Tag: tangga

  • Kampung Adat Lamahelan, Surga di Flores Timur yang Sarat Budaya



    Flores Timur

    Setiap kampung adat memiliki kekhasan adat istiadat yang mencerminkan kearifan lokal masyarakatnya. Salah satunya adalah Kampung Adat Lamahelan di Desa Helanlangowuyo, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Kampung ini memiliki pesona unik yang menarik minat wisatawan. Karena kampung ini menawarkan kesempatan untuk menjelajahi warisan budaya, arsitektur tradisional, dan aktivitas budaya masyarakat setempat.

    Saat sampai di depan pintu gerbang kampung adat, pengunjung akan disambut oleh patung Soba Ratu. Patung ini merupakan simbol penjaga kampung dan dipercaya dapat memberikan keseimbangan serta kerukunan bagi masyarakat. Patung ini berdiri kokoh di setiap pintu masuk, baik di sisi utara, selatan, timur, maupun barat kampung.


    Sebelum masuk ke Kampung Adat Lamahelan, kamu akan melewati tangga bebatuan atau masyarakat setempat menyebutnya Wato Merik. Tangga ini disusun rapi, menuntut pengunjung untuk masuk ke kampung adat. Ini merupakan tangga yang sudah ada sejak zaman leluhur masyarakat adat Lamahelan yang dibuat sebagai penanda jalan menuju Kampung Adat Lamahelan di puncak bukit.

    Tidak hanya Wato Merik dan patung Soba Ratu, Kampung Adat Lamahelan juga memiliki rumah adat atau dalam bahasa setempat disebut dengan Bale Adat. Ini merupakan tempat yang digunakan masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan seperti rapat penting, upacara adat, dan tradisi budaya. Berdirinya rumah adat ini menandakan bahwa masyarakat Kampung Adat Lamahelan masih menjaga dan melestarikan warisan leluhur mereka.

    Kampung Adat Lamahelan adalah desa wisata yang sudah terverifikasi dalam Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Meskipun berada di Indonesia bagian timur, kampung adat ini sangatlah menarik untuk dikunjungi.

    Hal ini terbukti ketika rombongan wisatawan dari Amerika, Australia, Inggris, dan Kanada mengunjungi Kampung Adat Lamahelan. Tujuan utama mereka adalah melihat secara langsung rumah tenun (tur tekstil) di kampung ini.

    Tidak hanya itu, mereka juga mengamati kebudayaan di Kampung Adat Lamahelan yang masih dilestarikan. Para wisatawan mancanegara ini juga melihat situs budaya seperti gading-gading dan patung adat di Lamahelan.

    Masyarakat Lamahelan identik dengan keahliannya sebagai pengiris tuak dan pemasak arak terkenal. Di Flores, arak atau moke memiliki peran penting dalam ritus adat. Arak bukan sebuah simbol, melainkan menyatu dengan ritus itu sendiri. Setiap tegukan arak oleh para tetua adat dilakukan secara sadar dan bagi mereka ini merupakan minuman yang diinginkan leluhur.

    Untuk memasak arak, masyarakat Lamahelan memiliki cara tersendiri. Periuk tanah diletakkan di atas tungku, lalu sebuah bambu berbentuk semacam cerobong asap disambungkan pada periuk tanah tersebut.

    Di dalam rongga-rongga bambu inilah, uap dari tuak putih yang dimasak disuling menjadi butir-butir arak yang ditampung ke dalam botol kaca. Mereka akan menggunakan kayu bakar khusus dan hanya diketahui oleh masyarakat adat Lamahelan. Arak Lamahelan sangatlah terkenal, bahkan menjadi primadona di kalangan para pencintanya.

    Artikel ini sudah tayang di detikBali. Baca di sini selengkapnya.

    (nor/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Alasan Pengeluaran di Bulan Puasa Justru Membludak

    Jakarta

    Umat muslim yang berpuasa sebulan penuh Ramadhan menahan makan dan minum dari waktu fajar hingga matahari terbenam saat azan Maghrib. Waktu makan yang berkurang seharusnya membuat pengeluaran juga menurun.

    Namun fakta berbicara sebaliknya. Hasil kajian Febriyanto dkk (2019) memperlihatkan konsumsi rumah tangga justru meningkat selama bulan puasa, antara 10-30% hingga 100-150%. Kira-kira mengapa pengeluaran di bulan puasa malah membludak?

    Alasan Pengeluaran di Bulan Puasa Justru Bertambah

    Kebiasan lebih konsumtif hingga inflasi menjadi alasan mengapa pengeluaran di bulan Ramadhan justru makin boros dan bukannya menurun. Mengutip pemberitaan detikcom, berikut penjelasannya:


    1. Kalap saat Membeli Makanan

    Saat berpuasa di siang hari tak sedikit yang membayangkan ingin menyantap sejumlah makanan dan minuman untuk berbuka nanti. Setelah dibeli dan berbuka puasa, makanan yang dibeli ternyata lebih dari yang dibutuhkan karena kita sudah kenyang. Akhirnya, sisa makanan tidak termakan atau malah dibuang.

    Jika dihitung harian, nilai uangnya mungkin tidak seberapa. Namun jika hal tersebut terjadi setiap hari, total hitungan uang yang dikeluarkan ternyata besar juga. Padahal, sejumlah uang tersebut bisa digunakan untuk pengeluaran yang lain. Jadi, penting menghindari untuk beli hidangan buka puasa yang berlebihan.

    2. Acara Buka Bersama di Luar

    Tradisi buka bersama alias bukber pasti banyak diadakan selama bulan puasa. Bukber dengan teman sekolah hingga rekan kantor menjadi ajang silaturahmi sekaligus reuni.

    Acara bukber dilakukan di suatu tempat dan biasanya membutuhkan biaya untuk konsumsi buka puasa, sering kali biayanya patungan. Belum lagi perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk menuju lokasi.

    Dengan banyaknya agenda bukber, pengeluaran pasti akan membengkak. Solusinya, detikers mungkin bisa mengusulkan tempat yang tidak terlalu mahal jika acaranya direncanakan bersama.

    3. Belanja Pakaian Baru

    Kebiasaan menggunakan pakaian baru saat Lebaran juga membuat pengeluaran meroket. Apalagi di bulan Ramadhan banyak sekali diskon dan penawaran lainnya yang diberikan toko-toko. Hal inilah yang membuat tergiur untuk beli pakaian meski tidak terlalu dibutuhkan.

    Karena itu, ada baiknya tidak membeli pakaian baru untuk Idul Fitri jika memiliki baju lama yang masih bagus.

    4. Tradisi Mudik

    Mudik alias pulang kampung termasuk tradisi lain yang paling ditunggu saat bulan puasa hingga momen Lebaran. Pergi ke rumah famili yang paling dituakan, berkumpul bersama sanak saudara, hingga membagikan amplop Lebaran.

    Pulang kampung tentunya membutuhkan pengeluaran yang tidak sedikit. Mulai dari biaya transportasi, kebutuhan selama di kampung, hingga amplop Lebaran. Oleh karena itulah, pengeluaran justru bertambah.

    5. Inflasi

    Mengutip situs BPS Sumatera Selatan, inflasi terjadi hampir setiap tahun menjelang bulan Ramadhan. Harga kebutuhan pokok merangkak naik karena meningkatnya permintaan barang oleh masyarakat. Hal ini juga yang membuat pengeluaran di bulan puasa lebih boros dibanding bulan-bulan lainnya.

    (azn/row)



    Sumber : finance.detik.com

  • Goresan Cantik Tangan Ibu-ibu Rumah Tangga di Batik Marunda

    Goresan Cantik Tangan Ibu-ibu Rumah Tangga di Batik Marunda



    Jakarta

    Di utara Jakarta terdapat rumah produksi batik yang isinya adalah ibu-ibu rumah tangga yang menghuni Rusunawa Marunda. Goresan tangan mereka harganya jutaan, lho!

    Traveler bisa melihat langsung nih batik khas Jakarta yang diproduksi di Rumah Batik Marunda. Rumah itu berada di dalam kawasan Rusunawan Marunda, Jakarta Utara.

    Sat berkunjung ke sana beberapa waktu lalu, detiktravel bertemu dengan salah satu perajin bernama Saras. Dia bercerita jika Batik Marunda ini dicetus oleh Veronica Tan pada 2013.


    “Waktu pertama ada Batik Marunda itu pemberdayaan waktu zamannya Bu Vero (Veronica Tan) tahun 2013 dan saya baru ikut pelatihan sejak tahun 2017,” Saras mengisahkan.

    Batik Marunda lahir dari tangan-tangan terampil ibu-ibu rumah tangga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Menjadi identitas baru khas Jakarta Utara.Batik Marunda lahir dari tangan-tangan terampil ibu-ibu rumah tangga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Menjadi identitas baru khas Jakarta Utara. (Pradita Utama)

    Proses membatik untuk batik Marunda juga sama seperti proses batik lainnya, mulai dari menjiplak gambar, mencanting, memberikan warna, lorot atau menghilangkan malam pada kain hingga menjemurnya.

    Di ruangan ini, terdapat 12 orang yang ikut andil dalam menghasilkan Batik Merunda dengan ragam desain. Katanya, ada lebih seratus motif yang mereka produksi.

    “Ada banyak motif yang kami kerjakan di sini. Seperti motif Formula E, Jakarta kekinian, motif sampan dan nyiur, motif petasan, motif Rumah si Pitung, Flamboyan, teratai rawa bebek, sampan kelapa, Semanggi, pinisi, lambondoh, Morotai dan masih banyak lainnya. Pokoknya motif-motifnya berhubungan dengan Jakarta,” ujar Saras.

    Perajin juga ibu rumah tangga

    Adapun para perajin batik tulis di sini kesehariannya sebagai ibu rumah tangga biasa saja. Mereka semua belajar dari nol hingga bisa mahir seperti sekarang.

    “Kita di sini kan ibu rumah tangga biasa. Jadi kita ke sini (studio batik) setelah pekerjaan rumah selesai, biasanya kita di sini mulai dari pukul 10.00-17.00 WIB. Dulu semuanya belajar dari nol, mendapatkan pelatihan dan bimbingan gratis kan,” kata dia.

    Potensi wisata Rusunawa MarundaBatik Marunda (Syanti Mustika/detikcom)

    Adapun, harga Batik Marunda, harga kainnya mulai dari Rp 1,5 juta. Namun bila sudah diolah menjadi baju, outer atau rok lilit, harganya semakin mahal, mulai Rp 2 jutaan. Batik Marunda ini bukan dibuat dalam tempo sehari atau dua hari, namun waktu pengerjaan tergantung dari motif yang dipilih konsumen, bisa 1-2 minggu.

    “Memang harganya mahal ya karena ini batik tulis, bukan cetak. Kita itu mencanting itu dengan benar-benar dengan tangan, enggak ada ibarat kata mesin satu pun yang membantu kita. Murni ini kreatifnya ibu-ibu yang mencanting itu,” ujar dia.

    Batik Marunda lahir dari tangan-tangan terampil ibu-ibu rumah tangga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Menjadi identitas baru khas Jakarta Utara.Batik Marunda lahir dari tangan-tangan terampil ibu-ibu rumah tangga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Menjadi identitas baru khas Jakarta Utara. (Pradita Utama)

    Saras mengatakan jika mereka juga punya desainer bernama Ibu Wendi dan pembina mereka bernama Irma. Ke depannya, Saras berharap Batik Marunda keberadaannya makin mendunia karena ini juga membantu perekonomian para perajin.

    “Mudah-mudahan (gubernur Jakarta sekarang) bisa bawa Batik Marunda mendunia gitu. Biar dikenal banyak orang karena kita yang di sini, yang mencanting itu ibu-ibu rusun semua, pemberdayaan perempuan semua di sini. Jadi buat ya kalau kita orang rusun sangat senang karena bisa membantu perekonomian keluarga,” kata dia.

    Nah, traveler yang tertarik melihat kesibukan Rumah Batik Marunda, bisa datang langsung kok ke sini. Kamu juga bisa melihat ragam koleksi di akun Instagram Batik Marunda.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Asyik, Menara Kembar Notre-Dame Paris Dibuka Lagi

    Asyik, Menara Kembar Notre-Dame Paris Dibuka Lagi



    Jakarta

    Setelah enam tahun berlalu sejak kebakaran hebat yang melanda pada 2019, menara kembar Utara dan Selatan Katedral Notre-Dame de Paris resmi dibuka kembali untuk pengunjung sejak 20 September 2025. Pengunjung kini bisa menikmati pemandangan Paris dari ketinggian lagi.

    Menara tersebut merupakan bagian penting dari maha karya arsitektur Gotik abad ke-19 yang menjadi ikon Paris.

    Mengutip Travel+Leisure, Kamis (2/10/2025) sebelum kebakaran terjadi, Notre-Dame adalah salah satu destinasi wisata paling populer di Paris. Destinasi itu menggaet lebih dari 13 juta pengunjung setiap tahunnya, jumlah pengunjung yang mengalahkan Menara Eiffel dan Louvre.


    Bagian utama katedral sudah dibuka kembali sejak 7 Desember 2024 dengan sebuah upacara besar yang dihadiri sekitar 1.500 tamu penting, termasuk tokoh dunia seperti Jill Biden, Donald Trump, Elon Musk, Pangeran William, dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. Namun, menara kembar sempat ditutup sementara melanjutkan restorasi.

    Kebakaran yang terjadi pada 2019 memang membuat katedral rusak parah. Bagian atap dan menara hangus, sehingga butuh upaya besar untuk memulihkan kondisi bangunan bersejarah tersebut.

    Tim restorasi melakukan berbagai pekerjaan mulai dari pemindahan perancah yang rusak, penguatan struktur penopang, hingga peningkatan sistem keamanan bangunan.

    Kini, pengunjung bisa menyaksikan lonceng-lonceng legendaris Notre-Dame, termasuk lonceng ‘Emmanuel’ yang sangat terkenal, untuk pertama kalinya sejak kebakaran.

    Apa yang Baru dari Restorasi Notre-Dame?

    Atap kayu tradisional dibangun ulang menggunakan 1.200 pohon ek yang dipilih dari berbagai hutan di Prancis. Proses pemilihan dan pengeringan kayu itu dilakukan selama bertahun-tahun dengan teknik kuno abad pertengahan.

    Sistem proteksi kebakaran modern dipasang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Dan rute baru untuk pengunjung dimulai dari Menara Selatan menuju menara lonceng bersejarah, dilengkapi dengan tangga yang diperkuat, fitur keselamatan yang ditingkatkan, serta pemandangan yang menawan.

    Pembukaan menara kembar ini menandai tahap akhir dari proyek restorasi besar Notre-Dame. Pengunjung yang ingin menaiki menara harus melakukan pemesanan tiket secara daring dengan durasi tur sekitar 45 menit dan biaya tiket sekitar 16 euro atau kira-kira Rp 313 ribu.

    Meski renovasi masih berlanjut di beberapa area seperti apse timur dan jendela kaca patri, saat ini para wisatawan sudah bisa menikmati pengalaman menaiki 387 anak tangga menuju puncak menara.

    Dari sana, mereka dapat menikmati pemandangan kota Paris, melihat patung-patung gargoyle yang ikonis, dan mengagumi keindahan fasad katedral yang telah pulih.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Fakta-fakta Macan Tutul Masuk ke Hotel Bandung: Asal Usul hingga Evakuasi

    Fakta-fakta Macan Tutul Masuk ke Hotel Bandung: Asal Usul hingga Evakuasi



    Bandung

    Kabar seekor macan tutul yang nyasar dan masuk ke dalam sebuah hotel di Bandung bikin warga gempar. Berikut fakta-fakta menarik insiden tersebut:

    Seekor macan tutul dilaporkan masuk ke dalam hotel di Kota Bandung. Peristiwa ini terjadi di Hotel Anugerah yang berada di Jalan Padasaluyu, Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Senin (6/10/2025).

    Tentu saja peristiwa itu bikin heboh masyarakat setempat. Warga pun bertanya-tanya, dari mana asal macan tutul itu dan bagaimana cara mengevakuasi hewan buas itu.


    Berikut fakta-fakta insiden macan tutul masuk hotel di Bandung:

    1. Macan Tutul Duduk di Depan Pintu Kamar

    Dalam video yang beredar di media sosial, hewan yang tubuhnya berwarna gelap dengan totol-totol itu sedang duduk di depan pintu kayu kamar hotel. Macan itu terlihat dalam kondisi yang lemas.

    Namun di akhir video berdurasi 6 detik, macan tampak menyeringai. Taringnya tajam seperti hendak menyerang.

    Beberapa orang terlihat mendekat dan mengabadikan macan itu dengan ponselnya. Belakangan diketahui, macan tutul itu berada di hotel Anugerah yang terletak di Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

    2. Penjaga Hotel Kaget Bukan Main

    Sekitar pukul setengah tujuh, Nasimah, penjaga hotel, berjalan seperti biasa memeriksa area belakang bangunan. Tak disangka, langkahnya terhenti oleh pemandangan tak biasa, seekor macan tutul tiba-tiba muncul dari arah belakang hotel.

    “Kejadian tadi jam setengah 7 pagi, macannya dari bawah, naik ke atas,” kata Nasimah.

    Nasimah sempat terpaku. Tubuh satwa itu besar, langkahnya tenang namun sigap. Ia mengira sekilas hanya seekor kucing besar, sebelum akhirnya sadar itu adalah predator liar yang sesungguhnya.

    “Kaget, dia lagi jalan, kaya kucing gitu, enggak melawan (menerkam),” ujarnya.

    Tanpa membuat suara keras, macan tutul itu terus melangkah menaiki tangga hotel, menyusuri lorong menuju lantai dua. Napas Nasimah tercekat ketika melihat hewan itu berhenti di depan salah satu kamar.

    “Langsung masuk ke kamar, ini hotel, tapi sudah kosong,” ucapnya.

    3. Akhirnya Petugas Evakuasi Datang

    Proses evakuasi berlangsung cepat, namun petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk mengangkat dan menurunkan kandang besi karena jalur menuju lokasi cukup sempit.

    Setelah berhasil diamankan, satwa liar dilindungi itu akan menjalani observasi di Lembang Park and Zoo, sebelum kemudian direhabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) Sukabumi.

    4. Asal-usul Macan Tutul

    Meski demikian, pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat belum dapat memastikan apakah macan tutul tersebut merupakan satwa yang sebelumnya dilaporkan kabur dari Lembang Park and Zoo.

    “Belum, kita nggak sampai ke situ dulu ya. Karena dilihat dari lokasi dan rentang waktu itu terlalu jauh ya,” kata Humas BBKSDA Jabar, Ery Mildranaya kepada wartawan.

    Ery menegaskan, identitas satwa itu masih perlu diteliti lebih lanjut.

    “Jadi kita belum bisa pastikan apakah itu macan tutul yang sama atau sejenis, kita belum bisa pastikan,” ujarnya.

    5. Macan Tutul Dibawa ke Lembang

    Ery menjelaskan, setelah berhasil diamankan, macan tutul tersebut akan dibawa lebih dulu ke Lembang Park and Zoo untuk menjalani observasi.

    “Jadi untuk tindakan selanjutnya kami akan lakukan observasi terlebih dahulu karena bagaimanapun ini satwa liar, dia pun akan mengalami stres sama seperti kita ya,” ungkapnya.

    “Jadi akan diobservasi terlebih dahulu, setelah diobservasi direncanakan sesuai arahan pimpinan,” tambahnya.

    6. Direhabilitasi di Sukabumi

    Observasi dilakukan untuk memastikan kondisi fisik dan psikologis satwa dalam keadaan stabil. Setelah tahap itu selesai, macan tutul akan dipindahkan ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) di Sukabumi untuk menjalani proses rehabilitasi.

    “Kita akan lakukan rehabilitasi sementara di Cikananga,” ujarnya.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Tengah Malam Fadli Zon Datangi Gunung Padang, Ada Apa?

    Tengah Malam Fadli Zon Datangi Gunung Padang, Ada Apa?



    Jakarta

    Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengunjungi Situs Megalitikum Gunung Padang pada Selasa (7/10/2025) tengah malam. Dia bukan sekadar singgah.

    Fadli Zon datang bersama rombongan, termasuk Ketua Tim Arkeolog Ali Akbar pada Selasa pukul 23.00. Setelah beberapa saat beristirahat, dia langsung naik ke teras utama situs megalitikum itu sekitar pukul 23.45 WIB.

    Rombongan melihat struktur batuan di kanan dan kiri tangga menuju teras utama. Setelah itu, Fadli Zon mengecek beberapa lokasi di teras utama yang tengah digali untuk mengungkap misteri yang terkubur di balik situs tersebut.


    Pada Rabu (8/10) sekitar pukul 02.00 WIB, di tengah kabut yang terkena cahaya bulan, Fadli Zon menutup kunjungannya tersebut dengan menggelar doa bersama agar proses penelitian dan pemugaran berjalan lancar.

    “Kunjungannya kali ini sekaligus memulai secara resmi kajian dan pemugaran Cagar Budaya Nasional Gunung Padang,” ujar Fadli Zon.

    Dia mengatakan sengaja datang saat malam hari untuk menikmati suasana berbeda di situs tersebut, terlebih momennya bertepatan dengan bulan purnama. Sayangnya, saat itu pancaran sinar bulan tertutup kabut tebal.

    “Saya sudah pernah datang saat siang hari dan sekarang datang saat malam. Tentu di balik itu maknanya diharapkan pemugaran ini dapat membuat Situs Gunung Padang bersinar sebagaimana makna dari kata Padangnya itu yakni terang,” kata dia.

    Dia menambahkan pemugaran dan penelitian tersebut diharapkan mampu membuka tabir tersembunyi di balik situs buatan manusia yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Para ahli dari lintas keilmuan pun diharapkan mampu mengungkap fungsi dari situs tersebut pada masanya.

    “Situs ini adalah satu situs yang saya kira sangat penting untuk kita segera perbaiki dan pugar, sekaligus para ahli dari lintas keilmuan, arkeolog, geologi, arsitektur sejarah dan lainnya mengkaji situs ini pada masanya berfungsi. Diharapkan ada temuan terkait dengan indikasi usia,” kata dia.

    ***

    Selengkapnya klik di sini

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pengalaman Beli Barang ‘Made in China’ Original di Negaranya Langsung

    Pengalaman Beli Barang ‘Made in China’ Original di Negaranya Langsung



    Jakarta

    Selama ini China dikenal sebagai pabrik dunia tempat lahirnya berbagai produk teknologi, fesyen, hingga kebutuhan rumah tangga yang tersebar ke seluruh penjuru bumi. Bagaimana saat belanja langsung barang-barang made in China langsung di lokasi?

    Ternyata, ada satu hal yang tak banyak disadari oleh wisatawan saat belanja Made in China di negeri asalnya. Ada sensasi yang berbeda.


    Di China, traveler bisa menemukan barang-barang orisinal buatan pabrikan besar dengan kualitas terbaik dan harga jauh lebih murah dibandingkan di negara lain. detikcom mengunjungi Kota Wuhu beberapa waktu lalu. Di kota ini banyak yang menjual smartphone, gadget, dan aksesori elektronik dengan inovasi terkini.

    “Wah, ini kita beli barang ‘Made in China’ original ya, beli langsung di negaranya,” celetuk seorang rekan detikcom yang seperti orang Indonesia lain selama ini beli barang Made in China ya di Indonesia.

    Kini, banyak merek lokal China yang tak kalah kualitasnya dari brand global. Produk fashion seperti Peacebird, Li-Ning, atau Anta sudah mendunia. Merek yang terakhir merupakan merek sepatu yang lagi banyak dibeli orang Indonesia, termasuk rombongan yang diikuti detikcom.

    Di sisi teknologi, nama-nama seperti Lenovo, Huawei, dan Xiaomi telah menjadi simbol inovasi dan efisiensi khas China.

    Di mal Wuhu anda bisa melihat aneka produk yang dijual oleh produsen ini, bahkan produsen mobil seperti Chery juga sering terlihat memamerkan mobilnya, termasuk mobil amfibi Chery Jetour G700.

    Selain pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional di China juga menawarkan pengalaman yang unik dengan kuliner yang khas.

    Namun saat belanja, ingat kartu kredit yang Anda bawa dari Indonesia, biasanya tidak akan berlaku di China, pembayarannya selalu ditolak.

    Sebagai penggantinya anda bisa menggunakan uang tunai Yuan atau menyambungkan kartu kredit/debit anda dengan aplikasi pembayaran China seperti Alipay atau WeChat Pay. Sebelum bisa menggukanannya, anda diwajibkan melakukan verifikasi paspor terlebih dulu.

    Hampir semua toko di Wuhu sudah menggunakan transaksi QR code, jadi tinggal sorot saja QR code menggunakan aplikasi, maka pembayaran bisa dilakukan. Pastikan koneksi seluler di HP anda aktif.

    (ddn/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kronologi Pencurian 7 Menit di Museum Louvre

    Kronologi Pencurian 7 Menit di Museum Louvre



    Jakarta

    Museum Louvre di Paris menjadi sasaran pencurian nekat pada Minggu (19/10/2025). Dalam waktu kurang dari tujuh menit, sekelompok pencuri berhasil membobol ruang pameran bersejarah dan membawa kabur delapan perhiasan.

    Pencurian terjadi sekitar pukul 09.30 waktu setempat, hanya 30 menit setelah museum dibuka untuk umum. Empat orang pelaku datang menggunakan skuter dan membawa perlengkapan khusus, termasuk tangga hoist dan gerinda listrik.

    Mereka menggunakan hoist untuk naik ke jendela Galerie d’Apollon, tempat penyimpanan perhiasan kerajaan, lalu memecahkan kaca dan masuk ke dalam ruangan.


    Dengan cepat, mereka membobol dua etalase berpengaman tinggi di Museum Louvre itu dan mengambil delapan benda berharga, termasuk kalung zamrud dan berlian pemberian Napoleon kepada Permaisuri Marie Louise, diadem milik Permaisuri Eugénie, serta anting-anting dan perhiasan lain milik keluarga kerajaan.

    Saksi mata bernama Samir, yang sedang bersepeda di sekitar lokasi, melihat dua orang naik ke hoist, memecahkan jendela, dan masuk dalam waktu sekitar 30 detik. Ia juga melihat keempat pelaku melarikan diri dengan skuter tak lama kemudian. Dia pun segera melaporkan peristiwa itu ke polisi.

    Saat kabur, para pencuri menjatuhkan mahkota milik Permaisuri Eugénie, yang kemudian ditemukan dalam kondisi rusak di dekat museum. Yang bikin geger lagi, aksi itu berlangsung hanya 800 meter dari markas besar kepolisian Paris.

    Museum langsung ditutup untuk proses penyelidikan. Polisi menyatakan telah menurunkan 60 penyelidik untuk mengusut kasus itu.

    Sementara itu, Presiden Emmanuel Macron menyampaikan pernyataan tegas di media sosial bahwa segala upaya sedang dilakukan untuk menangkap pelaku dan mengembalikan perhiasan yang dicuri.

    Kementerian Kebudayaan Prancis menyebut perhiasan yang hilang sebagai benda warisan budaya yang tak ternilai dan sangat sulit dijual kembali karena identitasnya yang kuat dan mudah dikenali.

    Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez menyebut perampokan itu mencerminkan adanya kerentanan besar dalam sistem keamanan museum di Prancis.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Unilever Targetkan Pelepasan Bisnis Es Krim Rampung Akhir Tahun

    Unilever Targetkan Pelepasan Bisnis Es Krim Rampung Akhir Tahun


    Jakarta

    PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menargetkan pelepasan bisnis es krim selesai pada akhir tahun. Presiden Direktur UNVR Benjie Yap berharap pemisahan unit bisnis ini dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara eksternal.

    “Kami juga berupaya memastikan pemisahan bisnis es krim ini selesai pada akhir 2025,” ujar Presiden Direktur UNVR Benjie Yap dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Kamis (23/10/2025).

    Benjie menerangkan dampak pelepasan unit bisnis ini pada kinerja keuangan perusahaan. Kontribusi bisnis es krim sekitar 14 basis poin (bps) pada gross margin.


    Usai melepas bisnis es krim, Unilever Indonesia akan berfokus pada bisnis perawatan rumah tangga, kecantikan dan kesejahteraan, serta perawatan pribadi.

    “Secara keseluruhan, meskipun pemisahan ini berdampak jangka pendek pada skala bisnis, hal ini memperkuat profil margin kami dan mempertajam fokus strategis kami. Kami tetap berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan yang menguntungkan dan meningkatkan imbal hasil di seluruh bisnis inti,” imbuh Benjie.

    Dalam catatan detikcom, Unilever Indonesia berencana menjual bisnis es krim kepada PT The Magnum Ice Cream Indonesia. Perusahaan telah menandatangani suatu perjanjian pengalihan bisnis pada 22 November 2024 dengan PT The Magnum Ice Cream Indonesia selaku pembeli (BTA) sehubungan dengan penjualan bisnis es krim perseroan kepada pembeli (transaksi).

    Adapun total transaksi (tidak termasuk PPN) adalah sebesar Rp 7.000.000.000.000 (tujuh triliun Rupiah). Nilai transaksi itu 204% dari nilai ekuitas Perseroan sebesar Rp 3.436.080.000.000 (tiga triliun empat ratus tiga puluh enam miliar delapan puluh juta Rupiah) berdasarkan laporan keuangan Perseroan pada 30 September 2024 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik.

    “Rencana pemisahan (bisnis) es krim akan memungkinkan grup Unilever menjadi grup yang lebih sederhana dan lebih berfokus untuk mengoptimalkan empat grup bisnisnya yang tersisa (tanpa es krim),” tulis Unilever Indonesia dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (13/1/2025).

    Tonton juga Video: Rayakan 89 Tahun, Unilever Indonesia Umumkan 100 Heroes Kebaikan dengan Aksi Nyata!

    (rea/rrd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Rumah Warga Sekitar PLTU Suralaya Dapat Sambungan Listrik Gratis

    Rumah Warga Sekitar PLTU Suralaya Dapat Sambungan Listrik Gratis


    Jakarta

    Program sosial sambungan listrik gratis kembali dilakukan di wilayah Ring 1 PLTU Suralaya, Kota Cilegon, Banten. Enam rumah tangga di dua kelurahan, empat rumah di Kelurahan Suralaya dan dua rumah di Lebak Gede, mendapat sambungan listrik baru usai bertahun-tahun hanya menumpang aliran dari tetangga karena keterbatasan biaya.

    Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menyebut listrik kini bukan barang mewah, melainkan kebutuhan dasar. “Terang yang kita hadirkan hari ini bukan sekadar cahaya, melainkan martabat yang kembali pulang ke rumah-rumah Indonesia,” ujarnya.

    Wali Kota Cilegon Robinsar ikut mengapresiasi langkah ini. “Program Light Up The Dream adalah bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” katanya.


    Selain sambungan listrik, sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada warga Ring 1 PLTU Suralaya melalui sinergi PLN Indonesia Power UBP Suralaya, PLN UP3 Banten Utara, PLN ULP Cilegon, serta dukungan aparat dan tokoh setempat.

    Program ini sejalan dengan inisiatif Sambung Listrik Gratis untuk mendukung agenda Electricity for All. Pemerintah desa diminta aktif mendata calon penerima manfaat melalui kanal resmi, sekaligus mengimbau agar warga tidak memakai sambungan ilegal yang berisiko.

    Kegiatan ini juga menjadi bagian rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-80. Program tersebut ditujukan untuk mendorong akses energi yang lebih merata, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pembangkit.

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com