Tag: taktik

  • Madrid-nya Alonso Kalah Telak Melulu


    Almaty

    Selama ditukangi Xabi Alonso, Real Madrid memang baru menderita dua kekalahan. Namun, hasil-hasil negatif itu didapat Madrid dengan skor telak.

    Alonso ditunjuk sebagai juru taktik Los Blancos pada musim panas lalu. Secara keseluruhan mantan gelandang top Spanyol itu sudah memimpin di 14 pertandingan Madrid, di mana 11 di antaranya menang.

    Meski demikian, Madrid besutan Alonso bak mengirim sinyal kurang meyakinkan. Saat melawan tim-tim yang setara Kylian Mbappe dkk cenderung kesulitan.


    Paris Saint-Germain jadi rival berat pertama Madrid di era Xabi Alonso. Bertemu di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, El Real digasak 0-4 usai diberondong gol-gol dari Fabian Ruiz (2), Ousmane Dembele, dan Goncalo Ramos.

    Sedangkan kekalahan kedua Real Madrid didapat saat menantang Atletico Madrid di LaLiga, akhir pekan lalu. Madrid sempat comeback dari ketinggalan satu gol, tapi akhirnya dipaksa tumbang 2-5.

    Alhasil, Madrid diragukan bisa bersaing dalam perebutan titel juara liga dan Liga Champions musim ini. Gelandang Madrid Federico Valverde meredam kekhawatiran itu, sekaligus menuntut timnya agar terhindar kekalahan serupa.

    “Tidak, kami kan memang sudah memainkan banyak pertandingan, tapi tidak banyak waktu dengan Xabi. Kami harus memberikan segenap kemampuan kami, 100 persen, sehingga situasinya bisa diatasi secepatnya,” Valverde mengatakan di AS.

    “Kami sudah menderita dua kekalahan dengan Xabi, dan itu adalah kekalahan-kekalahan yang sangat berat. Hal-hal semacam ini memang bagian dari sepakbola, tapi kami harus mencegah agar tidak terjadi lagi. Kami harus sekompak mungkin, di dalam dan luar lapangan, sehingga ini akan jadi sebuah musim yang bagus,” dia menambahkan tentang performa Real Madrid.

    (rin/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Marcus Rashford Dibilang Suka ‘Sabotase Diri Sendiri’


    Jakarta

    Baru-baru ini Marcus Rashford mendapatkan hukuman dari Pelatih Barcelona Hansi Flick. Rashford pun dikritik karena hal semacam ini bukan kali pertama terjadi.

    Flick sempat membangkucadangkan Rashford pada saat Barcelona menghadapi Getafe di LaLiga pada akhir pekan. Padahal di laga sebelumnya, Rashford tampil prima melawan Newcastle United di Liga Champions.

    Usut punya usut, hal itu merupakan bentuk hukuman dari Hansi Flick kepada Marcus Rashford yang datang terlambat pada saat sesi latihan menjelang lawan Getafe.


    Flick memang dikenal sebagai juru taktik yang disiplin. Hukuman semacam itu pernah juga dijatuhkannya kepada pemain-pemain Barca lainnya, termasuk Raphinha.

    Dengan Rashford di atas kertas butuh tampil apik demi memberi kesan positif di Barcelona, yang pada musim panas meminjamnya dari Manchester United, kejadian itu bikin mantan pemain Premier League Troy Deeney tidak habis pikir.

    “Aku sempat memberinya apresiasi karena sebelum itu aku sempat memberikan komentar keras kepada Marcus,” kata pembawa acara talkSPORT tersebut.

    “Tapi, kadangkala pada saat seseorang terus mengulang sesuatu, Anda jadi percaya memang seperti itulah dirinya yang asli. Dia (Rashford) terus saja melakukan hal semacam ini, ketika ia sedang oke dan malah menyabotase diri sendiri. Setiap kali.”

    “Kamu kan sudah tahu aturan mainnya, kamu kan sudah tahu apa yang seharusnya dilakukan di Barcelona,” sebut Deeney, seolah-olah menujukan ucapan itu kepada Rashford.

    Seperti yang dikatakan Deeney, perkara terlambat ini memang sudah pernah bikin Rashford juga kena masalah. Salah satunya ketika di Man United, pada era Erik ten Hag di awal tahun 2024.

    Pada saat itu Rashford terlambat datang ke pertemuan tim dan kemudian tidak dipilih Erik ten Hag dalam kemenangan melawan Newport County di Piala FA.

    Malam sebelum terlambat, Rashford tertangkap kamera sedang party di Belfast, Irlandia Utara. Ia kemudian mengaku dapat hukuman karena ‘ketiduran’.

    (krs/cas)



    Sumber : sport.detik.com

  • Real Madrid Makin Paham Gaya Main dari Alonso


    Madrid

    Real Madrid semakin memahami konsep bermain yang diusung oleh Xabi Alonso. Hal ini dibuktikan dengan Los Blancos tampil sempurna di awal musim ini.

    Real Madrid menang atas Espanyol 2-0 dalam laga lanjutan LaLiga 2025/2026 yang digelar di Santiago Bernabeu, Sabtu (20/9/2025) malam WIB. Dua gol kemenangan El Real diciptakan oleh Eder Militao dan Kylian Mbappe.

    Kemenangan ini membuat Madrid melanjutkan laju sempuran di LaLiga. Los Blancos menyapu bersih lima laga awal di Liga Spanyol musim ini dengan kemenangan.


    Mereka kini berada di puncak klasemen dengan 15 angka. Madrid unggul lima angka dari Barcelona di urutan kedua.

    Keberhasilan meraih hasil sempurna di LaLiga menunjukkan bahwa Madrid semakin berkembang di bawah pelatih anyar, Xabi Alonso. Langkah awal Alonso bersama Madrid sebenarnya sempat tak meyakinkan. Namun, perlahan taktik Alonso mulai mampu dijalankan dengan baik oleh penggawa Madrid.

    Pilar Madrid, Dani Carvajal, menegaskan bahwa timnya sudah memahami konsep bermain yang diinginkan Alonso. Start apik di awal musim ini jadi bukti akan hal itu. Carvajal jelas puas dengan penampilan sempurna Madrid di LaLiga saat ini.

    “Sangat memuaskan. Hal baiknya adalah kami semakin menemukan cara bermain yang diinginkan manajer. Kami semakin memahami konsepnya dan hasilnya mulai terlihat. Ini awal yang bagus,” ujar Carvajal dikutip dari situs Real Madrid.

    (pur/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kylian Mbappe Tak Sekadar Ujung Tombak untuk Real Madrid


    Madrid

    Kylian Mbappe tak sekadar ujung tombak untuk Real Madrid. Ia tetap tampil apik menjalankan peran yang berbeda di lini depan El Real saat menang lawan Espanyol.

    Real Madrid menang atas Espanyol 2-0 dalam laga lanjutan La Liga 2025/2026 yang digelar di Santiago Bernabeu, Sabtu (20/9/2025) malam WIB. Dua gol kemenangan El Real diciptakan oleh Eder Militao dan Kylian Mbappe.

    Torehan gol ke gawang Espanyol membuat Mbappe terus menunjukkan ketajamannya bersama Madrid.Penyerang asal Prancis tersebut telah bikin tujuh gol di semua ajang musim ini dengan lima gol di antaranya dibukukan di LaLiga.


    Pada laga melawan Espanyol, Mbappe berduet dengan Goncalo Garcia di lini depan. Hal yang tak biasa karena pelatih Madrid, Xabi Alonso, sebelumnya lebih banyak memainkan Mbappe sebagai penyerang tunggal.

    Perubahan taktik ini tak terlalu mempengaruhi performa Mbappe. Ia tetap tampil apik di lini depan.

    Dikutip dari SofaScore, Mbappe total mencatatkan delapan tembakan, melepas satu umpan kunci, serta punya persentase akurasi umpan yang tinggi yaitu 95 persen.

    Alonso memuji Mbappe yang mampu beradaptasi dengan baik terkait perubahan peran di laga ini. Alonso mengungkap Mbappe lebih berperan sebagai pembagi bola saat melawan Espanyol. Tugas tersebut bisa dijalankan pemain 26 tahun ini dengan baik.

    “Dia bermain di peran yang berbeda. Dia lebih banyak bermain sebagai playmaker dan kami telah membicarakan apa yang kami butuhkan dengan dan tanpa bola. Posisinya di lapangan telah membantunya melakukan transisi yang luar biasa. Dia sangat memahami sepak bola dan jika Anda menjelaskan sesuatu kepadanya, dia melakukannya. Dia melakukannya dengan sangat baik dan ini adalah peran lain dari posisi yang berbeda sebagai second striker,” ujar Alonso dikutip dari situs Madrid.

    (pur/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Xabi Alonso: Vinicius Dicadangkan karena..


    Oviedo

    Vinicius Junior dicadangkan untuk pertama kalinya dalam kemenangan Real Madrid atas Real Oviedo. Xabi Alonso menegaskan, keputusan itu semata karena taktik.

    Bintang sepakbola Brasil itu baru masuk di babak kedua saat Madrid memimpin 1-0 di markas Oviedo dalam pertandingan Senin (25/8) dinihari WIB. Vinicius lantas mengkreasikan gol kedua Los Blancos yang kembali dicetak Kylian Mbappe di menit ke-83.

    Vinicius menutup penampilannya dari bench dengan membobol gawang Oviedo di injury time. Vinicius menuntaskan crossing mendatar Brahim Diaz dengan sepakan ke sudut bawah gawang lawan sekaligus memastikan kemenangan Madrid 3-0.


    Usai pertandingan pelatih Real Madrid Xabi Alonso menjawab pertanyaan publik mengenai keputusannya mencadangkan Vinicius Junior. Pesepakbola berusia 25 tahun itu diketahui sudah bertahun-tahun mengamankan tempatnya di tim inti Merengues.

    “Pergantian pemain dari pertandingan satu ke pertandingan lainnya bergantung pada apa yang kami butuhkan, dalam kaitannya dengan beban pekerjaan dan lawan,” sebut Alonso dikutip AS. “Saya belum membuat keputusan apapun untuk bulan depan.”

    “Penting bagi pemain untuk merasa penting, siap, dan siap untuk bermain di pertandingan selanjutnya. Penting untuk menjaga penampilan stabil sebagai sebuah tim. Ini adalah sebuah pertandingan untuk melihat bahwa kami terus berkembang.”

    “Setelah hari Selasa melawan Osasuna, kami telah berkembang pada hari ini, dan kami ingin terus seperti ini. Kami toh punya 20an pemain, dan saya akan mencoba mengeluarkan yang terbaik dari mereka untuk memiliki tim sebaik mungkin.”

    Vinicius sangat penting pada hari ini, dan niat saya adalah semua pemain berkontribusi. Akan seperti itu di sepanjang musim ini,” cetus Xabi Alonso.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Gaya Main Alonso Bikin Courtois Jadi Lebih Sibuk


    Madrid

    Thibaut Courtois punya peran yang lebih kompleks bersama Real Madrid di bawah asuhan Xabi Alonso. Alonso memintanya untuk berani maju meninggalkan sarangnya untuk jadi sweeper keeper.

    Real Madrid meraih kemenangan 3-0 di kandang Real Oviedo, Estadio Carlos Tartiere pada laga pekan kedua LaLiga,, Senin (25/8/2025). Tiga gol tim tamu lahir lewat brace Kylian Mbappe dan gol Vinicius Junior.

    Gaya main yang dikembangkan pelatih Madrid, Xabi Alonso, perlahan mulai bisa dijalankan dengan baik anak asuhannya di laga ini. Alonso menerapkan taktik high pressing di Madrid.


    El Real bermain dengan garis pertahanan tinggi untuk segera menekan lawan yang menguasai bola. Madrid bermain dengan gaya main seperti ini sejak laga sebelumnya saat menang 1-0 atas Osasuna.

    Gaya main yang diterapkan oleh Alonso ini membuat peran Thibaut Courtois menjadi lebih kompleks. Courtois mengungkap bahwa Alonso memintanya untuk maju meninggalkan sarangnya saat Madrid dalam kondisi menyerang.

    Hal ini untuk mengimbangi garis pertahanan tinggi yang diterapkan Madrid. Pemain 33 tahun ini diharapkan bisa ikut terlibat dari build up dan mengantisipasi serangan balik lawan.

    Meski begitu, Courtois tetap tak melupakan tugas utamanya menjaga gawang Madrid. Itu tercermin di laga melawan Oviedo dengan Courtois bikin penyelamatan gemilang di akhir laga.

    “Pelatih meminta kami untuk memulai dengan baik, dengan banyak tekanan ke depan, selalu melihat sekitar… Jika Anda menekan terlalu tinggi, mereka tidak bisa keluar dengan baik, itu sangat sulit bagi mereka. Itulah yang kami coba lakukan melawan Osasuna dan hari ini juga, dan sejauh ini berjalan dengan baik. Mungkin saja, mereka bisa keluar dari tekanan itu dan melakukan serangan balik, tetapi kami harus waspada. Itulah gaya main yang harus diikuti,” ujar Courtois dikutip dari Real Madrid TV.

    “Melawan Osasuna, saya tidak punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Manajer meminta saya untuk sangat maju, saya banyak berlari, dan seringkali saya hampir berada di tengah lapangan. Saya harus tetap fokus sepanjang pertandingan dan melakukan penyelamatan itu, karena jika mereka mencetak gol, skornya akan menjadi 1-2 dan kami bisa kesulitan di menit-menit akhir. Kami mampu menjaga clean sheet. Ini bagus untuk semua pemain,” jelasnya.

    (pur/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Levante Vs Barcelona: Blaugrana Si Jago Comeback


    Jakarta

    Barcelona bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Levante 3-2. Sejak musim lalu, Barcelona terbiasa membalikkan keadaan untuk meraih kemenangan.

    Duel Levante vs Barcelona di pekan kedua LaLiga 2025/2026 digelar di Estadio Ciudad de Valencia, Valencia, Minggu (24/8/2025) dini hari WIB. Barcelona tertinggal 0-2 pada babak pertama.

    Ivan Romero membawa Levante memimpin pada menit ke-15. Penalti dari Jose Luis Morales lantas memberi tuan rumah keunggulan 2-0 saat turun minum.


    Pedri memecah kebuntuan Barcelona pada menit ke-49 sebelum ditambah oleh Ferran Torres tiga menit kemudian. Barcelona akhirnya menang berkat gol bunuh diri Unai Elgezabal di injury time saat berusaha menghalau umpan silang Lamine Yamal.

    Menurut catatan yang dilansir Opta, Barcelona sebelumnya memenangi tiga pertandingan di mana mereka tertinggal dua gol pada musim lalu. Laga-laga itu antara lain melawan Atletico Madrid (4-2), Celta Vigo (4-3), dan Real Madrid (4-3).

    Penyerang Barcelona Ferran Torres menyebut perubahan taktik dari Hansi Flick saat pergantian babak menjadi kunci kemenangan timnya.

    “(Flick) melakukan beberapa perubahan taktik (saat turun minum) karena posisi kami kurang pas,” ujar Torres seperti dilansir ESPN.

    “Dan, yang paling penting, dia bilang kalau kami harus menunjukkan karakter kami, gen juara yang kami punya. Kami tampil bagus dan efektif,” katanya.

    Dengan kemenangan ini, Barcelona menjaga start sempurnanya di LaLiga. Blaugrana memuncaki klasemen Liga Spanyol dengan enam poin dari dua pertandingan.

    (nds/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rashford: Hansi Flick Itu…


    Jakarta

    Marcus Rashford ungkap rasanya dilatih Hansi Flick di Barcelona. Menurut Rashford, sang juru taktik asal Jerman itu punya arah yang jelas dan dekat dengan pemain.

    Marcus Rashford dipinjam Barcelona dari Manchester United dengan durasi semusim. Rashford kini dipoles oleh Hansi Flick.


    Marcus Rashford sudah debut di Liga Spanyol, jadi pemain pengganti saat Barca gasak Mallorca 3-0. Rashford bermain selama 21 menit.

    Rashford ditanya soal bagaimana rasanya dilatih Hansi Flick? Pemain berusia 27 tahun itu menjawab, Flick punya arah yang jelas!

    “Arahnya jelas, dia adalah pelatih spesial yang tahu cara bekerja dengan pemain-pemain spesial,” jelasnya dilansir dari Tribuna.

    “Flick komunikatif dan lugas, itu yang paling penting bagi para pemain terutama bagi para pemain muda,” tambahnya.

    Marcus Rashford yakin Barcelona bisa bersaing di level tertinggi di musim 2025/2026 ini. Sebab, fondasi dan mentalitasnya sudah ada!

    “Tim ini punya fondasi untuk jadi juara, jika tidak mereka tidak akan memenangkan tiga trofi musim lalu. Motivasi musim ini juga tinggi, saya yakin tim ini akan sukses,” tutupnya.

    (aff/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Tak Punya Rencana Datangkan Bek Tengah Baru


    Barcelona

    Hansi Flick mengungkap Barcelona belum ada rencana untuk mendatangkan bek tengah baru. Meski, Flick kini minim opsi di bek tengah usai kepergian Inigo Martinez.

    Barcelona baru saja kehilangan Inigo Martinez. Ia memutuskan mengakhiri kontraknya di Barcelona untuk kemudian bergabung dengan Al Nassr secara free transfer.

    Kubu El Barca tak menghalangi Martinez pergi karena kepergiannya bisa melonggarkan beban gaji klub. Beban gaji Barcelona berkurang 14 juta euro setelah bek 34 tahun tersebut hengkang.


    Barcelona saat ini memang berusaha mengurangi beban gaji klub demi bisa mendaftarkan pemain baru. Dua rekrutan anyar Barcelona, Joan Garcia dan Marcus Rashford, masih terancam tak bisa didaftarkan di LaLiga dengan kondisi beban gaji Blaugrana saat ini.

    Kepergian Martinez baik secara finansial tapi tidak untuk taktik sang pelatih, Hansi Flick. Hengkangnnya Martinez membuat Flick minim pilihan di posisi bek tengah.

    Barcelona saat ini cuma memiliki Pau Cubarsi, Ronald Araujo, dan Andres Christensen yang berposisi alami sebagai bek tengah di tim utama. Araujo dan Christensen jadi pemain yang rawan cedera dalam beberapa musim terakhir.

    Flick berusaha menerima kondisi ini. Ia mengungkap Barcelona belum punya rencana untuk mendatangkan bek tengah baru pada bursa transfer musim panas ini.

    Namun, Flick bakal berdiskusi dengan Direktur Olahraga Barcelona, Deco, terkait peluang untuk mendaratkan pilar lini belakang baru.

    “Saya akan bicara dengan Deco saat dia di sini, lalu kita lihat saja nanti. Tapi saat ini, saya rasa kami belum akan merekrut [bek baru],” ujar Flick dikutip dari Yahoo Sports.

    Flick harus memaksimalkan skuad yang dimilikinya jika bek baru tak datang. Eric Garcia dan Jules Kounde yang bisa bermain di bek kiri bisa disulapnya jadi bek tengah. Solusi lain adalah mempromosikan bek tengah dari tim muda El Barca.

    (pur/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Raphinha Mau Selama Mungkin di Barcelona


    Barcelona

    Winger Barcelona Raphinha belum lama ini memperpanjang kontraknya. Raphinha mengaku akan senang jika bisa lama-lama berkostum Barca.

    Bintang sepakbola Brasil itu dihadiahi tambahan kontrak tiga tahun, yang akan mengikatnya sampai 2028. Barca jelas tak ingin kehilangan Raphinha setelah pamer performa impresif di sepanjang 2024/2025.


    Sebanyak 34 gol dan 25 assist disumbangkan Raphinha untuk Barcelona di semua kompetisi. Kontribusi mantan pemain Leeds United itu mengantar Blaugrana menjuarai LaLiga, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, dan mencapai semifinal Liga Champions pertama dalam enam musim.

    Meski demikian, Raphinha tetap realistis. Barcelona jelas hanya akan mempertahankan pemain-pemain yang tampil konsisten.

    “Jika klub senang bersamaku, maka aku akan tinggal di sini selama yang kubisa,” kata pesepakbola berusia 28 tahun itu kepada SPORT.

    “Sudah pasti, jika aku merasa aku tidak menampilkan performa terbaikku, atau aku kurang berkontribusi, maka aku sadar bahwa saat itu akan jadi waktuku untuk pergi. Namun, untuk sekarang kurasa aku baik-baik saja, dan aku berada di kondisi fisik dan taktik yang sangat bagus.”

    Sebelum mencuat, Raphinha sempat mengalami start karier yang sulit di Barca. Raphinha cuma membuat 20 gol dan 25 assist di dua musim pertamanya digabungkan.

    (rin/krs)



    Sumber : sport.detik.com