Tag: penyebabnya

  • Biaya Kuras Tangki Bensin Mobil di Bengkel Resmi


    Jakarta

    Dalam kondisi tertentu, mobil harus dikuras tangki bahan bakarnya untuk melakukan perbaikan. Berapa biaya kuras tangki bensin di bengkel resmi?

    Beberapa kondisi pada mobil mengharuskan tangki bensin dikuras. Miasalnya seperti masalah pada filter atau pompa bahan bakar yang tersumbat sehinga tangki bahan bakar harus diturunkan dan bensin yang ada di dalamnya perlu dikuras.

    Biaya Kuras Tangki Bensin Mobil

    Bengkel resmi menerima jasa kuras tangki bensin. Biayanya memang berbeda-beda tergantung dengan tipe dan jenis kendaraannya.


    “Kuras tangki itu beda-beda sih, karena dia beda-beda tipe. Kisaran harga dari Rp 260 ribu sampai di Rp 520 ribu, sesuai tipe kendaraannya untuk turun tangki tipe mobil low, medium, high, tidak termasuk luxury,” kata Kepala Bengkel Astrido Toyota Cileungsi Eko Prasetyo kepada detikOto, Senin (2/11/2024).

    Ada beberapa pengerjaan yang dilakukan bengkel untuk menguras tangki. Pertama membongkar dan menurunkan tangki dari mobil serta mengosongkan bensin yang ada di dalamnya.

    “Kemudian kita bersihin tangki dalamnya. Kita lihat kondisi filter, pompa, terus kemudian ada beberapa mobil ada regulatornya juga, itu kita cek juga, kita bersihkan sekalian. Kemudian dilakukan pengukuran juga, kan di tangki ada sender-nya yang buat menunjukkan level bensinnya, itu sekalian kita cek, kita bersihkan juga. Jadi item-item yang ada di tangki itu lah, semuanya tuh kita cek, kita bersihkan, kemudian pemasangan lagi dan kita tes jalan,” beber Eko.

    Estimasi pengerjaan kuras tangki bensin di bengkel resmi memakan waktu sekitar 2 sampai 3 jam. Untuk bensin di dalam tangki, jika kondisinya masih bagus bisa digunakan kembali.

    “Kan nanti (bensin yang dikuras) kita taruh di wadah khusus, kalau kandungan air di bensin tinggi pasti akan kelihatan tuh. Nanti biasanya kita ngobrol lagi sama customernya mau dipakai lagi atau nggak. Tapi kalau yang sifatnya nggak ada keluhan biasanya bagus. Biasanya yang ada keluhan brebet itu pas kita cek kandungan airnya tinggi. Kalau kandungan air tinggi, kita saranin mendingan ganti, nanti beliin (bensin) yang baru,” ujar Eko.

    Penyebab Tangki Bensin Mobil Harus Dikuras

    Menurutnya, ada beberapa penyebab yang membuat mobil harus dikuras tangki bensinnya. Misalnya seperti terdapat kandungan air pada bensin atau terdapat kotoran yang menyumbat di filter sehingga pemilik kendaraan merasakan tarikan berat, brebet, atau bahkan sampai tidak bisa digas.

    “Biasanya salah satu penyebabnya tangki sering kosong. Karena dia kan di dalam pasti ada kotoran ya. Bertahun-tahun usianya, sehingga pasti ada endapan. Kalau saat kondisi sering kosong, itu kadang-kadang kotorannya ikut, makin banyak tuh,” ujar Eko.

    “Kotoran bisa dua faktor, bisa dari tangki, bisa juga dari bahan bakarnya. Tipe tangki kan ada beberapa yang sudah pakai semacam kayak fiber, ada yang masih pelat. Nah itu mesti ada endapan lah. Atau misalnya dulu pernah pakai semacam untuk naikin oktan yang sifatnya kayak serbuk, akhirnya ada endapan, itu juga bisa. Tapi yang umum kalau kotor itu biasanya karena umur dan bahan bakar sama kondisi tangki,” jelasnya.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ini Gejala Filter Bensin Mobil Tersumbat



    Jakarta

    Seiring pemakaian, filter bensin pada mobil bisa saja tersumbat. Hal ini menyebabkan berbagai gejala yang dapat dirasakan oleh pemilik kendaraan.

    Kepala Bengkel Astrido Toyota Cileungsi Eko Prasetyo membeberkan, ada beberapa gejala yang bisa dirasakan jika filter bensin kotor atau bahkan tersumbat. Mampatnya filter bensin itu membuat tersendatnya pasokan bahan bakar ke mesin.

    “Biasanya kalau karena kotoran aja ya, pertama dia pada proses hidupinnya agak susah, terus kemudian tarikan terasa agak berat nggak seperti biasanya. Sampai di kondisi yang benar-benar (parah) dia nggak bisa digas tuh, dia bisa hidup tapi nggak bisa digas. Itu udah sampai tahap benar-benar harus diganti. Dan paling ekstremnya kalau filter benar-benar kotor ya dia nggak bisa hidup. Bertahap sih nggak langsung,” kata Eko kepada detikOto, Senin (2/11/2024).


    Menurutnya, ada beberapa penyebab yang membuat filter BBM pada mobil tersumbat. Misalnya terdapat kotoran yang menyumbat di filter sehingga pemilik kendaraan merasakan tarikan berat, brebet, atau bahkan sampai tidak bisa digas.

    “Biasanya salah satu penyebabnya tangki sering kosong. Karena dia kan di dalam pasti ada kotoran ya. Bertahun-tahun usianya, sehingga pasti ada endapan. Kalau saat kondisi sering kosong, itu kadang-kadang kotorannya ikut, makin banyak tuh,” ujar Eko.

    “Kotoran bisa dua faktor, bisa dari tangki, bisa juga dari bahan bakarnya. Tipe tangki kan ada beberapa yang sudah pakai semacam kayak fiber, ada yang masih pelat. Nah itu mesti ada endapan lah. Atau misalnya dulu pernah pakai semacam untuk naikin oktan yang sifatnya kayak serbuk, akhirnya ada endapan, itu juga bisa. Tapi yang umum kalau kotor itu biasanya karena umur dan bahan bakar sama kondisi tangki,” jelasnya.

    Dari pihak agen pemegang merek memang tidak ada rekomendasi perawatan filter bensin. Namun, Eko mengatakan pada kendaraan-kendaraan tertentu filter bensin akan diperiksa saat mobil diservis berkala di bengkel resmi.

    “Kalau (tipe) yang filternya di luar tangki itu memang ada (perawatannya), di 40 ribu km, di 80 ribu kita cek. Setiap 20 ribu km kita cek, kita bersihin. Udah termasuk di servis berkala,” katanya.

    Namun, ada juga jenis kendaraan yang jika filter BBM-nya tersumbat, maka harus menguras tangki bahan bakar. Adapun biaya untuk kuras tangki bahan bakar berkisar antara Rp 260 ribu sampai Rp 520 ribu tergantung tipe kendaraannya.

    “Karena ada beberapa tipe yang dia kalau ganti filternya, tangkinya (harus) turun. Jadi bisa sekalian pengerjaannya kuras. Tapi ada beberapa tipe yang filternya ada di luar tangki,” katanya,

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ini yang Bikin Filter Bensin Mobil Tersumbat



    Jakarta

    Filter bahan bakar pada kendaraan bisa saja tersumbat seiring pemakaian dan usia kendaraan. Ada beberapa penyebab filter bensin mobil tersumbat.

    Kepala Bengkel Astrido Toyota Cileungsi Eko Prasetyo mengatakan ada beberapa kebiasaan pemilik kendaraan yang bisa menyebabkan filter bensin dan fuel pump rusak. Salah satunya membiarkan tangki bahan bakar sering kosong.

    “Biasanya salah satu penyebabnya tangki sering kosong sih. Karena dia kan di dalam pasti ada kotoran ya. Bertahun-tahun usianya, sehingga pasti ada endapan. Kalau saat kondisi sering kosong, itu kadang-kadang kotorannya ikut, makin banyak tuh (tumpukan kotorannya),” kata Eko kepada detikOto, Senin (2/11/2024).


    Kotoran bisa muncul dari dua faktor. Bisa dari tangkinya, bisa juga dari bahan bakar yang mungkin terdapat kotoran. Atau, dari faktor lain seperti penggunaan bahan aditif yang meninggalkan jejak endapan.

    “Tipe tangki kan ada beberapa yang sudah pakai semacam kayak fiber, ada yang masih pelat. Nah itu pasti ada endapan lah. Atau misalnya dulu pernah pakai semacam untuk naikin oktan yang sifatnya kayak serbuk, akhirnya ada endapan, itu juga bisa. Tapi yang umum kalau kotor itu biasanya karena umur dan bahan bakar sama kondisi tangki,” jelasnya.

    Eko melanjutkan, dari agen pemegang merek (APM) memang tidak ada imbauan untuk melakukan servis atau tangki bahan bakar secara rutin. Namun, jika pemilik kendaraan merasakan gejala tertentu bisa dibicarakan kepada pihak bengkel untuk memeriksa bagian-bagian seperti tangki BBM, filter dan pompa bahan bakar.

    “Kalau dirasa udah lama nih nggak dibongkar, coba dibersihin. Atau dia perjalanan jauh di luar Jakarta yang kondisi pom bensinnya kita nggak tahu kondisinya,” katanya.

    Kata Eko, ada beberapa gejala yang bisa dirasakan jika filter bensin kotor atau bahkan tersumbat. Mampatnya filter bensin itu membuat tersendatnya pasokan bahan bakar ke mesin.

    “Biasanya kalau karena kotoran aja ya, pertama dia pada proses hidupinnya agak susah, terus kemudian tarikan terasa agak berat nggak seperti biasanya. Sampai di kondisi yang benar-benar (parah) dia nggak bisa digas tuh, dia bisa hidup tapi nggak bisa digas. Itu udah sampai tahap benar-benar harus diganti. Dan paling ekstremnya kalau filter benar-benar kotor ya dia nggak bisa hidup. Bertahap sih nggak langsung,” ujarnya.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Jangan Sampai Mogok, Begini Cara Cegah Filter Bensin Tersumbat



    Jakarta

    Filter bensin yang tersumbat bisa menyulitkan pemilik kendaraan. Akibatnya, mobil jadi brebet hingga yang terparah mesin tak bisa dinyalakan.

    Kepala Bengkel Astrido Toyota Cileungsi Eko Prasetyo mengatakan ada beberapa kebiasaan pemilik kendaraan yang bisa menyebabkan filter bensin dan fuel pump rusak. Salah satunya membiarkan tangki bahan bakar sering kosong.

    “Biasanya salah satu penyebabnya tangki sering kosong sih. Karena dia kan di dalam pasti ada kotoran ya. Bertahun-tahun usianya, sehingga pasti ada endapan. Kalau saat kondisi sering kosong, itu kadang-kadang kotorannya ikut, makin banyak tuh (tumpukan kotorannya),” kata Eko kepada detikOto, Senin (2/11/2024).


    Kotoran bisa muncul dari dua faktor. Bisa dari tangkinya, bisa juga dari bahan bakar yang mungkin terdapat kotoran. Atau, dari faktor lain seperti penggunaan bahan aditif yang meninggalkan jejak endapan.

    “Tipe tangki kan ada beberapa yang sudah pakai semacam kayak fiber, ada yang masih pelat. Nah itu pasti ada endapan lah. Atau misalnya dulu pernah pakai semacam untuk naikin oktan yang sifatnya kayak serbuk, akhirnya ada endapan, itu juga bisa. Tapi yang umum kalau kotor itu biasanya karena umur dan bahan bakar sama kondisi tangki,” jelasnya.

    Untuk mencegah masalah yang menyulitkan ini, Eko menyarankan agar pemilik kendaraan tidak sering-sering membiarkan tangki bahan bakar kosong. Kalau perlu, saat sisa bensin tinggal setengah, segera isi lagi bahan bakar sampai penuh.

    “Kemudian pada saat usia kendaraan sudah di atas 4 tahun, 5 tahun, itu mungkin udah mulai bisa dibersihin tangkinya. Atau pada saat misalnya di kilometer di atas 100 ribu km, nggak usah nunggu gejala, kalau kita mau nyaman, 100 km itu mulai diganti filternya sama sekalian kuras tangkinya. Karena ada beberapa tipe yang dia kalau ganti filternya tangkinya (harus) turun. Jadi bisa sekalian pengerjaannya kuras. Tapi ada beberapa tipe yang filternya ada di luar tangki,” ujar Eko.

    Eko melanjutkan, dari agen pemegang merek (APM) memang tidak ada rekomendasi untuk melakukan servis atau tangki bahan bakar secara rutin. Namun, jika pemilik kendaraan merasakan gejala tertentu bisa dibicarakan kepada pihak bengkel untuk memeriksa bagian-bagian seperti tangki BBM, filter dan pompa bahan bakar.

    “Kalau dirasa udah lama nih nggak dibongkar, coba dibersihin. Atau dia perjalanan jauh di luar Jakarta yang kondisi pom bensinnya kita nggak tahu kondisinya,” katanya.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Penyebab Shockbreaker Motor Keras dan Cara Bikin Empuk Kembali


    Jakarta

    Shockbreaker merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor. Sebab, shockbreaker berfungsi sebagai peredam getaran atau guncangan saat berkendara.

    Shockbreaker akan berguna jika kamu melalui jalanan berlubang atau melewati polisi tidur. Soalnya, shockbreaker dapat meredam getaran sehingga kamu tetap stabil ketika mengendarai motor.

    Apabila shockbreaker rusak, maka tidak dapat meredam guncangan sehingga dapat mengganggu kenyamanan berkendara. Selain itu, badan jadi terasa pegal-pegal akibat guncangan atau getaran ketika melewati jalanan rusak.


    Salah satu solusinya adalah dengan membeli shockbreaker yang baru. Namun, ada beberapa kasus shockbreaker baru masih terasa keras dan kurang empuk.

    Lantas, apa yang menyebabkan shockbreaker keras? Lalu bagaimana caranya membuatnya kembali empuk? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Penyebab Shockbreaker Motor Keras

    Ada sejumlah penyebab shockbreaker motor terasa keras dan bikin tidak nyaman saat berkendara. Dilansir situs Astra Oto Shop, berikut beberapa penyebabnya:

    1. Tekanan Udara Terlalu Tinggi

    Faktor yang pertama karena tekanan udara terlalu tinggi. Perlu diketahui, setiap shockbreaker motor memiliki rekomendasi tekanan udara yang disarankan oleh pabrikan. Jika tekanan melebihi batas, maka shockbreaker akan terasa kaku dan kurang nyaman saat melibas jalanan berlubang.

    2. Setelan Kurang Sesuai

    Setelan shockbreaker yang kurang sesuai juga bisa menjadi penyebabnya. Pada umumnya, shockbreaker memiliki sejumlah opsi penyetelan, seperti kompresi dan perpanjangan yang harus disesuaikan dengan pengendara serta kondisi jalan yang dilalui.

    3. Aus

    Penyebab berikutnya karena komponen internal shockbreaker mengalami kerusakan atau aus, seperti di bagian segel, per, atau batang shockbreaker. Kerusakan ini dapat mengurangi fungsi shockbreaker untuk menyerap guncangan secara optimal.

    4. Kualitas Oli Shockbreaker

    Kualitas oli juga bisa mempengaruhi kinerja shockbreaker saat melalui jalanan berlubang. Sebab, penggunaan oli yang tidak cocok atau kualitasnya rendah bisa memicu shockbreaker terasa lebih keras.

    5. Butuh Waktu Penyesuaian

    Jika sudah mengganti shockbreaker yang baru tapi masih terasa keras, mungkin butuh waktu untuk mencapai fungsi yang optimal. Dalam beberapa kasus, hal ini disebabkan komponen di dalam shockbreaker masih butuh beradaptasi.

    Namun, jika shockbreaker masih terasa keras setelah penggunaan dalam waktu cukup lama, kamu perlu mengeceknya kembali. Segera bawa motor ke bengkel tempat memasang shockbreaker dan sampaikan keluhan kepada mekanik agar bisa dicari solusinya.

    Cara Membuat Shockbreaker Empuk Kembali

    Ketika shockbreaker motor detikers terasa keras, jangan panik dulu. Ada sejumlah cara untuk membuat shockbreaker kembali empuk dan nyaman. Simak di bawah ini:

    1. Pastikan Shockbreaker Terpasang dengan Benar

    Cobalah untuk mengecek posisi shockbreaker, apakah sudah terpasang dengan benar sesuai spesifikasi yang dianjurkan oleh pabrikan atau tidak. Pastikan semua komponen terpasang dengan benar dan tidak ada bagian yang terkunci atau terjepit.

    2. Cek Standar Tingkat Kekerasan Shockbreaker

    Sejumlah jenis shockbreaker memiliki pengaturan tingkat kekerasan yang bisa disesuaikan. Cek kembali apakah tingkat kekerasan shockbreaker sudah disetel dengan benar atau belum.

    Jika memungkinkan, cobalah atur tingkat kekerasan shockbreaker sesuai dengan kenyamanan detikers saat berkendara. Kamu juga bisa setel shockbreaker sesuai kondisi jalan yang sering dilalui setiap hari.

    3. Cek Tekanan Udara Shockbreaker

    Jika jenis shockbreaker motor kamu menggunakan udara sebagai medium peredamnya, pastikan tekanan udara di dalamnya sudah sesuai dengan rekomendasi pabrik.

    Soalnya, tekanan udara yang terlalu terlalu tinggi dapat mempengaruhi kenyamanan berkendara karena terasa keras. Maka dari itu, tekanan udara pada shockbreaker harus disesuaikan dengan standarnya.

    4. Cek Kondisi Shockbreaker

    Periksa juga shockbreaker motor secara detail dan pastikan tidak mengalami aus atau rusak. Beberapa komponen seperti per, seal, atau bushing yang rusak dapat menyebabkan shockbreaker tidak berfungsi secara optimal dan terasa keras.

    Kalau shockbreaker sudah rusak, maka sudah saatnya untuk menggantinya dengan yang baru. Oh ya, pastikan membeli shockbreaker sesuai dengan spesifikasi motor kamu.

    Itu dia penyebab shockbreaker keras dan cara mengatasinya agar kembali empuk. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • 7 Cara Menghilangkan Goresan di Motor Warna Hitam, Mudah Dilakukan Sendiri


    Jakarta

    Motor warna hitam sering menjadi favorit karena tampilannya yang elegan dan sporty. Tapi, body motor warna hitam tak lagi cantik jika terkena goresan yang menyisakan noda yang jelas.

    Goresan tersebut bisa muncul akibat gesekan ringan, debu, atau bahkan saat membersihkan motor. Meski terlihat sepele, goresan pada bodi motor dapat mengurangi estetika dan membuat motor terlihat kurang terawat.

    Namun jangan khawatir, menghilangkan goresan pada motor warna hitam tidak selalu memerlukan bantuan bengkel atau biaya besar. Ada beberapa metode sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan.


    Penyebab Lecet pada Motor

    Sebelum menghilangkan lecet pada motor, penting untuk memahami penyebabnya. Berikut adalah beberapa faktor yang sering menjadi penyebab lecet pada motor:

    1. Terkena Gesekan dan Benturan Benda Keras

    Lecet dapat terjadi ketika motor tergesek benda keras seperti batu atau permukaan kasar lainnya. Kondisi ini biasanya terjadi saat motor diparkir di tempat yang sempit atau selama perjalanan. Selain itu, tentu saja benturan dengan kendaraan lain atau benda keras, jadi satu penyebab utama lecet pada body motor.

    2. Kurang Perawatan

    Motor yang jarang dirawat, seperti tidak dicuci secara rutin atau dibiarkan tertutup debu dan kotoran, rentan mengalami goresan dan lecet pada permukaannya.

    Apalagi motor sering digunakan, terutama dalam kondisi ekstrem atau untuk perjalanan jauh. Hal ini membuat bodi motor lebih mudah tergores, mengingat banyaknya udara atau air yang membawa kotoran dan pasir tajam.

    3. Penggunaan Bahan Kimia yang Tidak Tepat

    Menggunakan bahan pembersih yang tidak sesuai atau terlalu keras untuk bodi motor dapat merusak lapisan cat, sehingga menyebabkan lecet. Guna mencegah lecet, lakukan perawatan motor secara teratur, seperti mencuci dan memoles body dengan produk yang sesuai. Jangan gunakan benda keras saat membersihkan permukaan motor.

    Cara Menghilangkan Goresan di Motor Warna Hitam

    Jika ada body motor yang lecet, memang tidak akan mempengaruhi performa mesin motor saat di jalan. Tapi, akan kurang sedap dipandang jika terlihat baret halus hingga cukup besar di body motor.

    Tapi dengan sedikit usaha, goresan pada motor dapat hilang dan tampilannya kembali mengilap seperti baru. Berikut beberapa tipsnya dikutip dari laman otomotif dan YouTube Magenta Automotive.

    1. Membersihkan Body Motor dari Kotoran

    Langkah pertama untuk menghilangkan goresan pada body motor adalah dengan membersihkannya terlebih dahulu. Gunakan air dan sabun khusus kendaraan untuk mencuci motor agar kotoran yang menempel hilang.

    Setelah motor bersih, keringkan bodi menggunakan kain lap berbahan lembut. Meskipun goresan tetap terlihat, setidaknya motor akan tampak lebih rapi dan terawat setelah dibersihkan.

    2. Menggunakan Scratch Remover

    Scratch remover adalah cairan khusus yang dirancang untuk menyamarkan goresan atau baret pada body motor. Cairan ini mudah digunakan karena bentuknya menyerupai lem.

    Cara penggunaannya cukup sederhana. Oleskan sedikit cairan langsung pada area yang tergores, pastikan goresannya tidak terlalu dalam. Kemudian, gunakan kain microfiber untuk menggosoknya perlahan hingga goresan memudar atau hilang.

    3. Melakukan Teknik Pengamplasan

    Tips ini dianggap cocok bagi yang ingin menghilangkan baret motor karena gesekan dengan motor lain. Pada goresan ringan, kamu juga bisa menggunakan amplas.

    Pilih amplas dengan tekstur halus agar tidak merusak permukaan body motor. Amplas bagian yang tergores secara perlahan hingga permukaannya terlihat lebih rata. Amplas dengan cara satu arah ke kiri dan ke kanan, atau bisa ke atas dan ke bawah. Cara ini memerlukan kesabaran dan waktu yang cukup lama jika jumlah goresan banyak.

    Namun, berhati-hatilah saat melakukan pengamplasan, karena jika tidak teliti, amplas bisa meninggalkan goresan baru di area lain. Pastikan body motor dalam keadaan basah saat diamplas, dan rendam amplas dalam air sebelum digunakan untuk hasil yang lebih baik.

    4. Menggunakan Kompon

    Jika goresan tetap terlihat meskipun sudah diamplas, cobalah menggunakan kompon. Cairan ini memiliki tekstur seperti pasta atau krim dan efektif untuk menghaluskan permukaan yang tergores.

    Teknik ini paling sering digunakan. Fungsi kompon yaitu untuk menghilangkan bekas cat lain yang menempel pada cat motor. Teknik ini bisa digunakan sebagai terusan teknik pengamplasan, jika bekas baret masih menempel setelah kita amplas.

    Aplikasikan kompon pada kain lembut, lalu gosok secara perlahan di area yang tergores hingga goresan menghilang. Dengan cara ini, body motor akan tampak lebih mulus dan berkilau.

    5. Memanfaatkan Pasta Gigi

    Cara alternatif lainnya adalah dengan menggunakan pasta gigi. Sebelum mengaplikasikan pasta gigi, bersihkan terlebih dahulu area yang tergores menggunakan air. Kemudian, oleskan pasta gigi secukupnya pada goresan dan gosok perlahan dengan sikat berbulu halus.

    Setelah selesai, bilas dengan air bersih. Ulangi langkah ini beberapa kali hingga goresan pada body motor mulai memudar. Teknik ini merupakan solusi murah dan mudah untuk menangani goresan kecil.

    6. Menggunakan Produk Khusus

    Menggunakan body polish motor adalah yang terakhir, dan hampir sama penggunaannya dengan saat memberi kompon. Penggunaan polish motor juga diyakini bisa membantu mengurangi baret pada motor.

    Selain itu, juga bisa menggunakan body repair tool. Produk tersebut bisa menghilangkan baret pada motor dengan alat yang bentuknya mirip dengan spidol, meski harganya lebih mahal. Caranya hanya menggoreskan bagian yang mirip spidol ke permukaan yang baret.

    7. Memasang Stiker

    Tips ini mungkin bisa dibilang cara yang paling terakhir, jika baret tak bisa dihilangkan dengan beberapa cara di atas. Memasang stiker yang agak tebal sebetulnya juga bisa sebagai protektif jangka panjang. Sebab, dengan memasang stiker full body akan melindungi motor kita dari gesekan.

    Nah itulah tadi 7 cara menghilangkan goresan di body motor warna hitam. Semoga bisa membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pelajaran dari Kecelakaan Maut Bus Brimob Angkut Siswa SMA



    Jakarta

    Bus milik Pusdik Brimob yang mengangkut rombongan SMAN 1 Porong, Sidoarjo, mengalami kecelakaan maut di KM 72 Tol Pandaan-Malang dekat Exit Tol Purwodadi, Pasuruan. Ini pelajaran pentingnya.

    Dikutip detikJatim, bus yang memuat siswa SMAN 1 Porong untuk sesi foto buku tahunan mengalami kecelakaan tunggal. Petaka itu terjadi saat bus membawa rombongan siswa SMAN 1 Porong sejumlah 31 dan 2 guru pendamping tersebut menabrak penanda arah Exit Tol Purwodadi sekitar pukul 12.30 WIB, Sabtu (1/2/2025).

    Kecelakaan bus itu menyebabkan 2 orang meninggal dunia, yakni sopir bus bernama Khoirul (60) dan siswi SMAN 1 Porong bernama Naviri Arimbi Maharani (18) kelas 12. Selain itu, 19 orang mengalami luka-luka.


    “Dugaan sementara karena kelalaian sopir,” kata Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Derie Fradesca, Sabtu (1/2/2025).

    Derie mengungkapkan sopir bus Khoirul (60) hendak membawa rombongan ke Malang. Namun terjadi kecelakaan menabrak guadrill chevron Purwodadi KM 72.

    “Mau ke Malang, seharusnya kan turun di Singosari atau Lawang. Tapi ini kecelakaan mau keluar Purwodadi,” terangnya.

    Kecelakaan maut bus mengangkut siswa sekolah sudah sering kali terjadi. Tak cuma karena kendaraannya, masalah kelalaian sopir juga kerap menjadi penyebabnya.

    Belajar dari kejadian ini, menurut pengamat transportasi Djoko Setijowarno, seharusnya pihak penyewa bus tidak hanya mementingkan harga sewa bus yang murah. Sebaiknya pilih penyedia bus yang resmi, berizin, terawat dan minim kecelakaan.

    “Bagi masyarakat, jangan cari murah lah. Kalau cari bus itu mahal sedikit nggak apa-apa, tapi kan Anda lebih selamat. Cari bus yang ada izin, buka di aplikasi Mitra Darat, itu ketahuan. Kemudian sopirnya dua, jangan satu. Saya yakin itu (pengemudi bus maut yang mengangkut rombongan SMAN 1 Porong) ngantuk, kemungkinan ngantuk. Makanya sopirnya minta dua, biar nyaman. Ini yang kita selalu cari murah-murah, tapi risikonya nggak dipikirkan,” kata Djoko kepada detikOto, Minggu (2/2/2024).

    Djoko mengatakan, aspek keselamatan dalam memilih bus untuk disewa perlu menjadi perhatian. Seperti ketersediaan alat P3K, palu pemecah kaca, pemadam kebakaran, dan pintu darurat.

    “Hingga sekarang masih ada sejumlah bus yang tidak memiliki izin dan tidak melakukan Uji KIR. Warga jangan terjebak dengan harga sewa murah, namun tak memberikan layanan dan jaminan keselamatan. Selain itu, pengemudi diminta yang mengetahui rute mencapai lokasi wisata yang dituju,” kata Djoko.

    Pelajaran buat Pengemudi

    Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan ada beberapa kemungkinan penyebab kecelakaan maut tersebut. Bisa jadi pengemudi lelah, gagal fokus, atau hilang kendali karena selip, agresif, rem rusak dan lain-lain.

    “Dari kejadian tersebut pastinya harus dilakukan investigasi untuk mendapatkan sebab secara objektif. Tapi ada satu hal yang harus dipersiapkan namun tidak dilakukan dan akibatnya berujung kecelakaan, yaitu faktor emosi. Ketika emosi ini terjaga maka otak dapat berpikir fokus dan jernih untuk bertanggung jawab. Utamanya pada saat awal tugas,” ujar Sony.

    Untuk itu, sopir harus melakukan persiapan yang matang sebelum nyetir. Pertama, kata Sony, memastikan kendaraan siap, penumpangnya aman dan persiapan-persiapan arah jalan serta kemungkinan-kemungkinan terburuk.

    “Kedua, emosi yang stabil juga membantu pengemudi dalam memandu di sepanjang perjalanan. Sehingga menerapkan SPE (See, Predict, Exsecute) pada setiap akan bermanuver. Emosi juga menjaga kewaspadaan berkendara, terutama ketika mulai drop dan letih datang, maka pengemudi mampu mengambil keputusan untuk istirahat,” ujar Sony.

    (rgr/mhg)



    Sumber : oto.detik.com

  • Oli Cepat Hitam Meski Baru Ganti? Ini 4 Penyebab dan Solusinya


    Jakarta

    Mengganti oli termasuk cara merawat kendaraan. Oli baru diganti umumnya berwarna kuning jernih. Beda hal jika warnanya hitam pekat yang menandakan oli sudah kotor akibat pemakaian sehari-hari.

    Namun, tak sedikit pengendara mengeluhkan oli cepat menghitam padahal belum lama diganti dan pemakaian motornya tidak terlalu sering. Kira-kira apa ya penyebabnya?

    Penyebab Oli Cepat Hitam dan Solusinya

    Mengutip situs Astra Motor dan Federal Oil, berikut penyebab oli cepat hitam menghitam walau baru diganti dan cara mengatasinya:


    1. Komponen Mesin Kotor

    Selain sebagai pelumas, oli berfungsi sebagai pembersih. Oli akan membersihkan permukaan dinding silinder dari oksidasi, kerak-kerak yang timbul akibat proses pembakaran, hingga pembersihan karbon. Apabila mesin motor kotor maka kotoran akan ikut terbawa oli.

    Oleh sebab itu, ruang mesin hendaknya sekaligus dibersihkan saat jadwal servis agar tidak kotor. Dengan begitu, oli akan awet dan tidak cepat hitam.

    2. Gas Sisa Pembakaran Masuk Karter

    Ketika boring motor aus dan ring piston susut atau terbalik, gas sisa pembakaran yang mungkin mengandung kerak dan kotoran dapat masuk ke karter. Akibatnya, oli yang tertampung mudah menghitam saat gas masuk ke karter. Begitu juga ketika gap ring piston berada segaris akibat pemasangan salah atau ring yang longgar.

    Untuk mencegah komponen cepat aus, penting memilih pelumas yang bagus dan sesuai agar performa mesin tetap optimal.

    3. Mesin Overheat

    Setelan kopling yang kurang pas bisa menyebabkan selip sehingga oli cepat menguap. Akibatnya, mesin kendaraan bisa mengalami overheat atau terlalu panas yang pada akhirnya membuat oli mudah menghitam.

    Jika hal ini terjadi, oil cooler dapat dipasang di belakang radiator atau dekat filter agar memperoleh udara maksimal untuk menjaga oli mesin tetap dalam kondisi dingin. Saat oli dingin maka kekentalannya meningkat dan membuat komponen mesin terhindar dari keausan.

    4. Filter Oli Rusak

    Filter oli berperan menyaring kotoran dalam mesin agar tidak bercampur dengan oli. Jika komponen ini rusak, maka tidak lagi bisa menjalankan fungsinya dengan maksimal. Akibatnya, oli akan kotor dan menghitam. Mesin juga tidak dapat terlindungi dengan baik sehingga risiko gesekan antar komponen dan keausan meningkat.

    Karena itu, jangan lupa cek kondisi filter oli saat servis motor. Periksa apakah komponen ini harus diganti atau cukup dibersihkan saja. Jika rusak, sebaiknya ganti filter oli dan pasang dengan benar agar berfungsi optimal.

    (azn/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • 6 Penyebab Langsam Motor Tidak Stabil dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Langsam gas motor atau putaran mesin, atau pengaturan injeksi atau pengaturan antara angin dan bahan bakar untuk pengapian tidak stabil, kerap bikin pengendara merasa khawatir. Sebab, kondisi ini terkadang membuat mesin motor mendadak mati, padahal handle gas tidak diputar.

    Sebagai informasi, langsam motor atau idle adalah kondisi saat mesin motor tetap hidup dalam posisi stasioner atau tidak dioperasikan. Artinya, mesin motor dibiarkan menyala tanpa menarik gas atau rem.

    Idealnya, putaran mesin saat kondisi langsam harus stabil tanpa menimbulkan gejala mati atau bergetar terlalu kuat. Namun, beberapa pengendara mengeluhkan langsam motor tidak stabil.


    Lantas, apa penyebab langsam motor tidak stabil? Lalu bagaimana cara mengatasinya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Langsam Motor Tidak Stabil

    Langsam motor tidak stabil adalah kondisi ketika putaran mesin saat idle tidak konstan, kadang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Bahkan, bisa saja mesin motor mengalami mati mendadak.

    Selain mengganggu kenyamanan berkendara, langsam motor yang tidak stabil juga menandakan adanya masalah pada komponen di mesin. Jika tidak segera diatasi, maka kerusakannya bisa menyebar ke bagian lain.

    Mengutip laman Yamaha Indonesia, berikut sejumlah penyebab langsam motor tidak stabil:

    1. Setelan Langsam Tidak Tepat

    Penyebab yang pertama karena setelan langsam yang tidak tepat. Mungkin detikers pernah menyetel langsam motor terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga putaran mesin jadi tidak stabil saat kondisi idle.

    2. Sistem Injeksi Bermasalah

    Sepeda motor keluaran terbaru umumnya telah mengusung mesin injeksi. Meski diklaim lebih canggih daripada mesin karburator, tetapi masalah langsam tidak stabil masih kerap dialami para pemilik motor injeksi.

    Penyebabnya karena terdapat kerusakan pada sensor yang ada di throttle body (TB). Seiring pemakaian, komponen ini bisa kotor dan menyebabkan langsam motor tidak stabil.

    3. Karburator Kotor

    Pada mesin karburator, adanya kotoran yang menempel pada throttle body juga dapat menyebabkan langsam tidak stabil. Soalnya, kotoran tersebut dapat menghambat aliran udara dan bahan bakar, sehingga mempengaruhi kestabilan langsam motor.

    4. Masalah pada Busi

    Dalam banyak kasus, langsam motor tidak stabil disebabkan masalah pada busi. Hal ini biasanya disebabkan busi yang sudah aus atau terlalu lama dipakai.

    Sebagai informasi, busi yang sudah aus atau usang dapat mempengaruhi efisiensi pembakaran, sehingga dapat mengganggu kestabilan mesin saat posisi idle.

    5. Filter Udara Kotor

    Penyebab lainnya langsam motor tidak stabil karena filter udara sudah kotor. Akibatnya, aliran udara ke mesin jadi terhambat sehingga dapat mengganggu proses pembakaran.

    6. Kompresi Mesin Rendah

    Kompresi mesin yang rendah juga bisa menyebabkan langsam motor tidak stabil. Hal ini disebabkan adanya kerusakan pada piston atau ring piston, sehingga mesin jadi sulit menjaga putaran ketika idle.

    Cara Mengatasi Langsam Motor Tidak Stabil

    Apabila langsam motor tidak stabil, jangan khawatir. Ada sejumlah cara untuk mengatasi masalah tersebut. Berikut penjelasannya:

    1. Ganti Busi

    Jika langsam motor tidak stabil karena busi sudah aus, maka satu-satunya cara adalah mengganti busi dengan yang baru. Pastikan kamu membeli busi yang sesuai dengan spesifikasi motor.

    2. Atur Ulang Setelan Langsam

    Cobalah untuk mengatur ulang setelan langsam sesuai rekomendasi pabrikan. Kamu bisa melihat spesifikasi setelan di buku manual motor atau membawanya ke bengkel terdekat untuk disetel oleh mekanik.

    3. Cek Sistem Injeksi

    Pada motor injeksi, cobalah lakukan pengecekan pada injektor dan bagian sensor. Apabila ditemukan sudah kotor atau rusak, segera dibersihkan atau diganti dengan yang baru.

    4. Bersihkan Karburator atau Throttle Body

    Bagi pemilik motor injeksi, periksa bagian karburator. Jika ditemukan sudah kotor, sebaiknya segera dibersihkan secara menyeluruh.

    Untuk pengguna motor injeksi, cek juga bagian throttle body. Apabila sudah kotor, segera bersihkan dengan menggunakan cairan pembersih khusus.

    5. Bersihkan Filter Udara

    Cara berikutnya adalah dengan membersihkan filter udara yang sudah kotor. Disarankan juga untuk rutin mengganti filter udara setiap 10.000 km agar pembakaran tetap efisien.

    6. Tune-up Rutin

    Selain servis rutin, disarankan juga untuk melakukan tune-up demi membantu menjaga seluruh komponen mesin dalam kondisi optimal, termasuk sistem yang mendukung kestabilan langsam.

    Demikian enam penyebab langsam motor tidak stabil dan cara mengatasinya. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ketahui Fungsi Kampas Ganda Motor Matic dan Penyebab Cepat Aus


    Jakarta

    Sepeda motor matic terdiri dari berbagai komponen penting, salah satunya kampas ganda. Sayangnya, beberapa pemilik motor matic mungkin ada yang belum tahu fungsi dari kampas ganda.

    Kampas ganda pada motor matic memiliki fungsi yang krusial. Apabila komponen ini sudah aus atau mulai tipis, maka bisa mempengaruhi akselerasi motor.

    Lantas, apa saja fungsi kampas ganda motor matic? Lalu apa saja penyebab komponen ini cepat aus? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Fungsi Kampas Ganda Motor Matic

    Dilansir situs Astra Honda, berikut sejumlah fungsi kampas ganda pada motor matic:

    1. Menyalurkan Tenaga

    Fungsi yang pertama adalah untuk menyalurkan dan memutus tenaga putaran mesin dan CVT depan ke belakang secara sentrifugal. Maksudnya, saat puli sekunder berputar maka secara otomatis kampas kopling juga berputar.

    Putaran kampas ganda dapat menghasilkan gaya sentrifugal, sehingga membuat kampas bergerak keluar. Alhasil, kampas ganda bisa terhubung ke mangkok kopling, yang mana kedua komponen tersebut akan bergesekan ketika motor mulai berjalan.

    2. Menentukan Akselerasi

    Kampas ganda juga berfungsi dalam menentukan akselerasi dan kenyamanan berkendara. Ketika kampas ganda mengalami keausan, maka tenaga yang dihasilkan akan semakin kecil.

    Ketika RPM tinggi, hal ini membuat gaya sentrifugal pada kampas ganda, sehingga dapat menekan rumah kopling semakin tinggi. Kemudian motor matic berakselerasi menyalurkan tenaga dari putaran mesin.

    Penyebab Kampas Ganda Motor Matic Cepat Aus

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan kampas ganda motor matic cepat mengalami aus. Mengutip catatan detikOto, berikut penyebabnya:

    1. Sering Melalui Jalanan Menanjak

    Penyebab yang pertama karena terlalu sering melintasi jalanan menanjak atau turunan, sehingga kampas akan cepat aus. Saat menanjak, kampas bergesekan dan memakan tapak kampas, akibatnya kampas ganda jadi termakan setengah.

    2. Sering Membawa Beban Berat

    Kampas ganda juga bisa cepat aus karena sering digunakan untuk membawa beban berat melebihi kapasitas yang dianjurkan. Hal itu membuat v-belt bekerja semakin berat, sehingga menyebabkan kampas aus dan v-belt cepat rusak.

    3. Sering Berkendara di Kemacetan

    Sering menahan gas saat motor berhenti juga bisa menyebabkan kampas ganda cepat aus. Hal itu terjadi karena kampas bergesekan dan menahan rumah komponen tersebut supaya ban motor tidak bergerak.

    Hal ini kerap terjadi saat berkendara di kemacetan atau melalui tanjakan. Maka dari itu, lebih baik kamu mengerem jika harus berhenti di jalan yang menanjak.

    Demikian penjelasan mengenai fungsi kampas ganda motor matic dan penyebab cepat aus. Semoga artikel ini dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com