Tag: unggahan

  • Siapkan Dana Darurat Biar Hidup Nggak Melarat


    Jakarta

    Tak ada yang pernah tahu masalah keuangan apa yang akan dialami seseorang di masa depan. Karenanya memiliki dana darurat menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan kestabilan keuangan.

    Dalam hal ini dana darurat dapat berfungsi sebagai cadangan keuangan atau bantalan ekonomi saat menghadapi berbagai situasi mendesak seperti biaya berobat, kehilangan pekerjaan, kebutuhan perbaikan rumah, atau kebutuhan mendadak lainnya.

    Sehingga kepemilikan dana darurat ini tak lagi sekadar pilihan, namun kebutuhan guna melindungi diri secara finansial dari hal-hal yang tidak diinginkan. Jika tidak dilakukan, besar kemungkinan uang yang dimiliki bisa habis dalam sekejap saat terjebak masalah keuangan tertentu.


    “Rumah bocor, jadi boncos karena nggak punya dana darurat? Belum lagi kalau sakit, kendaraan rusak, atau masalah lainnya yang tidak terduga. Yuk, jadi Sobat cerdas keuangan yang tanggap mengatasi masalah dengan dana darurat!” imbau OJK dalam unggahan Instagram resminya (@sikapiuangmu), Minggu (19/10/2025).

    Berikut 3 cara menyiapkan dana darurat yang perlu dilakukan segera ‘ala’ Otoritas Jasa Keuangan:

    1. Hitung rata-rata pengeluaran bulanan
    2. Alokasikan 10%-20% dari gaji bulanan selama 10 bulan ke depan untuk ditabung.
    3. Lakukan penghematan dengan memangkas pengeluaran yang tidak perlu.

    Simak juga Video: Dengerin Deh! Alasan Kamu Perlu Serius Siapin Dana Darurat

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Nabung tapi Uang Nggak Nambah Banyak? Cek Dulu Cara Hitung Bunganya


    Jakarta

    Banyak orang menabung tanpa tahu cara menghitung imbal hasil yang mereka dapatkan. Akibatnya, tabungan terasa seperti uang yang ditahan saja, tanpa kepuasan melihat perkembangannya.

    Padahal, menghitung bunga tabungan maupun deposito sebenarnya gampang dilakukan. Dengan memahami rumus sederhana, nasabah bisa lebih bijak mengelola uang sekaligus menilai keuntungan dari produk perbankan.

    Dilansir dari unggahan akun Instagram @sikapiuangmu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Minggu (24/8/2025), berikut cara menghitung bunga tabungan bank, deposito, tabungan berjangka, hingga tabungan emas


    1. Cara hitung bunga tabungan bank

    Bunga = Saldo rata-rata x tingkat bunga / jumlah bulan dalam setahun.

    Contoh:
    Saldo rata-rata = Rp 5.000.000
    Tingkat bunga = 3%/tahun
    Bunga per bulan = Rp 5.000.000 x 3% / 12 = Rp 12.500.

    2. Cara hitung bunga deposito

    Bunga kotor (sebelum pajak) = Nominal x tingkat bunga x tenor / jumlah bulan dalam setahun
    Bunga (setelah pajak) = Bunga kotor – pajak

    Contoh
    Nominal = Rp 10.000.000
    Tenor = Rp 3 bulan
    Tingkat bunga = 5% per tahun
    Pajak = 20%

    Jadi
    Bunga kotor = Rp 10.000.000 x 5% x 3 /12 = 125.000.000
    Bunga (setelah pajak) = Rp 125.000 – 20% = Rp 100.000

    3. Cara hitung bunga tabungan berjangka

    Bunga per bulan = (Nominal x tenor) x tingkat bunga / 12

    Contoh:
    Nominal = Rp 1.000.000/bulan
    Tingkat bunga = 5% per tahun
    Tenor = 12 bulan

    Jadi
    Total nominal = Rp 1.000.000 x 12 bulan = Rp 12.000.000
    Bunga per bulan = Rp 12.000.000 x 5% / 12 = Rp 50.000

    4. Cara hitung bunga tabungan emas

    Bunga = (Setoran x periode) x kenaikan harga emas

    Contoh:
    Rata-rata harga emas = Rp 1.000.000 per gram
    Setoran = Rp 500.000 per bulan
    Periode = 12 bulan
    Kenaikan harga emas = 10% per tahun

    Jadi
    Total setoran = Rp 500.000 x 12 bulan = Rp 6.000.000
    Bunga = Rp 6.000.000 x 10% = Rp 600.000

    (ily/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cek di Sini Cara Hitung Bunga Tabungan


    Jakarta

    Banyak orang menyimpan uang tanpa memahami cara menghitung keuntungan yang sebenarnya diperoleh. Akibatnya, tabungan terasa seperti uang yang hanya ditahan, tanpa adanya rasa puas melihat pertumbuhannya.

    Padahal, menghitung bunga tabungan maupun deposito bukanlah hal yang sulit. Dengan memahami rumus sederhana, nasabah bisa lebih cerdas mengatur keuangan sekaligus menilai seberapa besar keuntungan dari produk perbankan.

    Dilansir dari unggahan akun Instagram @sikapiuangmu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Minggu (24/8/2025), berikut cara menghitung bunga tabungan bank, deposito, tabungan berjangka, hingga tabungan emas


    1. Cara hitung bunga tabungan bank

    Bunga = Saldo rata-rata x tingkat bunga / jumlah bulan dalam setahun.

    Contoh:
    Saldo rata-rata = Rp 5.000.000
    Tingkat bunga = 3%/tahun
    Bunga per bulan = Rp 5.000.000 x 3% / 12 = Rp 12.500.

    2.Cara hitung bunga deposito

    Bunga kotor (sebelum pajak) = Nominal x tingkat bunga x tenor / jumlah bulan dalam setahun
    Bunga (setelah pajak) = Bunga kotor – pajak

    Contoh
    Nominal = Rp 10.000.000
    Tenor = Rp 3 bulan
    Tingkat bunga = 5% per tahun
    Pajak = 20%

    Jadi
    Bunga kotor = Rp 10.000.000 x 5% x 3 /12 = 125.000.000
    Bunga (setelah pajak) = Rp 125.000 – 20% = Rp 100.000

    3. Cara hitung bunga tabungan berjangka

    Bunga per bulan = (Nominal x tenor) x tingkat bunga / 12

    Contoh:
    Nominal = Rp 1.000.000/bulan
    Tingkat bunga = 5% per tahun
    Tenor = 12 bulan

    Jadi
    Total nominal = Rp 1.000.000 x 12 bulan = Rp 12.000.000
    Bunga per bulan = Rp 12.000.000 x 5% / 12 = Rp 50.000

    4. Cara hitung bunga tabungan emas

    Bunga = (Setoran x periode) x kenaikan harga emas

    Contoh:
    Rata-rata harga emas = Rp 1.000.000 per gram
    Setoran = Rp 500.000 per bulan
    Periode = 12 bulan
    Kenaikan harga emas = 10% per tahun

    Jadi
    Total setoran = Rp 500.000 x 12 bulan = Rp 6.000.000
    Bunga = Rp 6.000.000 x 10% = Rp 600.000

    Lihat juga Video: BI Menahan Suku Bunga Imbas Perang Iran

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Simak! Tips buat Siapkan Dana Pensiun Agar Hari Tua Nyaman


    Jakarta

    Di tengah akses internet yang serba cepat dan promo-promo barang yang sering ditemui di sosial media dapat membuat seseorang kalap untuk langsung memilih untuk membeli tanpa pikir panjang terhadap pembelian barang tersebut. Biasanya barang yang dibeli biasanya bukanlah barang prioritas yang dibutuhkan, melainkan barang yang dapat mendukung gaya hidup yang berlebihan.

    Oleh karena itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui akun edukasi keuangannya @sikapiuangmu membagikan strategi untuk mempersiapkan program pensiun sejak dini agar tidak terganggu oleh gaya hidup.

    Dalam unggahannya, OJK memberitahukan masyarakat perlu menyadari terlebih dahulu bahwa terdapat sejumlah gangguan yang bisa menyebabkan kita tidak memiliki tabungan di masa tua.


    Pertama yakni, fomo gaya hidup atau selalu mengikuti tren gaya hidup yang terlihat di media sosial. Dalam hal ini pasalnya kita perlu melihat apakah kondisi keuangan kita memang benar bisa mengikuti gaya hidup yang ingin kita ikuti. Jangan sampai malah gaya hidup ini menyebabkan kita punya banyak hutang.

    Kedua yakni belanja implusif karena adanya tawaran diskon yang hanya terjadi hari ini. Padahal barang yang didiskon tidak sedang kita butuhkan. Ketiga yakni overconsumption buat self-reward. Dalam hal ini kita perlu menyadari bahwa terlalu sering atau berlebihan membeli barang atau pengalaman sebagai bentuk “hadiah” untuk diri sendiri tidak terlalu baik. Hal ini bisa, berdampak negatif pada keuangan pribadi.

    Terkahir yakni panic buying karena takut inflasi. Kondisi ini harus benar-benar diperhatikan sesuai dengan kebutuhan. Artinya jangan asal beli jika tidak dibutuhkan.

    “Semua ini bikin kita mikir pendek, dan akhirnya tabungan untuk pensiun selalu ‘nanti-nanti’ aja,” ungkap unggahan @sikapiuangmu dikutip, Minggu (6/7/2025).

    Dalam unggahan tersebut, OJK memberikan lima tips dari agar program pensiun tetap terjaga dan tidak terdistraksi:

    • Pertama, autodebit is your bestie.

    Artinya begitu menerima gaji, segera potong minimal 10% untuk program pensiun. Anggap saja sebagai “tagihan wajib” untuk diri sendiri di masa depan.

    • Kedua, pisahkan rekening dan jangan diintip!

    Buat satu rekening khusus buat tabungan pensiun. Rekening ini dibuat tanpa kartu debit, tanpa akses mobile banking agar tidak tergoda mengambil dana secara impulsif.

    • Ketiga, jangan tunggu mapan baru mulai

    Tips ini penting dilakukan sesegera mungkin tanpa harus menunggu mendapatkan gaji yang besar. Intinya yakni konsistensi, bukan besaran nominal. Mulai dari Rp 50.000 per bulan pun asal rutin, hasilnya akan signifikan.

    • Keempat, investasi, bukan cuma nabung

    Karena musuh kita adalah inflasi, manfaatkan program pensiun di instrumen jangka panjang seperti reksa dana pensiun, DPLK, dan program JHT dan JP dari BPJS Ketenagakerjaan.

    • Kelima, block out noise: Nggak semua tren harus kamu ikuti!

    Dalam hal ini, penting untuk membedakan kebutuhan dengan keinginan. Terlalu sering mengikuti tren bisa mengganggu rencana keuangan jangka panjang.

    Dengan menyiapkan tabung untuk pensiun, kamu bisa menikmati pensiun dini tanpa utang, hidup cukup tanpa bergantung pada anak, bisa traveling tanpa memikirkan tagihan

    “Itu semua bisa kejadian asal kamu siapkan sekarang, bukan nanti,” katanya.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Bukan Jodoh yang Datang, Malah Uang yang Hilang!


    Jakarta

    Di era digital, menjalin hubungan secara daring sudah menjadi hal lumrah. Namun, di balik kemudahan itu, ada ancaman serius yang mengintai yakni love scamming.

    Mengutip salah unggahan video akun resmi Bank Indonesia @bank_indonesia, modus penipuan ini menargetkan korban dengan pendekatan emosional, lalu memanipulasi untuk meminta uang atau data pribadi. Modus ini pun tak jarang tidak dilakukan secara seorang diri, melainkan terorganisir.

    Modus ini bisa menyasar siapa saja, belakangan ini kasus love scamming menimpa staf media Presiden Prabowo Subianto. Dalam kasus tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 48 juta. Bahkan ada kasus love scamming yang pernah mencapai miliaran rupiah.


    “Tak jarang korban love scamming yang pernah kehilangan yang hingga Rp 7,8 miliar,” kata narator dalam unggahan tersebut.

    Untuk mencegah banyaknya korban, Bank Indonesia memberikan tips agar terhindar dari praktik love scamming. Berikut tips-nya:

    1. Berhati-hati dalam mengunggah foto, video, atau kata-kata di media sosial.

    2. Para pelaku memanfaatkan informasi dan menargetkan calon korbannya.

    3. Kenali identitas, foto, dan unggahan orang yang mengajak berkenalan di media sosial.

    4. Jangan mudah terpancing kata-kata cinta dari orang baru dikenal.

    5. Jangan mudah terperdaya mengirimkan uang ke orang baru dikenal.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Jangan FOMO! Siapkan Dana Pensiun Biar Hari Tua Nggak Sengsara

    Jakarta

    Akses internet yang cepat dan gencarnya promo di media sosial sering membuat orang tergoda untuk membeli barang. Namun, barang yang dibeli bukanlah barang prioritas, melainkan demi gaya hidup berlebihan.

    Oleh karena itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui akun edukasi keuangannya @sikapiuangmu membagikan strategi untuk mempersiapkan program pensiun sejak dini agar tidak terganggu oleh gaya hidup.

    Dalam postingannya, OJK memberitahukan masyarakat perlu menyadari terlebih dahulu bahwa terdapat sejumlah gangguan yang bisa menyebabkan kita tidak memiliki tabungan di masa tua.


    Pertama, FOMO gaya hidup atau selalu mengikuti tren gaya hidup yang terlihat di media sosial. Dalam hal ini pasalnya kita perlu melihat apakah kondisi keuangan kita memang benar bisa mengikuti gaya hidup yang ingin kita ikuti. Jangan sampai malah gaya hidup ini menyebabkan kita punya banyak utang.

    Kedua, belanja impulsif karena adanya tawaran diskon yang hanya terjadi hari ini. Padahal barang yang didiskon tidak sedang kita butuhkan.

    Ketiga, over consumption buat self-reward. Dalam hal ini kita perlu menyadari bahwa terlalu sering atau berlebihan membeli barang atau pengalaman sebagai bentuk hadiah untuk diri sendiri tidak terlalu baik. Hal ini bisa, berdampak negatif pada keuangan pribadi.

    Keempat, panic buying karena takut inflasi. Kondisi ini harus benar-benar diperhatikan sesuai dengan kebutuhan. Artinya, jangan asal beli jika tidak dibutuhkan.

    “Semua ini bikin kita mikir pendek, dan akhirnya tabungan untuk pensiun selalu ‘nanti-nanti’ aja,” ungkap unggahan @sikapiuangmu dikuitp, Minggu (6/7/2025).

    Dalam unggahan tersebut, OJK memberikan lima tips dari agar program pensiun tetap terjaga dan tidak terdistraksi:

    5 Tips Agar Pensiun Nggak Sengsara:

    1. Autodebit Is Your Bestie

    Artinya begitu menerima gaji, segera potong minimal 10% untuk program pensiun. Anggap saja sebagai tagihan wajib untuk diri sendiri di masa depan.

    2. Pisahkan Rekening dan Jangan Diintip

    Buat satu rekening khusus buat tabungan pensiun. Rekening ini dibuat tanpa kartu debit, tanpa akses mobile banking agar tidak tergoda mengambil dana secara impulsif.

    3. Jangan Tunggu Mapan

    Tips ini penting dilakukan sesegera mungkin tanpa harus menunggu mendapatkan gaji yang besar. Intinya yakni konsistensi, bukan besaran nominal. Mulai dari Rp 50.000 per bulan pun asal rutin, hasilnya akan signifikan.

    4. Investasi

    Karena musuh kita adalah inflasi, manfaatkan program pensiun di instrumen jangka panjang seperti reksa dana pensiun, DPLK, dan program JHT dan JP dari BPJS Ketenagakerjaan.

    5. Jangan Ikuti Semua Tren

    Dalam hal ini, penting untuk membedakan kebutuhan dengan keinginan. Terlalu sering mengikuti tren bisa mengganggu rencana keuangan jangka panjang.

    Dengan menyiapkan tabung untuk pensiun, kamu bisa menikmati pensiun dini tanpa utang, hidup cukup tanpa bergantung pada anak, bisa traveling tanpa memikirkan tagihan

    “Itu semua bisa kejadian asal kamu siapkan sekarang, bukan nanti,” tulisnya.

    Tonton juga “Wacana Potong Gaji untuk Hari Tua” di sini:

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Haruskah Ngutang ke Teman Demi Gaya Hidup?


    Jakarta

    Dewasa ini, pemenuhan gaya hidup menjadi hal yang terus diupayakan seseorang. Alih-alih menaikkan citra personal, pemenuhan gaya hidup ini justru menjebak seseorang untuk terus berutang demi memenuhi kebutuhan primer tersebut.

    Lantas, bagaimana cara menyikapi pemenuhan gaya hidup tanpa mengorbankan isi dompet?

    Mengutip unggahan resmi akun yang dikelola Otoritas Jasa Keuangan (OJK) @kontak157 menyebut, gaya hidup sering kali menjebak seseorang. Pasalnya, pemenuhan kebutuhan ini seringkali dijadikan ajang pamer seseorang.


    Bahkan tak jarang dana yang digunakan menggunakan pinjaman yang berujung menipu teman sendiri. Hal ini disinyalir terjadi lantaran seseorang tersebut berusaha terlihat mewah meski melalui utang.

    “Demi hidup mewah, dia rela ngutang sana-sini. Eh, ujung-ujungnya malah nipu teman sendiri,” tulis unggahan @kontak157, dikutip Minggu (25/5/2025).

    OJK mencatat ada empat penyebab seseorang berani berutang, bahkan rela menipu temannya untuk memenuhi gaya hidup. Pertama, ingin terlihat sukses di media sosial.

    Kedua, gaya hidup yang lebih besar dari pemasukan. Ketiga, akses pinjaman yang semakin cepat dan mudah. Keempat, minimnya literasi keuangan.

    Dalam unggahan lainnya pada akun yang sama, OJK mengingatkan publik untuk bijak dalam meminjam. Pasalnya, utang tidak hanya berdampak pada ketahanan finansial, melainkan juga beban mental.

    OJK menyarankan publik untuk berutang sesuai dengan kemampuan membayar. Selain itu, OJK juga mengimbau dana pinjaman digunakan untuk memenuhi kebutuhan utama.

    “Gaya hidup bisa nunggu, mental sehat nggak bisa ditunda. beban utang itu nyata, jangan sampai kamu tiap malam overthinking ya. Ayo bijak dalam berutang,” ucap narator dalam unggahan tersebut.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Belum Ada Satu Bulan… Cat Ikon Kota Batu Kok Sudah Mengelupas?

    Belum Ada Satu Bulan… Cat Ikon Kota Batu Kok Sudah Mengelupas?



    Kota Batu

    Belum ada satu bulan, tapi cat patung apel yang menjadi ikon wisata dari kota Batu ternyata sudah mengelupas. Kok bisa ya?

    Pemerintah Kota Batu nampak getol untuk merombak taman median jalan di kawasan Jalan Sultan Agung. Namun revitalisasi taman itu ternyata mendapat banyak kritikan dari publik.

    Salah satu kritikan yang saat ini sedang hangat diperbincangkan publik di media sosial adalah soal kondisi patung apel besar di depan gedung Koramil Kecamatan Batu.


    Patung yang baru dibuat tersebut menjadi buah bibir karena catnya sudah mengelupas. Padahal patung apel berukuran besar itu belum lama ini dibuat melalui dana bantuan CSR.

    Penampakan miris itu diunggah oleh akun instagram @skyscrapercity_kotabatu pada Rabu (1/10/2025). Dalam unggahan itu nampak foto patung apel dengan kondisi cat mengelupas.

    “Belum 1 bulan tapi warna catnya sudah terkelupas, gmn menurut kalian???,” tulis dalam keterangan unggahan tersebut dikutip, Kamis (2/10/2025).

    Unggahan tersebut tak ayal mendapat berbagai macam respons dari netizen kota Batu. Mereka turut malu dengan peristiwa itu.

    “Lawak-lawak wkwkwkwk. Iki kota wisata batu opo kota wisata bati??,” komentar dari @mau**********.

    Plis lah ojo isin2i. Aku mben mulih mbatu liwat kunu loh, yo mosok driverku enggkok ngomong ‘kok patung apelnya jelek gitu pak catnya,” tulis akun @rad**********.

    Mosok gawe cat kiloan sing ndek plastik iku,” komentar lain dari @ami***********.

    Jelas murah kyk e bahane … Msok mbatu sae dadi piye??,” tulis akun lain @col*******.

    Masio mbati yo ojok nemen” rek. Mbok yo seng pantes. Srakah temen se,” komentar lain dari @rov********.

    Pembuatan Patung Apel Dinilai Asal-asalan

    Dari pantauan di lokasi pada Kamis (2/10/2025) pagi, terlihat sebagian besar cat patung apel berwarna hijau stabilo itu mengelupas. Sehingga bagian dasar patung berwarna putih terlihat.

    Pada saat di lokasi, terlihat juga ada beberapa orang yang melakukan perbaikan pada patung apel tersebut.

    Salah satu pengendara sepeda motor yang melintas, Angga mengaku cukup prihatin melihat kondisi cat patung apel yang mengelupas. Ia menyebut kemungkinan pembuatan patung itu hanya asal-asalan.

    “Kalau gak salah itu baru dibuat tapi kok sudah ngelontok catnya. Pasti catnya murah kalau enggak memang tukangnya saat ngerjakan itu asal aja,” kata Angga.

    Warga Kecamatan Batu itu mengatakan bahwa tidak tahu menahu soal apa alasan pemkot Batu membuat patung apel di taman tersebut. Menurutnya, adanya patung itu tidak terlalu penting.

    “Gimana ya, sekarang dirombak ada apel besar, ada gunung-gunung sama patung petani malah jadi makin rame dan kelihatan kurang bagus. Mending kayak sebelumnya aja taman biasa tapi rasanya asri,” tutur Angga.

    Hal senada juga disampaikan Tomi, warga Kecamatan Junrejo. Dia menilai, pembuatan patung apel bertuliskan jendela mbatu sae itu kurang bagus dan estetik.

    “Seharusnya Kota Batu sebagai Kota Wisata bisa memberikan karya yang lebih baik untuk mencerminkan bahwa kota kita unggul. Kalau gini aja catnya udah ngelupas menunjukkan ya segini aja kemampuan pemerintah,” terangnya.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJatim.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Gara-gara Cincin Pintarnya Nggak Bisa Dicopot, Penumpang Dilarang Naik Pesawat

    Gara-gara Cincin Pintarnya Nggak Bisa Dicopot, Penumpang Dilarang Naik Pesawat


    Jakarta

    Seorang penumpang membagikan ceritanya yang tak bisa terbang karena cincin pintarnya tidak bisa dilepas dari jari tangannya. Parahnya lagi, cincin tersebut membengkak dan membuat dia harus ke rumah sakit.

    Hal tragis ini dialami oleh Daniel Rotar, seorang Youtuber Inggris yang membahas teknologi dengan akun ZONEofTECH. Dia mengatakan menggunakan Samsung Galaxy Ring, produk Samsung berbentuk cincin untuk memantau tidur, aktivitas, detak jantung, dan penanda kesehatan lainnya.

    Dilansir dari New York Post, Jumat (3/10/2025) dalam unggahan X, dia bercerita bahwa baru saja kembali dari Hawaii dan menempuh perjalanan 3 penerbangan berbeda dan 3 persinggahan panjang. Perjalanan pulang itu semakin buruk saat cincin pintar itu membengkak dan menjepit jarinya.


    “Baterai Samsung Galaxy Ring saya mulai membengkak. Saat masih di jari saya. Dan saat saya hendak naik pesawat. Sekarang saya tidak bisa melepaskannya, dan benda ini terasa sakit,” tuilsnya sembari membagikan foto jarinya yang membengkak.

    Meskipun telah memohon bantuan Samsung, dia tetap tidak dapat melepaskan jarinya dari cincin dan berujung dicegah naik pesawat.

    “Saya ditolak naik pesawat karena ini. Harus membayar hotel untuk malam ini dan pulang besok.”keluhnya.

    Ia menambahkan bahwa ia dikirim ke rumah sakit dan Galaxy Ring-nya dilepas. Untuk bisa melepas cincin ini, mengharuskan mereka mengompres dengan es untuk mengurangi pembengkakan.

    Belum jelas apa yang menyebabkan cincin itu membengkak. Tetapi Rotar berteori dalam unggahan lain bahwa penyebabnya bisa beragam, mulai dari air asin, panas di Hawaii, hingga daya tahan baterai yang buruk yang telah mengganggu Galaxy Ring-nya selama berbulan-bulan.

    Apakah cincin itu terlepas dan Rotar bisa terbang pulang?

    Dalam unggahan terbarunya, Rotar mengatakan bahwa dia telah sampai di rumahnya setelah terbang selama 50 jam. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Samsung mengganti uang hotel, transportasi dan mengambil Galaxy Ring rusak tersebut untuk investigasi.

    “Jari saya juga baik-baik saja, kecuali beberapa bekas kecil yang saya yakin akan sembuh dalam beberapa hari,” ujarnya.

    Raksasa teknologi tersebut telah menanggapi masalah jari terjepit tersebut dalam sebuah pernyataan.

    “Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama kami. Ini kasus yang sangat langka, dan kami sedang menghubungi langsung Rotar untuk mengambil produk dan mempelajari masalah tersebut,” kata perwakilannya.

    Sementara itu, di situs web mereka, Samsung mencantumkan beberapa cara untuk melepaskan cincin yang tersangkut, termasuk membilas tangan dengan sabun dan air dingin, lalu memutar perangkat secara perlahan atau mengangkat tangan di atas ketinggian jantung hingga bengkaknya mereda.

    Jika semua metode lain gagal, perusahaan telepon tersebut menyarankan di situs webnya agar pasien yang tersangkut menyewa jasa profesional untuk memotong aksesori tersebut.

    (sym/sym)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bercanda Akan Meledakkan Pesawat di IG Story, Penumpang Didenda

    Bercanda Akan Meledakkan Pesawat di IG Story, Penumpang Didenda



    Singapura

    Seorang penumpang membuat penerbangan tertunda dan maskapai harus membayar denda keterlambatan. Hal ini disebabkan karena dia mengunggah Instagram story akan meledakkan pesawat.

    Statusnya ini terbaca oleh Meta dan langsung dilaporkan ke polisi. Dilansir dari CNA, Selasa (7/10/2025) pengadilan Singapura mengatakan jika polisi menerima informasi dari seorang anggota tim penegak hukum Meta sekitar pukul 19.20 pada tanggal 14 Februari lalu. Ia melaporkan mendeteksi sebuah unggahan Instagram Story dengan pesan “Tidak seorang pun di sini tahu saya akan meledakkan pesawat”.

    Polisi mendapatkan nomor telepon dan alamat IP penumpang dan melacak pesan tersebut hingga ke tertuju kepada Azim Shah Abubakar Shah. Mereka memastikan bahwa ia berada di dalam pesawat Etihad Airways dengan penerbangan dari Singapura menuju Abu Dhabi.


    Pesawat yang berada di landasan pacu Bandara Changi tersebut dipanggil kembali ke Terminal 2. Azim dikawal keluar pesawat dan barang bawaannya digeledah.

    Ia mengaku mengunggah Instagram Story tersebut sekitar pukul 18.55 dan hanya dapat dilihat oleh 16 temannya saja (close friend). Dan Azim mengatakan unggahannya itu hanya candaan.

    Tindakannya tersebut menyebabkan penundaan penerbangan dan pesawat baru diizinkan berangkat sekitar pukul 21.25 hari itu. Dan Azim ditangkap lewat tengah malam pada 15 Februari dan kemudian dibebaskan dengan jaminan.

    Berujung didenda

    Pada hari Senin kemarin, jaksa menuntut denda sebesar S$4.000 untuk Azim dengan pertimbangan karena usianya yang relatif muda, kurangnya catatan kriminal, dan sudah mengaku bersalah.

    Namun, Wakil Jaksa Penuntut Umum Timotheus Koh mengatakan ada konsekuensi substansial, menyebutkan penundaan penerbangan sekitar dua setengah jam sejak unggahan tersebut serta menimbulkan ketidaknyamanan bagi awak dan penumpang.

    Maskapai juga dikenakan denda keterlambatan keberangkatan dan sumber daya telah dikerahkan untuk memverifikasi ancaman bom tersebut. Penerbangan Etihad Airways kemudian dikenakan denda keterlambatan keberangkatan sebesar S$1.750.

    Akhirnya, Azim Shah Abubakar Shah didenda S$3.500 oleh pengadilan pada hari Senin (6 Oktober) atas satu tuduhan membuat komunikasi yang mengancam dan dapat dilihat oleh orang lain dan kemungkinan akan menimbulkan keresahan.

    Azim telah membayar denda secara penuh.

    (sym/ddn)



    Sumber : travel.detik.com