Tag: pesepakbola

  • Sumbang Dua Gol Barcelona, Raphinha Ternyata Dihukum Hansi Flick


    Barcelona

    Raphinha cuma bermain separuh babak dalam pesta setengah lusin gol Barcelona kontra Valencia. Raphinha rupanya dihukum oleh pelatih Hansi Flick.

    Pada pertandingan di Stadion Johan Cruyff, Senin (15/9) dinihari WIB, Raphinha untuk kali pertama di musim ini memulai dari bangku cadangan. Flick menurunkan Marcus Rashford di sayap kiri, yang biasanya ditempati winger Brasil itu.


    Raphinha baru masuk setelah turun minum dengan menggantikan pemain baru, Ronny Bardghji. Pada prosesnya, mantan pemain Leeds United itu mencetak dua gol Blaugrana.

    Menurut laporan RAC1, yang dikonfirmasi Marca, Hansi Flick sesungguhnya tidak bermaksud mencadangkan Raphinha. Akan tetapi, karena pesepakbola berusia 28 tahun itu terlambat datang ke sebuah sesi latihan Barcelona, maka Flick mesti menjatuhkan sanksi.

    Flick memang dikenal sangat tegas dan disiplin mengenai jadwal. Mantan pelatih Bayern Munich dan Timnas Jerman itu tidak akan segan menghukum pemain-pemain yang ngaret.

    “Raphinha punya mentalitas terbaik. Itu adalah keputusan teknis. Toh akan ada banyak pertandingan untuk setiap pemain,” ucap Hansi Flick soal dicadangkannya Raphinha.

    Dengan dua golnya ke gawang Valencia, Raphinha berarti sudah mencetak tiga gol dan satu assist dalam empat pertandingan Barcelona di Liga Spanyol musim ini. Raphinha akan diandalkan Barca lagi saat melawat ke Newcastle United di laga pertama Liga Champions 2025/2026.

    (rin/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Carvajal Bela Yamal dari Kritik: Fokus ke Performanya Saja


    Jakarta

    Lamine Yamal kerap dikritik atas sikapnya di dalam maupun luar lapangan. Kapten Real Madrid Dani Carvajal menyebut Yamal sebaiknya dinilai di atas lapangan saja.

    Kehidupan Yamal di luar lapangan belakangan kerap menjadi sorotan. Mulai dari pesta ulang tahunnya yang penuh kontroversi sampai hubungan asmaranya dengan perempuan yang lebih tua.

    Di dalam lapangan, Yamal juga tidak jarang dicap arogan. Kendati demikian, pesepakbola berusia 18 tahun itu tetap menjadi salah satu pilar penting Barcelona.


    Carvajal pun meminta publik untuk tidak terlalu membesar-besarkan kontroversi Yamal. Pada akhirnya, yang penting menurutnya adalah penampilan di atas lapangan.

    “Orang-orang harus paham kalau ini rumit. Dia bocah 18 tahun yang sudah jadi pemain kunci di klub seperti FC Barcelona, salah satu yang terbaik di dunia,” ujar Carvajal kepada Cadena SER.

    “Dia memberikan perbedaan, dia menandatangani kontrak penting, dampaknya meningkat secara dramatis, dan well, pada akhirnya tidak mudah dikelola.”

    “Dia akan bikin kesalahan, seperti kita semua. Tapi pada akhirnya, kalau Anda main bagus di lapangan, memberikan segalanya, dan punya kualitas seperti yang dia miliki, yang tidak bisa dibantah, maka pada akhirnya dia bisa jadi pemain yang menandai sebuah era,” katanya.

    (nds/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Xabi Alonso: Vinicius Dicadangkan karena..


    Oviedo

    Vinicius Junior dicadangkan untuk pertama kalinya dalam kemenangan Real Madrid atas Real Oviedo. Xabi Alonso menegaskan, keputusan itu semata karena taktik.

    Bintang sepakbola Brasil itu baru masuk di babak kedua saat Madrid memimpin 1-0 di markas Oviedo dalam pertandingan Senin (25/8) dinihari WIB. Vinicius lantas mengkreasikan gol kedua Los Blancos yang kembali dicetak Kylian Mbappe di menit ke-83.

    Vinicius menutup penampilannya dari bench dengan membobol gawang Oviedo di injury time. Vinicius menuntaskan crossing mendatar Brahim Diaz dengan sepakan ke sudut bawah gawang lawan sekaligus memastikan kemenangan Madrid 3-0.


    Usai pertandingan pelatih Real Madrid Xabi Alonso menjawab pertanyaan publik mengenai keputusannya mencadangkan Vinicius Junior. Pesepakbola berusia 25 tahun itu diketahui sudah bertahun-tahun mengamankan tempatnya di tim inti Merengues.

    “Pergantian pemain dari pertandingan satu ke pertandingan lainnya bergantung pada apa yang kami butuhkan, dalam kaitannya dengan beban pekerjaan dan lawan,” sebut Alonso dikutip AS. “Saya belum membuat keputusan apapun untuk bulan depan.”

    “Penting bagi pemain untuk merasa penting, siap, dan siap untuk bermain di pertandingan selanjutnya. Penting untuk menjaga penampilan stabil sebagai sebuah tim. Ini adalah sebuah pertandingan untuk melihat bahwa kami terus berkembang.”

    “Setelah hari Selasa melawan Osasuna, kami telah berkembang pada hari ini, dan kami ingin terus seperti ini. Kami toh punya 20an pemain, dan saya akan mencoba mengeluarkan yang terbaik dari mereka untuk memiliki tim sebaik mungkin.”

    Vinicius sangat penting pada hari ini, dan niat saya adalah semua pemain berkontribusi. Akan seperti itu di sepanjang musim ini,” cetus Xabi Alonso.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Yang Penting Ter Stegen Comeback Dulu, tapi…


    Hamburg

    Pelatih Barcelona Hansi Flick mendukung penuh kembalinya Marc-Andre ter Stegen. Namun, Flick tak bisa menjanjikan waktu bermain bagi kiper senior Jerman itu.

    Ter Stegen sempat membuat gaduh setelah Barcelona mendatangkan kiper muda Joan Garcia. Ter Stegen menolak meninggalkan klub, dan memilih naik meja bedah untuk menyembuhkan cedera punggungnya.


    Karena harus menjalani pemulihan selama berbulan-bulan, mantan kiper Borussia Moenchengladbah itu jadi tak bisa dijual. Barca pun geram, dan sempat mencopot ban kapten Ter Stegen sebelum dikembalikan lagi setelah kedua pihak berbaikan.

    Marc-Andre ter Stegen kemungkinan baru akan comeback di bulan-bulan terakhir tahun ini. Hansi Flick menegaskan bahwa Joan Garcia akan tetap jadi kiper nomor satu Barca sekalipun Ter Stegen kembali. Pelatih Jerman itu turut mengungkapkan, tak ada jaminan menit bermain bagi pesepakbola 34 tahun ini.

    “Sekarang kami punya seorang kiper yang masih sangat muda dan sangat berbakat seperti Joan Garcia, yang tampil di level yang sangat tinggi. Kami semua sudah memutuskan bersama-sama bahwa dia harus jadi masa depan Barca. Jadi, bagi saya, pendekatan kami sudah jelas,” ungkap Flick.

    “Bagi saya, penting Marc dan klub telah jadi lebih dekat. Dan mereka menginginkan komunikasi yang tepat. Menurut saya, penting untuk Marc kembali. Dia itu kiper level tinggi dan dia memiliki dukungan penuh dari kami, agar dia bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya.”

    “Apa yang bisa saya janjikan kepada dia? Tidak, saya tidak membuat janji apapun,” ceplos Hansi Flick tentang Marc Andre-ter Stegen di Mundo Deportivo.

    (rin/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Eks Wonderkid Kasih Saran ke Yamal: Fokus dan Jaga Sikap!


    Barcelona

    Mantan wonderkid Freddy Adu memberi saran buat Lamine Yamal. Dia menasihati bintang Barcelona itu supaya fokus dan tak terganggu urusan di luar lapangan.

    Adu merupakan mantan pesepakbola asal Amerika Serikat. Namanya melesat pada 2004 ketika jadi pemain termuda yang bermain di MLS, yakni di usia 14 tahun bersama DC United.

    Popularitasnya di Amerika Serikat membuat Adu digadang-gadang sebagai wonderkid dan penerus legenda Brasil, Pele. Dia mencoba peruntungan di Eropa dengan gabung ke Benfica pada 2007, tapi gagal menampilkan performa terbaik.


    Karier Adu selanjutnya menukik dengan bermain untuk 14 klub berbeda dalam kurun 2007-2021. Dia pensiun di usia 33 tahun setelah gagal mendapatkan klub usai kontraknya di tim divisi tiga Swedia, Osterlen FF, diputus.

    Adu mengakui dirinya banyak melakukan kesalahan, utamanya di luar lapangan, sehingga kariernya menukik. Dia berharap nasib yang menimpanya tak diulangi bintang muda Barcelona dan Timnas Spanyol, Lamine Yamal (18 tahun).

    Yamal dinilai Adu memiliki kesamaan dengannya, yakni jadi sorotan sedari dini bahkan untuk urusan di luar lapangan. Pria berusia 36 tahun itu menyarankan Yamal untuk tetap fokus pada karier sepakbolanya dan tak terganggu urusan personal.

    “Ketika saya masih muda, saya membuat banyak kesalahan. Saya masih muda dan saya lalai. Saya sedang keluar dengan beberapa teman dan seseorang mengambil foto saya di sebuah pesta atau semacamnya, dan itu menjadi masalah besar,” kata Adu, dilansir dari Marca.

    CHESTER, PA - AUGUST 24: Freddy Adu #11 of the Philadelphia Union walks onto the pitch before the start of a Major League Soccer game against Real Salt Lake on August 24, 2012 at PPL Park in Chester, Pa. The game ended in a scoreless tie. (Photo by Rich Schultz/Getty Images)Eks wonderkid AS, Freddy Adu. (Foto: Rich Schultz/Getty Images)

    “Kemudian narasinya menjadi bahwa Anda tidak fokus pada permainan Anda, bahwa Anda hanya berada di luar sana dengan teman-teman Anda dan berpesta,” sambungnya.

    “Semua mata tertuju padanya sepanjang waktu, dan itu sulit. Sangat sulit. Secara pribadi, saya tidak bisa menjadi orang normal, dan ini datang dari seseorang yang tinggal di Amerika Serikat, dan di Amerika Serikat, sepakbola bahkan bukan olahraga terbesar di sini!”

    “Itu sulit. Sebagai pemain muda, ketika Anda berada dalam situasi seperti itu, sangat, sangat sulit untuk mengatasinya,” Freddy Adu mengungkapkan.

    (bay/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ramai-ramai Tolak Barcelona Vs Villarreal di AS


    Madrid

    Rencana memindahkan pertandingan LaLiga antara Barcelona vs Villarreal ke Amerika Serikat ditentang keras. Asosiasi Pemain Spanyol angkat suara memberi kecaman.

    Federasi Sepakbola Spanyol akhirnya menyetujui rencana LaLiga menggelar pertandingan di luar negeri. Barcelona vs Villarreal kemudian diusahakan di Miami, pada 20 Desember mendatang.

    Rencana itu tinggal mendapatkan restu dari UEFA dan FIFA, serta dukungan dari Federasi Sepakbola AS dan CONCACAF. Upaya LaLiga kini banyak dikecam.


    Yang terbaru adalah Asosiasi Pesepakbola Profesional Spanyol (AFE) yang angkat suara. Mereka mendesak lebih transparan soal rencana itu.

    “Didukung oleh kapten klub-klub LaLiga, AFE menentang penyelenggaraan pertandingan liga di luar Spanyol,” kata AFE dalam sebuah pernyataan soal Barcelona vs Villarreal, yang dilansir ESPN.

    “Kapten setiap tim bertemu pada Kamis untuk membahas permintaan yang diumumkan Federasi Sepakbola Spanyol [RFEF] pada awal Agustus, yaitu pertandingan yang akan digelar di luar negeri, yang telah diajukan ke UEFA dan FIFA.”

    “AFE meminta laporan rinci dari liga untuk memberitahu para pemain tentang situasi dan mendengarkan pendapat mereka. Dalam tanggapannya, liga hanya memberitahu kami tentang perkembangan proses persetujuan.”

    “Mengingat situasi ini, mengingat kurangnya dialog dan informasi yang diberikan, inisiasi proyek yang dipromosikan LaLiga dan disetujui tanpa informasi oleh RFEF merupakan tindakan yang tidak menghormati para pemain, karena melibatkan perubahan di tingkat olahraga selain perjalanan ke luar negeri sebagai pekerja dalam kerangka liga domestik,” tegasnya.

    Sebelumnya, Real Madrid juga mengecam proyek LaLiga ini. Beberapa pemain juga sudah angkat suara soal agenda Barcelona vs Villarreal di Miami.

    “Kami bersatu,” lanjut pernyataan AFE. “Kami ingin penghormatan dan transparansi. Dengan pesan ini, AFE menuntut agar lembaga-lembaga Spanyol yang terlibat menyediakan semua informasi tentang proyek yang akan mengubah kompetisi,” katanya.

    “Ini adalah hal yang memerlukan dialog, negosiasi, dan kesepakatan sebelumnya dengan semua pemangku kepentingan, dan secara fundamental, dengan pemain utama, yaitu kami,” tegasnya.

    (yna/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Jules Kounde Siap Berkorban demi Yamal!


    Jakarta

    Pemain Barcelona, Jules Kounde, menegaskan tak masalah berkorban demi Lamine Yamal. Pesepakbola asal Prancis itu mau Yamal tampil lebih produktif lagi.

    Di Barcelona beberapa musim ini, Yamal menjadi sandaran lini depan. Pemain 18 tahun itu menunjukkan kontribusi maksimal saat Barcelona menghajar Mallorca 3-0.

    Yamal mencetak satu gol dan satu assist untuk Barcelona. Dia dplot oleh Hansi Flick menjadi sayap kanan.


    Pada musim lalu, Yamal memberi kontribusi maksimal untuk Barcelona. Dia membukukan 18 gol dan 25 assist dalam 55 pertandingan di semua ajang.

    Dengan kontribusi itu, Yamal membawa Barcelona meraih tiga trofi. Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol yang dimenangi.

    Agar Yamal lebih bebas saat menyerang, Kounde mau berkorban bermain lebih defensif. Pemain Prancis itu juga mengaku mempunyai hubungan yang baik dengan Yamal.

    “Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Dia pemain yang luar biasa, brilian, tapi di atas itu semua, dia adalah pemain yang mementingkan tim,” kata Kounde di Marca.

    “Dia bekerja untuk tim. Dia tak bertahan seperti pemain lain karena dia membutuhkan energinya untuk membuat keputusan di lini depan. Saya tak masalah sedikit lebih bertahan kalau dia bermain seperti di laga-laga itu,” kata dia menambahkan.

    (cas/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Cieee… Lamine Yamal Dipuji Messi


    Jakarta

    Lionel Messi memuji Lamine Yamal. Messi menyebut, performa Yamal mirip-mirip seperti dirinya saat muda.

    Dalam event promosi bersama Adidas baru-baru ini, Lionel Messi ditanya soal para pesepakbola muda. Messi tak memungkiri, banyak pemain muda yang sudah tampil oke.


    “Banyak generasi pesepakbola muda yang sangat bagus yang masih memiliki jalan panjang,” kata Lionel Messi seperti dilansir dari Tribuna.

    Kalau harus memilih satu pemain muda yang paling oke menurut Messi, siapa yang bakal dipilih?

    “Jika saya harus memilih seseorang, karena usia dan masa depannya, saya dengar orang-orang telah memilih Lamine Yamal. Tanpa ragu, saya juga memilihnya,” jawab Messi.

    “Yamal mirip seperti saya muda dulu,” sambungnya.

    Lamine Yamal masih berusia 18 tahun. Musim 2024/2025 kemarin, Yamal jadi bagian skuad utama Barcelona ketika sapu bersih tiga titel domestik. Apalagi, Yamal juga dulu pernah dimandikan oleh Lionel Messi.

    Lionel Messi berharap, Lamine Yamal terus bisa berkembang. Usianya masih muda, masa depannya terlihat cerah!

    “Dia adalah salah satu pemain hebat saat ini dan punya masa depan cerah. Kini semuanya tergantung pada dirinya sendiri,” pesan Messi ke Yamal.

    (aff/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Antony Kapan ke Betis? Oriz Kangen Main Bareng Lagi nih


    Jakarta

    Aksi Antony di Real Betis pada paruh kedua musim lalu sedemikian mengesankan bagi Angel Oriz, yang kini menunggu-nunggunya untuk balik ke klub Spanyol itu.

    Saat ini Antony sebenarnya sudah masuk ke dalam daftar pemain yang ingin dilepas klub Inggris Manchester United. Hal itu pula yang bikin Man United meminjamkannya ke Betis pada paruh kedua musim lalu.

    Sejauh ini Antony kabarnya sudah menolak tawaran dari klub Portugal Benfica. Dari laporan lain, pesepakbola asal Brasil itu juga menampik pinangan dari klub-klub Brasil.


    Antony seperti ingin menegaskan bahwa dirinya cuma mau kembali ke Real Betis, tempatnya unjuk gigi selama beberapa bulan terakhir. Yang jadi masalah, Betis sepertinya enggan membeli dan cuma mau meminjam pesepakbola 25 tahun itu lagi.

    Sehubungan dengan itu, Angel Oriz yang adalah bek kanan Real Betis melontarkan pengalaman manisnya bahu-membahu dengan Antony di sisi kanan lapangan pada musim lalu. Oriz pun kini sudah tidak sabar Antony bisa balik ke Betis lagi.

    “Main bersama Antony, atau pemain sekaliber dirinya, adalah hal luar biasa buatku,” kata pesepakbola 21 tahun itu kepada Estadio.

    “Ia sudah membuat situasi di lapangan jadi lebih mudah. Aku cuma harus memberi bola kepadanya dan terus berlari karena ia yang akan mengurusi sisanya.”

    “Kenyataannya, akan luar biasa jika bisa main bareng dirinya lagi. Dan aku berharap itu terwujud di bursa musim panas kali ini dan ia terus memberikan suka-cita bagi suporter Betis. Itu bakal keren banget,” sebut Oriz.

    Simak juga Video: Antony Pahlawan Kemenangan Real Betis Atas Espanyol

    (krs/aff)



    Sumber : sport.detik.com