Tag: wa

  • Cara Bikin Tulisan Arab di WhatsApp Tanpa Aplikasi, Mudah Banget


    Jakarta

    Tulisan Arab cukup sering umat Islam kirim ke keluarga hingga kerabat melalui WhatsApp (WA). Apalagi ketika momen Ramadhan dan Hari Besar Islam untuk membagikan ucapan selamat hingga menyampaikan belasungkawa usai mendengar berita duka.

    Keyboard WhatsApp umumnya menyesuaikan pengaturan bahasa di handphone (HP). Bila disetting bahasa Indonesia maka keyboard akan menampilkan abjad latin. Jika ingin mengetik teks Arab di WA untuk dibagikan ke pengguna lain atau dijadikan status, lantas bagaimana caranya?

    Cara Bikin Tulisan Arab di WhatsApp Tanpa Aplikasi

    Ada cara mudah membuat teks berbahasa Arab di aplikasi perpesanan WhatsApp. Pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi lain dan cukup mensetting pengaturan ponsel serta memanfaatkan teknologi yang ada. Mengutip catatan detikcom, berikut caranya:


    1. Terapkan Keyboard Default

    Keyboard default atau bawaan di HP dapat diatur untuk mengetik tulisan Arab di WhatsApp. Dengan keyboard bawaan, pengguna bahkan dapat menulis teks Arab berharakat. Ikuti cara berikut:

    • Pastikan keyboard default sudah diterapkan pada ponsel.
    • Buka WhatsApp dan pilih salah satu obrolan.
    • Ketuk kolom chat untuk menampilkan keyboard dan klik Pengaturan keyboard.
    • Akan diarahkan ke laman setting keyboard default, pilih Bahasa dan Tipe.
    • Klik Kelola Bahasa Input, unduh bahasa Arab dan aktifkan.
    • Kembali ke kolom obrolan WhatsApp, ubah keyboard bahasa Arab dengan menggeser tombol Spasi ke samping hingga muncul huruf-huruf hijaiyah.
    • Jika sudah, teks berbahasa Arab dapat mulai ditulis di WhatsApp.
    • Harakat huruf juga bisa ditambahkan dengan menekan lama tanda titik.

    Sebagai informasi, ponsel yang digunakan adalah Samsung. Cara menggunakan keyboard default untuk menulis teks bahasa Arab di ponsel merek lain mungkin sedikit berbeda.

    2. Manfaatkan Google Translate

    Teks berbahasa Arab di WA dapat dibuat dengan memanfaatkan Google Translate. Begini langkah-langkahnya:

    • Kunjungi aplikasi atau laman Google Translate.
    • Ganti pengaturan penerjemahan bahasa dari bahasa Indonesia ke Arab.
    • Ketik kata atau kalimat yang ingin diubah ke teks bahasa Arab, contohnya “Assalamualaikum”.
    • Google Translate memproses penerjemahan ke dalam bahasa Arab.
    • Jika sudah, hasil tulisan bahasa Arab dapat disalin dan ditempel dalam chat WhatsApp.

    Bukan hanya mengirimnya ke pengguna lain, cara di atas dapat digunakan mengetik teks bahasa Arab untuk dijadikan status WhatsApp. Selain bahasa Arab, pengguna pun bisa membuat tulisan dari bahasa asing lain.

    (azn/fyk)



    Sumber : inet.detik.com

  • 4 Cara Tahu WA Disadap Orang, Baca Cirinya!


    Jakarta

    Platform bertukar pesan instan WhatsApp (WA) menjadi salah satu yang paling populer di dunia. Di Indonesia, penggunanya bahkan menyentuh angka 112 juta, membuatnya menempati posisi ketiga dalam lima besar negara pengguna WA terbanyak di dunia.

    Dikarenakan WhatsApp jadi aplikasi paling populer di Indonesia, tak jarang pelaku kejahatan yang tertarik untuk menyadap akun WA para penggunanya. Penyadapan ini dilakukan mulai untuk mengetahui aktivitas pengguna hingga mengintip informasi/data berharga yang dibagikan via WA.

    Cara mengetahui WhatsApp disadap

    Ada sejumlah tanda yang dapat kamu baca ketika WhatsApp disadap orang lain. Berikut ini di antaranya:


    1. Ada aktivitas aneh

    Pernahkah kamu menerima pesan dari orang tidak dikenal atau kontak yang tidak ada di dalam daftar? Bisa jadi, akun WA kamu sudah disadap orang lain.

    Jangan lupa pula untuk memeriksa pesan yang terkirim. Kalau menemukan chat yang dikirim bukan olehmu, maka mungkin ada orang yang memegang kendali atas akun WhatsApp-mu. Periksa juga riwayat panggilan untuk melihat apakah ada aktivitas panggilan aneh yang dilakukan atau tidak.

    Selain itu, cek informasi daftar kontak. Karena penyusup yang meretas akunmu bisa mulai mengganti informasi kontak yang ada.

    2. Tidak bisa masuk ke WhatsApp

    Saat hendak mengakses WA tapi malah tidak bisa masuk, itu dapat menjadi tanda akunmu diretas. Ciri lainnya apabila WhatsApp di ponselmu tiba-tiba log out (keluar) dengan sendirinya dan kamu tidak dapat masuk setelahnya. Kamu patut mencurigai kalau akunmu disadap.

    3. Mendapat kiriman kode OTP

    Saat menerima pesan berisi kode OTP padahal kamu tidak memintanya, ini juga perlu diwaspadai lantaran bisa saja seseorang tengah mencoba untuk mengambil kendali akun WA-mu.

    Ini karena kode OTP diperlukan jika seseorang sedang mendaftarkan akun WhatsApp menggunakan nomormu. Tanpa kode ini, proses verifikasi tidak bisa lanjut. Apabila kamu mendapatkan kiriman kode OTP secara tiba-tiba, jangan berikan kode tersebut kepada siapapun termasuk orang yang kamu kenal.

    4. Ada perangkat asing yang ditautkan

    Tanda selanjutnya untuk mengetahui apakah WhatsApp disadap atau tidak dengan mengecek perangkat yang ditautkan ke akunmu. Kalau ada perangkat tidak dikenal yang tertaut ke WA kamu, maka harus dicurigai.

    Berikut cara cek perangkat yang tertaut ke akun WhatsApp:

    • Buka WhatsApp di ponsel
    • Klik ikon titik tiga di pojok kanan atas untuk HP Android, atau klik ikon roda gigi di pojok kanan bawah untuk iPhone
    • Lalu klik Perangkat Tertaut atau tidak
    • Jika ada perangkat lain yang tidak diketahui tertaut ke WhatsApp-mu maka itu tanda akunmu sedang disadap. Apabila terjadi demikian, hapus perangkat yang tertaut itu dengan mengklik Keluar.

    Cara Mengatasi WhatsApp yang Disadap

    Setelah diperiksa, ternyata benar bahwa WhatsApp kamu dibajak. Lantas, apa yang harus dilakukan? Sebaiknya segera hapus akun dan putuskan semua perangkat yang terhubung dengan akun WA itu, seperti WhatsApp Web.

    Inilah cara menghapus akun WhatsApp:

    • Buka WhatsApp di ponsel
    • Klik ikon titik tiga di sudut kanan atas untuk Android, atau klik ikon roda gigi di kanan bawah untuk iPhone
    • Pilih menu akun, lalu ketuk Hapus Akun pada bagian paling bawah
    • Masukkan nomor WhatsApp, kemudian klik Hapus Akun
    • Dengan menghapus akun WA, seluruh riwayat pesan serta cadangan di Google Drive atau iCloud akan terhapus. Kamu juga akan dikeluarkan dari semua grup.

    Cara mencegah WhatsApp disadap

    Buat kamu yang WhatsApp-nya masih aman, pastikan kamu telah menerapkan cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah WA disadap atau diretas penyusup. Di antaranya dengan mengamankan akun WhatsApp milikmu. Simak cara melindungi WA agar tidak dibajak.

    1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

    Untuk mengamankan WhatsApp, aktifkan verifikasi dua langkah. Berikut langkah-langkahnya:

    • Klik ikon titik tiga di kanan atas atau ikon roda gigi di kanan bawah
    • Pilih Setelan, kemudian ketuk Akun
    • Selanjutnya, klik Verifikasi Dua Langkah lalu ketuk Nyalakan
    • Masukkan 6 digit PIN yang bisa diingat, lalu konfirmasi PIN
    • Tak ketinggalan, masukkan email untuk memulihkan PIN jika pengguna lupa.

    2. Aktifkan kunci sidik jari

    Dengan mengaktifkan pemindai sidik jari sebagai kunci, maka orang lain tidak dapat mengakses akun WhatsApp milikmu. Berikut cara mengaktifkan kunci sidik jari:

    • Klik ikon titik tiga di kanan atas atau ikon roda gigi di kanan bawah
    • Pilih Privasi lalu klik Kunci Sidik Jari
    • Aktifkan pemindai sidik jari dengan menyetelnya ke kanan
    • Kemudian pengguna akan diminta untuk merekam sidik jari
    • WhatsApp lalu akan meminta pengguna untuk memilih berapa lama waktu agar aplikasi bisa terkunci otomatis
    • Perlu diingat juga agar kamu tidak sembarang membuka link yang dikirimkan orang lain dan tidak membagikan kode OTP ke siapapun jika menerimanya.

    Jadi, itulah cara mengetahui apakah WhatsApp kamu disadap orang lain atau tidak, termasuk juga cara mencegah dan apa yang harus dilakukan jika mengalaminya. Semoga bisa membantu kamu ya, detikers.

    (ask/ask)



    Sumber : inet.detik.com

  • 4 Cara Baca Pesan WhatsApp Tanpa Dibuka, Nggak Ketahuan Pengirim

    Jakarta

    Ternyata ada lho cara membaca pesan WhatsApp (WA) tanpa membuka chat secara penuh agar tidak ketahuan pengirimnya. Trik ini cocok banget buat kamu yang ingin menjaga privasi atau belum ingin buru-buru membalas pesan.

    WhatsApp sendiri sebenarnya sudah menyediakan sejumlah fitur privasi. Ditambah lagi ada beberapa trik yang bisa digunakan agar kamu tetap bisa membaca isi pesan tanpa perlu membuka chat.

    Yuk simak empat cara mudahnya berikut ini:


    1. Nonaktifkan Tanda Terima Baca

    WhatsApp punya fitur Read receipts alias tanda centang biru. Kalau fitur ini aktif, setiap pesan yang kamu buka akan langsung terlihat sudah dibaca oleh pengirim.

    Supaya nggak ketahuan, kamu bisa menonaktifkannya dengan langkah berikut:

    • Buka aplikasi WhatsApp.
    • Masuk ke Pengaturan.
    • Pilih Privasi.
    • Nonaktifkan toggle Telah Dibaca (Read receipts).

    Dengan begitu, pengirim pesan tidak lagi bisa melihat centang biru meski kamu sudah membaca pesannya.

    2. Sembunyikan Status Terakhir Terlihat

    Mematikan centang biru saja belum cukup. Pengirim pesan masih bisa tahu kamu sedang online. Nah, agar lebih aman, kamu bisa menonaktifkan status Terakhir Dilihat (Last Seen).

    Caranya:

    • Buka Pengaturan WhatsApp.
    • Pilih Privasi.
    • Klik Terakhir dilihat dan online.
    • Atur menjadi Tidak Seorang Pun (Nobody) untuk Last Seen dan pilih Sama Seperti Terakhir Dilihat untuk Online.

    Dengan begitu, pengirim tidak tahu kapan kamu terakhir membuka WhatsApp.

    3. Lihat dari Notifikasi Pop-up

    Cara lain membaca pesan WA tanpa ketahuan adalah lewat notifikasi pop-up. Hampir semua smartphone menampilkan preview pesan WA di layar kunci atau bilah notifikasi.

    Caranya gampang:

    • Saat ada pesan masuk, tarik notifikasi dari atas layar.
    • Pesan akan terlihat sebagian tanpa harus membuka aplikasi.
    • Beberapa ponsel bahkan memungkinkan balas langsung tanpa membuka chat.

    Kalau smartphone kamu mendukung widget, cara ini bisa lebih praktis. Kamu bisa langsung melihat isi chat terbaru tanpa membuka aplikasi.

    Langkahnya:

    • Tekan lama area kosong di layar beranda.
    • Pilih Widget.
    • Cari Widget WhatsApp.
    • Tarik ke layar beranda sesuai posisi yang diinginkan.

    Setelah terpasang, widget ini akan menampilkan pesan terbaru tanpa perlu membuka WhatsApp.

    (khq/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Memindahkan WA ke HP Baru tapi Nomor Lama Sudah Tidak Aktif


    Jakarta

    Masuk ke WhatsApp memang memerlukan nomor telepon untuk verifikasi. Tapi kalau nomor lama tidak aktif, bagaimana cara pindahkan WA ke HP baru?

    Memang WhatsApp memerlukan verifikasi nomor untuk aktivasi akun di perangkat teranyar kamu. Tapi, tak perlu khawatir takut tidak bisa verifikasi kalau nomor lama kamu sudah tidak aktif.

    Dengan catatan, akun WhatsApp kamu masih login di ponsel lama. Kamu juga perlu menyiapkan nomor baru untuk dijadikan pengganti nomor lama. Kalau syarat ini terpenuhi, langsung lanjut ke langkah-langkah berikut ini, detikers.


    Cara Pindahkan WA ke HP Baru saat Nomor Lama Sudah Tidak Aktif

    • Buka aplikasi WhatsApp kamu di HP lama
    • Lanjut ke ‘Settings’ > ‘Account’ > ‘Change Number’. Setelah itu, lanjut
    • Masukkan nomor baru kamu
    • Aktifkan opsi untuk memberitahu kontak apabila kamu ingin kontak-kontak kamu menerima notifikasi penggantian nomor
    • Pilih ‘Selesai’
    • Masukkan kode OTP yang dikirim WhatsApp ke nomor baru
    • Nomor lama sudah diganti dengan nomor baru yang sudah aktif!

    Setelah berhasil, kamu hanya perlu masuk ke WhatsApp di HP baru menggunakan nomor teranyar itu. Namun, apabila kamu enggan mengganti nomor dan tetap ingin memakai nomor lama sementara, kamu dapat mencoba fitur perangkat pendamping.

    Cara menggunakan WA di HP Baru pakai Companion Mode

    • Buka aplikasi WhatsApp di HP lama
    • Klik ‘Settings’ dan lanjut ke ‘Linked devices’
    • Sentuh ‘Link a device’
    • Di HP yang baru, buka aplikasi WhatsApp
    • Kemudian pilih ‘Settings’ dan lanjut ke ‘ Link to existing account’
    • Pindai QR yang ditampilkan di HP baru dengan HP lama
    • WhatsApp secara otomatis dapat digunakan di dua perangkat berbeda dengan nomor lama yang sudah tidak aktif.

    Jadi, itulah cara yang bisa kamu lakukan untuk memindahkan WhatsApp ke HP baru meskipun nomor lama sudah tidak aktif. Semoga bermanfaat ya, detikers.

    (ask/ask)



    Sumber : inet.detik.com