Tag: kebobolan

  • Barca di Puncak, Madrid Belum Main

    Jakarta

    LaLiga 2025/2026 jornada pertama nyaris rampung sepenuhnya. Untuk sementara, Barcelona bertengger di puncak klasemen Liga Spanyol.

    Barcelona menjadi satu dari tujuh tim yang meraih poin penuh dalam rangkaian pekan pertama sejauh ini. Kemenangan Blaugrana menjadi yang paling telak.

    Tiga poin itu diraih Barca ketika menyambangi Mallorca. Klub Catalan tersebut pulang dengan kemenangan tiga gol tanpa balas alias 3-0.


    Kemenangan tiga gol juga diraih oleh Rayo Vallecano dalam lawatan ke markas Girona. Bedanya dengan Barca, Vallecano kebobolan satu gol dalam kemenangan 3-1 sehingga harus puas berada di posisi kedua klasemen Liga Spanyol.

    Di posisi berikutnya ada Villarreal dan Getafe yang sama-sama meraih kemenangan dengan skor 2-0. Villarreal mengalahkan Real Oviedo sedangkan Celta Vigo mengatasi Getafe.

    Masih ada satu pertandingan lagi yang belum dimainkan di jornada pertama LaLiga 2025/2026, yakni Real Madrid vs Osasuna. Partai itu baru dimainkan Rabu (20/8/2025) dini hari WIB.

    Hasil Liga Spanyol

    • Girona vs Rayo Vallecano: 1-3
    • Villarreal vs Real Oviedo: 2-0
    • Mallorca vs Barcelona: 0-3
    • Valencia vs Real Sociedad: 1-1
    • Deportivo Alaves vs Levante: 2-1
    • Celta Vigo vs Getafe: 0-2
    • Athletic Club vs Sevilla: 3-2
    • Espanyol vs Atletico Madrid: 2-1
    • Elche vs Real Betis: 1-1
    • Real Madrid vs Osasuna: main hari Rabu (20/8/2025) dini hari WIB

    Klasemen Liga Spanyol

    Pos Tim P W D L F A +/- Poin
    1 Barcelona 1 1 0 0 3 0 3 3
    2 Rayo Vallecano 1 1 0 0 3 1 2 3
    3 Getafe 1 1 0 0 2 0 2 3
    4 Villarreal 1 1 0 0 2 0 2 3
    5 Athletic Bilbao 1 1 0 0 3 2 1 3
    6 Deportivo Alaves 1 1 0 0 2 1 1 3
    7 Espanyol 1 1 0 0 2 1 1 3
    8 Elche 1 0 1 0 1 1 0 1
    9 Real Betis 1 0 1 0 1 1 0 1
    10 Real Sociedad 1 0 1 0 1 1 0 1
    11 Valencia 1 0 1 0 1 1 0 1
    12 Osasuna 0 0 0 0 0 0 0 0
    13 Real Madrid 0 0 0 0 0 0 0 0
    14 Sevilla 1 0 0 1 2 3 -1 0
    15 Atletico Madrid 1 0 0 1 1 2 -1 0
    16 Levante 1 0 0 1 1 2 -1 0
    17 Girona 1 0 0 1 1 3 -2 0
    18 Celta Vigo 1 0 0 1 0 2 -2 0
    19 Real Oviedo 1 0 0 1 0 2 -2 0
    20 Mallorca 1 0 0 1 0 3 -3 0

    (krs/cas)



    Sumber : sport.detik.com

  • Cesc Fabregas Sadar Diri Masih Pemula, Belum Pantas Latih Barcelona


    Barcelona

    Cesc Fabregas belum tertarik melatih mantan klubnya, Barcelona, dalam waktu dekat. Pelatih Como 1907 itu mengaku masih kurang pengalaman di dunia kepelatihan.

    Fabregas punya relasi kuat dengan Barcelona. Dia besar di akademi La Masia pada 1997-2003 dan pernah bermain sebagai gelandang Blaugrana pada 2011-2014.

    151 pertandingan dimainkan Fabregas bersama Barcelona, dengan torehan 42 gol dan 50 assist. Total 6 trofi berhasil dipersembahkannya ke Camp Nou, termasuk Liga Spanyol 2013.


    Cesc Fabregas gantung sepatu pada 2023 di klub Italia, Como 1907. Eks bintang Arsenal ini kemudian melanjutkan karier sebagai pelatih Como.

    Di bawah asuhan Fabregas, Como 1907 selaku tim promosi mampu bertahan di Serie A. I Lariani finis di urutan ke-10 klasemen Liga Italia 2024/2025, posisi tertinggi yang diraih tim promosi musim itu.

    Fabregas kini menatap musim keduanya melatih Como 1907 di Liga Italia. Persiapan dilakukan jelang kompetisi bergulir, termasuk mengikuti laga uji coba kontra Barcelona di Joan Gamper Trophy 2025.

    Dalam duel yang digelar Senin (11/8/2025), Como 1907 tak berdaya menghadapi Barcelona. Como harus mengakui keunggulan Lamine Yamal cs lima gol tanpa balas.

    Selepas pertandingan, Fabregas mengakui dirinya masih harus banyak belajar bersama Como 1907. Pria 38 tahun itu belum mau buru-buru pindah ke klub yang lebih besar, terutama Barcelona.

    “Saya baru memulai. Ini sudah lama dinantikan; saya berusia 38 tahun. Dua tahun lalu saya termasuk salah satu pemain, sekarang tidak,” kata Fabregas usai laga Joan Gamper Trophy, dilansir dari Mundo Deportivo.

    “Hidup berubah, begitu pula persepsi dan ide. Saya sangat bahagia. Saya punya banyak pertanyaan dan saya berbicara dengan semua pelatih setelah setiap pertandingan, ketika mereka kebobolan lima gol melawan saya dan ketika kami menang 3-0.”

    “Bagi saya, ini tentang banyak mendengarkan, banyak menganalisis, dan, yang terpenting, menerapkannya untuk membantu anak-anak berkembang,” Fabregas mengungkapkan.

    (bay/raw)



    Sumber : sport.detik.com