Tag: penonton

  • MotoGP Bikin Jumlah Penumpang Melonjak, Ada Extra Flight Citilink ke Lombok

    MotoGP Bikin Jumlah Penumpang Melonjak, Ada Extra Flight Citilink ke Lombok



    Jakarta

    Maskapai penerbangan Citilink memastikan kelancaran operasional penerbangan selama penyelenggaraan ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2025 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 2-5 Oktober 2025.

    Citilink mengoperasikan penerbangan reguler setiap hari dari Jakarta dan Surabaya menuju Lombok maupun sebaliknya. Khusus selama periode penyelenggaraan MotoGP, Citilink juga menambahkan dua penerbangan ekstra (extra flight) pada rute Surabaya – Lombok guna mengakomodir lonjakan permintaan dan memberikan kemudahan akses bagi wisatawan untuk menuju Lombok.


    Tingkat keterisian penumpang pun menunjukkan antusiasme yang tinggi. Untuk periode 1-3 Oktober, rute Jakarta – Lombok telah mencapai 100%, sementara rute Surabaya – Lombok berada pada kisaran 98%.

    Citilink telah melakukan persiapan secara matang untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan selama penyelenggaraan MotoGP dengan seluruh armada dalam kondisi laik terbang. Langkah ini menunjukkan komitmen Citilink untuk memenuhi standar keselamatan dan memberikan layanan berkualitas tinggi kepada seluruh penumpang.

    “Ajang MotoGP Mandalika merupakan momentum besar yang bukan hanya mendongkrak sektor olahraga, tetapi juga memberi dampak positif bagi pariwisata, ekonomi lokal, dan citra Indonesia di mata dunia. Citilink bangga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman terbaik bagi para penonton dan wisatawan,” ujar Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro.

    Dukungan terhadap penyelenggaraan MotoGP Mandalika ini sejalan dengan visi Citilink dalam memperkuat konektivitas nusantara dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia. Melalui komitmen tersebut, Citilink tidak hanya berperan sebagai penyedia transportasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkenalkan keindahan Lombok ke kancah global, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh penumpang.

    “Dengan kesiapan armada, layanan yang prima, serta semangat untuk terus mendukung pariwisata nasional, Citilink berkomitmen untuk memastikan MotoGP Mandalika 2025 berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi Indonesia,” tutup Darsito.

    Kopi Lokal di Penerbangan Citilink

    Sementara itu Citilink juga menghadirkan inovasi dalam memberikan pengalaman terbang yang berbeda bagi penumpang dengan menjalin kolaborasi bersama .TEMU Coffee, brand kopi lokal yang dikenal dengan kualitas dan keaslian cita rasa nusantara.

    Melalui kolaborasi ini, penumpang Citilink kini dapat menikmati drip bag coffee .TEMU bernama “Aerial Blend” di udara, sebuah inovasi dalam menyajikan kopi secara praktis di atas ketinggian 35.000 kaki.

    Kolaborasi ini hadir dari semangat bersama untuk memperkenalkan produk lokal Indonesia ke ranah yang lebih luas. Tidak hanya menyajikan minuman berkualitas di udara, kehadiran .TEMU Coffee di penerbangan Citilink juga menjadi bagian dari upaya Citilink dalam memberdayakan UMKM Indonesia, sehingga produk kreatif anak bangsa dapat lebih dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat, termasuk wisatawan domestik maupun internasional.

    “Citilink senantiasa berupaya menghadirkan pengalaman terbang yang berbeda dan berkesan bagi para penumpang. Melalui kolaborasi dengan .TEMU Coffee, kami ingin menghadirkan pengalaman menikmati kopi asli Indonesia yang autentik meskipun berada di udara. Lebih dari itu, inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung UMKM Indonesia agar dapat semakin berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro.

    “Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen .TEMU untuk menghadirkan kopi berkualitas ke lebih banyak momen kehidupan masyarakat, termasuk ketika mereka bepergian,” ujar Ache Harahap CEO .TEMU.

    Sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong pariwisata nasional, Citilink mengoperasikan penerbangan reguler setiap hari dari Jakarta dan Surabaya menuju Lombok maupun sebaliknya.Penumpang Citilink kini dapat menikmati drip bag coffee .TEMU bernama “Aerial Blend” di udara, Foto: Citilink

    Aerial blend drip bag yang diracik dari perpaduan biji kopi pilihan, yaitu Garut Java Kirana, Aceh Gayo Arkhan, dan Supremo Medellín asal Kolombia. Ketiga jenis biji kopi ini dipilih secara khusus untuk menciptakan profil rasa yang seimbang dan berkarakter.

    Cita rasa yang ditawarkan meliputi sentuhan milk chocolate, buah tropis, plum, dan manis alami menyerupai gula aren. Perpaduan ini menghadirkan sensasi ngopi yang lembut namun kompleks, cocok dinikmati dalam berbagai suasana, termasuk saat berada di ketinggian.

    Memberikan pengalaman yang hangat tak terlupakan selama penerbangan menuju tempat tujuan. Produk Aerial blend drip bag coffee khas .TEMU, menawarkan cara baru dalam menikmati kopi. Dengan kemasan yang praktis dan penyajian yang higienis, penumpang tetap bisa merasakan sensasi kopi dengan cita rasa otentik khas nusantara, sekalipun dalam penerbangan ke destinasi tujuan.

    “Kehadiran kopi lokal berkualitas dalam penerbangan Citilink diharapkan dapat menjadi simbol sinergi antara dunia penerbangan dan UMKM Indonesia. Dengan adanya kolaborasi ini, ke depannya Citilink optimis dapat menghadirkan lebih banyak inovasi yang tidak hanya menghubungkan penumpang dengan destinasi tujuan, namun juga dengan kekayaan budaya serta karya anak bangsa,” ujar Darsito.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nonton Balapan 300 Km/Jam Sambil Menikmati Budaya Lombok-Sumbawa

    Nonton Balapan 300 Km/Jam Sambil Menikmati Budaya Lombok-Sumbawa



    Jakarta

    Penonton MotoGP Mandalika tak hanya disuguhi balapan motor dengan kecepatan tinggi yang bisa melebihi 300 km per jam, tapi juga bisa melihat berbagai budaya di Mandalika Experience Gallery, Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

    Kegiatan pameran budaya yang dilakukan oleh Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) mewarnai ajang kejuaraan dunia balap sepeda motor MotoGP Mandalika 2025.

    Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam mengatakan bahwa partisipasi museum bertujuan untuk memperkenalkan warisan budaya, sejarah, dan peradaban masyarakat Lombok-Sumbawa kepada wisatawan domestik maupun mancanegara yang hadir di arena balap.


    “Kehadiran Lombok Sumbawa Museum of Civilization di MotoGP Mandalika merupakan upaya untuk mempertemukan sport tourism dengan cultural tourism,” ujarnya di Lombok Tengah, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (4/10/2025).

    Museum NTB memamerkan naskah Babat Lombok yang menceritakan letusan Gunung Samalas, Arca Siwa Mahadewa, maket Gunung Rinjani, maket Gunung Tambora, serta beberapa koleksi kain dari Sumbawa dan Bima, kemudian ada beberapa juga lukisan maupun kerajinan.

    Melalui pameran yang berlangsung pada 2-5 Oktober 2025 tersebut, Museum NTB ingin menunjukkan bahwa Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya yang mendalam.

    Nuralam mengatakan kehadiran museum lewat Lombok Sumbawa Museum of Civilization menjadi momentum untuk mendukung visi Nusa Tenggara Barat sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia yang selaras dengan promosi budaya dan pariwisata berkelanjutan.

    “Wisata olahraga tidak boleh berdiri sendiri. Ia harus ditopang oleh kekayaan budaya lokal agar wisatawan tidak hanya datang untuk menonton balapan, tetapi juga merasakan pengalaman otentik tentang siapa kita, dan apa tradisi kita,” ucap Nuralam.

    Lebih lanjut Nuralam berharap Museum Lombok Sumbawa of Civilization dapat menjadi jembatan edukasi budaya, ruang dialog identitas, serta medium promosi di tengah pagelaran MotoGP.

    “Kami berharap ini dapat menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan Nusa Tenggara Barat dalam konteks pariwisata berkelanjutan”, pungkasnya.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Saat Superman Terbang ke Singapura untuk Nonton F1

    Saat Superman Terbang ke Singapura untuk Nonton F1



    Jakarta

    Aktor yang memerankan karakter hero Superman, David Corenswet, nonton Formula 1 Grand Prix Singapura 2025. Dia membagikan momen tersebut dalam akun Instagramnya.

    Dilansir dari Straits Times, Senin (6/10/2025) dalam postingannya dia berterima kasih kepada Singapore Tourism Board (STB) atas pengalaman pertamanya menonton F1. Saat di Singapura, David juga bertemu dengan aktris ternama lainnya.

    “Mencatat pengalaman F1 pertama, terima kasih kepada @visit_singapore,” tulisnya dalam postingan video yang dibagikan pada tanggal 6 Oktober 2025.


    Dari postingan tersebut, terlihat David berlayar menikmati Singapura sebelum masuk ke sirkuit. Lalu dia berinteraksi bersama para penonton, melakukan wawancara dan menuju tribun untuk menyaksikan balapan.

    Balapan F1 Singapura itu juga ditonton oleh aktor Singapura Zoe Tay dan Desmond Tan. Mereka membagikan foto bersama dengan David di akun Instagramnya masing-masing.

    Selebritas lainnya yang hadir di balapan tersebut antara lain model Hong Kong Ella Yam, putri aktor Hong Kong Simon Yam dan model Qi Qi, serta Dino dari boy band K-pop Seventeen. Juga terlihat aktor Korea Selatan Hyun Bin dan Lee Jung-jae, aktor Taiwan Chen Bo-lin dan Cheryl Yang serta model Hong Kong Gaile Lok.

    Keberadaan Hyun Bin dibagikan oleh akun Ferrari Singapura di media sosial pada 3 Oktober, di mana bintang Crash Landing On You (2019 hingga 2020) tersebut berpose bersama kepala tim Ferrari Frederic Vasseur dan pembalap Ferrari Lewis Hamilton.

    F1 GP Singapura 2025 berlangsung Marina Bay Street Circuit, Minggu (5/10) malam. Pemenang dari balapan ini adalah George Russell, pembalap asal Inggris.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Viral Gorila Ngamuk, Bikin Retak Kaca Pembatas Bonbin

    Viral Gorila Ngamuk, Bikin Retak Kaca Pembatas Bonbin



    San Diego

    Seekor gorila membuat pengunjung Kebun Binatang San Diego kaget dan ketakutan. Dia mengamuk dan menghantam kaca pembatas hingga retak.

    Diberitakan CBS8, Selasa (14/10/2025) gorila jantan bernama Denny ini mengamuk pada hari Sabtu lalu, memecahkan satu lapis panel kaca di di habitat hutan gorila Kebun Binatang San Diego dengan menghantamnya. Netizen pun dibuat kaget dan bertanya-tanya, kenapa gorilanya bisa marah.

    Erin Riley, seorang profesor antropologi di Universitas Negeri San Diego, mengatakan ada banyak hal yang dapat memicu perilaku gorila ini.


    “Gorila, terutama yang jantan, sering melakukan apa yang kami sebut ‘unjuk gigi’, sebagai semacam tindakan pamer,” katanya.

    “Yang saya tidak tahu, tentu saja, karena saya tidak ada di sana, adalah apakah ada sesuatu yang memicu perilaku tersebut. Salah satu hal yang sebenarnya tidak disukai gorila adalah ditatap langsung di mata, dan itu bukan sesuatu yang selalu dipahami pengunjung kebun binatang,” lanjutnya.

    Dr Riley mengatakan mungkin saja Denny sedang bermain dan bersenang-senang. Namun, karena perhatiannya tertuju pada kaca, hal itu bisa jadi menunjukkan ada sesuatu terjadi pada penonton yang membuatnya tidak nyaman.

    “Mengingat kaca itu diarahkan ke jendela, tempat para pengunjung berada, saya tidak tahu apakah mereka merasa terancam, apakah ada banyak orang di sana saat itu yang membuat Denny merasa sedikit terancam,” tambahnya.

    Bulan Agustus lalu, Denny kehilangan saudaranya yang mati karena serangan jantung. Riley menduga bisa jadi Denny masih berduka atas kehilangan saudaranya, dan kematiannya mungkin masih mempengaruhinya.

    Kebun Binatang San Diego menyatakan bahwa Denny tidak terluka dan kedua gorila yang tinggal di habitat tersebut akan dirawat di balik layar hingga panel diganti. Belum ada informasi terkait apa yang memicu insiden tersebut.

    (sym/sym)



    Sumber : travel.detik.com

  • 9 Lokasi Kantong Parkir Sekitaran GBK Saat Jakarta Running Festival 2025

    9 Lokasi Kantong Parkir Sekitaran GBK Saat Jakarta Running Festival 2025


    Jakarta

    Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan sembilan kantong parkir di sekitar kawasan Gelora Bung Karno (GBK) selama event Jakarta Running Festival 2025 akhir pekan ini. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan peserta dan penonton.

    Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan lokasi parkir disiapkan agar peserta bisa menaruh kendaraan dengan tertib tanpa menimbulkan kemacetan di sekitar area kegiatan.

    “Kami menyiapkan total sembilan titik kantong parkir di kawasan GBK untuk mendukung kelancaran Jakarta Running Festival 2025,” kata Syafrin dalam keterangan resminya, Kamis (23/10/2025).

    Adapun sembilan kantong parkir yang disiapkan adalah:

    1. Parkir Plaza Tenggara
    2. Parkir Istora
    3. Parkir Elevated sisi selatan
    4. Parkir Elevated sisi utara
    5. Parkir Akuatik
    6. Parkir Lapangan ABC
    7. Parkir Stadion Madya
    8. Parkir Masjid Al-Bina
    9. Parkir Lapangan Softball

    Syafrin menjelaskan Jakarta Running Festival 2025 akan berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu (25/10) untuk kategori 5K dan 21K (half marathon) dan Minggu (26/10) untuk kategori 10K dan 42K (full marathon). Kegiatan tersebut akan melibatkan ribuan pelari dan menyebabkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama ibu kota, seperti Jalan Sudirman, MH Thamrin, dan Gatot Subroto.

    Untuk mendukung kelancaran acara, Dishub juga mengimbau masyarakat memanfaatkan transportasi umum, seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan Commuter Line menuju lokasi kegiatan.

    “Kami juga menyesuaikan operasional Transjakarta pada jam-jam pelaksanaan lomba lari, agar tetap dapat melayani warga yang bepergian,” imbuhnya.

    Lihat Video ‘Ada Jakarta Running Festival, CFD 26 Oktober Ditiadakan’:

    (bel/idn)



    Sumber : news.detik.com

  • Tribun Mini-Lapangan Miring, Begini Wujud Stadion Sepak Bola Tertua di Dunia

    Tribun Mini-Lapangan Miring, Begini Wujud Stadion Sepak Bola Tertua di Dunia



    Jakarta

    Ada banyak stadion legendaris yang tersebar di dunia, mulai dari Gelora Bung Karno di Jakarta hingga Anfield di Inggris. Stadion-stadion tersebut dibangun sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu.

    Dari ribuan stadion yang telah dibangun, ada salah satu stadion yang usianya sudah lebih dari 150 tahun, lho. Saking lamanya, arena tersebut juga dinobatkan sebagai stadion sepak bola tertua di dunia yang masih digunakan sampai sekarang.

    Stadion tersebut bernama Sandygate Road. Dilansir situs The Sun, Selasa (21/10/2025), Sandygate Road merupakan stadion milik klub sepak bola asal Inggris, Hallam FC. Sedikit informasi, klub tersebut saat ini bermain di divisi kesembilan.


    Sandygate Road dinobatkan sebagai stadion tertua di dunia oleh Guinness World Records. Stadion ini digunakan untuk menggelar pertandingan sepak bola pertama kali pada 26 Desember 1860 saat Hallam FC melawan Sheffield FC.

    Stadion tertua di dunia ada di Inggris, namanya Sandygate Road. Stadion milik klub bola Hallam FC itu usianya lebih dari 160 tahun.Foto: Dok. Facebook/Hallam FC

    Menurut catatan sejarah, lapangan ini sebenarnya sudah ada sejak 1789. Meski saat itu belum berfungsi sebagai stadion sepak bola, tapi sudah digunakan untuk menggelar sejumlah kegiatan masyarakat.

    Sejak 1860, Hallam FC selalu menggunakan Sandygate Road sebagai kandang mereka sampai saat ini. Jika dihitung sampai 2025, Sandygate Road usianya telah mencapai 160 tahun.

    Meski dinobatkan sebagai stadion tertua di dunia, tapi nyatanya Sandygate Road sangatlah kecil. Stadion ini dapat menampung sebanyak 1.350 penonton, tapi tempat duduk yang tersedia hanya untuk 275 orang saja.

    Ketika musim kompetisi sepak bola sedang libur, Sandygate Road digunakan sebagai lapangan krikert oleh klub Hallam CC selama musim panas di Inggris.

    Stadion Tertua di Dunia yang Sangat Sederhana

    Stadion tertua di dunia ada di Inggris, namanya Sandygate Road. Stadion milik klub bola Hallam FC itu usianya lebih dari 160 tahun.Foto: Dok. Facebook/Hallam FC

    Meyandang gelar stadion tertua di dunia, Sandygate Road tetap mempertahankan orisinalnya meski perkembangan teknologi sudah modern. Tidak ada papan skor LED yang biasa digunakan klub sepak bola modern.

    Fondasi yang digunakan oleh Hallam FC dalam membangun stadion ini tetap dipertahankan. Terdapat lambang klub yang menempel di batu bata merah untuk menandakan kepemilikan stadion ini.

    Meski begitu, bagian kursi penonton di tribun utama sudah diubah menjadi single seat sehingga lebih aman dan nyaman. Agar tidak kepanasan saat menyaksikan pertandingan, pihak klub memasang atap yang menutupi seluruh tribun utama.

    Saat memasuki Sandygate Road, terdapat sebuah plakat yang menempel di dinding untuk menandakan stadion tertua di dunia. Hallam FC sendiri juga dinobatkan sebagai klub sepak bola tertua kedua di dunia.

    Ruang ganti pemain juga sangat sederhana. Tidak ada kursi yang empuk dan lemari khusus untuk setiap pemain. Di dalam ruang ganti hanya ada bangku dari besi dan gantungan baju yang menempel di dinding.

    Bangku cadangan pemain juga terlihat unik. Pihak klub membangun ruangan kecil dari batu bata yang berfungsi sebagai bench untuk para staf dan pemain cadangan dari masing-masing klub.

    Lapangan di Stadion Sandygate Road juga tidak rata. Hal ini membuat aliran bola sedikit lebih cepat di sisi lapangan yang menurun, sehingga memengaruhi aliran bola saat ditendang.

    Jika sedang berkunjung ke Inggris, sempatkan diri untuk mampir ke Sandygate Road yang terletak di Sheffield. Harga tiket pertandingannya juga sangat murah, yakni 6 pound sterling per orang atau sekitar Rp 133.000 saja (kurs Rp 22.201).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Unik! Ada Stadion Bola yang Nyempil di Tengah Permukiman Warga

    Unik! Ada Stadion Bola yang Nyempil di Tengah Permukiman Warga



    Jakarta

    Ada banyak stadion sepak bola yang tersebar di Inggris. Beberapa nama stadion ini bahkan sudah terkenal ke seluruh dunia, seperti Old Trafford markas Manchester United dan Stamford Bridge milik Chelsea.

    Stadion di Inggris kebanyakan dibangun di lahan yang besar dan dekat fasilitas umum, seperti stasiun kereta atau terminal bus. Namun, ada salah satu stadion yang sangat unik karena dibangun di tengah permukiman penduduk.

    Stadion tersebut bernama Kenilworth Road, kandang dari klub sepak bola Luton Town. Stadion ini ‘nyempil’ di tengah-tengah permukiman warga di distrik Bury Park, Luton, Inggris.


    Jika dilihat dari Google Maps, stadion ini berada di tengah perumahan Kota Luton yang padat. Kenilworth Road diapit oleh sejumlah jalan, yaitu Ivy Road, Oak Road, dan Beach Road.

    Dilansir situs BBC, kapasitas stadion Kenilworth Road hanya menampung sekitar 10.300 penonton saja. Ketika tampil di Liga Inggris musim 2023-2024, Luton Town jadi klub dengan stadion paling terkecil dalam catatan sejarah Liga Premier Inggris.

    Sebenarnya, Luton Town tidak mendapat izin dari pihak Premier League untuk memainkan pertandingan kandang di Kenilworth Road karena belum memenuhi regulasi. Untuk mengatasi hal itu, pihak klub menambah kursi penonton di tribun Bobber Stand yang menelan dana sebesar 10 juta pound sterling.

    Usai direnovasi, Kenilworth Road jadi lebih tertata rapi. Tak ada lagi tribun untuk penonton berdiri karena semuanya sudah diubah menjadi single seat dan kini dapat menampung sebanyak 11.050 penonton.

    Pintu Masuk ke Tribun Stadion Harus Lewat Rumah Warga

    Fans outside of the stadium before the Sky Bet Championship play-off semi-final second leg match at Kenilworth Road, Luton. Picture date: Tuesday May 16, 2023. (Photo by Zac Goodwin/PA Images via Getty Images)Foto: PA Images via Getty Images/Zac Goodwin – PA Images

    Kenilworth Road telah menjadi markas Luton Town sejak 1905, menjadikannya salah satu stadion tertua di Inggris. Meski sudah beberapa kali direnovasi, stadion ini tetap mempertahankan wujud aslinya.

    Hal itu bisa dilihat dari penggunaan tiang fondasi untuk menopang atap stadion pada salah satu tribun. Di era modern, stadion sepak bola sudah tidak lagi menggunakan tiang tersebut karena dinilai tidak estetis.

    Namun, pihak Luton Town masih mempertahankan arsitektur tersebut. Meski begitu, banyak penonton yang mengeluhkan tiang penopang atap tribun karena mengganggu kenyamanan saat menonton pertandingan.

    Ciri khas dari Kenilworth Road terletak pada tribun Oak Stand. Untuk bisa masuk ke dalam stadion, para suporter harus melewati gerbang check-in yang merupakan rumah penduduk.

    Uniknya lagi, saat menaiki tangga ke dalam tribun stadion, para suporter harus melalui halaman belakang rumah warga. Mereka yang datang ke stadion dapat melihat jemuran pakaian hingga aktivitas penduduk di teras belakang.

    Bukan bermaksud melanggar privasi, tapi di sekeliling Kenilworth Road sudah dibangun rumah-rumah warga yang jaraknya sangat mepet dengan stadion. Sementara itu, untuk membuat akses masuk ke dalam stadion akan sangat sulit jika harus merobohkan rumah warga.

    Sunderland fans make their way into the stadium before the Sky Bet Championship play-off semi-final second leg match at Kenilworth Road, Luton. Picture date: Tuesday May 16, 2023. (Photo by Zac Goodwin/PA Images via Getty Images)Foto: PA Images via Getty Images/Zac Goodwin – PA Images

    Maka dari itu, dibangunlah pintu masuk ke dalam tribun stadion melalui rumah warga. Suatu momen yang sangat unik untuk menyaksikan laga sepak bola di kompetisi teratas Liga Inggris.

    Sebagai kompensasi terhadap warga yang halaman belakangnya digunakan sebagai akses masuk ke dalam tribun stadion, pihak klub membayar perawatan sekitar 20 taman yang dimiliki oleh warga setempat.

    “Secara historis, hal itu telah menyebabkan sejumlah penderitaan bagi penduduk setempat karena lokasinya yang begitu dekat dengan lapangan, sehingga klub ingin memberikan bantuan kembali kapada mereka,” kata salah satu warga setempat Jay Islam.

    “Sebagai bagian dari perayaan promosi ke Liga Premier Inggris, pihak klub ingin mempercantik halaman belakang rumah warga dan mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

    Luton Town rencananya akan pindah dari Kenilworth Road ke markas baru yang lebih besar dan modern. Stadion baru itu nantinya akan bernama Power Court Stadium.

    Power Court Stadium memiliki kapasitas 25.000 kursi penonton. Stadion ini dibangun di bekas pusat tenaga listrik Kota Luton yang telah ditutup sejak 1969.

    Saat ini, pembangunan stadion sudah mulai dilakukan. Kabarnya, Power Court Stadium sudah bisa digunakan untuk menggelar pertandingan pada 2028.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com