Tag: pemain

  • Lewandowski Tepis Rumor Mau Pergi di Januari


    Barcelona

    Superstar sepakbola Polandia Robert Lewandowski memang menghadapi ketidakpastian di Barcelona. Namun, Lewandowski dipastikan tidak akan pergi di musim dingin.

    Lewandowski, 37 tahun, tinggal memiliki sisa kontrak sampai Juni tahun depan. Kabarnya, pemain terbaik FIFA dua kali itu akan dilepas menyusul tawaran perpanjangan kontrak dari Barca, yang tidak kunjung tiba.

    Belakangan ini, Barcelona bahkan dikaitkan dengan bomber Bayern Munich, Harry Kane. Sementara itu, Lewandowski masih berupaya kembali ke bentuk terbaik usai diganggu cedera otot.


    Agen Lewandowski, Pini Zahavi, menepis gosip kliennya ingin meninggalkan Blaugrana. “Semua kabar seputar kemungkinan kepergian Lewandowski di bursa transfer Januari itu sepenuhnya keliru,” lugas dia dikutip Mundo Deportivo.

    “Dia merasa sangat nyaman di Barcelona, dan tidak punya niat membuka pintu keluar di tengah musim. Robert tidak memikirkan tentang pergi untuk sekarang; dia benar-benar fokus untuk membantu tim dan memenangi titel-titel juara,” sambung agen yang juga menaungi Jonathan Tah dan Christopher Nkunku itu.

    Jika tidak disodori kontrak baru dengan Barcelona, Robert Lewandowski disebut-sebut akan pensiun. Zahavi lagi-lagi membantahnya. Lewandowski belum akan pensiun dalam waktu dekat karena masih bertaji.

    “Kemungkinan itu juga tidak benar. Si pemain masih kompetitif kok, dan dia akan meneruskan kariernya,” Pini Zahavi menambahkan tentang masa depan Lewandowski.

    Robert Lewandowski sedang mengarungi musim keempatnya di Barcelona. Lewandowski sudah mengemas 108 gol dalam 159 penampilan untuk Barca sejak bergabung pada musim panas 2022. Namun, mulai musim ini Lewandowski tak jadi penyerang pilihan utama karena pelatih Hansi Flick lebih memilih striker yang lebih muda, Ferran Torres.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Peringatan Keras buat Lamine Yamal: Jaga Perilaku


    Jakarta

    Mantan pelatih kawakan Spanyol Javier Clemente memperingatkan Lamine Yamal. Bintang muda Barcelona itu mesti jaga perilaku khususnya di luar lapangan hijau.

    Lamine Yamal bisa dibilang sebagai pesepakbola muda paling menonjol saat ini. Winger Spanyol itu jadi salah satu tulang punggung Barca saat memenangi treble domestik di musim lalu. Sebanyak 18 gol dan 25 assist jadi bukti penampilan impresif Yamal.


    Akan tetapi, sejak awal musim ini tingkah Lamine Yamal terus menyedot sorotan. Dimulai dari gelaran pesta ulang tahun yang dianggap terlalu berlebihan, sampai kisah asmaranya dengan perempuan yang jauh lebih tua.

    Clemente mengakui kehebatan pemain berdarah Maroko-Guinea Ekuator itu. Clemente mengingatkan Lamine Yamal agar teratur di dalam kehidupan pribadinya.

    “Jika dia tidak berperilaku baik, dia tidak akan bertahan lama di permainan ini,” sebut Clemente kepada Cadena SER.

    “Sebagai seorang pemain, dia itu memang sangat bagus, tapi masalahnya adalah jika dia tidak berperilaku dengan tepat di semua hal yang menyangkut kehidupan pribadinya, dia tidak akan sukses. Itu sudah jelas.”

    Lamine Yamal kembali memperlihatkan performa menjanjikan di awal musim ini. Sudah enam gol dan enam assist yang dibukukan pemain berusia 18 tahun itu untuk Barcelona dalam 11 penampilannya di seluruh kompetisi.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Harus Sabar, Lewandowski Belum Putuskan Masa Depan


    Barcelona

    Robert Lewandowski belum akan menentukan masa depannya di Barcelona dalam waktu dekat. Ia menegaskan tak terburu-buru mengambil keputusan soal kontraknya yang akan habis di El Barca.

    Kontrak Robert Lewandowski di Barcelona bakal habis akhir musim ini. Penyerang 37 tahun belum memutuskan masa depannya.

    Lewandowski saat ini masih menjadi andalan di lini depan Barcelona. Ia sudah bikin tujuh gol dari 12 penampilan musim ini.


    Torehan tersebut bikin Barcelona dilaporkan bersedia untuk memperpanjang kontak Lewandowski satu atau dua tahun ke depan. Pengalaman Lewandowski juga sangat dibutuhkan Barcelona yang berisi pada pemain muda.

    Namun, Barcelona belum bisa mengambil langkah lebih jauh karena menunggu keputusan dari Lewandowski. Kubu Blaugrana tampaknya harus bersabar terkait hal ini.

    Pasalnya, Lewandowski menegaskan belum akan memberi keputusan dalam waktu dekat. Ia menegaskan tak terburu-buru mengambil keputusan

    “Saya tenang. Saya tidak tahu di mana saya akan berada atau apa yang ingin saya lakukan dalam beberapa bulan. Saya tidak perlu melakukan apa pun dan saya tidak terburu-buru. Sebentar lagi saya akan siap memutuskan jalan mana yang ingin saya ambil dan melihat apa saja pilihan yang tersedia,” ujar Lewandowski dikutip dari Mundo Deportivo.

    Situasi ini membuat masa depan Lewandowski masih belum jelas. Ia masih berpeluang untuk hengkang secara gratis akhir musim ini.

    Jika meninggalkan Camp Nou, ia mengakhiri pengabdiannya selama tiga musim dengan El Barca. Ia merapat ke Barcelona pada 2022 dari Bayern.

    Lewandowski total telah mengemas 159 penampilan untuk Barcelona dengan sumbangan 108 gol. Ia turut mengantarkan Blaugrana meraih dua gelar LaLiga dan satu Copa del Rey.

    (pur/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rodrygo Tepis Kabar Keretakan Ruang Ganti Real Madrid


    Madrid

    Ruang ganti Real Madrid kabarnya lagi panas dengan isu keretakan internal tim. Penggawa Los Blancos, Rodrygo, membantah kabar tersebut.

    Madrid belakangan ini diterpa isu miring mengenai atmosfer tim di ruang ganti. Beberapa pemain diklaim tidak suka dengan kepemimpinan Xabi Alonso sebagai pelatih.

    Xabi Alonso dituding terlalu mencampuri urusan pribadi para pemain Real Madrid. Isu ini semakin kencang ketika Vinicius Junior marah-marah saat diganti dalam laga El Clasico dan enggan meminta maaf kepada Alonso.


    Selain soal Alonso, ruang ganti Real Madrid juga diterpa isu perselisihan Franco Mastantuono. Pemain muda Argentina itu kabarnya tidak disukai para penggawa Madrid asal Brasil.

    Mastantuono mulai jadi pilihan utama Real Madrid setibanya Xabi Alonso sebagai pelatih tim. Dia menggeser posisi dua pemain asal Brasil, Rodrygo dan Endrick.

    Berbagai isu negatif di ruang ganti Real Madrid ditanggapi langsung Rodrygo. Dia menegaskan tidak ada perpecahan dalam skuad dan membantah kabar miring tersebut.

    “Sangat baik, sangat baik, seperti biasa,” ujar Rodrygo usai tampil membela Brasil dalam laga persahabatan kontra Senegal, dilansir dari Mundo Deportivo.

    Rodrygo memang jarang dimainkan sebagai starter di bawah asuhan Xabi Alonso. Winger berusia 24 tahun itu cuma 2 kali bermain sejak awal dari 10 kali penampilan di Liga Spanyol musim ini.

    (bay/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Bos LaLiga Sindir Real Madrid soal Laga NFL di Santiago Bernabeu


    Madrid

    Real Madrid jadi tuan rumah pertandingan American football (NFL) di Santiago Bernabeu. Bos LaLiga, Javier Tebas, menyindir langkah yang diambil Los Blancos.

    Sejarah tercipta saat pertandingan NFL antara Miami Dolphins kontra Washington Commanders di Santiago Bernabeu, Minggu (16/11/2025). Untuk pertama kalinya laga NFL digelar di Spanyol.

    Real Madrid menyulap lapangan di Santiago Bernabeu dari penggunaan sepakbola menjadi American football. Pertandingan yang berakhir untuk kemenangan Miami Dolphins 16-13 ini ditonton lebih dari 76 ribu penggemar yang memenuhi tribun.


    NFL punya alasan menggelar pertandingan di Santiago Bernabeu. Mereka ingin mendekatkan diri kepada pasar internasional, khususnya bagi para penggemar American football di luar Amerika Serikat.

    Santiago Bernabeu menjadi tuan rumah ketujuh NFL seri internasional tahun ini. NFL sebelumnya juga menggelar pertandingan di Sao Paulo, Dublin, Berlin, dan tiga kali di London.

    Gelaran NFL di markas Real Madrid mendapat sorotan Javier Tebas. Dia menyindir sikap Los Merengues yang dianggapnya standar ganda. merujuk penolakan Los Blancos terhadap pertandingan Liga Spanyol di Miami, Amerika Serikat, yang sempat dicanangkan LaLiga Oktober lalu.

    “Kami telah mendengar selama berminggu-minggu bahwa hari ini adalah ‘hari bersejarah bagi olahraga Spanyol’ karena NFL bermain di Madrid. Halaman depan, promo spesial, karpet merah… promosi yang luar biasa untuk NFL di Spanyol, dengan stadion Spanyol sebagai tempat pertunjukan,” Tebas menuliskan di X.

    “Apa yang paling mencolok: stadion itu milik klub yang sama yang memimpin kampanye “integritas” melawan pertandingan resmi LaLiga di Miami dan sekarang dengan senang hati menyewakannya, tentu saja dengan pembayaran di awal,” dia menambahkan.

    “Saat itu mereka memiliki pemain dan penjilat yang mengulang narasi yang sama, dengan ekspresi identik tentang pemalsuan kompetisi. Mereka mengirim surat ke setiap lembaga yang memungkinkan, kecuali merengek kepada Paus, sementara Komisioner Olahraga Eropa mengibarkan bendera “tradisi” dan AFE memenuhi mulut mereka dengan “informasi” dan “transparansi”, padahal mereka sudah diberi tahu dengan jelas tentang bagaimana pertandingan akan diselenggarakan dan bahwa peraturan akan dipatuhi.”

    Tebas menuding Real Madrid enggan menerima ‘kue’ keuntungan dari LaLiga yang terhitung kecil, mengingat semua klub LaLiga mendapat jatah proposional. Keputusan Madrid menggelar NFL di Spanyol dianggapnya sebagai usaha meraup keuntungan besar-besaran.

    “Pertandingan di Miami telah dijamin bakal terisi penuh, agenda acara yang setara atau lebih besar dari hari ini, dan itu berfungsi untuk menginternasionalkan kompetisi kami. Kita berbicara tentang 1 pertandingan dari 380 pertandingan yang dimainkan LaLiga sepanjang musim,” ujarnya.

    “Jelas saat itu yang menang adalah pihak yang toxic dan kurang visi ke depan. Masalahnya bukanlah integritas, tradisi, atau informasi: masalahnya adalah siapa yang mengendalikannya. Itu digerakkan oleh LaLiga, institusi yang ingin dikendalikan semua pihak: beberapa agar tidak berkembang dan dengan demikian memiliki jalur yang lebih mudah untuk kompetisi besar mereka, yang lain untuk “meraup” lebih banyak uang, dan yang lain untuk mendanai kampanye politik mereka,” Tebas mengungkapkan.

    (bay/krs)





    Sumber : sport.detik.com

  • Ada yang Bikin Barcelona Iri sama Real Madrid, nih


    Jakarta

    Ada yang bikin Barcelona iri sama Real Madrid di jeda internasional November ini. Para pemain Madrid dinilai bisa cepat pulang dan istirahat!

    Dilaporkan Mundo Deportivo, para staf di Barcelona menilai Real Madrid punya ‘privilege’ untuk melindungi para pemainnya di jeda internasional kali ini. Kebanyakan para pemain El Real cuma main satu laga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat membela negaranya masing-masing.


    Para pemain Real Madrid itu adalah Kylian Mbappe, Fede Valverde, Thibaut Courtois, Eduardo Camavinga, dan Dean Huijsen.

    Para pemain itu dilaporkan cedera, tapi pihak Barcelona tidak percaya. Walau memang, Courtois dan Camavinga tidak dipanggil ke timnasnya gegara cedera.

    Pihak Barcelona juga menyesalkan media-media Spanyol yang membesar-besarkan soal Lamine Yamal. Yamal tidak gabung ke Timnas Spanyol dan memilih terapi sendiri untuk cederapubalgia atautulang selangkangan. Padahal, diketahui pihak Timnas Spanyol memaklumi Yamal.

    Di Liga Spanyol, persaingan Real Madrid dan Barcelona terus ketat. Madrid memimpin dengan 31 poin dari 12 laga, Barcelona mengekor dengan 28 poin di bawahnya.

    (aff/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Vinicius Dikecam Eks Pelatih Spanyol gegara Ngambek ke Alonso


    Madrid

    Mantan pelatih Timnas Spanyol, Javier Clemente, tidak suka dengan sikap Vinicius Junior kepada Xabi Alonso. Menurutnya winger Real Madrid itu bertingkah buruk.

    Aksi ngambek Vinicius di laga El Clasico masih jadi pembahasan hangat. Dia saat itu tak terima lantaran ditarik keluar Xabi Alonso di tengah pertandingan.

    Vinicius sudah meminta maaf atas aksi emosionalnya itu. Namun, pemain asal Brasil ini enggan menyebutkan nama Xabi Alonso dalam permintaan maafnya.


    Sikap Vinicius itu dituding memecah ruang ganti Real Madrid. Dia dan beberapa pemain Los Blancos asal Brasil kabarnya tidak senang dengan kepemimpinan Alonso.

    Kelakuan emosional Vinicius kepada Alonso dikecam keras Javier Clemente. Mantan pelatih Timnas Spanyol periode 1992-1998 ini menuding Vinicius tidak tahu tata krama.

    “Itu sangat amat buruk. Itu menunjukkan kurangnya budaya sepakbola. Anak itu berasal dari negara lain dan merupakan seorang bintang. Mungkin mereka punya kebiasaan itu di sana, tapi tidak di sini. Itu mengejutkan semua orang,” kata Clemente, dilansir dari Mundo Deportivo.

    “Tak seorang pun pernah melakukan itu padaku. Satu-satunya masalah yang pernah kuhadapi dengan seorang pemain adalah dengan Manolo Sarabia, tapi bukan karena aku menggantinya, melainkan karena aku tidak memainkannya,” pria berusia 75 tahun ini menambahkan.

    “Lalu dia akan membuat keributan, dengan seorang teman jurnalisnya yang terus-menerus mengatakan bahwa dia harus bermain. Sampai aku muak dan di ruang ganti, aku menyuruhnya menjelaskan kepada rekan setimnya mengapa dia harus bermain dan bukan yang lain.”

    “Pelatih yang menentukan susunan pemain, dan orang yang membuat kesalahan dengan memainkan satu pemain atau yang lain adalah pelatihnya,” tegasnya.

    (bay/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Guardiola Tertarik Kembali ke Barcelona?


    Barcelona

    Pep Guardiola masih terikat kontrak dua tahun dengan Manchester City. Lantas, mungkinkah Guardiola kembali ke Barcelona di sisa kariernya?

    Manajer top Spanyol itu berarti akan menghabiskan 11 tahun membesut Man City setelah kontraknya berakhir pada musim panas 2027 nanti. Kabarnya, itu jadi kontrak terakhir Guardiola bersama the Citizens.

    Kelanjutan karier Pep Guardiola pun niscaya dispekulasikan. Guardiola sempat mengungkapkan keinginannya untuk rehat melatih dulu. Meski begitu, kepulangan ke Catalunya diyakini tetap jadi kemungkinan.


    Guardiola sendiri mengaku, dirinya selalu berterima kasih kepada Barcelona atas jasa-jasa klub. Namun, Guardiola tampak mengindikasikan bahwa fase karier dia selanjutnya bukan di Barcelona lagi.

    “Saya tidak menolak Barca. Sebagai seorang pemain maupun pelatih, klub telah memberi saya segalanya, tapi kan ada fase-fase di dalam hidup,” ungkap peracik taktik berusia 54 tahun itu.

    “Namun, saya selalu berpikir bahwa ada fase-fase di dalam kehidupan, dan ada banyak pelatih muda yang akan mempunyai ambisi untuk melakukan apa yang pernah kami lakukan.”

    “Kembali? Sebagai apa, sebagai presiden dengan mengenakan dasi? Ayolah,” celetuk Pep Guardiola kepada RAC1.

    Barcelona jadi fase awal karier kepelatihan Guardiola. Selama empat tahun, di antara 2008-2012, Guardiola-nya Barca begitu eksplosif dengan memenangi 179 dari 247 pertandingan, dan cuma 21 kali kalah. Sebanyak 14 piala dipersembahkan Guardiola, termasuk sixtuple di 2009.

    (rin/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • ‘Antony Punya Mentalitas seperti Ronaldo’


    Sevilla

    Antony bersinar lagi bersama Real Betis. Bek tengah Betis, Marc Bartra, membandingkan Antony dengan pemain ikonik Portugal Cristiano Ronaldo dan Neymar.

    Winger Brasil itu menjalani dua setengah musim yang merana di Manchester United. Antony hanya mengemas 12 gol dan lima assist dalam 96 penampilan, sebelum dipinjamkan ke Betis pada bursa transfer Januari silam.


    Keputusan itu terbukti tepat. Antony menyumbang sembilan gol dan lima assist hanya dalam 26 penampilan, yang ikut membantu Verdiblancos mencapai final Conference League. Performa Antony membuat Betis mantap mempermanenkan si pemain di musim panas lalu.

    Antony kemudian membayar kepercayaan itu dengan mengemas enam gol dan dua assist dalam 11 pertandingan domestik 2025/2026. Kontribusi Antony membawa Real Betis nangkring di posisi lima klasemen Liga Spanyol, lolos ke babak kedua Copa del Rey, dan tidak terkalahkan dalam empat laga pertama Liga Europa.

    Bartra mengungkap kebangkitan Antony bersama Real Betis. Yang pertama berkaitan dengan gaya bermain di Liga Spanyol, lalu mentalitas yang dipunya Antony setangguh mantan superstar Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

    “Karena gaya sepakbola yang sangat cocok dengan dia, itulah mengapa kita melihat Antony yang sebenarnya, bahkan seorang Antony yang lebih baik,” cetus Bartra kepada Mundobetis, dikutip Metro.

    “Sejak hari pertama aku berbincang dengan dia, aku sudah melihat mentalitas dia, bersamaan dengan kualitas dan bakat dengan darah Brasilnya. Aku selalu bilang dia itu campuran antara Neymar dan Cristiano. Dia punya mentalitas yang sama seperti Cristiano, selalu selalu berusaha untuk lebih dan sangat fokus pada permainan,” kata eks pemain Barcelona itu tentang Antony.

    (rin/yna)



    Sumber : sport.detik.com