Blog

  • Bawa Rp 10 Ribu Bisa Puas-puasin Wisata Edukatif di Kuningan



    Kuningan

    Museum Taman Purbakala Cipari di Kuningan menawarkan wisata sejarah terjangkau. Hanya dengan Rp 10.000, traveler bisa menikmati pengalaman edukatif dan pemandangan indah.

    Dengan hanya membawa uang sebesar Rp 10.000, pengunjung sudah bisa menikmati pengalaman wisata edukatif di tempat yang menyimpan jejak kehidupan manusia purba.

    Museum Taman Purbakala Cipari terletak di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Museum ini menyajikan kekayaan sejarah berupa benda-benda peninggalan zaman prasejarah yang dipamerkan secara rapi, baik di dalam ruangan museum maupun di taman terbuka yang mengelilinginya.


    Koordinator Museum, Maman Purnaman, menjelaskan bahwa uang Rp 10.000 sudah sangat cukup untuk menikmati berbagai fasilitas yang tersedia di museum.

    “Bawa uang Rp 10.000 sangat cukup. Tiket masuk Rp 2.000. Kalau mau ada tambahan sama bukunya itu ada harganya Rp 3.000. Nah Rp 5.000 sisanya bisa buat beli air minum,” tutur Maman.

    Tiket masuk ke museum hanya seharga Rp 2.000. Dengan tiket tersebut, pengunjung dapat menjelajahi seluruh area taman yang asri dan tertata bersih, serta melihat langsung berbagai peninggalan sejarah berupa batu-batu besar berusia ribuan tahun yang diduga merupakan bagian dari kebudayaan megalitikum.

    Selain itu, pengunjung juga bisa bersantai menikmati udara segar sambil duduk di area taman yang rindang. Suasana yang tenang membuat tempat ini cocok sebagai lokasi beristirahat atau sekadar berfoto dengan latar susunan batu-batu purba yang ikonik.

    Bagi yang ingin lebih memahami sejarah museum dan benda-benda yang dipamerkan, pengelola juga menyediakan buku panduan seharga Rp 3.000. Buku ini memuat informasi lengkap mengenai sejarah berdirinya Museum Taman Purbakala Cipari serta penjelasan mengenai koleksi yang ada.

    Sisa uang Rp 5.000 bahkan masih bisa dimanfaatkan untuk membeli sebotol air mineral di warung yang tak jauh dari area museum. Ini membuat pengalaman berwisata di Cipari tak hanya terjangkau, tapi juga nyaman dan menyenangkan.

    Museum Taman Purbakala Cipari buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Lokasinya yang mudah diakses dan suasananya yang tenang menjadikan museum ini sebagai alternatif wisata sejarah yang ramah di kantong sekaligus edukatif. Jika Anda sedang berkunjung ke Kuningan, sempatkanlah mampir dan rasakan sensasi bertualang ke masa lalu hanya dengan Rp 10.000.

    Artikel ini sudah tayang di detikJabar. Klik di sini untuk membaca selengkapnya.

    (dir/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisata Dadakan di Kulon Progo, Lihat Atraksi Layangan Naga



    Kulon Progo

    Area persawahan di Galur, Kulon Progo, kini jadi destinasi wisata baru. Warga atau traveler bisa menikmati kuliner lokal sambil menyaksikan atraksi layangan naga setiap akhir pekan.

    Lokasi persawahan ini berdekatan dengan calon jembatan baru Pandansimo. Spot baru ini terletak di sisi barat Jembatan Pandansimo atau masuk wilayah Banaran, Galur, Kulon Progo. Setiap akhir pekan, area persawahan yang dibelah oleh Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ini mendadak ramai jadi mirip seperti pasar tumpah.

    Terdapat lebih dari 50 lapak UMKM yang berjejer rapi di sepanjang jalur tersebut. Mereka menawarkan pelbagai kuliner murah meriah, seperti sempol, jus, es teh, dan sebagainya.


    Sembari menikmati jajanan, pengunjung bisa menyaksikan atraksi layangan naga yang diterbangkan oleh warga sekitar. Ukuran layangan bervariasi, mulai dari versi mini hingga yang paling besar dapat dilihat di sini.

    “Di sini sekarang memang ramai terus, bahkan kemarin pas ada isu Jembatan Pandansimo mau dibuka untuk umum banyak yang berbondong-bondong ke sini, sampai jalannya macet,” ucap warga sekitar, Bendil, saat ditemui di lokasi.

    Bendil mengatakan kehadiran calon jembatan baru Pandansimo menjadi salah satu alasan kenapa lokasi ini bisa ramai. Menurutnya banyak masyarakat dari luar Galur yang penasaran dengan kondisi terkini jembatan itu.

    “Daya tariknya jembatan Pandansimo ini memang kuat, banyak yang pengin lihat kondisinya, karena penasaran sama desain jembatan yang memang terlihat bagus itu,” ujarnya.

    Hal itu pula yang membuat banyak pelaku UMKM tertarik membuka lapak dagangan di sini. Termasuk halnya Bendil yang sejak sepekan terakhir bikin kedai yang menawarkan es inovasi bernama Es Kobar. Minuman ini terbuat dari campuran kelapa muda, potongan buah nangka, gula jawa cair, kolang kaling, cincau dan creamer kental manis. Rasanya manis dan ada sedikit sensasi gurih.

    Artikel ini sudah tayang di detikJogja. Klik di sini untuk membaca selengkapnya.

    (rih/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • 13 Wisata Kuningan untuk Healing, Destinasi Terbaik dan Instagramable

    Jakarta
    Kabupaten Kuningan di Jawa Barat bisa jadi alternatif liburan sendiri atau bersama keluarga. Di sini, detikers bisa menemukan wisata alam, sejarah, edukasi dengan hawa sejuk dan punya beragam wahana. Kuningan cocok buat detikers yang nyari tempat liburan untuk healing, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau jalan-jalan bareng teman.

    Wilayah Kuningan punya destinasi gunung hingga telaga yang cocok jadi rekomendasi wisata saat liburan, berikut rekomendasinya

    1. Taman Nasional Gunung Ciremai

    Taman Nasional Gunung Ciremai.
    Taman Nasional Gunung Ciremai (dok. Istimewa)

    Jam buka: setiap hari

    • 07.00-11.00 WIB untuk jam naik
    • 11.00-18.00 WIB untuk jam turun

    Tarif masuk:

    • WNI: Senin-Jumat Rp 10 ribu per orang Sabtu-Minggu dan hari libur nasional Rp 15 ribu per orang
    • WNA: Senin-Minggu, hari libur nasional Rp 150 ribu per orang

    Tarif belum termasuk pungutan jasa pendakian gunung, kemah, pengambilan foto dan video, dan penggunaan drone

    Alamat: Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

    Gunung Ciremai setinggi 3.078 mdpl menyimpan pesona keanekaragaman flora dan fauna plus hawa yang sejuk. Traveler yang sudah berpengalaman atau dengan guide yang kompeten, bisa mencoba naik ke puncak. Bagi yang tidak muncak nggak perlu khawatir, Gunung Ciremai punya pesona lain yang sayang buat dilewatkan.

    Di Gunung Ciremai ada Telaga Remis yang menawarkan aktivitas memancing dan bermain sepeda air, cocok untuk liburan bareng keluarga. Selain itu ada Desa Wisata Cibuntu yang kental dengan budaya Sunda. Pesona Curug Putri Palutungan dan Curug Sawer dengan air yang bersih, sejuk, dan segar bisa jadi pilihan sambil trekking di Gunung Ciremai.

    2. Telaga Biru Cicerem

    Telaga Biru Cicerem.
    Telaga Biru Cicerem (dok. Bima Bagaskara/detikJabar)

    Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

    Tarif masuk: Rp 15 ribu belum termasuk biaya lain

    Alamat: Desa Kaduela, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan

    Danau berair biru ini adalah tempat wisata yang cukup populer bagi warga Kabupaten Kuningan. Namun dengan pemilihan waktu liburan yang tepat, kamu bisa menikmati suasana tenang telaga biru dengan airnya yang jernih, bersih, dan sejuk. Waktu paling cocok buat main ke telaga adalah pagi hari sebelum matahari bersinar terik selepas liburan sekolah.

    “Sangat menyenangkan Telaga biru Cicarem yang cantik ini terjaga rapi dan bersih. Pengelola di sini menyediakan fasilitas umum yang memadai. Jangan lupa ambil foto dengan gaya paling okey dikelilingi pemandangan alami danau. Tukang foto di sini sigap bantu ngarahin gaya lho,” tulis akun google review Maria Aghnatha.

    3. Kebun Raya Kuningan

    Kebun Raya Kuningan
    Kebun Raya Kuningan (dok. Erick Disy Darmawan/detikJabar)

    Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Dewasa Rp 10 ribu
    • Anak-anak Rp 5 ribu
    • Motor Rp 5 ribu
    • Mobil Rp 10 ribu
    • Bus/truk Rp 15 ribu
    • Sepeda Rp 2.500

    Tarif ini belum termasuk layanan lain yang tersedia di Kebun Raya Kuningan.

    Alamat: Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan

    Taman wisata seluas 154.908 hektare ini tak hanya menyajikan koleksi 23 ribu spesies tanaman milik Nusantara. Tapi juga koleksi batu dari seluruh Indonesia, sehingga Kebun Raya Kuningan memiliki tema berbeda dengan destinasi wisata sejenis lainnya. Lanskap batu dan tanaman ternyata bisa dipadukan menjadi pemandangan indah, yang nyaman dipandang dan bisa memperbaiki mood.

    Pengunjung yang ingin melihat keindahan area Kebun Raya Kuningan lebih luas, bisa mencoba jalur trekking dengan datang lebih pagi saat matahari belum terlalu terik. Bagi pengunjung yang mau piknik, bisa datang ke dua area danau dengan hawa sejuk dan sangat luas. Pengunjung bisa cuci mata, jalan-jalan sekitar area danau, dan tentunya ambil foto. Nah buat yang mau eksplor dan lebih lama menikmati sejuknya kebun daya, bisa nginep di area camping atau guest house.

    4. Woodland

    WoodLand Cibubur menjadi destinasi baru untuk rekreasi dan kuliner keluarga. Ferris Wheel setinggi 31 meter siap jadi daya tarik utamanya.
    Woodland (dok. Hilalia Kani Juliana)

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-17.00
    • Sabtu-Minggu 07.30-17.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 15 ribu per orang
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 20.000 untuk semua usia kecuali anak-anak usia 2-9 Rp 15 ribu.

    Tarif ini belum termasuk biaya lain selama liburan di Woodland

    Alamat: Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Destinasi wisata ini tidak hanya populer karena harga tiket terjangkau, tapi juga aneka wahana permainan. Didesain sebagai tempat liburan di area terbuka, Woodland juga menyediakan kolam renang bagi pengunjung. Semua wahana yang menguji fisik anak-anak ini tersedia di bawah pohon rindang, sehingga pengunjung tak perlu khawatir kepanasan.

    “Wahana permainan Woodland banyak ngasih tantangan, sehingga bagus untuk ngelatih keberanian dan ketangkasan anak kecil. Pilihan wahana juga lengkap, mulai dari flying fox dan permainan air. Selain itu tempatnya bersih, rapi, sejuk, dan hawanya segar,” kata salah satu pengunjung Resti asal Majalengka dikutip dari detik Jabar.

    5. Curug Putri Palutungan

    Curug Putri Palutungan di Kuningan
    Curug Putri Palutungan (dok. Fahmi Labibinajib/detikJabar)

    Jam buka: 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 20 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

    Alamat: Jalan Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Berada di kaki Gunung Ciremai, Curug Putri Palutungan cocok buat pengunjung yang mencari hawa sejuk dan adem selama liburan. Curug ini tidak terlalu tinggi dengan tinggi kolam cenderung dangkal, sehingga cocok bagi yang ingin main air bareng keluarga. Di depan area curug ada pancuran alami dengan kolam yang bisa digunakan untuk berendam.

    “Suasana curug segar, adem, cocok kalau buat liburan mah,” ujar pengunjung Ali yang menikmati destinasi wisata alami ini bersama keluarga. Fasilitas pendukung bagi pengunjung di sini juga tersedia lengkap misal kantin, musala, gazebo, dan toilet sehingga pengunjung tak perlu khawatir. Pengunjung juga bisa mencoba motor ATV dan area perkemahan di sekitar curug.

    6. Objek Wisata Cibulan

    Kolam Renang Cibulan di Kuningan.
    Objek Wisata Cibulan (dok. Mohamad Taufik/detikJabar)

    Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

    Tarif masuk:

    • Anak-anak Rp 20 ribu
    • Dewasa Rp 22 ribu

    Biaya ini belum termasuk fasilitas dan layanan lain yang digunakan pengunjung

    Alamat: Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

    Wisata kolam air dingin yang sudah berdiri sejak 1939 ini lekat dengan mitos ikan dewa dan keberkahan 7 sumur. Seiring waktu, pengelola memperbaiki berbagai fasilitas dan layanan sehingga salah satu destinasi wisata terbaik Kuningan ini tampil modern sesuai kebutuhan pengunjung.

    “Berenang dalam air yang sejuk bersama keluarga benar-benar menyenangkan. Di sini ada kamar bilas di area bagian depan dan belakang, serta pilihan menggunakan air hangat dengan membayar Rp 10 ribu. Pengunjung yang nggak bawa bekal bisa membelinya dari penjual makanan sekitar,” kata akun google Endang Antarwati.

    7. Sangkan Resort Aqua Park

    Waterparak di Sangkan Resort Aqua Park, Kuningan
    Sangkan Resort Aqua Park (dok. Instagram @sangkapanpark)

    Jam buka: setiap hari 09.00-17.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 35 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 45 ribu

    Alamat: Jl. Raya Bandorasa KM. 12, Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Berlokasi di tempat strategis, Sangkan Resort adalah destinasi wisata air yang cocok untuk liburan keluarga. Selain kolam anak, dewasa, ombak, seluncuran, perosotan, dan berbagai wahana permainan, resort juga menyediakan hotel dan cottage yang bikin tamu bisa segera istirahat capek main air.

    Buat detikers yang mau liburan di Sangkan Resort wajib taat aturan umum di lokasi terkait. Tiket anak berlaku untuk usia 1-12 tahun, sehingga umur 13 tahun sudah wajib membeli tiket dewasa. Pengunjung juga dilarang membawa makanan dan minuman dari luar Sangkan Resort.

    8. Museum Taman Purbakala Cipari

    Museum Taman Purbakala Cipari Kuningan
    Museum Taman Purbakala Cipari (dok. Fahmi Labibinajib/detikJabar)

    Jam buka: setiap hari 08.00-15.00

    Tarif masuk: Rp 2 ribu

    Biaya belum termasuk harga buku sebesar Rp 3 ribu dan layanan di dalam museum

    Alamat: Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Lokasi wisata sejarah ini menyajikan berbagai peninggalan zaman purbakala yang disimpan dengan rapi dan sistematik. Salah satu koleksi paling terkenal adalah menhir yang digunakan untuk memberikan persembahan dan mengajukan permohonan pada lelubur. Selain itu, ada batu altar yang disusun berundak-undak dielilingi pepohonan.

    Museum Taman Purbakala Cipari yang sudah berumur puluhan tahun, dikelilingi taman terbuka dengan hawa yang sangat sejuk. Taman terletak di dataran tinggi sehingga pengunjung bisa melihat pemandangan dan aktivitas penduduk di sekitar tempat wisata. Dengan suasana yang tenang dan sejuk, Museum Taman Purbakala Cipari cocok bagi detikers yang ingin healing sambil memperluas wawasan.

    9. Gedung Perundingan Linggarjati

    Suasana Gedung Perundingan Linggarjati Kuningan
    Gedung Perundingan Linggarjati (dok. Fahmi Labibinajib)

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-16.00
    • Sabtu-Minggu 08.00-17.00

    Tarif masuk: Rp 10 ribu

    Alamat: Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Berdiri di lahan seluas 2 hektare, Gedung Linggarjati menyimpan fragmen sejarah Indonesia yang paling penting. Di sini pernah tercapai perjanjian dengan Belanda ketika Indonesia masih menjadi negara serikat bernama Negara Indonesia Serikat (RIS).

    Terlepas dari sejarahnya, Gedung Linggarjati berada di area kaki Gunung Ciremai yang sangat sejuk. Menurut salah satu pengunjung Saputro dikutip dari detik Jabar, suasana Gedung Linggarjati sangat asri dan adem. Suasana ini cocok bagi pengunjung yang ingin belajar sejarah atau sekadar memperluas pengetahuan bersama keluarga.

    10. Waduk Darma Kuningan

    Waduk Darma.
    Waduk Darma Kuningan (dok. Bima Bagaskara/detikJabar)

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-17.30
    • Sabtu-Minggu 08.00-18.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 17.500
    • Sabtu-Minggu Rp 20 ribu

    Alamat: Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan

    Danau buatan ini adalah salah satu wisata populer bagi warga Kuningan yang nyaris tidak pernah sepi, terutama saat musim libur. Di sini tersedia aneka wahana permainan anak, perahu untuk keliling waduk, serta bisa jadi spot memancing dan main air bagi pengunjung.

    Namun pada 2024, waduk ini jadi sorotan karena banyak eceng gondok yang tumbuh subur. Banyaknya eceng gondok menjadi penanda air yang kurang bersih, sehingga pengunjung tak lagi berenang di waduk tersebut. Pengunjung yang nekat berisiko mengalami gatal-gatal atau gangguan kesehatan kulit.

    11. Lembah Cilengkrang

    Lembah Cilengkrang, Kuningan.
    Lembah Cilengkrang (dok. Fahmi Labibinajib)

    Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 20 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

    Alamat: Desa Pejambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan

    Cilengkrang adalah wisata alam yang cocok buat kamu penyuka trekking atau jalan kaki di alam menikmati angin sejuk, udara segar, dan aneka flora fauna. Wisatawan harus jalan kaki mulai dari area parkir hingga pusat lembah serta naik tangga sejauh 2,3 kilometer.

    Menurut salah satu pengelola tempat wisata Uung dikutip dari detik Jabar, jalan kaki selama kurang lebih 40 menit dijamin tidak bikin bosan dan capek. Sepanjang jalan, wisatawan bisa merasakan rindangnya pohon pinus dan suasana yang sangat adem. Jika beruntung, wisatawan bisa melihat elang Jawa, monyet, lutung dan surili.

    12. Bukit Seribu Bintang

    Bukit Bintang Brebes
    Bukit Seribu Bintang di perbatasan Brebes dan Kuningan (dok. Imam Suripto/detikcom)

    Jam buka: 24 jam

    Tarif masuk: –

    Alamat: perbatasan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

    Bukit Seribu Bintang atau Bukit Bintang adalah area di kaki Gunung Ciremai yang cocok buat ngegalau. Sambil ngeliat taburan bintang tepat di atas kepala dan citylight Kuningan, kamu bisa menghabiskan malam sekadar ngobrol, cuci mata, atau menikmati kuliner yang dijual warga sekitar.

    13. Lamping Kidang Kuningan

    Lamping Kidang Kuningan
    Lamping Kidang atau lereng kijang dalam Bahasa Indonesia (dok. Fahmi Labibinajib/detikJabar)

    Jam buka: 24 jam

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 25 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 30 ribu

    Alamat: Jl. Palutungan, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Lamping Kidang adalah area wisata di alam terbuka yang cocok untuk camping atau refreshing sambil minum kopi. Dengan pemandangan Gunung Ciremai yang langsung tampak di depan mata, pengunjung seperti melihat langsung bioskop keindahan alam. Mulai gerbang tiket hingga area utama, pohon yang tumbuh liar hingga perkebunan sayur milik warga siap menyambut pengunjung.

    Pengunjung juga bisa melihat kehidupan warga di sekitar Lamping Kidang dan pemandangan kota. Buat yang ingin ngecamp di Lamping Kidang, pengunjung bisa sewa tenda Rp 80 ribu. Di sini tersedia berbagai fasilitas pendukung untuk wisatawan misal kantin, kamar mandi, dan mushola.

    Halaman 2 dari 14

    Jam buka: setiap hari

    • 07.00-11.00 WIB untuk jam naik
    • 11.00-18.00 WIB untuk jam turun

    Tarif masuk:

    • WNI: Senin-Jumat Rp 10 ribu per orang Sabtu-Minggu dan hari libur nasional Rp 15 ribu per orang
    • WNA: Senin-Minggu, hari libur nasional Rp 150 ribu per orang

    Tarif belum termasuk pungutan jasa pendakian gunung, kemah, pengambilan foto dan video, dan penggunaan drone

    Alamat: Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

    Gunung Ciremai setinggi 3.078 mdpl menyimpan pesona keanekaragaman flora dan fauna plus hawa yang sejuk. Traveler yang sudah berpengalaman atau dengan guide yang kompeten, bisa mencoba naik ke puncak. Bagi yang tidak muncak nggak perlu khawatir, Gunung Ciremai punya pesona lain yang sayang buat dilewatkan.

    Di Gunung Ciremai ada Telaga Remis yang menawarkan aktivitas memancing dan bermain sepeda air, cocok untuk liburan bareng keluarga. Selain itu ada Desa Wisata Cibuntu yang kental dengan budaya Sunda. Pesona Curug Putri Palutungan dan Curug Sawer dengan air yang bersih, sejuk, dan segar bisa jadi pilihan sambil trekking di Gunung Ciremai.

    Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

    Tarif masuk: Rp 15 ribu belum termasuk biaya lain

    Alamat: Desa Kaduela, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan

    Danau berair biru ini adalah tempat wisata yang cukup populer bagi warga Kabupaten Kuningan. Namun dengan pemilihan waktu liburan yang tepat, kamu bisa menikmati suasana tenang telaga biru dengan airnya yang jernih, bersih, dan sejuk. Waktu paling cocok buat main ke telaga adalah pagi hari sebelum matahari bersinar terik selepas liburan sekolah.

    “Sangat menyenangkan Telaga biru Cicarem yang cantik ini terjaga rapi dan bersih. Pengelola di sini menyediakan fasilitas umum yang memadai. Jangan lupa ambil foto dengan gaya paling okey dikelilingi pemandangan alami danau. Tukang foto di sini sigap bantu ngarahin gaya lho,” tulis akun google review Maria Aghnatha.

    Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Dewasa Rp 10 ribu
    • Anak-anak Rp 5 ribu
    • Motor Rp 5 ribu
    • Mobil Rp 10 ribu
    • Bus/truk Rp 15 ribu
    • Sepeda Rp 2.500

    Tarif ini belum termasuk layanan lain yang tersedia di Kebun Raya Kuningan.

    Alamat: Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan

    Taman wisata seluas 154.908 hektare ini tak hanya menyajikan koleksi 23 ribu spesies tanaman milik Nusantara. Tapi juga koleksi batu dari seluruh Indonesia, sehingga Kebun Raya Kuningan memiliki tema berbeda dengan destinasi wisata sejenis lainnya. Lanskap batu dan tanaman ternyata bisa dipadukan menjadi pemandangan indah, yang nyaman dipandang dan bisa memperbaiki mood.

    Pengunjung yang ingin melihat keindahan area Kebun Raya Kuningan lebih luas, bisa mencoba jalur trekking dengan datang lebih pagi saat matahari belum terlalu terik. Bagi pengunjung yang mau piknik, bisa datang ke dua area danau dengan hawa sejuk dan sangat luas. Pengunjung bisa cuci mata, jalan-jalan sekitar area danau, dan tentunya ambil foto. Nah buat yang mau eksplor dan lebih lama menikmati sejuknya kebun daya, bisa nginep di area camping atau guest house.

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-17.00
    • Sabtu-Minggu 07.30-17.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 15 ribu per orang
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 20.000 untuk semua usia kecuali anak-anak usia 2-9 Rp 15 ribu.

    Tarif ini belum termasuk biaya lain selama liburan di Woodland

    Alamat: Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Destinasi wisata ini tidak hanya populer karena harga tiket terjangkau, tapi juga aneka wahana permainan. Didesain sebagai tempat liburan di area terbuka, Woodland juga menyediakan kolam renang bagi pengunjung. Semua wahana yang menguji fisik anak-anak ini tersedia di bawah pohon rindang, sehingga pengunjung tak perlu khawatir kepanasan.

    “Wahana permainan Woodland banyak ngasih tantangan, sehingga bagus untuk ngelatih keberanian dan ketangkasan anak kecil. Pilihan wahana juga lengkap, mulai dari flying fox dan permainan air. Selain itu tempatnya bersih, rapi, sejuk, dan hawanya segar,” kata salah satu pengunjung Resti asal Majalengka dikutip dari detik Jabar.

    Jam buka: 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 20 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

    Alamat: Jalan Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Berada di kaki Gunung Ciremai, Curug Putri Palutungan cocok buat pengunjung yang mencari hawa sejuk dan adem selama liburan. Curug ini tidak terlalu tinggi dengan tinggi kolam cenderung dangkal, sehingga cocok bagi yang ingin main air bareng keluarga. Di depan area curug ada pancuran alami dengan kolam yang bisa digunakan untuk berendam.

    “Suasana curug segar, adem, cocok kalau buat liburan mah,” ujar pengunjung Ali yang menikmati destinasi wisata alami ini bersama keluarga. Fasilitas pendukung bagi pengunjung di sini juga tersedia lengkap misal kantin, musala, gazebo, dan toilet sehingga pengunjung tak perlu khawatir. Pengunjung juga bisa mencoba motor ATV dan area perkemahan di sekitar curug.

    Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

    Tarif masuk:

    • Anak-anak Rp 20 ribu
    • Dewasa Rp 22 ribu

    Biaya ini belum termasuk fasilitas dan layanan lain yang digunakan pengunjung

    Alamat: Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

    Wisata kolam air dingin yang sudah berdiri sejak 1939 ini lekat dengan mitos ikan dewa dan keberkahan 7 sumur. Seiring waktu, pengelola memperbaiki berbagai fasilitas dan layanan sehingga salah satu destinasi wisata terbaik Kuningan ini tampil modern sesuai kebutuhan pengunjung.

    “Berenang dalam air yang sejuk bersama keluarga benar-benar menyenangkan. Di sini ada kamar bilas di area bagian depan dan belakang, serta pilihan menggunakan air hangat dengan membayar Rp 10 ribu. Pengunjung yang nggak bawa bekal bisa membelinya dari penjual makanan sekitar,” kata akun google Endang Antarwati.

    Jam buka: setiap hari 09.00-17.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 35 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 45 ribu

    Alamat: Jl. Raya Bandorasa KM. 12, Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Berlokasi di tempat strategis, Sangkan Resort adalah destinasi wisata air yang cocok untuk liburan keluarga. Selain kolam anak, dewasa, ombak, seluncuran, perosotan, dan berbagai wahana permainan, resort juga menyediakan hotel dan cottage yang bikin tamu bisa segera istirahat capek main air.

    Buat detikers yang mau liburan di Sangkan Resort wajib taat aturan umum di lokasi terkait. Tiket anak berlaku untuk usia 1-12 tahun, sehingga umur 13 tahun sudah wajib membeli tiket dewasa. Pengunjung juga dilarang membawa makanan dan minuman dari luar Sangkan Resort.

    Jam buka: setiap hari 08.00-15.00

    Tarif masuk: Rp 2 ribu

    Biaya belum termasuk harga buku sebesar Rp 3 ribu dan layanan di dalam museum

    Alamat: Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Lokasi wisata sejarah ini menyajikan berbagai peninggalan zaman purbakala yang disimpan dengan rapi dan sistematik. Salah satu koleksi paling terkenal adalah menhir yang digunakan untuk memberikan persembahan dan mengajukan permohonan pada lelubur. Selain itu, ada batu altar yang disusun berundak-undak dielilingi pepohonan.

    Museum Taman Purbakala Cipari yang sudah berumur puluhan tahun, dikelilingi taman terbuka dengan hawa yang sangat sejuk. Taman terletak di dataran tinggi sehingga pengunjung bisa melihat pemandangan dan aktivitas penduduk di sekitar tempat wisata. Dengan suasana yang tenang dan sejuk, Museum Taman Purbakala Cipari cocok bagi detikers yang ingin healing sambil memperluas wawasan.

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-16.00
    • Sabtu-Minggu 08.00-17.00

    Tarif masuk: Rp 10 ribu

    Alamat: Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Berdiri di lahan seluas 2 hektare, Gedung Linggarjati menyimpan fragmen sejarah Indonesia yang paling penting. Di sini pernah tercapai perjanjian dengan Belanda ketika Indonesia masih menjadi negara serikat bernama Negara Indonesia Serikat (RIS).

    Terlepas dari sejarahnya, Gedung Linggarjati berada di area kaki Gunung Ciremai yang sangat sejuk. Menurut salah satu pengunjung Saputro dikutip dari detik Jabar, suasana Gedung Linggarjati sangat asri dan adem. Suasana ini cocok bagi pengunjung yang ingin belajar sejarah atau sekadar memperluas pengetahuan bersama keluarga.

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-17.30
    • Sabtu-Minggu 08.00-18.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 17.500
    • Sabtu-Minggu Rp 20 ribu

    Alamat: Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan

    Danau buatan ini adalah salah satu wisata populer bagi warga Kuningan yang nyaris tidak pernah sepi, terutama saat musim libur. Di sini tersedia aneka wahana permainan anak, perahu untuk keliling waduk, serta bisa jadi spot memancing dan main air bagi pengunjung.

    Namun pada 2024, waduk ini jadi sorotan karena banyak eceng gondok yang tumbuh subur. Banyaknya eceng gondok menjadi penanda air yang kurang bersih, sehingga pengunjung tak lagi berenang di waduk tersebut. Pengunjung yang nekat berisiko mengalami gatal-gatal atau gangguan kesehatan kulit.

    Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 20 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

    Alamat: Desa Pejambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan

    Cilengkrang adalah wisata alam yang cocok buat kamu penyuka trekking atau jalan kaki di alam menikmati angin sejuk, udara segar, dan aneka flora fauna. Wisatawan harus jalan kaki mulai dari area parkir hingga pusat lembah serta naik tangga sejauh 2,3 kilometer.

    Menurut salah satu pengelola tempat wisata Uung dikutip dari detik Jabar, jalan kaki selama kurang lebih 40 menit dijamin tidak bikin bosan dan capek. Sepanjang jalan, wisatawan bisa merasakan rindangnya pohon pinus dan suasana yang sangat adem. Jika beruntung, wisatawan bisa melihat elang Jawa, monyet, lutung dan surili.

    Jam buka: 24 jam

    Tarif masuk: –

    Alamat: perbatasan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

    Bukit Seribu Bintang atau Bukit Bintang adalah area di kaki Gunung Ciremai yang cocok buat ngegalau. Sambil ngeliat taburan bintang tepat di atas kepala dan citylight Kuningan, kamu bisa menghabiskan malam sekadar ngobrol, cuci mata, atau menikmati kuliner yang dijual warga sekitar.

    Jam buka: 24 jam

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 25 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 30 ribu

    Alamat: Jl. Palutungan, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Lamping Kidang adalah area wisata di alam terbuka yang cocok untuk camping atau refreshing sambil minum kopi. Dengan pemandangan Gunung Ciremai yang langsung tampak di depan mata, pengunjung seperti melihat langsung bioskop keindahan alam. Mulai gerbang tiket hingga area utama, pohon yang tumbuh liar hingga perkebunan sayur milik warga siap menyambut pengunjung.

    Pengunjung juga bisa melihat kehidupan warga di sekitar Lamping Kidang dan pemandangan kota. Buat yang ingin ngecamp di Lamping Kidang, pengunjung bisa sewa tenda Rp 80 ribu. Di sini tersedia berbagai fasilitas pendukung untuk wisatawan misal kantin, kamar mandi, dan mushola.

    (row/fem)

    Simak Video “Video: Pria di Sumedang Tewas dengan Pisau Tertancap, Adik Ipar Jadi Tersangka
    [Gambas:Video 20detik]








    Sumber : travel.detik.com

  • Pesona Embun Es Arjuna Keindahan Alam Bak Negeri Dongeng di Jawa Tengah


    Jakarta

    Embun es Arjuna merujuk pada fenomena alam berupa embun yang membeku di kompleks Candi Arjuna berlokasi di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Peristiwa embun es ini juga bisa dilihat di area sekitar candi meliputi lapangan dan situs Dharmasala. Lokasi lainnya adalah lahan pertanaman kentang milik warga di desa Dieng Kulon dan Dieng Wetan.

    Fenomena di bulan kemarau ini mengubah sementara wajah Dieng yang biasanya subur dan hijau. Memasuki pagi hari, Dieng tak ubahnya suatu wilayah di Eropa Utara yang sangat dingin hingga air membeku. Sepanjang mata memandang, hanya dijumpai embun es yang menutupi seluruh area sekitar Candi Arjuna.

    Fenomena embun es di kompleks Candi Arjuna, Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (17/7/2023) pagi.Fenomena embun es di kompleks Candi Arjuna, Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah Foto: dok. Dhimas F

    Kesejukan Dieng berganti dengan cuaca dingin menggigit hingga bikin menggigil. Sensasi dingin pagi di kompleks Candi Arjuna seperti terasa hingga ke tulang, meski sudah berselimut baju hangat. Di bulan Juli-Agustus pada puncak musim kemarau, suhu bisa drop hingga minus derajat Celcius yang membuat air embun membeku.


    “Pagi ini, embun es di Dieng tepatnya area komplek Candi Arjuna terlihat lebih tebal. Embun di mobil yang diparkir di dekat loket candi itu embunnya beku. Biasanya suhu permukaan tanah lebih dingin tetapi pagi ini embun yang di atas pun beku,” ujar pembuat aplikasi suhu udara Dieng yang juga ASN di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara, Aryadi Darwanto, menjelaskan salah satu periode terdingin pada 20 Juli 2025.

    Dikutip dari detik Jateng, saat itu suhu mencapai -3°C hingga semua terlihat bening putih seperti warna es batu. Semakin dingin, maka embun es makin tebal dengan jangkauan makin luas meliputi bangunan dan tanaman yang lebih tinggi. embun tidak hanya di tanah atau rumput-rumput. Saking tebalnya, lapisan es ini bisa dikerok.

    Penampakan embun es yang menebal akibat suhu Dieng mencapai minus 3 derajat Celsius, Minggu (20/7/2025) pagi.Penampakan embun es yang menebal akibat suhu Dieng mencapai minus 3 derajat Celsius, Minggu (20/7/2025) pagi. Foto: dok. Aryadi Darwanto

    Fenomena embun es Arjuna atau embun upas ini menjadi salah satu daya tarik wisata Dieng. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dieng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara, Sri Utami, pengunjung harus datang pagi hari sekitar 05.30-07.00 WIB.

    “Biasanya jam tujuh matahari sudah terbit dan embun es cair. Tanda-tandanya bisa diamati mulai hari sebelumnya. Saat cuaca cerah di sore hingga malam, lalu suhu terus turun tanpa ada angin berhembus maka biasanya muncul es di pagi hari,” kata Sri.

    Sri mengatakan, embun es Arjuna ini mendongkrak jumlah pengunjung hingga 50 persen. Para wisatawan ramai-ramai jalan ke kompleks Candi Arjuna untuk menyaksikan sendiri embun es. Wisatawan selanjutnya melihat sendiri lapisan es mencair seiring matahari terbit.

    Tips Melihat Embun Es Arjuna

    Pengunjung yang tidak ingin kehilangan momen embun es Arjuna atau embun upas, berikut tips agar bisa melihat sendiri fenomena alam tersebut:

    • Pilih penginapan yang tidak jauh dari kompleks Candi Arjuna
    • Datang pagi hari sebelum matahari terbit
    • Gunakan pakaian hangat dan isi perut lebih dulu bila perlu
    • Pilih spot sekitar kompleks Candi Arjuna atau tidak jauh dari Bukit Sikunir
    • Pantau cuaca dan update terus perubahannya di media sosial.

    Kondisi cuaca sangat memengaruhi terjadi atau tidaknya fenomena embun es Arjuna, jangan sampai ketinggalan informasi ya detikers.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menyaksikan Tari Kecak di Jakarta? Bisa di Mana dan Kapan?



    Jakarta

    Tari Kecak adalah pertunjukkan unik yang menggabungkan seni drama dan tari. Berkisah tentang kisah cinta segitiga, Tari Kecak bisa dinikmati di luar Bali.

    Tari Kecak pertama kali diciptakan oleh dua tokoh, yakni penari asal Bali bernama Wayan Limbak dan seorang pelukis dari Jerman, Walter Spies. Tari Kecak yang terinspirasi dari tradisi Sanghyang itu pertama kali diciptakan pada tahun 1930-an.

    Setelah itu, Wayan Limbak mempopulerkan tarian ini. Hal ini ia lakukan saat berkeliling dunia bersama dengan rombongan penari Bali dari sanggarnya. Hingga saat ini, Tari Kecak menjadi kesenian yang dapat dinikmati oleh banyak orang.


    Biasanya, tarian ini dilakukan oleh puluhan penari laki-laki yang duduk secara melingkar.

    Mereka menyerukan “cak cak cak” sambil mengangkat kedua lengan. Pada satu segmen, mereka menirukan adegan saat barisan kera membantu Rama dalam pertempuran melawan Rahwana yang menculik Dewi Sita.

    Suara “cak cak cak” itu pula yang menjadi musik pengiring tarian yang membuat pertunjukan semakin magis. Sesekali, terdengar pula suara kerincingan yang diikatkan pada kaki penari yang memerankan tokoh-tokoh dalam epos Ramayana.

    Cerita Ramayana yang menjadi inti dari Tari Kecak melambangkan pertempuran abadi antara kebaikan dan kejahatan. Kemenangan Rama di akhir cerita menjadi pesan bahwa kebaikan pada akhirnya akan selalu mengalahkan kejahatan, memberikan harapan dan optimisme bagi para penonton.

    Setiap gerakan yang dilakukan oleh penari juga memiliki makna yang sangat penting. Selain itu, Tari Kecak juga diyakini sebagai sebuah ritual untuk mengusir roh jahat dan menyembuhkan penyakit.

    Tari Kecak di Jakarta

    Tari Kecak kini bisa dinikmati di Jakarta, tempat wisata yang menggelarnya adalah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Pertunjukan tersebut diadakan secara rutin setiap bulan di Panggung Budaya Amphitheater, yang berlokasi dekat Istana Anak-Anak Indonesia.

    Berlangsung pada pekan keempat setiap bulan, baik Sabtu maupun Minggu, Tari Kecak dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Pengunjung bisa menikmati tari kecak secara gratis, hanya dengan membeli tiket masuk TMII.

    Untuk bisa menikmatinya, pengunjung diminta untuk datang lebih awal, sekitar dua jam sebelum pertunjukan di mulai. Panggung Budaya Amphitheater memiliki kapasitas yang terbatas, sehingga perlu sedikit usaha untuk dapat menikmati pertunjukan ini.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bertualang di Leuwi Hajo Wisata Alam Segar Dekat Jakarta



    Jakarta

    Traveler yang mencari ide kegiatan weekend tanpa perlu jauh-jauh dari Jakarta, datang saja ke Leuwi Hejo. Di sini kamu bisa menikmati alam dan healing sejenak.

    Lokasinya berada di Jalan Raya Jungleland Sentul, Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Suguhan beragam air terjun, seperti Curug Leuwi Hejo, Curug Leuwi Lieuk, Curug Leuwi Ciung, Curug Leuwi Cepet, dan Curug Leuwi Baliung bikin adem. Banyak yang memberikan predikat Green Canyon-nya Bogor untuk kawasan ini.

    Tak hanya menawarkan keindahan, akses menuju Curug Leuwi Hejo relatif mudah dijangkau. Trekking untuk menuju curug ini tidak jauh dan tidak terlalu naik turun.


    Selain itu, trekking menuju Leuwi Hajo karena kamu bisa menikmati hijaunya pemandangan sekitar. Nanti setelah sampai di curug, kamu bisa seru-seruan lagi dengan mandi di kolam aliran air terjunnya.

    Wah, kebayang segarnya!

    Wisata Trekking Curug Leuwi HejoWisata Trekking Curug Leuwi Hejo (Instagram @whatraveltrekkingclub)

    Air terjunnya tidak terlalu tinggi, sekitar 1,5 meter. Air yang jernih menjadi salah satu poin pemikat destinasi itu.

    Untuk bisa masuk ke lokasi, traveler hanya perlu membayar tiket sebesar Rp 15-25 ribu per orang. Urusan toilet tidak perlu khawatir, ada banyak toilet dan kamar mandi sini. So, usai basah-basahan traveler bisa berganti pakaian.

    Tips menuju Curug Leuwi Hajo

    Bermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi HejoBermain air di aliran Sungai Curug Leuwi Hejo (Luthfi hafidz/detikcom)

    Nah, sebelum datang ke curug, terdapat beberapa hal yang perlu traveler perhatikan nih supaya kunjungannya ke Leuwi Hajo nyaman dan aman.

    1. Pakailah alas kaki dan pakaian yang nyaman untuk trekking
    2. Datanglah saat cuaca cerah dan hindari musim hujan
    3. Bawalah baju ganti, sunblock, topi, minuman hingga makanan ringan
    4. Bila kamu belum pernah trekking, gunakanlah jasa pemandu atau ikut open trip
    5. Jaga kebersihan dan tertib selama berkegiatan
    6. Jangan lupa menikmati perjalanan dan abadikan dalam bentuk foto atau video sebagai kenang-kenangan

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mengagumi Patung Yesus di Tana Toraja, Destinasi Spiritual yang Memukau



    Makale

    Bukan cuma Brasil saja yang punya patung tinggi Yesus (Christ the Redeemer) yang menjulang tinggi. Indonesia juga punya, Patung Yesus Buntu Burake atau dikenal Patung Yesus Kristus Memberkati yang ada di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kota Makale, Tana Toraja.

    Patung ini menjulang megah di Bukit Buntu Burake, yang terletak di atas Kota Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dan kini telah menjadi simbol destinasi wisata religi yang menawan. Dibuat dari material perunggu dan proses pembangunannya dimulai pada tahun 2013 melalui sebuah sayembara terbuka, dan rampung pada tahun 2015.

    Patung Yesus Kristus Memberkati di Tana Toraja dirancang oleh seniman asal Yogyakarta, Supriadi, dengan dukungan dari Hardo Wardoyo Suwarto. Dengan tinggi sekitar 45 meter, patung itu menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.


    Terletak di ketinggian kurang lebih 1.700 meter di atas permukaan laut, patung ini tampak menjulang megah dan menawarkan pemandangan menakjubkan Kota Makale serta hamparan pegunungan hijau di sekelilingnya. Lokasi pembangunannya dipilih karena memiliki makna simbolis yang kuat.

    Patung itu menggambarkan sosok Yesus dengan kedua tangan terbuka lebar, seakan memberkati seluruh wilayah Toraja. Detail pahatannya yang halus memancarkan ekspresi damai dan kasih sayang, mencerminkan nilai-nilai spiritual yang hidup dalam masyarakat Toraja, yang sebagian besar memeluk agama Kristen.

    Selain menonjolkan keindahan arsitekturnya, tempat ini juga menawarkan pengalaman rohani yang menyentuh. Para pengunjung, baik peziarah maupun wisatawan, dapat berdoa, bermeditasi, atau sekadar menikmati ketenangan di pelataran patung, ditemani suasana alam yang hening dan udara pegunungan yang sejuk. Bagi banyak orang, ini menjadi tempat ideal untuk mencari kedamaian dan melakukan perenungan batin.

    Salah satu daya tarik utama lainnya adalah jembatan kaca yang terletak di dasar patung, dengan panjang sekitar 100 meter. Dibangun pada awal tahun 2018, jembatan ini disebut sebagai yang terluas di Indonesia. Dibuat dari kaca tempered berstandar SNI, jembatan ini dirancang tahan terhadap tekanan angin dan beban berat, menawarkan sensasi menegangkan sekaligus panorama luar biasa Kota Makale dari ketinggian.

    Bendera merah putih 77 meter di patung Yesus Tana TorajaBendera merah putih 77 meter di patung Yesus Tana Toraja. (Rachmat Ariadi/detikSulsel)

    Untuk mencapai lokasi patung, pengunjung perlu menapaki tangga berjumlah antara 500 hingga 7.777 anak tangga, tergantung jalur yang diambil. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang indah-mulai dari lereng hingga puncak bukit-yang menghadirkan pengalaman tak terlupakan dengan udara segar khas pegunungan Toraja.

    Popularitas destinasi ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Saat libur Lebaran 2025, tercatat sebanyak 18.278 orang mengunjungi kawasan ini. Bahkan pada musim liburan sebelumnya, jumlah pengunjung sempat menembus 2.500 orang dalam satu hari.

    Hal tersebut menunjukkan betapa besar daya tarik wisata spiritual sekaligus keindahan alam yang ditawarkan tempat ini. Harga tiket masuk pun sangat terjangkau, hanya Rp10.000 per orang dewasa, dan kawasan ini dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WITA.

    Lebih dari sekadar monumen, Patung Yesus Buntu Burake menjadi simbol baru dalam pengembangan wisata rohani di Indonesia. Peresmian yang dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada akhir tahun 2018 mengukuhkan posisinya sebagai destinasi nasional yang menggabungkan keindahan alam dan kekuatan spiritualitas secara harmonis.

    Menariknya, tempat itu tidak hanya ramai dikunjungi oleh umat Kristen. Wisatawan dari berbagai latar belakang juga datang untuk menikmati keindahan alam dan suasana religius yang menyelimuti kawasan ini. Pada perayaan HUT RI ke-77, bendera merah putih sepanjang 77 meter dibentangkan di pelataran patung sebagai simbol harapan dan persatuan, mencerminkan nilai-nilai kebangsaan dan inklusivitas yang dijunjung tinggi di tempat ini.

    (upd/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Harga Tiket, Rute & Pesona Lengkapnya



    Karanganyar

    Kemuning Sky Hills merupakan destinasi agrowisata yang berada di dataran tinggi Karanganyar, Jawa Tengah. Tempat wisata ini menawarkan ragam aktivitas dan panorama alam menakjubkan.

    Harga Tiket Masuk Kemuning Sky Hills 2025

    Harga tiket masuk Kemuning Sky Hills: Rp 10.000.
    Harga tiket ke jembatan kaca Kemuning Sky Hills: Rp 30.000.
    Harga tiket terusan (ke jembatan kaca dan area Kemuning Sky Hills): Rp 40.000.

    Parkir: motor Ro 3.000, mobil Rp 5.000


    Pemandangan jembatan dan kebuh teh yang ada di sekelilingnya.Pemandangan jembatan dan kebuh teh yang ada di sekelilingnya. Foto: dok. Instagram @kemuningskyhills

    Jam Operasional Kemuning Sky Hills

    Kemuning Sky Hills buka dari jam 09.00 hingga pukul 18.30 WIB setiap hari. Jadwal buka tersebut juga berlaku pada jembatan kaca.

    Lokasi dan Rute ke Kemuning Sky Hills

    Kemuning Sky Hills beralamat di Jalan Karangpandan-Ngargoyoso, Sumbersari, Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

    Daya Tarik Wisata Kemuning Sky Hills

    Kemuning Sky Hills menyuguhkan pemandangan hamparan hijau yang luas dan udara sejuk yang menyegarkan. Berikut adalah daya tarik dan aktivitas seru yang bisa dinikmati di sana:

    1. Pemandangan Kebun Teh

    Objek wisata ini menawarkan pemandangan hamparan kebun teh yang luas, seperti kebun teh ini ada dari bukit-bukit hijau yang berundak.

    Selain itu, di sana pengunjung juga berkesempatan untuk berjalan-jalan di antara barisan tanaman teh yang sangat terlihat rapi. Ini adalah daya tarik yang menjadikannya tempat ini ideal untuk bersantai dan berfoto.

    2. Sky Bridge (Jembatan Langit Kaca)

    Situs resmi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar (Pesona Karanganyar), jembatan kaca Kemuning Sky Hills memiliki panjang 120 meter dengan ketinggian mencapai 60 meter dan ketebalan kaca sekitar 3 cm.

    Dari sini, pengunjung akan melihat hamparan kebun teh yang mempesona ditambah dengan suasana yang sejuk. Kamu harus melepas alas kakimu ya saat melewati jembatan ini.

    3. Wahana Outdoor

    Di area tersebut juga terdapat bukit teletubbies yang bisa dijelajahi wisatawan. Selain itu, ada juga beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan Kemuning Sky Hills seperti:

    • Flying fox
    • Menaiki Jeep
    • ATV
    • Paralayang
    • Giant swing.

    Fasilitas Kemuning Sky Hills

    Selain jembatan kaca yang terkenal, di objek wisata ini kita juga bisa menikmati fasilitas umum dan berbagai wahana. Di antaranya:

    • Restoran dan cafe
    • Area parkir
    • Toilet
    • Mushola
    • Flying fox
    • Outbond
    • Giant swing
    • Paralayang
    • Jeep dan ATV tour
    • Agrowisata kebun teh.

    Dengan latar belakang pegunungan dan lanskap yang memukau, objek wisata Kemuning Sky Hills merupakan pilihan sempurna untuk healing dari hiruk-pikuk perkotaan.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisata Murah di Selo Boyolali dengan View Alam Epik Terbaik



    Boyolali

    Banyak wisata di Selo, Boyolali yang bisa traveler kunjungi untuk liburan akhir pekan. Sejumlah spot wisatanya menyuguhkan panorama alam asri nan memukau.

    Selo terletak di antara Gunung Merapi dan Merbabu. Lokasinya inilah yang membuat kecamatan tersebut dikenal memiliki pemandangan alam mempesona. Temukan sederet objek wisata Selo, Boyolali yang indah dan cantik di bawah ini.

    Berikut daftar wisata Selo, Boyolali yang patut dikunjungi

    1. New Selo


    • Lokasi: Desa Samiran, Selo, Boyolali.
    • Jam buka: 08.00-19.00.
    • Harga tiket masuk: Rp 10.000 per orang.
    • Tarif parkir: Rp 2.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil).

    New Selo menawarkan pemandangan Gunung Merbabu menawan dari kejauhan ditambah udara yang menyejukkan. Saat cuaca cerah, kamu dapat melihat puncak gunung beserta hutan lerengnya yang asri cukup jelas. Pas banget dijadikan spot foto Instagramable.

    Menikmati panorama indah paling pas ditemani secangkir minuman dan makanan hangat. Traveler bisa kok memesannya di beberapa warung New Selo sambil nongkrong dan ngobrol bareng teman atau keluarga yang datang bersama.

    2. Embung Manajar

    • Lokasi: Dusun III, Desa Samiran, Selo, Boyolali.
    • Jam buka: 24 jam.
    • Harga tiket masuk: Rp 5.000 per orang.
    • Tarif parkir: Rp 3.000 (motor).

    Embung Manajar adalah objek wisata waduk di Selo Boyolali. Tempat ini ramai dikunjungi lantaran menyuguhkan panorama pedesaan asri serta beberapa gunung seperti Gunung Merapi dan Merbabu.

    Lokasi Embung Manajar berada di dataran cukup tinggi, sekitar 1.700 mdpl. Menjadikannya spot terbaik untuk menyaksikan pemandangan sekeliling yang mempesona.

    Tempat wisata ini hanya bisa diakses menggunakan kendaraan roda dua lantaran jalan yang sempit. Pastikan kondisi kendaraan fit untuk dibawa ke Embung Manajar. Atau traveler juga bisa menyewa ojek lokal untuk sampai ke lokasi.

    3. Bukit Sanjaya

    Bukit Sanjaya BoyolaliBukit Sanjaya Boyolali Foto: Dhianna Puspitasari/d’Traveler
    • Lokasi: Dusun IV, Desa Samiran, Selo, Boyolali.
    • Jam buka: 07.30-17.30.
    • Harga tiket masuk: Rp 10.000 per orang.
    • Tarif parkir: Rp 5.000 (motor) dan Rp 10.000 (mobil).

    Di Selo, Boyolali juga ada lho wisata yang mirip Pura Lempuyangan Bali, yaitu Bukit Sanjaya. Traveler dapat berfoto di spot gapura dengan background Gunung Merapi yang cantik. Banyak pula titik foto lainnya yang bagus seperti patung-patung unik lho.

    Kalau berminat ke sini, kondisi fisik traveler harus prima karena akses ke atasnya perlu menaiki banyak anak tangga terlebih dahulu. Terdapat sejumlah gazebo untuk duduk-duduk atau istirahat. Kamu bisa juga makan atau jajan di resto dan warungnya. Ada pula homestay jika ingin menginap di Bukit Sanjaya.

    4. Merapi Garden Selo

    Merapi Garden Selo, BoyolaliMerapi Garden Selo, Boyolali Foto: dok. Instagram @merapigardenselo
    • Lokasi: Dusun IV, Desa Samiran, Selo, Boyolali.
    • Jam buka: 09.00-18.00.
    • Harga tiket masuk: Rp 5.000 per orang.
    • Tarif parkir: Rp 3.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil).

    Merapi Garden Selo menyuguhkan hamparan beragam jenis bunga cantik berwarna-warni dengan latar belakang Gunung Merapi. Di sini bisa ditemukan juga ornamen kincir angin, gazebo, dan ayunan. Taman bunga ini cocok banget dijadikan spot foto aesthetic.

    Bisa singgah ke D’Garden Cafe kalau ingin menikmati panorama alam lebih lama sambil menyeruput kopi dan makan hidangan lezat lainnya. Aktivitas seperti paralayang, outbond, dan jeep wisata dapat pula direservasi di kafe tersebut.

    5. Bukit Gancik

    • Lokasi: Dukuh Selo Nduwur, Dusun I, Selo, Boyolali
    • Jam buka: 24 jam.
    • Harga tiket masuk: Rp 5.000 per orang.
    • Tarif parkir: Rp 3.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil).

    Bukit Gancik terletak di kaki Gunung Merbabu. Objek wisata ini menawarkan panorama alam yang asri sekitar dari ketinggian. Traveler bisa berfoto di sejumlah spot yang tersedia. Di sini juga bisa jadi spot bagus menyaksikan matahari terbit lho.

    Akses jalan ke lokasi ini menanjak curam. Jika naik motor harus sangat berhati-hati ya. Di samping itu, para pendaki yang akan mendaki Gunung Merbabu bisa melalui jalur Bukit Gancik ini.

    6. Wisata Gunung Nganten Desa Lencoh

    • Lokasi: Jl. Magelang-Boyolali, Dusun I, Desa Lencoh, Selo, Boyolali.
    • Jam buka: 24 jam.
    • Harga tiket masuk: Rp 5.000 per orang.
    • Tarif parkir: Rp 3.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil).

    Kalau ingin camping low budget di Selo, Boyolali, dapat mengunjungi Wisata Gunung Nganten Desa Lencoh. Area yang cukup luas ditambah view Gunung Merapi memukau benar-benar daya tarik camping ground satu ini.

    Kamu bisa menyewa tenda yang sudah dipasang sekitar Rp 100.000 saja. Traveler dapat mengajak keluarga atau teman untuk camping di sini.

    7. Bukit Kinasih

    • Lokasi: Dusun I, Desa Senden, Selo, Boyolali
    • Jam buka: 24 jam.
    • Harga tiket masuk: Rp 5.000 per orang.
    • Tarif parkir: Rp 3.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil).

    Lagi-lagi spot foto epic di Selo, Boyolali, yaitu Bukit Kinasih. Dari bukit, kamu dapat melihat panorama alam asri yang terhampar di sekelilingnya. Kalau ingin naik ke atas bisa trekking tipis-tipis, menaiki sepeda, atau mengendarai motor. Namun, pastikan tubuh serta kendaraan dalam kondisi prima untuk menanjaknya.

    8. Desa Wisata Samiran

    • Lokasi: Dusun IV, Desa Samiran, Selo, Boyolali
    • Jam buka: 24 jam atau bergantung paket wisata yang diambil.
    • Harga tiket masuk: gratis.
    • Tarif parkir: Rp 3.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil) atau bergantung homestay atau penginapan yang dipilih.

    Desa Wisata Samiran atau yang terkenal dengan sebutan Dewi Sambi bisa jadi tujuan wisata di Selo, Boyolali. Pengelola desa menawarkan paket wisata unik, mulai dari soft tracking dan hard tracking ke Gunung Merapi serta Merbabu, tour wisata ke seluruh area Selo, berburu sunrise, hingga aktivitas outbond maupun edukasi.

    Kalau ingin bermalam di desa wisata ini mudah kok. Terdapat deretan homestay di sepanjang jalannya dengan harga sewa terjangkau. Desa Wisata Samiran sangat cocok menjadi tempat healing dengan suasana rileks dan udara sejuk.

    9. Simpang Paku Buwono VI

    • Simpang PB VI di Selo, Boyolali. (Jarmaji/detikJateng)
    • Lokasi: Jl. Blabak-Boyolali, Desa Samiran, Boyolali
    • Jam buka: 09.00-22.00.
    • Harga tiket masuk: gratis.
    • Tarif parkir: gratis.

    Simpang Paku Buwono VI disebut juga dengan Alun-Alun Selo. Lokasi ini tak kalah indah dari spot wisata lainnya nih, karena traveler dapat menyaksikan view Gunung Merapi yang jelas dari sana jika cuacanya cerah.

    Di sekitar lokasi kamu dapat menyewa sepeda listrik untuk berkeliling, menunggang kuda, maupun menaiki delman. Kalau perut keroncongan, banyak pedagang makanan yang menjajakan berbagai menu enak-enak lho.

    10. Omah Kita Selo

    Omah Kita SeloOmah Kita Selo Foto: dok. Instagram @omahkitaselo
    • Lokasi: Citakan, Desa Samiran, Selo, Boyolali
    • Jam buka: Setiap hari, 10.00-19.00
    • Harga tiket masuk: gratis.

    Omah Kita menyediakan penginapan dan kafe untuk nongkrong. Ada sejumlah kamar yang dapat direservasi kalau minat bermalam di sini. Tarif sewanya pun terjangkau, sekitar Rp 400.000-600.000 per malamnya. Dari sini traveler bisa menikmati view Gunung Merapi beserta pedesaan dan hutan di lerengnya.

    Di kafenya terdapat banyak menu lezat yang siap mengganjal perut keroncongan. Tersedia ramen katsu, nasi cumi goreng, hingga makanan ringan seperti otak-otak. Kalau datang rombongan, bisa pesan paket sukiyaki steambot untuk menghangatkan tubuh di suhu Selo yang sejuk.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Liburan Seru di PIK 2 Rekomendasi Spot Instagramable dan Kuliner Lezat



    Jakarta

    Traveler bisa menjadikan PIK 2 sebagai pilihan liburan di akhir pekan. Banyak tempat menarik dan instagramable yang bisa dikunjungi, mulai dari pantai hingga kafe-kafe estetik.

    PIK 2 menawarkan kebaruan dan suasana pantai plus beragam kuliner. Selain itu banyak spot instagramable yang bisa bikin traveler memaksimalkan kunjungan ke PIK 2.

    detikcom merangkum rekomendasi spot instagramable di PIK 2 untuk dikunjungi.


    1. Aloha

    Di Aloha Bisa Wisata Pantai Pasir Putih Sambil Jajan Pizza dan Giant SquidWisata ALoha, pusat kuliner tepi pantai berpasir putih di PIK2 (detikcom)

    Spot berupa pantai dan restoran ini tak bisa dilewatkan saat berkunjung ke PIK 2, lho. Di sini kamu bisa menikmati pasir pantai putih bak di Hawaii, mencoba ragam kulinernya, bergabung dengan kelas olahraga dan memanjakan anak-anak di playgroundnya.

    Tidak ada biaya untuk masuk ke Aloha. Traveler hanya perlu membayar arena playground dan parkir.

    2. Dreamville Beach Club

    Rasakan keseruan di Dreamville Beach Club PIK 2, beach club pertama di Jakarta yang baru dibuka tahun 2024. Lokasi beach club ini sejajar dengan kawasan komersial Ginza Beachwalk.

    Infinity pool yang langsung menghadap ke Pantai Pasir Putih PIK 2, menjadi salah satu daya tarik tempat ini. Dreamville Beach Club buka setiap hari dari jam 10.00 – 04.00 WIB untuk Jumat-Sabtu. Sementara di Minggu-Kamis buka dari jam 10.00 – 00.00 WIB.

    3. La Riviera PIK 2

    La Riviera PIK 2 merupakan ruko yang bangunannya didesain seperti Eropa. Tempat ini sangat cocok untuk dinikmati saat sore hari.La Riviera PIK 2 merupakan ruko yang bangunannya didesain seperti Eropa. Tempat ini sangat cocok untuk dinikmati saat sore hari. (Agung Pambudhy)

    La Riviera merupakan wisata di PIK 2 yang mengusung konsep kawasan ala Eropa yang estetik. Ruko-ruko di kawasan mempunyai arsitektur Eropa dengan kanal-kanal yang membelah kawasannya.

    Jangan lupa abadikan foto di tempat ini dan naik peruahu di danaunya, karena vibesnya seolah kamu lagi jalan-jalan ke Eropa.

    Selain menikmati keindahan arsitekturnya, pengunjung juga bisa hunting makanan di sini. Masuk La Riviera PIK 2 itu gratis alias nggak dipungut biaya.

    4. Cove at Batavia PIK

    Cove at Batavia adalah salah satu tempat hits untuk nongkrong di PIK 2, yang dirancang sebagai ruang publik dengan konsep ritel ruang terbuka di Golf Island.

    Daya tarik dari tempat ini adalah lokasinya yang persis di pinggir laut dengan angin sepoi-sepoi. Kamu bisa pergi ke sini untuk jogging atau berjalan kaki, makan di restoran, sambil menikmati keindahan laut.

    Cove at PIK buka setiap hari dengan jam operasional Minggu-Kamis 10.00-23.00P WIB dan Jumat-Sabtu 11.00-23.00 WIB.

    5. Pantjoran PIK 2

    Pagoda di Pantjoran PIK 2Pagoda di Pantjoran PIK 2 (Weka Kanaka/detikcom)

    Pantjoran bisa jadi destinasi tempat makan di PIK 2 untuk kamu pecinta kuliner yang lokasinya ada di di Golf Island PIK.

    Pantjoran Chinatown punya konsep dan desain arsitektur khas budaya Tionghoa (kampung Cina). Hal tersebut juga yang menjadikan daya tarik tempat ini.

    Harga masuk Pantjoran PIK 2 gratis, dengan jam operasional Senin-Minggu pukul 07.00-23.00 WIB. Biasanya, weekend tempat ini ramai dipadati pengunjung berkisar dari waktu sore ke malam.

    6. Land’s End

    Daya tarik dari Land’s End adalah wisata tepi pantai dengan arsitektur bergaya rustic coastal. Di sini, tersedia juga restoran, retail hingga entertainment sports.

    Dari kejauhan, kita bisa melihat mercusuarnya di pinggir pantai. Kawasan ini juga unik dengan dominasi warna biru pada bangunan dan asesorisnya.

    Land’s End buka setiap hari mulai dari pukul 08.00-23.00 WIB.

    7. Urban Farm PIK

    Urban Farm PIK adalah marketplace yang konsepnya dikelilingi alam. Buat traveler yang suka tanaman, tempat ini memiliki banyak koleksi tanaman menarik. Di sini terdapat beberapa tenant fashion, lifestyle, bookstore, F&B, hingga fresh market.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com