Tag: outfit

  • Kisah Wanita Sarjana Peternakan Sukses Bangun Brand Busana dan Hijab Anak

    Jakarta

    Siapa sangka, seorang hijabers lulusan Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran justru menemukan jalannya di dunia bisnis fashion muslim anak. Ia membuktikan bahwa keberanian untuk mulai bisa membuka jalan menuju kesuksesan.

    Berawal dari kebutuhan sederhana, ia berani melangkah merintis bisnis meski dengan modal terbatas, hingga kini karyanya dikenal luas. Ialah Swistya Ardiana atau akrab disapa Tya yang awalnya tak menyangka akan terjun ke dunia fashion muslim anak.

    Tya mulai merintis bisnis pada 2016, berawal dari keinginan sederhana untuk menyediakan busana dan hijab yang nyaman bagi anak-anaknya. Kala itu, ia melihat minimnya pilihan pakaian hijab yang kasual, dinamis, dan sesuai kebutuhan anak aktif.


    Kisah inspiratif, hijabers bernama Swistya Ardiana ini sukses membangun bisnis baju muslim dan hijab anak.Kisah inspiratif, hijabers bernama Swistya Ardiana ini sukses membangun bisnis baju muslim dan hijab anak. Foto: Dok. pribadi Swistya Ardiana

    “Sempat vakum 1,5 tahun karena merasa perlu mempelajari detail pola dan jahitan terlebih dahulu, lalu saya melanjutkan lagi sampai sekarang. Awalnya untuk memenuhi kebutuhan anak-anak saya yang ingin berjilbab sejak kecil. Bersekolah di sekolah Islam Terpadu, dan melihat aktivitas bundanya sehari-hari dengan hijab, membuat mereka ingin mulai berhijab,” ungkap Tya saat berbincang dengan Wolipop baru-baru ini di Senayan City, Jakarta Selatan.

    Saat itu, Tya mengaku kesulitan menemukan daily outfit yang nyaman untuk anaknya. Dari keresahan itu, lahirlah brand yang kini ditekuninya, Little Missmos.

    “Saya yakin ini adalah masalah banyak orangtua yang juga memiliki anak-anak yang mulai ingin berpakaian sopan dan berjilbab. Little Missmos hadir untuk mencoba menjawab solusi tersebut, dan Alhamdulillah saat itu sambutannya sangat baik,” jelas Tya.

    Bermodalkan keberanian, sedikit bahan baku, dan semangat belajar, Tya mulai memproduksi dalam jumlah kecil, lalu memasarkan lewat media sosial. Modal awalnya berjualan hanya cukup untuk membeli beberapa bahan baku.

    “Saya coba produksi dalam jumlah kecil dulu, lalu saya foto dan unggah di sosial media. Dari situ saya mulai belajar bagaimana mengatur keuntungan agar bisa terus berputar. Jadi, bagi saya modal awal bukan hanya soal uang, tapi juga soal keberanian untuk mulai dari kecil,” lanjut Tya.

    Perjalanan Jatuh Bangun Bisnis

    Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Brand Litlle Missmos tampil perdana di Fashion Nation, Senayan City. Foto: Dok. Kelas Modeling.id.

    Tya mengaku awalnya memulai bisnis seorang diri. Saat brandnya perlahan tumbuh, dia kemudian merekrut tim tak sampai tiga orang.

    “Sekarang jumlah karyawan sudah berkembang sesuai kebutuhan produksi, marketing, dan penjualan. Jadi, jumlah tim memang naik turun menyesuaikan kondisi, tapi yang pasti perlu tetap ditanamkan semangat untuk tumbuh bersama,” jelasnya.

    Brand busana anak siap pakai, Little Missmos tampil perdana di Fashion Nation, Senayan City.Brand busana anak siap pakai, Little Missmos tampil perdana di Fashion Nation, Senayan City. Foto: Dok. Little Missmos.

    Ia melihat peluang karena sesuai dengan target pasar yang ingin ditujunya. Seiring berjalannya waktu, Tya bertemu banyak teman di komunitas-komunitas yang membuatnya paham langkah demi langkah apa yang perlu ditempuh untuk membuat Little Missmos terus bertumbuh.

    Perjalanan membangun Little Missmos tentu tidak selalu mulus. Tya menghadapi beragam tantangan. Namun, ia memilih untuk fokus mencari solusi satu per satu. Diskusi dengan komunitas bisnis, mentor, hingga tim internal menjadi kunci baginya untuk tetap adaptif dan menemukan jalan keluar di tengah ketidakpastian.

    “Satu hal yang mungkin akhirnya saya sadari penuh, menjalankan sebuah bisnis dari nol dengan tujuan ingin terus bertumbuh adalah bahwa di setiap langkahnya berisi tantangan demi tantangan. Mulai dari gagal produksi saat cashflow sedang tidak baik-baik saja, tiba-tiba ditinggal karyawan saat kerjaan sedang banyak-banyaknya, produksi banyak tanpa perhitungan pasti yang akhirnya tidak diserap pasar, atau sebaliknya produksi sedikit ternyata permintaan sangat tinggi sehingga bagian produksi perlu mengejar kekurangan secepat mungkin, dan masih banyak hal-hal tidak terduga lainnya,” ungkap Tya.

    Dalam menghadapi tantangan atau masalah, Tya memecahnya menjadi bagian-bagian kecil agar tidak kewalahan. Strategi ini membantunya lebih fokus menemukan solusi yang realistis dan terukur.

    “Dengan memecah masalah besar menjadi langkah-langkah kecil, saya bisa fokus mencari solusi yang realistis. Tidak jarang saya berdiskusi dengan sesama pelaku bisnis, mentor, atau bahakan cukup dengan tim internal untuk mendapatkan banyak sudut pandang tentang masalah yang saya hadapi. Karena bisnis selalu berubah, saya belajar untuk adaptif. Kalau satu cara tidak berhasil, saya mencoba mencari cara lain,” terangnya.

    Pandemi menurutnya menjadi salah satu ujian berat dalam menjalani bisnis. Penjualan brandnya sempat menurun drastis karena perubahan perilaku konsumen dan channel penjualan online yang berkembang pesat. Meski sempat hampir mati suri, Little Missmos bangkit kembali berkat momentum Lebaran.

    “Ternyata bagaimanapun kondisi sosial distancing saat itu, lebaran tetap menjadi momen yang ditunggu oleh masyarakat Indonesia untuk membeli baju baru, penjualan Little Missmos kembali meningkat, dan kembali memililiki bahan bakar untuk berjalan lagi, sambil terus beradaptasi dengan chennel pernjualan online yang dinamis,” lanjutnya.

    Dari situ, Tya belajar pentingnya menjaga keuangan sehat, fleksibel terhadap tren pasar, serta memperkuat hubungan dengan pelanggan agar bisnis tetap bertahan. Hingga kini, Tya konsisten memproduksi produk untuk busana dan hijab untuk anak. Selain itu, ia juga merambah produk khusus untuk wanita dewasa dengan brand swistya.label.

    Fashion Show Perdana

    Brand busana anak siap pakai, Little Missmos tampil perdana di Fashion Nation, Senayan City.Brand busana anak siap pakai, Little Missmos tampil perdana di Fashion Nation, Senayan City. Foto: Dok. Little Missmos.

    Little Missmos tampil di panggung besar Fashion Nation Senayan City, event tahunan bergengsi yang kali ini berkolaborasi dengan Kelas Modeling. Dalam kesempatan spesial ini, Tya mempersembahkan koleksi terbarunya bertajuk “Pastel Parade”, sebuah rangkaian busana modest untuk anak-anak perempuan yang ingin tampil cantik, casual, nyaman, sekaligus sopan.

    “Ini menjadi pengalaman pertama Little Missmos melakukan fashion show, dan langsung di panggung besar, rasanya luar biasa,” ujar Tya.

    Koleksi Pastel Parade hadir untuk mematahkan stigma bahwa busana modest anak terasa ribet dan membatasi gerak. Dengan potongan yang lebih loose namun tetap rapi, ditambah sentuhan palet pastel yang lembut, setiap outfit memberi kesan ringan, ceria, dan membuat anak lebih percaya diri. Bagi Tya, koleksi ini bukan sekadar busana, melainkan selebrasi kecil untuk hari-hari penuh keceriaan anak-anak.

    Brand busana anak siap pakai, Little Missmos tampil perdana di Fashion Nation, Senayan City.Brand busana anak siap pakai, Little Missmos tampil perdana di Fashion Nation, Senayan City. Foto: Dok. Little Missmos.

    Brand busana anak siap pakai, Little Missmos tampil perdana di Fashion Nation, Senayan City. Foto: Dok. Little Missmos.

    Meski persiapannya terbilang singkat, hanya sekitar satu bulan, Tya dan tim tetap optimis koleksi ini bisa menjadi jawaban kebutuhan fashion anak berjilbab yang sopan tapi tetap menyenangkan.

    “Awalnya sempat gugup karena ini fashion show pertama kami, apalagi skalanya besar. Tapi Alhamdulillah tim Fashion Nation dan Kelas Modeling banyak membimbing, sehingga prosesnya terasa lebih mudah dijalani,” ungkapnya.

    Dalam pagelaran ini, Little Missmos menampilkan tujuh koleksi, yang terdiri dari atasan, long dress, celana hingga rok. Inspirasi desainnya berangkat dari pengalaman pribadi Tya sebagai ibu yang sering kesulitan menemukan outfit sopan, nyaman, dan tetap fashionable untuk anak-anaknya. Dari situlah lahir ide menghadirkan pilihan modest fashion anak yang ringan dipakai, tapi tetap manis dan ceria.

    Lewat koleksi ini, Tya berharap Little Missmos semakin dikenal luas, khususnya sebagai brand yang menghadirkan busana cantik, sopan, dan menyenangkan bagi anak-anak perempuan. “Semoga koleksi ini bisa membuat anak merasa bahagia dengan outfitnya, bebas bergerak, sekaligus tetap anggun,” harapnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Tips Main Padel Anti Gerah untuk Hijabers dari Putri Delina hingga Dinda Hauw

    Jakarta

    Padel, olahraga raket yang memadukan tenis dan squash, kini menjadi tren baru di kalangan selebriti, tak terkecuali bagi mereka yang berhijab. Bagi para hijabers, menemukan kenyamanan dan gaya saat berolahraga seperti padel seringkali menjadi tantangan tersendiri.

    Saat ditemui Wolipop usai mengikuti permainan padel, sejumlah selebriti hijab seperti Putri Delina, Anisa Rahma, hingga Dinda Hauw membuktikan bahwa hijab bukan penghalang untuk di lapangan padel.

    Putri Delina mengungkapkan alasan menekuni olahraga padel yang cocok bagi dirinya. “Aku ikut padel setelah bulan puasa habis itu rutin main padel. Jujur pertama kali happy banget karena baru menemukan hobi ih ini aku suka deh. Badminton atau tenis itu kayaknya belum cocok di aku. Pas di padel yes ini aku banget,” ungkap Putri kepada Wolipop saat ditemui di Satu Padel Tournament, di The Raquette Temple, Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (7/10/2025).


    Untuk mengatasi masalah kenyamanan saat bermain, anak kedua dari pelawak Sule ini mengungkapkan teknik olahraga padel yang bisa diikuti. Supaya nyaman saat bermain padel, Putri mengatakan perhatikan busana yang dipakai.

    “Biar nyaman sebagai hijabers, yang pasti pakaian dulu apalagi yang hijab-an tergantung orangnya pakai seperti apa. Kalau bagi aku bajunya harus yang nyaman. Kalau aku suka pakai hijab bahan paris,” jelasnya.

    Pengalaman serupa dirasakan oleh Anisa Rahma yang mulai rutin bermain padel sejak Juli 2025. Selain membuat badan sehat, Anisa menilai padel adalah olahraga yang menyenangkan karena menggunakan taktik, mengasah kecerdasan dan bisa menjalin koneksi dan bisnis.

    Padel menjadi motivasi bagi Anisa untuk bergerak aktif setelah sempat merasa malas olahraga di gym atau rumah. Sebagai seorang hijabers, tips utama yang diberikan Anisa adalah memilih outfit yang gampang menyerap keringat dan busana yang tidak membentuk tubuh.

    “Yang penting itu pakai outfit yang gampang menyerap keringat. Pilih busana yang nggak membentuk tubuh jadi kita tetap nyaman beraktivitas dan jadi bebas bergerak,” ucap Anisa.

    Sementara itu, Dinda Hauw melihat padel sebagai sarana untuk melatih mental. Meski belum rutin, Dinda menekankan pentingnya pemilihan bahan yang tepat karena padel adalah olahraga kardio yang memicu banyak keringat. Ia merekomendasikan bahan dry fit untuk meminimalisir rasa gerah.

    “Kalau nyaman main padel aku suka yang menyerap keringat yang bahannya katun dan hijab khusus olahraga. Karena ini kan kardio ya. Jadi benar-benar keringetan banget dan pilih bahan yang dry fit,” tuturnya.

    Selebgram hijab Antik Arifani ikut membagikan tips nyaman bagi wanita muslimah yang tertarik olahraga padel. Menurut Antik, busana olahraga ideal harus memiliki beberapa kriteria utama, di antaranya bagian belakang tertutup, berbahan ringan, dan dilengkapi ritsleting di bagian depan untuk kemudahan.

    “Pilih bahan yang nggak bikin gerah. Yang penting nyaman dan percaya diri untuk meminimalisir bagian yang menyeplak karena keringat kalau bahannya tipis,” tuturnya.

    Untuk rekomendasi bahan, Antik menyarankan parasut, jersey, dan airflow. Ia menyebut bahwa kini sudah banyak merek hijab yang mengeluarkan produk dari bahan-bahan tersebut yang memang nyaman dipakai untuk berolahraga.

    Tak hanya atasan, Antik juga memperhatikan detail lain. Ia memilih sepatu tenis dan celana cutbray olahraga berpotongan highwaist yang tidak ketat di bagian bawah. Sementara untuk atasan, ia memilih warna cerah atau gelap yang ringan agar keringat tidak terlalu terlihat.

    Antik juga membagikan tips spesifik tentang hijab dan inner. Salah satu kunci kenyamanan adalah inner hijab. Inner yang baik harus memiliki daya serap tinggi, tidak gatal, dan nyaman saat berolahraga.

    “Inner bahan airsm kalau keringetan. Salah satu yang terpenting bagi hijabers itu inner karena kita kan berkeringat, apalagi rambut dikuncir,” jelasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Cara Edit Foto Pakai Jas Online Tanpa Aplikasi, Hanya Hitungan Detik!

    Jakarta

    Pas foto mengenakan jas sering dibutuhkan untuk berbagai keperluan, misalnya melengkapi persyaratan administrasi daftar sekolah atau melamar pekerjaan. Foto memakai jas juga dapat digunakan untuk memperbarui foto profil platform pencarian kerja lantaran memberi kesan diri yang lebih rapi dan profesional.

    Sayangnya, tidak semua orang memiliki potongan jas. Namun detikers tetap bisa memiliki foto mengenakan jas dengan cara mengeditnya. Hasil foto nantinya akan tampak menggunakan jas sungguhan. Temukan cara mengedit foto memakai jas dengan mudah dan cepat di bawah ini.

    Cara Edit Foto Pakai Jas Online di Pincel

    Mengedit foto diri agar tampak mengenakan setelan jas dapat dilakukan secara online tanpa aplikasi tambahan. Cara ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).


    Salah satu situs online yang menyediakan jasa edit foto pakai jas gratis dan cepat yaitu Pincel. Dilansir laman resminya, berikut cara menambahkan setelan jas ke foto diri:

    • Buka situs Pincel Clothes Swap di browser.
    • Buat akun di Pincel dengan memasukkan email dan password, lalu klik Mulai. Login Pincel juga bisa dengan akun Google.
    • Klik Model Image untuk menambahkan foto diri yang ingin dipakaikan setelan jas.
    • Sesuaikan ukuran foto dan ketuk Crop.

    Ilustrasi edit foto pakai jas di situs Pincel Clothes SwapCara edit foto pakai jas di situs Pincel Foto: Tangkapan layar situs Pincel Clothes Swap
    • Klik Garment Image untuk menambahkan foto setelan jas yang akan digunakan.
    • Sesuaikan ukuran foto dan ketuk Crop.
    • Klik Generate dan tunggu beberapa saat.
    Ilustrasi edit foto pakai jas di situs Pincel Clothes SwapCara edit foto pakai jas di situs Pincel Foto: Tangkapan layar situs Pincel Clothes Swap
    • Setelah diproses oleh Pincel AI, hasil foto bersetelan jas akan muncul.
    • Klik Download untuk menyimpan hasil foto jas.

    Apabila hasil foto kurang bagus, detikers dapat mengklik Generate lagi. Bisa pula mengganti foto setelan jas lain yang lebih sesuai.

    Tips Edit Foto Pakai Jas dengan Pincel Clothes Swap

    Untuk mendapatkan hasil foto terbaik, ikuti tips berikut:

    1. Siapkan 2 foto: foto diri yang ingin dipakaikan jas dan foto setelan jas.
    2. Gunakan pas foto atau foto diri lain.
    3. Gunakan foto potongan jas saja tanpa model. Bisa cari di platform penyedia gambar PNG.
    4. Cari foto setelan jas yang sesuai dengan gaya fotomu. Misalnya, fotomu menghadap depan. Maka cari foto setelan jas yang juga menghadap depan, bukan miring.
    5. Pastikan foto diri dan foto jas berkualitas terbaik.
    6. Disarankan menggunakan foto diri dengan kaos oblong putih agar proses generate lebih mudah.

    Cara Edit Foto Pakai Jas Online di Cutout.Pro

    Detikers juga bisa mengedit foto diri mengenakan jas di laman Cutout.Pro. Situs ini juga menggunakan teknologi AI untuk menambahkan setelan jas yang terlihat bak sungguhan. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka situs Cutout.Pro di browser.
    • Daftar akun atau login dengan email dan password. Pendaftaran akun juga bisa menggunakan akun Google.
    • Klik Upload Image atau pilih foto diri yang ingin diedit dan lepaskan di layar situs.
    Ilustrasi edit foto pakai jas di situs Cutout.ProCara edit foto pakai jas di situs Cutout.Pro Foto: Tangkapan layar situs Cutout.Pro
    • Klik ikon baju atau Change Outfit di pojok kiri atas tab dan pilih setelan jas yang ingin dikenakan.
    • Ketuk Done pada pojok kanan atas tab.
    Ilustrasi edit foto pakai jas di situs Cutout.ProCara edit foto pakai jas di situs Cutout.Pro Foto: Tangkapan layar situs Cutout.Pro
    • Klik Download untuk menyimpan hasil foto berjas di file penyimpanan.

    Selain mengedit jas, detikers dapat menyesuaikan background dan ukuran foto sesuai keperluan dengan mudah di situs Cutout.Pro. Untuk mengedit di sini, pastikan foto berkualitas tinggi.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • 10 Ide Konten TikTok Ramadhan 2025 Supaya Ramai Penonton

    Jakarta

    Bulan suci Ramadhan tahun ini akan segera hadir. Nah kalian sudah punya ide konten TikTok Ramadhan 2025 belum nih? Kalau belum, mungkin beberapa daftar berikut bisa menjadi inspirasi.

    Semoga dengan dengan ide-ide ini, video kalian banyak penonton dan jumlah follower pun bertambah. Kendati begitu perlu diingat, prosesnya tidak akan mudah dan instan.

    Jadi bisa saja ketika kalian melempar video yang sudah dibuat ke TikTok tidak langsung for your page (FYP). Ketika ada satu, dua, atau tiga video yang sepi jangan langsung patah semangat. Upayakan untuk tetap konsisten upload sembari mencoba-coba ide lainnya.


    Berikut ini ide konten TikTok Ramadhan 2025, sebagaimana dihimpun detikINET dari berbagai sumber, Rabu (27/2/2025).

    Pertama-tama seperti yang sudah terbayang di pikiran detikers ialah menu sahur dan bukan puasa. Pembuatan kontennya mungkin bisa dikombinasikan, antara long dan short video.

    Apabila dirasa waktu yang kalian miliki cukup banyak, mungkin bisa membuat versi panjang. Namun jika waktu kosongnya sebentar, bisa langsung bikin video singkat 45 detik atau 1 menit. Tapi pastikan informasi resep yang diberikan cukup jelas, jangan melewati setiap detail pentingnya.

    2. Konten Edukasi

    Konten edukasi yang dimaksud berhubungan dengan pengetahuan soal agama islam. Bila dirasa kalian memiliki pengetahuan yang melimpah dan mumpuni soal ini, bisa berbagai kepada follower dan orang-orang yang ada di media sosial.

    Kalau mau membuat konten soal agama mungkin dibuat dalam bentuk long video. Tujuannya supaya apa yang disampaikan lebih jelas, dan orang-orang yang menontonnya tidak salah memahami. Namun bila waktu senggang kalian tidak banyak, buat agak singkat dengan informasi yang lebih padat.

    3. Video Lucu

    Sepanjang Bulan Ramadhan, tidak sedikit dari orang-orang yang akhirnya memilih untuk menonton film atau video setelah selesai beribadah. Nah ini menjadi kesempatan bagi kreator di platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.

    Kalian bisa tentukan apa saja pembahasan lucu yang bisa diangkat menjadi sebuah video. Saran sih tentukan tujuh ide dulu, untuk melihat bagaimana reaksi netizen di TikTok. Apabila dari tujuh video tersebut ada yang FYP, detikers dapat membuat video dengan format yang serupa.

    4. Konten Q&A

    Nah ide konten TikTok Ramadhan 2025 adalah Q&A ini bisa disangkutpautkan dengan edukasi terkait agama islam. Menurut Think With Google banyak orang yang mencari informasi mengenai ilmu agama selama Ramadhan.

    Tentunya ini menjadi kesempatan baik bagi kalian yang punya pemahaman mendalam soal agama untuk berbagi ilmu. Kalian bisa menjawab segala pertanyaan dari followers secara ringan dan menyenangkan.

    5. Tips Kebugaran Berpuasa

    Setiap orang pasti sepakat, kesehatan itu sangat penting. Apalagi di Bulan Ramadhan, asupan yang masuk ketika beraktivitas di pagi hingga sore hari lebih sedikit dibandingkan biasanya.

    Makanya banyak orang yang akan berupaya mencari cara, bagaimana agar mereka tetap bugar dan sehat selama berpuasa. Jika kalian memiliki pengetahuan tentang hal ini, mungkin bisa berbagai tips, entah rekomendasi olahraga atau makanan sehat selama berpuasa.

    6. Challenge

    Konten challenge ini bisa sangat menarik dan berpotensi viral. Namun jangan lupa berikan hadiah bagi mereka yang berhasil menyelesaikan tantangan dari kalian.

    Terkait ide tantangannya bisa minta kepada mereka untuk membaca surat pendek dalam Al-Qur’an, kuis terkait sejarah Nabi Muhammad SAW, pertanyaan seputar Ramadhan, atau hal lain yang berkait dengan agama islam.

    7. Bikin Sketsa

    Untuk sketsa yang dibikin bisa dipecah menjadi dua jenis, yakni komedi dan edukasi. Namun kedua jenis video ini tetap bertema Ramadhan ya.

    Jadi supaya konten yang diunggah memiliki keterikatan kepada penontonnya. Dengan begitu penonton akan berinteraksi di kolom komentar terhadap konten yang sudah dibuat.

    8. Review

    Nah untuk review di sini lebih kepada membahas produk-produk yang memang sering dibeli saat Ramadhan. Contohnya kalian bisa mengulas kurma, sirup, atau produk makanan lainnya.

    Bisa juga review barang-barang elektronik yang wajib punya selama berpuasa. Dengan begitu, orang-orang punya referensi sebelum akan membeli produk tersebut.

    9. Rekomendasi Tempat Makan

    Terlepas dari ide konten menu sahur dan buka puasa, Bulan Ramadhan juga sering menjadi momen untuk bernostalgia. Jadi tidak sedikit dari orang-orang memutuskan untuk makan bersama, saat buka puasa dengan teman-teman sekolahnya.

    Nah biasanya, sebelum memutuskan untuk buka puasa bersama, sebagian orang bingung menentukan lokasi makannya. Untuk mempermudah hal tersebut, kalian sebagai konten kreator bisa memberikan sedikit bantuan dengan merekomendasikan beberapa tempat asyik buat buka puasa bersama.

    10. Ide Outfit Lebaran

    Ide konten TikTok Ramadhan 2025 yang terakhir adalah rekomendasi outfit lebaran. Ingat ya, Ramadhan hanya sebentar. Jadi tidak ada salahnya kalian sudah menyiapkan konten ini dari jauh-jauh hari, supaya orang-orang tidak bingung saat akan menentukan pakaian lebaran bersama keluarga atau pasangan.

    Namun perlu diingat, jangan sembarangan memberi saran. Pastikan tetap masuk akal dan mudah dijangkau oleh para penonton.

    (hps/fyk)



    Sumber : inet.detik.com