Tag: teh herbal

  • Konsumsi 7 Teh Herbal Ini Ampuh Turunkan Kolesterol Jahat


    Jakarta

    Kadar kolesterol jahat yang berlebihan dalam tubuh dapat mengganggu kesehatan. Coba cara alami mengatasinya dengan konsumsi teh herbal berikut.

    Kolesterol merupakan zat lemak yang diproduksi oleh tubuh. Senyawa ini membantu tubuh memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak.

    Kadar kolesterol total yang normal di bawah 200 mg/dL. Sementara kadar kolesterol yang tinggi yakni sekitar dari 200-239 mg/dL.


    Kolesterol yang tinggi dapat mengakibatkan penumpukan plak pada pembuluh darah arteri. Akibatnya, jantung dipaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

    Untuk mengatasinya, ada beberapa herbal yang diyakini dapat membantu mengurangi penumpukan kolesterol jahat di arteri dan dapat membantu menurunkan kolesterol jahat.

    Berikut 7 teh herbal penurun kadar kolesterol jahat dalam tubuh:

    1. Teh hijau

    Teh hijau dikenal karena banyak manfaatnya bagi kesehatan, termasuk perannya dalam mengelola kadar kolesterol. Kaya akan katekin, sejenis antioksidan, teh hijau membantu mengurangi kolesterol LDL (jahat) sekaligus meningkatkan kolesterol HDL (baik).

    Penelitian telah menunjukkan bahwa minum teh hijau secara teratur dapat meningkatkan kadar kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung. Untuk memasukkan teh ini ke dalam menu makanan, seduh beberapa kantong teh hijau atau daunnya dalam air panas selama 3-5 menit. Minum 1-2 cangkir setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

    2. Teh hibiscus

    Teh hibiscusFoto: Getty Images/ALEAIMAGE

    Teh hibiscus, yang terbuat dari kelopak bunga hibiscus atau kembang sepatu yang dikeringkan, merupakan pilihan lain yang sangat baik untuk mendukung kesehatan jantung.

    Kaya akan antosianin dan antioksidan lainnya, teh kembang sepatu terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida. Teh ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

    Anda dapat menyeduh teh kembang sepatu dengan merendam kelopak atau kantong teh kering dalam air mendidih selama 5-7 menit. Nikmati teh ini dalam keadaan panas atau dingin dengan 1-2 kali sehari.

    3. Teh bawang putih

    Bawang putih telah lama dipuji karena manfaatnya bagi kesehatan jantung, termasuk kemampuannya untuk menurunkan kadar kolesterol.

    Teh bawang putih mengandung senyawa aktif dalam bawang putih, seperti allicin, yang dapat membantu mengurangi kolesterol LDL dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan. Rebus siung bawang putih yang dihancurkan dalam air selama 5-10 menit, lalu saring dan minum. Tambahkan perasan lemon untuk menambah rasa dan manfaat kesehatan.

    4. Teh peppermint

    anti pikun dengan teh peppermintFoto: GettyImages/Telegrah

    Teh peppermint tidak hanya menyegarkan tetapi juga dapat mendukung kesehatan jantung. Meskipun terkenal untuk menenangkan masalah pencernaan, teh peppermint mengandung senyawa yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol.

    Teh ini sangat berguna untuk kesehatan pencernaan secara keseluruhan, yang terkait dengan kesehatan jantung. Untuk membuat teh ini, cukup rendam daun peppermint atau kantong teh dalam air panas selama 5 menit. Minumlah 1-2 kali sehari terutama setelah makan.

    5. Teh kunyit

    Teh kunyit yang juga dikenal sebagai golden milk jika dibuat dengan susu, mengandung kurkumin, senyawa dengan sifat antiradang dan antioksidan yang kuat.

    Kurkumin dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan mencegah oksidasi kolesterol, yang berkontribusi terhadap penyakit jantung. Untuk membuat minuman ini, campurkan 1 sendok teh bubuk kunyit dengan air panas atau susu.

    Anda juga dapat menambahkan sedikit lada hitam untuk meningkatkan penyerapan kurkumin. Minum sekali atau dua kali sehari.

    6. Teh jahe

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBFoto: Getty Images/Prasenjit Kar

    Jahe dikenal luas karena sifat antiradang dan antioksidannya. Teh jahe dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan mendukung kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan.

    Konsumsi secara teratur dapat menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan sirkulasi darah. Untuk membuat teh ini, rebus irisan jahe segar dalam air selama 10 menit, lalu saring dan minum. Anda dapat menikmatinya 1 hingga 2 gelar per hari dengan tambahan pemanis dari madu.

    7. Teh dandelion

    Teh dandelion, yang terbuat dari daun atau akar tanaman dandelion, bermanfaat untuk kesehatan hati dan detoksifikasi, yang dapat membantu mengelola kadar kolesterol. Teh ini membantu mendukung fungsi hati, yang sangat penting untuk metabolisme dan pengaturan kolesterol.

    Seduh daun atau akar dandelion kering dalam air panas selama 5-7 menit. Minumlah 1-2 kali sehari untuk mendukung kesehatan hati dan pengelolaan kolesterol.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 7 Jenis Teh Herbal Cocok Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Jenis Teh Ini Punya Sifat Anti-Inflamasi untuk Lindungi Tubuh


    Jakarta

    Peradangan kronis bisa membahayakan kondisi tubuh. Cara mudah untuk meredakan peradangan yang berlebihan yaitu dengan mengonsumsi 5 jenis teh sehat ini.

    Peradangan atau inflamasi merupakan mekanisme tubuh dalam melindungi diri dari infeksi mikroorganisme asing, seperti virus, bakteri, dan jamur. Ketika proses alami ini berlangsung, sel darah putih yang dihasilkan melakukan perlawanan untuk membentuk perlindungan.

    Meskipun inflamasi atau peradangan dibutuhkan untuk melawan penyakit hingga mencegah infeksi, tetapi ketika peradangan itu menjadi kronis, maka bisa berubah jadi masalah.


    Pemicu peradangan kronis berbagal hal, mulai dari kehadiran benda asing yang menyerbu sistem kekebalan tubuh, cedera fisik, atau ketika sistem kekebalan tubuh malah menyerang tubuh itu sendiri atau disebut sebagai autoimun.

    Oleh karenanya, setiap individu perlu menjaga tubuhnya dari peradangan berlebihan. Tidur yang cukup, kebiasaan makan sehat, dan perubahan gaya hidup bisa mencegah peradangan kronis ini.

    Makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga dapat memberikan perubahan terhadap peradangan kronis. Salah satu yang ampuh yaitu teh. Teh mengandung polifenol dan berbagai macam campuran dalam teh memiliki sifat anti-inflamasi.

    Meskipun kadar khasiat anti-inflamasi pada setiap jenis teh berbeda, tetapi ahli gizi Brynne McDowell mengungkap sebagian besar teh memiliki daya antioksidan 8 kali lebih besar dari buah dan sayuran. Dengan demikian, minum teh sangat disarankan untuk membantu mengurangi peradangan berlebihan.

    Lantas, jenis teh apa saja yang memiliki manfaat untuk meredakan inflamasi? Melansir realsimple.com (12/12/2024), berikut rekomendasinya!

    1. Teh hijau

    teh hijauSenyawa di dalam teh hijau diyakini dapat memblokir laju pro-inflamasi. Foto: Thinkstock

    Teh hijau menjadi salah satu yang banyak disarankan. Menurut McDowell, teh hijau mengandung senyawa yang diyakini dapat menekan peradangan dan memblokir jalur pro-inflamasi dalam tubuh.

    Peradangan juga telah dikaitkan dengan berbagai jenis penyakit, mulai dari kanker, diabetes, sampai kondisi jantung. Teh hijau telah terbukti bisa mengatasi penyakit tersebut dengan mengatur sistem kekebalan tubuh dengan merangsang respons anti-inflamasi.

    Namun, McDowell menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menambahkannya ke menu sehari-hari.

    2. Teh kunyit

    manfaat dan cara membuat teh kunyitKandungan kurkumin di dalam teh kunyit juga bisa atasi peradangan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Racikan minuman dari rebusan kunyit ini juga bermanfaat dalam melawan peradangan.

    Di dalam kunyit terkandung senyawa disebut kurkumin. Kurkumin mampu membantu melawan zat-zat dalam tubuh yang dapat meningkatkan peradangan.

    “Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga terbukti membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan nyeri dan peradangan,” ujar Jessica Ederer, JD, CPT, ENS, RYT.

    Kandungan kurkumin di dalam kunyit juga bisa mengurangi gejala radang persendian yang dialami seseorang.

    Jenis teh sehat lainnya yang baik untuk atasi peradangan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh jahe

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBJahe juga punya kandungan gingerol yang punya sifat anti-inflamasi. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

    Selain kunyit, jenis teh herbal ini juga membantu atasi masalah peradangan.

    Menurut penelitian yang disebut situs Real Simple, jahe mengandung senyawa aktif bernama gingerol yang punya sifat anti-inflamasi. Gingerol membantu tubuh merespon peradangan kronis yang menyebabkan rasa sakit, termasuk gejala lain, seperti nyeri lutut hingga nyeri otot pasca olahraga.

    Teh jahe bisa dibuat sendiri di rumah dengan cara menyeduh jahe segar yang sudah dikupas atau menyeduh jahe dalam bentuk bubuk.

    4. Teh kayu manis

    Racikan Teh Lemon dan Kayu Manis Cocok untuk Penderita DiabetesBisa juga konsumsi teh kayumanis yang memiliki sifat anti-inflamasi. Foto: iStock

    Kayu manis juga dikenal dengan sifat anti-inflamasi. Di dalam kayu manis terkandung senyawa antioksidan berupa polifenol, kumarin, dan flavonoid yang mampu mengurangi peradangan, mempercepat pemulihan luka, dan mencegah kerusakan sel dan jaringan tubuh akibat paparan radikal bebas.

    Kemampuan kayu manis dalam mengurangi peradangan juga membuatnya dapat mencegah tubuh terserang penyakit berbahaya, seperti stroke dan jantung.

    Selain untuk mengatasi peradangan, ahli Ederer juga menyebut bahwa kayu manis mampu membantu menurunkan gula darah dari waktu ke waktu, dengan memicu pelepasan insulin.

    5. Teh peppermint

    Jika ingin menikmati teh hangat menyegarkan, tetapi berkhasiat untuk atasi peradangan, teh peppermint bisa jadi solusi.

    Teh peppermint mengandung banyak khasiat karena didalamnya terkandung sifat antibakteri, antivirus, dan anti-peradangan.

    Secara khusus, sifat anti-peradangan di dalamnya mampu mengatasi masalah peradangan pada kulit akibat jerawat hingga psoriasis.

    Sifat anti-jamurnya juga dapat mengatasi infeksi dan gatal yang diakibatkan oleh jamur, seperti panu dan jamur kuku.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Teh Herbal yang Bikin Ginjal Sehat, Bagus Dikonsumsi Rutin

    5 Teh Herbal yang Bikin Ginjal Sehat, Bagus Dikonsumsi Rutin


    Jakarta

    Menjaga kesehatan ginjal dapat dilakukan dengan konsumsi teh herbal. Ada 5 pilihan teh herbal yang disarankan pakar kesehatan untuk dikonsumsi rutin.

    Teh sering dipilih karena suhunya hangat dan efeknya menenangkan. Selain dibuat dari daun camellia sinensis atau pohon teh, teh juga bisa dibuat dengan bahan herbal yang tak kalah berkhasiat.

    Secara alami banyak bahan herbal yang memiliki kandungan nutrisi dan khasiatnya sendiri. Mengonsumsinya dalam bentuk seduhan teh tak hanya menghangatkan, tetapi juga dapat membantu asupan hidrasi bahkan membersihkan ginjal.


    Dilansir dari Times of India, Senin (15/9), sebagian teh herbal terbukti dapat memperbaiki fungsi ginjal, menurunkan inflamasi, dan membantu mengeluarkan toksin serta meringankan kerja ginjal.

    Baca juga: Dulu Pelawak, Kini Narji Cagur Sukses Punya 1.000 Hektar Lahan Pertanian

    Berikut ini 5 teh herbal yang baik untuk menjaga kesehatan ginjal dilansir dari Times of India:

    Slurrpp! Di Malang Ada Kafe Instagramable Khusus untuk Teh ArtisanTeh hasil seduhan parsley dapat membantu menjaga kesehatan ginjal. Foto: detikcom

    1. Teh Parsley

    Daun parsley yang lebih sering hadir sebagai hiasan ternyata punya khasiat lebih kompleks. Parsley memiliki efek diuretik alami yang efeknya dapat dirasakan dalam waktu singkat.

    Menyeduh parsley menjadi teh dapat membantu memicu buang air kecil terutama ketika tubuh sedang terasa bengkak atau kembung. Ketika buang air kecil menjadi lancar maka kesehatan salurannya akan lebih terjaga.

    Konsumsi teh parsley juga dapat memberi asupan antioksidan pada sel-sel ginjal. Cara membuatnya cukup merendam segenggam parsley segar selama 5-10 menit dalam air hangat.

    2. Teh Jahe

    Jahe dikenal sebagai rempah yang berkhasiat dan menyehatkan. Jahe juga bisa dikombinasikan dengan rempah dan herbal lain untuk memaksimalkan khasiatnya.

    Salah satu cara menikmati jahe yang enak ialah dengan menyeduhnya sebagai teh. Teh jahe tak hanya akan menghangat tubuh atau meredakan tenggorokan yang sakit saja.

    Jahe memiliki kandungan antioksidan dan anti inflamasi. Ketika dikonsumsi secara rutin teh jahe dapat memperbaiki kesehatan ginjal secara bertahap.

    3. Teh Hibiscus

    Hibiscus atau bunga sepatu menjadi salah satu tanaman eksotis yang banyak ditanam di halaman atau balkon rumah. Di balik warnanya yang merah menonjol, hibiscus ternyata punya khasiat yang tak kalah menarik.

    Bunga sepatu dapat dikonsumsi dalam bentuk seduhan teh yang hangat. Konsumsi teh bunga sepatu secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah yang tinggi.

    Tanpa disadari, tekanan darah yang tinggi berpengaruh besar pada kesehatan ginjal. Karena itu, selain menyehatkan ginjal, teh hibiscus juga dapat menjaga tekanan darah lebih terkendali.

    Glass cup with fresh green tea and mint.Teh hijau memiliki kandungan katekin untuk melawan inflamasi pada ginjal. Foto: Getty Images/iStockphoto/DevMarya

    4. Teh Hijau

    Secara teknis teh hijau memang tak tergolong sebagai salah satu seduhan teh herbal. Tetapi kandungan dan manfaatnya terhadap ginjal tidak kalah baik dibandingkan dengan teh herbal.

    Teh hijau memiliki kandungan antioksidan berupa katekin yang jauh lebih tinggi daripada jenis teh lainnya. Kandungan antioksidan tersebut dapat mencegah ginjal dari kerusakan.

    Konsumsi teh hijau secara rutin dapat melawan terjadinya inflamasi. Selain itu, secara umum, teh hijau juga dapat menjaga kesehatan kardiovaskuler dan ginjal.

    5. Teh Chamomile

    Aroma dan rasanya yang lembut membuat teh chamomile selalu dipilih untuk diseruput ketika bersantai. Faktanya teh chamomile punya khasiat lebih kompleks daripada sekadar menenangkan.

    Minum teh chamomile secara rutin juga dapat menjaga kesehatan ginjal secara tidak langsung. Melalui beberapa efek seperti menurunkan stres dan meningkatkan kualitas tidur malam.

    Ginjal hanya dapat istirahat ketika tubuh manusia tidur dengan lelap di malam hari. Jadi jika ada gangguan dengan kualitas tidur, dampaknya juga mengganggu waktu ginjal untuk memperbaiki selnya.

    (dfl/dfl)



    Sumber : food.detik.com