Tag: tim

  • Ryan Nirwan Kunci Gelar Juara Nasional Sprint Rally 2025

    Ryan Nirwan Kunci Gelar Juara Nasional Sprint Rally 2025


    Semarang

    Target meraih gelar Juara Nasional Sprint Rally 2025 berhasil diwujudkan Ryan Nirwan. Bersama Toyota Gazoo Racing Indonesia, titel disegel di putaran kelima.

    Keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi serta komitmen tinggi Ryan, yang mengemudikan Toyota GR Yaris Rally2. Ia menuntaskan perjuangannya saat melahap putaran kelima di Sirkuit POJ City, Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

    Ryan banyak mengalokasikan waktu untuk menambah seating time serta jam terbang di balik cockpit mobil rally tersebut. Tidak tanggung-tanggung, ia sampai melahap lebih dari 200 kilometer untuk mendapatkan feel dengan GR Yaris Rally2.


    “Sejujurnya masih susah untuk menggambarkan perasaan saat ini. Masih belum percaya bahwa saya bersama tim bisa meraih gelar Juara Nasional Sprint Rally 2025, karena mengingat perjuangan yang sempat kita lakukan pada tahun 2024, dan saat ini ternyata kami berhasil untuk berada di titik ini,” ungkap Ryan Nirwan dalam keterangannya.

    Pada tahun 2023-2024, Toyota Gazoo Racing Indonesia sedianya masih mengandalkan GR Yaris AP4. Tak ayal, sukses ini membuat Ryan senang betul.

    ryan nirwan,Toyota Gazoo Racing Indonesia,GR Yaris Rally2,kejurnas Sprint Rally 2025GR Yaris Rally2 Foto: Dok. Toyota Gazoo Racing Indonesia

    “Jadi mungkin yang orang tahu hanya cerita indahnya saja, gimana kita bisa mendapatkan GR Yaris Rally2, kemudian kita berhasil menjuarai lima rangkaian. Tapi mereka tidak tahu seperti apa perjuangan kita untuk mendapatkan itu semua, jadi menurut saya dengan keberhasilan dan kemenangan ini sangat well deserved. Dan menurut saya apa yang kita lalui pada tahun lalu itu merupakan sebuah pembelajaran supaya kita bisa mendapatkan juara seperti saat ini,” ujarnya driver kelahiran Balikpapan itu.

    Kedigdayaan GR Yaris Rally2 pada ajang Kejurnas Sprint Rally ini tidak hanya terlihat pada sesama rival sekelasnya. Di seri keempat yang dilangsungkan akhir September 2025 misalnya, Ryan berhasil mengalahkan Ford Puma Rally1, yang notabenenya mobil tersebut memiliki spesifikasi yang lebih jumawa dibandingkan GR Yaris Rally2. Namun, faktor kepiawaian Ryan Nirwan dan dukungan tim yang solid juga turut mengantarkannya meraih kemenangan.

    “Achievement ini enggak mungkin tanpa dukungan orang banyak. Jadi kemenangan ini saya persembahkan untuk keluarga besar saya, yang sudah merelakan saya balapan 9 kali dalam 1 tahun. Jadi terima kasih buat keluarga, ini buat kalian. Terus yang kedua ini buat seluruh kru dan tim manajemen Toyota Gazoo Racing Indonesia, terutama untuk divisi rally, ini juga persembahan buat kalian semua. Buat keluarga kalian juga yang merelakan kalian, bahkan lebih lama dari gue lagi karena persiapan dan kawan-kawan,” pungkasnya.

    (yna/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kembalinya Turnamen Berkuda Jabar Classic

    Kembalinya Turnamen Berkuda Jabar Classic


    Bekasi

    Turnamen berkuda Jabar Classic kembali digelar setelah lama absen. Ini jadi ajang untuk mencari bibit-bibit atlet berkuda berbakat.

    Jawa Barat selama ini beken dengan tingginya angka popularitas kuda di Indonesia selain Nusa Tenggara, Sulawesi Utara dan Sumatera Barat. Bedanya Jabar juga menjadi barometer prestasi atlet berkuda di Indonesia.

    Tak heran kalau Jabar menjadi Provinsi yang sering melahirkan banyak atlet berkuda berbakat dan berprestasi yang membela merah putih di banyak event internasional, baik Single Event maupun Multi Event.


    Jabar Classic menjadi salah satu event yang dapat menjadi sarana bagi para peternak kuda, pemilik klub berkuda dan para stake holder berkuda untuk menciptakan kuda – kuda terbaik dan atlet terbaik menuju prestasi Internasional.

    Turnamen itu terakhir digelar 16-18 Oktober 2015 di Denkavkud Parongpong, Bandung. Setelah vakum 10 tahun, Jabar Classic kini hadir kembali demi merangkai asa dalam menciptakan atlet dan kuda berprestasi.

    Jabar Classic 2025 digelar di The Hub Indonesia, Cibubur, Bekasi, Kamis (23/10) sampai Minggu (26/10). Selain untuk berebut gelar, Jabar Classic ini juga jadi Babak Kualifikasi Porprov XV Jabar 2026.

    Pesatnya perkembangan olahraga berkuda Equestrian di Jawa Barat menyebabkan banyaknya atlet berprestasi yang ingin berkompetisi pada Porprov XV Jabar 2026. Alhasil perlu diadakan kualifikasi sehingga didapatkan atlet berkualitas untuk bertanding di Porprov Jabar 2026.

    Beberapa atlet muda berbakat muncul di ajang Jabar Classic 2025, salah satunya Nathanael Gabriel Stevano Menayang dari stable De Rider. Atlet berusia 17 tahun asal SMU 3 Cibinong ini baru saja meraih gelar juara di kelas Preliminary Open dan meraih runner up di kategori tim

    Dengan gelar itu, Nathan makin percaya diri menghadapi Kejuaraan berkuda Open di Pnhom Penh Kamboja, pekan depan. Setelahnya, Nathan akan melanjutkan sejumlah kompetisi berkuda di tanah air.

    “Mohon doa agar saya sukses di Kamboja dan event-event berikut di tanah air,” papar Nathanael dalam rilis kepada detikSport.

    (mrp/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Hero Indonesia Pertama di Honor of Kings Rilis, Begini Cara Dapetinnya

    Hero Indonesia Pertama di Honor of Kings Rilis, Begini Cara Dapetinnya


    Jakarta

    Honor of Kings resmi merilis hero Indonesia pertama bernama Garuda Khageswara pada 21 Oktober 2025. Kehadirannya untuk menyambut ulang tahun game ini yang ke-10 secara global.

    Tim pengembang Honor of Kings bekerja sama dengan komunitas di Indonesia melalui voting untuk menciptakannya. Diketahui kalau hero baru ini terinspirasi dari legenda Indonesia, yang mewakili keadilan dan perjuangan melawan ketidakadilan.

    Asyiknya adalah Garuda Khageswara dapat dimainkan secara gratis. Lalu bagaimana cara mengklaimnya? Gamer hanya perlu mengikuti aktivitas harian di dalam game, untuk mengumpulkan Bulu Emas. Nantinya, Bulu emas ini bisa ditukarkan dengan Garuda Khageswara.


    Untuk lebih jelasnya, mungkin gamer dapat mengikuti langkah-langkah berikut, berdasarkan informasi yang diterima detikINET, Kamis (23/10/2025).

    • Log In 1 Hari: Trial Garuda (7 Hari)
    • Menang 1 Match 5v5 Setiap Hari: 3 Bulu Emas (Max. 1 kali klaim/hari)
    • Menang 2 Match 5v5 Setiap Hari: 6 Bulu Emas (Max. 2 kali klaim/hari)
    • Main 1 Match 5v5 Menggunakan Garuda: 10 Bulu Emas (Max. 1 kali klaim)
    • Main 3 Match 5v5 Menggunakan Garuda: 15 Bulu Emas (Max. 3 kali klaim)

    Sayangnya event menarik tersebut tidak berlangsung lama. Token ini nantinya yang akan membantu pemain mendapatkan Garuda Khageswara secara gratis mulai 21-27 Oktober 2025.

    Khusus bagi pemain yang tidak sabaran dalam melakukan aktivitas harian tersebut, bisa pakai alternatif lain untuk mendapatkan Bulu Emas. Salah satu caranya dengan membeli item khusus ini melalui Peti Speed Up di Toko HOK.

    Setiap membuka Peti Speed Up, berkesempatan mendapat satu item, mulai dari satu Bulu Emas, dua Bulu Emas, tiga Bulu Emas, satu Mawar Persahabatan, dan Fragment Hero. Jika Bulu Emas sudah terkumpul, pemain dapat menukarkannya di Toko Penukaran supaya bisa memperoleh berbagai item menarik.

    • 70 Bulu Emas: Hero Garuda Khageswara (Permanen)
    • 8 Bulu Emas: Avatar Garuda (Permanen)
    • 8 Bulu Emas: Bingkai Avatar Garuda (Permanen)
    • 1 Bulu Emas: 1x Fragment Hero

    (hps/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Tak Ada Salahnya Pertimbangkan Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia

    Tak Ada Salahnya Pertimbangkan Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia


    Jakarta

    Kursi pelatih Timnas Indonesia sedang kosong usai Patrick Kluivert dicopot dari jabatannya. Atep Rizal dan Ismed Sofyan selaku eks pemain memberikan pandangannya soal sosok yang bisa dijadikan pengganti.

    PSSI sebelumnya memutuskan kerja sama dengan Kluivert menyusul kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Hampir dua pekan berlalu, induk federasi sepakbola nasional itu masih ‘tiarap’, bahkan Erick Thohir selaku ketum belum mau buka suara meski beberapa kali ditemui awak media.

    Kondisi ini membuat rumor soal pelatih timnas selanjutnya bergulir liar. Banyak nama yang muncul, termasuk memanggil kembali Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan. Saat dimintai komentar mengenai siapa yang layak menjadi penerus, Ismed dan Atep enggan menyebut nama.


    “Kalau pilihan pribadi saya, sulit sebenarnya kalau sudah bicara timnas, ya. Memang pada akhirnya kita ingin timnas ini berprestasi. Toh kemarin juga kita sudah dipegang oleh Patrick kan juga gagal. Itu kan juga pelatih top,” kata Atep saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, pada Kamis (23/10/2025).

    “Nah sebelumnya Shin Tae-yong juga sudah pegang, sudah membangun, tapi di tengah jalan gitu (dilepas). Apa pun, siapa pun nanti pelatihnya, menurut saya pelatih lokal juga punya kualitas.”

    “Tapi memang untuk kita bisa bersaing di levelnya, kelasnya mungkin dunia kan memang harus pelatih-pelatih yang memiliki karakter yang kuat. Itu bisa menjadi pertimbangan. Ya mungkin bisa pelatih-pelatih Eropa. Mungkin ya, saya tidak mau menyebutkan namanya. Tapi kalau mau mencoba pelatih lokal kan ada,” lanjutnya.

    “Ya, tidak menjadi patokan ya. Maksudnya pelatih dari kita juga akan gagal, begitu pun pelatih dari kita juga akan sukses. Tidak menjadi patokan,” tuturnya.

    Tapi Atep mengingatkan yang paling penting ialah pelatih pilihan PSSI nantinya harus mengerti dan memahami kualitas para pemainnya.

    “Ya iya dong, kalau enggak paham kita lawannya mau si A, terus kita mainnya menyerang contohnya, kalah. Berarti kan si pelatih itu tidak paham gitu, bahwa kualitas pemain kita, kualitas pemain lawan seperti apa. Artinya harus paham dulu kualitas pemain kita, baru kita akan bermain seperti apa,” kata eks pemain Persib Bandung ini.

    Sementara itu, Ismed menilai pelatih harus memiliki karakter yang betul-betul bisa dijadikan role model bagi si pemain.

    “Kalau saya sih pelatih itu adalah mentor. Pelatih itu adalah role model. Jadi betul-betul punya karakter, betul-betul jadi role model buat si pemain. Saya berharap sih, sekarang kita udah coba dari Eropa, kita sudah coba dari Asia,” kata Ismed.

    “Ya ini menurut saya, nanti takutnya jangan… Nggak ada salahnya kalau dikasih pekerjaan untuk pelatih-pelatih lokal kita juga. Toh juga pelatih kan hanya bisa membina, bisa meracik.”

    “Kan tergantung kualitas pemain. Saya pikir kalau kualitas pemainnya memang memadai, saya pikir tidak begitu sulit untuk bisa meramu tim ini sebaik mungkin. Tetapi seandainya pun memang pelatih lokal ada kesempatan. Ya, dikasih kebebasan sama seperti pelatih asing,” ujar eks pemain Persija Jakarta ini.

    “Jadi dia punya kewenangan, dia punya, apa yang saya bilang, punya keleluasaan lebih lah. Jadi sama dikasih kualitasnya sama dengan pelatih asing,” kata Ismed.

    (mcy/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Menang 2-1, Dean James Cs Cetak Sejarah

    Menang 2-1, Dean James Cs Cetak Sejarah


    Deventer

    Go Ahead Eagles mengalahkan Aston Villa dalam lanjutan Liga Europa 2025/2026. Menang 2-1, Dean James Cs meraih hasil bersejarah di pentas Eropa itu.

    Eagles menjamu Villa di de Adelaarshorst, Deventer, Kamis (23/10) malam WIB. Dean James main sejak awal di laga itu.

    Wakil Eredivisi itu sedianya ditekan Villa sepanjang laga. Eagles bahkan sempat tertinggal lebih dulu.


    Di menit ke-4, gawang Eagles sudah bobol oleh tim tamu. Evann Guessand membawa keunggulan 1-0 untuk Villa.

    Eagles baru bisa menyamakan skor jelang babak pertama selesai. Mathis Muray bisa menjebol gawang Villa dan memaksakan skor 1-1 hingga jeda.

    Di babak kedua, Go Ahead Eagles secara dramatis bisa comeback. Mats Deijl, pemain yang gagal dinaturalisasi Timnas Malaysia beberapa waktu lalu, bisa membawa tim asuhan Melvin Boel berbalik memimpin 2-1 di menit ke-61.

    Villa sedianya punya kans menyamakan skor di menit ke-79 usai Dean James bikin kesalahan. Bek Timnas Indonesia itu melakukan hand ball di kotak penalti. Emiliano Buendia maju menjadi eksekutor, namun bolanya gagal masuk ke gawang!

    Kegagalan penalti itu menyelamatkan Eagles. Di sisa waktu, Villa gagal mencetak gol usai Eagles main solid mempertahankan keunggulannya. Skor 2-1 menjadi hasil akhir pertandingan.

    Ini menjadi kemenangan bersejarah Eagles di Liga Europa. Ini merupakan kemenangan kandang pertamanya di kompetisi itu sepanjang sejarahnya.

    Sementara Go Ahead Eagles kini mengemas 6 poin dari 3 laga, dan sementara berada di peringkat 13 klasemen Liga Europa. Sementara Aston Villa tertahan di posisi 10, juga dengan, 6 poin.

    Susunan Pemain

    Go Ahead Eagles: Jari De Busser, Joris Kramer, Gerrit Nauber (Calvin Twigt 15′), Dean James, Mats Deijl, Jakob Breum (Kenzo Goudmijn 39′), Yassir Rahmouni (Evert Linthorst 83′), Melle Meulensteen, Milan Smit, Mathis Muray (Robbin Weijenberg 83′), Richonelli Margaret (Aske Adelgaard 83′)

    Aston Villa: Emi Martinez, Pau Torres, Tyronne Mings, Ian Maatsen, Victor Lindeloef (Morgan Rogers 66′), Emiliano Buendia, Amadou Onana (Matty Cash 66′), Lamare Bogarde (John McGinn 76′), Ollie Watkins (Donyell Malen 67′), Jadon Sancho (Boubacar Kamara 67′), Evann Guessand

    (yna/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Juventus Sudah Dikalahkan, Berikutnya Barcelona

    Juventus Sudah Dikalahkan, Berikutnya Barcelona


    Jakarta

    Kemenangan atas Juventus menjadi modal Real Madrid untuk menghadapi El Clasico. Melawan Barcelona, Madrid mengusung misi pembalasan.

    Madrid memetik kemenangan saat menjamu Juventus di matchday 3 Liga Champions. Los Blancos menang 1-0 berkat gol Jude Bellingham dalam pertandingan di Santiago Bernabeu, Kamis (23/10/2025) dini hari WIB.

    Dengan kemenangan ini, Madrid masih sempurna di Liga Champions. Pasukan Xabi Alonso itu menempati peringkat lima klasemen Liga Champions dengan sembilan poin dari tiga pertandingan.


    “Sangat senang dengan kemenangan ini. Tadi pertandingan yang sulit banget dan butuh perjuangan keras, dengan peluang di kedua sisi lapangan,” ujar kiper Madrid Thibaut Courtois seperti dilansir Football Espana.

    “Kami harus memeras keringat dan ini kemenangan melawan tim besar. Kami sudah mendapat sembilan poin dari total sembilan poin bisa didapat dan sekarang waktunya ke Anfield (di Liga Champions).”

    Madrid berikutnya akan menjamu Barcelona di Santiago Bernabeu dalam lanjutan LaLiga, Minggu (26/10/2025) malam WIB. Courtois membidik kemenangan demi memutus tren negatif Madrid di El Clasico.

    Madrid selalu kalah dalam empat pertemuan terakhir melawan Barcelona di tiga kompetisi berbeda. Courtois berharap laju negatif itu berakhir akhir pekan ini sekaligus untuk menjauh dari Barcelona di klasemen Liga Spanyol.

    “Kedua tim tiba di laga ini dalam kondisi bagus, jadi ini akan jadi pertandingan yang luar biasa. Setelah kalah beberapa pertandingan melawan mereka musim lalu, kali ini kami bisa menang untuk melebarkan jarak. Ini akan jadi pertandingan hebat. Kami mengharapkan kemenangan, selalu dengan respek untuk mereka,” kata Courtois.

    (nds/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-8174154/bisa-lanjut-cetak-gol-gyokeres?single=1

    https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-8174154/bisa-lanjut-cetak-gol-gyokeres?single=1

    https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-8174154/bisa-lanjut-cetak-gol-gyokeres?single=1



    Sumber : sport.detik.com

  • Juventus Krisis!

    Juventus Krisis!


    Jakarta

    Juventus dalam kondisi krisis. Bianconeri tak mampu cetak gol di tiga pertandingan beruntun dan dua kali kalah.

    Juventus melanjutkan tren buruknya musim ini di markas Real Madrid dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (23/10/2025) dini hari WIB. Pasukan Igor Tudor tumbang 0-1.

    Pada dua laga sebelumnya di Liga Italia, Juventus juga meraih hasil negatif. Klub asal Turin itu bermain imbang 0-0 dengan AC Milan dan kalah 0-2 melawan Como.


    Juventus sebetulnya sudah lama tidak menang. Hasil manis terakhir Si Nyonya Tua didapat saat mengalahkan Inter Milan 4-3 di Liga Italia pada pertengahan September.

    Hal ini sudah jelas menandakan ada yang salah dengan Juventus. Tudor harus segera membenahi permainan tim agar tidak terjerumus makin dalam.

    “Setiap orang harus menjadi pemimpin di tim ini, dan dalam hal itu, saya rasa performa kami sedikit di bawah ekspektasi. Banyak pemain baru datang dan kami kehilangan beberapa pemain juara yang berpengalaman,” kata Tudor kepada Sky Sport Italia dan Amazon Prime Video Italia.

    Juventus bisa saja kembali gagal meraih poin penuh pada akhir ini. Dusan Vlahovic cs harus bertandang ke markas Lazio dalam lanjutan Liga Italia.

    (ran/cas)



    Sumber : sport.detik.com

  • Jude Bellingham Tidak Bikin Xabi Alonso Pusing

    Jude Bellingham Tidak Bikin Xabi Alonso Pusing


    Jakarta

    Jude Bellingham jadi penyelamat Real Madrid dengan gol penentu kontra Juventus di Liga Champions. Pelatih Xabi Alonso tidak pusing dengan posisi Bellingham di lapangan.

    Real Madrid menang 1-0 atas Juventus di Bernabeu dalam matchday ketiga Liga Champions, Kamis (23/10) dini hari WIB. Gol penentu dicetak oleh Jude Bellingham di menit ke-57.


    Jude Bellingham bermain penuh di laga tersebut. Menariknya, Bellingham diplot sebagai penyerang yang berduet dengan Kylian Mbappe dalam formasi 4-4-2. Meski kenyataannya, Bellingham sedikit turun di belakangnya Mbappe.

    Jude Bellingham akhirnya pecah telur di awal musim ini. Setelah tujuh laga di seluruh kompetisi dan jalani operasi bahu, Bellingham bisa bikin gol.

    Soal gol, sejak musim lalu kedatangan Kylian Mbappe, Bellingham mulai berkurang tugasnya untuk jebol gawang lawan. Musim lalu Bellingham hanya kemas 15 gol di seluruh kompetisi, padahal musim sebelumnya di 2023/24 Bellingham bisa kemas 23 gol!

    Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso tidak memusingkan soal posisi Jude Bellingham di lapangan. Alonso pun tidak menuntut Bellingham bikin banyak gol.

    “Bellingham adalah pemain yang sangat komplit. Dia baru pulih dan mulai menikmati dirinya lagi di lapangan,” jelasnya dilansir dari Marca.

    “Posisi Bellingham? Dia bisa melakukan segalanya, dari build up sampai membantu di sepertiga akhir lapangan,” ungkapnya.

    “Dia punya kualitas dan kami beruntung memilikinya di dalam tim ini,” tutup Alonso.

    (aff/cas)



    Sumber : sport.detik.com

  • Evandra Florasta Nantikan Berlaga di Panggung Piala Dunia U-17

    Evandra Florasta Nantikan Berlaga di Panggung Piala Dunia U-17


    Jakarta

    Pilar Timnas Indonesia U-17 Evandra Forasta begitu menantikan gelaran Piala Dunia U-17 2025. Ia ingin menguji kemampuan di panggung semegah ajang tersebut.

    Piala Dunia U-17 akan mulai digelar mulai 3 November mendatang di Qatar. Indonesia masuk Grup H bersama Zambia, Brasil, dan Honduras.

    Sedangkan laga perdana Indonesia adalah melawan Zambia pada 4 November. Lalu Brasil menjadi lawan kedua pada 7 November, tiga hari berselang memainkan laga fase grup terakhir melawan Honduras.


    Bagi Evandra, bermain di Piala Dunia U-17 akan menjadi panggung terbesarnya sejauh ini. Sebelumnya ia sudah lebih dulu beraksi di level kontinental yakni Piala Asia U-17 2025.

    “Untuk saya sendiri, sangat senang dan sangat menantikannya karena tidak sabar. Kurang dari dua minggu lagi Piala Dunia. Jadi, perasaan saya sangat senang,” kata Evandra, dikutip dari akun Youtube Timnas Indonesia.

    Sebelum mentas di Piala Dunia U-17 2025, Indonesia menjalani Pemusatan Latihan (TC) di Dubai, Uni Emirat Arab. TC ini dimanfaatkan Pelatih Nova Arianto untuk menentukan skuad final Timnas Indonesia U-17.

    “Saya rasa sudah cukup dan kalau perlu lebih ditingkatkan lagi biar lebih akrab satu sama lain dan mengerti satu sama lain,” ucap Evandra mengenai chemistry timnya.

    Di Dubai, tim asuhan Nova Arianto juga punya agenda uji coba sebanyak tiga kali. Lawan-lawan uji coba adalah tim dari kawasan yang sama dengan tim peserta Grup H yakni Pantai Gading, Paraguay, dan Panama.

    Simak juga Video: Jelang Piala Dunia U-17, Nova Arianto Fokus Benahi Mental Pemain

    (mro/krs)



    Sumber : sport.detik.com