan dan metabolisme. Antioksidan itu juga membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

    Teh hijau khususnya, dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Dalam jurnal Phytomedicine yang diterbitkan tahun 2017 menemukan manfaat teh hijau untuk fungsi otak dan suasana hati.

    2. Manfaat minum jus di pagi hari

    Minum Jus JerukJus juga menyehatkan karena kandungan nutrisi di dalamnya. Foto: Getty Images/Farknot_Architect

    Jus buah segar atau jus buah murni mengandung vitamin dan mineral penting. Minum jus juga dapat meningkatkan hidrasi dan mendukung fungsi kekebalan tubuh.

    Terdapat beberapa jenis jus yang dapat diminum dan menawarkan manfaat baik. Misalnya jus jeruk yang kaya akan vitamin C dan antioksidan. Minum jus jeruk dapat mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan kulit. Jus jeruk juga dapat mengurangi beberapa faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol tinggi.

    Minum jus apel juga baik karena kandungan vitamin C dan kalium di dalamnya dapat membantu pencernaan dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Jika ingin meningkatkan kesehatan mata, kamu bisa mengonsumsi jus wortel yang kaya akan beta-karoten dan vitamin A. Sedangkan jika ingin menurunkan tekanan darah, bisa minum jus bit yang dipenuhi dengan nitrat.

    Efek samping minum teh hingga jus bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Efek samping minum teh

    Waktu minum teh berdasarkan jenisnyaNamun, ada efek samping yang perlu diperhatikan jika minum teh. Foto: Getty Images/krblokhin

    Meskipun bermanfaat bagi kesehatan, tetapi perlu diperhatikan juga efek samping dari minum teh maupun jus.

    Beberapa orang mungkin mengalami sakit perut atau asam lambung saat minum teh dalam keadaan perut kosong. Oleh karena itu, jenis teh yang dipilih juga perlu diperhatikan.

    Lebih baik memilih jenis teh yang kandungan kafeinnya tidak begitu tinggi. Asupan kafein berlebihan pada teh dapat menyebabkan kegelisahan, insomnia, atau peningkatan detak jantung pada orang sensitif

    Hindari juga minum teh susu di pagi hari karena kandungan laktosa yang tinggi dapat memengaruhi usus dan menyebabkan perut bergas.

    4. Efek samping minum jus

    Jus buah segar juga dapat dikonsumsi saat perut kosong, tetapi penting untuk memperhatikan kandungan gulanya dan potensi dampaknya terhadap kadar gula darah.

    Konsumsi jus buah berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah karena kandungan gula yang ada di dalam buah itu sendiri maupun gula tambahan di dalamnya. Untuk itu, jus buah perlu dikonsumsi secukupnya saja.

    Bisa juga dengan memadukannya bersama sumber protein atau serat lain seperti kacang-kacangan atau roti gandum utuh. Makanan ini dapat mengurangi potensi lonjakan gula darah dan memberikan asupan di awal hari yang lebih seimbang.

    Teh atau jus keduanya sama-sama bermanfaat dan boleh saja dikonsumsi di pagi hari. Asalkan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing individu maupun tujuannya. Perlu diingat juga untuk minum teh atau jus secukupnya, jangan berlebihan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Minum Teh Saat Sedang Makan Pedas, Ini Efek Sampingnya


    Jakarta

    Teh sering diminum untuk meredakan rasa pedas di lidah. Namun, kombinasi teh dan makanan pedas ternyata berefek buruk untuk kesehatan. Ini sebabnya.

    Selain kopi, teh juga menjadi minuman favorit banyak orang. Bahkan, beberapa orang suka mengandalkannya sebagai pereda usai menyantap makanan pedas.

    Meskipun enak dan cocok saja diminum setelah menyantap makanan pedas, tetapi kombinasi ini bukanlah pilihan tepat. Terlebih ketika racikannya dibuat dari jenis-jenis teh dengan kandungan kafein kuat, seperti teh hitam.


    Minum teh usai makan pedas sebenarnya bisa menimbulkan berbagai macam gejala yang menganggu. Oleh karenanya, kombinasi ini perlu dihindari.

    Melansir Times of India (05/12/2024), berikut alasan perlu menghindari minum teh saat makan pedas.

    1. Picu asam lambung naik dan mulas

    Waktu minum teh berdasarkan jenisnyaKandungan teh jika dibarengi makan pedas bisa menyebabkan refluks asam. Foto: Getty Images/krblokhin

    Makanan pedas dikenal memicu refluks asam dan nyeri di dada atau tenggorokan pada sebagian orang.

    Teh hitam terutama mengandung tanin, berupa polifenol yang bisa mengiritasi lapisan lambung. Ketika diminum bersamaan dengan makanan pedas, bisa membuat iritasi lambung semakin buruk dan meningkatkan refluks asam.

    Kandungan tanin juga mampu meningkatkan produksi asam lambung, membuat perut justru merasa tidak nyaman dan semakin parah.

    2. Menyebabkan iritasi perut

    ilustrasi minum teh hijauMinum teh bareng makan pedas juga sebabkan iritasi perut. Foto: thinkstock

    Hampir semua teh, seperti teh hitam dan teh hijau mengandung kafein yang dapat mengiritasi sistem pencernaan.

    Kafein di dalam teh juga bisa meningkatkan produksi asam lambung di perut, yang mana jika dikombinasikan dengan makanan pedas, bisa semakin parah.

    Pasalnya, rempah pedas, seperti cabai mengandung senyawa capsaicin. Ketika dikonsumsi berlebihan bisa membuat perut iritasi.

    Lalu saat kafein bercampur dengan capsaicin, nantinya bisa memproduksi lebih banyak asam lambung di perut dan membuat sistem pencernaan semakin sensitif.

    Mereka yang lambungnya sensitif atau rentan terhadap tukak lambung bisa semakin parah kondisinya jika minum teh saat makan pedas. Mulai dari menyebabkan perut kembung, kram, dan rasa tidak nyaman.

    Jika ingin tetap minum teh dan menghindari efek kafeinnya, bisa pilih racikan teh herbal.

    Alasan lain mengapa minum teh usai makan pedas bahaya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kandungan tanin menganggu pencernaan

    Teh hitamKandngan teh sepertu tanin jika digabung kengan kandungan dalam makanan pedas bisa mneganggu pencernaan. Foto: iStock

    Tanin merupakan salah satu kandungan kafein yang dapat ditemukan dalam banyak jenis teh. Kandungan ini pun dapat menganggu penyerapan nutrisi, terutama jika dikonsumsi bersama makanan pedas.

    Senyawa ini memiliki kemampuan untuk mengikat protein dan mineral tertentu, seperti zat besi, sehingga mengurangi bioavailabilitasnya.

    Makanan pedas mungkin mengandung bahan yang bisa membantu pencernaan, tetapi jika dikombinasikan dengan teh yang mengandung tanin, penyerapan nutrisi dari makanan pedas pun terhambat.

    4. Bisa sebabkan sensasi terbakar

    Makanan pedas juga dapat menyebabkan sensasi terbakar di mulut karena kandungan capsaicin (senyawa yang bertanggung jawab atas rasa pedas).

    Dalam hal ini, susu atau yogurt mungkin efektif menetralkan sensasi panas tersebut. Namun, tidak dengan teh yang justru semakin memperparah rasa terbakar karena suhu dan keasamannya bisa memperparah selaput lendir di mulut.

    Oleh karenanya, teh hanya akan membuat sensasi panas terbakar lebih kuat. Terutama ketika minum teh yang disajikan dalam keadaan panas.

    5. Gangguan pencernaan

    Kandungan kafein dan tanin di dalam teh juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti kembung, perut bergas, atau mual, terutama jika dikonsumsi saat perut kosong.

    Ketika teh dipasangkan dengan makanan pedas, efek ini bisa lebih parah. Sebab, di dalam cabai terkandung senyawa yang dapat meningkatkan gangguan motilitas usus (kondisi ketika usus tidak bisa mendorong makanan dengan baik karena adanya gangguan pada saraf atau otot usus) dan mengiritasi lapisan lambung.

    Minum teh dibarengi makan makanan yang mengandung senyawa seperti itu bisa menyebabkan ketidaknyamanan di perut yang lebih parah.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Jenis Teh Ini Punya Sifat Anti-Inflamasi untuk Lindungi Tubuh


    Jakarta

    Peradangan kronis bisa membahayakan kondisi tubuh. Cara mudah untuk meredakan peradangan yang berlebihan yaitu dengan mengonsumsi 5 jenis teh sehat ini.

    Peradangan atau inflamasi merupakan mekanisme tubuh dalam melindungi diri dari infeksi mikroorganisme asing, seperti virus, bakteri, dan jamur. Ketika proses alami ini berlangsung, sel darah putih yang dihasilkan melakukan perlawanan untuk membentuk perlindungan.

    Meskipun inflamasi atau peradangan dibutuhkan untuk melawan penyakit hingga mencegah infeksi, tetapi ketika peradangan itu menjadi kronis, maka bisa berubah jadi masalah.


    Pemicu peradangan kronis berbagal hal, mulai dari kehadiran benda asing yang menyerbu sistem kekebalan tubuh, cedera fisik, atau ketika sistem kekebalan tubuh malah menyerang tubuh itu sendiri atau disebut sebagai autoimun.

    Oleh karenanya, setiap individu perlu menjaga tubuhnya dari peradangan berlebihan. Tidur yang cukup, kebiasaan makan sehat, dan perubahan gaya hidup bisa mencegah peradangan kronis ini.

    Makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga dapat memberikan perubahan terhadap peradangan kronis. Salah satu yang ampuh yaitu teh. Teh mengandung polifenol dan berbagai macam campuran dalam teh memiliki sifat anti-inflamasi.

    Meskipun kadar khasiat anti-inflamasi pada setiap jenis teh berbeda, tetapi ahli gizi Brynne McDowell mengungkap sebagian besar teh memiliki daya antioksidan 8 kali lebih besar dari buah dan sayuran. Dengan demikian, minum teh sangat disarankan untuk membantu mengurangi peradangan berlebihan.

    Lantas, jenis teh apa saja yang memiliki manfaat untuk meredakan inflamasi? Melansir realsimple.com (12/12/2024), berikut rekomendasinya!

    1. Teh hijau

    teh hijauSenyawa di dalam teh hijau diyakini dapat memblokir laju pro-inflamasi. Foto: Thinkstock

    Teh hijau menjadi salah satu yang banyak disarankan. Menurut McDowell, teh hijau mengandung senyawa yang diyakini dapat menekan peradangan dan memblokir jalur pro-inflamasi dalam tubuh.

    Peradangan juga telah dikaitkan dengan berbagai jenis penyakit, mulai dari kanker, diabetes, sampai kondisi jantung. Teh hijau telah terbukti bisa mengatasi penyakit tersebut dengan mengatur sistem kekebalan tubuh dengan merangsang respons anti-inflamasi.

    Namun, McDowell menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menambahkannya ke menu sehari-hari.

    2. Teh kunyit

    manfaat dan cara membuat teh kunyitKandungan kurkumin di dalam teh kunyit juga bisa atasi peradangan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Racikan minuman dari rebusan kunyit ini juga bermanfaat dalam melawan peradangan.

    Di dalam kunyit terkandung senyawa disebut kurkumin. Kurkumin mampu membantu melawan zat-zat dalam tubuh yang dapat meningkatkan peradangan.

    “Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga terbukti membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan nyeri dan peradangan,” ujar Jessica Ederer, JD, CPT, ENS, RYT.

    Kandungan kurkumin di dalam kunyit juga bisa mengurangi gejala radang persendian yang dialami seseorang.

    Jenis teh sehat lainnya yang baik untuk atasi peradangan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh jahe

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBJahe juga punya kandungan gingerol yang punya sifat anti-inflamasi. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

    Selain kunyit, jenis teh herbal ini juga membantu atasi masalah peradangan.

    Menurut penelitian yang disebut situs Real Simple, jahe mengandung senyawa aktif bernama gingerol yang punya sifat anti-inflamasi. Gingerol membantu tubuh merespon peradangan kronis yang menyebabkan rasa sakit, termasuk gejala lain, seperti nyeri lutut hingga nyeri otot pasca olahraga.

    Teh jahe bisa dibuat sendiri di rumah dengan cara menyeduh jahe segar yang sudah dikupas atau menyeduh jahe dalam bentuk bubuk.

    4. Teh kayu manis

    Racikan Teh Lemon dan Kayu Manis Cocok untuk Penderita DiabetesBisa juga konsumsi teh kayumanis yang memiliki sifat anti-inflamasi. Foto: iStock

    Kayu manis juga dikenal dengan sifat anti-inflamasi. Di dalam kayu manis terkandung senyawa antioksidan berupa polifenol, kumarin, dan flavonoid yang mampu mengurangi peradangan, mempercepat pemulihan luka, dan mencegah kerusakan sel dan jaringan tubuh akibat paparan radikal bebas.

    Kemampuan kayu manis dalam mengurangi peradangan juga membuatnya dapat mencegah tubuh terserang penyakit berbahaya, seperti stroke dan jantung.

    Selain untuk mengatasi peradangan, ahli Ederer juga menyebut bahwa kayu manis mampu membantu menurunkan gula darah dari waktu ke waktu, dengan memicu pelepasan insulin.

    5. Teh peppermint

    Jika ingin menikmati teh hangat menyegarkan, tetapi berkhasiat untuk atasi peradangan, teh peppermint bisa jadi solusi.

    Teh peppermint mengandung banyak khasiat karena didalamnya terkandung sifat antibakteri, antivirus, dan anti-peradangan.

    Secara khusus, sifat anti-peradangan di dalamnya mampu mengatasi masalah peradangan pada kulit akibat jerawat hingga psoriasis.

    Sifat anti-jamurnya juga dapat mengatasi infeksi dan gatal yang diakibatkan oleh jamur, seperti panu dan jamur kuku.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Terungkap Minuman yang Manfaatnya Dahsyat, Turunkan Kolesterol-Tekanan Darah Tinggi

    Terungkap Minuman yang Manfaatnya Dahsyat, Turunkan Kolesterol-Tekanan Darah Tinggi

    Jakarta

    Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa minum teh dapat melindungi jantung, menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol. Bahkan, bisa menurunkan risiko serangan jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

    Seorang ilmuwan teh dari Tea Advisory Panel, Dr Tim Bond mengatakan manfaat teh bagi jantung telah diketahui selama bertahun-tahun. Dan penelitian ilmiah terbaru telah mengonfirmasi betapa sehatnya teh bagi jantung.

    “Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Nutrition menyoroti alasan manfaat teh bagi jantung, menyoroti kandungan polifenolnya yang kaya, dan menekankan manfaat nyata dari minum teh setiap hari untuk menjaga jantung kita dalam kondisi prima,” beber Dr Bond, dikutip dari Mirror UK.


    “Senyawa polifenol spesifik, flavan-3-ol, dapat menjelaskan mengapa teh memiliki efek menguntungkan pada tekanan darah, kesehatan jantung, risiko stroke, dan diabetes tipe 2. Faktanya, senyawa flavonoid ini dapat mengurangi risiko penyakit kronis hingga seperlima (19 persen) dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga 13 persen,” lanjutnya.

    Menurut Dr Bond, sebagian besar flavonoid dalam pola makan masyarakat Inggris berasal dari teh hitam. Orang yang meminumnya mendapatkan 698 mg per hari, dibandingkan dengan orang yang tidak minum teh yang hanya mendapatkan 33 mg per hari.

    Faktanya, manfaat yang disarankan dari senyawa-senyawa ini sedemikian rupa sehingga American Society for Nutrition telah mengusulkan pedoman bioaktif diet pertama. Mereka merekomendasikan asupan 400-600 mg/hari flavan-3-ol untuk meningkatkan kesehatan kardiometabolik. Itu setara dengan sekitar empat cangkir teh sehari.

    Manfaat Minum Teh

    “Hal ini menegaskan manfaat teh terhadap tekanan darah, dengan manfaat penurunan tekanan darah terlihat dengan mengonsumsi teh antara satu hingga empat cangkir setiap hari. Konsumsi teh jangka panjang terbukti bermanfaat bagi fungsi pembuluh darah, yang kemungkinan membantu menjelaskan dampaknya terhadap tekanan darah,” terang Dr Bond.

    “Teh hitam terbukti memiliki manfaat khusus dalam menurunkan tekanan darah ketika faktor risiko jantung lainnya seperti homosistein tinggi. Para penulis dalam studi Frontiers mengatakan bahwa kandungan flavonoid dalam teh hitam tampaknya juga bertanggung jawab atas dampak penurunan kolesterol teh, dengan kandungan flavonoid yang tinggi dalam teh hitam dikaitkan dengan efek penurunan kolesterol ini.”

    Studi ini juga menemukan bahwa teh meningkatkan kadar glukosa darah dan cara tubuh mengelola insulin, yang vital dalam diabetes dan pre-diabetes. Selain itu, mengingat diabetes meningkatkan risiko penyakit jantung, teh dapat membantu mengatur glukosa darah sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

    Dr Bond menegaskan faktanya, makalah ini mencatat bahwa satu cangkir teh tambahan setiap hari dapat mengurangi risiko kematian terkait kardiovaskular, penyakit apapun yang mempengaruhi jantung dan pembuluh darah sebesar 4 persen.

    “Kita ‘kehilangan sesuatu’ dalam hal cara sederhana dan harian ini untuk melindungi jantung kita. Kita sebaiknya mengonsumsi 3-4 cangkir teh sehari, yang akan memberi kita 400-600 mg polifenol flavan-3-ol setiap hari yang meredam peradangan dan stres dalam tubuh kita, termasuk jantung dan pembuluh darah,” pungkasnya.

    (sao/naf)



    Sumber : health.detik.com