Tag: spam

  • Cara Mengatasi Adanya Pesan Spam di WA, Tak Usah Bingung!

    Jakarta

    WhatsApp (WA) merupakan salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan. Namun, seiring meningkatkan popularitas aplikasi ini banyak pengguna yang menghadapi masalah berupa pesan spam yang mengganggu.

    Pesan spam bisa berupa tautan mencurigakan atau penawaran dari pengirim tidak dikenal. Lantas, bagaimana cara mengatasi adanya pesan spam di WA?

    Cara Mengatasi Adanya Pesan Spam di WA

    Jika mendapatkan pesan spam di WhatsApp, kamu bisa melakukan beberapa langkah untuk menghentikannya. Mengutip laman Pusat Bantuan WhatsApp, Android Police, dan lainnya, berikut cara mengatasi adanya pesan Spam d WA:


    1. Hentikan Percakapan

    Jika kamu menemukan adanya pesan spam di WA, jangan balas percakapan. Apabila benar-benar tidak bisa memverifikasi identitas kontak, jangan bagian informasi pribadi apapun atau keuangan apapun.

    2. Blokir dan Laporkan

    Agar tidak lagi menerima pesan spam, kamu bisa memblokirnya dengan mudah. Begini caranya:

    Cara Blokir melalui Android

    • Buka aplikasi WhatsApp
    • Pilih percakapan dengan kontak yang ingin diblokir
    • Klik menu titik tiga di sudut kanan atas
    • Pilih Lainnya
    • Klik Blokir
    • Klik Laporkan Kontak
    • Klik Blokir.

    Cara lainnya adalah:

    • Klik nama kontak
    • Gulir ke bawah
    • Klik Blokir.

    Untuk kontak yang tidak dikenal, kamu bisa langsung klik Blokir di bawah layar percakapan.

    Cara Blokir melalui iPhone

    • Buka WhatsApp
    • Buka percakapan yang ingin diblokir
    • Klik nama kontak untuk membuka menu info kontak
    • Gulir ke bawah
    • Pilih Blokir
    • Pilih Laporkan
    • Klik Laporkan dan Blokir untuk mengonfirmasi.

    Pada akun WhatsApp Business, untuk memblokir dan melaporkan kontak. Namun, kamu harus memilih alasan pemblokiran, seperti:

    • Pesan tak pantas
    • Tidak diperlukan lagi
    • Spam
    • Tidak mendaftar untuk bisnis ini
    • Lainnya

    3. Perbarui Pengaturan Privasi dan Keamanan

    Pengguna bisa memilih salah satu opsi privasi untuk menentukan siapa saja yang bisa melihat status terakhir dan online, foto profil, status, atau yang bisa memasukkan ke grup. Berikut pilihannya:

    • Semua orang
    • Kontak saya
    • Kontak saya, kecuali
    • Tidak ada.

    Dengan begitu, pengguna bisa membatasi orang-orang yang menjangkau kontak. Sehingga, hal ini bisa meminimalisir ditemukannya pesan spam.

    4. Bisukan Telepon dari Nomor Tak Dikenal

    Cara selanjutnya adalah membisukan telepon dari nomor tak dikenal. Begini caranya:

    • Klik Pengaturan
    • Pilih privasi
    • Klik Panggilan
    • Aktifkan Bisukan penelepon tidak dikenal.

    5. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

    Verifikasi dua langkah adalah fitur yang memberi keamanan tambahan pada akun WhatsApp. Cara mengaktifkan verifkas dua langkah yaitu:

    • Buka Pengaturan WhatsApp
    • Klik Akun, pilih Verifikasi Dua Langkah
    • Klik Nyalakan
    • Masukkan PIN 6 Digit, konfirmasi
    • Masukkan alamat email yang bisa diakses
    • Klik Lanjut
    • Konfirmasi alamat email.

    Tanda-tanda Pesan Mencurigakan atau Penipuan

    Terdapat beberapa petunjuk bahwa sebuah pesan perlu diwaspadai. Berikut di antaranya:

    • Pengirim memberi pesan dengan kesalahan ketik atau tata bahasa
    • Pengirim memintamu mengetuk sebuah tautan atau mengunduh aplikasi
    • Pengirim memintamu membagikan informasi pribadi, seperti rekening bank, tanggal lahir, atau kata sandi
    • Pengirim memintamu meneruskan pesan
    • Pengirim meminta uang atau mengklaim bahwa kamu harus membayar agar bisa menggunakan WhatsApp
    • Pengirim berpura-pura menjadi seseorang yang kamu kenal
    • Pesan berisi info mengenai lotre perjudian, pekerjaan, investasi, atau pinjaman
    • Pengirim memulai chat untuk mendapat kepercayaan sebelum meminta informasi pribadi.

    Itulah beberapa cara mengatasi adanya pesan spam di WA. Semoga informasi ini membantumu.

    (row/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • 3 Cara agar Orang Tidak Bisa Kirim Pesan WA Tanpa Blokir Kontak

    Jakarta

    Untuk alasan privasi dan keamanan, WhatsApp (WA) menyediakan fitur blokir. Pengguna dapat memblokir kontak tertentu jika terus-menerus dikirimi pesan yang mengganggu.

    Di samping fitur blokir, sayangnya tidak ada cara lain untuk benar-benar berhenti menerima spam pesan yang mengganggu. Namun detikers bisa mengikuti cara di bawah ini untuk mengabaikan pesan dari pengguna lain tanpa sepengetahuannya.


    Cara agar Orang Tidak Bisa Kirim Pesan WA Tanpa Diblokir

    Mengutip Guiding Tech, berikut sederet cara mengabaikan pesan WhatsApp dari orang lain tanpa harus memblokir kontaknya:

    1. Bisukan Notifikasi

    Membisukan notifikasi dengan mengaktifkan fitur mute bisa dicoba untuk menghindari pesan dari orang lain. Setelah mengaktifkannya, detikers tidak akan diberitahu jika masuk pesan baru darinya. Meski di-mute, pesan yang dikirim akan tetap muncul di daftar obrolan dan detikers bakal tetap dikirimi notifikasi jika kontakmu disebut.

    Untuk mengaktifkan fitur mute di WA, ikuti langkah berikut:

    • Buka aplikasi WhatsApp.
    • Buka obrolan yang ingin di-mute.
    • Ketuk nama kontak di atas dan pilih “Notifikasi”.
    • Klik “Bisukan Notifikasi”, pilih durasi mute dan tekan “OK”.
    • Akan muncul ikon lonceng atau speaker di samping obrolan yang dibisukan.

    Cara lain yang lebih mudah untuk mengaktifkan fitur mute di Android yaitu dengan menekan lama obrolan dan klik ikon lonceng di bagian atas. Di iPhone, geser ke kiri pada obrolan dan ketuk ikon tiga titik lalu pilih “Bisukan”.

    2. Aktifkan Fitur Mute dan Chat Lock

    Selain mute, WhatsApp menawarkan fitur chat lock atau kunci chat untuk mengunci obrolan guna menyembunyikan pesan. Saat fitur ini diaktifkan, notifikasi pesan tetap masuk.

    Jika tidak ingin terganggu spam pesan dari kontak tertentu, kamu bisa sekaligus mengaktifkan fitur mute. Dengan begitu, notifikasi tidak masuk dan pesan tidak akan muncul di daftar obrolan teratas.

    Untuk melakukan cara ini, detikers dapat mengaktifkan mute sama dengan cara sebelumnya. Kemudian simak langkah-langkah berikut untuk mengaktifkan chat lock di WA:

    • Buka obrolan yang di-mute dan ketuk nama kontak di atas.
    • Aktifkan tombol “Kunci Chat” dan klik “Lanjut”.
    • Konfirmasi menggunakan sidik jari atau Face ID untuk mengunci chat.

    Untuk mengakses obrolan yang dikunci, tarik daftar obrolan ke bawah untuk menampilkan folder chat terkunci. Gunakan sidik jari atau Face ID untuk membuka kunci folder tersebut.

    3. Arsipkan Obrolan

    Cara lain untuk mengabaikan pesan dari orang yang mengganggu yaitu dengan mengarsipkan obrolan. Dengan cara ini, pesan tidak akan muncul pada daftar obrolan utama karena tersimpan dalam folder terpisah. Selain itu, notifikasi pesan baru dari obrolan yang diarsipkan tidak akan muncul.

    Berikut cara mengarsipkan obrolan di WA:

    • Buka aplikasi WhatsApp dan klik menu “Setelan”.
    • Ketuk menu “Chat” dan aktifkan tombol “Arsipkan Chat”.
    • Lanjut cari obrolan yang ingin diarsipkan.
    • Tekan dan tahan lama obrolan itu, lalu klik ikon arsip obrolan pada bagian atas.

    Untuk melihat pesan dari obrolan yang diarsipkan, detikers dapat membuka folder arsip dan mencarinya secara manual.

    Nah, itu dia sederet cara agar tidak terganggu pesan dari orang lain tanpa harus memblokir kontak. Semoga membantu!

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Jangan Terkecoh! Ini Cara Cek Link Berbahaya agar Terhindar dari Scam


    Jakarta

    Perkembangan teknologi yang kian canggih membuat maraknya terjadi penipuan online, terutama yang menggunakan modus tautan atau link berbahaya. Modus itu membuat banyak orang terjebak dalam scam hanya karena mengklik link yang tampak tidak berbahaya.

    Padahal jika link tersebut diklik, korban akan diarahkan ke situs web tiruan yang kerap meminta login atau kode OTP. Bahkan, web tersebut juga bisa menginfeksi perangkat korban dalam hitungan detik.

    Supaya terhindar dari modus penipuan ini, sebaiknya cek dulu apakah link tersebut berbahaya atau tidak. Saat ini, ada banyak platform yang bisa digunakan untuk mengecek keamanan sebuah situs seperti berikut:


    1. Google Transparency Report

    Untuk terhindar dari penipuan semacam tersebut, warganet bisa memanfaatkan fasilitas Google Transparency Report. Layanan yang dibesut oleh raksasa teknologi Google ini mampu melakukan pengecekan soal malware dan risiko phising.

    Hal ini tentu bisa membuat warganet terhindar dari risiko penipuan link palsu. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir.

    2. Norton Safe Web

    Cara lain yakni tinggal meng-copy dan paste URL ke kolom centang dan klik ikon Search. Hasilnya Norton akan memberikan tampilan peringkat dan memberikan ulasan komunitas mengenai sebuah situs web. Menariknya, warganet juga bisa menambahkan pendapat dengan bergabung bersama komunitas pemeriksa link.

    3. Scan URL

    ScanURL merupakan situs web independen untuk pengiriman kueri link lewat koneksi HTTPS yang aman. Layanan tersebut mampu memberikan fasilitas untuk memeriksa link spam.

    Menariknya, para pengguna juga mendapatkan bantuan untuk terhindar dari link-link bermasalah. Sehingga pengguna bisa lebih aman dan nyaman saat berselancar di internet.

    4. VirusTotal

    Platform ini memiliki tools pemindaian multifungsi berbasis browser dan menganalisa file serta URL mencurigakan untuk mendeteksi malware. Hal itu tentunya bermanfaat untuk para pengguna agar terhindar dari jebakan link palsu.

    Khusus di Indonesia, modus penipuan link palsu hingga kini masih marak terjadi. Adapun salah satu yang kerap ditemui adalah modus penipuan link palsu pemulihan akun DANA.

    Jika kamu mendapatkan pesan yang menyebutkan akun DANA dibekukan, sebaiknya jangan percaya dulu ya! Modus ini biasanya akan mengarahkan kamu untuk mengklik ‘link pemulihan akun DANA’ palsu yang bisa menyebabkan data pribadi dicuri.

    Untuk mengantisipasi ini, aplikasi dompet digital DANA pun memberikan beberapa tips yang bisa diikuti lewat campaign #AwasJebakanBadman. Yuk, simak tips nya!

    DANAScam Foto: DANA

    1. Monitor

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan ketika mendapatkan link mencurigakan adalah dengan melakukan monitor. Maksudnya, kamu harus perhatikan dulu apakah link tersebut benar dari DANA atau bukan. Kamu bisa mengecek dulu, apakah akun DANA kamu benar dibekukan atau tidak. Jika akun DANA kamu masih bisa diakses, bisa dipastikan kalau link tersebut berasal dari penipu.

    2. Konfirmasi

    Selain itu, kamu juga bisa melakukan konfirmasi apakah link tersebut palsu atau tidak. Caranya adalah melalui DANA Protection di aplikasi DANA. Kamu tinggal copy paste link tersebut di fitur yang telah disediakan, dan hasilnya pun akan keluar.

    3. Lapor

    Jika terbukti kalau link yang kamu terima adalah palsu, kamu bisa langsung laporkan oknum penipu tersebut melalui fitur Laporan via Aduan Nomor di DANA Protection. Nantinya, kamu akan langsung terhubung dengan layanan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Dengan melaporkan hal ini, tentunya kamu tidak hanya membantu diri kamu saja, tetapi juga membantu pengguna DANA lainnya dari jebakan modus penipuan.

    Ketiga hal tersebut yang bisa dilakukan oleh para pengguna DANA agar terhindar dari modus link palsu pemulihan akun DANA. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download dan gunakan dompet digital DANA sekarang!


    (akn/ega)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ini Ciri Chat Spam di WhatsApp yang Mengganggu dan Rawan

    Jakarta

    Pernahkah kamu menerima pesan promosi produk dari nomor tidak dikenal di WhatsApp? kamu perlu mengetahui cirinya, karena pesan tersebut biasanya berisi link yang berpotensi penipuan.

    Umumnya pesan spam dikirim oleh bot ke nomor telepon secara acak. Oleh karena itu, bisa saja nomor kamu menjadi salah satunya. Langkah awal yang harus dilakukan saat menerima pesan tersebut adalah jangan klik link yang tersedia.

    Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan. Berikut ciri-ciri pesan spam dan cara untuk menghindarinya:


    Ciri-ciri pesan spam

    Berikut ciri-ciri pesan spam

    1. Nomor yang tidak dikenal

    Untuk mengidentifikasi spam di WA, hal termudah yang dapat dilakukan adalah memeriksa nomor tersebut. Jika kamu tidak mengenali nomor tersebut, bisa jadi itu adalah spam. Maraknya kejadian ini, membuat banyak pengguna berharap WhatsApp menyediakan fitur blokir otomatis.

    2. Pesan yang sering diteruskan

    Tidak hanya via chat, spam juga dapat terjadi di grup atau komunitas yang kamu miliki. Biasanya, chat tersebut berisi rumor atau berita palsu yang di-forward berulang kali. WhatsApp memang telah menyediakan fitur batasan forward pesan. Namun, hal ini masih saja sering kali terjadi.

    3. Spam dari bisnis

    Fitur bisnis pada WhatsApp umumnya digunakan oleh orang untuk mengakses toko online dan platform lainnya. Sebagai perbandingan, jika kamu melakukan verifikasi akun menggunakan email, kamu harus menyalin dan memasukkan kode OTP secara manual. Namun, jika verifikasi dilakukan melalui nomor telepon, biasanya prosesnya bisa otomatis, sehingga pengguna dapat masuk dengan lebih cepat.

    Meskipun cara ini lebih mudah, hal tersebut juga berarti nomor telepon pengguna kini berada di tangan perusahaan yang bisa menggunakannya untuk mengirimkan promosi melalui WhatsApp.

    Cara menghindar dari spam di WhatsApp

    Berikut cara menghindari spam di WhatsApp

    1. Gunakan Fitur Blokir

    WhatsApp tidak menyediakan opsi untuk memblokir pesan spam secara otomatis. Oleh karena itu, jika kamu menerima pesan yang mencurigakan atau spam, langkah pertama yang bisa diambil adalah memblokir pengirim pesan tersebut.

    Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu membuka chat yang mencurigakan, kemudian ketuk menu tiga titik di pojok kanan atas, pilih ‘Lainnya’, lalu pilih ‘Blokir’.

    2. Laporkan Pesan Spam

    Perusahaan dilarang menggunakan WhatsApp Business untuk mengirimkan spam atau melakukan kontak yang tidak diinginkan kepada pengguna. Jika kamu menerima pesan spam dari sebuah perusahaan, kamu bisa melaporkannya.

    Caranya adalah dengan membuka chat, klik profil pengirim, lalu gulir ke bawah dan pilih opsi ‘Laporkan bisnis’.

    3. Tinggalkan Grup yang Tidak Penting

    Meskipun WhatsApp telah berusaha membatasi penyebaran rumor dan berita palsu dengan cara membatasi pesan yang diteruskan, sumber spam terbesar bagi sebagian pengguna sering kali datang dari obrolan grup.

    Untuk menghindari hal ini, kamu dapat meninggalkan grup yang tidak penting. Caranya, buka obrolan grup, ketuk menu tiga titik di pojok kanan atas, pilih ‘Lainnya’, kemudian pilih ‘Keluar dari grup’.

    Itu dia cara untuk mengetahui dan menghindari spam. Semoga bermanfaat!

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fyk/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Penyebab dan Cara Atasi Akun WhatsApp Tidak Dapat Digunakan

    Jakarta

    Pernahkah kamu mengalami situasi WhatsApp tidak dapat digunakan? Hal ini tentu membuat cemas, terutama jika WhatsApp merupakan alat komunikasi utamamu. Ada berbagai penyebab mengapa akun WhatsApp tidak dapat digunakan.

    Beberapa di antaranya mulai dari masalah teknis hingga kebijakan penggunaan yang dilanggar. Tapi bisa juga dipengaruhi oleh aplikasi yang belum diperbarui, atau masalah koneksi internet. Mengetahui penyebab dari masalah ini adalah langkah pertama untuk menemukan solusinya.

    Penyebab Akun WhatsApp Tidak Dapat Digunakan

    Laman pusat bantuan WhatsApp menjelaskan akun WhatsApp tidak dapat digunakan bisa karena terblokir, diblokir sementara, atau aktivitas sedang dibatasi. Berikut beberapa penyebab yang memungkinkan:


    1. Akun Terblokir

    Jika akun terblokir, maka akan muncul pesan “Akun ini tidak diizinkan menggunakan WhatsApp”. WhatsApp akan memblokir akun jika ditemukan aktivitas yang melanggar Ketentuan Layanan seperti misalnya aktivitas pesan spam, penipuan, atau membahayakan keamanan pengguna WhatsApp lainnya.

    Pemblokiran akun WhatsApp menyebabkan penggunanya tidak bisa mengakses aplikasi perpesanan instan tersebut. Pengguna tidak dapat mengirim pesan, foto, dokumen, maupun melakukan panggilan.

    2. Akun Diblokir Sementara

    Lain halnya dengan akun diblokir sementara. Biasanya, akan terdapat pesan “Diblokir sementara” dalam aplikasi. Hal ini bisa berarti kamu menggunakan WhatsApp tidak resmi, yang berpotensi berbahaya untuk keamanan dan privasimu.

    WhatsApp dapat memblokir akun secara sementara atau permanen. Akun bisa diblokir apabila pengguna melanggar kebijakan yang diterapkan WhatsApp.

    3. Akun Dibatasi

    Pada sebab tersebut, kamu mungkin menerima pesan dalam aplikasi bertuliskan “Saat ini akun Anda dibatasi”. Hal ini menandakan kemungkinan adanya aktivitas terbaru di akunmu, yang mungkin menunjukkan tanda-tanda akun terlibat spam hingga pengiriman pesan otomatis.

    Kedua hal tersebut melanggar Ketentuan Layanan WhatsApp. Ketika akun dibatasi, kamu masih bisa terus berkomunikasi dengan kontak dan grup yang sebelumnya sudah pernah chat atau meneleponmu. Tapi, kamu tidak bisa memulai chat atau menelepon kontak baru, hingga membuat grup baru.

    Kamu tidak perlu melakukan apa pun untuk mencabut pembatasan akun. Pembatasan akun akan berakhir otomatis setelah waktu yang ditentukan, dan kamu akan menerima notifikasi di WhatsApp.

    Cara Mengatasi WhatsApp yang Tidak Bisa Digunakan

    Akun WhatsApp yang bermasalah, bisa disebabkan karena dilaporkan oleh pengguna lain, menggunakan aplikasi WhatsApp tidak resmi, ada bug,

    menggunakan bot, membuat terlalu banyak grup dalam kurun waktu singkat, hingga terindikasi melakukan penipuan, spam, menyebarkan konten ilegal dan link berbahaya. Berikut beberapa cara untuk mengatasinya:

    1. Ajukan Peninjauan

    Jika menurutmu akun WhatsApp diblokir karena adanya kesalahan, klik ‘ajukan peninjauan’ di aplikasi. WhatsApp akan memeriksa kasus yang terjadi.

    WhatsApp akan menghubungi segera setelah kami menyelesaikan peninjauan. Status permintaan dapat dicek hanya dengan membuka WhatsApp. Namun, perlu diingat bahwa mengirimkan lebih dari satu permintaan tidak akan mempercepat proses peninjauan.

    2. Gunakan Aplikasi WhatsApp Resmi

    Akun WhatsApp bisa diblokir apabila menggunakan aplikasi yang ilegal atau versi modifikasi. Beralihlah ke aplikasi WhatsApp resmi. Kamu dapat menghapus aplikasi WhatsApp yang tidak resmi tersebut.

    3. Perbarui WhatsApp

    Apabila masih memakai WhatsApp versi lama, kamu bisa menginstal aplikasi terbarunya. Terkadang, WhatsApp yang ketinggalan zaman bisa jadi penyebabnya lantaran perusahaan secara teratur merilis pembaruan dengan fitur-fitur terkini untuk memperbaiki bug.

    Karena itu, setelah pembaruan rilis maka pengguna yang masih memakai aplikasi versi lama bisa menghadapi masalah, seperti akun yang tidak dapat menggunakan WhatsApp.

    4. Jangan Melanggar Aturan

    Jangan melakukan aktivitas yang memicu pembatasan aktivitas oleh WhatsApp. Salah satunya yang paling sering diabaikan adalah melakukan spam chat. Hal ini tidak diperkenankan dan bisa membuat akun WhatsApp dibatasi.

    5. Hubungi Layanan Dukungan WhatsApp

    Jika masih belum bisa juga untuk masuk ke WhatsApp, kamu dapat coba hubungi layanan Dukungan (Support) WhatsApp. Dengan menghubungi layanan tersebut, WhatsApp akan bantu kendala yang dialami sehingga bisa diselesaikan dengan mudah. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka whatsapp.com/contact di browser dan klik Hubungi Kami.
    • Isi formulir dengan data yang benar.
    • Ketik pertanyaan atau masalah yang dialami pada kolom.
    • Klik Langkah Berikutnya dan tekan Kirim Pertanyaan.
    • Pesan telah dikirim dan pihak WhatsApp akan menghubungi kembali melalui email maksimal 3 hari kerja. Lakukan pengecekan email secara berkala.

    WhatsApp juga mungkin dapat meminta pengguna untuk menyematkan tangkapan layar atau bukti dokumentasi dari permasalahan yang dialami untuk ditinjau ulang.

    6. Gunakan Nomor Telepon Lain

    Cara terakhir yang terpaksa ditempuh adalah menggunakan nomor telepon lain, apabila cara-cara sebelumnya tidak berhasil. Nomor baru dapat digunakan dan didaftarkan kembali ke WhatsApp sambil menunggu nomor lama yang terblokir pulih.

    Jika mengalami pemblokiran sementara, pencabutan pemblokiran mungkin bisa memakan waktu hingga dua minggu. Namun, pemblokiran juga bisa dicabut lebih cepat tergantung pelanggaran yang dilakukan.

    Nah, itu tadi informasi seputar akun WhatsApp yang diblokir serta cara mengatasinya. Semoga membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ganti Alamat Email Kamu! Ini Alasannya

    Jakarta

    Pengguna Gmail disarankan untuk mengganti alamat email mereka di 2025. Mengapa hal ini perlu dilakukan?

    Saran ini muncul setelah Federal Bureau of Investigation (FBI) mengeluarkan peringatan terkait ancaman cyber yang berpotensi meningkat menjelang liburan.

    Menurut FBI, meskipun Google mengklaim telah memblokir lebih dari 99,9% spam, phishing, dan malware di Gmail, langkah tersebut dinilai belum cukup untuk mencegah ancaman cyber.


    Seperti dikutip dari Forbes, FBI menganggap penggantian alamat email sebagai langkah tambahan untuk meningkatkan keamanan pengguna.

    Sementara itu, Google sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kewajiban pengguna Gmail untuk mengganti alamat email.

    Sebelumnya, Google justru mengumumkan kebijakan penghapusan akun Gmail yang tidak aktif selama lebih dari dua tahun mulai 1 Desember 2023. Langkah ini bertujuan mencegah pencurian identitas yang berpotensi membahayakan.

    Google menyatakan tengah memperkuat pertahanan cyber untuk melindungi lebih dari 2,5 miliar pengguna Gmail.

    Salah satu inovasinya adalah penerapan model kecerdasan buatan (AI) terbaru, termasuk teknologi Large Language Model (LLM) yang dirancang untuk mendeteksi phishing, malware, dan spam. Namun, firma keamanan cyber McAfee memperingatkan bahwa perkembangan AI memiliki dampak ganda.

    AI dapat digunakan untuk melawan serangan cyber, tetapi penjahat cyber juga dapat memanfaatkannya untuk menciptakan serangan yang semakin sulit terdeteksi.

    Menurut Mailmodo, pesan spam saat ini mencapai lebih dari 46,8% dari total email yang beredar.

    Hal ini mendorong banyak perusahaan untuk mencari alternatif komunikasi yang lebih aman, seperti menggunakan platform instant messaging seperti Teams dan Slack.

    Untuk melindungi alamat email, beberapa langkah dapat dilakukan, antara lain:

    1. Jangan Membagikan Alamat Email Secara Sembarangan

    Apple, misalnya, telah menghadirkan fitur Hide My Email yang memungkinkan pengguna menyembunyikan alamat email asli mereka.

    2. Gunakan Alamat Email Acak dan Unik

    Membuat alamat email acak dapat membantu menjaga privasi, terutama saat mendaftar di situs web atau aplikasi.

    Google juga mengikuti langkah ini dengan mengembangkan fitur serupa bernama Shielded Email, yang terdeteksi melalui pembedahan APK oleh Android Authority pada November lalu.

    Cara Mengganti Alamat Email di Gmail

    Sebelum mengganti alamat email, pastikan apakah alamat email Anda dapat diubah atau tidak. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Buka aplikasi Setelan di perangkat Anda.

    2. Klik Google, lalu pilih Nama Anda dan Kelola Akun Google Anda.

    3. Pilih Info Pribadi di bagian atas.

    4. Pada bagian Info Kontak, pilih Email > Email Akun Google.

    Jika opsi untuk mengubah email tidak tersedia, hal ini kemungkinan karena alamat email Anda berakhiran @gmail.com (tidak dapat diubah) atau menggunakan akun Google melalui kantor, sekolah, atau grup lain, sehingga memerlukan bantuan administrator.

    Jika alamat email Anda dapat diganti, ikuti langkah-langkah berikut:

    1. Klik Edit.

    2. Masukkan alamat email baru yang belum terdaftar di akun Google lain.

    3. Ikuti petunjuk yang muncul di layar.

    4. Setelah selesai, Google akan mengirimkan tautan verifikasi ke alamat email baru Anda. Buka email tersebut dan klik tautannya untuk menyelesaikan proses penggantian.

    Dengan mengikuti langkah-langkah ini, keamanan akun Gmail Anda dapat lebih terjamin. Tetap waspada terhadap ancaman cyber dan selalu perbarui sistem keamanan secara berkala.

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (rns/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • 5 Cara Setop Pesan WA dari Nomor Tak Dikenal

    Jakarta

    Menerima pesan WhatsApp (WA) dari nomor tak dikenal terkadang membuat kita tidak nyaman. Apalagi isi pesan WA tersebut berupa spam atau bahkan di sengaja mengganggu kita.

    Cara paling umum untuk mencegahnya adalah dengan memblokir nomor tersebut. Namun ada juga beberapa cara yang bisa dicoba selain dengan memblokir.

    Simak artikel ini untuk mengetahui sejumlah cara menyetop pesan WA dari nomor tak dikenal.


    Cara Setop WA dari Nomor Tak Dikenal

    Berikut ini beberapa cara setop WA dari nomor tak dikenal yang dirangkum detikInet:

    1. Hapus Pesan

    Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menghapus pesan dari orang tak dikenal tersebut. Cara ini memang kurang efektif, karena harus menghapus kontak WA tanpa nama tersebut setiap kali dia mengirim pesan.

    Namun cara ini bisa dilakukan jika kamu merasa tidak enak untuk memblokir orang tersebut. Sebab ketika kamu memblokir orang tersebut, ada kemungkinan dia akan mengetahuinya.

    Caranya adalah sebagai berikut:

    • Masuk ke halaman utama WA
    • Cari nomor tak dikenal tanpa perlu masuk ke room chat (ruang obrolan).
    • Tekan dan tahan nomor tersebut sampai muncul opsi.
    • Pilih tanda tong sampah di bagian atas.
    • Pilih Delete chat.

    2. Mute

    Jika detikers tidak mau memblokir, maka cukup gunakan cara kedua, yakni dengan menggunakan fitur ‘Mute’. Fitur ini bisa dipakai untuk membisukan nomor tak dikenal maupun grup yang mengganggu.

    Keuntungannya adalah kamu tidak akan menerima notifikasi dari orang tersebut. Namun sayangnya pesan itu tetap akan masuk ke daftar chat. Maka cukup abaikan pesan tersebut.

    Dengan menggunakan fitur ini, orang tersebut juga tak akan tahu jika kamu telah membisukan pesan mereka. Caranya adalah sebagai berikut::

    • Buka WA dan klik nomor tak dikenal atau grup yang ingin detikers bisukan.
    • Tekan dan tahan nomor atau grup tersebut.
    • Pilih tanda ‘lonceng dicoret’ untuk menonaktifkan notifikasi.
    • Pilih durasi yang kamu inginkan untuk menonaktifkan notifikasi pesan, bisa durasi 8 jam, 1 minggu, atau selamanya.

    3. Archive

    Cara selanjutnya adalah menggunakan fitur Archive. Fitur ini sebetulnya untuk mengarsipkan kontak dan seluruh isinya. Namun cara ini juga ampuh buat detikers yang ingin mengabaikan pesan dari nomor tak dikenal atau grup yang tak diinginkan.

    Dengan mengarsipkan seseorang, maka dia akan tetap bisa mengirim pesan kepada kamu, tetapi masuk ke dalam folder Archived yang berada di daftar chat paling atas.

    Caranya adalah sebagai berikut:

    • Buka WA,
    • Cari nomor tak dikenal tanpa perlu masuk ke room chat.
    • Tekan dan tahan nomor tersebut sampai muncul opsi.
    • Bagi pengguna Android, klik ikon panah menghadap ke bawah. Sementara pengguna iOS klik opsi ‘Archive’.
    • Jika ingin membuka pesan tersebut, cukup buka folder Archived di daftar chat paling atas.

    4. Blokir

    Selanjutnya, cara yang paling ampuh adalah dengan memblokir orang tersebut. Cara ini biasanya dilakukan jika nomor tak dikenal tersebut sudah terasa mengganggu. Tapi perlu diingat, ada kemungkinan dia tahu telah diblokir. Jika merasa tak masalah, maka silakan diblokir.

    Caranya adalah sebagai berikut:

    • Buka WA.
    • Cari nomor tak dikenal tanpa perlu masuk ke room chat.
    • Tekan dan tahan nomor tersebut sampai muncul opsi.
    • Pilih Block > tekan Block lagi. Jika ingin melaporkan nomor tersebut maka centang tanda Report contact.

    5. Mencegah Dimasukkan Grup

    Terakhir, jika kamu khawatir akan dimasukkan grup oleh nomor tak dikenal, maka bisa menggunakan cara sebagai berikut:

    • Pada halaman utama WA, klik tanda titik tiga di pojok kanan atas.
    • Pilih Settings > Masuk ke Privacy
    • Pilih Groups
    • Pilih ‘My Contacts’ agar hanya hanya orang di dalam kontakmu yang bisa memasukkan kamu ke dalam grup.

    Nah, 5 cara di atas bisa dicoba tergantung pilihan kamu. Perlu diingat juga bahwa detikers tetap harus bersabar, karena pelaku spam sering kali memiliki banyak nomor, sehingga mungkin kamu harus mengulang lagi cara-cara di atas.

    (bai/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • 4 Cara Mengatasi WhatsApp Kena Spam, Kenali Penyebabnya

    Jakarta

    WhatsApp yang terkena spam artinya kita akan menerima pesan yang tidak diinginkan atau mengganggu. Apabila dibiarkan, spam dapat mengancam privasi dan keamanan data pribadi.

    Biasanya pesan spam isinya berupa konten promosi, chat beruntun dari nomor tak dikenal, tautan mencurigakan, atau bahkan percobaan penipuan. Oleh karena itu, cara mengatasi whatsapp kena spam penting untuk diketahui.

    Cara Mengatasi WhatsApp Kena Spam

    Dilansir laman resmi Pusat Bantuan Whatsapp, sebagai contoh, spammer biasanya akan menggunakan kombinasi karakter untuk mengelabui agar mengetuk tautan.

    Tautan tersebut akan mengarah ke situs web yang sah, tapi sebenarnya mengarahkan ke situs berbahaya.


    Penyebab:

    • Nomor WA telah tersebar di internet.
    • Masuk atau mengikuti grup WhatsApp publik.
    • Pernah klik link mencurigakan.
    • Mengisi formulir online dari beberapa situs atau aplikasi.
    • Serangan bot atau penipu.

    Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi Whatsapp kena spam:

    1. Melaporkan Nomor di WhatsApp

    Mengutip laman Make Use of, jika kamu pengguna WhatsApp Business dan menerima pesan yang tidak diminta dari akun bisnis, segeralah mengajukan laporan ke WhatsApp.

    • Kamu bisa melaporkan nomor spam dengan:
    • Membuka obrolan
    • Masuk ke profil bisnis
    • Menggulir ke bawah untuk mengetuk Laporkan Bisnis
    • Klik “Laporkan” pada jendela pop-up.

    Pihak WhatsApp nantinya mengatakan akan “memulai penyelidikan.” Apabila pengirim ditemukan melanggar Ketentuan Layanan, maka akun mereka bisa ditangguhkan ataupun diblokir.

    2. Memblokir Nomor

    Memblokir nomor jadi salah satu cara untuk membuat akun WhatsApp kita lebih aman. Berikut adalah cara memblokir akun WhatsApp:

    • Membuka profil kontak
    • Gulir ke bawah lalu klik Blokir [nama] dan Blokir pada jendela pop-up. Dengan begitu, kontak yang diblokir tidak akan bisa lagi menghubungi atau mengirim chat di WhatsApp kamu.

    3. Keluar dari Obrolan Grup WA yang Mencurigakan

    Spammer juga umumnya akan mencoba menghubungi sebanyak mungkin orang. Dalam hal ini, ia mungkin menjadi anggota beberapa obrolan grup yang mencurigakan.

    Kalau kamu telah ditambahkan ke suatu grup, kemudian percakapan grup tersebut dipenuhi dengan tanda-tanda penipuan seperti tautan, pesan yang sering diteruskan, atau judul “peluang bisnis yang luar biasa”, sebaiknya kamu segera meninggalkannya.

    Caranya:

    • Klik ikon tiga titik dari sudut kanan
    • Pilih Lainnya > Keluar dari grup.

    4. Batasi Siapa Saja yang Bisa Menambahkan Kamu ke Grup WA

    Spam grup merupakan masalah nyata. Pada tahun 2019, WhatsApp sendiri telah menambahkan fitur privasi baru yang memungkinkan pengguna bisa memilih siapa saja yang bisa menambahkannya ke grup baru.

    Sejauh ini tersedia tiga opsi, yakni “semua orang”, “kontak saya” , dan “kontak saya kecuali” Untuk mengaturnya, kamu bisa buka Setelan > Akun > Privasi > Grup.

    Cara Mengatasi Akun WhatsApp Tidak Diizinkan karena Spam

    Kalau kamu melihat pesan “Akun ini tidak diizinkan menggunakan WhatsApp karena spam”, artinya nomor telepon kamu telah diblokir sementara atau permanen dari penggunaan layanan.

    Penyebab:

    • Hal ini bisa terjadi kalau WhatsApp mendeteksi aktivitas yang tidak biasa pada akunmu.
    • Mengirim terlalu banyak pesan ke nomor yang tidak dikenal.
    • Menggunakan aplikasi pihak ketiga yang tidak sah.
    • Menerima banyak laporan spam dari pengguna lain.
    • Misalnya jika kamu telah mengirim terlalu banyak pesan ke seseorang yang tidak menyimpan nomor dirinya WhatsApp bisa menganggap akun pengguna tersebut sebagai spammer. Bahkan bisa memblokir akun kamu untuk melindungi privasi penggunanya.

    Mengutip Simplymac, jika kasusnya seperti itu, berikut adalah cara untuk mengatasinya:

    1. Minta Peninjauan

    Kalau kamu yakin akun kamu diblokir karena kesalahan, kamu bisa meminta peninjauan langsung lewat aplikasi WhatsApp. Caranyadengan klik “Minta peninjauan” dan berikan informasi yang diperlukan untuk membantu pihak WA memahami kasusmu.

    2. Hubungi Dukungan WhatsApp

    Kamu bisa menghubungi dukungan WhatsApp. Pada cara ini kamu perlu selaskan situasinya dan minta mereka untuk meninjau akunmu. Jangan lupa untuk bersikaplah sopan, sabar, dan berikan detail apa pun yang mereka minta.

    3. Tunggu Status Peninjauan

    Kalau pemblokiran bersifat sementara, pemblokiran mungkin akan dicabut pihak WA secara otomatis setelah jangka waktu tertentu. Sementara itu, hindari penggunaan aplikasi pihak ketiga atau terlibat dalam aktivitas apa pun yang bisa dianggap sebagai spam.

    4. Ganti Nomor HP Lain

    Kalau pemblokiran akun WA kamu bersifat permanen, dan tidak bisa membatalkannya, maka solusinya kamu harus menggunakan nomor telepon lain untuk membuat akun WhatsApp yang baru.

    (khq/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Penyebab WhatsApp Terblokir Karena Spam dan Cara Mengatasinya

    Jakarta

    Ada kalanya akun WhatsApp (WA) terblokir dengan muncul pemberitahuan “Akun ini tidak diizinkan menggunakan WhatsApp karena spam”. Pemblokiran disebabkan oleh terdeteksinya aktivitas spam yang dilakukan akun.

    Diblokirnya akun WA karena spam dapat terjadi sementara atau permanen. Alhasil pengguna tidak dapat mengakses WhatsApp hingga waktu tertentu. Lantas, aktivitas seperti apa yang dianggap sebagai spam sehingga dapat menyebabkan akun WA terblokir?

    Penyebab WhatsApp Terblokir Karena Spam

    Spam mengacu pada pengiriman pesan yang tidak diinginkan secara berantai. Aktivitas ini ditandai oleh sistem sebagai tindakan mencurigakan dan digolongkan melanggar ketentuan layanan WhatsApp. Pada ujungnya, akun berakhir diblokir.


    Dilansir WebMaxy, berikut beberapa aktivitas yang dipandang spam oleh WhatsApp:

    • Mengirim pesan massal yang tidak diinginkan ke kontak lain.
    • Membagikan banyak konten ilegal dalam waktu singkat, seperti foto dan video eksplisit.
    • Mengirim pesan yang sama ke banyak pengguna tanpa respons.
    • Menggunakan akun palsu untuk menipu pengguna lain.
    • Terlibat aktivitas melanggar hukum, seperti mengirim link phising.
    • Dilaporkan atau diblokir oleh banyak pengguna sehingga terdeteksi sebagai akun mencurigakan.
    • Menggunakan aplikasi WhatsApp dari pihak ketiga.

    Cara Mengatasi WhatsApp Terblokir Karena Spam

    Jika akun WhatsApp pengguna mengalami blokir karena spam, SimplyMac memberitahu sejumlah cara mengatasinya:

    1. Minta Peninjauan

    Apabila akun WA diblokir karena keliru, pengguna dapat meminta peninjauan langsung melalui aplikasi. Caranya dengan klik “Minta peninjauan” dan berikan informasi yang diperlukan untuk membantu pihak WhatsApp memahami kasusmu.

    Cek status permohonan peninjauan melalui aplikasi dan tunggu hingga selesai diproses. Hindari mengirimkan lebih dari satu permohonan karena tidak akan mempercepat proses peninjauan. Pengguna akan menerima notifikasi dari WhatsApp apabila tim telah selesai meninjau akun.

    2. Hubungi WhatsApp Support

    Pengguna dapat menghubungi WhatsApp support melalui situs web atau aplikasi. Jelaskan masalah yang terjadi dan minta tim untuk meninjau akun. Berikan detail apa pun jika diminta.

    3. Tunggu Beberapa Waktu

    Jika blokir bersifat sementara, pemblokiran akan dicabut dan akun bisa diakses kembali setelah jangka waktu tertentu. Pencabutan blokir dapat terjadi beberapa jam hingga beberapa hari setelah memohonkan proses peninjauan.

    4. Ganti Nomor Telepon Lain

    Namun bila pemblokiran berlangsung lebih lama hingga beberapa minggu, akun WhatsApp pengguna kemungkinan besar diblokir secara permanen. Pengguna tidak akan bisa mengembalikan akun tersebut. Satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah menggunakan nomor lain untuk membuat akun WhatsApp baru.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com