Jakarta –
Pilihan susu yang hadir saat ini beragam. Tidak hanya susu hewan atau nabati, tetapi ada juga susu khusus untuk penderita intoleransi laktosa. Lantas, mana yang terbaik?
Susu yang hadir di pasaran saat ini punya jenis beragam, mulai dari susu sapi murni, susu skim, susu bebas laktosa, hingga berbagai olahan susu nabati, seperti susu gandum hingga almond juga banyak dicari.
Bahkan, selama beberapa tahun terakhir, jenis susu nabati semakin banyak dinikmati. Tidak sedikit juga coffee shop atau restoran menawarkan opsi susu nabati untuk racikan minuman mereka.
Banyak orang memilih susu alternatif selain susu sapi biasa karena alasan kesehatan.
Beberapa susu memang mengandung lebih banyak protein, lemak menyehatkan, jantung, atau kalsium lebih tinggi daripada susu lainnya. Namun, jenis susu terbaik sebenarnya bergantung pada kesehatan pribadi dan kebutuhan diet yang ingin dicapai.
Meskipun begitu, ada beberapa jenis susu yang dianggap paling baik diantara lainnya. Melansir health.com (17/06/2025), berikut 5 jenis susunya.
1. Susu sapi
Susu sapi merupakan salah satu jenis susu yang sehat karena tinggi kalsium. Foto: Getty Images/nicoletaionescu |
Susu sapi dapat menjadi pilihan susu kaya nutrisi bagi orang yang toleran terhadap produk susu hewani.
Susu ini mengandung banyak protein dan merupakan sumber kalsium yang baik. Mengonsumsi kalsium cukup penting untuk mendukung kesehatan tulang.
Selain itu, kebanyakan produk susu juga diperkaya dengan vitamin D, nutrisi penting yang jarang ditemukan pada makanan biasanya.
Sebuah tinjauan penelitian besar yang disebut health,com mempelajari efek konsumsi susu pada hasil kesehatan. Hasilnya menunjukkan, minum satu cangkir susu sapi setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis utama, termasuk penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hingga osteoporosis.
Namun, penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk mengkonfirmasi efek langsung susu sapi terhadap pencegahan penyakit ini.
2. Susu sapi A2
Susu sapi A2 bisa menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang benar-benar tidak toleran dengan susu sapi biasa. Foto: Getty Images/Viktoriia Oleinichenko |
Susu A2 ternyata juga baik untuk kesehatan. Salah satu protein utama yang ditemukan didalamnya adalah kasein.
Dua varian protein kasein dalam susu sapi ini adalah beta kasein A1 dan A2. Sedangkan di susu A2 hanya ada satu jenis protein kasein yaitu kasein A2.
Penelitian yang disebut health.com menunjukkan beta kasein A1 mungkin menjadi penyebab reaksi negatif pada beberapa orang terhadap susu sapi.
Satu penelitian kecil menemukan partisipan yang minum susu A2 merasakan sedikit nyeri perut dan memiliki konsistensi tinja lebih baik daripada yang minum susu mengandung kasein A1 dan A2.
Oleh karena itu, susu A2 bisa menjadi opsi lebih baik bagi pencernaan daripada mengonsumsi susu sapi biasa.
Sebenarnya tidak semua orang perlu minum susu A2, tetapi jika susu bebas laktosa tidak memperbaiki gejala pencernaan, cobalah susu A2.
Jenis susu terbaik lainnya bisa dillihat pada halaman selanjutnya!
3. Susu bebas laktosa
Sebagian orang memiliki kondisi dimana ia tidak bisa mencerna laktosa yang terkandung pada susu sapi.
Orang yang tidak dapat memecah laktosa mungkin akan mengalami kembung, perut bergas, nyeri, kram perut, sembelit, hingga diare setelah mengonsumsi produk susu hewani.
Oleh karena itu, pilihan terbaik yaitu dengan mengonsumsi susu bebas laktosa. Sebagian besar produk susu bebas laktosa mengandung enzim pencernaan disebut laktase.
Enzim laktase membantu memecah laktosa dalam susu sehingga tubuh tidak perlu melakukannya. Nilai gizi susu bebas laktosa hampir sama dengan susu sapi biasa.
Satu cangkir susu bebas laktosa menyediakan kalsium sebanyak 307 mg, vitamin D 107 IU, hingga protein 8,2 gram.
4. Susu kedelai
Susu kedelai juga sebenarnya menyehatkan dan bisa menjadi alternatif pengganti susu sapi. Foto: Getty Images/iStockphoto/ |
Susu kedelai merupakan susu nabati yang populer di kalangan mereka yang tidak dapat mengonsumsi produk hewani.
Tidak seperti kebanyakan susu nabati, susu kedelai menyediakan protein sebanyak susu sapi per cangkirnya.
Sayangnya, susu ini tidak kaya kalsium alami. Oleh karena itu, banyak produsen memperkaya produk dengan vitamin D dan mineral kalsium, untuk memastikan minuman ini memenuhi kebutuhan nutrisi konsumen.
Dengan mengonsumsi susu kedelai, kamu bisa memperoleh manfaat mulai dari menurunkan kolesterol, mencegah kanker, meningkatkan fungsi kognitif, hingga memperoleh asupan protein dalam jumlah baik.
Dalam satu cangkirnya terkandung 8,86 gram protein yang jauh lebih banyak daripada susu sapi yang hanya mengandung 8, 23 gram protein.
5. Susu Almond
Susu nabati lainnya yang tidak kalah sehat dan baik adalah susu almond. Foto: Getty Images/Kritchai Chaibangyang |
Susu almond memiliki rasa yang ringan, rendah kalori, serta karbohidrat. Namun, susu almond bukanlah sumber protein atau zat besi yang baik.
Secangkir susu almond mengandung 25% protein dari susu sapi atau susu kedelai dalam takaran yang sama.
Satu cangkir susu almond murni, tanpa pemanis tambahan mengandung 40 kalori, protein sebanyak 1,05 gram, karbohidrat 3,43 gram, dan kalsium sebanyak 482 mg.
Namun, susu almond termasuk susu yang baik karena bisa meningkatkan kesehatan jantung, melancarkan ASI, hingga menguatkan tulang karena kandungan Vitamin D hingga kandungan asam lemaknya.
(aqr/adr)
![]() |
||||||||||||||||||||||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Susu Setiap Hari Jakarta – Susu merupakan minuman yang penuh nutrisi. Karenanya rutin minum susu sangat bermanfaat untuk kesehatan. Namun, kamu perlu tahu efeknya jika minum susu tiap hari. Memberikan susu gratis merupakan program yang diusung oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2024. Bahkan banyak negara yang menawarkan susu kepada Indonesia untuk mendukung program tersebut. Program itu dipilih guna mendukung perkembangan gizi masyarakat.
Susu mengandung banyak nutrisi penting untuk tubuh. Dalam segelas susu rata-rata mengandung 122 kalori, 8 gram protein, 12 gram karbohidrat, serta nutrisi penting lainnya. Karenanya rutin minum susu dapat mendukung kesehatan tubuh. Namun, penting untuk membatasi asupannya sebab ada potensi risiko penyakit lain. Dilansir dari Eating Well (09/05/23) berikut ini penjelasannya: 1. Bagus untuk kesehatan tulang
Susu tidak hanya sumber protein yang baik, tetapi juga sumber kalsium dan vitamin D yang penting bagi kesehatan tulang. Karenanya susu bagus untuk masa pertumbuhan. Kalsium adalah jenis mineral yang dibutuhkan untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang. Sementara vitamin D-nya berperan untuk membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan. 2. Dapat menurunkan berat badanSebuah penelitian menemukan bahwa rutin minum susu dapat membantu menurunkan badan atau mempertahankan berat badan. Ini karena susu mengandung kombinasi nutrisi yang baik. Mulai dari karbohidrat, protein, dan lemak yang memberikan rasa kenyang. Kondisi ini akan mendorong kamu untuk tidak ngemil makanan yang tidak sehat. Manfaat susu tersebut telah ditemukan oleh Studi yang diterbitkan di jurnal Nutrients. Namun, peneliti menyarankan untuk tetap membatasi kalori. 3. Menurunkan risiko diabetes
Sebuah penelitian yang menganalisis hampir 600.000 orang menemukan bahwa rutin minum susu dapat menurunkan risiko diabetes tipe II. Menurut peneliti Dr Annlisa Giosu dari Universitas Naples Federico, susu kaya akan nutrisi, termasuk vitamin dan senyawa bioaktif lainnya. Nutrisi dalam susu tersebut dapat mempengaruhi metabolisme glukosa, sebagai pemrosesan gula oleh tubuh. Peneliti juga menyarankan untuk batasi penggunaan gula pada susu. 4. Menurunkan penyakit AlzheimerSebuah studi (2021) yang diterbitkan di Nutrisi & Metabolisme menemukan korelasi antara rutin minum susu dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer. Manfaat tersebut akan dirasakan khususnya pada orang yang memasuki usia lanjut. Menurut peneliti, susu mengandung antioksidan yang disebut glutathione. Senyawa tersebut dapat melindungi otak dari serangan reactive oxygen species dan radikal bebas yang dapat merusak sel otak. 5. Meningkatkan risiko kanker
Namun sayang, minum susu juga bisa menyebabkan efek samping, jika diminum berlebihan. Salah satunya dapat meningkatkan risiko jenis kanker tertentu. Hal tersebut ditemukan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrisi & Metabolisme. Menurut peneliti, asupan susu yang tinggi dikaitkan dengan risiko kanker prostat yang lebih tinggi. Itu karena tingginya kandungan kalsium yang bisa menurunkan hormon penting yang berfungsi melindungi pria dari sel kanker prostat. (raf/odi)
Jangan Khawatir! 5 Mitos Susu Sapi Ini Terbukti Tidak Benar Jakarta – Menjadi minuman populer di dunia, ada banyak mitos yang berkembang soal susu sapi. Untuk 5 mitos ini tidak perlu lagi dipercaya karena terbukti tidak benar. Sejak berabad-abad lalu, susu sapi dikonsumsi banyak orang setiap harinya. Susu menawarkan banyak nutrisi dan manfaat kesehatan. Dalam 100 gram susu sapi terkandung sekitar 42 kalori, 3,4 gram protein, dan 5 gram karbohidrat. Ada juga kandungan vitamin D dan magnesium yang menonjol.
Minum susu sapi mendatangkan manfaat sehat seperti meningkatkan imunitas tubuh, menguatkan tulang, hingga menjaga kesehatan jantung. Namun susu sapi juga tak terlepas dari mitos-mitos yang menyertainya. Beberapa orang, misalnya, meyakini merebus susu akan mengurangi atau menghilangkan nutrisinya. Lalu ada juga yang percaya minum susu dapat memicu jerawat. Bagaimana faktanya? Berikut detikfood merangkum informasi soal mitos susu sapi dari Times of India (19/12/2023): 1. Minum susu sapi bikin gemukAnggapan minum susu sapi dapat menambah berat badan adalah mitos belaka. Artinya kamu tak perlu lagi mempercayainya. Sebab susu secara umum merupakan bahan makanan sehat yang kaya nutrisi alami. Mengenai susu bikin gemuk, tentu saja bergantung jenis susu dan jumlah yang dikonsumsi. Jika kamu terlalu banyak minum susu berlemak, mitos itu bisa jadi benar adanya. Kalau tak mau gemuk, pilih susu yang rendah kalori dan lemak. Konsumsinya justru bisa bantu usaha penurunan berat badan. 2. Merebus susu segar mengurangi nutrisinya
Beberapa orang juga meyakini merebus susu sapi segar dapat mengurangi nutrisinya. Faktanya, susu sapi murni atau segar justru harus direbus untuk membuatnya lebih sehat. Proses perebusan mengurangi kandungan bakteri di dalam susu sehingga jadi lebih aman diminum. Selain itu, merebus susu tidak akan merusak vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya. 3. Susu menghilangkan kalsium dari tulangMitos lain soal susu yang banyak dipercaya adalah susu ‘mengambil’ kalsium dari tulang. Mitos ini tidak perlu dipercaya karena tidak ada dasar ilmiahnya. Faktanya, susu merupakan sumber kalsium yang baik dan penting untuk kesehatan tulang. Konsumsinya secara rutin mampu memperkuat tulang dan bisa mengurangi risiko osteoporosis. Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.4. Minum susu menghasilkan lendir
Mitos populer soal susu lainnya adalah minum susu dapat memicu produksi lendir. Meski mengonsumsi susu skim saat batuk bisa memperbanyak lendir, tapi mitos terkait minum susu ini tidak sepenuhnya benar. Jadi kamu tak perlu lagi khawatir soal minum susu. Meminumnya secara rutin pun tidak akan berefek memperbanyak lendir. 5. Minum susu memicu jerawatAnggapan bahwa mengonsumsi susu dikaitkan dengan jerawat telah menjadi mitos yang terus berkembang. Meskipun efek pada tiap individu mungkin berbeda-beda, tapi bukti ilmiah tidak secara konsisten mendukung hubungan penyebab langsung antara konsumsi susu dan jerawat. Faktor-faktor seperti genetika, hormon, dan pola makan secara keseluruhan memainkan peran yang lebih signifikan dalam kesehatan kulit. Jadi buat penggemar susu tak usah lagi risau kalau minuman favoritmu dapat memicu jerawat. (adr/odi)
![]() Ternyata Ini Jenis Susu dengan Kandungan Protein Tertinggi Jakarta – Susu terdiri dari banyak jenis, termasuk susu hewani dan susu nabati. Dari sekian banyak ragamnya, ternyata inilah jenis susu dengan kandungan protein terbaik! Konsumsi susu banyak diandalkan sebagai sumber protein dan kalsium. Minum susu pun memiliki banyak manfaat sehat, seperti menyehatkan otot, tulang, dan gigi. Jenis susu yang paling umum merupakan susu sapi, tapi sebenarnya ada juga susu hewani lain seperti susu kambing, susu unta, susu kerbau, dan susu domba.
Lalu bagi mereka yang intoleransi laktosa, biasanya beralih ke susu nabati. Beberapa jenisnya adalah susu oat (gandum), susu almond, susu kedelai, susu kelapa, sampai susu kacang mede. Namun sebenarnya susu manakah yang punya kandungan protein paling bagus? The Daily Meal (17/2/2025) mengungkap susu sapi adalah jawabannya. Susu sapi mengandung protein lebih tinggi per sajian dibanding jenis susu lainnya. Susu sapi juga menjadi sumber nutrisi terbaik karena berbagai alasan.
Selain proteinnya yang tinggi, protein ini juga hadir dalam bentuk yang lebih efisien untuk dicerna tubuh. Asam amino pada protein susu sapi berada dalam rasio ideal untuk meningkatkan pertumbuhan, perbaikan, dan kesehatan otot secara keseluruhan. Selain itu, susu sapi mengandung vitamin D dan kalsium, yang penting untuk kesehatan tulang dan bekerja secara sinergis dengan protein untuk meningkatkan fungsi otot dan mencegah pengeroposan tulang. Secangkir susu sapi mengandung sekitar 8 gram protein. Jenisnya lengkap dan sangat mudah diserap tubuh. Dua jenis protein utamanya adalah kasein dan whey. Kasein dan whey bekerja sama menyediakan profil protein lengkap dan berkualitas tinggi yang mengandung sembilan asam amino esensial. Untuk diketahui, tubuh manusia tidak dapat memproduksi asam amino sendiri, jadi perlu didapat dari konsumsi makanan. Susu sapi dianggap sebagai protein lengkap karena mengandung semua asam amino esensial ini dalam proporsi yang tepat. Kasein membentuk sekitar 80% dari kandungan protein dalam susu sapi, sedangkan whey menyumbang 20% sisanya. Kasein adalah protein yang lambat dicerna, yang berarti ideal untuk perbaikan otot dan pelepasan protein berkelanjutan dari waktu ke waktu.
Di sisi lain, whey cepat dicerna dan sering disukai oleh atlet untuk pemulihan otot yang cepat setelah berolahraga. Kombinasi kasein dan whey menyediakan sumber asam amino yang seimbang dan berkelanjutan yang cukup sulit dikalahkan oleh jenis susu lain. Ketika susu sapi dan susu nabati dibandingkan, perbedaan proteinnya terlihat jelas. Misalnya, susu almond hanya mengandung 1 gram protein per cangkir. Pilihan populer lainnya, susu gandum, mengandung sekitar 2-3 gram protein per cangkir. Untuk susu kedelai, menawarkan lebih banyak protein (sekitar 7 gram per cangkir). Namun jumlahnya masih di bawah protein secangkir susu sapi yaitu 8 gram. Selain itu, susu kedelai tidak memiliki komposisi protein berkualitas tinggi yang sama seperti susu sapi. (adr/odi) ![]() 5 Minuman Tanpa Gula Ini Bisa Turunkan Kadar Gula Darah Jakarta – Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan rendah kalori, beberapa minuman ini bagus untuk menurunkan kadar gula darah. Asalkan tidak ditambah pemanis. Gula darah atau glukosa darah merupakan jumlah gula dalam darah yang berasal dari karbohidrat makanan yang kita konsumsi. Gula darah menjadi sumber energi utama bagi tubuh. Namun, jika kadarnya terlalu tinggi, justru bisa berisiko untuk kesehatan. Normalnya, kadar gula darah pada orang dewasa berada di angka 80-100 mg/dL (4.4-5.5 mmol/L).
Jika terlalu tinggi, bisa menyebabkan diabetes. Kondisi ini dapat dicegah dengan mengonsumsi minuman yang kaya antioksidan ini dan rendah kalori ini. Dikutip dari Eating Well (29/11/24) berikut 5 minuman tanpa gula yang bagus untuk gula darah.1. Teh
Teh merupakan minuman bebas kalori yang bagus untuk kesehatan asalnya tidak ditambah pemanis, seperti gula, susu, atau krimer. Teh sangat bagus untuk menurunkan gula darah. “Teh dapat meningkatkan aktivitas insulin hormon yang akan membantu menurunkan gula darah,” ujar ahli gizi Marie Spano. Sebuah penelitian menemukan bahwa teh hitam, teh hijau, dan teh oolong kaya akan antioksidan dan senyawa bioaktif yang berperan untuk menjaga gula darah tetap stabil. 2. KopiSebuah penelitian menemukan hubungan antara mengonsumsi kopi secara teratur dan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2. Ini karena kopi mengandung senyawa penting. Senyawa tersebut dikenal dengan sebutan asam klorogenat yang dapat membantu mengelola gula darah. Namun, manfaat tersebut akan rusak jika kamu menambahkan gula, sirup, dan krimer ke kopi Dengan menambahkan pemanis justru akan menyebabkan kadar gula darah melonjak. Alih-alih menambahkan gula, kamu bisa menambahkan kayu manis yang bagus untuk gula darah. Minuman yang dapat menurunkan kadar gula darah ada di halaman selanjutnya.3. Susu
Minum segelas susu dapat mendukung kadar gula darah yang lebih baik. Manfaat ini didapatkan karena kandungan nutrisi, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Untuk manfaat gula darah yang lebih baik, disarankan mengonsumsi susu murni atau bebas laktosa. Ini bagus untuk stabilitas gula darah, karena lemak dan proteinnya membantu memperlambat penyerapan gula. Ahli gizi Spano juga menyarankan agar memilih susu rendah lemak seperti susu kedelai tanpa tambahan pemanis. Susu kedelai jadi pilihan tepat karena rendah kalori dan lemak jenuh. 4. Infused WaterInfused Water merupakan air putih yang direndam dengan buah-buahan. Mulai dari strawberry, lemon, hingga rempah-rempahan seperti daun mint dan basil. Air yang direndam lemon jadi pilihan terbaik, karena kandungan asam pada lemon dapat mengikis lapisan enamel gigi jika dikonsumsi berlebihan. Atau bisa juga direndam kayu manis. Rempah-rempahan yang satu ini dikemas dengan antioksidan yang disebut flavonoid yang berperan untuk menurunkan gula darah. 5. Sparkling Water
Sparkling water merupakan air minum yang berkarbonasi atau mengandung gelembung gas karbon dioksida. Minuman ini bisa jadi pilihan untuk menurunkan kadar gula. Minuman ini memiliki rasa yang alami dan tidak mengandung gula, kalori, dan karbohidrat tambahan, sehingga menjadi pilihan yang ideal untuk mendukung keseimbangan gula darah. Selain itu, sparkling water juga dapat membantu melancarkan pencernaan dan meredakan gejala sembelit hingga bisa menghidrasi tubuh dengan baik. (raf/odi) ![]() Hati-Hati! Hindari Konsumsi Susu Berbarengan 5 Makanan Ini Jakarta – Susu tidak boleh dikombinasikan dengan sembarang makanan. Contohnya 5 makanan ini yang jika dikonsumsi berbarengan susu dikhawatirkan memicu gangguan pencernaan. Susu merupakan salah satu minuman kaya manfaat karena kandungan nutrisi yang lengkap. Susu mengandung mulai dari kalsium, fofor, zinc, vitamin A, vitamin D, vitamin B12, dan masih banyak lagi. Berkat kandungan nutrisi tersebut, susu memiliki banyak manfaat. Mulai dari menguatkan tulang dan gigi, menurunkan tekanan darah, menetralisir racun, mencegah terjadinya kanker kolon, dan masih banyak lagi.
Meskipun begitu, susu tidak cocok dipadukan dengan semua jenis makanan. Kombinasi makanan yang tidak tepat bisa membuat perut terasa kembung dan mual. Menurut penelitian yang disebut situs Slurrp, makanan kaya protein, asam, atau pedas terbukti memiliki efek negatif pada sistem pencernaan jika dipadukan dengan susu. Melansir Slurrp.com (25/03/2025), berikut 5 makanan yang tidak boleh dipasangkan dengan susu. 1. Buah jeruk
Buah citrus, seperti jeruk atau lemon, memiliki kadar asam tinggi yang dapat mengganggu proses cerna susu. Ketika makanan dengan kandungan asam tinggi bersentuhan dengan susu, protein dalam susu akan menggumpal. Lalu terjadi reaksi kimia yang dapat menghambat proses pencernaan, sehingga perut terasa kembung. Jika ingin mengonsumsi buah citrus dan susu, sebaiknya beri jarak minimal dua jam. 2. Ikan
Menurut sistem pengobatan alami Ayurveda dari India, susu dan ikan dikenal sebagai kombinasi yang tidak cocok karena sifatnya yang kontras. Susu memiliki efek mendinginkan dan ikan memiliki sifat menghangatkan. Jika dikonsumsi bersama, keduanya dapat melepaskan racun dan menyebabkan masalah pencernaan. Susu dan ikan memang sumber protein baik, tetapi memadukan keduanya dapat membebani sistem pencernaan dan menyebabkan ketidaknyamanan. Rekomendasi makanan lain yang tidak boleh dimakan bareng susu dapat dilihat pada halaman selanjutnya!3. Pisang
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of Ayurveda and Integrative Medicine tahun 2021, kombinasi susu dan pisang disebut ‘Viruddhahara’, berarti makanan yang tidak cocok. Kedua makanan ini juga sama-sama mengandung kalori dalam jumlah sedang. Satu pisang berukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori. Sekitar 250 mililiter susu murni umumnya mengandung 150 kalori. Jika keduanya dikombinasikan secara bersamaan, maka berpotensi meningkatkan berat badan. Melansir Food Combining NDTV, menurut Lad, konsumsi susu dan pisang bersamaan juga bisa menyebabkan alergi dan sinus. Sebab, sifat asam dan manis dari kedua makanan ini bisa membuat saluran pencernaan kacau. 4. Makanan pedasBanyak yang menyarankan minum susu setelah makan makanan pedas karena sifat susu bisa menetralkan sensasi pedas tersebut. Meskipun memang bisa meredakan sensasi pedas dan panas, tetapi memadukan keduanya bukan ide terbaik. Sebab, rempah-rempahan pedas ini merangsang produksi asam di lambung. Bila dipadukan dengan susu, ada risiko refluks asam dan gangguan pencernaan. 5. Daging
Seperti ikan, mengombinasikan daging dengan susu juga bukan pilihan yang baik. Daging dan susu sama-sama kaya akan protein. Jika dikonsumsi bersama, keduanya dapat mengganggu sistem pencernaan, seperti perut kembung, gas, dan rasa tidak nyaman di perut. Daging dan susu memiliki sifat berbeda pada saat dikonsumsi bersamaan, protein keduanya menjadi bersaing dalam proses pencernaan. Akhirnya menyebabkan pencernaan menjadi bermasalah. Jika ingin menggabungkan makanan dengan susu, pilihlah protein yang rendah lemak, seperti lentil. (aqr/adr) 6 Susu untuk Diet, Rendah Kalori dan Kaya Nutrisi
Jakarta – Diet berarti kegiatan mengatur pola makan untuk berbagai tujuan, mulai dari alasan kesehatan sampai menurunkan berat badan. Orang yang sedang berdiet mungkin pernah mendengar saran untuk menghindari susu. Padahal, susu tetap boleh diminum saat diet, lho. Ada berbagai jenis susu yang rendah kalori dan kaya akan nutrisi, sehingga tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang cukup walau sedang diet. Rekomendasi Susu yang Bagus untuk DietMengutip Zoe, perusahaan ilmu kesehatan yang berbasis di Amerika Serikat merokemdasikan beberapa susu yang baik untuk diet, yaitu: 1. Susu SapiSusu sapi seringkali disebut tinggi lemak sehingga dihindari oleh orang yang sedang berdiet. Padahal, susu sapi kaya akan nutrisi.
Susu sapi juga umumnya tidak melalui banyak proses kimiawi. Produsen susu sapi biasanya melakukan proses pasteurisasi untuk menghilangkan bakteri jahat. Tetapi, proses ini tidak mengurangi nutrisi dalam susu sapi. Jika kamu sedang berdiet, kamu bisa memilih susu sapi rendah lemak. Kalori dan total lemaknya lebih sedikit, tetapi kadar nutrisi lainnya seperti kalsium, protein, dan potasium tidak berubah. Sebagai perbandingan, 1 gelas (240 mililiter) susu sapi biasa mengandung 149 kalori, sementara susu sapi rendah lemak mengandung 122 kalori. Tetapi, jika kamu intoleran terhadap laktosa, susu sapi sulit dicerna. Untungnya, tersedia juga susu sapi yang bebas laktosa. Kadar nutrisi susu sapi bebas laktosa sama dengan susu sapi biasa. 2. Susu KedelaiAlternatif susu untuk diet selanjutnya adalah susu kedelai. Kalorinya lebih sedikit daripada susu sapi, tetapi kandungan proteinnya sama. 1 gelas susu kedelai yang tidak diberi pemanis mengandung 92,7 kalori saja. Susu kedelai juga mengandung kalsium dengan kadar yang berbeda-beda. Produsen susu kedelai biasanya menambahkan vitamin, seperti vitamin A, B12, dan D. Mengutip Healthline, dibandingkan sumber protein nabati lainnya, susu kedelai memiliki kandungan asam amino yang paling lengkap. Asam amino bisa disebut balok-balok pembangun protein yang dibutuhkan tubuh. Protein yang didapat dari susu kedelai sama baiknya dengan protein dari produk hewani, seperti susu sapi. 3. Susu AlmondSelanjutnya ada susu almond yang juga baik untuk diet. Sebab, 1 gelas susu almond tanpa pemanis hanya mengandung 36,6 kalori. Susu almond dibuat dengan merendam kacang almond dan menyaring air yang didapatkan. Sehingga, kebanyakan nutrisinya menghilang. Oleh karena itu, produsen kerap menambahkan vitamin dan mineral pada susu almond. 4. Hemp MilkHemp milk dibuat dari biji tanaman hemp yang direndam dan digiling menggunakan air. Warna, tekstur, dan bahkan rasanya mirip dengan susu sapi asli. Susu hemp mengandung jauh lebih sedikit kalori dibandingkan susu sapi, sehingga bisa jadi alternatif susu untuk diet. 1 gelas susu hemp mengandung 60 kalori saja. Selain kalori, kandungan karbohidratnya juga lebih rendah dari susu sapi. Susu hemp yang dibeli di pasaran biasanya telah diberi tambahan vitamin dan mineral. Pastikan membaca kemasan untuk mengetahui informasi gizinya. 5. Cashew MilkCashew milk terbuat dari cashew atau yang kita kenal sebagai kacang mete. Mengutip Nutritionix, 1 gelasnya hanya mengandung 57 kalori saja. Mengutip University of Pittsburgh Medical Center, cashew milk baik untuk diet karena mengandung asam anakardat, yang bertugas mencegah penimbunan lemak saat sel-sel lemak sedang terbentuk. 6. Susu FlaxseedAlternatif susu untuk diet selanjutnya adalah susu flaxseed. Susu ini terbuat dari flaxseed atau biji rami yang dicampur air. Mengutip Milky Plant, susu flaxseed kaya akan nutrisi seperti omega 3 yang baik untuk fungsi hati dan otak. Untuk menurunkan berat badan, susu flaxseed bisa jadi pilihan, sebab susu ini rendah kalori. 1 gelas susu flaxseed mengandung 49 kalori saja. Selain itu, susu flaxseed kaya akan serat yang membantu kita merasa kenyang lebih lama. Itu dia jenis-jenis susu yang rendah kalori tetapi kaya nutrisi sehingga baik untuk kamu yang sedang berdiet menurunkan berat badan. Semoga bermanfaat! (khq/khq) ![]() Ini 5 Pilihan Susu Sehat Nabati yang Enak, Susu Beras dan Susu Oat Jakarta – Berbeda dengan susu dari produk hewani, susu nabati berasal dari tumbuh-tumbuhan yang tak kalah sehat. Jenis susu nabati beragam ada susu beras hingga almond. Sebagai alternatif susu hewan, susu nabati popularitasnya terus meningkat. Banyak orang yang mulai beralih ke susu nabati karena dinilai lebih sehat. Terutama bagi orang-orang yang mengikuti pola hidup vegan. Tak hanya yang menerapkan pola vegan saja, tapi orang-orang yang non-vegan pun tetap menyukai susu nabati. Jenis susu nabati cukup beragam ada yang diolah dari kacang, biji-bijian sampai beras.
Seperti susu beras yang sangat baik dikonsumsi bagi orang-orang yang memiliki alergi. Ada juga susu kedelai yang paling populer sebagai pengganti susu sapi. Dilansir dari berbagai sumber, berikut lima susu nabati yang digemari banyak orang. 1. Susu Kedelai
Bisa dibilang susu kedelai merupakan alternatif susu nabati yang paling populer sejak dulu. Susu ini memiliki kandungan nutrisi yang sama seperti susu sapi. Kalorinya tidak terlalu besar tapi tetap menjadi sumber protein dan kalsium yang baik untuk tubuh. Susu kedelai mengandung komponen bernama isoflavones dan phytosterols, yang membantu menurunkan risiko kanker. Sekaligus mencegah penyakit jantung dan osteoporosis. Untuk penggunaan sendiri, susu kedelai bisa diminum langsung. Dijadikan bahan membuat kue, campuran masakan sampai topping kopi. Bahkan sekarang tren susu kedelai sudah ada yang rasa vanilla, cokelat sampai pisang. 2. Susu BerasBagi orang-orang yang memiliki alergi makanan, bisa mengganti asupan susu hewan dengan susu beras. Jenis susu nabati yang satu ini bebas gluten dan memiliki rasa manis yang alami. Susu beras bisa digunakan untuk kebutuhan memasak atau bahan membuat kue. Bagi yang sedang berdiet, susu beras mengandung kalori yang sangat rendah. Selain itu protein dan lemaknya juga rendah. Karena teksturnya yang cukup encer, susu beras tidak bisa dijadikan topping minuman seperti di kopi. Namun kini muncul tren di mana orang-orang membuat susu beras sebagai smoothies sehat. 3. Susu Kacang Almond
Paling populer di kalangan tren susu kekinian. Susu nabati yang satu ini dibuat dari kacang almond utuh, atau mentega almond yang diolah dengan air hingga konsistensinya menyerupai susu. Tekstur susu almond jauh lebih encer dan ringan dibandingkan susu sapi. Rasanya cukup manis dengan jejak rasa kacang almond. Kalorinya juga cukup rendah dibandingkan susu lainnya. 4. Susu Oat
Sama seperti susu almond, susu yang terbuat dari oat ini sedang ngetren di kalangan susu nabati. Susu yang satu ini dibuat dari campuran oat dengan air. Rasanya cukup manis dan teksturnya tidak terlalu padat. Banyak orang yang meminum susu oat sebagai alternatif pengganti susu hewan. Biasanya susu ini sering dijadikan tambahan saat makan sereal, atau ketika membuat smoothies. Secara keseluruhan susu oat memiliki kalori yang hampir mirip dengan susus sapi. Tapi susu ini memiliki serat yang tinggi dibandingkan susu lainnya, sehingga dapat membantu melancarkan sistem pencernaan. Sekaligus membantu menurunkan kadar kolesterol pada tubuh. 5. Susu Hazelnut
Kalau ke kafe atau gerai minuman, pasti banyak minuman yang dicampur dengan susu hazelnut. Jenis susu nabati ini bisa dibilang cukup ngetren karena rasanya yang enak. Susu ini terbuat dari kacang hazelnut yang rasanya lebih creamy. Tapi kalorinya lebih tinggi dibandingkan susu nabati lainnya. Meski begitu terdapat banyak serat dalam susu hazelnut. Cocok diminum oleh orang-orang yang mengalami masalah pencernaan. Karena rasa kacang hazelnut yang cukup kuat, banyak orang yang mengolah susu hazelnut sebagai tambahan kopi, minuman milk tea, hingga kue dan cookies. (sob/odi) ![]() Kisah Keluarga Ursone Menyulap Lembang Menjadi FrieslandLembang – Lembang terkenal dengan susu sapinya. Di balik ketenaran Lembang sebagai produsen susu, ternyata ada peran keluarga Ursone dari Italia. Bagaimana kisahnya? Ketika Hindia Belanda menjajah Indonesia, mereka menjadikan Lembang, Cisarua, hingga Pangalengan di Bandung selatan sebagai daerah penghasil susu, serupa dengan Provinsi Friesland di Belanda sana. Daerah-daerah yang disebutkan di atas dinilai memiliki bentang alam serta suhu udara yang sangat cocok untuk lokasi peternakan sapi, khususnya sapi perah yang diambil susunya.
Dalam buku Bandung Baheula Jeung Kiwari Bandoengsche Melk Centrale (BMC) karya Sudarsono Katam, disebutkan kalau bibit sapi yang akan diternakkan di Priangan kala itu ialah jenis Friesien Holstein yang berasal dari Provinsi Friesland, Belanda. Sapi jenis itu sudah dikenal karena kualitas dan kemampuannya yang tinggi dalam memproduksi susu. Sapi Friesien Holstein punya corak khas yakni warna hitam dengan aksen putih. Tenang dan jinak, begitu sifat sapi tersebut sehingga mudah dikuasai oleh manusia. Berat badannya berkisar 850 kilogram sampai 1 ton untuk sapi jantan, dan 700-an sampai 850 kilogram untuk sapi betina. Peran Keluarga Ursone dari ItaliaPerjalanan peternakan sapi di daerah Lembang, diawali oleh keluarga Ursone, orang berkewarganegaraan Italia. Tiga kakak beradik Ursone, yakni P. A. Ursone, G. Ursone, dan A. Ursone menjadikan Lembang sebagai produsen susu kualitas unggul serupa Friesland. Mereka mendirikan perusahaan susu bernama Lembangsche Melkerij Ursone. Perusahaan itu bergerak dalam bidang pemerahan susu. Sapi yang diternakkan sebanyak 30 ekor dilepasliarkan di lahan perkebunan Baroe Adjak. “Peternakan di Lembang diawali oleh keluarga Ursone pada tahun 1895. Kalau sekarang, masih ada sisanya itu bangunan Kapel Deetje, sekarang jadi Piknik Kopi Lembang,” kata pegiat sejarah dari Komunitas Sejarah Lembang, Malia Nur Alifa saat dikonfirmasi, Minggu (3/8). Di awal kiprahnya, tiga kakak beradik Ursone yakni P. A. Ursone, G. Ursone, dan si bungsu A. Ursone memiliki 30 ekor sapi. Dalam sehari sapi itu bisa menghasilkan 30 liter susu berkualitas tinggi. Lalu di tahun 1940, sapi perah di Peternakan Ursone terus bertambah sampai sebanyak 250 ekor dengan produksi ribuan liter susu per harinya. “Salah satu dari keluarga Ursone itu kemudian mendirikan Bandoengsche Melk Centrale atau Pusat Pengolahan Susu Bandung. Peternakan sapi keluarga Ursone terus bertambah hingga mencapai 6 ribuan ekor. “Jadi saat itu, sekitar 6 ribuan ekor sapinya yang tersebar di banyak titik di Lembang. Jadi keluarga Ursone ini punya perusahaan susu terbesar se-Asia Tenggara saat itu,” kata Malia. Membahas sedikit soal BMC, dalam buku tersebut dijelaskan bahwa BMC berdiri di akhir tahun 1928. Di dalamnya ada para peternak sapi perah dan pengusaha susu di Bandung dan sekitarnya. BMC kala itu berkantor di Kebon Sirihweg nomor 58, yang kini berubah menjadi Jalan Aceh nomor 30 di Bandung. Penentuan lokasi BMC di Kebon Sirihweg karena nantinya bermuara pada Logeweg atau Jalan Wastukancana seeta Tjitjendoweg atau yang kini disebut Jalan Cicendo. Hal itu bakal memudahkan pengangkutan susu daru peternakan ke BMC. Keluarga Ursone Menyumbangkan Lahan buat Observatorium BosschaKiprah keluarga Ursone di Lembang yang sukses sebagai peternak sapi dan pengusaha susu sukses, tak membuat Ursone bersaudara lupa diri. Mereka tercatat rajin berderma, salah satunya lahan yang mereka miliki. “Kalau ada yang tahu Observatorium Bosscha, nah itu lahannya seluas 6 hektare itu hibah dari Keluarga Ursone,” kata Malia. Ada satu hal yang perlu diluruskan, yakni soal rumah Keluarga Ursone. Malia menyebut rumah tua berarsitektur art deco di Baruajak Lembang saat ini bukan merupakan rumah keluarga musisi tersebut. “Jadi yang sekarang jadi Piknik Kopi Lembang itu bukan rumah Keluarga Ursone, tapi peternakan dan perusahaannya. Sempat beberapa kali berubah fungsi, seperti jadi poliklinik dan terakhir jadi Kapel Deetje, istri dari P. A. Ursone. Kalau rumahnya itu sudah tidak ada, dulu ada di seberang Grand Hotel Lembang, sekarang sudah berubah jadi SPBU swasta dan restoran,” kata Malia. Peternakan sapi di Lembang tak cuma dimiliki Keluarga Ursone. Ada banyak peternakan sapi lainnya yang juga memproduksi susu berkualitas. Salah satunya milik Nagel dan Meyer M. V. “Dulu peternakannya itu ada dekat Alun-alun Lembang. Lahannya luas, kemudian sempat dijadikan tempat wisata minum susu sampai tahun 2000-an. Sekarang cuma sisa lahannya saja,” kata Malia. Sampai saat ini Lembang masih dikenal sebagai daerah peternakan sapi, penghasil susu, serta pertanian. Masalah yang dihadapi peternak saat ini lebih kompleks. Mulai dari harga jual susu yang tak stabil, hingga tudingan pencemaran sungai oleh kotoran hewan. Dari 6 ribuan lebih peternak sapi di Lembang dengan jumlah populasi sapi sebanyak 26.300-an ekor, penyelesaian kotoran hewan yang dihasilkan diperkirakan baru 30 persennya. “Mungkin baru 30 persennya terselesaikan dengan biogas, cacing untuk kosmetik, pupuk organik. Nah yang harus diselesaikan ini 70 persennya. Mereka juga terkendala ketersediaan anggaran kalau harus membuat pengolahan limbah sendiri,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB, Wiwin Aprianti. ——– Artikel ini telah naik di detikJabar. (wsw/wsw) |




































