Tag: penerbangan

  • Asyik! Purbaya Kasih Diskon PPN Tiket Pesawat Selama Libur Nataru

    Asyik! Purbaya Kasih Diskon PPN Tiket Pesawat Selama Libur Nataru



    Jakarta

    Kabar baik di akhir tahun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi memberikan diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat selama libur Nataru.

    Diskon PPN sebesar 6% itu bisa dimanfaatkan traveler untuk pembelian tiket pesawat selama periode liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru.

    Kebijakan itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 71 Tahun 2025 tentang Pajak Penambahan Nilai atas Penyerahan Jasa Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Ekonomi Pada Periode Libur Natal dan Tahun Baru yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2026.


    Dalam aturan yang diteken 15 Oktober 2025 itu, diterangkan bahwa diskon PPN yang ditanggung pemerintah ini berlaku bagi penerbangan domestik saja.

    Diskon PPN jasa angkutan udara kelas ekonomi yang ditanggung pemerintah untuk tahun anggaran 2026 hanya sebesar 6 persen.

    “Penggantian sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) meliputi tarif dasar (base fare), fuel surcharge, dan biaya-biaya lain yang dibayar oleh penerima jasa yang merupakan objek PPN dan merupakan jasa yang diberikan oleh Badan Usaha Angkutan Udara,” tulis pasal 2 ayat 5 dikutip dari aturan tersebut, Sabtu (18/10/2025).

    Sedangkan PPN yang terutang atas penyerahan jasa Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi yang ditanggung oleh penerima jasa sebesar 5%.

    Lebih lanjut, diskon PPN hanya diberikan pada periode-periode tertentu. Diskon PPN tiket pesawat hanya berlaku untuk periode pembelian tiket dan penerbangan yang dilakukan sejak tanggal 22 Oktober 2025 sampai dengan tanggal 10 Januari 2026.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikFinance.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Maskapai yang Aneh, Penumpang Mau Rebahkan Kursi Malah Disuruh Bayar

    Maskapai yang Aneh, Penumpang Mau Rebahkan Kursi Malah Disuruh Bayar



    Vancouver

    Maskapai penerbangan WestJet akan segera mengumumkan kebijakan baru. Penumpang yang merebahkan kursi akan kena biaya tambahan!

    Maskapai penerbangan asal Kanada ini akan melakukan perombakan kabin besar-besaran di seluruh armadanya. Kalau sebelumnya hanya punya kelas ekonomi, maskapai ini akan mempromosikan kelas premium.

    Inovasi ini punya efek samping pada kelas ekonomi, kursi yang biasanya bisa direbahkan tidak akan tersedia lagi pada Boeing 737-8 MAX dan 737-800.


    Renovasi ini akan menghadirkan 43 pesawat dengan desain kabin baru. Pesawat pertama yang dikonfigurasi ulang diperkirakan akan mulai beroperasi bulan ini, sementara sisanya akan selesai awal tahun depan, dikurip dari USA Today, Jumat (17/10).

    Maskapai terbesar kedua di Kanada itu mengatakan bahwa desain ‘sandaran tetap’ membantu menjaga ruang pribadi penumpang kelas ekonomi. Nantinya, perbaikan kursi juga akan mencakup sandaran kepala, bantalan kursi, dan penyangga punggung.

    “Sepanjang pengujian pengguna oleh tamu kami, separuhnya menyatakan bahwa mereka lebih menyukai sandaran tetap untuk menghindari rasa terganggu oleh penumpang lain yang mengganggu ruang mereka,” kata maskapai tersebut.

    Kursi yang dapat direbahkan akan tetap ditawarkan bagi penumpang di kabin premium baru dan kursi nyaman yang diperluas, yang harganya lebih mahal.

    Tak hanya kursi penumpang, fasilitas seperti kamar mandi dan dapur juga akan diperbarui. Seluruh armada WestJet juga akan menerima Wi-Fi berkecepatan tinggi yang ditingkatkan, yang gratis bagi anggota WestJet Rewards. Peningkatan Wi-Fi diperkirakan akan terjadi pada akhir tahun 2025.

    “Kabin ini telah dirancang dengan cermat untuk menawarkan layanan WestJet yang ramah di setiap anggaran,” kata Samantha Taylor, wakil presiden eksekutif dan kepala bagian pengalaman WestJet.

    “Hal ini mencerminkan komitmen kami untuk meningkatkan setiap aspek pengalaman perjalanan dan memenuhi permintaan tamu akan penawaran produk yang lebih beragam.”

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pengumuman, Tiket Pesawat Murah buat Nataru Bisa Dibeli Mulai 22 Oktober

    Pengumuman, Tiket Pesawat Murah buat Nataru Bisa Dibeli Mulai 22 Oktober



    Jakarta

    Traveler yang berencana liburan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 bisa mulai berburu tiket pesawat murah mulai 22 Oktober. Cek informasinya di sini.

    Tarif tiket pesawat murah untuk penerbangan Nataru itu merupakan program pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan menekan harga yang melonjak.

    Dikutip dari Instagram Kemenhub, Senin (20/10/2025), pembelian tiket murah itu dibuka mulai 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026. Sementara itu, diskon tiket pesawat pada periode Nataru berlaku untuk penerbangan mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.


    Diskon harga tiket pesawat untuk liburan Nataru itu diperkirakan dapat diberikan kepada sekitar 3.598.590 orang dengan penurunan tiket sebesar 13-14%.

    Penurunan tiket pesawat pada periode Nataru itu dilakukan dengan beberapa cara, pertama lewat penurunan biaya tambahan bahan bakar penerbangan alias fuel surcharge dan kedua diskon pajak pertambahan nilai (PPN) untuk pembelian tiket pesawat.

    Selain dua kebijakan tersebut, penurunan harga tiket pesawat rencananya juga dilakukan dengan pemotongan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) yang dipungut operator bandara sebesar 50% dan penurunan harga avtur senilai 10% pada 37 bandara.

    Selain itu, Kemenhub bakal memberikan pelayanan ekstra di bandara saat Nataru. Yakni, jam operasional bandara lebih panjang, hingga 24 jam.

    Buat traveler yang melakukan perjalanan saat Nataru dengan kereta api, tarif promo juga diberikan pada 22 Desember 2-25-10 Januari 2026. Yakni, berupa potongan harga 30% dari harga tiket normal buat 1.509.080 penumpang.

    Angkutan laut juga menyiapkan tarif promo, yakni potongan harga 20% dan tarif dasar untuk 405.881 penumpang. Sementara itu, angkutan penyeberangan akan ada penghapusan jasa pelayanan pelabuhan pada kelas reguler dan penurunan harga tiket eksklusif menjadi harga tiket reguler pada periode 10 Desember 2025 hingga 10 Januari 2025.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Strategi Baru Bandara Kertajati Melawan Sepinya Penerbangan

    Strategi Baru Bandara Kertajati Melawan Sepinya Penerbangan



    Jakarta

    Pengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, berencana menerapkan cara baru untuk mengatasi minimnya aktivitas dan revenue fasilitas tersebut. Pengelola akan fokus pada pelayanan kargo dan MRO.

    “Kami fokus dulu di kargo dan MRO (maintenance, repair, and overhaul),” ucap Senior Executive Vice President BIJB, Ronald Sinaga dalam pertemuan dengan Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan (APJAPI), Senin (20/10/2025) di BIJB.

    Namun, bukan berarti pengelola Kertajati mengesampingkan penerbangan komersial. Dalam paparannya, ke depan Bandara Kertajati juga sudah melakukan pembicaraan dengan pihak maskapai Garuda untuk penerbangan umrah.


    Pertmuan Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan (APJAPI) dan pihak Bandara Internasional Jawa Barat, di Kabupaten Majalengka, Senin (20/10/2025).Pertmuan Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan (APJAPI) dan pihak Bandara Internasional Jawa Barat, di Kabupaten Majalengka, Senin (20/10/2025) (dok. Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    “Jadi kita itu harus kreatif, mana dulu nih? Yang penting kita jangan sampai nggak punya duit kan, kita dikasih duit tapi revenue nggak ada. Jadi kita mencari cara bagaimana kita bisa dapat revenue,” ungkap Ronald.

    Ronald yakin untuk keberlangsungan Bandara Kertajati, pihaknya harus kreatif dalam melihat situasi yang terjadi. Dengan proyeksi dan strategi yang diterapkan, Ronald berharap potensi mendapatkan revenue dari non penerbangan komersialnya bisa terjadi.

    “Dengan adanya layanan non komersial, revenue akan ada karena pesawat take off dan landing. Kalau misalnya in-line maintenance-nya di sini, pesawat datang misalnya sekalian bawa penumpang, supaya nggak rugi kan airlines,” jelas Ronald.

    Kabar terbaru, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD Jawa Barat sepakat untuk penyertaan modal daerah (PMD) dengan besar Rp 150 miliar untuk BIJB. Ronald mengatakan dana tersebut dipakai untuk operasional perawatan bandara.

    “Itu kan bukan biaya tiba-tiba, itu biaya memang seperti untuk biaya listrik, air, kemudian biaya perawatan bandara. Ini udah delapan tahun loh, makin sini makin banyak nih, misalkan runway terkelupas kan harus diperbaiki,” jelas Ronald.

    Sepinya Bandara Kertajati memang seperti momok yang terus menghantui pemerintahan pusat dan daerah sejak berdiri pada 2018. Saat ini aktivitas penerbangan yang dilakukan dari Bandara Kertajati hanya diisi maskapai Scoot dengan rute Kertajati-Singapura, dua kali dalam seminggu.

    (upd/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Gotong Royong Bikin Tiket Pesawat Murah Saat Libur Nataru

    Gotong Royong Bikin Tiket Pesawat Murah Saat Libur Nataru


    Jakarta

    Tiket pesawat bakal jadi lebih murah pada saat musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mendatang. Pemerintah, operator bandara, hingga maskapai gotong royong untuk membuat hal ini bisa terjadi.

    Penurunan tiket pesawat sendiri menjadi salah satu bentuk stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah. Selain pesawat, penurunan harga juga diberikan untuk moda transportasi lainnya pada saat libur Nataru.

    Khusus tiket pesawat, harganya diprediksi bakal lebih rumah 13-14% daripada harga biasanya. Diskon ini diestimasikan akan diberikan kepada 3.598.590 tiket pesawat.


    Nah gotong royong pun dilakukan untuk merealisasikan hal tersebut. Paling pertama ada 2 menteri di bawah Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto yang kompak menerbitkan aturan khusus untuk mengakomodasi penurunan tiket pesawat.

    Pertama, ada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang merilis aturan untuk penurunan biaya bahan bakar lewat Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor KM 50 Tahun 2025 tentang Penurunan Besaran Biaya Tambahan Bahan Bakar (fuel surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal dalam Negeri Selama Masa Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Beleid itu diteken langsung oleh Dudy pada tanggal 8 Oktober 2025 yang lalu. Penurunan besaran biaya fuel surcharge dibagi dua, untuk pesawat jet dikenakan paling tinggi 2%. Kemudian untuk pesawat propeller atau baling-baling dikenakan biaya 20%.

    Kebijakan penurunan biaya tambahan bahan bakar ini berlaku untuk pelaksanaan penerbangan pada tanggal 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026 dan periode pemesanan tiket penerbangan mulai tanggal 22 Oktober 2025 sampai 10 Januari 2026.

    Langkah Dudy Purwagandhi, disusul oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang juga menerbitkan aturan untuk menurunkan tiket pesawat saat libur Nataru.

    Beleid yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 71 Tahun 2025 tentang Pajak Penambahan Nilai atas Penyerahan Jasa Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Ekonomi Pada Periode Libur Natal dan Tahun Baru yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2026.

    Dalam aturan yang diteken oleh Purbaya pada 15 Oktober 2025 itu diterangkan, diskon PPN yang ditanggung pemerintah ini berlaku bagi penerbangan domestik saja. Diskon PPN jasa angkutan udara kelas ekonomi yang ditanggung pemerintah akan sebesar 6%.

    Sedangkan PPN yang terutang atas penyerahan jasa Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi yang ditanggung oleh penerima jasa sebesar 5%.

    Lebih lanjut, diskon PPN hanya diberikan pada periode-periode tertentu. Diskon berlaku untuk periode pembelian tiket dan penerbangan yang dilakukan sejak tanggal 22 Oktober 2025 sampai dengan tanggal 10 Januari 2026.

    Perusahaan Ikut Gotong Royong

    Setelah Dudy dan Purbaya, giliran badan usaha yang ikut gotong royong. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menyatakan akan memberikan potongan 50% terhadap tarif jasa kebandarudaraan. Kebijakan ini dilakukan untuk mendukung program tiket pesawat murah selama libur Natal dan Tahun Baru.

    Kebijakan ini juga ini sejalan dengan Surat Menteri Perhubungan Nomor PR/303/1/8/MHB/2025 perihal Pengenaan Potongan Harga Tarif Jasa Kebandarudaraan Periode Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Potongan tarif sebesar 50% diberikan terhadap Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) yang juga disebut Passenger Service Charge (PSC) di 37 bandara untuk penerbangan niaga berjadwal dalam negeri dan penerbangan extra flight dengan pembelian tiket pesawat mulai 22 Oktober 2025 dan keberangkatan penerbangan pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

    “Tarif PJP2U merupakan tarif atas pelayanan di bandara yang dititipkan dalam tiket pesawat, sehingga potongan harga sebesar 50% terhadap tarif PJP2U akan memengaruhi nominal harga tiket pesawat,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangannya, Rabu (22/10/2025).

    Di samping itu, InJourney Airports juga memberlakukan potongan tarif sebesar 50% terhadap Tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) bagi maskapai nasional di seluruh bandara InJourney Airports pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

    Adapun selama periode libur Natal 2025 dan Tahun 2026, InJourney Airports juga menyiagakan bandara selama 24 jam sesuai kebutuhan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi serta mengakomodir permintaan penerbangan selama libur akhir tahun.

    Maskapai penerbangan pun menyatakan komitmennya untuk ikut gotong royong menurunkan tiket pesawat. Sejauh ini ada dua maskapai yang sudah menyatakan akan mengikuti kebijakan pemerintah tersebut.

    Citilink menyatakan akan mendiskon tiket pesawat hingga 17% selama periode Nataru. Potongan tersebut diperoleh dari komponen penunjang harga tiket yaitu, penurunan tarif fuel surcharge, potongan tarif PJP2U, dan pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari Pemerintah.

    Diskon tiket ini berlaku untuk pembelian yang dilakukan selama periode 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026 untuk tiket penerbangan tanggal 22 Oktober hingga 10 Januari 2026 melalui seluruh kanal penjualan, termasuk situs web, aplikasi mobile, maupun agen perjalanan mitra.

    Indonesia AirAsia juga mendukung penuh kebijakan penurunan tiket pesawat untuk musim liburan Nataru. Diskon tiket mulai 13% akan berlaku di masa pembelian 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026.

    Perusahaan memastikan, penurunan harga tiket pesawat tetap seusai dengan standar keselamatan dan kenyamanan penerbangan yang menjadi prioritas utama Indonesia AirAsia. Kebijakan ini dianggap sebagai wujud sinergi bersama PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga keterjangkauan transportasi udara bagi masyarakat.

    Simak juga Video: AHY Usahakan Harga Tiket Pesawat Turun 14% Saat Nataru

    (hal/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Muncul Usulan Larangan Menyajikan Alkohol di Penerbangan Malaysia Airlines

    Muncul Usulan Larangan Menyajikan Alkohol di Penerbangan Malaysia Airlines



    Kuala Lumpur

    Industri pariwisata memperingatkan usulan larangan penjualan alkohol di penerbangan Malaysia Airlines dapat merusak citra negara itu sebagai destinasi yang toleran dan inklusif.

    Selain itu, larangan menyajikan alkohol dalam penerbangan Malaysia Airlines dinilai bisa juga melemahkan daya saing maskapai nasional Malaysia tersebut.

    Presiden Asosiasi Agen Tur dan Perjalanan Malaysia (Matta), Nigel Wong, menyatakan bahwa banyak maskapai internasional menyajikan alkohol berdasarkan rute dan ekspektasi pelanggan.


    “Malaysia dikenal sebagai negara pariwisata yang moderat. Kami menekankan nilai-nilai seperti toleransi, penerimaan, dan inklusivitas. Itulah yang membuat Malaysia begitu menarik sebagai destinasi wisata,” ujar Wong, seperti dilansir Free Malaysia Today.

    Presiden Federasi Pariwisata Malaysia, Sri Ganesh Michiel, mendesak publik negara itu untuk memahami alasan maskapai penerbangan memilih untuk menyajikan alkohol.

    Komentar dari para pemimpin industri di Malaysia muncul setelah adanya seruan dari beberapa politisi untuk menghentikan penyajian minuman beralkohol dalam penerbangan Malaysia Airlines.

    Anggota Parlemen Hulu Selangor, Hasnizan Harun, berargumen di parlemen bahwa menyajikan alkohol bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam dan menempatkan beberapa kru Muslim dalam posisi yang sulit.

    Para kritikus menentang usulan larangan tersebut, memperingatkan bahwa larangan total akan mengikis daya tarik maskapai bagi pelancong internasional dan merugikan pendapatan negara.

    ——–

    Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bandara Kertajati Menolak Mati

    Bandara Kertajati Menolak Mati



    Jakarta

    Pengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, mengoptimalkan fasilitas dan operasional. Executive General Manager (EGM) BIJB Kertajati Nuril Huda mengatakan sedang mengupayakan agar rute umrah kembali aktif di sana seperti tiga tahun terakhir.

    “Tahun ini kami berupaya agar ada penerbangan umrah dari Bandara Kertajati. Semua instansi sudah bersinergi untuk mewujudkan hal itu,” kata Nuril dilansir Antara, Rabu (22/10/2025).

    Dia menjelaskan optimalisasi itu mencakup peningkatan performa fasilitas, kesiapan terminal internasional, dan koordinasi dengan berbagai maskapai yang berpotensi membuka rute penerbangan umrah.


    “Semua usaha akan kami lakukan supaya ada rute umrah dari Kertajati, baik untuk penerbangan wisata maupun reguler,” ujarnya.

    Nuril menyampaikan langkah itu juga sejalan dengan hasil verifikasi dari tim perhubungan Arab Saudi yang telah menyatakan Bandara Kertajati memenuhi standar untuk melayani penerbangan umrah serta haji.

    Dia menuturkan Wakil Menteri Umrah dan Haji Dahnil Anzar Simanjuntak telah meninjau BIJB Kertajati. Meniru pernyataan Dahnil, dia mengatakan, bahwa bandara tersebut layak untuk melaksanakan penerbangan umrah.

    Nuril mencatat kapasitas pelayanan haji di BIJB Kertajati cukup besar, mencapai sekitar 18 ribu hingga 20 ribu orang per musim.

    “Tahun depan kami juga siap kembali melayani penerbangan haji. Harapan kami kloternya bisa bertambah dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.

    Selain itu, Nuril mengemukakan BIJB Kertajati sedang menjajaki kerja sama dengan salah satu maskapai untuk membuka layanan penerbangan kargo.

    Untuk penerbangan reguler, ia menyebutkan saat ini BIJB Kertajati masih melayani rute internasional ke Singapura dengan jadwal dua kali seminggu, yakni setiap Selasa dan Sabtu.

    “Untuk penerbangan domestik memang belum ada sejak Juni 2025 kemarin. Namun untuk tahun depan kami upayakan agar rute domestik bisa kembali dibuka,” kata dia.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Maskapai AirAsia Pindah ke Terminal 2E untuk Rute Domestik

    Maskapai AirAsia Pindah ke Terminal 2E untuk Rute Domestik



    Jakarta

    AirAsia memindahkan seluruh penerbangan rute domestiknya ke terminal 2E Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK). Adapun, penerbangan internasional tetap di 2F.

    Dikutip dari situsnya, perubahan ini mulai diterapkan pada Minggu (26/10/2025) pukul 03.00 WIB. Sebelumnya, rute dalam negeri Indonesia AirAsia berada di terminal 1A.

    “Kami berharap penumpang bisa menikmati fasilitas lebih lengkap dengan mudah, terutama untuk yang akan melanjutkan penerbangan ke rute internasional di terminal 2F atau sebaliknya. Kami telah menyiapkan langkah pendukung atar proses perpindahan berjalan dengan baik,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman.


    Selama transisi, maskapai AirAsia menyiapkan petugas lapangan di terminal 1A dan 2E yang akan memandu penumpang. Petugas akan membantu penumpang menemukan lokasi kedatangan dan keberangkatan yang baru. Indonesia AirAsia juga menyiapkan shuttle gratis tiap 15 menit yang beroperasi dari 1A ke 2E.

    Captain Sadikin mengatakan pemindahan terminal adalah bukti maskapai untuk memberikan layanan terbaik bagi penumpang. Dengan pembuktian komitmen ini, penumpang bisa memperoleh layanan dan pengalaman terbaik. Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang, pemindahan ini dapat meningkatkan efisiensi operasional maskapai.

    Dalam proses pemindahan ini, maskapai menyarankan penumpang selalu update informasi di email, pesan pendek, aplikasi AirAsia MOVE. Penumpang juga disarankan tiba di bandara tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, sehingga tersedia cukup waktu untuk pindah terminal dan check-in manual di konter penerbangan.

    Sebagai info tambahan, setiap penumpang hanya boleh membawa bagasi kabin maksimal 7 kg. Jika lebih dari batas maksimal tersebut, penumpang wajib mendaftarkan bawaannya sebagai bagasi check-in di konter keberangkatan. Penumpang AirAsia telah memperoleh jatah bagasi terdaftar sesuai aturan yang berlaku.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • RI Mau Tiru Jepang Tolak Sampah dari Penerbangan Internasional

    RI Mau Tiru Jepang Tolak Sampah dari Penerbangan Internasional

    Jakarta

    Indonesia akan mengikuti kebijakan Jepang yang melarang masuknya sampah dari penerbangan internasional. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan transportasi udara berkelanjutan.

    Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Sokhib Al Rohman mengatakan setiap sampah dari penerbangan internasional di Jepang akan dikembalikan ke negara asalnya.

    “Kalau bapak ibu ke Jepang Seluruh penerbangan internasional di Jepang, begitu pesawatnya dibersihkan oleh petugas kebersihan di bandara Jepang, maka sampahnya dibungkus plastik dan dikembalikan ke negara asal,” katanya dalam media briefing di Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).


    “Jadi setelah pesawatnya dibersihkan, kemudian dibungkus oleh petugas kebersihan di Jepang, kemudian begitu pesawatnya mau berangkat, sampah itu akan dimasukkan ke dalam pesawat kargonnya untuk kembali ke negara asal. Tidak boleh membuang sampah internasional di bandara Jepang,” tambahnya.

    RI Mau Tiru Jepang

    Sokhib mengatakan kebijakan tersebut perlu diterapkan untuk penerbangan internasional di Indonesia demi melindungi bandara dari potensi pencemaran limbah. Meski begitu, ia mengatakan langkah ini pasti akan menghadapi tantangan yang berat.

    “Mungkin kita bisa contoh itu, kita harus bisa mencontoh itu, kenapa nggak? Waktu itu saya sebagai Kepala Kantor Otoritas Bandara Udara di Medan pak. Saya ingin terapkan itu pak tantangannya luar biasa. Tapi harus kita lakukan ke depan, sehingga kita tidak menerima sampah dari negara lain,” katanya.

    Selain itu, Sokhib mengatakan mengelola sampah di bandara membutuhkan biaya yang besar. Namun, jika hal itu tidak dilakukan, maka bandara akan menjadi tempat penimbunan sampah.

    “Kemudian luar biasa pengelolaan sampah di bandara juga membutuhkan energi biaya yang luar biasa, tapi kita harus tangani, kalau enggak, maka bandara itu akan menjadi tempat penimbunan sampah,” katanya.

    Tonton juga video “Wamen LH: Pemda Sediakan Lahan-3% APBD Buat Proyek Sampah Jadi Energi” di sini:

    (ara/ara)



    Sumber : finance.detik.com

  • Penerbangan Internasional RI Wajib Pakai Bahan Bakar Minyak Jelantah Mulai 2027

    Penerbangan Internasional RI Wajib Pakai Bahan Bakar Minyak Jelantah Mulai 2027


    Jakarta

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berencana mewajibkan seluruh penerbangan internasional yang masuk Indonesia untuk menggunakan bahan bakar ramah lingkungan atau atau Sustainable Aviation Fuel (SAF).

    Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara DJPU, Sokhib Al Rohman, mengatakan nantinya setiap penerbangan yang masuk Indonesia setidaknya harus menggunakan bahan bakar campuran atau blended fuel dengan persentase SAF 1%.

    “Sustainable efficient fuel, kita mentargetkan Indonesia tahun 2027 paling tidak sudah harus menerapkan 1% SAF, kita sudah sepakat, terutama di penerbangan internasional,” ucap Sokhib dalam acara press background di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).


    Dalam hal ini, Sokhib tidak menjelaskan lebih jauh sanksi apa yang akan diberikan pemerintah untuk setiap penerbangan yang tidak menggunakan SAF.

    Namun ia mencontohkan Belanda yang berencana untuk menerapkan aturan serupa mulai tahun depan. Di mana penerbangan internasional yang tidak menggunakan SAF akan dikenakan sanksi denda yang dihitung per penumpang.

    “Tahun depan itu Belanda akan menerapkan semua penerbangan yang internasional yang masuk ke Belanda, kalau tidak menggunakan SAF maka dia terkena penalty. Dia akan kena penalty kurang lebih 190 euro per penumpang. Sehingga kalau airlines tidak menggunakan bahan bakar SAF, maka tidak akan bisa menikmati harga tiket seperti hari ini,” jelasnya.

    Beruntung, menurutnya di Indonesia sendiri sudah mendorong penggunaan sustainable aviation fuel berbasis Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah. Dengan begitu penerapan penggunaan bahan bakar ramah lingkungan ini dapat dengan mudah diterapkan maskapai-maskapai dalam negeri.

    “Pertamina sudah launching dan mampu menggunakan minyak delantah, di-blended kurang lebih 1% dengan aftur yang ada di penerbangan. Maka kalau ke depan 2027, 2026 airline kita terbang ke internasional menggunakan campuran minyak jelantah dan avtur, maka kalau terbang ke Belanda tidak kena 190 euro per penumpang,” jelas Sokhib.

    Tonton juga video “Pertamina Luncurkan Penerbangan Perdana Sustainable Aviation Fuel Berbahan Baku Minyak Jelantah” di sini:

    (igo/fdl)



    Sumber : finance.detik.com