Jakarta –
Penyanyi dan aktris Jessica Simpson sukses diet dan turunkan berat badan sampai 45 kg. Rahasianya rajin makan dan ngemil.
Pola diet selebriti kerap menjadi tren yang diikuti banyak orang. Alasannya karena setiap selebriti biasanya memiliki ahli diet yang membantu mereka untuk merancang menu makanan hingga camilan enak tapi tetap sehat.
Seperti yang dilakukan penyanyi ternama Jessica Simpson. Wanita berusia 44 tahun ini sempat mengalami kenaikan berat badan berlebih usai melahirkan anak ketiganya, kemudian ia mulai melakukan pola diet sehat dengan kombinasi olahraga hingga pola makan sehat yang diatur oleh ahli diet selebriti yaitu Harley Pasternak, MSc.
Dilansir dari Womens Health Mag (21/01), Jessica rajin jalan kaki sebanyak 14.000 langkah setiap harinya. Selain itu ia juga tak pernah malas untuk olahraga rutin sebanyak tiga kali seminggu dan tidur minimal selama 7 jam setiap harinya.
Jessica Simpson Sukses Turunkan BB 45 Kg, Rahasianya Makan Banyak! Foto: Site News |
Untuk pola makannya meski sedang diet, Jessica tetap bisa makan sebanyak tiga kali dengan dua kali waktu ngemil.
Pola makannya ini mengikuti ‘The Body Reset Diet’ yang dirancang Harley. Di mana Jessica tak akan kelaparan karena setiap menu makanan diisi dengan protein, serat hingga lemak sehat. Begitu juga dengan camilannya wajib tinggi serat, protein dan lemak sehat.
“Jessica masih bisa santap makanan yang dia suka selama diet tapi versi sehatnya. Salah satunya seperti sup tortilla atau Tex Mex,” ungkap Harley.
Jessica Simpson Sukses Turunkan BB 45 Kg, Rahasianya Makan Banyak! Foto: Site News |
“Misalnya Jessica harus menghadiri pesta atau acara di malam hari, dia bisa makan apa saja di malam itu. Tapi hanya itu saja. Ini tetang menyeimbangkan pola makan dengan cara yang tidak menyakitkan, atau menghilangkan kebiasaan kita sebelum diet,” lanjut Harley.
Harley menyebutkan bahwa pola makan dari diet buatannya ini cukup efektif untuk membuat badan lebih sehat dalam waktu 15 hari saja. Ahli diet yang juga digunakan Khloe Kardashian ini menambahkan menu smoothies sehat, yang terdiri dari White Peach Ginger, Apple Pie hingga Pina Colada ke menu dietnya.
“Pola diet ini mengizinkan orang untuk tetap bisa makan, bisa pakai saus cocolan sampai makan sup untuk membuat tubuh lebih kenyang sekaligus meningkatkan metabolisme,” pungkas Harley.
Jessica Simpson Sukses Turunkan BB 45 Kg, Rahasianya Makan Banyak! Foto: Site News |
Setelah melakukan semua rutinitas olahraga hingga menu makanan yang sehat, Jessica rupanya selama diet cukup jarang menimbang dirinya sendiri. Karena Harley menekankan bahwa diet itu bukan hanya angka di timbangan saja tapi lebih melahirkan gaya hidup dan pola makan yang lebih sehat.
Akhirnya di tahun 2022, Jessica mengunggah fotonya di Instagram menggunakan bikini dengan tubuh kurus. Bahkan baru-baru ini Jessica mengaku seperti kembali ke usia 21 tahun lagi.
(sob/odi)
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
![]() 5 Mitos Makanan Sehat Ini Sudah Disangkal Oleh Ahli Gizi Jakarta – Beberapa mitos yang dipercaya untuk menyantap makanan sehat ternyata tak semuanya benar. Ada hal-hal yang disangkal oleh ahli gizi sebab dianggap keliru. Tren hidup sehat semakin hari kian populer. Banyak pelaku diet yang kini haus akan bahan-bahan makanan sehat dan rutin menjalankan berbagai tips yang didapatkannya. Akibat maraknya informasi tentang gaya hidup sehat di internet, beberapa mitos disebut oleh ahli gizi tak sesuai dengan kenyataan. Ada beberapa di antaranya yang kemudian disangkal karena dianggap keliru.
Dr Carrie Ruxton selaku ahli gizi dan konsultan dari General Mills menyebut ada beberapa nutrisi yang akhirnya enggan dikonsumsi karena dianggap tak sehat. Padahal beberapa di antara mitos yang dipercaya punya peran penting untuk tubuh. Baca juga: Banyak Pilihan! 5 Tempat Makan Enak di Tebet, Bakmi hingga Warteg Kalcer Berikut ini 5 mitos makanan sehat yang disangkal ahli gizi melansir Independent:
1. Cara sarapan yang tepatBanyak disebutkan bahwa sarapan adalah waktu makan paling penting sepanjang hari. Tetapi Ruxton menyebut ada cara sarapan yang penting untuk diperhatikan ketika bangun tidur. Walaupun menyantap sarapan seperti sereal baik untuk memenuhi nafsu makan, tetapi Ruxton punya cara yang berbeda. Selain karena alasan Intermittent Fasting yang dijalani, Ruxton memilih untuk tak langsung makan setelah bangun tidur. Ia mengaku baru makan ketika pukul 11 siang, sepanjang pagi kudapan sehat yang ringan lebih dipilihnya. Seperti minuman-minuman rendah kalori untuk membantu membangunkan tubuhnya terlebih dahulu. 2. Pentingnya konsumsi seratSelama ini serat hanya dipercaya sebagai asupan untuk membantu kelancaran pencernaan. Sebenarnya peran serat pada tubuh manusia jauh lebih kompleks. Beberapa bukti dari hasil penelitian menunjukkan serat tak hanya membantu pergerakan perut saja. Tetapi ada peran untuk mengendalikan gula darah melalui asupan serat yang cukup. “Serat membantu membuat mikrobiota usus lebih sehat. Bakteri yang hidup di dalam usus dan dapat meningkatkan fungsi imun, suasana hati, oetan, juga penyerapan kalsium,” ungkap Ruxton. Mitos makanan sehat yang tak lagi harus dipercaya ada di halaman berikutnya.3. Smoothie tak cukup sehatPada beberapa penggunaan media sosial, terutama di Barat, ada tren menggunakan monitor gula darah untuk memantau kadarnya secara rutin. Beberapa orang menunjukkan bahwa gula darahnya melonjak saat konsumsi smoothie. Begitupula dengan penemuan dari hasil penelitian One SOka University of America, yang melihat konsumsi jus buah lebih tinggi kadar gulanya daripada buah utuh. Tetapi Ruxton tak sepenuhnya setuju. Menghaluskan buah dan memakan serta bagian bijinya, seperti jus buah berry, justru membantu memperlambat penyerapan gula darah. Ruxton juga mengatakan bahwa pemeriksaan gula darah pada ujung jari jauh lebih efektif daripada menggunakan monitor pemantau. 4. Larangan minum teh sebelum tidur
Banyak yang berpendapat bahwa konsumsi teh tak sebaiknya dilakukan sebelum tidur. Alasannya karena adanya kandungan kafein di dalam teh yang dikhawatirkan mengganggu kualitas tidur. Perdebatan bahwa konsumsi teh maksimal dilakukan 6 jam sebelum tidur juga terus berlangsung. Faktanya pada penelitian tahun 2023 ada hasil yang berbanding terbalik. Konsumsi teh hitam dan teh herbal cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Hal tersebut karena pengaruh L-Theanine dan polifenol yang dapat memberikan rasa relaksasi. 5. Karbohidrat tak selamanya burukHampir semua pola diet sehat yang dapat ditemukan di internet menyebut tidak menyarankan konsumsi karbohidrat. Asupan karbohidrat bahkan digolongkan sebagai makanan tinggi kalori yang perlu diwaspadai. Padahal Ruxton menyebut pentingnya karbohidrat tetap harus dipenuhi untuk tubuh. “Sebenarnya mereka (karbohidrat) memiliki takaran kalori paling rendah per sajinya,” ungkap Ruxton. Demonisasi karbohidrat sebagai asupan yang sehat disebabkan oleh pilihan jenis dan pendampingnya. Karbohidrat yang kurang sehat misalnya pada burger yang dipadu daging berlemak, saus, dan topping yang tinggi kalori. (dfl/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Lily Banse
![]() Bolehkah Makan Telur Setiap Hari? Begini Kata Ahli
Jakarta – Telur merupakan salah satu sumber protein yang harganya paling terjangkau dari sumber protein lainnya, seperti daging, unggas, atau ikan. Selain itu, telur juga serbaguna karena bisa dimakan dan ditambah untuk makanan. Tapi, apa yang terjadi jika kita keseringan makan telur? Apakah aman jika dimakan setiap hari? Simak penjelasan hingga kandungan nutrisinya. Apakah Boleh Makan Telur Setiap Hari?Telur boleh dimakan setiap hari. Dilansir laman Medical News Today, konsumsi 1-3 butir telur per hari bisa memberikan beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh. Namun, hal ini bisa bervariasi pada setiap orang.
Telur merupakan protein yang sangat bergizi jika kita menikmatinya setiap hari. Pasalnya, telur mengandung banyak protein, vitamin, dan nutrisi yang bermanfaat dalam membantu membuat merasa kenyang dan bertenaga untuk menjalani hari. Mengutip Eating Well, meski demikian, telur juga banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Jadi, bagi mereka yang mengidap penyakit jantung atau berisiko tinggi mengalaminya perlu waspada dalam mengkonsumsi telur. Seseorang dengan penyakit jantung, perlu membatasi makan kuning telur. Jika suka makan telur setiap hari, lebih banyak menikmati putih telur bisa jadi pilihan yang baik. Oleh karena itu, Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan agar mereka bisa berusaha menjaga asupan kolesterol serendah mungkin sambil mempertahankan pola makan yang seimbang. Telur mungkin mengandung kolesterol dalam jumlah yang relatif tinggi. Namun, telur tidak punya dampak besar pada kadar kolesterol secara keseluruhan. Makannya, pilihannya bisa makan putih telurnya saja karena tidak mengandung kolesterol. Nutrisi TelurDepartemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), mencatat bahwa satu butir telur utuh berukuran besar mengandung nutrisi:
Cara Makan Telur yang Baik dan BenarSelain terjangkau, telur juga mudah dimasukkan dalam menu makanan. Cara yang baik untuk makan telur adalah direbus tanpa garam. Telur kaya akan omega-3. Apalagi kalau telur tersebut bersumber dari peternakan bebas cenderung menjadi telur yang paling sehat. Namun, sejatinya tidak jelas apakah ada batas berapa banyak telur yang bisa dimakan seseorang per hari. Perlu penelitian lebih lanjut di bidang ini untuk memberikan kejelasan. Tapi, saat orang tidak memiliki masalah kesehatan yang perlu dikhawatirkan, maka mereka bisa mengkonsumsi telur dalam jumlah sedang. Hal ini mungkin mungkin tidak memiliki efek apa pun pada kadar kolesterol tubuh mereka. (khq/fds) ![]() Hanya Makan Ayam Panggang, Pria Ini Ngaku Turun BB 4,9 Kg Jakarta – Pria ini hanya makan ayam panggang sejak awal 2025. Efeknya, berat badan dia turun 4,9 kg tetapi bisa berisiko bahaya karena alasan ini. Proses menurunkan berat badan bukanlah hal mudah. Sebagian orang rela melakukan diet ketat dengan hanya mengonsumsi makanan tertentu dan berolahraga penuh. Sayangnya tidak semua orang melakukan diet yang benar, dalam artian mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Banyak juga yang hanya mengonsumsi satu jenis makanan tertentu.
Melansir nypost.com (13/02/2025), pria itu mengaku hanya makan ayam panggang utuh dalam satu hari. Ayam panggangnya didapat dari berbagai tempat, mulai dari supermarket hingga restoran kelas atas. James tertarik mencoba pola makan ini usai melihat temannya makan ayam utuh dan menghabiskan semua bir dalam satu waktu.
Hal itu menginspirasi Jame Ellis untuk mencobanya, tetapi tanpa diimbangi minum bir. Setelah temannya mendukung, James akhirnya menjalani pola makan ini dan mengunggah perjalanannya di media sosial. Mengonsumsi ayam panggang utuh setiap hari mungkin terdengar mengerikan, tetapi pria ini mengaku tidak memiliki masalah kesehatan. Ia juga tidak khawatir tentang kemungkinan masalah kesehatan yang akan didapat dengan menjalani pola makan ini. Pasalnya, pola makan sebelumnya menurut James lebih buruk. “Saya pernah makan McDonald’s dan makanan diet cepat saji lalu merokok 20 batang sehari selama satu dekade. Saya belum mati. Saya tidak yakin ayam menyebabkan hal tersebut,” jelasnya. James mengaku pola makan ini yang ia padukan dengan olahraga gym dan lari berhasil membuat berat badannya turun sebanyak 4,9 kilogram sejak awal 2025. Meskipun menurutnya tidak ada kemungkinan masalah kesehatan, seorang dokter yang disebut situs Nypost mengatakan hal lain.
Menurut dokter, konsumsi ayam utuh berlebihan dalam jangka panjang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Dr. Zac Turner berpendapat makan yam panggang utuh setiap hari selama setahun bisa menimbulkan risiko sistematik dan fisiologis yang signifikan. Meskipun makan ayam panggang utuh juga ada potensi manfaatnya, tetapi hanya jangka pendek. Dr. Turner menyarankan setiap orang harus mengonsumsi sekitar dua gram protein untuk setiap kilogram lemak tubuh. Jangan lupa didimbangi dengan hidrasi yang cukup, olahraga, dan mikronutrien yang seimbang. “Jika asupan protein ingin ditingkatkan, hal itu harus dilakukan secara strategis dan moderat, dengan memastikan pola makan seimbang dengan serat cukup, antioksidan, dan berbagai zat gizi mikro untuk mencegah penyakit jangka panjang,” jelasnya. (aqr/adr) ![]() Waspada! Gegara Kebiasaan Ini Tubuh Jadi Alergi Daging Jakarta – Pola makan sangat berpengaruh pada kebiasaan tubuh menentukan proses pencernaannya. Bahkan ada satu kondisi yang disebut dapat membuat tubuh alergi daging. Ada banyak jenis alergi makanan di dunia yang diidap setiap individu dengan kondisi tubuh khusus. Pengaruh sindrom hingga imunitas yang berbeda-beda membuat seseorang tak bisa menerima asupan makanan tertentu secara spesifik. Misalnya makanan laut seperti udang, kerang, olahan susu layaknya keju, yogurt, dan masih banyak lagi dapat menimbulkan reaksi alergi yang berbeda-beda juga. Tetapi BBC (11/3) mengatakan bahwa ada kondisi di mana tubuh akan tiba-tiba alergi dengan makanan yang sebelumnya terasa aman untuk dikonsumsi.
Menurut data dari pemerintah Inggris, konsumsi daging sapi, babi, hingga domba menurun sebanyak 62% jika dibandingkan dengan tahun 1980 dan 2022. Ada beberapa hal yang disebut menjadi dasar fenomena ini, salah satunya adalah kenaikan harga yang signifikan.
Namun untuk mengetahui faktornya lebih lanjut, ternyata ada eksperimen yang dilakukan. Yakni dengan memantau kebiasaan makan atau pola diet dari partisipan yang dianggap mewakili subjek penelitian yang ingin dituju. Ditemukan bahwa orang yang pernah menjadi vegetarian atau vegan akan mengalami perubahan pada saluran pencernaannya. Mereka yang sudah lama tidak mengonsumsi daging dilaporkan mengalami gejala aneh saat mengonsumsi daging kembali. Seperti perut yang kembung, mual, kram perut, hingga beberapa gejala yang menunjukkan terjadinya alergi. Seorang profesor asal Amerika Serikat menyebut adanya penyesuaian proses pencernaan menjadi dasarnya, tetapi tetap butuh pengamatan khusus. “Bukti yang kurang tidak bisa menyatakan bahwa penelitian ini sudah benar-benar terbukti. Kami tidak selalu langsung puasa, hanya butuh beberapa hal yang harus dilakukan untuk melihat efeknya jauh lebih dalam,” ujar Sander Kersten, profesor nutrisi di Cornell University, Amerika Serikat.
Sejauh ini kondisi tubuh yang tiba-tiba alergi terhadap daging hanya dapat dijelaskan melalui sindrom Alpha-gal. Artinya sistem imun akan menerima protein hewan yang masuk sebagai sebuah serangan yang dapat memicu anaphylaxis hingga kematian. Kersten menjelaskan lebih lanjut, dari hasil penemuannya, kondisi yang paling terasa menyakitkan akan dialami orang yang menghindari protein hewani sama sekali. Ketika ia kembali mengonsumsinya bahkan untuk kadar yang sedikit saja dapat memicu gejala sakit secara fisik maupun ketidakstabilan emosi. Tetapi disebutkan pula bahwa peluang tubuh lupa untuk mencerna daging sangat kecil. Daging dianggap sebagai makanan lain seperti buah-buahan, sayuran, maupun kacang-kacangan yang sama-sama memiliki kandungan serat. Ada mikroba dan enzim dalam saluran pencernaan yang akan tetap mengenali daging sebagai bahan makanan yang harus dicerna. Kondisi alergi protein hewan yang paling besar terjadi bukan dari daging, melainkan kondisi sensitif terhadap laktosa yang akan kesulitan menerima protein hewan melalui susu dan produk turunannya. (dfl/odi) Catat! Ini 5 Pantangan Makanan untuk Usia 50 tahun ke Atas
Jakarta – Makanan memainkan peran penting seiring bertambahnya usia. Karena itu, ada sejumlah makanan yang harus dihindari oleh orang berusia 50 tahun ke atas sebagai upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh. Menginjak usia 50 tahun, tubuh mengalami banyak perubahan. Dilansir Healthline, sistem metabolisme menurun sehingga tubuh jadi kurang toleran dan sulit memproses makanan yang berlebih. Tubuh menyimpan lebih banyak lemak setelah usia 50 tahun. Karenanya, orang lansia lebih rentan mengalami kenaikan berat badan. Massa dan kekuatan otot berkurang seiring proses penuaan serta risiko pengeroposan tulang juga meningkat.
Dengan berbagai perubahan yang terjadi, lansia tidak boleh lagi sembarang mengkonsumsi makanan. Berikut daftar pantangan makanan untuk orang berusia 50 tahun ke atas. Makanan yang Harus Dihindari oleh Orang Usia 50 Tahun ke AtasAda sejumlah makanan yang mesti dipantang oleh orang yang sudah menginjak 50 tahun ke atas untuk menjaga kesehatannya. Berikut deretan makanannya, dikutip dari Health Times dan AARP: 1. Makanan OlahanMakanan olahan (processed food/ultra-processed food) perlu dihindari oleh lansia. Orang dengan usia berapa pun juga harus mengurangi jenis makanan ini. Hal itu karena makanan olahan biasanya mengandung gula, garam, lemak jenuh yang tinggi, serta bahan tambahan seperti pengawet dan pewarna. Kandungan nutrisi dalam makanan olahan juga rendah. Terlalu sering konsumsi makanan olahan pun telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung, menurunnya sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan pencernaan memburuk. Yang termasuk makanan proses dan ultra-proses: roti kemasan, camilan kemasan, makanan kaleng, mie instan, daging olahan seperti nugget dan sosis, makanan cepat saji, serta minuman dan jus kemasan. 2. GorenganGorengan atau makanan yang digoreng dengan minyak seringkali mengandung lemak jenuh yang tinggi. Orang berusia 50 tahun ke atas yang masih kerap mengkonsumsi ini akan berdampak buruk pada kolesterol darah. Konsumsi gorengan berlebih dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, di antaranya penyakit jantung dan stroke. Selain itu, gorengan juga menyimpan kalori yang cukup banyak. Sementara lansia dianjurkan untuk mengurangi asupan kalori harian. 3. Makanan ManisMakanan manis mesti dihindari oleh orang berusia 50 tahun ke atas lantaran dapat berbahaya. Hal ini karena kelebihan gula bisa memberikan tekanan pada organ seperti pankreas dan hati yang dapat meningkatkan kadar gula dan trigliserida darah. Gula juga menaikkan risiko terkena penyakit kardiovaskular dan diabetes seiring bertambahnya usia. Makanan manis yang mengandung tinggi gula juga bisa menimbulkan dan memperburuk peradangan pada tubuh. 4. Makanan Tinggi GaramOrang di atas 50 tahun umumnya memiliki tekanan darah yang tinggi. Makanan dengan kandungan garam dalam jumlah besar adalah “musuh” yang harus dihindari. Hal ini karena garam bisa mengikat cairan sehingga meningkatkan volume darah. Asupan garam harian perlu dibatasi, yaitu maksimal 2.300 miligram untuk usia 50 tahun ke atas. Dan maksimal 1.500 miligram per hari atau setara dengan satu sendok teh (1 sdt) jika termasuk kelompok risiko tinggi. Terlalu banyak konsumsi garam juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. 5. AlkoholAlkohol minuman maupun dalam makanan juga mesti dihindari. Sebab, lansia lebih rentan terhadap dampak negatifnya. Konsumsi alkohol berisiko menyebabkan dehidrasi dan bisa mempengaruhi cara kerja obat-obatan yang sedang rutin diminum. Alkohol juga dapat mengganggu kualitas tidur dan meningkatkan tekanan darah. Selain itu, bisa menyebabkan hipoglikemia pada pengidap diabetes. Nah, itu tadi sederet pantangan makanan dan minuman untuk orang usia 50 tahun ke atas. (azn/fds) |






























