Tag: tim

  • Rayo Vs Real Madrid, Celta Vigo Vs Barcelona


    Jakarta

    Liga Spanyol menggelar jornada ke-12 pada akhir pekan ini. Berikut jadwal pertandingan selengkapnya, termasuk laga yang dimainkan Real Madrid dan Barcelona.

    Pekan ke-12 LaLiga dimulai pada Sabtu (7/11/2025) dini hari WIB. Tiga pertandingan digelar di hari tersebut.

    Laga Elche vs Real Sociedad jadi sajian pembukanya. Pertandingan hari Sabtu dilanjutkan dengan duel Girona vs Alaves dan Sevilla vs Osasuna.


    Bergeser ke hari Minggu (9/11), Atletico Madrid bentok dengan Levante pada dini hari WIB. Espanyol vs Villarreal turut digelar pada dini hari WIB.

    Pertandingan Minggu malam WIB mempertemukan Athletic Bilbao kontra tim promosi, Oviedo. Selanjutnya ada duel Rayo Vallecano kontra Real Madrid.

    Real Madrid sedang dalam tren positi setelah meraup kemenangan di empat laga LaLiga beruntun, termasuk menaklukkan Barcelona 2-1 di El Clasico. Pasukan Xabi Alonso saat ini berada di puncak klasemen dengan 30 poin.

    Laga hari Senin (10/11) dini hari WIB mempertandingkan Real Mallorca vs Getafe dan Valencia vs Real Betis. Duel Celta Vigo vs Barcelona jadi sajian pamungkas jornada ke-12.

    Barcelona butuh poin penuh di markas Celta Vigo demi bisa terus menempel Real Madrid di klasemen. Los Cules saat ini menempati posisi kedua klasemen dengan 25 poin, tertinggal 5 angka dari Los Blancos.

    Jadwal Liga Spanyol Minggu Ini

    Sabtu (8/11)
    03.00 WIB: Elche vs Real Sociedad
    20.00 WIB: Girona vs Alaves
    22.15 WIB: Sevilla vs Osasuna.

    Minggu (9/11)
    00.30 WIB: Atletico Madrid vs Levante
    03.00 WIB: Espanyol vs Villarreal
    20.00 WIB: Athletic Bilbao vs Oviedo
    22.15 WIB: Rayo Vallecano vs Real Madrid.

    Senin (10/11)
    00.30 WIB: Real Mallorca vs Getafe
    00.30 WIB: Valencia vs Real Betis
    03.00 WIB: Celta Vigo vs Barcelona.

    (bay/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Bidik Karl Etta Eyong untuk Gantikan Lewandowski


    Jakarta

    Barcelona berniat merekrut Karl Etta Eyong dari Levante. Hal ini mengingat kemungkinan perginya Robert Lewandowski.

    Lewandowski kini sudah berusia 37 tahun dan kontraknya di Barca tuntas pada Juni 2026. Blaugrana diyakini tidak akan memberikan kontrak baru untuk striker asal Polandia itu.

    Etta Eyong disebut-sebut menjadi incaran Barcelona. Etta Eyong sudah mengemas enam gol dan tiga assist sepanjang musim 2025/2026.


    Barca sangat tertarik dengan pemain berusia 22 tahun itu. Raksasa asal Spanyol itu juga mau mencoba mendatangkan Etta Eyong pada Januari mendatang dengan kesepakatan yang mencapai 30 juta euro.

    CEO Levante, Jose Danvila, telah menepis kemungkinan Etta Eyong hengkang pada bulan Januari. Hal tersebut disampaikan oleh Radi Marca.

    “Dia tidak akan pergi musim dingin ini. Saya terus mendengar rumor dan kami juga menerima tawaran setiap hari, tetapi kami tidak akan menjual Etta Eyong di bursa transfer musim dingin ini,” kata Danvila.

    “Tujuan utama tim adalah menghindari degradasi. Tidak masuk akal untuk berusaha di musim panas lalu menjualnya di musim dingin. Aset terbesar klub adalah bertahan di Divisi Pertama, meskipun ada tawaran yang sangat besar,” sambungnya.

    Levante sedang duduk di posisi ke-16 dengan sembilan poin. Mereka cuma unggul selisih gol dari zona merah.

    (ran/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Para Pemain Real Madrid Merasa Dikekang Xabi Alonso


    Jakarta

    Muncul isu perpecahan di Real Madrid. Salah satu yang jadi pemicu adalah, pelatih Xabi Alonso dinilai tidak beri kebebasan para pemain untuk improvisasi!

    Real Madrid sedianya dalam start yang oke di awal musim ini. Los Blancos memuncaki Klasemen Liga Spanyol dan menang terus di Liga Champions.


    Dilaporkan The Athletic, di balik laju oke Real Madrid ada isu soal perpecahan di dalam tim. Pelatih Xabi Alonso mulai tidak disukai!

    Ada beberapa faktor yang membuat Xabi Alonso tidak disukai para pemain Real Madrid. Satu poin penting adalah para pemain tidak bisa berimprovisasi!

    Alonso dinilai begitu kukuh dengan gaya permainannya. Para pemain tidak bisa sebebas dulu mengekspresikan diri di lapangan, tidak seperti di era Carlo Ancelotti.

    Pendekatan Xabi Alonso kepada para pemain dilaporkan tidak mulus. Alonso kaku kepada para pemain.

    Ditambah, ada lagi desas-desus soal pemain senior yang tidak dihargai oleh Alonso sampai sesi latihan yang dirasa terlalu berat.

    Sejauh ini, belum ada komentar dari Alonso atau pernyataan dari pihak klub. Yang pasti, ruang ganti Real Madrid kabarnya sedang tidak baik-baik saja.

    (aff/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Belum Puas, Atletico Mau Belanja Lagi Januari


    Madrid

    Petinggi Atletico Madrid rupanya belum puas dengan skuad saat ini. Los Colchoneros berencana memboyong sejumlah pemain baru musim dingin nanti.

    Atletico jadi tim paling aktif di bursa tranfer musim panas LaLiga 2025/2026. Mereka menghabiskan 176 juta euro untuk memboyong 11 pemain dengan Alex Baena jadi pembelian termahal senilai 42 juta euro.

    Meski demikian, Atletico mengawali musim dengan sedikit tersendat sebelum kini bisa berada di posisi keempat klasemen LaLiga karena tidak terkalahkan di 10 laga terakhir.


    Sementara di Liga Champions, Atletico sudah kalah dua kali dari tiga pertandingan awal. Sejauh ini, nama-nama seperti Baena, Thiago Almada, dan David Hancko masih belum unjuk gigi.

    Itulah mengapa manajemen Atletico merasa belum sreg dengan aktivitas transfer musim panas kemarin. Manajemen melihat masih ada beberapa pos yang harus diperbaiki, terutama di sektor bek kiri dan gelandang.

    Performa mengecewakan Mateo Ruggeri membuat Atletico berencana mencari pengganti. Sementara Conor Gallagher bakal dilepas karena tidak lagi jadi pilihan utama di musim kedua.

    “Siapapun yang mengenal saya tahu (cara kerja saya); saya tidak mau membatasi diri. Saya ingin mencapai prestasi setinggi mungkin, yang mana sudah dikatakan CEO Miguel Angel Gil Marin kepada saya. Saya akan mencoba sebaik mungkin,” ujar Direktur Olahraga Atletico Mateu Alemany kepada Mundo Deportivo.

    “Kami akan menganalisa semuanya ketika memasuki bulan Oktober, lalu kami lihat siapa saja pemain yang bisa kami gaet untuk membuat skuad lebih baik.”

    (mrp/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ini Cara Szczesny Gagalkan Penalti Mbappe di El Clasico


    Barcelona

    Meski Barcelona kalah dari Real Madrid, Wojciech Szczesny sempat menggagalkan penalti Kylian Mbappe di El Clasico. Begini cara kiper Blaugrana itu melakukannya.

    Barcelona kalah 1-2 dari Madrid di Bernabeu, Minggu (29/10) lalu. Di laga itu, tim tamu bisa saja kalah lebih besar karena ada beberapa gol Madrid yang gagal tercipta.

    Salah satunya lewat penalti Mbappe pada awal babak kedua. Striker Prancis sempat mengekseksi tendangan 12 pas, namun bolanya bisa ditepis Szczesny.


    Kiper berusia 35 tahun itu bisa mengagalkan tendangan Mbappe ke arah kanan gawang. Szczesny mengungkap rahasianya.

    Eks Arsenal, AS Roma, Brentford, dan Juventus itu mengaku belajar dari musim lalu. Wojciech Szczesny juga sempat menghadapi penalti Kylian Mbappe di El Clasico musim lalu, namun gagal membendungnya.

    “Saya banyak belajar. Sebelum setiap pertandingan, saya menonton 20 penalti terakhir yang diambil oleh dua atau tiga penendang penalti utama,” kata Szczesny,” mengutip Football-Espana.

    “Terkadang Anda mendapatkan informasi selama karier mereka. Beberapa penendang melakukannya dengan cara berbeda, tergantung situasi pertandingan atau skor. Saya berusaha mendapatkan sebanyak mungkin informasi,” tambahnya.

    “Itu cukup jelas. Dia mencetak penalti terakhir melawan saya, mengambilnya seperti itu juga. Dia dalam kondisi percaya diri yang baik, dan saya tahu dia akan memilih sisi yang sama. Lalu Anda harus berdoa agar bisa menjangkau bolanya,” ungkap Szczesny.

    Kylian Mbappe akhirnya tetap jadi pahlawan Real Madrid di laga itu. Ia bisa membuat satu gol ke gawang Barcelona, dan membantu Los Blancos menang di El Clasico.

    Saksikan Live DetikPagi :

    (yna/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Vinicius Tak Sebut Alonso saat Minta Maaf, Keduanya Memang Tak Akur?


    Madrid

    Vinicius Jr tak menyebut Xabi Alonso, dalam pernyataan permintaan maafnya usai El Clasico. Hal ini semakin menunjukkan Alonso dan Vinicius tak akur?

    Vinicius marah-marah usai diganti saat Real Madrid menang 2-1 atas Barcelona pada laga El Clasico yang belangsung di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10). Ia ditarik keluar oleh pelatih Madrid, Xabi Alonso, pada menit ke-72 digantikan dengan Rodrigo.

    Ia bahkan sempat mengancam bakal pergi dari El Real saat berjalan keluar meninggalkan lapangan. Ini bukan kali pertama, Vinicius marah usai diganti. Hal ini memunculkan kabar bahwa sayap asal Brasil ini tak akur dengan Alonso.


    Vinicius telah meminta maaf atas tindakannya tak marah usai diganti di El Clasico. Ia mengaku tak bisa mengontrol emosi karena selalu ingin memberikan yang terbaik untuk El Real.

    “Hari ini saya meminta maaf kepada seluruh fan Madrid atas reaksi saya ketika diganti dalam laga El Clasico,” tulis Vini di media sosial pada Rabu (29/10/2025).

    “Seperti yang saya lakukan di sesi latihan hari ini, saya juga ingin meminta maaf kepada rekan setim, klub, dan presiden. Terkadang gairah saya terlalu menguasai diri. Sifat kompetitif saya berasal dari rasa cinta saya pada klub ini dan segala hal yang diwakilinya.”

    Mantan pemain dan juga Direktur Madrid, Pedrag Mijatovic, menilai Vinicius hanya meminta maaf ke fans, rekan tim dan petinggi El Real. Dalam permintaan maafnya, Vinicius tak menyebut pelatih Madrid. Hal ini menurut Mijatovic justru semakin memperkuat kabar bahwa Vinicius tak akur dengan Alonso.

    “Tidak menyebutkan nama pelatih jelas menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki banyak koneksi, sama sekali tidak. Itu selalu sangat berbahaya, baik bagi pemain maupun pelatih,” Mijatovic dikutip dari Mundo Deportivo.

    Madrid harus bisa menyelesaikan masalah Alonso dengan Vinicius agar tak jadi bom waktu di ruang ganti Madrid. Mijatovic menyarankan Madrid agar segera mengadakan pertemuan untuk Alonso dan Vinicius.

    “Tuntut keduanya untuk duduk dan berbicara atau dengan mengambil tindakan langsung. Tetapi selalu dengan tenang dan membahas semuanya secara internal, tanpa membiarkan terlalu banyak berita tersebar,” tambahnya.

    (pur/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Madrid Bidik Sapu Bersih Sebelum Jeda Internasional


    Madrid

    Usai memenangi El Clasico, Real Madrid bertekad melanjutkan tren kemenangannya. Tiga laga sebelum jeda internasional siap dimenangi, dimulai dari Valencia.

    Madrid sukses mengatasi Barcelona 2-1 untuk menandai kemenangan kelima beruntun di semua ajang, atau yang ketiga berturut-turut di Liga Spanyol. Dengan tambahan tiga poin itu, Los Blancos lebih nyaman memimpin klasemen.

    Madrid berhak menempati singgasana setelah meraup 27 poin dari 10 pertandingan pertama. Kylian Mbappe dkk unggul lima poin dari juara bertahan sekaligus rival abadinya, Barcelona, dan delapan poin dari Atletico Madrid (4).


    Kini konsistensi Real Madrid akan menghadapi ujian lain. Madrid mesti melakoni tiga pertandingan sebelum jeda internasional, yaitu Valencia, Liverpool, dan Rayo Vallecano. Pelatih Madrid Xabi Alonso menargetkan sapu bersih.

    “Setelah pekan yang sangat positif, kami memiliki sebuah pekan yang menuntut lainnya dengan dua pertandingan liga melawan Valencia dan lawatan di Liga Champions,” kata dia dikutip laman resmi klub.

    “Kami ingin menutup dengan hasil bagus dan energi positif. Tim sangat bersemangat. Besok kami mulai dari pertandingan melawan Valencia,” sambung Alonso jelang duel Real Madrid vs Valencia.

    Secara teori, Valencia bukan lawan seimbang bagi Real Madrid karena sedang terpuruk di peringkat 18. Meski begitu, Madrid diwanti-wanti agar melupakan euforia kemenangan El Clasico karena Los Che berpotensi mengejutkan.

    “Musim lalu, Valencia menang di Bernabeu (2-1 red). Kami dilarang santai dan kami harus menunjukkan rasa hormat yang besar. Kami jangan sampai lengah setelah sebuah kemenangan yang penting, Anda kadang-kadang sedikit kendur dan kami tidak ingin hal itu terjadi,” sahut Xabi Alonso.

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Klasemen Liga Spanyol Usai Real Madrid Bungkam Valencia


    Jakarta

    Real Madrid memantapkan posisinya di puncak klasemen Liga Spanyol setelah menang telak atas Valencia. Madrid unggul tujuh poin atas rival terdekatnya.

    Madrid menjamu Valencia di pekan ke-11 LaLiga di Santiago Bernabeu, Minggu (2/11/2025) dini hari WIB. Los Blancos menang 4-0 atas tim tamu.

    Berkat kemenangan ini, Madrid memimpin klasemen Liga Spanyol dengan 30 poin dari 11 laga. Pasukan Xabi Alonso itu membukukan 10 kemenangan dan hanya satu kali kalah.


    Mereka unggul tujuh poin atas Villarreal yang ada di posisi kedua. Kapal Selam Kuning mengumpulkan 23 poin setelah menang 4-0 atas Rayo Vallecano, Sabtu (1/11/2025) malam WIB.

    Sementara itu, Atletico Madrid menembus empat besar usai membukukan kemenangan atas Sevilla. Antoine Griezmann dkk. menang 3-0 untuk menempati peringkat keempat klasemen Liga Spanyol dengan 22 poin.

    Dari pertandingan lainnya, Getafe naik ke peringkat keenam klsemen Liga Spanyol dengan 17 poin. Getafe memetik poin penuh berkat kemenangan 2-1 atas Girona.

    Klasemen Liga Spanyol

    Pos Team P W D L +/- PTS
    1 Real Madrid 11 10 0 1 16 30
    2 Villarreal 11 7 2 2 12 23
    3 Barcelona 10 7 1 2 13 22
    4 Atletico Madrid 11 6 4 1 11 22
    5 Espanyol 10 5 3 2 3 18
    6 Getafe 11 5 2 4 -1 17
    7 Real Betis 10 4 4 2 3 16
    8 Elche 10 3 5 2 1 14
    9 Rayo Vallecano 11 4 2 5 -2 14
    10 Athletic Bilbao 11 4 2 5 -2 14
    11 Sevilla 11 4 1 6 -2 13
    12 Deportivo Alaves 10 3 3 4 0 12
    13 Real Sociedad 11 3 3 5 -3 12
    14 Celta Vigo 10 1 7 2 -2 10
    15 Osasuna 10 3 1 6 -3 10
    16 Levante 10 2 3 5 -4 9
    17 Mallorca 10 2 3 5 -4 9
    18 Valencia 11 2 3 6 -10 9
    19 Real Oviedo 10 2 1 7 -12 7
    20 Girona 11 1 4 6 -14 7

    (nds/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Real Madrid Tim yang Komplet


    Madrid

    Kemenangan atas Valencia 4-0 membuktikan Real Madrid adalah tim yang lengkap. Los Blancos tak hanya tajam di depan tapi juga tangguh di belakang.

    Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Valencia pada laga lanjutan LaLiga di Santiago Bernabeu, Minggu (2/11/2025). Empat gol kemenangan El Real lahir lewat brace Kylian Mbappe, serta torehan Jude Bellingham dan Alvaro Carreras.

    Kemenangan ini membawa Los Blancos semakin kukuh di puncak klasemen LaLiga. Madrid meraih 30 angka unggul tujuh poin dari Villarreal di urutan kedua.


    Pelatih Madrid, Xabi Alonso, sangat puas dengan performa anak asuhannya di laga ini. Ia menilai Madrid menjadi tim yang sangat lengkap di laga ini.

    Mereka begitu tajam di lini depan dengan Kylian Mbappe sebagai tumpuan. Lini tengah mereka juga tampil baik dalam mengatur ritme.

    Lini belakang Madrid juga tampil solid. Mereka mampu menorehkan cleansheet di laga ini.

    Madrid memang tampil begitu dominan sepanjang laga. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 66 persen dengan melepas 19 tembakan. Valencia hanya punya 34 persen penguasaan bola dengan cuma tiga kali melakukan percobaan tembakan.

    “Mbappé mencetak dua gol, yang merupakan cara yang bagus untuk memastikan Anda tetap bersaing di akhir musim, dan tiga poin lagi, yang merupakan cara yang bagus untuk memastikan Anda dapat bersaing memperebutkan gelar. Ritme tim bagus. Kami tidak kebobolan satu gol pun, cleansheet lainnya,” ujar Alonso dikutip dari situs Madrid.

    “Itu adalah pertandingan yang komprehensif dan serius dengan energi yang luar biasa. Kami memulai dengan sangat energik, dengan banyak pergerakan dan penguasaan bola yang baik. Kami merebut kembali bola dengan cepat dan memimpin. Kemudian kami mengatur segalanya dengan baik dan, secara keseluruhan, itu adalah penampilan yang lengkap,” jelasnya.

    (pur/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Andai Mau Juara Liga Spanyol, Barca Harus Taklukkan Madrid di Camp Nou


    Jakarta

    Barcelona tertinggal lima poin dari Real Madrid di klasemen Liga Spanyol. Kalau mau juara, Los Cules diwajibkan mengalahkan El Real di kandang.

    Dalam pertandingan El Clasico akhir pekan lalu, Barcelona kalah 1-2 dari Madrid. El Real unggul lebih dulu di Santiago Bernabeu berkat gol dari Kylian Mbappe.

    Barcelona menyamakan kedudukan via Fermin Lopez. Tim asuhan Xabi Alonso kembali unggul setelah Jude Bellingham mencetak gol dari jarak dekat.


    Dengan hasil ini, raihan poin Barcelona tertahan di angka 22. Tim asuhan Hansi Flick itu tertinggal lima poin dari Madrid di posisi teratas.

    Liga Spanyol baru memasuki pekan ke-10. Meski demikian, barcelona diwajibkan memetik kemenangan atas Madrid saat bermain di Camp Nou pada 10 Mei 2026.

    Eks presiden Barcelona, Joan Gaspart, yang mengungkap pernyataan itu. Gaspart menilai Madrid cuma unggul dua poin dari Barcelona dengan asumsi Los Cules menang atas Los Blancos.

    “Barca tertinggal dua poin, bukan lima. Kalau kami berpikir mengenai memenangi La Liga, kami akan mengalahkan mereka di Camp Nou,” kata Gaspart di As.

    Barcelona menjadi juara Liga Spanyol musim lalu. Pada musim lalu Barcelona menang atas Madrid dengan skor 4-3.

    (cas/krs)



    Sumber : sport.detik.com