Blog

  • Dulu Tempat Pembuangan Sampah, Kini Wisata Air Favorit di Akhir Pekan



    Kalasan

    Tempat wisata air ini dulu tidak cantik, malah jadi tempat pembuangan sampah. Namun berkat kerjasama dan usaha semua warga, ia kini berubah jadi tempat wisata.

    Inilah Umbul Sidomulyo Kalasan. Berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tempat ini adalah sebuah umbul atau kolam pemandian dari mata air asli.

    Sumber mata air mulai memancar pada awal tahun 2000. Namun, air itu terbuang langsung ke sungai dan belum dimanfaatkan oleh warga.


    Buat warga, tempat ini dulu hanyalah tempat pembuangan sampah. Pemandian ini dulunya digunakan menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat sekitar.

    Sampai akhirnya pada tahun 2019 silam, warga kampung setempat saling bekerja sama untuk membangun tempat wisata ini.

    Ibu Karti (63) salah satu keluarga pedagang warung pertama di Umbul Sidomulyo mengatakan bahwa wisata air ini diurus oleh RT 8/RW 17 Desa Brintikan Sidomulyo.

    “Dulu urunan, seorang tiga ratus ribu,” ucapnya.

    Umbul Sidomulyo KalasanUmbul Sidomulyo Kalasan Foto: Mellisa Bonauli/detikTravel

    Bu Karti berkata bahwa pemandian ini sangat ramai di akhir pekan, apalagi saat musim lebaran, di mana orang-orang pulang kampung. Pengunjung ramai jajan di warungnya.

    “Biasanya mulai datang pengunjung pagi dari jam 7, tapi baru jajan jam 10 siang biasanya,” ungkapnya.

    Akhir pekan ini, Umbul Sidomulyo cukup ramai, namun pengunjung masih leluasa untuk berenang. Pernah ada satu beberapa momen, pemandian yang memiliki 5 kolam ini penuh sampai pengunjung tidak mampu bergerak di dalam air.

    “Ini masih enak, dulu pernah di kolam enggak bisa bergerak sama sekali,” ucap Irma, salah seorang pengunjung.

    Umbul Sidomulyo KalasanUmbul Sidomulyo Kalasan Foto: Mellisa Bonauli/detikTravel

    Air kolam pemandian mengalir langsung ke kolam renang. Bahkan bisa diminum secara langsung!

    Zoey (8), sering datang ke sini bersama adiknya, Key (3). Ia sangat suka bermain di sini.

    “Aku suka ke sini karena airnya dingin,” ucapnya.

    Bocah asal Klaten ini sudah ada di pemandian sejak pukul 11.00 WIB. Ia tak mau keluar dari kolam dan terus berenang sampai pukul 14.00 WIB.

    Umbul Sidomulyo mulai beroperasi pukul 06.00-16.40 WIB. Pemandian ini ditutup setiap Selasa dan Jumat untuk pengurasan air kolam.

    Tiket masuknya sebesar Rp 5.000 pada hari biasa dan Rp 8.000 pada akhir pekan. Untuk warga desa setempat yang kontribusi bisa membayar seikhlasnya.

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Spot Jakarta Versi Lebih Tenang dan Nyastra, di Perpus HB Jassin Tempatnya



    Jakarta

    Jakarta Pusat memiliki spot yang pas buat berburu koleksi karya sastra sekaligus begitu tenang. Adalah Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini.

    PDS HB Jassin berada di lantai 5 Gedung Panjang, TIM. Di sini, traveler bakal dilempar ke vibe yang tenang, sepi, dan nyastra. Itulah yang dirasakan detiktravel saat mengunjungi PDS HB Jassin pada Selasa (16/9/2025) sore selepas azan Salat Asar.

    Di dalam ruangan itu terdapat begitu banyak rak buku dengan beragam karya sastra modern lintas zaman. PDS HB Jassin ini menyimpan manuskrip asli dan dokumen tulisan tangan karya sastrawan besar Indonesia seperti Chairil Anwar dan WS Rendra, ribuan karya sastra (puisi, cerpen, novel), biografi pengarang, Sastra Melayu Tionghoa, berbagai macam majalah, naskah kuno, serta kumpulan surat-surat korespondensi sastrawan.


    Ya, ruangan itu lekat sastrawan, baik dalam bentuk foto atau kutipan. Termasuk, foto HB Jassin, yang memiliki nama lengkap Hans Bague Jassin. Beliau wafat pada 11 Maret 2000 dalam usia 83 tahun.

    Dikutip dari antara, budayawan sekaligus Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2015-2024) Hilmar Farid menilai HB Jassin sebagai sosok penulis kritik sastra yang tekun melahirkan berjilid-jilid karya tulis sehingga dikenal dengan julukan Paus Sastra.

    HB Jassin berperan sebagai seorang arsiparis. Menurut catatan, dia sudah mulai mengumpulkan arsip sejak awal tahun 1930-an. Dia menyimpan penerbitan sastra dalam berbagai bentuk, berupa surat dan dokumen pribadi, makalah seminar, makalah diskusi yang tidak diterbitkan dan berbagai macam bentuk dokumentasi lainnya.

    Perpustakaan ini adalah pusat dokumentasi sastra terbesar di Indonesia dan menjadi rujukan vital bagi penelitian sastra dan humaniora nasional maupun internasional.

    PDS HB JassinPDS HB Jassin (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    detiktravel menelusuri rak demi rak di perpus yang berawal dari inisiatif Sang Paus Sastra–julukan untuk HB Jassin–dan menemukan banyak pengunjung duduk di lantai. Mereka sibuk membaca, bekerja dengan laptop, atau melihat-lihat aneka koleksi ari dataran Eropa, Asia, dan Amerika.

    Di seputar area PDS HB Jassin memang tidak terdapat tempat duduk atau meja kerja. Pengunjung yang ingin membaca, menulis, atau bekerja dengan laptop duduk di lantai dan melakukan kegiatannya. Nah, mereka yang ingin duduk mau tidak mau harus keluar ruangan PDS HB Jassin lebih dulu.

    Dengan koleksi buku-buku sastra itu, PDS HB Jassin cukup emnjadi oase bagi pencari ketenangan dan ilmu di jantung kota Jakarta. Untuk sementara, pengunjung diajak menyelami pemikiran dan wawasan para pegiat sastra. Paduan diksi yang tepat adalah pemandangan indah bagi pecinta sastra.

    Koleksi lain PDS HB JassinKoleksi lain PDS HB Jassin (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Buat traveler yang ingin memuaskan hobi baca, sekadar ingin meningkatkan pengetahuan, atau memang mendalami sastra, PDS HB Jassin adalah pilihan yang tepat. Traveler dijamin menemukan dunia baru yang sangat memukau dan bisa jadi menimbulkan ketagihan literasi.

    (fem/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Viral Bule Ditolak Masuk Museum Dirgantara Mandala di Yogya, Kok Bisa?



    Jakarta

    Curhatan seorang turis asing bernama Nathan Britt ramai ditanggapi warganet karena ditolak masuk Museum Dirgantara Mandala di Yogyakarta. Dia mempertanyakan alasan dan ketiadaan solusi bagi dirinya yang sangat menyukai pesawat terbang.

    “Ditolak masuk di museum Angkatan Udara Yogyakarta, Indonesia,” tulis Nathan di laman di laman Facebook The International Aviation Museum Guide, sebuah grup yang berisi pengalaman pecinta aviasi dari seluruh dunia.


    Nathan mengatakan ingin melihat koleksi 51 pesawat Jepang dari era Perang Dunia II. Menurutnya, koleksi tersebut hanya ada di Museum Dirgantara Mandala. Dia mencoba memperoleh izin masuk museum namun usahanya tidak membuahkan hasil.

    Kendati begitu, Nathan tetap merasa bersyukur karena istrinya yang orang Indonesia bisa masuk museum. Nathan melijat koleksi pesawat Jepang lewat foto yang diambil istrinya. Secara umum, Warga Negara Asing (WNA) ternyata dilarang masuk museum di kawasan pangkalan TNI AU ini.

    Menanggapi curhatan tersebut, TNI AU atas nama Letkol Pnb Kamto Adi melalui media sosial X (dulu Twitter) menjelaskan kondisi Nathan. TNI AU memahami kekecewaan Nathan karena tidak bisa mengunjungi koleksi bersejarah, sekaligus berterima kasih atas pengalaman yang dibagikan.

    Dalam penjelasannya, TNI AU mengatakan museum berada di kompleks Angkatan Udara yang masih aktif. Akses bagi WNA tidak bisa diberikan sembarangan sesuai aturan keamanan militer yang berlaku. Penerapan izin akses tidak bertujuan menerapkan diskriminasi bagi WNA. Langkah tersebut semata untuk menjaga keamanan fasilitas.

    TNI AU berharap, selanjutnya Nathan bisa menghubungi administrasi museum atau Kantor Informasi Publik Angkatan Udara Indonesia untuk memastikan prosedur yang sesuai. Sayangnya, TNI AU tidak menyertakan prosedur yang dimaksud sehingga masih jadi hal yang membingungkan bagi turis asing.

    Dalam ulasan google review, Museum Dirgantara Mandala banjir bintang satu akibat perlakuannya pada turis asing. Mereka kecewa karena tidak bisa masuk dan tak ada solusi bagi yang benar-benar ingin mengakses koleksi pesawat di Museum Dirgantara Mandala.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Tempat Wisata Puncak Ini Ajak Main Bareng Anak, Lupakan Gadget Dulu!



    Bogor

    Menjelang liburan akhir tahun, Taman Safari Indonesia membuka secara resmi taman wisata baru yang mereka sebut Enchanting Valley di kawasan Megamendung, Puncak, Bogor.

    Di tempat wisata ini, pengunjung diajak untuk bermain bersama keluarga dan melupakan untuk main gadget.

    “Enchanting Valley ini berfokus kepada keluarga muda untuk memiliki aktivitas keluarga bersama dengan anak-anak. Sehingga jangan main gadget terus gitu intinya ya, tapi bisa keluar untuk bersama-sama main bareng orang tua seperti itu konsepnya. Oleh karena itu, pasti kalau Bapak-Ibu membawa anak-anak ke sini pasti capek, tapi puas memiliki waktu bersama dengan anak-anak kita sendiri,” ujar Presiden Direktur Taman Safari Indonesia Group Aswin Sumampau di Enchanting Valley, Rabu (17/9/2025).


    Enchanting Valley menurutnya berbeda dengan taman wisata lain milik Taman Safari Indonesia. “Fokus kami berubah yang di Enchanting Valley ini yang biasanya Taman Safari Group itu berfokus kepada konservasi satwa liar, Enchanting Valley hadir sebagai ruang interaktif. Melalui konsep Family Bonding Activity yang inovatif ini, kami menghadirkan ruang di mana keluarga dapat mempererat hubungan sambil belajar mencintai alam,” ujarnya.

    Aswin menambahkan pembukaan Enchanting Valley diharapkan menjadi magnet baru wisata keluarga yang memperkuat posisi Puncak sebagai destinasi utama pariwisata Jawa Barat.

    Dengan luas 22 hektar, kombinasi hiburan, kuliner, dan rekreasi modern ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat sekitar melalui kolaborasi dengan UMKM lokal di sektor kuliner, kerajinan, dan jasa pendukung pariwisata.

    Dalam grand opening ini, Enchanting Valley juga memperkenalkan wahana terbaru Bumble Boat, sebuah atraksi air seru yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman bertualang tak terlupakan bagi keluarga.

    Selain itu, pengunjung juga akan disuguhkan dengan tambahan pertunjukan di area Plaza Carnival, tentunya semakin memperkaya ragam hiburan di kawasan ini.

    Tempat ini menghadirkan tiga kafe, dua area kuliner, tiga pertunjukan, dan lima wahana permainan yang menjanjikan pengalaman liburan seru dan berkesan. Daya tarik utamanya meliputi LILA & The Magical Forest Show, teater musikal outdoor berstandar internasional dengan visual dan musik spektakuler; Angklung Show, di mana pengunjung dapat belajar dan bermain angklung dengan latar air terjun; serta Lila’s Magical World, petting zoo interaktif yang juga menghadirkan Animal Education edukatif.

    Untuk pecinta petualangan, tersedia wahana seperti Super Wheels (mobil klasik sepanjang 1,5 km), Nets Play trampolin jaring, Plaza Carnival dengan tujuh permainan seru, The Playground bertema satwa, hingga The Pavilion area santai dengan tenant snack.

    Dari sisi kuliner, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan di Amarta Restoran dengan hidangan Nusantara, District Dining dengan menu Asia hingga Western, serta
    Kembang Nona yang menyajikan kopi dan camilan dalam suasana hijau yang menenangkan.

    Afternoon Market dan Promo Khusus

    Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, Enchanting Valley menghadirkan Afternoon Market yang berlangsung setiap Jumat hingga Minggu sepanjang September hingga akhir Oktober 2025.

    “Pasar sore ini menawarkan berbagai kuliner, kerajinan, serta hiburan dengan jam operasional yang diperpanjang hingga pukul 19.00 WIB. Tak hanya itu, pengunjung juga menikmati diskon khusus 15% untuk setiap pembelian tiket di lobi Enchanting Valley pada tanggal Grand Opening – 17 September 2025,” ujar General Manager Enchanting Valley, Allison.

    (ddn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Liburan Keluarga Hemat di The Trans Resort Bali, Nikmati Diskon Hingga 35%



    Jakarta

    Bali selalu jadi pilihan favorit untuk liburan keluarga, dan kali ini ada kabar gembira untuk kamu yang ingin menikmati kenyamanan resort mewah dengan harga lebih hemat.

    The Trans Resort Bali menghadirkan promo spesial “Liburan Transtastik” dengan potongan harga hingga 35%, khusus untuk membuat momen liburan bersama keluarga semakin berkesan.

    Bayangkan pagi yang hangat di Seminyak. Anak-anak ceria bermain di kolam pasir putih, sementara orang tua bersantai di tepi kolam dengan minuman segar di tangan. Suasana resort yang elegan berpadu dengan tawa keluarga, menciptakan pengalaman liburan yang sulit dilupakan.


    Dengan promo Liburan Transtastik, The Trans Resort Bali menghadirkan fasilitas lengkap yang ramah keluarga:

    • Kamar elegan dengan sofa bed nyaman untuk 2 dewasa + 2 anak di bawah 6 tahun.
    • Sarapan lezat setiap pagi untuk energi liburan yang maksimal.
    • Kids Club yang penuh aktivitas seru untuk si kecil.
    • Fitness Centre & Sauna untuk relaksasi orang tua.
    • Ikon kolam pasir putih sepanjang 80 meter, seperti pantai pribadi di tengah Seminyak.
    • Shuttle gratis ke Seminyak Square, bikin perjalanan lebih praktis

    Promo Spesial Liburan di Bali

    Tak hanya fasilitasnya yang mewah, setiap tamu juga disambut dengan welcome drink khas Bali yang hangat. Semua ini dirancang agar liburan bersama keluarga bukan hanya menyenangkan, tapi juga penuh kehangatan.

    Promo Liburan Transtastik berlaku setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Kamu bisa mendapatkan penawaran istimewa ini dengan menggunakan kode promo TRANSTASTIK saat melakukan pemesanan di transhotelgroup.com/detik.

    Saatnya Rencanakan Liburan Keluarga

    Liburan bukan sekadar perjalanan, tapi tentang menciptakan momen bersama yang tak terlupakan. The Trans Resort Bali mengajak kamu untuk berhenti sejenak dari rutinitas, merayakan kebersamaan, dan menikmati kemewahan resort di tengah Seminyak dengan harga spesial.

    Segera rencanakan liburan keluarga impianmu di The Trans Resort Bali dengan diskon hingga 35%!

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Resmi Dibuka, Enchanting Valley Jadi Magnet Baru Wisata Keluarga di Puncak


    Bogor

    Taman Safari Indonesia resmi membuka destinasi wisata terbaru Enchanting Valley, sebuah kawasan Recreation, Dining, and Entertainment (RDE) yang berlokasi di Megamendung, Puncak – Bogor.

    Dulu tempat wisata ini dikenal sebagai Taman Wisata Matahari. Namun kini destinasi andalan di Puncak itu hadir lebih segar dengan lebih banyak wahana dan tenant-tenant modern.

    Peresmian Enchanting Valley ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama jajaran Board of Director Taman Safari Indonesia, Rabu (17/9/2025).


    “Grand Opening Enchanting Valley di kawasan Megamendung – Puncak Bogor diharapkan menjadi magnet baru wisata keluarga yang memperkuat posisi Puncak sebagai destinasi utama pariwisata Jawa Barat,” ujar Presiden Direktur Taman Safari Indonesia Group Aswin Sumampau.

    Dengan luas 22 hektar, kombinasi hiburan, kuliner, dan rekreasi modern ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat sekitar melalui kolaborasi dengan UMKM lokal di sektor kuliner, kerajinan, dan jasa pendukung pariwisata.

    “Enchanting Valley ini berbeda dengan konsep Taman Safari Indonesia pada umurnya. Fokus kami berubah yang di Enchanting Valley ini yang biasanya Taman Safari Group itu berfokus kepada konservasi satwa liar, Enchanting Valley hadir sebagai ruang interaktif. Enchanting Valley ini berfokus kepada keluarga muda untuk memiliki aktivitas keluarga bersama dengan anak-anak. Sehingga jangan main gadget terus gitu intinya ya, tapi bisa keluar untuk bersama-sama main bareng orang tua seperti itu konsepnya. Oleh karena itu, pasti kalau Bapak-Ibu membawa anak-anak ke sini pasti capek, tapi puas memiliki waktu bersama dengan anak-anak kita sendiri,” ujarnya.

    Wahana di Enchanting Valley

    Dalam grand opening ini, Enchanting Valley juga memperkenalkan wahana terbaru Bumble Boat, sebuah atraksi air seru yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman bertualang tak terlupakan bagi keluarga.

    Selain itu, pengunjung juga akan disuguhkan dengan tambahan pertunjukan di area Plaza Carnival, tentunya semakin memperkaya ragam hiburan di kawasan ini. Enchanting Valley by Taman Safari merupakan destinasi wisata terbaru di Cisarua, Puncak Bogor, yang memadukan alam, petualangan, musik, dan kuliner dalam kawasan seluas 22 hektar.

    Tempat ini menghadirkan tiga kafe, dua area kuliner, tiga pertunjukan, dan lima wahana permainan yang menjanjikan pengalaman liburan seru dan berkesan. Daya tarik utamanya meliputi LILA & The Magical Forest Show, teater musikal outdoor berstandar internasional dengan visual dan musik spektakuler, Angklung Show, di mana pengunjung dapat belajar dan bermain angklung dengan latar air terjun, serta Lila’s Magical World, petting zoo interaktif yang juga menghadirkan Animal Education edukatif.

    Untuk pecinta petualangan, tersedia wahana seperti Super Wheels (mobil klasik sepanjang 1,5 km), Nets Play trampolin jaring, Plaza Carnival dengan tujuh permainan seru, The Playground bertema satwa, hingga The Pavilion area santai dengan tenant snack.

    Aneka tenant kuliner

    Dari sisi kuliner, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan di Amarta Restoran dengan hidangan Nusantara, District Dining dengan menu Asia hingga Western, serta Kembang Nona yang menyajikan kopi dan camilan dalam suasana hijau yang menenangkan.

    (ddn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Rekomendasi Wisata Populer di Purwokerto nan Sejuk



    Jakarta

    Purwokerto yang berada di kaki Gunung Slamet memiliki hawa sejuk sehingga pas buat healing. Banyak destinasi wisata alam yang bisa dikunjungi, ke mana saja ya?

    Traveler yang ingin melepas penat dan rehat dari rutinitas ibu kota, Purwokerto bisa menjadi tujuan wisata yang patut dicoba. Dari perbukitan hijau hingga air terjun yang menyejukkan, ada banyak destinasi menarik yang siap membuatmu merasa lebih rileks dan kembali segar.

    Purwokerto juga relatif mudah dijangkau dari Jabodetabek. Kota yang berada di Banyumas, Jawa Tengah itu terhubung dengan transportasi publik, bus umum dan kereta, dengan waktu tempuh sekitar 4-5 jam.


    Sejak dulu hingga kini, Purwokerto selalu punya cara menarik perhatian wisatawan. Ke mana saja ya saat pelesiran di Purwokerto?

    Berikut 5 Destinasi Purwekerto yang populer:

    1. Baturraden

    BaturradenBaturraden (Anggraini Sekar/d’Travelers)

    Lokawisata Baturraden merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Purwokerto dan Banyumas. Lokasinya yang berada di dekat kaki Gunung Slamet membuat suasana di Lokawisata Baturraden terasa sejuk dan menenangkan.

    Traveler bisa berenang di kolam renang, bermain sepeda air, hingga pemandian air panas. Alhasil, tempat wisata ini lebih banyak dikunjungi oleh rombongan keluarga besar.

    Wisatawan bisa menikmati indahnya pemandangan hijau sekaligus merasakan suasana alam yang sejuk dan segar. Baturraden buka setiap hari dari pukul 07.00-16.00 WIB.

    2. Telaga Sunyi

    telagaTelaga Sunyi (Brigida Emi Lilia/d’Traveler)

    Berada di sekitar Baturraden, Telaga Sunyi masuk dalam daftar desatinasi sepi dan menenangkan. Diintip dari website resmi Visit Jawa Tengah, Telaga Sunyi berbentuk kolam air yang tidak begitu luas dengan kedalaman kurang lebih sampai 5 meter.

    Diawali dengan air terjun kecil dan berakhir dengan sungai yang banyak batunya. Sehingga membuat terdengar suara gemericik air yang iramanya menenangkan. Di samping Telaga Sunyi juga terdapat gua sepanjang 6 meter.

    Telaga Sunyi buka setiap hari dari jam 8.00 sampai jam 17.00. Tiket masuk Telaga Sunyi cukup terjangkau. Lokasi Telaga Sunyi berada di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, atau sekitar 15 menit dari Wana Wisata Baturraden.

    3. Gunung Slamet

    Sunrise gunung SlametSunrise gunung Slamet (Gema Bayu Samudra/d’Traveler)

    Bagi kamu yang suka tantangan, mendaki Gunung Slamet bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sebagai gunung tertinggi di Jawa Tengah, pendakian ke puncaknya membutuhkan usaha ekstra, tetapi pemandangan yang ditawarkan benar-benar sepadan.

    Gunung Slamet memiliki cukup banyak jalur pendakian, salah satunya dari Purwokerto. Yakni, dimulai dari Baturraden.

    Jalur pendakian Gunung Slamet melalui Baturraden relatif landai namun cukup panjang. Start dan finish dari sini, traveler bisa merasakan mandi-mandi air panas di kaki gunung.

    4. The Village Purwokerto

    Taman rekreasi di PurwokertoTaman rekreasi di Purwokerto (vindifitriana/d’Traveler)

    The Village adalah sebuah wisata kota yang menghadirkan taman publik seluas 2.5 hektar di tengah Karisidenan Banyumas. Diresmikan pada tanggal 7 Februari 2018 dan mulai dibuka untuk umum mulai tanggal 9 Februari 2018.

    The Village juga menawarkan kesempatan untuk bertamasya dengan rancangan bangunannya yang memadukan karakteristik Barat dan Nusantara, alam dan kota.

    5. Pancuran Tujuh

    Baturraden punya banyak destinasi unggulan yang menawarkan berbagai aktivitas seru buat wisatawan. Salah satunya adalah pijat blerang di Pancuran Pitu.Baturraden punya banyak destinasi unggulan yang menawarkan berbagai aktivitas seru buat wisatawan. Salah satunya adalah pijat blerang di Pancuran Pitu. (Arbi Anugrah/detikcom)

    Pancuran Tujuh merupakan sumber air panas alami yang berada di kawasan Baturaden. Airnya mengandung belerang yang dipercaya baik untuk kesehatan kulit.

    Untuk onsen massal bisa diisi 10-20 orang. Onsen antara laki-laki dan perempuan dibuat terpisah. Setiap onsen massal ini memiliki ruang bilas masing-masing.

    Selain itu, terdapat juga onsen privat yang bisa dinikmati lebih intim. Wisatawan bisa berkumpul dengan keluarga di onsen ini. Untuk sementara onsen privat masih terbatas, yaitu 4 onsen.

    Tarifnya Rp 150 ribu per jam untuk 5 orang, kalau nambah orang Rp 30 ribu per kepala. Onsen massal hanya Rp 15 ribu per orang. Jam operasional Pancuran 7 dari pukul 08.00-16.00 WIB. Sementara itu, onsen buka dari jam 09.00 karena dibutuhkan waktu untuk menguras terlebih dahulu.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Perpustakaan Jakarta, Spot Literasi Hits, Dekat Stasiun, Dilewati Jaklingko



    Jakarta

    Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM) jadi spot hits buat baca sekaligus nongkrong. Simak cara daftar, rute menuju lokasi, dan jam buka lengkapnya di sini.

    Perpustakaan Jakarta bisa jadi pilihan tepat buat traveler yang ingin berwisata sekaligus menikmati bacaan seru atau nugas kuliah, bisa juga sembari nongkrong. Lokasinya ada di dalam Kompleks Pemajuan Kebudayaan dan Literasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

    Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM)Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM) (Pradita Utama/detikcom)

    Dikutip dari Instagram resmi @perpusjkt jam operasional Perpustakaan Jakarta buka setiap Senin-Minggu pukul 09.00-22.00 WIB. Perpustakaan itu hanya tutup pada hari libur nasional dan cuti bersama.


    Kabar baiknya, sekarang traveler tak perlu reservasi lagi untuk berkunjung. Pengunjung cukup mendaftar keanggotaan melalui aplikasi Jaklitera atau website perpustakaan.jakarta.go.id sampai tahap pengiriman OTP saja. Setelah itu, detikers bisa langsung scan barcode keanggotaan saat masuk tanpa perlu reservasi.

    Cara Daftar Keanggotaan Perpustakaan Jakarta

    Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM)Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM) (Pradita Utama/detikcom)

    Buat detikers yang baru pertama kali berkunjung, wajib mendaftar keanggotaan terlebih dahulu. Nantinya, kartu keanggotaan bisa digunakan juga untuk menukar kunci loker penitipan tas.

    Berikut langkah-langkah daftar keanggotaan Perpustakaan Jakarta

    1. Datang ke Perpustakaan Jakarta pada jam operasional (09.00-22.00 WIB).
    2. Akses masuk ada di lantai 3 dan 4, Kompleks TIM Jakarta.
    3. Lakukan registrasi di laman perpustakaan.jakarta.go.id.
    4. Isi semua formulir pendaftaran sampai mendapat kode OTP via email.
    5. Scan barcode keanggotaan saat masuk dan titipkan barang bawaan ke loker.
    6. Setelah itu, detikers bisa langsung menikmati suasana baca di perpustakaan.

    Rute Menuju Perpustakaan Jakarta

    Lokasi Perpustakaan Jakarta terbilang strategis dan mudah dijangkau, baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Kawasan ini dekat dengan Stasiun Kereta Api Cikini, juga dilewati berbagai moda tramsportasi umum.

    Bus TransJakarta: Naik bus koridor 5M (Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini) atau 6H (Senen-Lebak Bulus), lalu turun di Halte Ismail Marzuki.

    KRL: Ambil KRL jurusan Jakarta Kota, turun di Stasiun Cikini, lalu jalan kaki sekitar 1 km atau lanjut naik ojek online menuju TIM.

    MRT: Turun di Stasiun Bundaran HI, kemudian lanjut perjalanan ke TIM dengan ojek online sejauh kurang lebih 3 km.

    Jaklingko: JakLingko yang melewati TIM adalah JakLingko nomor 10A (Gondangdia – Cikini via Salemba Raya) dan 10B (Gondangdia – Cikini via Kramat Raya).

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Geopark di Kaltim Bakal Menarik Wisatawan Lokal-Mancanegara



    Samarinda

    Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi mendeklarasikan taman bumi (geopark) pertama. Geopark yang diajukan Kaltim ini merupakan kawasan bukit karst yang mencakup dua wilayah administratif, yaitu Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

    Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengatakan penetapan geopark bertujuan menyejahterakan masyarakat, karena selain untuk melindungi sumber daya alam juga menjadi destinasi wisata yang diyakini mampu menarik perhatian wisatawan baik lokal hingga internasional.

    Hal ini dikatakan gubernur karena tak lama lagi Kaltim akan memiliki geopark, karena Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2024 lalu mengeluarkan keputusan yakni menetapkan 26 area di Kaltim sebagai situs warisan geologi (geosite), cikal bakal geopark.


    “Meski statusnya masih geosite, namun wisatawan Nusantara dan mancanegara sudah banyak yang berkunjung, sehingga ketika ke depan menjadi geopark, tentu akan makin banyak lagi yang berwisata, sehingga warga sekitar merasakan tingginya kunjungan,” kata Rudy Mas’ud di Samarinda, melansir Antara.

    Tingginya kunjungan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, menurut dia, antara lain, penginapan berupa pondok wisata (homestay), makan minum, toko berbagai kebutuhan sehari-hari, hingga oleh-oleh khas warga di sekitar destinasi wisata geosite atau geopark yang bisa dibawa pulang wisatawan, sehingga terjadi perputaran ekonomi di tengah masyarakat.

    Sedangkan 26 geosite yang telah ditetapkan menteri pada 2024 lalu merupakan ekosistem karst terbesar di Kalimantan dengan luas mencapai sekitar 1.867.676 hektare.

    Area seluas ini dikenal dengan nama kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat yang tersebar di dua kabupaten yakni Kutai Timur dan Berau, dengan rincian di Kabupaten Berau terdapat 15 geosite dan Kabupaten Kutai Timur ada 11 geosite.

    Sebelumnya, saat mengunjungi Kampung Merabu, Kabupaten Berau, Gubernur Kaltim menandatangani Deklarasi Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, menggambarkan komitmen untuk mewujudkan geosite menjadi geopark, terlebih usulan mewujudkan geopark telah diajukan ke UNESCO Global Geopark pada 31 Agustus 2025.

    Sementara Manajer Senior Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Niel Makinuddin yang merupakan inisiator usulan geopark mengatakan penetapan status taman bumi (geopark) memberikan banyak implikasi, mulai dari pengakuan atas budaya, penyelamatan kawasan karst, destinasi wisata, hingga tempat penelitian.

    “Penetapan geopark juga untuk menjawab tujuan pembangunan berkelanjutan, yakni berbagai pembangunan baik terkait pariwisata, perkebunan, dan lainnya, tentu harus berorientasi pada kelestarian lingkungan,” ujar Niel.

    Niel mengatakan penetapan status Taman Bumi memberikan dampak positif yang cukup besar, salah satunya pengakuan atas budaya.

    “Ada banyak implikasinya, mulai dari pengakuan atas budaya, penyelamatan kawasan karst, destinasi wisata, hingga (menjadi) tempat penelitian,” ujar Niel seperti dilansir detikKalimantan.

    Selain itu, jika sudah berstatus Taman Bumi Nasional, Karst Sangkulirang-Mangkalihat berpeluang diajukan sebagai UNESCO Global Geopark, menyusul 12 kawasan lain di Indonesia. Maka itu dukungan dan kolabarasi dari berbagai pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.

    “Nanti setelah menjadi Taman Bumi Nasional dan memenuhi standar internasional, kita dapat mengusulkan kawasan ini menjadi UNESCO Global Geopark,” tutupnya.

    Wilayah Berau dan Kutim terkenal dengan banyak warisan alam dan budaya. Warisan itu semua dijaga oleh masyarakat adat Dayak setempat, salah satunya Dayak Lebo di Perkampungan Merabu, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau.

    Kepala Kampung Merabu, Asrani, menuturkan bahwa di kampung ini bahkan terdapat dua situs warisan geologi yaitu Gua Beloyot dan Kerucut Karst Merabu. Ia menambahkan, dengan adanya kerjasama bersama pemerintah, diharapkan bisa lebih mengangkat hal-hal positif dari Kampung Merabu dan situs warisan geologi yang ada.

    “Karena dari hutan desa yang dimiliki Kampung seluas 8.245 hektare masih banyak ratusan gua yang perlu diekspos, demikian kebudayaan Dayak Lebo, hingga destinasi wisata Danau Nyadeng dan Puncak Ketepu. Dari Puncak Ketepu ini bisa dilihat lanskap gugusan kerucut karst Merabu,” pungkasnya.

    @detiktravel

    East Kalimantan is ready to have the first geopark named SangKulirang-Mangkalihat. The area is almost two million hectares, contains hundreds of caves, unique karst cones, to destinations hits like Lake Nyadeng and Ketepu Peak. Creator: Tri Aljumanto #kalimantantimur #geopark #sangkulirang #mangkalihat

    ♬ original sound – detikTravel

    (ddn/ddn)





    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Pantai di Jawa Tengah dengan Pemandangan Paling Cantik



    Kebumen

    Jawa Tengah dan pantai-pantai eksotisnya, pantas masuk dalam daftar liburanmu. Baca artikel ini untuk tahu rekomendasinya!

    Provinsi Jawa Tengah menyimpan banyak wisata alam untuk dijelajahi, salah satunya kawasan pantai. Pemandangan lepas ke lautan, deru ombak yang memecah kepenatan dan suasana sekitar yang masih asri, menjadikan pantai-pantai Jawa Tengah sebagai destinasi Vitamin Sea.

    Berikut 5 Pantai Jawa Tengah dengan pemandangan paling cantik:


    1. Pantai Menganti-Kebumen

    Wisatawan berdiri sambil memotret di bebatuan karst kawasan geosite Pantai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2025). Pantai Menganti merupakan salah satu geosite di kawasan Geopark Kebumen yang resmi diakui sebagai UNESCO Global Geopark pada April 2025 dengan keistimewaan pantainya terletak pada keberadaan bebatuan columnar joint (struktur basalt kolumnar) yang menandakan proses pendinginan lava kuno di tebing pantai. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.Wisatawan berdiri sambil memotret di bebatuan karst kawasan geosite Pantai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2025). Pantai Menganti merupakan salah satu geosite di kawasan Geopark Kebumen yang resmi diakui sebagai UNESCO Global Geopark pada April 2025 dengan keistimewaan pantainya terletak pada keberadaan bebatuan columnar joint (struktur basalt kolumnar) yang menandakan proses pendinginan lava kuno di tebing pantai. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Yang satu ini kerap disebut sebagai Pantai Terindah di Jawa Tengah. Pantai Menganti berlokasi di Tanjung Karangboto, Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen.

    Begitu menginjakkan kaki di pantai ini, siapa pun pasti setuju. Pantai dengan tebing hijau dengan pemandangan laut yang biru sungguh sangat eksotis. Pemandangan favoritnya adalah sunrise di atas tebing karang.

    2. Pantai Bandengan-Jepara

    Pantai BandenganPantai Bandengan Foto: (Dian Utoro Aji/detikcom)

    Jika berkunjung ke Jepara tidak lengkap rasanya jika belum datang ke Pantai Bandengan. Pantai ini dikenal sebagai salah satu pantai cocok untuk keluarga karena memiliki ombak tenang dan landai, aman untuk anak-anak yang ingin bermain di sekitar pantai namun tetap dalam pengawasan.

    Pantai ini memiliki daya tarik seperti pasir putih, pemandangan Pulau Panjang yang menawan hingga banyak wahana seru yang dapat dinikmati seperti aktivitas banana boat hingga jetski. Fasilitasnya yang terdapat di pantai ini berupa gazebo, penginapan, banana boat, ATV, penyewaan kano hingga warung lokal.

    3. Pantai Nampu-Wonogiri

    Suasana Pantai Nampu Wonogiri. Foto diambil sebelum pandemi Corona.Suasana Pantai Nampu Wonogiri. Foto: (Aris Arianto/detikcom)

    Bagi yang berada di Wonogiri, kamu wajib mampir ke Pantai Nampu di kawasan Gunturharjo, Paranggupito. Pantai dengan air laut berwarna biru jernih ini agak berbeda dari pantai-pantai di Jawa Tengah lainnya. Selain pasir pantai berwarna putih, Pantai Nampu juga dipenuhi dengan banyak batu karang di area bibir pantai yang membuat pemandangannya semakin unik.

    Pantai Nampu juga dikelilingi oleh perbukitan yang biasanya dimanfaatkan oleh beberapa pengunjung untuk mendirikan tenda dan menginap. Namun jika kamu tidak berniat untuk bermalam, sebaiknya datanglah pada sore hari karena Pantai Nampu ini menyajikan pemandangansunsetyang akan memanjakan mata.

    4. Pantai Karang Pandan-Nusa Kambangan

    Nusa Kambangan memang dikenal sebagai Pulau Penjara karena di sinilah Lembaga Permasyarakatan Nusa Kambangan berada. Lebih dari itu, Pulau Nusa Kambangan sebenarnya dapat menjadi destinasi wisata yang mengasyikkan. Di sini, terdapat sebuah pantai dengan pemandangan indah bernama Pantai Karang Pandan. Pasirnya berwarna putih dan air lautnya tampak begitu jernih.

    Area pantainya dikelilingi oleh pepohonan lebat berwarna hijau, sehingga menciptakan suasana yang sejuk dan asri. Di dekat pantai juga terdapat dua pulau karang bernama Pulau Majeti yang semakin menambah daya tarik pantai. Menariknya, Pantai Karang Pandan juga kerap dijadikan tempat larung sesaji oleh masyarakat adat Jawa yang tinggal di sekitar.

    5. Pantai Widarapayung-Cilacap

    Gempa bumi guncang Cilacap siang ini. Sementara wisatawan Pantai Widarapayung, Kabupaten Cilacap pada saat libur lebaran, Jumat (4/4/2025).Pantai Widarapayung Foto: Anang Firmansyah/detikJateng

    Sesuai namanya, Pantai Widarapayung berada di Desa Widarapayung, Cilacap. Arus ombaknya yang cukup besar, membuat Pantai Widarapayung menjadi salah satu spot favorit surfer untuk berselancar. Tak perlu repot membawa peralatan berselancar karena di kawasan pantai banyak yang menyewakan papan selancar untuk pengunjung.

    Selain itu, pantai berpasir kecokelatan ini juga terkenal akan kuliner pecelnya yang memiliki cita rasa khas. Pecel di Pantai Widarapayung ini menggunakan kecombrang sebagai pelengkapnya.

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com