Tag: sayuran

  • Punya Banyak Warna, Sebenarnya Apa Warna Asli Terong?

    Punya Banyak Warna, Sebenarnya Apa Warna Asli Terong?


    Jakarta

    Terong banyak sekali jenis dan warnanya. Ada yang bulat dan bulat panjang dan berwarna hijau, putih dan ungu. Sebenarnya apa warna asli terong?

    Terong atau terung yang punya nama Latin Solanum melongena merupakan buah yang kemudian digolong sebagai sayuran. Banyak tumbuh di India dan beberapa negara Asia lainnya.

    Bentuknya ada yang bulat kecil, bulat sedang hingga bulat lonjong. Warnanya selain ungu, ada juga terong yang berwarna hijau, kuning, bahkan putih. Terong memiliki biji kecil-kecil yang lunak sehingga bisa dimakan.


    Tapi, dari semua warna terong, mana yang jadi warna asli terong?

    Terong kerap diperlakukan sebagai sayuran. Padahal, terong sendiri sebenarnya merupakan jenis buah-buahan.

    manfaat konsumsi terong terong Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Terong telah dikenal bahkan jauh sebelum masehi, tepatnya 50 SM. Namun demikian, mengutip berbagai sumber, hingga kini tak diketahui pasti dari mana terong ini benar-benar berasal.

    Terong tumbuh subur di Asia dan Afrika. Terong yang tumbuh di wilayah ini tak selalu berwarna ungu.

    Terong memiliki rasa manis, teksturnya empuk juicy dan ukurannya pun besar dan panjang dengan warna ungu gelap. Tapi konon, terong pertama justru memiliki ukuran kecil, bentuknya oval seperti telur dan berwarna putih. Rasanya juga dianggap kurang bersahabat untuk lidah.

    Apa warna asli terong?

    Terong telah dibudidayakan di banyak tempat di seluruh penjuru dunia. Ada banyak warna terong yang dikenal, mulai dari ungu hingga kuning.

    Setiap warna dan ukuran dipengaruhi oleh varietas yang berbeda dari terong. Meskipun berwarna selain ungu dengan bentuk yang tak memanjang, mereka tetap dianggap sebagai terong.

    Eggplant purple from marketEggplant purple from market Foto: Getty Images/iStockphoto/nuttakit

    Warna ungu dari terong disebabkan oleh keberadaan antosianin di dalamnya. Antosianin merupakan pigmen yang bisa memberikan warna pada tanaman.

    Tak ada salah satu warna dari terong yang dianggap sebagai warna asli. Apa adanya terong adalah buah yang memiliki beragam warna.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Jus untuk Diet, Ampuh Pangkas BB hingga Meluruhkan Lemak

    8 Jus untuk Diet, Ampuh Pangkas BB hingga Meluruhkan Lemak

    Jakarta

    Asupan buah dan sayuran bisa dukung diet menurunkan berat badan dengan menyediakan berbagai nutrisi penting. Mengkonsumsinya secara utuh sebetulnya lebih direkomendasikan, tetapi dibuat jus bisa jadi cara lebih cepat dan praktis.

    Nutrisi sayuran dan buah dalam jus mungkin hilang, bahkan mengandung banyak gula dan pengawet apabila mengkonsumsi jus kemasan yang dibeli di toko. Oleh karena itu, disarankan membuat jus segar sendiri di rumah.

    Cari tahu buah dan sayuran apa saja yang bagus untuk diet di bawah ini.


    Jus untuk Diet Turunkan Berat Badan

    Dilansir Healthline dan Forbes Health, berikut deretan buah dan sayuran yang dapat dijadikan jus untuk diet menurunkan berat badan:

    1. Jus Buah Bit

    Bit termasuk buah kaya antioksidan yang dapat dukung penurunan berat badan. Penelitian menunjukkan konsumsi antioksidan tinggi bisa menurunkan indeks massa tubuh (BMI) pada orang obesitas.

    Antioksidan bantu menurunkan berat badan dengan mendorong pemecahan sel-sel lemak dan seiring berjalannya waktu turut meningkatkan fungsi metabolisme.

    Bit utuh juga rendah kalori dan tinggi serat. Buah ini bantu memperlambat pengosongan perut dan bikin kenyang lebih lama sehingga asupan kalori berkurang.

    2. Jus Seledri

    Kandungan air dalam seledri atau batang seledri tinggi dan kalorinya rendah. Studi menunjukkan konsumsi makanan dan minuman berkalori rendah bermanfaat untuk memangkas berat badan dan meluruhkan lemak.

    Sayuran ini juga sumber antioksidan yang bantu mengurangi stres oksidatif dan melawan peradangan.

    3. Jus Ceri

    Ceri bagus untuk diet turunkan berat badan dengan membuat seseorang tidur lebih lama dan berkualitas. Buah ini mengandung melatonin, hormon yang dikenal sebagai obat tidur.

    Penelitian menemukan orang yang memiliki kebiasaan tidur panjang dan berkualitas dapat bantu tingkat penurunan berat badan yang lebih besar.

    4. Jus Delima

    Antioksidan dan polifenol dalam delima tergolong tinggi. Polifenol diketahui bisa menekan nafsu makan sehingga asupan kalori hanya sedikit.

    Delima juga bantu mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang dapat meningkatkan rasa lapar. Bukan hanya itu, kandungan kalorinya rendah sehingga dukung penurunan berat badan.

    5. Jus Wortel

    Wortel termasuk sayuran padat nutrisi dan kaya serat. Asupan serat yang cukup mampu menahan nafsu makan dan membuat kenyang lebih lama.

    Sayuran berwarna oranye ini juga tinggi karotenoid. Studi menunjukkan pengidap obesitas yang rutin konsumsi minuman kaya karotenoid setiap hari mengalami penurunan lemak perut signifikan.

    6. Jus Sayuran Hijau

    Sayuran hijau mengandung nutrisi penting yang mudah diserap, mencakup tinggi serat, gula rendah, dan antioksidan. Kandungannya bantu meningkatkan kesehatan usu dan mengurangi peradangan. Melawan peradangan diketahui merupakan kunci penurunan berat badan yang efektif.

    Sayuran hijau yang dapat digunakan seperti bayam, kale, peterseli, dan brokoli. Mentimun, apel hijau, dan seledri juga dapat ditambahkan atau dicampur agar jus semakin nikmat.

    7. Jus Semangka

    Semangka termasuk buah yang kaya akan kandungan air. Tingginya kandungan air dalam buah dapat menurunkan berat badan dengan membuat perut kenyang lebih lama. Selain itu, buah berdaging merah menyegarkan ini rendah kalori.

    Semangka juga mengandung asam amino dan arginine. Keduanya diketahui bantu meluruhkan lemak tubuh yang dukung penurunan berat badan.

    8. Jus Jahe

    Jahe terbukti meningkatkan termogenesis dan mengurangi rasa lapar. Termogenesis mengacu pada proses pembakaran kalori oleh tubuh yang menghasilkan panas.

    Penelitian juga menunjukkan rimpang satu ini bantu meningkatkan metabolisme dan menyimpan profil antioksidan mengesankan yang memiliki efek anti diabetes.

    Untuk membuat jus ini, cukup gunakan bongkahan kecil jahe dan campurkan perasan lemon untuk menambah rasa dan antioksidan ekstra.

    Itu tadi sederet jus yang bagus untuk diet turunkan berat badan. Disarankan membuat jus sendiri di rumah daripada membelinya agar bahan-bahan yang digunakan terkontrol. Penting juga membuat jus tanpa pemanis atau gula tambahan agar manfaatnya semakin terasa.

    (azn/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Jus untuk Diet yang Ampuh Pangkas Berat Badan hingga Meluruhkan Lemak

    8 Jus untuk Diet yang Ampuh Pangkas Berat Badan hingga Meluruhkan Lemak


    Jakarta

    Saat diet, asupan buah dan sayur bisa diandalkan untuk bantu menurunkan berat badan. Jus pun menjadi salah satu menu favorit. Ini ide racikannya yang nikmat dan bernutrisi.

    Dalam mengonsumsi jus, disarankan untuk memilih jus alami atau bikinan sendiri. Hindari membeli jus kemasan yang tinggi gula dan mengandung banyak pengawet.

    Melansir Healthline dan Forbes Health, berikut deretan buah dan sayuran yang dapat dijadikan jus untuk diet menurunkan berat badan:


    1. Jus buah bit

    Bit termasuk buah kaya antioksidan yang dapat dukung penurunan berat badan. Penelitian menunjukkan konsumsi antioksidan tinggi bisa menurunkan indeks massa tubuh (BMI) pada orang obesitas.

    Antioksidan bantu menurunkan berat badan dengan mendorong pemecahan sel-sel lemak dan seiring berjalannya waktu turut meningkatkan fungsi metabolisme.

    Bit utuh juga rendah kalori dan tinggi serat. Buah ini bantu memperlambat pengosongan perut dan bikin kenyang lebih lama sehingga asupan kalori berkurang.

    2. Jus seledri

    jus seledri favorit Miranda KerrFoto: site news / iStock

    Kandungan air dalam seledri atau batang seledri tinggi dan kalorinya rendah. Studi menunjukkan konsumsi makanan dan minuman berkalori rendah bermanfaat untuk memangkas berat badan dan meluruhkan lemak.

    Sayuran ini juga sumber antioksidan yang bantu mengurangi stres oksidatif dan melawan peradangan.

    3. Jus ceri

    Ceri bagus untuk diet turunkan berat badan dengan membuat seseorang tidur lebih lama dan berkualitas. Buah ini mengandung melatonin, hormon yang dikenal sebagai obat tidur.

    Penelitian menemukan orang yang memiliki kebiasaan tidur panjang dan berkualitas dapat bantu tingkat penurunan berat badan yang lebih besar.

    4. Jus delima

    Antioksidan dan polifenol dalam delima tergolong tinggi. Polifenol diketahui bisa menekan nafsu makan sehingga asupan kalori hanya sedikit.

    Delima juga bantu mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang dapat meningkatkan rasa lapar. Bukan hanya itu, kandungan kalorinya rendah sehingga dukung penurunan berat badan.

    5. Jus wortel

    Wortel termasuk sayuran padat nutrisi dan kaya serat. Asupan serat yang cukup mampu menahan nafsu makan dan membuat kenyang lebih lama.

    Sayuran berwarna oranye ini juga tinggi karotenoid. Studi menunjukkan pengidap obesitas yang rutin konsumsi minuman kaya karotenoid setiap hari mengalami penurunan lemak perut signifikan.

    6. Jus sayuran hijau

    Sayuran hijau mengandung nutrisi penting yang mudah diserap, mencakup tinggi serat, gula rendah, dan antioksidan. Kandungannya bantu meningkatkan kesehatan usus dan mengurangi peradangan. Melawan peradangan diketahui merupakan kunci penurunan berat badan yang efektif.

    Sayuran hijau yang dapat digunakan seperti bayam, kale, peterseli, dan brokoli. Mentimun, apel hijau, dan seledri juga dapat ditambahkan atau dicampur agar jus semakin nikmat.

    7. Jus semangka

    Ilustrasi jus semangkaFoto: Getty Images/iStockphoto/Manu_Bahuguna

    Semangka termasuk buah yang kaya akan kandungan air. Tingginya kandungan air dalam buah dapat menurunkan berat badan dengan membuat perut kenyang lebih lama. Selain itu, buah berdaging merah menyegarkan ini rendah kalori.

    Semangka juga mengandung asam amino dan arginine. Keduanya diketahui bantu meluruhkan lemak tubuh yang dukung penurunan berat badan.

    8. Jus jahe

    Jahe terbukti meningkatkan termogenesis dan mengurangi rasa lapar. Termogenesis mengacu pada proses pembakaran kalori oleh tubuh yang menghasilkan panas.

    Penelitian juga menunjukkan rimpang satu ini bantu meningkatkan metabolisme dan menyimpan profil antioksidan mengesankan yang memiliki efek anti diabetes.

    Untuk membuat jus ini, cukup gunakan bongkahan kecil jahe dan campurkan perasan lemon untuk menambah rasa dan antioksidan ekstra.

    Artikel ini sudah tayang di detikfood dengan judul “8 Jus untuk Diet, Ampuh Pangkas BB hingga Meluruhkan Lemak

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Agar Tetap Wangi, Hindari 5 Makanan yang Bikin Bau Badan Tak Sedap

    Agar Tetap Wangi, Hindari 5 Makanan yang Bikin Bau Badan Tak Sedap


    Jakarta

    Meski terdengar sepele, bau badan yang tak sedap sebenarnya menjadi penanda kondisi tubuh dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Seperti asupan makanan sehari-hari.

    Selain bawang putih, sejumlah makanan tertentu dapat mempengaruhi aroma tubuh secara signifikan. Efeknya bisa dirasakan lewat bau napas, keringat, bahkan gas yang dikeluarkan tubuh. Dalam beberapa kasus, aroma yang muncul bisa terasa menyengat meski pola makan sudah sehat.

    Para ahli menyebut bahwa cara tubuh memproses makanan cukup unik dan berbeda. Selain itu bakteri pada kulit, serta kondisi metabolisme turut menentukan aroma tubuh seseorang.


    Menariknya aroma tak sedap akibat makanan bisa dikurangi, bahkan dicegah lewat pemilihan makanan yang tepat dan gaya hidup yang lebih seimbang. Dilansir dari NY Post (18/07/2025), berikut 5 makanan yang bisa memicu aroma tubuh tak sedap dan cara mencegahnya:

    1. Ikan

    Fresh FishIkan segar. Foto: iStock

    Hampir semua orang familiar dengan aroma khas ikan yang amis dan menyengat. Namun dalam kasus tertentu, mengonsumsi ikan juga bisa membuat tubuh mengeluarkan aroma serupa. Menurut Cleveland Clinic, dalam situasi yang sangat langka, tubuh dapat mengubah senyawa kolin yang berasal dari makanan laut menjadi trimetilamin yaitu senyawa berbau amis.

    Senyawa ini kemudian tersebar ke seluruh tubuh dan keluar melalui napas serta keringat dari kulit. Kondisi ini dikenal dengan nama trimethylaminuria dan penderita juga bisa mengeluarkan bau amis setelah mengonsumsi makanan lain seperti kacang-kacangan, brokoli, kembang kol, kacang tanah dan produk kedelai.

    Namun Cleveland Clinic menegaskan bahwa kondisi ini sangat langka dan hanya mempengaruhi beberapa ratus orang di seluruh dunia, sehingga sebagian besar orang tetap bisa makan ikan tanpa khawatir.

    2. Sayuran

    Sayuran memang dikenal sebagai pilihan makanan sehat, tetapi beberapa jenis sayuran tertentu bisa memicu aroma tubuh menjadi tidak sedap.

    Sayuran cruciferous seperti brokoli, kol, kembang kol dan kubis brussel dapat menghasilkan asam sulfat saat dicerna tubuh. Senyawa ini kemudian berinteraksi dengan keringat, napas, dan gas dalam tubuh sehingga menghasilkan bau yang menyengat.

    Tapi ini bukan alasan untuk tidak menyantap sayuran sama sekali. Memasaknya dengan cara direbus membantu mengurangi efek bau tak sedap tersebut.

    3. Rempah-rempah

    Jinten HitamJinten Hitam Foto: shutterstock

    “Makanan pedas tertentu juga bisa meningkatkan bau badan karena kandungan senyawa sulfur dan metabolit khusus yang dikandungnya,” jelas Palinski-Wade ahli gizi asal New Jersey, Amerika Serikat. Ketika senyawa tersebut dilepaskan, mereka akan berinteraksi dengan bakteri kulit dan menimbulkan aroma khas yang kerap dianggap tak sedap.

    Cleveland Clinic juga menyebutkan bahwa rempah-rempah seperti kari dan jinten memiliki senyawa volatil yang dapat diserap aliran darah dan dikeluarkan lewat kelenjar keringat, sehingga menciptakan aroma menyengat yang mudah dikenali.

    4. Daging Merah

    Palinski-Wade menyebutkan bahwa mengonsumsi daging merah dalam jumlah besar juga bisa berdampak pada bau tubuh. Meskipun protein dari daging merah tidak berbau saat keluar melalui keringat, interaksi dengan bakteri kulit bisa menghasilkan aroma yang lebih kuat dan menyengat.

    Hal ini juga dibenarkan oleh temuan dari penelitian yang dilakukan Chemical Senses tahun 2006, sampel keringat wanita vegetarian lebih memiliki aroma yang segar dibandingkan mereka yang makan daging merah. Hal ini dipengaruhi karena daging merah sulit dicerna sehingga meninggalkan residu di saluran pencernaan.

    5. Makanan untuk Menetralkan Bau Badan

    matcha dan green tea green tea Foto: Getty Images/victoriya89

    Tidak semua orang mengalami efek yang sama setelah mengonsumsi makanan tertentu. Faktor genetik turut menentukan jenis dan intensitas aroma tubuh yang dihasilkan. Namun perubahan pola makan bisa membantu mengurangi atau mencegah bau badan.

    “Bau tubuh dapat dikurangi dengan mengurangi makanan tinggi sulfur, mengurangi konsumsi daging merah atau makanan pedas berlebihan serta meningkatkan asupan air, buah-buahan, dan sayuran,” saran Palinski-Wade.

    Ia juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan seperti apel, sayuran berdaun hijau, yoghurt, dan teh hijau yang diyakini dapat menetralkan senyawa penyebab bau dan mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam saluran pencernaan.

    Selain dari pola makan, cara terbaik untuk menjaga aroma tubuh tetap segar adalah dengan menjaga kebersihan. Mandi secara teratur menggunakan sabun antibakteri dan mengenakan pakaian berbahan ringan dan menyerap keringat juga sangat disarankan.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Jenis Sayuran yang Nutrisinya Justru Meningkat Saat Dimasak

    Ini 5 Jenis Sayuran yang Nutrisinya Justru Meningkat Saat Dimasak


    Jakarta

    Tak semua sayuran lebih bernutrisi saat dimakan mentah. Ada juga jenis sayuran yang nutrisinya justru meningkat saat dimasak. Yuk simak daftarnya!

    Meningkatnya popularitas ‘raw diet’ atau pola makan serba mentah membuat beberapa orang berpikir kalau proses masak pasti menghancurkan nutrisi makanan. Namun anggapan itu tidak selalu benar.

    Faktanya, beberapa sayuran akan lebih sehat jika dimasak lebih dulu. Paparan terhadap panas membuat beberapa nutrisinya akan lebih mudah diserap tubuh.


    Kemudian, dalam proses masak juga biasanya ada tambahan lemak yang membuat penyerapan beberapa nutrisi sayuran jadi lebih maksimal.

    Dikutip dari Martha Stewart (2/8/2025), inilah 5 jenis sayuran yang nutrisinya justru meningkat saat dimasak:

    1. Tomat

    Ahli gizi Lauri Wright menjelaskan memasak tomat akan membuat antioksidan likopen di dalamnya lebih mudah diserap tubuh. Likopen terkait dengan pengurangan risiko penyakit kronis, seperti kanker dan penyakit jantung.

    Untuk cara masak idealnya, tomat lebih baik ditumis atau dipanggang dengan sedikit tambahan minyak zaitun. Ini karena likopen bersifat larut lemak. Jadi, penyerapannya bakal lebih maksimal saat disandingkan dengan sumber lemak sehat, seperti minyak zaitun.

    2. Wortel

    Roasted baby carrots garnished with thyme.Foto: iStock

    Mengukus atau memanggang wortel bakal meningkatkan daya serap antioksidan beta karoten yang terkandung di dalamnya. Betakaroten akan diubah tubuh menjadi vitamin A yang penting untuk kesehatan mata, imunitas, dan kulit.

    Wright mencatat, kandungan kalium dan serat pada tomat juga tetap utuh selama proses masak. Jadi kamu bisa mendapat manfaat maksimal dari sayuran.

    Dalam memasak wortel, pastikan tidak merebusnya terlalu lama karena kandungan vitamin C-nya bakal berkurang. Sebagai alternatif, kamu bisa membuat wortel panggang dengan tambahan minyak zaitun, bubuk jinten, dan sedikit garam. Atau haluskan wortel menjadi bahan dasar sup.

    3. Bayam

    Ahli gizi Ashley Koff mengatakan bayam mengandung mineral kalsium dan zat besi bagi tubuh. Namun di dalam bayam juga ada asam oksalat, yang dapat membuat mineral tersebut sulit diserap tubuh.

    Proses masak akan memecah asam oksalat, sehingga mineral tersebut lebih mudah diserap. “Memanggang juga membantu mengaktifkan beta-karoten,” tambah Koff.

    Untuk mengurangi asam oksalat sekaligus meminimalkan hilangnya vitamin C, bayam sebaiknya dimasak cepat. Bisa dengan menumis atau mengukus sayuran hijau itu sebentar. Tambahkan bumbu seperti bawang putih atau lemon agar lebih enak.

    4. Jamur

    Roti Panggang Topping JamurFoto: iStock

    Jamur merupakan sumber nutrisi penunjang kekebalan tubuh yang luar biasa. Nutrisi tersebut lebih maksimal didapat ketika jamur dimasak.

    “Memasak jamur dapat meningkatkan kadar antioksidan seperti polifenol, yang melindungi membran sel,” jelas Wright. Proses masaj juga meningkatkan ketersediaan beta-glukan (sejenis serat) dan vitamin D, sekaligus menghancurkan beberapa mikroba berbahaya, menurut Koff.

    Jika kamu mengincar antioksidan yang banyak, maka jamur paling ideal dipanggang atau dipanaskan dalam microwave. Hindari merebus atau menggorengnya.

    5. Labu

    Labu punya banyak jenis, termasuk spaghetti squash yang dikenal juga sebagai labu musim dingin. Setelah dimasak, dagingnya akan terurai menjadi untaian-untaian panjang yang mirip seperti spaghetti.

    Jenis labu ini juga lebih bagus dimasak untuk mendapatkan nutrisi beta karoten-nya. Kamu bisa memanggang labu dengan minyak zaitun. Hindari merebus atau mengukus labu ini karena akan mengurangi kandungan vitamin larut air di dalamnya.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com