Tag: turki

  • Apa yang Terjadi pada Greta Thunberg dan Aktivis di Pelayaran Menuju Gaza?

    Apa yang Terjadi pada Greta Thunberg dan Aktivis di Pelayaran Menuju Gaza?


    Jakarta

    Sebuah video beredar memperlihatkan Greta Thunberg duduk dikelilingi personel militer Israel. Video tersebut dirilis oleh otoritas Israel, melansir ABC,Selasa (2/10/2025).

    Greta Thunberg beserta para aktivis dan politisi terjun dalam pelayaran puluhan kapal (flotilla) sejak bulan lalu dari Spanyol menuju wilayah Palestina yang masih dilanda perang. Armada Sumud Global tersebut setidaknya melibatkan 45 kapal, seperti dilaporkan AFP.

    Para personel kapal tersebut hendak mematahkan blokade Israel atas Palestina, di tempat yang berdasarkan catatan PBB tengah terjadi ‘kelaparan buatan manusia’.


    Kapal Bantuan Dicegat

    Angkatan Laut Israel mencegat kapal-kapal tersebut, termasuk yang ditumpangi Greta Thunberg, pada Rabu (24/92025). AL Israel sebelumnya melarang mereka untuk masuk ke perairan tersebut karena dinilai masuk wilayah blokade Israel.

    Ini merupakan kali ketiga upaya Greta Thunberg bersama aktivis luar negeri menuju Gaza, setelah sebelumnya juga dicegat Israel dan dideportasi.

    Kendati mendapat gangguan, per Kamis pagi (25/9./2025), pihak Armada Sumud Global menyatakan via pos X bahwa sekitar 30 kapal dapat lanjut berlayar dan mendekati pantai Jalur Gaza sejauh 46 mil (74 km).

    Sementara itu, 13 kapal yang membawa sekitar 200 orang, banyak dari Spanyol dan Italia, dicegat pasukan Israel. Pihak Armada Sumud Global menyatakan pencegatan tersebut ilegal karena mereka melintasi perairan internasional.

    Israel: Greta dan Teman-teman Aman dan Sehat

    Sedangkan Kementerian Luar Negeri Israel via X menyatakan kapal-kapal tersebut diberhentikan dengan selamat dan penumpangnya dipindahkan ke pelabuhan Israel. Akun X Kemlu Israel juga mengunggah video Greta mengambil barang-barangnya.

    “Greta dan teman-temannya aman dan sehat,” tulis keterangan di video.

    Kemlu Israel menyatakan aksi bantuan kemanusiaan tersebut semata provokasi. Mereka juga menyatakan menemukan dokumen di Gaza yang membuktikan adanya keterlibatan langsung Hamas dalam pendanaan dan pelayaran Armada Sumud Global.

    Protes Internasional

    Sebagai bentuk solidaritas dengan pelayaran Armada Sumud Global dan warga Gaza usai pencegatan kapal-kapal tersebut, pengunjuk rasa pro-Palestina berkumpul pada unjuk rasa di Italia, Turki, Yunani, Tunisia, dan Argentina. Kemlu Turki menyatakan pencegatan tersebut adalah tindakan terorisme, melansir CNN.

    Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan tindakan Israel sebagai kejahatan internasional dan memerintahkan pengusiran diplomat Israel dari negaranya.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Mesin Ketik dan Keris Usia Ratusan, Ini Harta Karun Pasar Loak Jatinegara

    Mesin Ketik dan Keris Usia Ratusan, Ini Harta Karun Pasar Loak Jatinegara


    Jakarta

    Bagi pecinta barang antik, Pasar Loak Jatinegara adalah surga tersembunyi. Di sini ada berbagai koleksi jadul mulai dari mesin tik tua, uang lama, keramik lawas, hingga keris berusia 200 tahun. Tak hanya itu, ponsel jadul yang pernah hits juga masih dijual dengan harga terjangkau.

    Deretan Harta Karun Pasar Loak Jatinegara

    Detik travel sempat mengunjungi Pasar Loak Jatinegara pada Jumat (3/10/2025), berikut ‘harta karun’ yang berhasil ditemukan

    1. Mesin Ketik Tua

    Pasar Loak JatinegaraPasar Loak Jatinegara (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Perangkat yang sangat terkenal di era 1980-an ini masih bisa kita temukan dalam kondisi cukup baik. Harganya mulai dari Rp 350 ribu dan bisa lebih murah atau mahal, bergantung dari kemampuan tawar menawar calon pembeli.


    “Mesin ketik ini sudah ada sejak tahun 80-an. Kondisinya masih bagus, tintanya juga masih ada,” kata Fikri, seorang penjual di Pasar Loak Jatinegara.

    Ada mesin ketik yang masih lengkap dan terlihat kuat, tetapi ada juga yang beberapa tombol atau hurufnya sudah lepas. Meski begitu, daya tariknya tetap kuat, terutama bagi kolektor atau penggemar barang antik.

    2. Uang Kuno

    Pasar Loak JatinegaraPasar Loak Jatinegara (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Berbagai jenis uang kertas dan koin zaman dulu tertata rapi di lapak pasar. Harga yang ditawarkan juga cukup murah, mulai dari Rp 5 ribu untuk setiap lembar atau koin. Koleksinya beragam mulai dari pecahan 50 sen, 100 sen, hingga Rp 5.

    “Kalau uang kuno seperti ini, biasanya dicari untuk dijadikan koleksi,” kata Bapak Tami, pemilik lapak uang kuno Pasar Loak Jatinegara.

    Uang kuno ini ada yang dibuat tahun 1955, 1959, 1973, 1978, hingga 1996. Tidak hanya uang Indonesia ada juga koin dari berbagai negara lain seperti Jepang, Malaysia, Perancis, India, hingga Turki.

    3. Keramik Lawas

    Pasar Loak JatinegaraPasar Loak Jatinegara (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Pasar Loak ini juga menyediakan aneka produk keramik lawas misal piring, asbak, gelas, dan patung. Deretan produk yang tertata rapi ini menunggu calon pembeli untuk melihat, bertanya, dan membelinya.

    “Kalau keramik, biasanya yang paling dicari itu adalah patung. Biasanya orang-orang dijadikan pajangan di rumah atau di ruangan,” jelas Fikri.

    Menurut Fikri, patung keramik adalah barang yang paling sering dicari oleh pembeli. Alasannya, patung keramik bisa menjadi hiasan rumah atau ruangan yang bisa menambah kesan antik dan klasik.

    4. Keris Antik

    Pasar Loak JatinegaraKeris antik di Pasar Loak Jatinegara (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Bagi penyuka benda pusaka, Pasar Loak Jatinegara menyediakan keris berusia ratusan tahun. Menurut Fikri, benda ini diperoleh dari kolektor yang mempercayakan padanya untuk dijual. Keris ini termasuk koleksi paling tua dan langka di Pasar Loak Jatinegara.

    “Ini barang tertua yang kami miliki. Sudah ada selama 200 tahun, dan kami mendapatkannya dari seorang kolektor yang meminta toko kami untuk menjualnya,” kata Fikri.

    5. Ponsel Lawas

    Pasar Loak JatinegaraPasar Loak Jatinegara (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Jika detikers tertarik dengan ponsel lawas, Pasar Loak Jatinegara adalah tempat terbaik. Di sini ada ponsel dengan tombol fisik hingga layar sentuh dengan kondisi yang cukup baik, meski punya berbagai kekurangan.

    “Masalahnya adalah karena sudah pernah dipakai, jadi ada beberapa goresan kecil. Tapi masih berfungsi dengan baik,” kata Efendi pemilik lapak ponsel.

    Selain punya goresan, ponsel lawas ini dalam kondisi retak atau terkelupas. Ponsel lama tersebut dijual dengan harga mulai dari Rp 400 ribu. Untuk mendapatkan harga terbaik, calon pembeli masih dapat mencoba tawar menawar dengan pemilik lapak.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pariwisata Spanyol Lesu: Wisatawan Berkurang, Belanja Menyusut

    Pariwisata Spanyol Lesu: Wisatawan Berkurang, Belanja Menyusut



    Jakarta

    Pariwisata Spanyol sedang tidak baik-baik saja. Jumlah wisatawan tidak sebanyak tahun lalu, belanja turis sedikit.

    Dikutip dari Vietnam Express, Rabu (8/10/2025), kondisi itu disampaikan oleh kelompok industri pariwisata Exceltur. Mereka menyebut penurunan belanja itu terutama dilakukan oleh wisatawan asal Eropa dan Amerika Serikat (AS).

    Exceltur memperkirakan seluruh aktivitas pariwisata di Spanyol sebagai negara dengan kunjungan wisatawan terbanyak kedua di dunia itu hanya akan tumbuh 2,8% pada 2025. Persentase itu turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 3,3% yang diumumkan pada Juli lalu. Angka itu juga jauh di bawah pertumbuhan 5,5% yang tercatat tahun lalu.


    Kelompok tersebut memperkirakan bahwa kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Spanyol 2025 akan mencapai 13,1%, di bawah estimasi awal sebesar 13,5%.

    “Pariwisata tidak lagi menjadi penggerak utama ekonomi Spanyol,” ujar Wakil Presiden Exceltur, Oscar Perelli, dalam konferensi pers.

    Dia menambahkan bahwa sektor pariwisata tidak lagi tumbuh jauh di atas proyeksi pertumbuhan ekonomi Spanyol secara keseluruhan. Diperkirakan hanya sebesar 2,6%.

    Selain itu, jumlah wisatawan internasional yang datang ke Spanyol pada 2025 diperkirakan tidak akan mencapai 100 juta orang, seperti yang sebelumnya diproyeksikan oleh World Travel and Tourism Council.

    Tahun lalu, Spanyol mencatat rekor 94 juta wisatawan, menjadikannya negara kedua yang paling banyak dikunjungi setelah Prancis. Hingga Agustus 2025, sebanyak 66,8 juta wisatawan telah tiba di Spanyol, naik 3,9% dibanding periode yang sama tahun lalu.

    “Saya tidak tahu apakah kita akan mencapai angka itu (100 juta),” ujar Menteri Pariwisata Spanyol Jordi Hereu.

    Dia menambahkan bahwa kondisi tersebut tidak perlu dikhawatirkan, karena pengeluaran wisatawan secara keseluruhan masih mengalami peningkatan.

    Okupansi Hotel, Penjualan Tiket Pesawat, dan Restoran Seret

    Selama musim panas, sebagai periode puncak wisatawan, penjualan di sektor terkait seperti hotel, maskapai penerbangan, restoran, dan bisnis pariwisata lainnya hanya meningkat 2,8%, turun drastis dibanding pertumbuhan 6,3% pada periode yang sama tahun lalu.

    Untuk kuartal keempat, Exceltur memperkirakan pertumbuhan penjualan hanya akan mencapai 2%.

    Perlambatan itu terutama disebabkan oleh melemahnya belanja wisatawan dari Jerman, Prancis, Turki, dan AS. Namun, peningkatan kunjungan dari wisatawan Inggris, yang menyumbang 26,5% dari total wisatawan, dan dari China dan Polandia, membantu mengimbangi tren penurunan tersebut selama musim puncak. Sementara itu, jumlah wisatawan domestik tetap stabil.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Paus Leo XIV Bakal Kunjungi 2 Negara Muslim saat Tur Apostolik, Ini Alasannya

    Paus Leo XIV Bakal Kunjungi 2 Negara Muslim saat Tur Apostolik, Ini Alasannya



    Istanbul

    Paus Leo XIV akan menggelar tur Apostolik perdana. Sang Paus akan berkunjung ke dua negara Muslim, yaitu Turki dan Lebanon. Apa alasannya?

    Paus Leo XIV dijadwalkan akan berkunjung ke Turki dan Lebanon pada akhir bulan November dan awal Desember mendatang.

    Ini akan menjadi perjalanan apostolik perdana sang pemimpin umat Katolik sedunia itu ke luar negeri, sejak terpilih pada bulan Mei 2025 lalu.


    Perjalanan apostolik perdana Paus Leo XIV ini terbilang menarik, lantaran sang Paus memilih dua negara dengan mayoritas penduduknya Muslim atau beragama Islam.

    Menurut data CIA World Factbook per tahun 2022, persentasi populasi Lebanon mencakup 67,8 persen umat Muslim dan 32,4 persen umat Kristiani dengan mayoritas umat Katolik Maronite.

    Sementara itu, sebanyak 99,8 persen populasi Turki beragama Islam. Hanya 0,2 persen warga Turki yang menganut agama Kristiani dan Yahudi.

    Direktur Kantor Press Vatikan, Matteo Bruni, mengatakan Paus telah “menerima undangan dari Kepala Negara dan otoritas Gereja” di kedua negara tersebut.

    Bruni menambahkan, kunjungan ke Turki akan “mencakup ziarah ke İznik untuk memperingati 1.700 tahun Konsili Nicea Pertama.”

    Sementara itu, untuk rincian agenda kunjungan apostolik ke Lebanon akan diumumkan lebih lanjut secara resmi oleh perwakilan Vatikan.

    Berbicara kepada Olivier Bonnel dari Vatican News, Vikaris Apostolik Beirut, Uskup César Essayan, menyebut kunjungan Paus Leo XIV ke Lebanon sebagai “tanda besar harapan” bagi kawasan yang sedang dilanda konflik.

    “Kami sungguh berharap, kunjungan ini akan membawa embusan damai dan menjadi momen pembaruan bagi kita semua, serta menegaskan bahwa tidak ada jalan bagi umat manusia selain melalui perdamaian yang lahir dari dialog, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat setiap manusia,” ucap Essayan.

    Uskup Essayan kemudian menegaskan, baik umat Kristen maupun Muslim Lebanon menantikan kedatangan Paus Leo XIV.

    “Mereka ingin mendengar suara yang kini jarang terdengar, suara seorang pastor, seorang ayah yang menginginkan manusia hidup sebagai saudara, dan yang membawa bahasa lain bagi Lebanon, bukan bahasa perang,” katanya.

    ——–

    Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Perbedaan Benua dan Negara, Mulai dari Ukuran hingga Fungsinya

    Perbedaan Benua dan Negara, Mulai dari Ukuran hingga Fungsinya



    Jakarta

    Pernah dengar orang bilang, “Afrika itu suatu negara”? Sebenarnya, pernyataan itu keliru. Afrika bukan negara melainkan sebuah benua, yang terdiri dari 54 negara berbeda dengan budaya, bahasa, dan pemerintahan masing-masing.

    Jadi, apa sebenarnya perbedaan antara benua dan negara? Simak penjelasan lengkapnya.

    Apa Itu Benua?

    Dikutip dari National Geographic, benua adalah daratan besar yang membentang luas di permukaan bumi, termasuk pulau-pulau yang menempel di sekitarnya. Ada tujuh benua yang paling dikenal yaitu, Asia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Antartika, Eropa, dan Australia.


    Batas antara satu benua dan benua lain tidak selalu jelas. Contohnya, garis pemisah antara Eropa dan Asia bersifat konvensional dan historis, bukan semata-mata geografis.

    Meski begitu, konsep benua tetap berguna untuk memahami peta dunia, pembagian wilayah, dan fenomena geografi global, demikian dilansir UN M49.

    Apa Itu Negara?

    Dilansir dari Modern Diplomacy bahwa negara, berbeda dengan benua, adalah entitas politik yang memiliki pemerintahan, populasi permanen, wilayah yang diakui, dan kedaulatan. Contohnya Indonesia, Jepang, atau Nigeria.

    Negara bisa berada di satu benua saja, atau bahkan membentang di dua benua sekaligus seperti Rusia (Eropa dan Asia) dan Turki (Eropa dan Asia Minor).

    Selain itu, klasifikasi negara juga penting dalam statistik dan literasi global. Skema M49 PBB, misalnya, membagi negara ke dalam wilayah/benua tertentu, membantu organisasi internasional mengumpulkan data ekonomi, sosial, dan demografis secara konsisten.

    Perbedaan Utama Benua dan Negara

    1. Ukuran

    Benua: Sangat besar, mencakup daratan luas dan terkadang pulau-pulau di sekitarnya.
    Negara: Lebih kecil dibanding benua, hanya mencakup wilayah administratif tertentu.

    2. Fungsi

    Benua: Digunakan untuk tujuan geografis dan pemetaan wilayah fisik.
    Negara: Digunakan untuk tujuan politik dan administratif, memiliki pemerintahan dan kedaulatan.

    Contoh
    Benua: Afrika, Asia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, Antartika, Australia.
    Negara: Indonesia, Jepang, Nigeria, Mesir, Turki, Rusia.

    3. Jumlah

    Benua: Hanya beberapa per dunia (7 benua utama).
    Negara: Bisa puluhan hingga ratusan per benua (misal 54 negara di Afrika).

    4. Karakteristik Khusus

    Benua: Fokus pada wilayah fisik, batas kadang bersifat konvensional. Misal Eropa dan Asia.
    Negara: Fokus pada identitas politik, bisa melintasi lebih dari satu benua. Contohnya Rusia dan Turki.

    Benua berfokus pada wilayah geografis, sedangkan negara lebih menekankan pada struktur politik dan pemerintahan. Uniknya, ada benua yang sekaligus menjadi negara, seperti Australia.

    Sering kali orang mengira benua itu satu negara, terutama untuk benua besar seperti Afrika. Padahal, setiap benua terdiri dari banyak negara dengan identitas masing-masing. Selain itu, beberapa negara memiliki wilayah yang melintasi dua benua, menambah kompleksitas pemahaman geografi global.

    Singkatnya, benua adalah daratan besar dengan fungsi geografi, sedangkan negara adalah entitas politik dengan pemerintahan dan kedaulatan sendiri.

    Semoga bermanfaat, detikers!

    *Penulis adalah peserta magang Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama

    (faz/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Batu-Batu di Gurun Arab Ungkap Peradaban yang Hilang

    Batu-Batu di Gurun Arab Ungkap Peradaban yang Hilang


    Jakarta

    176 ukiran di atas batu ditemukan di sepanjang tepi selatan Gurun Nafud di Arab Saudi. Diperkirakan, ukiran ini dibuat sekitar 12.800-11.400 tahun yang lalu oleh para penduduk peradaban yang hilang.

    Hal tersebut dilaporkan tim peneliti internasional di bawah koordinasi Komisi Warisan Budaya, Kementerian Kebudayaan Arab Saudi. Para peneliti berasal dari Institut Geoantropologi Max Planck, King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), University College London (UCL), Griffith University, dan sejumlah institusi lainnya.


    Hidup Saat Air Ada di Gurun

    Ukiran batu dari 12.000 tahun lalu di Gurun Nafud, Arab Saudi.Lokasi penelitian di Gurun Nafud, Arab Saudi. Foto: Dok Griffith University

    Peneliti menjelaskan, orang-orang di peradaban kuno tersebut menetap di tanah Arab saat sumber air musiman muncul lagi. Saat itu, danau dan sungai sementara terbentuk kembali setelah kekeringan ekstrem terjadi berabad-abad.

    Temuan tersebut diperoleh dari analisis sedimen pada playa, yaitu bekas dasar danau yang mengering di sekitar situs arkeologi Gurun Nafud. Mereka mendapati, sumber-sumber air kuno itu muncul sementara waktu saja di tengah iklim kering dan semi-kering gurun.

    Jejak Ukiran Kuno

    Kendati sementara, penduduk peradaban tersebut sempat menetap kawasan Gurun Nafud. Mereka meninggalkan jejak ukiran batu berupa gambar unta, kambing liar ibex, kuda liar, rusa, dan auroch (nenek moyang sapi ternak).

    Khusus ukiran unta yang mereka buat digambarkan secara naturalistik dan detail, lengkap dengan punuk, ekor, dan terkadang garis leher yang menonjol. Ukiran bergambar badan orang dan wajah orang juga dibuat penduduk peradaban hilang tersebut.

    Beberapa ukiran dibuat menimpa ukiran yang sudah lama. Peneliti memperkirakan hal itu dilakukan untuk memperbarui rupa yang lama.

    Berdasarkan analisis pada seni cadas tersebut, peneliti mengatakan setidaknya ada empat waktu mengukir yang berbeda. Pada momen keempat, gambarnya sudah jauh lebih mirip kartun, dengan mata bulat dan tanduk menonjol.

    Diukir di Tebing hingga Celah Sempit

    Salah satu gambar diukir di celah batu sempit.Salah satu gambar di bebatuan Gurun Nafud, Arab Saudi diukir di celah batu sempit. Foto: Dok Griffith University

    Ada beberapa lokasi penemuan ukiran batu di Gurun Nafud. Uniknya, sejumlah ukiran tersembunyi di celah-celah batu.

    Ada pula gambar kuno yang diukir di permukaan tebing tinggi di Jabal Mleiha dan Jabal Arnaan. Beberapa di antaranya setinggi 39 meter.

    Peneliti menduga, seniman peradaban hilang tersebut harus memanjat dan mengukir batu di ketinggian maupun di celah yang sempit. Jika benar demikian, maka gambar ukiran batu tersebut mungkin punya arti penting.

    Kerabat Orang Levant?

    Di samping batu berukir, arkeolog juga menemukan artefak mata batu Al Khiam dan Helwan khas Levant, pigmen hijau, dan manik-manik dari kerang dentalium.

    Temuan artefak itu menunjukkan peradaban hilang tersebut kemungkinan punya hubungan jauh dengan masyarakat pratembikar neolotikum di Levant. Diketahui, Levant merupakan kawasan kuno yang kini menjadi wilayah Suriah, Lebanon, Yordania, Israel, dan Palestina, Semenanjung Sinai di Mesir, dan Provinsi Hatay di Turki.

    Dr Faisal Al-Jibreen dari Komisi Warisan Budaya, Kementerian Kebudayaan Arab Saudi mengatakan, kendati artefaknya mirip, temuan ukiran kuno tersebut mengindikasikan peradaban yang hilang itu tidak dihuni orang Levant. Skala, isi, dan penempatan ukirannya dinilai mendukung perkiraan ini.

    “Bentuk ekspresi simbolis yang unik ini merupakan bagian dari identitas budaya yang unik dan beradaptasi dengan kehidupan di lingkungan yang menantang dan gersang,” tutur Faisal, dikutip dari laman Griffith University.

    Hasil studi ini dipublikasi di jurnal Nature Communications dengan judul ‘Monumental rock art illustrates that humans thrived in the Arabian Desert during the Pleistocene-Holocene transition’, 30 September 2025.

    (twu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Numpang Tidur di Terowongan, Turis Malah Terjebak

    Numpang Tidur di Terowongan, Turis Malah Terjebak



    Istanbul

    Seorang turis terjebak di sebuah terowongan. Awalnya, ia mengantuk dan numpang istirahat di sana. Tapi malah tak bisa keluar!

    Caires Ferraiera datang dari Portugal untuk liburan ke Turki pada bulan Agustus. Awalnya semua baik-baik saja, sampai ia kehilangan paspornya. Ia kemudian datang ke Kasimpasa karena mengira ada kedutaan negaranya di sana.


    Namun, ia harus menelan kenyataan pahit bahwa tak ada konsulat di sana. Sejak itu seperti dikutip dari Turkiye Today, Selasa (14/10/2025) ia hidup di jalanan.

    Pada Kamis (11/9) pada pukul 08.30 waktu setempat, pria itu masuk ke Terowongan Kasimpasa-Haskoy karena merasa ngantuk. Sayangnya, ia malah tak bisa keluar setelahnya.

    Ia berteriak sampai kehabisan tenaga sampai berhari-hari. Tembok terowongan yang tebal membuat semangatnya pupus. Tapi ternyata usahanya tidak sia-sia, dari balik tembok seorang warga sedang berjalan dan mendengar suara Ferraiera.

    Tim kepolisian, kesehatan, pemadam kebakaran dan UMKE dikerahkan ke lokasi. Mereka berusaha untuk memecahkan sebagian dinding tempat suara turis itu berasal.

    Petugas memasuki area sempit dan mencapai ke dalam terowongan. Ferraiera ditemukan dalam keadaan setengah telanjang, kelelahan dan bekas luka di sekujur tubuhnya. Pria itu tidak langsung dievakuasi karena kondisi tubuh yang lemah dan berada di ruang yang sempit dalam waktu cukup lama.

    Tim pemadam kebakaran mulai mengebor tembok dengan bor impak untuk mengevakuasinya. Tim pemadam kebakaran mengebor tembok setebal kurang lebih 15 sentimeter (9,8 inci) dengan bor selama beberapa saat, kemudian menggunakan alat pemotong beton, memotong tulangan, dan merobohkan tembok dengan palu godam. Evakuasi Ferraiera berlangsung selama 6 jam.

    Petugas kemudian memandu Ferraiera dan memasang penyangga di lehernya, lalu dimasukkan ke dalam ambulans. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kota Okmeydani Profesor Dr. Cemil Tascioglu untuk perawatan. Setelah menyelesaikan prosedur di rumah sakit, Ferraiera diserahkan ke Pusat Pemindahan dan dideportasi sesuai prosedur di kantor polisi.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • 25 Bahasa dengan Penutur Terbanyak di Dunia, Indonesia dan Portugis Nomor Berapa?

    25 Bahasa dengan Penutur Terbanyak di Dunia, Indonesia dan Portugis Nomor Berapa?


    Jakarta

    Miliaran orang di seluruh dunia berbicara lebih dari satu bahasa. Bahasa Inggris, misalnya, memiliki kurang dari 400 juta penutur asli (native speakers), tetapi lebih dari 1 miliar penutur non-asli.

    Sebaliknya, bahasa Mandarin yang memiliki jumlah penutur asli tertinggi di antara bahasa-bahasa di dunia, memiliki relatif sedikit penutur non-asli di luar China. Demikian pula beberapa bahasa, seperti bahasa Jawa dan Italia, termasuk di antara 25 bahasa yang paling banyak digunakan dalam hal penutur asli, tetapi jumlah penutur non-asli dari bahasa-bahasa tersebut sangat sedikit.

    Menariknya, berdasarkan data katalog bahasa Ethnologue, bahasa Indonesia termasuk dalam salah satu dengan total penutur terbanyak. Daftar bahasa dengan penutur terbanyak ini juga bisa kalian gunakan sebagai acuan untuk belajar bahasa.


    Bahasa dengan Penutur Terbanyak di Dunia

    Dikutip dari ensiklopedia Britannica, berikut ini adalah daftar 25 bahasa dengan jumlah penutur terbanyak. Pemeringkatan adalah berdasarkan katalog bahasa Ethnologue dan didapat dari data awal tahun 2020-an.

    1. Bahasa Inggris: 1.456.448.320 penutur
    2. Bahasa Mandarin: 1.138.222.350 penutur
    3. Bahasa Hindi: 609.454.770 penutur
    4. Bahasa Spanyol: 559.078.890 penutur
    5. Bahasa Prancis: 309.804.220 penutur
    6. Bahasa Arab standar modern: 273.989.700 penutur
    7. Bahasa Bengali: 272.828.760 penutur
    8. Bahasa Rusia: 254.997.130 penutur
    9. Bahasa Portugis: 263.638.850 penutur
    10. Bahasa Urdu: 231.717.940 penutur
    11. Bahasa Indonesia: 199.113.300 penutur
    12. Bahasa Jerman: 133.245.880 penutur
    13. Bahasa Jepang: 123.445.570 penutur
    14. Bahasa Pidgin Nigeria: 120.650.000 penutur
    15. Bahasa Arab Mesir: 102.436.230 penutur
    16. Bahasa Marathi: 99.216.870 penutur
    17. Bahasa Telugu: 95.981.790 penutur
    18. Bahasa Turki: 90.028.000 penutur
    19. Bahasa Tamil: 86.640.030 penutur
    20. Bahasa Kanton: 86.633.370 penutur
    21. Bahasa Vietnam: 85.807.700 penutur
    22. Bahasa Tiongkok Wu: 83.421.190 penutur
    23. Bahasa Tagalog: 83.054.910 penutur
    24. Bahasa Korea: 81.740.540 penutur
    25. Bahasa Farsi: 78.623.350 penutur.

    Perlu diketahui, peringkat bahasa dengan penutur terbanyak dapat berbeda tergantung pada apa yang dianggap sebagai bahasa tersendiri. Misalnya, bahasa Arab secara tradisional dianggap sebagai satu bahasa yang terdiri dari beberapa ragam lisan, yang tidak selalu dapat dipahami satu sama lain, tetapi disatukan oleh penggunaan dialek yang sama dalam konteks sosial tertentu.

    Jika dihitung bersama-sama, jumlah total penutur semua ragam bahasa Arab akan melebihi jumlah total penutur bahasa Prancis (peringkat kelima). Namun, karena banyak penutur bahasa Arab fasih dalam lebih dari satu ragam bahasa Arab, sulit untuk menghitung semua penutur bahasa Arab tanpa menghitung satu penutur beberapa kali.

    Ragam bahasa Arab (juga, berbagai ragam bahasa Mandarin dan Melayu) yang masing-masing masuk dalam 25 peringkat teratas, oleh karena itu dibedakan dalam daftar ini.

    Bahasa dengan Penutur Asli Terbanyak di Dunia

    Sementara, dari 8 miliar penduduk di dunia ada sekitar 5 miliar yang merupakan penutur asli (native speakers) dari 25 bahasa.

    Berikut adalah daftar 25 bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak. Peringkat ini berdasarkan katalog bahasa Ethnologue dan didapat dari data awal 2020-an,

    1. Bahasa China: 1.346.000.000 penutur (bahasa Mandarin: 939.237.350 penutur)
    2. Bahasa Spanyol: 485.063.960 penutur
    3. Bahasa Inggris: 379.682.200 penutur
    4. Bahasa Arab: 373.000.000 penutur (bahasa Arab Mesir: 77.436.230 penutur)
    5. Bahasa Hindi: 344.650.870 penutur
    6. Bahasa Portugis: 236.266.650 penutur
    7. Bahasa Bengali: 33.808.880 penutur
    8. Bahasa Rusia: 146.954.150 penutur
    9. Bahasa Jepang: 123.285.670 penutur
    10. Bahasa Lahnda: 103.000.000 penutur (bahasa Punjabi Barat: 66.715.480 penutur)
    11. Bahasa Vietnam: 85.023.700penutur
    12. Bahasa Turki: 84.010.500 penutur
    13. Bahasa Marathi: 83.201.270 penutur
    14. Bahasa Telugu: 82.966.790 penutur
    15. Bahasa Melayu: 82.200.000penutur (bahasa Indonesia: 43.666.200 penutur)
    16. Bahasa Korea: 81.721.540 penutur
    17. Bahasa Prancis: 80.770.190 penutur
    18. Bahasa Tamil: 78.587.030 penutur
    19. Bahasa Jerman: 75.282.080 penutur
    20. Bahasa Urdu: 70.555.140 penutur
    21. Bahasa Jawa: 68.278.400 penutur
    22. Bahasa Italia: 64.647.380 penutur
    23. Bahasa Farsi: 57.192.350 penutur
    24. Bahasa Gujarat: 57.076.220 penutur
    25. Bahasa Pashtun: 53.800.000 penutur.

    Pemeringkatan di atas dapat berbeda tergantung pada apa yang dianggap sebagai bahasa yang berbeda. Misalnya, bahasa Mandarin dan bahasa Arab terdiri dari banyak ragam lisan yang tidak selalu dapat dipahami satu sama lain.

    Dalam beberapa konteks, ragam lisan tersebut dihitung sebagai bahasa yang terpisah, yang masing-masing memiliki jumlah penutur yang jauh lebih sedikit. Ragam bahasa Arab dengan jumlah penutur asli terbanyak, bahasa Arab Mesir, akan berada di bawah bahasa Tamil (ke-18) jika ragam bahasa Arab tersebut diperlakukan sebagai bahasa yang berbeda.

    Sebaliknya, bahasa Hindi dan bahasa Urdu (yang masing-masing berada di peringkat ke-5 dan ke-20) dapat dipahami satu sama lain dalam ucapan meskipun memiliki sistem penulisan dan tradisi sastra yang berbeda. Jika keduanya dihitung sebagai satu bahasa, bahasa Hindustan, maka bahasa tersebut akan berada di peringkat ke-3 di atas bahasa Inggris, berdasarkan jumlah penutur asli.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah Harimau dan Macan Sama?

    Apakah Harimau dan Macan Sama?


    Jakarta

    Harimau kerap diidentikkan dengan macan karena bentukan fisik dan karakter yang mirip. Keduanya juga berasal dari satu genus yaitu Panthera sp yang artinya harimau dan macan memiliki beberapa kesamaan.

    Namun, harimau dan macan kenyataannya berbeda meski keduanya nyaris sama. Dikutip dari Nature Safari India, berikut perbedaan harimau dan macan

    Beda Harimau dan Macan

    Berikut beberapa perbedaan fisik pada dua hewan pemuncak rantai makanan ini


    1. Nama ilmiah

    Harimau: Panthera tigris

    Macan: Panthera pardus

    2. Corak

    Harimau: belang kombinasi oranye dan hitam, ada yang putih tapi sangat jarang

    Kenapa Harimau Takut sama Kucing? Simak FaktanyaKenapa Harimau Takut sama Kucing? Simak Faktanya (dok. A G/Unsplash)

    Macan: tutul-tutul dengan kombinasi keemasan, coklat, dan hitam

    Evakuasi macan tutul di Sukasari, Kota Bandung.Evakuasi macan tutul di Sukasari, Kota Bandung (dok. Wisma Putra/detikJabar)

    3. Ukuran dan berat tubuh

    Harimau: dengan bobot bisa mencapai 300 kg adalah yang terbesar di genus Panthera sp

    Macan: bobot maksimal adalah 90 kg adalah yang terkecil di genus Panthera sp namun sangat lincah

    4. Jenis

    Harimau: tipe hewan ini terdiri dari Harimau Siberia, Bengal, Kaspia, Cina Selatan, Indochina, Malaya, Jawa, Bali dan Sumatra

    Macan: tipenya terdiri dari Macan Tutul Afrika, India, Jawa, Arab, Persia, Indochina, dan Sri Lanka

    5. Habitat

    Harimau: Asia Timur dan Selatan dalam hutan yang lebat

    Macan: Sub-Sahara Afrika, semenanjung Arab, Turki barat daya dan timur, kaki bukit Himalaya dan Asia Selatan di hutan, pegunungan, hingga gurun.

    Harimau dan tiger sama-sama kerap disebut tiger walaupun keduanya jelas berbeda. Meski begitu, keduanya sama-sama masuk kelompok hewan langka dan dilindungi karena nyaris punah.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mau Keliling Dunia, Cukup ke The Great Asia Africa Saja

    Mau Keliling Dunia, Cukup ke The Great Asia Africa Saja

    Bandung

    Mau keliling dunia tidak perlu susah sekarang, tinggal liburan ke The Great Asia Africa di Bandung sudah bisa.

    Seperti nama tempatnya sendiri, tempat wisata ini mencakup negara di Asia dan Afrika. Di antaranya adalah negara kita yaitu Indonesia, diikuti oleh India, Thailand, Turki, Afrika, Jepang, dan yang terakhir Korea.

    Tempat ini memiliki suasana yang tenang, namun terasa ramai dikarenakan tempat ini tidak hanya memiliki bangunan-bangunan yang mewakilkan negaranya, tetapi tempat ini juga meliputi keindahan alam.


    Selain sebagai tempat wisata yang menyenangkan, tempat ini juga menjadi tempat wisata yang dapat mengedukasi pengunjungnya, dengan berbagai pengalaman kultural dari berbagai negara, seperti budaya, hingga kuliner.

    Tempat wisata ini berlokasi di Jl. Raya Lembang Bandung No.71, Gudangkahuripan, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia, 40391.

    Karena di area Lembang suasananya cukup dingin, sehingga kamu tidak perlu begitu khawatir akan hawa yang panas. Tempat wisata ini juga dapat kita kunjungi setiap hari, baik hari kerja maupun hari libur, dari jam 09.00-18.00 WIB untuk weekday, dan 08.00-19.00 WIB untuk hari weekend.

    Harga tiket sendiri cuma Rp50.000 per orang. Anak yang berusia di bawah 2 tahun tidak akan dikenakan biaya masuk.

    Dari gerbang masuk dan berjalan lurus, kamu dapat menemukan foodcourt yang meliputi berbagai kuliner yang cukup beragam. Pada saat membeli tiket kamu akan mendapat sebuah voucher untuk mendapat 1 minuman gratis per tiket yang kamu beli. Voucher ini dapat kamu tukarkan di area foodcourt.

    Korea

    Ketika masuk dan mengikuti jalan, kamu akan disambut oleh negara Korea. Di kanan akan ada sebuah booth di mana kamu dapat menyewa baju tradisional Korea dan kamu juga dapat memasuki rumah tradisionalnya.

    Dengan turun ke bawah kamu dapat melihat cara proses fermentasi sebuah makanan yang sempat terkenal di Indonesia, yaitu kimchi. Selain dapat melihat proses pembuatan kimchi kamu juga dapat melihat jenis-jenis kimchi lainnya.

    Thailand

    Dengan turun mengikuti jalan ke bawah kamu dapat melihat area Thailand. Bagian ini hanya berfokus pada arsitektur di dinding yang mencerminkan arsitektur Thailand. Jika kamu mengikuti jalan lagi kamu akan menelusuri jembatan yang menuju ke bawah.

    Untuk yang memiliki kebutuhan khusus, seperti orang yang menggunakan kursi roda atau ibu hamil, lansia, kalian dapat menggunakan lift gondola yang berada di atas untuk turun ke bawah. Dengan gondola sendiri kamu dapat melihat pemandangan area bawah The Great Asia Africa secara menyeluruh.

    Turki dan India

    Saat menuju ke bawah kamu akan melihat sebuah gedung berwarna-warni yang cukup mencolok, yaitu gedung miniatur khas Turki yang sangat berwarna. Tempat ini cocok sekali jika ingin berfoto-foto dan kamu juga dapat menyewa kostum.

    Saat melanjutkan perjalanan dan sampai ke bawah kamu akan melihat India. Tempat ini mencangkup replika bangunan dari Jaipur yang dikenal sebagai The Pink City. Selain dapat berfoto di bangunan ini, kamu juga dapat menyewa baju tradisional India.

    Di dekat area ini kamu dapat menemukan wahana sky ride, dengan konsep yang cukup unik. Wahana ini mengharuskan kita mengayuh pedal untuk berjalan di rel yang berada di langit-langit dan mengelilingi area yang telah disediakan.

    Jepang

    Tidak jauh dari sana kamu dapat berkunjung ke negara Jepang dengan melewati sebuah jalan dari India. Disini kamu dapat menyaksikan arsitektur bangunan Jepang dan sebuah kolam ikan koi dengan jembatan merah di tengah yang menyambungkan satu sisi dengan sisi yang lainnya.

    Di area ini kamu dapat melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan. Terdapat area terapi ikan, memberi makan ikan, bumper boat, face painting, sewa baju tradisional Jepang, booth souvenir dan kamu juga dapat membuat sebuah permohonan dengan menulisnya dan menggantungkannya atau membawanya pulang.

    Afrika

    Lalu terdapat area Afrika yang meliputi patung, mural, dan rumah-rumah tradisional Afrika. Di area ini juga kamu dapat berfoto dengan hewan-hewan reptil seperti iguana dan yang lain-lainnya.

    Indonesia

    Setelah menelusuri negara yang banyak sekali, tentu kita pasti akan lelah. Karena itu terdapat foodcourt yang berfokus pada Indonesia. Di sini kamu dapat menemukan jajanan luar seperti tanghulu, es krim, dan cheese koin.

    Ketika mengikuti jalan melewati sebelah sungai kamu dapat menemukan makanan seperti batagor, bakso, dan makanan khas yang ada di area Bandung yaitu mie tek tek dan tahu susu Lembang.

    Di dekat sana juga terdapat wahana river train, dimana kita dapat menaiki sebuah kereta kecil dan mengelilingi sungai. Tempat ini juga menyediakan fasilitas yang bervariatif. Seperti toilet yang sudah disediakan di berbagai titik, ada mushola bagi umat muslim, juga playground dan tempat bersantai gazebo.

    The Great Asia Africa adalah tempat yang cocok untuk kamu yang mungkin tertarik mempelajari negara-negara dengan cara yang fun dan juga untuk berlibur dengan keluarga. Tempat ini menyediakan berbagai tempat menarik yang belum pernah dilihat sebelumnya dengan menggabungkan aspek wisata alam dengan wisata kekinian.

    Bisa diketahui jika kamu tidak harus mengelilingi tempat secara berurutan seperti urutan yang ada di pembahasan ini. Kamu dapat menembus dari satu negara ke negara yang lainnya, kecuali untuk negara Korea yang dipastikan akan ditemui paling pertama.

    Hal ini membuat tempat ini cukup fleksibel untuk dijelajah. Tetapi disarankan kamu menjelajahi Negara India dan Turki paling terakhir supaya menjadi mudah jika kamu benar-benar ingin menjelajahi melewati jalan awal hingga akhir.



    Sumber : travel.detik.com