Tag: smp

  • 1 Ton Berapa Kg? Begini Cara Konversi dan Contohnya

    1 Ton Berapa Kg? Begini Cara Konversi dan Contohnya


    Jakarta

    Sering dengar berita tentang impor beras jutaan ton, atau harga baja per ton yang bikin heboh? Lalu terlintas di pikiran kalau “Sebenarnya, 1 ton itu berapa kilogram, ya?”

    Pertanyaan sederhana ini ternyata sangat penting. Tidak hanya untuk anak sekolah yang sedang belajar matematika, tapi juga buat detikers yang kerja di bidang logistik, perdagangan, pertanian, bahkan untuk para pembeli bahan bangunan.

    Salah hitung sedikit bisa bikin perhitungan meleset sampai membuat rugi besar!


    Nah, agar tidak keliru mengkonversikannya, yuk kita kupas tuntas soal konversi ton ke kilogram, lengkap dengan contoh, tabel, dan fakta menarik di baliknya.

    Nilai 1 Ton Berapa Kilogram?

    Ton adalah satuan berat yang biasa dipakai untuk benda-benda dalam jumlah besar. Jika kita belanja sayur di pasar, biasanya pedagang pakai kilogram. Tapi kalau bicara pasokan beras se-Indonesia, tentu yang dipakai “ton”.

    Dalam Sistem Internasional (SI), ton yang dimaksud adalah ton metrik atau tonne, yang nilainya 1.000 kilogram (kg).

    Jadi, 1 ton = 1.000 kg.

    Contoh:
    2 ton beras = 2.000 kg
    0,5 ton baja = 500 kg
    10 ton pasir = 10.000 kg
    Kenapa Harus Tahu Konversi Ton ke Kg?

    Mengkonversikan jumlah dalam satuan ton ke dalam kg sangat penting, karena satuan ton kerap ditemui di berbagai bidang profesi. Jika salah dalam pemahaman akan mengakibatkan kerugian besar.

    Di bidang Pendidikan, siswa SMP dan SMA kerap menemui soal konversi ton ke kg dalam pelajaran Matematika atau Fisika.

    Ton Ternyata Nggak Cuma Satu!

    Kata “ton” ternyata nggak selalu berarti sama, lo. Tergantung di negara mana dipakai, angka beratnya bisa berbeda. Dilansir dari Convertunits, ada perbedaan hitungan ton beberapa negara.

    Di Indonesia dan sebagian besar dunia, yang dimaksud biasanya adalah ton metrik atau tonne dengan nilai pas 1.000 kilogram. Jadi “1 ton beras”, artinya memang 1.000 kg beras.

    Namun di Amerika Serikat, istilah yang dipakai short ton, beratnya sekitar 907 kilogram. Sementara di Inggris, ada juga long ton dengan nilai lebih besar, yaitu kurang lebih 1.016 kilogram.

    Artinya, jika bertemu istilah “1 ton” dalam sumber internasional, jangan langsung diterjemahkan sebagai 1.000 kg. Bisa jadi yang dimaksud berbeda, tergantung konteks negaranya.

    Sementara itu, satuan kilogram dulunya ditentukan oleh sebuah silinder platinum-iridium yang disimpan di Paris. Silinder itu disebut “Le Grand K”. Satu benda kecil ini jadi standar berat seluruh dunia!

    Dikutip dari SI Brochure, BIPM sejak 2019, definisi kilogram berubah. Sekarang, kilogram tidak lagi mengacu pada benda fisik, melainkan pada konstanta Planck, konstanta fundamental dalam fisika. Artinya, kilogram sekarang ditentukan secara ilmiah dan bisa direplikasi di mana saja dengan teknologi canggih.

    Konversi Ton ke Kilogram

    Agar lebih mudah, yuk lihat simak catatan berikut:
    0,1 ton = 100 kg
    0,25 ton = 250 kg
    0,5 ton = 500 kg
    1 ton = 1.000 kg
    2 ton = 2.000 kg
    5 ton = 5.000 kg
    10 ton = 10.000 kg

    Jadi, kalau ada yang tanya “1 ton berapa kg?”, jawabannya 1 ton metrik = 1.000 kg. Namun, untuk short ton sama dengan 907 kg dan long ton sama dengan 1.016 kg. Penting untuk memastikan konteks penggunaannya agar tidak salah hitung.

    Semoga bermanfaat ya, detikers!

    *Penulis adalah peserta magang Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama

    (faz/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Presiden Targetkan 1 Kabupaten Punya 1 Sekolah Rakyat

    Presiden Targetkan 1 Kabupaten Punya 1 Sekolah Rakyat



    Jakarta

    Menteri Sosial Saifullah Yusuf beberkan target Presiden Prabowo Subianto terkait kehadiran Sekolah Rakyat. Target tersebut yakni setiap kabupaten memiliki satu Sekolah Rakyat yang minimal mampu menampung 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA.

    “Targetnya Pak Presiden setiap kabupaten punya satu Sekolah Rakyat minimal itu menampung 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA,” ungkapnya kepada Pemimpin Redaksi detikcom, Alfito Deannova Ginting dalam acara Jejak Pradana, ditulis Rabu (8/10/2025).

    Sosok yang akrab dipanggil Gus Ipul itu menyebutkan saat ini sudah ada 165 Sekolah Rakyat yang telah beroperasi dengan kapasitas hampir 16 ribu siswa di seluruh Indonesia. Pembukaannya dilaksanakan secara bertahap dari Juli-September 2025.


    “Di bulan Juli ada 63 titik operasi, di bulan Agustus ada 37 titik, dan di bulan September ada 65 titik lagi. Jadi, secara keseluruhan ada 165 titik semuanya beroperasi,” urai Gus Ipul.

    Ia menyebut, ke-165 titik Sekolah Rakyat ini tersebar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Tetapi belum semua provinsi ada Sekolah Rakyat, oleh karena itu Presiden menargetkan satu kabupaten punya satu Sekolah Rakyat.

    Setiap Tahun Terima 300 Murid di Satu Titik Lokasi

    Jumlah total daya tampung 1.000 siswa diperkirakan Gus Ipul akan penuh dalam jangka waktu 5 tahun ke depan. Tidak terlalu banyak, ia menyebut tiap tahunnya Sekolah Rakyat menerima sekitar 300 murid di satu titik lokasi.

    “Diperkirakan 5 tahun ke depan sudah penuh kapasitasnya 1.000. Jadi, setiap tahun kita terima di satu titik lokasi itu kira-kira 300 (murid), 100 SD, 100 SMP, 100 SMA,” paparnya.

    Sebagai program yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Gus Ipul berharap model Sekolah Rakyat bisa dikembangkan. Sehingga, tidak menutup kemungkinan bila di masa depan kehadiran Sekolah Rakyat merupakan hasil kerja sama dengan swasta, organisasi masyarakat (ormas), ataupun filantropi.

    “Untuk memperluas penyelenggaraan Sekolah Rakyat sehingga anak-anak kita lebih banyak lagi yang bisa ikut memperoleh pembelajaran di Sekolah Rakyat,” harap Gus Ipul.

    Saat ditanya, apakah pengembangan yang dimaksud Gus Ipul memungkinkan satu kabupaten/kota memiliki Sekolah Rakyat yang dibangun pemerintah dan lainnya dibangun swasta, ia membenarkannya. Namun, sekolah itu nantinya akan dibangun sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial.

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Materi Simulasi TKA SMA 2025, Cek Buat Referensi Belajar

    Materi Simulasi TKA SMA 2025, Cek Buat Referensi Belajar



    Jakarta

    Simulasi TKA SMA 2025 telah dimulai pada Senin (6/10) lalu. Sebagai referensi belajar, cek daftar materi simulasi TKA SMA di sini.

    Seperti diketahui, Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan metode baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menilai pemahaman siswa se-Indonesia. Namun, berbeda dengan Ujian Nasional (UN) ataupunAsesmen Nasional (AN),TKA tidak wajib diikuti dan bukan merupakan syarat kelulusan.


    Selain itu, TKA dijadikan syarat dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan bisa digunakan untuk mengikuti seleksi PTN lainnya. Tak heran jika siswa ramai-ramai mengikuti tes terstandar ini.

    Sebelum mengikuti TKA, para siswa wajib mengikuti simulasi TKA yang sudah digelar pada Senin (6/10) lalu. Nah, apa saja materi simulasi TKA SMA 2025 yang harus dipelajari? Simak di bawah ini.

    Materi Simulasi TKA SMA 2025

    Mata Pelajaran Wajib

    1. Matematika

    Bilangan
    Aljabar
    Geometri dan pengukuran
    Data dan peluang
    Trigonometri.

    2. Bahasa Indonesia

    Teks informasi berbentuk tunggal maupun jamak yang berisi fakta, konsep, prosedur, dan metakognisi dari berbagai bidang atau topik, genre, dan konteks pada skala lokal, nasional, dan global
    Teks informasi berupa realisme atau absurd, dengan latar cerita konkret atau abstrak, tokoh dengan karakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian terbuka, alur campuran, dan sudut pandang campuran.
    Karakteristik kosakata: kata khusus dan kata umum, kata berimbuhan kompleks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, konotatif konteks luar
    Karakteristik kalimat: 8-12 kata per kalimat dengan kalimat kompleks berbagai pola dan kalimat intervensi.
    Karakteristik wacana: konjungsi antarparagraf makanan “pertentangan” dan “sebab akibat”, serta tanda baca untuk mendukung ungkapan dan makna, dengan panjang teks 250-300 kata (kecuali teks puisi).

    3. Bahasa Inggris

    Teks descriptive
    Teks recount
    Teks narrative
    Teks procedure
    Tek analytical exposition.

    Mata Pelajaran Pilihan

    1. Matematika Tingkat Lanjut

    Aljabar
    Geometri dan pengukuran
    Kalkulus.

    2. Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut

    Teks informal tunggal maupun jamak
    Teks fiksi realisme atau absurd
    Kosakata
    Kalimat kompleks berbagai pola
    Wacana.

    3. Bahasa Inggris Tingkat Lanjut

    Teks exposition
    Teks discussion.

    4. Fisika

    Kinematika
    Dinamika
    Fluida
    Gelombang
    Kalor dan termodinamika

    Kelistrikan
    Fenomena fisika
    Makhluk hidup
    Teknologi
    Percobaan/penyelidikan.

    5. Kimia

    Kimia dasar
    Kimia analitik
    Kimia fisik
    Kimia organik
    Proses ilmiah
    Konsep dan teori kimia
    Interpretasi data ilmiah
    Evaluasi bukti ilmiah
    Perkembangan ilmu kimia
    Proses kimia di rumah tangga
    Kimia dalam makanan dan minuman
    Kimia dalam kesehatan dan kecantikan
    material dan sifatnya
    Perubahan kimia dan fisika di lingkungan sekitar
    Polusi air, udara, dan tanah
    Efek rumah kaca dan perubahan iklim
    Hujan asam
    Penipisan lapisan ozon
    Pengelolaan limbah kimia
    Energi alternatif dan berkelanjutan
    Proses pembuatan bahan kimia dasar
    Industri petrokimia
    Industri makanan dan minuman
    Industri farmasi
    Prinsip-prinsip teknik kimia.

    6. Biologi

    Keanekaragaman hayati
    Sel metabolisme
    Proses-proses pada makhluk hidup
    Keterampilan proses
    Topik kesehatan, lingkungan, pertanian, maupun sosiokultural.

    7. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

    Pancasila
    Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
    Bhinneka Tunggal Ika
    Komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    8. Ekonomi

    Konsep dasar ilmu ekonomi
    Ekonomi mikro dan makro
    Ekonomi internasional
    Akuntansi keuangan dasar.

    9. Geografi

    Wilayah tempat tinggal dan lingkungan sekitar
    Proses-proses yang memengaruhi lingkungan fisik dan sosial
    Interaksi antar faktor/gejala fisik alam dan manusia yang berdampak bagi kehidupan
    Cara mitigasi dan adaptasi terhadap bencana alam di lingkungan tempat tinggal dan negaranya
    Fenomena geografi dalam kehidupan sehari-hari dan menarik manfaatnya.

    10. Sosiologi

    Sosiologi sebagai ilmu
    Hubungan dan gejala sosial
    Penelitian sosial
    Kelompok sosial
    Perubahan sosial dan globalisasi.

    11. Sejarah

    Pengantar ilmu sejarah
    Periode kerajaan Hindu-Buddha dan Islam
    Perlawanan terhadap bangsa Eropa
    Pergerakan nasional sampai proklamasi kemerdekaan
    Revolusi kemerdekaan indonesia sampai demokrasi terpimpin
    Orde baru sampai reformasi.

    12. Antropologi

    Pengantar dan ruang lingkup antropologi
    Etnografi
    Masyarakat multikultural
    Perubahan sosial budaya
    Antropologi sosial dan antropologi budaya
    Kearifan lokal dan tradisi lisan.

    13. Bahasa Prancis

    Ungkapan salam dan berpamitan
    Ungkapan selamat dan harapan
    Menyatakan opini
    Kosakata angka
    Pemberitahuan
    Perkenalan diri dan aktivitas sehari-hari
    Keberadaan orang dan benda
    Instruksi tanda dan rambu
    Karakteristik seseorang
    Kosakata benda dan bangunan publik.

    14. Bahasa Jerman

    Teks tulis sederhana berbentuk naratif, deskripsi, dan dialog
    Teks fungsional, seperti formulir, kartu identitas, jadwal pelajaran, email, pemberitahuan, iklan singkat, papan petunjuk, agenda kegiatan/buku harian, tiket perjalanan, jadwal perjalanan, resep makanan, brosur, statistik sederhana, dan rencana pembelajaran.

    15. Bahasa Jepang

    Teks interpersonal/transaksional, pengumuman, pesan singkat, deskripsi orang dan tempat.
    Topik yang meliputi persalaman, perkenalan diri, waktu, keluarga, kemampuan, kehidupan sekolah, rumah, kehidupan sehari-hari, hobi, dan waktu senggang.

    16. Bahasa Mandarin

    Mengidentifikasi Hanyu Pinyin, kosakata, guratan, serta makna kata dalam kalimat sederhana
    Menemukan dan memahami informasi penting yang disajikan secara eksplisit dalam teks tingkat dasar
    Melengkapi kalimat atau teks rumpang
    Menyusun kosakata menjadi kalimat sederhana
    Mengurutkan kalimat acak menjadi teks sederhana
    Menyimpulkan informasi implisit dari teks atau gambar
    Menganalisis penggunaan tata bahasa dalam kalimat.

    17. Bahasa Korea

    Memahami huruf Hangeul dan tata bahasa dasar pada kata, frasa, atau kalimat sederhana
    Memahami fakta/informasi tersirat pada kalimat atau teks sederhana
    Menyusun urutan kata atau kalimat
    Mengkategorikan fakta/informasi dari kalimat atau teks sederhana
    Menyimpulkan fakta/informasi tersirat
    Menyimpulkan hubungan sebab akibat atau perbandingan
    Mengaplikasikan penggunaan tata bahasa.

    18. Bahasa Arab

    Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks
    Menentukan sinonim atau antonim kata dalam suatu kalimat
    Menentukan arti kosakata dalam konteks kalimat tertentu
    Mengurutkan kalimat acak
    Menyimpulkan informasi atau makna tersirat dalam teks
    Menjelaskan topik atau ide pokok
    Menyimpulkan makna teks berdasarkan gramatika bahasa Arab.

    19. Produk atau Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK dan MAK

    Kegiatan produksi, pemasaran, dan distribusi
    Pengelolaan usaha.

    Informasi lebih lengkap terkait kisi-kisi ini bisa diakses melalui tautan https://pusmendik.kemendikdasmen.go.id/tka/tka/view/mata-pelajaran-wajib/sma.

    Cara Mengikuti Simulasi TKA 2025

    1. Buka https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.

    2. Pilih jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, MI, MTs, MA, SMK, MAK, atau yang sederajat sesuai jenjang siswa saat ini.

    3. Pilih jenis mata pelajaran wajib atau mata pelajaran pilihan.

    4. Pilih nama mata pelajaran yang ingin disimulasikan

    5. Klik “Mulai Simulasi”.

    6. Sistem memberi username dan password, klik”Login”, lalu klik simpan username dan password

    7. Salin token, ketikkan nama dan tanggal lahir, tempel token, lalu klik “Submit”.

    8. Muncul pop-up “Konfirmasi Tes”, cek kembali nama tes, status tes, waktu tes, dan alokasi waktu tes 15 menit, lalu klik “Mulai”.

    9. Jawab soal hingga selesai.

    10. Muncul pop-up”Konfirmasi Tes” setelah selesai simulasi, klik “Selesai Tes” untuk menyudahi atau klik “Kembali” untuk kembali ke halaman tes.

    11. Siswa dialihkan ke halaman awal Simulasi TKA.

    Itulah bocoran materi simulasi TKA SMA 2025. Selamat belajar!

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Dari 152 Juta Angkatan Kerja, 44-45% Hanya Lulusan SD

    Dari 152 Juta Angkatan Kerja, 44-45% Hanya Lulusan SD



    Jakarta

    Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani mengungkap, berdasarkan struktur ketenagakerjaan 152 juta angkatan kerja di Indonesia, 44-45% berlatar belakang pendidikan hanya sekolah dasar (SD). Di sisi lain, lulusan universitas atau diploma hanya 14%.

    Rosan menjelaskan, kesiapan SDM menjadi salah satu tantangan Indonesia dalam menarik investasi. Ia mengatakan pertanyaan awal yang diutarakan investor ketika ingin berinvestasi adalah kesiapan SDM.

    Untuk itu, ia menegaskan pendidikan vokasi menjadi hal yang sangat penting.

    “(Sebanyak) 44-45% background edukasinya adalah sekolah dasar, kemudian dilanjutkan dengan SMP kurang lebih 17%, SMP 21%, yang pendidikan universitas atau diploma kurang lebih hanya 14%, kalau kita jumlahkan, sehingga pendidikan vokasi menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya dalam Investor Daily Summit 2025 di Jakarta Convention Center di Jakarta pada Rabu (8/10/2025), dikutip dari detikfinance.


    Pendidikan Vokasi, Investasi, dan Lapangan Kerja

    Ia membeberkan, target sebenarnya dari pertumbuhan investasi adalah terciptanya lapangan kerja baru untuk masyarakat. Menurutnya, menjadi PR bersama untuk meningkatkan kualitas SDM.

    “Bagaimana kita meng-improve our talent, karena untuk investasi masuk salah satu kriterianya yang mereka (investor) tanyakan salah satunya, talentnya, manusianya siap atau tidak,” jelasnya.

    Dibutuhkan program untuk meningkatkan dan menyempurnakan kembali keterampilan SDM dalam negeri. Untuk itu, CEO Danantara ini menilai program vokasi menjadi hal penting dalam skala prioritas me-upskilling dan me-reskilling.

    (nah/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Jalan Kaki Selama Seminggu-Bangun Asrama Honai Sendiri

    Jalan Kaki Selama Seminggu-Bangun Asrama Honai Sendiri



    Jakarta

    Akses pendidikan masih menjadi tantangan nyata bagi siswa di Tanah Papua. Sejumlah siswa di wilayah Jayawijaya, Papua Pegunungan harus menempuh waktu selama seminggu untuk ke sekolah dengan jalan kaki.

    Hal ini diceritakan oleh Kepala SMP Negeri 3 Wamena, Ansgar Blasius Biru S Pd, M Pd. Ia mengatakan, banyak siswanya berasal dari kabupaten pemekaran sehingga jarak ke SMPN 3 Wamena sangat jauh.

    Di kawasan sekolah, mereka membangun asrama sendiri berbentuk Honai, rumah adat tradisional di Papua yang berbentuk bulat dan beratap jerami atau ilalang.


    “Begitu banyak anak murid yang dari kabupaten pemekaran. Contohnya dari Kabupaten Yahukimo, ada sekitar puluhan orang juga, yang mereka hadir untuk membangun sendiri mereka punya Honai, tempat tinggal, yang mereka namakan itu asrama,” katanya kepada detikcom, Kamis (9/10/2025).

    Antusias Mengenyam Pendidikan meski Harus Berjalan Seminggu dan Tidur di Hutan

    Blasius mengungkapkan, anak-anak dari Yahukimo menempuh jarak yang sangat jauh untuk bisa datang ke sekolah. Tak bisa sekali jalan langsung sampai, mereka bahkan tidur di hutan dalam perjalanannya.

    Begitu sampai di sekolah, mereka hidup mandiri di asrama Honai. Meskipun, kata Blasius, asrama seharusnya menjadi tempat tinggal dengan fasilitas layak bagi anak-anak, bukan seadanya seperti saat ini.

    “Itu anak-anak dari Yahukimo, kabupaten yang jauh dari sini, mereka berjalan, harus jalan kaki satu minggu mereka, jalan kaki. Tidur di hutan. Tapi mereka begitu antusias untuk mengenyam pendidikan di sini,” bebernya.

    “Dan sampai di sini, mereka harus mandiri. Artinya, harus cari makan sendiri, terus ya hidup sendiri (di asrama buatan), ya memang orang tua bantu, tapi seadanya,” imbuhnya.

    Tidak seperti anak sekolah lain yang mendapat kiriman orang tua, anak-anak yang hidup di asrama Honai harus berusaha mandiri. Bahkan, mereka harus bekerja dan berkebun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Kemandirian mereka dilakukan bersama-sama. Mereka bergiliran untuk saling memenuhi kebutuhan.

    “Mereka harus mandiri, narik becak, berkebun, bersekolah. Jadi kadang juga, kadang harus bergiliran, satu Honai mereka 15 atau 20 anak, mereka harus bergiliran untuk narik becak untuk menghidupi mereka sehari-hari. Mereka dapat Rp 100 ribu, mereka makan, beli beras, makan bersama. Besok harus bergantian lagi untuk narik becak untuk bisa hidup bersama,” papar Blasius.

    “Bergiliran untuk satu Honai, mereka. Itulah kehidupan mereka (di sini),” tambahnya.

    Potret isi Honai yang dijadikan asrama bagi siswa yang rumahnya jauh dari sekolahPotret isi Honai yang dijadikan asrama bagi siswa yang rumahnya jauh dari sekolah. Foto: Septian Ardho Wibawa/20detik

    Sekolah dan Guru Gotong Royong Membantu

    Melihat kondisi ini, pihak sekolah dan guru, dengan segala keterbatasannya, ikut membantu para siswa. Namun, yang mereka bisa lakukan hanya seadanya.

    “Ekonomi memang agak sedikit, ya, sangat terbatas. Dan itu menjadi suatu keprihatinan juga buat kami kepada mereka,” kata kepala sekolah asli Nusa Tenggara Timur itu.

    Bahkan pernah, asrama Honai anak-anak mengalami kebakaran. Sekolah dan guru gotong royong untuk memberi sumbangan, termasuk pakaian layak pakai hingga fasilitas sekolah.

    “Kami dari sekolah coba memberikan sumbangan melalui anak-anak sendiri, membangun rasa solidaritas mereka, dan juga kami dari teman-teman guru ada berupa pakaian layak pakai, dan juga dari sekolah memfasilitasi tentang buku, tas, alat, pakaian, seragam. Kami coba memberikan fasilitas buat mereka,” tuturnya.

    Blasius berharap, pemerintah lebih memperhatikan sekolah di Jayawijaya, termasuk SMPN 3 Wamena. Selain ruang kelas yang kurang dan guru yang terbatas, juga ada siswa yang perlu didukung dengan asrama.

    “Kami masih membutuhkan ruang kelas untuk belajar, terus dukungan asrama untuk para murid. Ini memang kami sangat kesulitan dengan tempat tinggal mereka yang sangat jauh dari sekolah,” ujarnya.

    Keberadaan asrama, lanjutnya, sangat penting bagi anak-anak yang berjarak sangat jauh dari sekolah. Melalui asrama, anak-anak bisa dikumpulkan dan diberi kebutuhan sesuai keseharian mereka.

    Ia meyakini, jika lebih diperhatikan, akan ada peningkatan sumber daya anak-anak di Papua.

    “Saya sangat optimis bahwa pasti ada peningkatan sumber daya mereka, kualitas pendidikan untuk mereka,” tegasnya.

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemendikdasmen Imbau Sekolah Tak Wajibkan Bimbel TKA, Sudah Ada Simulasi Gratis

    Kemendikdasmen Imbau Sekolah Tak Wajibkan Bimbel TKA, Sudah Ada Simulasi Gratis



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengingatkan sekolah untuk tidak membebani siswa dengan bimbingan belajar (bimbel). Sekolah tak perlu melibatkan bimbel dari luar dalam menyiapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

    Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Muhammad Yusro. Ia mengatakan pihak Kemendikdasmen sudah menyediakan latihan soal gratis bagi siswa.

    “Kami harap guru dan sekolah tidak mengarahkan siswa ikut bimbel khusus TKA. Kemendikdasmen sudah menyediakan simulasi dan latihan melalui portal resmi agar pelaksanaan TKA tidak menambah beban murid dan orang tua,” katanya, dikutip dari Antara, Minggu (12/10/2025).


    Yusro mengatakan Kemendikdasmen saat ini masih terus melakukan sosialisasi dan pendampingan teknis ke berbagai daerah. Ia berharap pelaksanaan TKA bisa berjalan lancar, jujur, dan bermanfaat.

    “TKA bukan sekadar tes, melainkan bagian dari upaya kita bersama untuk menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua. Melalui asesmen yang berintegritas, kita menegakkan prinsip keadilan dan kesempatan yang sama bagi setiap anak Indonesia untuk menunjukkan potensi terbaiknya,” katanya.

    TKA Tak Tentukan Kelulusan Siswa

    Selain itu, Yusro juga menegaskan bahwa TKA tak jadi syarat siswa lulus sekolah. TKA adalah validator nilai siswa yang hendak lanjut ke jenjang pendidikan berikutnya.

    “TKA tidak menentukan kelulusan murid, karena kelulusan tetap menjadi kewenangan satuan pendidikan,” katanya.

    Pihaknya juga mengajak pemerintah daerah, sekolah, dan para guru untuk menjunjung tinggi nilai integritas dalam setiap pelaksanaan asesmen tersebut.

    “Namun manfaatnya sangat besar, baik untuk murid, sekolah, maupun daerah. Melalui data dari hasil TKA, nantinya pemerintah daerah dapat mengetahui kemampuan literasi, numerasi, serta penguasaan bahasa Inggris di wilayahnya,” ujar dia.

    TKA sebagai Validator Nilai Rapor

    Yusro menuturkan, TKA khususnya berperan sebagai validator nilai rapor calon pendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Pada seleksi masuk perguruan tinggi negeri jalur SNBP, nilai TKA menjadi penting dalam menentukan kelolosan masuk kampus.

    “Mulai tahun depan, TKA menjadi salah satu validator nilai rapor dalam seleksi berbasis prestasi. Ini menandakan bahwa TKA diakui sebagai asesmen nasional yang kredibel, berpihak pada murid, dan memberi peluang setara bagi semua,” jelasnya.

    Manfaat TKA Juga untuk Sekolah dan Pemda

    Lebih dari itu, menurutnya TKA memiliki manfaat luas. Tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi sekolah dan pemerintah daerah.

    Bagi siswa, TKA menjadi asesmen yang adil dan berpihak, memberi peluang setara untuk menampilkan kemampuan akademik tanpa dipengaruhi latar belakang sekolah atau wilayah.

    Bagi sekolah, hasil TKA dapat digunakan sebagai bahan refleksi dan evaluasi pembelajaran. Sementara itu, bagi pemerintah daerah, data hasil TKA menjadi dasar pemetaan mutu pendidikan berbasis data.
    Sembunyikan kutipan teks

    TKA akan mulai digelar 3 November 2025 untuk jenjang SMA/sederajat. Sementara untuk jenjang SD/sederajat dan SMP/sederajat akan dilaksanakan pada Maret 2026 mendatang.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 SMA Terbaik di Tangerang Selatan Versi Nilai UTBK, Ada Nomor 1 di RI!

    10 SMA Terbaik di Tangerang Selatan Versi Nilai UTBK, Ada Nomor 1 di RI!


    Jakarta

    Sekolah terbaik tentu menjadi impian para orang tua. Nah untuk mengetahui daftar sekolah terbaik di Tangerang Selatan, detikers bisa melihat peringkat bernama Top 1.000 Sekolah sebagai salah satu referensi.

    Top 1.000 Sekolah adalah peringkat yang dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Terakhir, LTMPT merilis peringkat sekolah terbaik berdasarkan nilai UTBK tahun 2022.


    Menurut laman LTMPT, Tangerang Selatan merupakan ditempati sekolah terbaik di Indonesia. Salah satu sekolah di Tangsel bahkan meraih peringkat 1 dalam 2 tahun berturut-turut. Penasaran? Simak di bawah ini.

    MAN Insan Cendekia Serpong Peraih Predikat Sekolah Terbaik di Indonesia

    MAN Insan Cendekia Serpong meraih predikat sekolah terbaik se-Indonesia. Madrasah ini diketahui meraih peringkat pertama dalam dua tahun berturut-turut.

    Pada UTBK 2021, MAN Insan Cendekia meraih rerata nilai UTBK 637,807. Kemudian pada UTBK 2022, nilai ini meningkat menjadi 666,494.

    10 SMA Terbaik di Tangerang Selatan

    Berikut daftar 10 SMA terbaik di Tangerang Selatan:

    1. MAN Insan Cendekia Serpong

    Ranking nasional: 1
    Nilai UTBK 2022: 666,494

    2. SMAS Penabur Bintaro

    Ranking nasional: 88
    Nilai UTBK 2022: 582,565

    3. SMAN 2 Kota Tangerang Selatan

    Ranking nasional: 152
    Nilai UTBK 2022: 566,320

    4. SMA Islam Sinar Cendekia

    Ranking nasional: 233
    Nilai UTBK 2022: 556,066

    5. SMAS Islam Al-Azhar BSD

    Ranking nasional: 242
    Nilai UTBK 2022: 555,363

    6. SMAS Plus Pembangunan Jaya

    Ranking nasional: 257
    Nilai UTBK 2022: 553,355

    7. SMAN 3 Kota Tangerang Selatan

    Ranking nasional: 412
    Nilai UTBK 2022: 537,388

    8. SMA Islam Terpadu Auliya

    Ranking nasional: 426
    Nilai UTBK 2022: 536,610

    9. SMA Global Islamic School 2

    Ranking nasional: 473
    Nilai UTBK 2022: 533,768

    10. MAN 1 Kota Tangerang Selatan

    Ranking nasional: 567
    Nilai UTBK 2022: 528,947

    Syarat Pendaftaran SPMB Provinsi Banten Jenjang SMA

    Biasanya, pemerintah provinsi atau Kementerian Agama yang menaungi sekolah, di samping masing-masing sekolah bersangkutan, akan merilis ketentuan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) mendekati momen-momen pendaftaran. Sementara, berikut syarat pendaftaran SPMB tahun lalu sebagai acuan:

    1. Calon murid baru dari luar provinsi wajib melampirkan surat keterangan dari satuan pendidikan asal (SMP/MTs), lalu melakukan verifikasi dan validasi dokumen pendaftaran ke Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah satuan pendidikan yang dituju

    2. Calon murid baru dari satuan pendidikan di luar negeri dengan kurikulum nasional wajib melampirkan surat keterangan dari Satuan Pendidikan asal (SILN) dan melakukan verifikasi dan validasi dokumen pendaftaran ke KCD Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah satuan pendidikan yang dituju

    3. Calon murid baru dari luar negeri yang menggunakan kurikulum internasional diwajibkan melampirkan surat rekomendasi dari Kementerian Pendidikan. Surat rekomendasi izin belajar dari Direktur Jenderal yang membidangi Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah untuk calon peserta didik baru SMAN. Validasi dokumen KCD Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah juga diperlukan.

    Itulah 10 SMA terbaik di Tangerang Selatan. Ada sekolah impianmu?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Serba-serbi Persiapan TKA di Berbagai Daerah, Sekolahmu Sudah Siap?

    Serba-serbi Persiapan TKA di Berbagai Daerah, Sekolahmu Sudah Siap?


    Jakarta

    Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan dimulai tahun ajaran 2025/2026, sejumlah sekolah di berbagai daerah tengah bersiap. Pada November mendatang, jenjang SMA/sederajat akan memulai TKA lebih dulu.

    Sementara itu, TKA jenjang SD/sederajat dan SMP/sederajat akan dimulai pada Maret 2026. Meski demikian, sejumlah sekolah menengah pertama juga telah menyiapkan pelaksanaan TKA.

    Sekolah-sekolah ini mengaku antusias dan telah membuat strategi persiapan. Mulai dari sekolah di DKI Jakarta hingga Mojokerto ini.


    Sosialisasi Sudah Dimulai

    Pamiluwati, guru dari MTsN 4 Mojokerto, Jawa Timur menyebut sekolahnya telah mulai melakukan sosialisasi sejak bulan lalu. Sekolahnya berencana akan mengikutsertakan semua siswa dalam TKA.

    “Sudah disosialisasi, ya. Persiapan, gitu. Kalau dari kami sendiri, madrasah sudah mulai sosialisasi bulan kemarin, bahwa memang TKA ini dipakai untuk murid-murid yang akan sebagai salah satu persyaratan murid-murid Untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ujarnya saat ditemui di sela acara Temu Pendidikan Nusantara (TPN) XII di Sekolah Cikal, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (12/10/2025).

    Ia menambahkan, bagi sekolah madrasah, keberadaan TKA bukan hal yang sepenuhnya baru. Saat sosialisasi, beberapa orang tua siswa merasa sudah tidak asing dengan istilah-istilah ujian baru bagi sisw

    “Dulu kami juga terbiasa menghadapi ujian madrasah. Jadi ini hanya beda istilah saja,” ujarnya.

    Strategi Persiapan dan Koordinasi MGMP

    Sementara itu, Laeli Hikmawati, guru SMPN Wonopringgo Pekalongan, Jawa Tengah menyampaikan bahwa sosialisasi juga telah dilakukan oleh dinas pendidikan setempat. Namun, untuk persiapan teknis, pihaknya baru memulai koordinasi di tingkat MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran).

    Laeli menuturkan, sekolahnya telah melakukan pemetaan mata pelajaran literasi dan numerasi. Diketahui, mata pelajaran TKA yang diujikan di SMP/MTs/sederajat adalah Bahasa Indonesia dan Matematika.

    “Karena materinya kan literasi-numerasi ya. Literasi-numerasi, Matematika sama Bahasa Indonesia itu kemarin di MGMP itu yang diminta oleh Kepala Dinas melakukan beda kisi-kisi soal dua mata pelajaran itu. Terus kemudian kemarin kita baru menyepakati strategi teknik-tekniknya,” kata Laeli.

    Ia menambahkan, sosialisasi intensif di sekolah baru akan dimulai pada November 2025. Dikatakan Laeli, pihak sekolah akan menjalankan sosialisasi sesuai dengan arahan dinas.

    “Nanti sekitar bulan Februari sama 2026 persiapan mungkin sudah akan dilaksanakan (untuk siswa), seperti pemantapan materi,” katanya.

    Semua Siswa Akan Diikutsertakan

    Sejumlah sekolah negeri maupun madrasah memilih untuk mengikutsertakan semua siswa dalam TKA.

    Menurut Uun Widiawati, perwakilam SMPN 2 Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jatim, keputusan tersebut diambil agar proses pendataan dan pemetaan berjalan lebih mudah.

    “Kalau hanya sebagian yang ikut, nanti susah memetakannya. Jadi lebih baik semua ikut. Selain itu, kalau ada opsi ‘boleh ikut, boleh tidak’, biasanya anak-anak malah jadi nggak termotivasi,” jelasnya.

    Para guru berharap, pelaksanaan TKA nanti tidak hanya berjalan lancar, tapi juga benar-benar mencerminkan kemampuan siswa. TKA juga diharapkan dapat menggambarkan kesiapan siswa menuju jenjang selanjutnya.

    “Semoga hasil TKA bisa menjadi acuan di SMA nanti, terutama dalam menentukan kesiapan belajar siswa,” ujar Pamiluwati.

    Pamiluwati menambahkan, TKA juga bisa menjadi barometer bagi siswa dan orang tua. Menurutnya, TKA lebih penting dibandingkan UN atau lainnya dalam membantu menguji seberapa jauh siswa siap melanjutkan ke jenjang berikutnya.

    “Dengan hasil TKA, siswa bisa tahu di mana kekuatan dan kelemahannya. Misalnya lemah di matematika, berarti harus lebih banyak berlatih. Itu bisa jadi bekal sebelum memilih sekolah lanjutan,” tuturnya.

    Pendampingan Siswa agar Siap TKA

    Berbeda dengan sekolah-sekolah di atas, sekolah berbasis kompetensi yakni Sekolah Cikal tidak mewajibkan semua siswa mengikuti TKA. Keputusan mengikuti TKA ditentukan oleh pilihan universitas murid.

    “Kami memberi kebebasan bagi setiap murid untuk menentukan jalur yang paling sesuai dengan rencana studinya naik SNBP, jalur mandiri, maupun universitas luar negeri. Bagi Cikal, keberhasilan belajar tidak ditentukan oleh satu bentuk ujian, melainkan oleh kesiapan murid mengambil keputusan yang sadar dan bertanggung jawab atas arah belajarnya,” ujar Deputy Head of Curriculum Sekolah Cikal Lebak Bulus dan Kemang, Windy Hastasasi.

    Menuju TKA, Sekolah Cikal memang tidak ada persiapan khusus karena asesmen yang digunakan sehari-hari sudah bersifat otentik dan berbasis kompetensi. Namun, Cikal tetap menyediakan modul persiapan TKA.

    Selain itu, Cikal juga melakukan pendampingan sebagaimana kebutuhan individu murid. Setiap murid memiliki advisor yang membantu menyusun strategi belajar.

    “Bagi murid yang memilih jalur yang mensyaratkan TKA, sekolah memfasilitasi mereka untuk mengikuti modul dan bimbingan dari Siap Kuliah yang diselenggarakan oleh Sekolah.mu,” kata Windy.

    Dorong Kompetisi Sehat dan Kolaborasi

    Selain menjadi alat ukur akademik, TKA dinilai mampu membangun budaya kompetisi yang positif. TKA diharapkan bisa memicu semangat atau motivasi siswa dalam belajar.

    “Anak-anak jadi lebih termotivasi belajar untuk masuk ke sekolah lanjutan yang diinginkan. Wali murid juga bisa ikut mendampingi, jadi kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua benar-benar terasa,” kata Uun.

    Menurut Pamiluwati, keberhasilan pelaksanaan TKA akan bergantung pada tiga pilar utama, yakni sekolah, guru, dan orang tua. Ia mengajak para guru untuk memantau siswa dalam persiapan menuju TKA.

    “Kalau semuanya terlibat, hasilnya bukan hanya angka di kertas, tapi peningkatan semangat dan kualitas belajar anak-anak kita,” pungkasnya.

    Meski tidak menentukan kelulusan, Windy juga berharap TKA dapat menjadi pengalaman belajar tambahan bagi siswa. Setelah mengikuti TKA, diharapkan siswa bisa lebih percaya diri untuk memilih kariernya.

    “Kami berharap murid melihat TKA sebagai pengalaman belajar tambahan, bukan penentu nilai atau masa depan. Proses menghadapi ujian ini kami pandang sebagai kesempatan untuk refleksi, ketangguhan, dan pengambilan keputusan yang matang,” kata Windy.

    “Bagi Cikal, keberhasilan sejati bukan diukur dari hasl tes, tetapi dari bagaimana murid mengenali kekuatannya, memahami tujuannya, dan melangkah dengan percaya diri menuju jalur pendidikan dan karier yang paling bermakna bagi dirinya,” tambahnya.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Kampung Dongeng Tangsel, Wisata Keluarga Tempat Anak Bebas Berimajinasi

    Kampung Dongeng Tangsel, Wisata Keluarga Tempat Anak Bebas Berimajinasi


    Jakarta

    Kampung Dongeng Tangsel di Ciputat adalah pilihan liburan bagi keluarga Jabodetabek dan sekitarnya. Di sini, anak bisa berimajinasi melalui dongeng dan beragam kegiatan seru. Keluarga tentunya bisa ikut serta dalam dunia fantasi anak yang penuh warna dan cerita.

    Seperti namanya, Kampung Dongeng menghidupkan kembali tradisi mendongeng dalam keluarga. Tradisi dihidupkan dalam berbagai kegiatan misal Kampung Dongeng Pekan Ceria, Kampung Dongeng Keliling, Kemah Dongeng, dan aktivitas menarik lainnya.

    Kampung Dongeng TangselKampung Dongeng Tangsel (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Di Kampung Dongeng, anak tak hanya mendengarkan tapi juga belajar menuturkan dongeng sesuai imajinasinya. Seluruh kegiatan di Kampung Dongeng dilakukan di tengah alam yang asri dan hijau. Lingkungan sejuk dan terbuka membebaskan anak serta keluarganya bebas beraktivitas.


    Kampung Dongeng juga punya banyak koleksi buku yang bisa dibaca tiap saat. Buku-buku ini tersusun rapi dalam tiap rak yang terdapat di sanggar Kampung Dongeng. Kegiatan di tiap sanggar dan Kampung Dongeng bisa diupdate di media sosial Instagram kampungdongeng, Pengunjung juga bisa menghubungi nomor admin yang tercantum di medsos.

    Lokasi dan Tiket Masuk Kampung Dongeng Tangsel

    Kampung Dongeng Tangsel beralamat di Jl. Musyawarah nomor 99 RT 04/RW 01, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat. Pengunjung tak perlu membayar tiket masuk, namun sebaiknya daftar lebih dulu sebelum mengikuti program dan kegiatan Kampung Dongeng.

    Jam buka Kampung Dongeng adalah pukul 07.00-17.00 WIB saat hari libur dan kerja, sehingga pengunjung bisa datang bersama anak dan keluarga setiap saat. Bangunan Kampung Dongeng terdiri dari dua lantai dengan bagian bawah terdiri dari sanggar dan ruang terbuka, sementara ruang atas adalah editorial serta operasional.

    Kampung Dongeng TangselKampung Dongeng Tangsel (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Menurut Sekretaris Umum Komunitas Kampung Dongeng Indonesia, Meta, Kampung Dongeng Tangsel bisa menampung 50 anak saat ada kegiatan. Biasanya, kegiatan dilakukan pada Sabtu dan Minggu sehingga pengunjung bisa datang dab menikmati kegiatan bersama keluarga.

    “Usia yang sering datang mulai dari TK usia 5 tahun, bahkan anak SMP usia 13 tahun pun masih banyak yang ikut,” kata Meta.

    Dengan berbagai programnya, Kampung Dongeng Tangsel patut dipertimbangkan sebagai alternatif liburan keluarga bagi warga Jabodetabek. Apalagi wisata edukatif ini tersebar di banyak tempat seluruh Indonesia yang dibangun bersama komunitas dongeng.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ada Beasiswa Anak Teladan Indonesia Khusus Siswa SMP, Daftar di Sini

    Ada Beasiswa Anak Teladan Indonesia Khusus Siswa SMP, Daftar di Sini



    Jakarta

    Beasiswa Anak Teladan Indonesia (BATI) 2026 resmi dibuka untuk siswa kelas 3 SMP. Beasiswa ini nantinya akan menanggung biaya pendidikan selama SMA.

    Beasiswa Anak Teladan Indonesia adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Yayasan Lumina dan Yayasan Yasbil untuk siswa SMP/MTs yang ingin melanjutkan studi berkualitas, menguasai ilmu pengetahuan, beriman dan bertakwa, serta menjunjung tinggi semangat toleransi.


    Nantinya, penerima beasiswa akan bersekolah di SMA negeri atau swasta yang ditentukan oleh Yayasan Lumina dan Yayasan Yasbil. Tak hanya itu, para penerima beasiswa juga akan mendapatkan fasilitas berupa asrama selama 3 tahun.

    Tertarik mendaftar? Berikut persyaratan Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026 dilansir dari laman resminya.

    Syarat Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026

    1. WNI
    2. Kelas 9 SMP/MTs
    3. Berakhlak mulia dan berkarakter
    4. Mau berkecimpung di dunia pendidikan dan bercita-cita menjadi guru
    5. Nilai rata-rata rapor kelas 8,5
    6. Bersedia ditempatkan di sekolah yang ditunjuk oleh penyedia beasiswa
    7. Bersedia tinggal di tempat yang disediakan
    8. Berprestasi Akademik atau Non-Akademik
    9. Berasal dari keluarga kurang mampu
    10. Surat Rekomendasi Guru atau Kepala Sekolah

    Manfaat Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026

    1. Belajar gratis di sekolah bertaraf Cambridge School atau setara
      Penerima beasiswa akan ditempatkan di sekolah bertaraf Cambridge atau setara.
    2. Akomodasi selama 3 tahun
      Siswa akan mendapat akomodasi selama menjadi penerima beasiswa.
    3. Uang saku setiap bulan
      Penerima beasiswa akan mendapat uang penunjang setiap bulannya.
    4. Program Pengembangan Diri dan Karakter
      Penyelenggara beasiswa akan mengadakan program pengembangan diri dan karakter.
    5. Pengembangan softskills
      Penyelenggara beasiswa akan mengadakan program untuk mengasah softskills.
    6. Seminar motivasi
      Siswa bisa mengikuti seminar motivasi selama beasiswa berjalan.

    Kota Tujuan Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026

    1. Depok
    2. Bandung
    3. Tangerang Selatan
    4. Semarang
    5. Yogyakarta

    Jadwal Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026

    Pendaftaran Beasiswa: 18 Oktober-14 Desember 2025
    Ujian Seleksi Online: 21 Desember 2025
    Pengumuman Hasil Ujian Seleksi: 25 Desember 2025
    Wawancara Siswa: 29 Desember – 30 Desember 2025
    Pengumuman Hasil Wawancara: 1 Januari 2026
    Kamp Seleksi Online: 5 Januari-15 Februari 2026
    Tes Penempatan & Wawancara Orang Tua: 7 Februari-23 Maret 2026
    Pengumuman Hasil Seleksi Online: 27 Maret 2026
    Kamp Seleksi Offline: 3-5 April 2026
    Pengumuman Final: 30 April 2026
    Kamp Matrikulasi: Mei-Juni 2025

    Pendaftaran Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026

    Peminat bisa mendaftarkan diri melalui link https://bit.ly/DaftarBATI2026

    Setelah mendaftar, peminat diimbau untuk mengikuti informasi terkini yang dibagikan melalui Group WhatsApp https://chat.whatsapp.com/Ihd1cshSjNSJDSGLbO3gVv?mode=wwt

    Adapun informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2025 dapat diakses melalui https://yayasanrubic.org/ atau contact person: 0851-1532-6002 (Muti) atau 0812‑3559‑0417‬ (Hidayat).

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com