Tag: whatsapp

  • Cara Menambahkan Copilot di WA, Bisa Minta Bantuan AI Lewat Chat

    Jakarta

    Perusahaan teknologi kini berlomba-lomba membuat program berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pekerjaan manusia. Salah satunya adalah Copilot yang merupakan produk dari Microsoft.

    Kini Copilot tak hanya bisa diakses lewat aplikasi yang diinstal di laptop atau HP. Tanpa perlu menginstall software, Copilot kini dapat diakses di WhatsApp (WA).

    Simak artikel ini untuk mengetahui cara menambahkan Copilot di WA, lengkap dengan penjelasan apa itu Copilot, fungsi Copilot, dan keunikannya.


    Apa Itu Copilot?

    Dikutip dari PCMag, Jumat (1/11/2024) Copilot adalah fitur AI berbentuk percakapan yang memungkinkan detikers mencari informasi spesifik, membuat teks untuk email atau ringkasan, dan membuat ilustrasi gambar berdasarkan permintaan teks yang kamu ketik.

    Misalnya kamu mengetik, “Ringkas memo ini dalam dua kalimat.” Maka, Copilot akan mengerjakan perintah untuk meringkas tulisan yang kamu minta. Begitu pula jika meminta ilustrasi gambar, cukup ketikkan perintah dan deskripsikan gambar yang kamu inginkan.

    Cara Menambahkan Copilot di WA

    Berdasarkan situs resmi Microsoft, berikut ini beberapa cara menambahkan Copilot di WA:

    1. Masuk ke Chat Copilot

    Untuk bisa mulai menggunakan fiturnya, detikers harus masuk ke layar percakapan dengan Copilot AI. Salah satu caranya adalah dengan menambahkan kontak di WA dengan memasukkan nomor telepon +1 877-224-1042.

    2. Setujui Ketentuan Penggunaan

    Ketikkan apa saja di kolom chat, misalnya ‘halo’ atau ‘hai’. Kemudian akan muncul petunjuk untuk membaca Ketentuan Penggunaan, Pernyataan Privasi, dan Pertanyaan Umum Copilot for Social.

    Jika sekiranya menyetujui ketentuan dan privasi, maka klik tombol ‘Accept’. Maka akan muncul notifikasi ‘You’re all set!’ yang berarti kamu sudah bisa menggunakan Copilot di WA.

    3. Mulai!

    Detikers bisa mulai membuat percakapan apa saja, mulai dari sekadar pertanyaan ringan, ilmu pengetahuan, tebak-tebakan, resep masakan, tren musik, tips, hingga perintah untuk melakukan pekerjaan digital.

    Jika masih bingung, Copilot sudah menyediakan pertanyaan atau perintah yang sering diminta pengguna. Klik bagian ‘How I can help’, maka akan muncul beberapa percakapan pilihan, yaitu:

    • Just to Pass Time: Membuat cerita pendek dengan twist.
    • Sports: Info sepak bola terbaru.
    • Fitness: Apa saja latihan kardio yang baik?
    • Food: Tunjukkan resep pasta buatan sendiri.
    • Travel: Kiat untuk pelancong tunggal di Eropa.
    • Music: Apa saja 40 lagu hip-hop yang paling populer?
    • Dating Tips: Apa saja ide kencan pertama yang kreatif?

    Copilot AI Bisa Buat Apa Saja?

    Dikutip dari Aisera, Copilot dapat meningkatkan produktivitas dan memecahkan masalah berdasarkan data historis. Ini mencakup berbagai tema, seperti ritel dan e-commerce, asuransi, perawatan kesehatan, telekomunikasi & utilitas, perhotelan & perjalanan, perbankan & keuangan, dan sebagainya.

    Untuk mendapatkan fitur lebih lengkap, detikers bisa menginstall aplikasi Copilot. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan aplikasi Copilot AI:

    1. Asisten Penulisan

    Copilot bisa menjadi asisten detikers saat menulis sesuatu, misalnya artikel atau surat. Copilot bisa memberi saran secara real-time untuk menyempurnakan tata bahasa, tanda baca, gaya, dan kejelasan.

    2. Pelatih Kesehatan AI

    Copilot juga bisa menjadi instruktur kesehatan bagi orang-orang yang ingin mengoptimalkan kebugaran, pelatihan, dan pola makan sehat. Copilot ini bekerja dengan klien untuk mencapai rencana dan hasil spesifik yang dipilih.

    3. Asisten Keuangan Pribadi

    Copilot bisa menjadi asisten keuangan pribadi dengan memberi saran penganggaran, rekomendasi investasi, dan nasihat keuangan yang disesuaikan.

    4. Penyelesaian Kode

    Algoritma yang didukung AI membantu pengembang software dan programmer membuat kode dengan lebih cepat dan akurat. Platform seperti GitHub Copilot mengandalkan AI untuk memahami konteks dan memprediksi potongan kode, sehingga menurunkan tingkat kesalahan dan meningkatkan kinerja.

    5. Kopilot untuk Perusahaan

    Copilot juga bisa diandalkan untuk perusahaan dengan mengintegrasikan operasi sejumlah software, seperti Salesforce, Microsoft 365, dan ServiceNow. Copilot memfasilitasi kolaborasi, mengelola dan menjalankan tugas, serta meningkatkan produktivitas bagi karyawan dan pelanggan.

    Keunikan Copilot AI

    Ada sejumlah perbedaan yang unik antara Copilot dengan chatbot AI generatif lainnya, di antaranya adalah:

    • Pengguna bisa memberi input berupa suara dan juga mendapatkan respons secara lisan.
    • Dalam beberapa kasus, detikers dapat mengunggah gambar ke Copilot untuk melengkapi perintah.
    • Sebagai asisten penulisan, Copilot menawarkan pilihan gaya. Pengguna bisa memilih gaya, dengan pilihan ‘Lebih Kreatif’, ‘Lebih Seimbang’, atau ‘Lebih Tepat’.
    • Copilot mungkin akan memberikan tautan ke sumber informasi yang kamu butuhkan. Tapi terkadang Copilot langsung memberikan jawaban lengkap dalam obrolan.
    • Pada aplikasi seluler Copilot, detikers dapat memilih model AI, misalnya GPT-3.5 (lebih cepat) atau GPT-4 (lebih akurat) untuk mendukung obrolan. Sementara pelanggan Copilot Pro bisa menggunakan GPT-4 Turbo untuk respons yang lebih cepat dan akurat.
    • Copilot menyediakan pembuatan gambar secara gratis.

    Nah, itulah cara menambahkan Copilot di WA dengan mudah. Cukup dengan chat di WA, Copilot bisa membantu menjawab pertanyaan, memberi saran, hingga mengerjakan tugas.

    (bai/row)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 2 Cara Agar WA Tidak Bisa Ditelepon, Tanpa Blokir Kontak

    Jakarta

    Ketika memblokir seseorang di WhatsApp, mereka tidak hanya kehilangan akses untuk menelepon Anda, tetapi juga tidak bisa mengirim pesan. Namun, bagaimana jika Anda hanya ingin menonaktifkan panggilan tanpa memutus komunikasi sepenuhnya?

    Privasi saat menggunakan WhatsApp adalah hal yang penting bagi banyak pengguna. Salah satu cara untuk meningkatkan privasi adalah memastikan bahwa WA tidak bisa menerima panggilan tertentu tanpa harus memblokir kontak.

    Berikut adalah dua cara mudah yang dapat Anda gunakan agar WhatsApp tidak bisa ditelepon tanpa memblokir kontak:


    1. Mengaktifkan Fitur ‘Silence Unknown Callers’

    Cara pertama adalah dengan memanfaatkan fitur bawaan WhatsApp untuk membisukan panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Fitur ini sangat membantu jika Anda sering mendapatkan panggilan dari nomor asing yang mengganggu.

    Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka aplikasi WhatsApp dan masuk ke menu ‘Settings’.
    • Pilih opsi ‘Privacy’, lalu pilih ‘Calls’.
    • Aktifkan fitur ‘Silence Unknown Callers’.

    Dengan fitur ini, panggilan dari nomor tidak dikenal akan otomatis disenyapkan sehingga Anda tidak terganggu. Nomor tersebut tetap dapat mengirim pesan, namun panggilannya tidak akan terdengar.

    2. Mengaktifkan Mode Do Not Disturb (DND) di Ponsel

    Cara selanjutnya adalah dengan mengaktifkan mode Jangan Ganggu (Do Not Disturb/DND) di perangkat Anda. Mode ini memungkinkan Anda untuk membisukan notifikasi dan panggilan, termasuk dari WhatsApp, tanpa memblokir kontak.

    Berikut cara mengaktifkan mode DND:

    A. Untuk iPhone

    • Masuk ke menu ‘Settings’, lalu pilih ‘Focus’.
    • Pilih ‘Apps’ dan tambahkan WhatsApp ke daftar aplikasi yang ingin disenyapkan.
    • Pada bagian ‘People’, nonaktifkan opsi ‘Allow Repeated Calls’ agar panggilan berulang tetap disenyapkan.
    • Aktifkan mode Jangan Ganggu melalui Control Center dengan memilih opsi ‘Do Not Disturb’.

    B. Untuk Android

    • Masuk ke menu ‘Settings’, cari opsi ‘Do Not Disturb’, atau akses melalui Quick Settings di layar ponsel.
    • Sesuaikan pengaturan DND agar WhatsApp tidak mengirimkan notifikasi atau menerima panggilan.
    • Ketika mode DND aktif, panggilan WhatsApp tidak akan muncul di layar ponsel dan secara otomatis akan ditolak.

    Dengan dua cara di atas, Anda dapat memastikan bahwa WhatsApp tidak menerima panggilan tanpa perlu memblokir kontak. Ini adalah solusi praktis untuk menjaga privasi tanpa memutus komunikasi sepenuhnya. Semoga informasi ini bermanfaat!

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fay/fay)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Cara Mudah Ganti Background Whatsapp Saat Video Call

    Jakarta

    Fitur mengganti latar belakang atau background saat video call, mulai menjadi tren pada masa awal pandemi COVID-19. Tepatnya sekitar tahun 2020, konferensi dalam jaringan (daring) menjadi populer dan mengganti background jadi salah satu hal penting saat tatap muka jarak jauh.

    Hal ini terjadi karena banyak orang di seluruh dunia yang mulai bekerja dan belajar dari rumah, sehingga kebutuhan untuk menghadirkan kesan profesional atau menyembunyikan latar belakang ruang pribadi selama rapat dan kelas virtual.

    Setelah 2020, fitur ini menjadi standar di banyak aplikasi video call. Salah satunya media social WhatsApp, yang sebetulnya lebih sering kita gunakan untuk media perpesanan.


    Terkini, mendeteksi background otomatis tanpa layar hijau bisa dilakukan. Fitur untuk mengaburkan atau blur latar belakang juga tersedia. Tak jarang background digunakan untuk penyesuaian branding perusahaan.

    Cara Mudah Ganti Background Whatsapp Saat Video Call

    Tren mengganti background terus berlanjut hingga sekarang, karena masih banyak yang bekerja secara hybrid atau remote. Mengganti background menjadi fitur penting untuk mendukung kenyamanan dan profesionalisme selama video call.

    Mengganti background saat video call di WhatsApp kini menjadi cara menarik untuk meningkatkan pengalaman video call. WhatsApp telah meluncurkan filter dan background agar panggilan telepon video menjadi lebih interaktif. Dengan efek baru ini, kamu bisa mengubah latar belakang atau menambahkan filter saat sedang menelepon video untuk sentuhan yang lebih personal. Berikut caranya:

    1. Buka aplikasi WhatsApp.
    2. Pilih kontak yang ingin dihubungi melalui video call.
    3. Klik ikon ‘camera’ di pojok kanan atas untuk memulai video call.
    4. Selanjutnya, klik ikon ‘camera’ dengan hiasan bintang-bintang. Pengguna akan melihat pilihan video call effects.
    5. Pilih menu ‘Background’. Ada 10 filter dan 10 background yang bisa kamu pilih dan padu-padankan untuk menciptakan tampilan yang unik.
    6. Bila sudah dipilih, background video call akan otomatis berubah.
    7. Pilih menu ‘Settings’ untuk mengunggah background gambar lainnya atau memilih background warna lain.

    Filter dirancang untuk membantu kamu menciptakan suasana yang lebih asyik, bisa dengan menambahkan percikan warna atau membuat video jadi lebih unik. Sementara background akan membuat privasi ruang sekitar tetap terjaga, dan membuat kamu tampak sedang berada di kedai kopi estetik atau ruang tamu nyaman. Tampilan pun jadi lebih bersih dan rapi.

    Pilihan filter meliputi Hangat, Sejuk, Hitam & Putih, Pendaran Cahaya, Temaram, Cahaya Prisma, Mata Ikan, TV Bergaya Vintage, Kaca Buram, dan Nada Warna Duo. Opsi background meliputi Buram, Ruang Tamu, Kantor, Kafe, Kerikil, Pecinta Kuliner, Smoosh, Pantai, Matahari Terbenam, Perayaan, dan Hutan.

    Nah itulah tadi cara ubah background WhatsApp. Semoga membantu, ya!

    (aau/fds)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Cara Tambahkan Musik di Status WhatsApp, Mirip di IG Stories


    Jakarta

    WhatsApp akhirnya merilis update baru untuk Status yang sudah lama dinanti. Kini pengguna bisa menambahkan musik di status WhatsApp-nya, sama seperti di Instagram Stories.

    Status WhatsApp dalam bentuk foto atau video kini bisa ditambahkan cuplikan lagu sesuai keinginan pengguna. Fitur ini akan digulirkan untuk semua pengguna WhatsApp di Android dan iOS dalam beberapa pekan ke depan.

    WhatsApp mengatakan ada jutaan lagu yang dapat dipilih pengguna untuk ditambahkan ke status. Namun ketersediaan lagu dapat bervariasi tergantung pada negara pengguna.


    Cara menambahkan musik di status WhatsApp dengan mudah

    • Pastikan aplikasi WhatsApp di perangkat kalian sudah menjalankan versi terbaru
    • Buka aplikasi WhatsApp lalu ketuk tab Updates atau Pembaruan di bagian bawah
    • Pilih foto atau video yang ingin dibagikan ke Status
    • Atau, ketuk ikon Kamera untuk mengambil foto atau video baru
    • Ketuk ikon not balok yang ada di bagian atas untuk membuka browser musik
    • Ketuk bilah pencarian untuk mencari lagu yang diinginkan atau scroll ke bawah untuk menelusuri lagu populer
    • Ketuk tombol play untuk mendengar preview lagu atau tombol anak panah untuk menambahkannya ke status
    • Geser bilah yang ada di bagian bawah untuk memilih bagian lagu yang ditambahkan ke status
    • Ketuk Selesai, lalu ketuk ikon Kirim di sudut kanan bawah.

    Pengguna WhatsApp bisa menambahkan musik dengan durasi hingga 15 detik untuk status yang berisi foto atau gambar. Untuk status yang berisi video, durasi musik yang bisa ditambahkan sama seperti durasi video atau maksimal 60 detik, seperti dikutip dari The Verge, Minggu (30/3/2025).

    Kalian juga bisa membuat status dengan musik saat melihat status pengguna lain. Caranya dengan mengetuk judul lagu yang ada di bagian atas status lalu ketuk tombol ‘Add a status with music’ di menu yang muncul.

    Kalau kalian menyukai lagu yang ada di status orang lain, kalian bisa mencari tahu lebih banyak tentang lagu tersebut dengan mengetuk judul lagunya yang ditampilkan di status, atau ketuk ikon titik tiga lalu pilih opsi ‘View Artist’ untuk mengetahui penyanyinya lebih lanjut.

    Perlu diingat, musik hanya bisa ditambahkan untuk status WhatsApp yang berisi foto atau video. Fitur ini tidak tersedia untuk status yang berisi teks, GIF, atau pesan suara. Ini yang membedakan fitur musik di WhatsApp Status dan Instagram Stories.

    WhatsApp menegaskan status pengguna terlindungi enkripsi end-to-end seperti pesan yang dikirim di chat. Artinya, WhatsApp tidak akan tahu status apa yang dibagikan pengguan dan lagu apa yang mereka tambahkan ke status.

    (vmp/vmp)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Wajib Tahu! Ini 10 Cara Amankan Akun WhatsApp Agar Tak Dibajak


    Jakarta

    WhatsApp adalah salah satu aplikasi paling penting dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, kita harus tahu cara amankan akun WhatsApp agar tidak dibajak.

    Perlu diketahui bahwa ancaman keamanan digital kini semakin meningkat. Maka dari itu, risiko Whatsapp dibajak dan penipuan online juga semakin meningkat.

    Whatsapp telah merilis Pusat Keamanan global baru agar pengguna bisa mempelajari lebih lanjut tentang cara melindungi diri dari penipuan, spam, dan kontak yang tidak diinginkan. Dihimpun dari berbagai sumber, Senin (14/7/2025) berikut ini cara agar akun WhatsApp tetap aman dari pembajakan.


    Cara membuat akun WhatsApp aman dari pembajakan:

    1. Aktifkan verifikasi dua langkah

    Mengaktifkan verifikasi dua langkah berguna untuk melindungi akun WhatsApp dari serangan phishing dan upaya pengambilalihan akun oleh penipu. Setelah diaktifkan, Anda akan diminta untuk memasukkan PIN 6 digit saat mengatur ulang atau memverifikasi akun.

    2. Selalu gunakan aplikasi WhatsApp resmi

    Agar akun Whatsapp tetap aman, gunakan selalu aplikasi Whatsapp resmi. Hindari mengunduh WhatsApp versi palsu atau tidak resmi yang dikembangkan oleh pihak ketiga di Android atau iOS.

    Aplikasi tidak resmi dapat mengandung malware yang dapat mencuri data atau merusak ponsel Anda. Oleh sebab itu, privasi serta keamanan detikers terancam karena informasi pribadi tidak lagi terlindungi oleh enkripsi end-to-end. Segera hapus jika punya yang semacam ini.

    3. Lapor dan blokir pesan/kontak yang mencurigakan

    Menerima pesan mencurigakan yang meminta informasi pribadi dari nomor yang tidak dikenal? Nah untuk menghindari hal tidak diinginkan, Whatsapp menyediakan cara yang mudah untuk melaporkan dan memblokir akun yang bermasalah.

    Setelah melaporkan kontak, bisnis, atau pesan tertentu, WhatsApp akan menerima lima pesan terakhir dari percakapan tersebut. Apabila terbukti melanggar, Whatsapp akan memblokir akun tersebut.

    Selain itu, Anda juga dapat dengan mudah memblokir akun yang mengirim pesan yang tidak diinginkan. Dengan begitu, kontak yang telah diblokir tidak dapat lagi menelepon atau mengirim pesan kepada kamu.

    4. Menjaga privasi dalam percakapan grup

    Pengguna Whatsapp dapat mengatur siapa yang dapat menambahkannya ke dalam grup di pengaturan privasi dan sistem. Jadi Anda dapat mencegah orang lain menambahkan ke dalam grup yang tidak diinginkan.

    Bahkan jika berada dalam percakapan grup yang tidak disukai, Anda dapat keluar dari grup secara pribadi tanpa sepengetahuan anggota lainnya.

    5. Media sekali lihat dan pesan sementara

    Whatsapp memiliki fitur sekali lihat untuk mengirim foto atau media untuk meningkatkan privasi. Jadi penerima pesan hanya dapat melihat sekali dari pengirim tanpa opsi menyimpan, meneruskan, menangkap layar, atau membagikan pesan tersebut.

    Selain itu, Anda juga dapat menonaktifkan fitur laporan dibaca dan menggunakan pesan sementara di dalam percakapan pribadi untuk mendapatkan privasi tambahan.

    6. Kunci chat WhatsApp

    WhatsApp punya fitur Chat Lock sebagai perlindungan untuk Anda menyembunyikan chat rahasia di dalam platform. Chat Lock akan mengunci chat individu maupun grup dengan menggunakan biometrik seperti sidik jari atau pemindaian wajah.

    Chat yang dikunci tidak akan menampilkan notifikasi saat ada pesan baru yang masuk. Platform akan menampilkannya sebagai ‘WhatsApp: 1 pesan baru’.

    7. Lindungi profil online kamu

    Lindungilah profil online dengan menyetel detail pribadi di WhatsApp seperti foto profil, terakhir dilihat, status online, tentang profil, status, dan siapa saja yang dapat melihatnya.

    Selain itu, Anda juga dapat mengatur keberadaan online dengan memilih siapa yang dapat atau tidak dapat melihat ketika sedang online. Mengatur detail pribadi ini dapat membantu melindungi akun Anda dari pelaku kejahatan.

    8. Periksa perangkat tertaut secara rutin

    Demi menjaga akun, baiknya rutin memeriksa seluruh perangkat yang tertaut dengan akun Whatsapp. Fitur ini akan menampilkan daftar semua perangkat yang telah mengakses akun Anda. Jika menemukan perangkat yang tidak dikenali, segera keluarkan perangkat tersebut.

    9. Atasi misinformasi dengan pemeriksa fakta di aplikasi

    Jika menerima pesan yang terdengar mencurigakan atau tidak akurat, coba memverifikasi informasi tersebut dengan akun International Fact Checking Networks (IFCN) di WhatsApp. WhatsApp telah bermitra dengan 50 organisasi pemeriksa fakta di seluruh dunia untuk memastikan bahwa pengguna WhatsApp memiliki akses ke informasi yang akurat.

    Sebagai pengguna, Anda dapat melaporkan kemungkinan adanya kesalahan informasi kepada organisasi-organisasi terpercaya ini, mendapatkan fakta yang diperlukan, dan mencegah penyebaran berita palsu.

    10. Nonaktifkan akun

    Kalau seandainya akun WhatsApp Anda tetap kena retas, langsung nonaktifkan akun segera. Pengguna harus menghubungi email support@whatsapp.com dengan judul ‘Lost/stolen: please deactivate my account” di email untuk menonaktifkan akun.

    Pengguna punya waktu 30 hari untuk mengaktifkan kembali akun sebelum dihapus selamanya.

    Nah itu dia 10 cara untuk mengamankan akun Whatsapp, semoga membantu.

    (fay/fyk)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Cara Membuat Nada Dering WhatsApp Suara Google Tanpa Aplikasi

    Jakarta

    WhatsApp (WA) memiliki fitur yang memungkinkan kita memilih nada dering, saat ada notifikasi masuk. Biasanya, berbagai nada dering tersebut ada yang sudah bawaan dari WA.

    Pengguna juga bisa dengan mudah mengganti nada dering WA, agar tidak bosan. Misalnya, kamu bisa membuat nada dering dengan suara Google yang belakangan ini viral.

    Cara Membuat Nada Dering dengan Suara Google

    Bikin nada dering suara Google bisa dilakukan secara online dan gratis. Salah satu yang sering digunakan yaitu Soundoftext.com.


    Berikut adalah cara membuat nada dering suara Google tanpa aplikasi, untuk notifikasi WA:

    • Buka situs Soundoftext.com
    • Masukkan kalimat yang ingin kamu jadikan nada dering dalam kolom teks yang tersedia.
    • Pilih gaya bahasa pengucapannnya sesuai yang kamu inginkan.
    • Klik ‘Submit’.
    • Scroll ke bawah dan tunggu hingga muncul audio suara Google tertampil.
    • Kamu bisa mendengarkan hasil suara tersebut dan bisa mengubah kata-katanya.
    • Jika dirasa sudah sesuai, pilih ‘Download’ untuk download nada dering suara Google tersebut dalam format MP3.

    Cara Mengubah Notifikasi WA dengan Suara Google

    Nada dering dengan suara Google itu, bisa langsung kamu ganti untuk dijadikan notifikasi WA. Ikut langkah-langkah cara mengubah nada dering dengan suara Google di bawah ini.

    • Buka aplikasi WhatsApp.
    • Klik titik tiga yang ada di pojok kanan atas.
    • Pilih ‘Settings’.
    • Pilih ‘Notifications’.
    • Pilih menu sesuai nada dering yang ingin diubah.
    • Klik ‘Notifications tone’, kemudian pilih nama file MP3 atau audio suara Google yang telah terdownload.
    • Pilih Terapkan.

    Itu tadi cara membuat suara Google untuk notifikasi di WhatsApp beserta cara mengubahnya. Mudah bukan? Selamat mencoba.

    (khq/inf)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Sembunyikan Last Seen, Online, Status WA, dan Centang Biru

    Jakarta

    WhatsApp atau WA memiliki fitur privasi yang lengkap. Buat kamu yang nggak mau ketahuan beraktivitas di WA, bisa banget kalau mau menyembunyikannya dari orang lain.

    Coba simak berbagai cara yang akan kita ulas di bawah ini. Ada cara menyembunyikan last seen atau terakhir dilihat, status online, status updates, hingga centang biru yang merupakan tanda pesan telah dibaca.


    Cara Sembunyikan Last Seen dan Online WA

    Last seen adalah keterangan kapan seseorang terakhir membuka WA. Sedangkan Online adalah tanda bahwa kamu sedang membuka WA. Keduanya dapat diatur bersamaan dengan cara berikut ini:

    1. Buka WA, tekan tanda titik tiga di kanan atas.
    2. Masuk ke menu ‘Settings’.
    3. Pilih ‘Privacy’.
    4. Pilih fitur ‘Last seen and online’.
    5. Pada bagian ‘Who can see my last seen’, ada beberapa pilihan:
      – Everyone berarti bisa dilihat semua orang.
      – My contacts berarti hanya bisa dilihat orang yang ada di kontakmu.
      – My contacts except… digunakan jika ingin mengecualikan beberapa kontak.
      – Nobody untuk menyembunyikan last seen kepada semua orang.
    6. Pada bagian ‘Who can see when I’m online’, ada dua pilihan:
      – Everyone berarti bisa dilihat semua orang.
      – Same as last seen berarti disamakan dengan pengaturan last seen pada nomor 5 di atas.

    Catatan

    Jika kamu menyembunyikan last seen dan online dari orang lain, maka kamu juga tidak akan bisa melihat last seen dan online milik orang tersebut.

    Cara Sembunyikan Status Updates WA

    Kita pasti mengenal istilah ‘Status WA’. Status ini mirip dengan fitur Story di Instagram. Namun kini Status di WA sudah berganti nama dengan ‘Updates’. Berikut ini cara menyembunyikan status ‘Updates’ WA:

    1. Buka WA, ketuk tab ‘Updates’.
    2. Ketuk titik tiga di bagian Status, pilih ‘Status privacy’.
    3. Pilih salah satu dari opsi berikut:
      – My contacts berarti semua kontak di HP dapat melihat Updates kamu.
      – My contacts, except… berarti ada kontak yang dikecualikan dapat melihat Updates kamu.
      – Only share with… berarti hanya kontak yang kamu pilih yang dapat melihat Updates kamu.

    Catatan

    • Pengubahan pengaturan privasi tidak akan mempengaruhi Updates status yang sudah kamu share.
    • Jika kamu menonaktifkan centang biru, maka kamu tidak dapat melihat siapa yang telah melihat Updates kamu.
    • Jika orang lain menonaktifkan laporan dibaca, maka kamu tidak dapat mengetahui apakah mereka telah melihat Updates kamu.

    Cara Sembunyikan Centang Biru WA

    Ketika kita mengirim pesan, baik ke nomor pribadi maupun ke grup, maka akan muncul tanda centang.

    Tanda centang satu berarti pesan belum terkirim, centang dua berarti pesan terkirim, sedangkan centang dua biru berarti pesan telah dibaca.

    Kamu bisa menyembunyikan centang biru agar orang lain tidak tahu bahwa kamu sudah membaca pesan itu. Berikut ini cara menyembunyikannya:

    1. Buka WA, ketuk titik tiga di kanan atas.
    2. Pilih ‘Settings’.
    3. Pilih ‘Privasi’.
    4. Matikan ‘Read Receipt’.

    Catatan

    • Jika kamu mematikan Read Receipt, kamu juga tidak dapat mengetahui siapa yang telah membaca pesan dan melihat status kamu. Pengguna lain mungkin juga tidak dapat mengetahui saat kamu melihat status mereka.
    • Langkah ini tidak akan menonaktifkan laporan dibaca untuk chat grup atau laporan diputar untuk pesan suara.

    Demikian tadi cara mengatur privasi WA dengan menyembunyikan last seen, online, status updates WA, dan centang biru. Selamat mencoba.

    (bai/inf)



    Sumber : inet.detik.com

  • 8 Cara Mengatasi Notifikasi WA yang Delay di Android dan iPhone

    Jakarta

    WhatsApp atau WA menjadi aplikasi perpesanan instan yang paling banyak digunakan di Indonesia. Akan tetapi, tak sedikit pengguna yang mengeluhkan masalah notifikasi WA delay atau telat muncul.

    Padahal, notifikasi memungkinkan pengguna untuk mengetahui ada pesan atau panggilan yang masuk. Jika notifikasi telat atau bahkan tidak muncul, bisa-bisa pesan dan panggilan tak terjawab begitu saja.

    Kira-kira, apa penyebab notifikasi WA delay (tertunda) dan bagaimana cara mengatasinya?


    Penyebab Notifikasi WhatsApp Delay

    Notifikasi WA yang delay muncul dapat disebabkan oleh sejumlah faktor. Dilansir laman FAQ WhatsApp, berikut beberapa penyebabnya:

    1. Koneksi Internet Buruk

    Koneksi internet yang lambat dapat jadi penyebab notif WA tidak telat muncul di ponsel. Atau jika koneksi internet tiba-tiba mengalami gangguan dan terputus pun bisa jadi sebab lainnya.

    2. Mode ‘Jangan Ganggu’ Dinyalakan

    Jika ingin ketenangan dan tidak mau diusik dengan notifikasi hingga panggilan telepon, sebagian orang akan menyalakan mode ‘Jangan Ganggu/Do Not Disturb’.

    Ketika mode tersebut diaktifkan, handphone (HP) tidak akan bergetar maupun berbunyi saat ada panggilan, pesan, dan notifikasi. Alarm yang disetel pun tidak berbunyi. Serta suara dari musik, game, video, dan media lain juga tidak akan terdengar.

    Karena itu, notif WhatsApp bisa juga delay maupun tidak muncul dengan mengaktifkan mode ini.

    3. Mengaktifkan Mode Hemat Data dan Baterai

    Untuk menghemat baterai ponsel, ada yang menyalakan mode hemat baterai. Inilah yang membuat aplikasi seperti WhatsApp tidak bekerja efisien di latar belakang sehingga notifikasi dapat telat muncul.

    Mode penghematan data internet yang diaktifkan pun demikian. Jika mode ini dinyalakan, notif WA bisa delay karena tidak dapat menggunakan data latar belakang aplikasi.

    4. Belum Memperbarui WhatsApp

    Apabila masih menggunakan WhatsApp versi lama, notifikasi WA juga mungkin bermasalah. Aplikasi versi terbaru biasanya menyuguhkan pembaruan terkini yang lebih teranyar.

    Cara Mengatasi Notifikasi WhatsApp Delay

    Nah, kalau kamu mengalami masalah notifikasi WA yang delay, berikut cara-cara mengatasinya, dikutip dari laman Guiding Tech.

    1. Periksa Koneksi Internet

    Cek apakah ponsel kamu terhubung dengan koneksi internet yang stabil atau tidak. Cara mudahnya, kamu dapat membuka browser lalu buka situs tertentu.

    Jika situs gagal terbuka, berarti internetmu sedang bermasalah, terputus, atau bahkan kamu memang belum terhubung sejak awal. Untuk itu, coba nonaktifkan dan aktifkan kembali data koneksi internet atau Wi-Fi kamu ya.

    2. Atur Ulang Pengaturan Notifikasi

    Kamu juga bisa mengatur ulang pengaturan notifikasi untuk WhatsApp. Di HP, buka menu Pengaturan lalu klik Notifikasi kemudian Notifikasi Aplikasi. Cari aplikasi WA dan atur ulang notifikasi sehingga menyala.

    Coba juga atur pengaturan notif di aplikasi WhatsApp langsung. Buka WA lalu klik ikon titik tiga dan ketuk Setelan/Setting lalu Notifikasi. Atur ulang notifikasi pesan, grup, dan panggilan, serta pastikan semuanya diaktifkan.

    3. Menonaktifkan Mode ‘Jangan Ganggu’

    Jika kamu berada di mode ‘Jangan Ganggu/Do Not Disturb’, coba matikan terlebih dahulu mode tersebut.

    Caranya dengan membuka menu Pengaturan di HP, pilih Suara & Getar kemudian Jangan Ganggu lalu nonaktifkan mode.

    4. Menonaktifkan Mode Hemat Data dan Baterai

    Kamu yang mengaktifkan mode hemat data dan baterai juga bisa menonaktifkannya terlebih dahulu agar notifikasi WA bisa muncul tepat waktu. Matikan kedua mode di menu Pengaturan di ponsel.

    5. Nyalakan dan Matikan Kembali Mode Pesawat

    Mengecek konektivitas internet dapat juga dapat dilakukan dengan menyalakan dan mematikan kembali mode pesawat dalam sementara waktu. Dengan cara ini diharapkan koneksi internet yang bagus bisa terhubung lagi dengan ponsel sehingga notif WhatsApp tidak delay lagi.

    6. Hapus Cache WhatsApp

    Kinerja WhatsApp bisa terdampak apabila cache aplikasinya menumpuk. Karena itu, cache WA dapat dihapus di menu Pengaturan HP > Aplikasi > WhatsApp > Cache. Setelahnya, data cache yang tidak perlu bisa dihapus.

    7. Update Aplikasi WhatsApp

    WhatsApp versi usang yang masih dipakai juga bisa menjadi penyebabnya. Oleh sebab itu, update dan instal aplikasi WhatsApp versi terbaru di Google Play Store ataupun App Store.

    8. Restart Ponsel

    Restart atau muat ulang HP bisa mengatasi eror pada keseluruhan kinerja sistem perangkat maupun aplikasi yang terpasang. Dengan begitu, ponsel dapat menjadi segar kembali setelah dimuat ulang. Cara ini dapat dilakukan jika notif WhatsApp delay.

    Itulah sederet cara mengatasi notifikasi WA delay atau telat muncul yang dapat dicoba. Semoga membantu!

    (row/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Melaporkan Penipuan Online via WhatsApp dengan Android dan iOS

    Jakarta

    Penipuan bisa dilakukan lewat mana saja, termasuk WhatsApp. Di era digital, mudahnya berkomunikasi dan transaksi online dapat dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab.

    Jika kamu melihat indikasi atau jadi korban penipuan, jangan tinggal diam. Kamu bisa melaporkan kejadian ini agar tidak ada korban berikutnya.

    Cara Melaporkan Penipuan Online via WhatsApp dengan Android

    Kamu bisa melaporkan penipuan baik yang dilakukan melalui chat personal ataupun grup di Android. Jika melaporkan sebuah grup, maka kamu akan dikeluarkan dari grup tersebut. Mengutip laman Pusat Bantuan WhatsApp, begini langkah-langkahnya:


    Cara Melaporkan Kontak atau Pengirim Tak Dikenal

    1. Buka WhatsApp
    2. Klik Info Chat, gulir ke bagian bawah layar atau Klik ikon titik tiga dan Lainnya
    3. Pilih Laporkan
    4. Centang kontak jika ingin memblokirnya
    5. Klik Laporkan.

    Cara Melaporkan Grup

    1. Buka WhatsApp
    2. Buka grup yang ingin dilaporkan
    3. Klik ikon titik tiga, lalu Lainnya, atau Klik Info Grup
    4. Klik Laporkan
    5. Centang kotak untuk keluar dari grup dan menghapus chat
    6. Klik Laporkan

    Cara Melaporkan Penipuan Online via WhatsApp dengan iOS

    Tak hanya pemilik ponsel Android, kamu pengguna iOS juga bisa melaporkan penipuan via WhatsApp. Langkah-langkahnya mirip dengan cara melaporkan via Android.

    Cara Melaporkan Kontak atau Pengirim Tak Dikenal

    1. Buka WhatsApp
    2. Buka chat pengirim yang ingin dilaporkan
    3. Klik nama kontak untuk melihat info chat
    4. Gulir ke bawah layar, klik Laporkan dan Blokir atau Laporkan

    Cara Melaporkan Grup

    1. Buka WhatsApp
    2. Buka grup yang ingin dilaporkan
    3. Klik nama grup
    4. Pilih Laporkan Grup, lalu Laporkan

    Apa yang Terjadi ketika Sebuah Kontak atau Grup Dilaporkan?

    Ketika melaporkan kontak atau grup, WhatsApp akan menerima lima pesan terakhir yang dikirim pelapor kepada terlapor. Tentunya pelapor dan terlapor tidak diberi tahu prosedur ini.

    Selain itu, WhatsApp akan menerima:

    • ID grup atau pengguna yang dilaporkan
    • Informasi mengenai waktu pengiriman dan jenis pesan yang dikirim misal gambar, video, atau teks.

    Jika sebuah akun diyakini melanggar ketentuan layanan WhatsApp, misalnya terlibat aktivitas penipuan, spam, atau membahayakan keamanan pengguna, maka WhatsApp akan memblokir akun tersebut.

    Ketika diblokir, maka ketika pengguna membuka WhatsApp ada pesan yang berbunyi: “Akun ini tidak diizinkan menggunakan WhatsApp.”

    Mengenai sebuah grup yang dilaporkan, menurut laman Techwiser, WhatsApp bisa menghapus grup tersebut jika konten di dalamnya tidak sesuai dengan ketentuan pedoman WhatsApp. Pihak WhatsApp juga bisa melarang anggota yang mengirimkan pesan atau admin untuk menggunakan WhatsApp di masa mendatang.

    (elk/row)



    Sumber : inet.detik.com