Blog

  • Cara Meracik Teh Agar Lebih Sehat, Pakai Rempah-rempah Ini


    Jakarta

    Minum teh baik untuk meningkatkan kesehatan. Mulai dari meredakan gejala flu hingga menurunkan berat badan. Agar lebih berkhasiat, racik dengan rempah ini.

    Manfaat teh yang umum diketahui dapat meningkatkan imunitas tubuh. Teh juga bermanfaat untuk menyembuhkan flu, sakit perut, dan lainnya.

    Lebih dari itu, manfaat teh bahkan bisa dikaitkan dengan panjang umur. Terbukti pada beberapa penelitian orang yang mengonsumsi teh secara rutin setiap hari punya usia lebih panjang.


    Teh yang banyak dikonsumsi dengan manfaat sehatnya adalah teh hijau. Di Jepang teh ini juga dikaitkan dengan diet yang dapat menurunkan berat badan.

    Resep Teh Susu RempahRempah Foto: iStock

    Dilansir dari Slurrp (5/5), teh yang dicampurkan rempah-rempah ternyata lebih menyehatkan. Teh rempah ini cocok diminum pagi hari agar tubuh lebih bertenaga.

    Rempah-rempah yang cocok dicampurkan bersama racikan teh terutama rempah kering. Salah satunya adalah cengkeh, yang bisa meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan saat terjadi perubahan musim.

    Selain cengkeh, kapulaga juga cocok dijadikan campuran teh hangat. Kapulaga ini bisa meningkatkan cita rasa pada teh dengan aroma harum yang khas.

    Rempah satu ini disebut dapat memperkuat sistem pencernaan dan meredakan kecemasan, serta stres. Ini juga bertindak sebagai penyegar mulut alami dan membuat nafas lebih menyegarkan.

    Jahe juga cocok dicampurkan ke dalam racikan teh hangat. Jahe biasa digunakan sebagai obat alami selama ribuan tahun untuk sembelit. Karena jahe memiliki senyawa aktif yang dapat melancarkan pencernaan (BAB) dan mengatasi peradangan.

    Cara meracik teh jahe ini juga sangat mudah. Seduh jahe kering dengan air panas, didiamkan beberapa saat barulah dikonsumsi. Atau rebus rimpang jahe segar dengan air secukupnya hingga mendidih beberapa saat lalu saring dan minum selagi hangat.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Bulu Babi Halal? Begini Jawaban serta Manfaat Mengkonsumsinya

    Jakarta

    Bulu babi atau landak laut berbentuk bundar dan memiliki duri di kulitnya. Hewan ini kaya akan gula, garam dan asam amino, sehingga ketika dimasak memiliki rasa manis asin umami.

    Kandungan protein yang dimiliki seperti protein, serat, mineral dan Beta Karotennya didapat dari makanannya, yaitu rumput laut. Mengutip laman Food Print, bulu babi juga kaya akan vitamin C dan vitamin A dan asam lemak omega 3.

    Hingga kini mungkin masih banyak yang bertanya-tanya apakah hewan ini halal atau tidak? Kenapa harganya mahal? Apa saja manfaat kesehatan yang didapat ? Ini jawabannya

    Apakah Bulu Babi Halal?

    Bulu babi atau landak laut seringkali ditemui di restoran Jepang. Menurut laman Have Halal with Travel, bulu babi halal, sebab makhluk ini dianggap sebagai makanan laut yang boleh dikonsumsi oleh umat Islam. Hal ini tercantum dalam Al Qur’an:


    اُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهٗ مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِلسَّيَّارَةِۚ وَحُرِّمَ عَلَيْكُمْ صَيْدُ الْبَرِّ مَا دُمْتُمْ حُرُمًاۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْٓ اِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ ۝٩٦

    Artinya: Dihalalkan bagi kamu hewan buruan laut dan makanan (yang berasal dari) laut sebagai kesenangan bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) hewan buruan darat selama kamu dalam keadaan ihram. Bertakwalah kepada Allah yang hanya kepada-Nya kamu akan dikumpulkan.

    Kenapa Bulu Babi Sangat Mahal?

    Bulu babi dijual dengan harga yang mahal. Bukan tanpa alasan, perlu melewati berbagai proses yang tak mudah untuk menghidangkannya.

    1. Tidak Semua Bulu Babi dapat Dimakan

    Bulu babi memang tidak terancam punah, namun tidak semua spesiesnya bisa dimakan. Mengutip The Coldwire, seringkali, bulu babi yang bisa dimakan hanya ada di daerah tertentu.

    Saat nelayan menangkap berbagai jenis bulu babi, haya beberpa di antaranya yang bisa dimakan. Padahal penangkapannya membutuhkan banyak tenaga.

    Hidangan bulu babi sangat populer di Jepang. Banyak permintaan makana lezat ini, namun pasokannya tidak mencukupi. Sehingga harganya mahal.

    2. Dagingnya Tidak Melimpah

    Setelah memecahkan bagian luar bulu babi yang keras, tidak banyak daging di dalamnya. Mungkin, kamu hanya mendapatkan beberapa sendok daging dar setiap bulu babi.

    Jadi, butuh banyak bulu babi untuk dikonsumsi. Hal tersebut membuat harga satuan hewan ini sangat tinggi.

    3. Proses Menyiapkannya Tidak Mudah

    Menyiapkan dan memasak bulu babi tidaklah mudah. Setiap hewannya perlu dipecah menjadi dua dengan hati-hati dan kuat. Proses ini memakan waktu dan tenaga.

    Bulu babi juga hanya bisa ditangkap pada waktu-waktu ertentu dalam setahum. Setelah ditangkap, hewan ini harus dikirim dan dikonsumsi dalam waktu kurang lebih lima hari.

    4. Rasanya Enak

    Bulu babi memiliki rasa yang begitu lezat. Ada lima potong daging yang disebut “telur bulu babi”. Tekstunya lembut dan empuk sehingga terasa seperti melelh di mulut. Cita rasanya pun begitu unik dan sayang untuk dilewatkan.

    Manfaat Bulu Babi untuk Kesehatan

    Berkat kandungan nutrisinya, mengkonsumsi bulu babi dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut di antaranya.

    1. Meningkatkan Kesehatan Otak

    Asam lemak omega 3 yang ada dalam bulu babi bisa bermanfaat bagi kesehatan otak. Mengutip laman Fact, kandungan ini mendukung fungsi kognitif dan mengurangi risiko penurunan mental.

    2. Mendukung Kesehatan Mata

    Adanya kandungan antioksidan dan asam lemak omega-3 pada bulu babi bisa menjaga kesehatan mata. Tak hanya itu, nutrisi tersebut juga dapat mencegah degenerasi makula terkait usia.

    Menurut Cleveland Clinic, degenerasi makula adalah penyakit mata yanf mempengaruhi penglihatan sentral. Sehingga, penderitanya tidak bisa melihat benda di depannya secara langsung.

    3. Mendukung Kesehatan Jantung

    Rendahnya kadar kolesterol dan asam lemak omega-3 pada bulu babi berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Caranya yaitu dengan mengurangi peradangan dan menjaga tekanan darah yang sehat.

    Menurut Universitas Maine, bulu babi merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik dengan sedikit kalori, serupa dengan banyak ikan berlemak, seperti salmon. American Heart Association pun mengklaim bahwa asam lemak omega-3 menurunkan kemungkinan terkena penyakit jantung dan stroke.

    4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Bulu babi kaya akan antioksidan dan vitamin yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sehingga tubuh pun terlindungi dari penyakit.

    5. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

    Serat dalam bulu babi dapat mencegah sembelit dan mendukung pergerakan usus yang teratur. Sehingga memakannya dapat meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

    6. Meningkatkan Kesehatan Tulang

    Bulu babi kaya akan kalsium, magnesium dan mineral penting lainnya. Hal ini membuatnya dapat menjaga kekuatan dan kesehatan tulang.

    7. Mencegah Anemia Defisiensi Besi

    Zat besi sangatlah penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Hewan berduri ini mengandung zat besi dalam jumlah cukup yang membantu mencegah anemia defisiensi besi.

    8. Meningkatkan Kesehatan Kulit

    Bulu babi kaya akan sumber vitamin C. Tak hanya mendukung kesehatan kekebalan tubuh, antioksidan ini juga dapat meningkatkan kesehatan kulit.

    9. Mendukung Fungsi Tiroid

    Bulu babi mengandung yodium. Mengutip laman British Dietetic Association, yodium merupakan mineral yang penting bagi kesehatan. Nutrisi ini menjadi bagian penting dari hormon tiroid yang dibutuhkan, seperti proses pertumbuhan, metabolisme, dan perkembangan otak bayi selama kehamilan dan awal kehidupan.

    Itulah jawaban mengenai kehalalan bulu babi, alasan harganya yang mahal dan manfaatnya untuk kesehatan. Apa kamu mau mencoba makanan laut ini?

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Jus Sebaiknya Tak Diminum Saat Perut Kosong, Ini 5 Alasannya


    Jakarta

    Jus dianggap minuman menyehatkan karena penuh nutrisi. Namun, jus juga tidak disarankan diminum saat perut kosong. Ternyata alasannya karena ini!

    Pada pagi hari, kamu mungkin ingin menikmati makanan dan minuman yang menyegarkan dan membuat tubuh lebih berenergi. Pilihannya selain kopi dan teh yaitu jus.

    Jus segar memang sangat menyegarkan dan penuh dengan nutrisi. Namun, ada hal yang sebaiknya diperhatikan ketika kamu mulai rutin minum jus.


    Jus sebaiknya tidak dinikmati pagi hari saat keadaan perut masih kosong. Sebab, konsumsi jus dalam keadaan ini hanya akan membahayakan kesehatan.

    Lantas, apa saja alasan mengapa jus tidak boleh diminum saat perut kosong? Berikut penjelasannya seperti dirangkum dari Times of India (01/05).

    1. Picu kenaikan gula darah

    Minum Jus JerukMinum Jus ternyata bisa memicu kenaikan gula darah. Foto: Getty Images/Farknot_Architect

    Sebagian besar jenis buah mengandung serat tinggi yang membantu mengendalikan kadar gula darah. Serat itu membantu pelepasan gula perlahan ke dalam aliran darah.

    Namun, ketika buah diolah menjadi jus, nutrisinya perlahan berkurang, termasuk kandungan seratnya.

    Ketika jus buah kekurangan serat, itu akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang cepat.

    Jus buah juga mengandung gula dalam jumlah tinggi. Hal ini memperburuk risiko peningkatan kadar gula darah.

    2. Bikin cepat lapar

    Ini 5 Ilmiah Alasan Mengapa Orang Sering Lapar di Malam HariMinum jus juga justru membuat perut lebih cepat lapar. Foto: Getty Images/Kontrec

    Minum jus buah sebagai minuman sarapan mungkin dianggap akan membuat perut kenyang lebih lama.

    Namun, kandungan gula tinggi dalam jus buah dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba, diikuti penurunan yang cepat pula. Kondisi ini menyebabkan perasaan lelah dan energi rendah.

    Akibatnya, rasa lapar menyerang dengan cepat karena tubuh mendambakan kalori lebih untuk mendapat energi.

    Alasan lain mengapa jus tidak baik diminum saat perut kosong ada di halaman selanjutnya!

    3. Berpotensi merusak gigi

    Mirip dengan kopi dan teh, minum jus buah juga bisa memicu kerusakan pada gigi. Pasalnya, keasaman buah-buahan yang jadi bahan dasar jus ini dapat mengikis enamel.

    Enamel adalah lapisan luar pelindung gigi. Ketika jus jeruk mengikis enamel, enamel pun akan semakin tipis dan bisa menyebabkan gigi berlubang dan gigi menjadi sensitif.

    4. Masalah pencernaan

    healthy Asian woman drinking mix of green vegetables and fruit juice for detox and dietMinum jus yang kurang serat ternyata juga bisa menyebabkan masalah pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

    Buah dan sayuran tentu mengandung serat dalam jumlah besar.

    Serat yang memainkan peran penting dalam pencernaan dengan memfasilitasi pergerakan makanan melalui usus. Serat juga bisa mencegah sembelit dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

    Namun, jus buah yang kehilangan serat tidak bisa membantu atasi masalah pencernaan.

    Dapat disimpulkan, minum jus buah dalam keadaan perut kosong mampu menimbulkan banyak risiko kesehatan.

    Lantas, bagaimana cara mengonsumsi agar lebih efektif?

    5. Cara minum jus buah yang lebih efektif

    Minum jus buah akan lebih baik jika dikonsumsi berbarengan dengan makanan.

    Jika dibarengi dengan makanan, kadar gula darah akan terkontrol, dan rasa lapar akan berkurang. Minum jus buah dengan makanan juga mampu meningkatkan penyerapan nutrisi.

    Jus buah jika dipasangkan dengan makanan juga bisa meningkatkan kenikmatan makanan secara keseluruhan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 15 Makanan Protein untuk Diet, dari Telur hingga Salmon

    Jakarta

    Asupan protein yang cukup sangatlah penting untuk kesehatan. Protein mendukung sel, fungsi kekebalan, pergerakan, reaksi kimia dan lain sebagainya.

    Tak hanya untuk kesehatan, mengkonsumsi protein juga membuat rasa kenyang. Sehingga, mengkonsumsi protein bisa berdampak pada berat badan yang sehat. Lantas, makanan apa saja yang mengandung banyak protein?

    Makanan Protein untuk Diet

    Beberapa makanan berprotein tinggi ini bisa kamu pilih untuk melengkapi asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ada telur, kacang-kacangan, hingga daging.


    1. Telur

    Telur merupakan sumber protein berkualitas yang mampu membantu menghilangkan lemak di perut. Menurut USDA, satu butir telur berukuran besar memiliki sekitar 7 gram protein. Kuningnya mengandung sebagai besar nutrisi ini.

    2. Kacang Tanah

    Kacang-kacangan mengandung tinggi serat dan protein. Mengutip Eating Well, sebuah studi tahun 2019 dalam Current Development Nutrition menemukan bahwa orang dengan kadar glukosa puasa tinggi yang makan sekitar 1 ons kacang tanah sebagai camilan malam mengalami peningkatan kadar gula darah di pagi hari.

    Perlu diketahui bahwa menjaga kontrol gula darah tetap sehat berperan dalam menjaga tubuh dari rasa lapar. Satu porsi 1/4 kacang tanah memiliki sekitar 9 g protein.

    3. Susu Fermentasi

    Produk susu fermentasi seperti yoghurt dan kefir mengandung probiotik. Kandungan ini dapat membantu menjaga kesehatan bakteri usus dalam tubuh. Usus menjadi organ yang begitu penting bagi kesehatan.

    Menurut studi tahun 2019 yang diterbitkan oleh jurnal Nutrients, mikrobioma usus mempengaruhi perkembangan beberapa kelainan, seperti penyakit radang usus (IBD), diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular dan kanker kolorektoral.

    4. Ikan Tuna Kuning

    Tuna kuning mempunyai kandungan protein yang sedikit lebih tinggi dari ayam dan kalkun. Jumlah protein dari ikan ini yaitu 25 gram per 3 oz porsi. Selain protein, daging ikan tuna kuning juga mengandung selenium dan vitamin B yang berfungsi sebagai zat antioksidan.

    5. Kacang Hijau

    Setiap 100 gram kacang hijau mengandung 22,2 gram protein. Mengutip academia.edu oleh Rud Mustain, kandungan lain dalam kacang ini yaitu kalsium, zat besi, fosfor, vitamin B1 dan B2. Kacang hijau berkhasiat untuk menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan jantung dan mengatasi diabetes.

    6. Tahu dan Tempe

    Mengutip BBC Good Foods, tempe dan tahu terbuat dari kacang kedelai. Meski begitu, tempe memerlukan tahap fermentasi tambahan dan menawarkan kandungan protein dan serta yang lebih tinggi. Sementara tahu sedikit rendah lemak dan kalori.

    7. Salmon

    Ikan salmon mengandung protein yang tinggi, yaitu 23 g per porsi. Disarankan untuk mengkonsumsi salmon dengan kulit yang masih utuh untuk diolah, sbab rasanya lebih nikmat.

    8. Daging Sapi Tanpa Lemak

    Mengutip Healthline, daging sapi tanpa lemak kaya akan sumber protein. Selain itu, daging ini juga kaya akan zat besi, seng, selenium, vitamin B12 dan B6. Satu porsi daging sapi tanpa lemak seberat 85g menyediakan 24,6 g protein.

    9. Biji Labu

    Biji labu merupakan sumber mineral seperti zat besi, fosfor, magnesium, dan seng. Tak hanya itu, biji labu kaya akan protein dan serat nabati. Kamu bisa menambahkan biji labu ke dalam salad, oatmeal atau yoghurt.

    10. Dada Ayam

    Dada ayam merupakan sumber protein tanpa lemak. Kandungan kalorinya berasal langsung dari protein. Dalam 100 g dada ayam tanpa kulit memiliki 22 g protein.

    11. Kerang

    Makanan laut seperti kerang, udang, tiram, merupakan sumber protein yang sangat baik. Ditambah, kerang mengandung lemak sehat serta sejumlah vitamin dan mineral, termasuk selenium, zinc, vitamin B12, dan za besi.

    12. Keju

    Keju cottage adalah salah satu jenis keju yang rendah lemak dan kalori, tapi tinggi protein. Nutrisi lainnya berupa kalsium, fosfo, selenium, vitamin B12, riboflavin (vitamin B2) dan berbagai nutrisi lainnya.

    Satu cangkir keju cottage (226 g) mengandung 28 gram protein. Adapun keju berprotein lainnya seperti cheddar mengandung 3,96 protein per 17 g irisan, sementara mozarella memiliki 6,29 g protein per 28,35 g.

    13. Alpukat

    Alpukat mengandung protein, serat, potassium, dan lemak tak jenuh. Dalam 230g alpukat, terdapat 4,5 g protein. Tak heran jika buah ini kerap dikonsumsi untuk diet.

    14. Kacang Polong

    Kacang polong kaya akan serat, protein, dan nutrisi lainnya. Terdapat 4 g protein dalam 80 g kacang polong yang sudah dimasak.

    15. Asparagus

    Asparagus termasuk sayuran yang kaya dengan protein, vitamin B, dan rendah karbohidrat. Ketika direbus, asparagus mengandung sekitar 2 gram protein per 100 gramnya.

    Itulah 15 makanan protein untuk diet. Selain mengkonsumsi beberapa makanan ini, lakukan juga pola hidup yang sehat seperti olahraga dan minum air putih yang cukup ya.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Ramai Istilah ‘Sarapan Adalah Tidak Sarapan’, Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Perdebatan pentingnya sarapan masih terjadi di kalangan pegiat kesehatan. Banyak informasi yang menyebut sarapan terbaik itu tidak sarapan. Ini penjelasannya.

    Anjuran tidak melewati waktu sarapan banyak diberikan oleh dokter gizi dan ahli. Selama ini pernyataan bahwa waktu makan terbaik adalah sarapan dipercaya banyak orang.

    Sarapan dianggap penting karena menjadi nutrisi pertama yang masuk ke dalam tubuh sebelum memulai aktivitas. Selain itu juga sarapan dianggap sebagai momen berbuka puasa dari durasi puasa yang panjang ketika tidur malam.


    Namun akhir-akhir ini banyak pernyataan yang tengah disoroti terkait kebiasaan sarapan. Ada ungkapan yang menyebutkan bahwa sarapan terbaik adalah tidak sarapan. Seperti apa penjelasan ahli?

    Baca juga: Rela Nunggu 2 Jam Demi Cicip Nasi Mercon Viral di Barito

    Ramai Istilah 'Sarapan Adalah Tidak Sarapan', Ini PenjelasannyaBeredar informasi bahwa sarapan yang baik adalah tidak sarapan. Foto: Getty Images/iStockphoto/sorendls

    Mengutip Livestrong, pada buku bertajuk Three Squares: The Invention of American Meal yang rilis pada 2013 menjelaskan tentang budaya sarapan. Dalam buku ini disebutkan bahwa mengonsumsi sarapan adalah kebiasaan manusia modern.

    Istilah sarapan semakin populer ketika orang Amerika Serikat mulai menciptakan sereal. Padahal orang-orang di masa lampau biasanya hanya akan mengonsumsi makanan sisa semalam yang dipanaskan jika mereka ingin makan sarapan.

    Selain itu bagi mereka dengan perekonomian yang lebih tinggi biasanya menu sarapannya juga lebih komplek. Mulai dari telur, ayam, pancake, atau segala jenis menu yang diinginkan disajikan di atas meja.

    Namun menu sarapan yang berat ini justru disebut justru mendatangkan banyak keluhan. Konsumsi daging dan lemak yang terlalu berat menyebabkan berbagai gejala gangguan pencernaan akibat pencernaan bekerja keras sejak pagi hari.

    Baca juga: Menu ‘All You Can Eat’ Ternyata Berasal dari Budaya Romawi Kuno

    Ramai Istilah 'Sarapan Adalah Tidak Sarapan', Ini PenjelasannyaFaktanya ahli dan peneliti menyarankan untuk tetap sarapan tetapi dengan menu yang lebih ringan. Foto: Getty Images/iStockphoto/sorendls

    Hingga akhirnya Dr. John Harvey Kellog menciptakan corn flakes pada 1890. Menurut kutipan di Smithsonian, Kellogg percaya corn flakes akan lebih mudah dan ringan untuk dicerna oleh perut.

    Pada awal 1900an juga banyak produk sereal yang mengklaim melalui proses fortifikasi sehingga cocok untuk dikonsumsi saat sarapan. Namun banyak ahli yang khawatir atas kandungan gula dan garam yang tinggi sehingga tidak lebih baik daripada orang yang tidak sarapan.

    “Pada berbagai sudut pandang, sarapan tetap menjadi menu makan yang paling penting dalam satu hari. Karena melalui makanan ini harimu akan dimulai,” begitu kutipan dari majalah Good Health edisi 1917.

    Karenanya dapat disimpulkan bahwa konsumsi sarapan tetap dianjurkan para ahli hingga peneliti. Namun asupannya yang harus diperhatikan agar tak berdampak buruk bagi pencernaan.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 2 Jenis Pisang yang Cocok untuk Diet, Jangan Sampai Salah!

    Jakarta

    Pisang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang paling sehat. Buah ini juga mengandung serat, vitamin B6, vitamin C, magnesium, tembaga. dan protein.

    Pisang menjadi buah yang banyak dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Meski begitu, kamu perlu tahu jenis pisang mana yang cocok untuk diet?

    Jenis Pisang yang Cocok untuk Diet

    Sebelum menentukan untuk diet dengan pisang, kamu perlu mengetahui jenis pisang mana yang cocok. Berikut penjelasannya.


    1. Pisang Hijau

    Mengutip Times of India, pisang hijau atau pisang mentah dikenal dengan kandungan gula yang lebih rendah dan pati yang lebih resisten. Perlu diketahui bahwa pati resisten baik untuk pencernaan, sebab tidak bisa dipecah enzim lambung dan membuat rasa kenyang lebih lama.

    Pati resisten dan kandungan gula yang rendah dari pisang hijau membuat pisang hijau baik untuk menurunkan berat badan. Kamu bisa memakan pisang hijau dengan tepung atau dengan smoothie.

    2. Pisang Kuning

    Pisang kuning juga merupakan pilihan yang baik untuk diet. Jika berwarna kuning, berarti pisang sudah matang sempurna.

    Kamu bisa mendapat semua manfaat pisang saat mengkonsumsi pisang kuning. Mulai dari potassium, karbohidrat, asam folat dan berbagai nutrisi lainnya.

    Jenis Pisang yang Tidak Cocok untuk Diet

    Menurut penelitian, pisang yang terlalu matang dengan bintik-bintik coklat adalah yang paling buruk untuk dikonsumsi. Ketika pisang matang, pati mulai terurai dan diubah menjadi gula.

    Pisang ukuran sedang yang terlalu matang mengandung 17,4 gram gula pasir. Semenara, pisang kuning dengan ukuran yang sama hanya mengandung 13,3 gram gula. Hal ini menunjukkan bahwa ada kenaikan 3 gram gila dari glukosa dan fruktosa pada pisang yang matang.

    Meningkatnya kandungan gula disebabkan karena pati dalam pisang yang merupakan karbohidrat kompleks terurai secara alami menjadi gula. Pisang kuning mengandung 35 gram pati, namun turun menjadi 0,45 gram saat pisang terlalu matang

    Selain itu, ketika terlalu matang, pisang akan memiliki lebih sedikit serat. Pisang kuning mengandung 3,1 gram serat, sementara pisang matang mengandung 1,9 gram serat. Sehingga, pisang kuning baik untuk pencernaan.

    Sebuah penelitian dari Journal Diabetic Medicine juga membuktikan bahwa pisang mentah lebih baik bagi penderita diabetes dibandingkan pisang terlalu matang. Dalam studi tersebut, gula darah penderita diabetes tidak banyak melonjak saat mengkonsumsi pisang mentah dibandingkan dengan mengkonsumsi pisang terlalu matang.

    Itulah jenis pisang yang cocok dan tidak cocok untuk diet. Jangan sampai salah ya detikers.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Berapa Banyak Kalori dalam Satu buah Apel? Sangat Bagus untuk Diet

    Jakarta

    Diet menjadi salah satu upaya untuk menurunkan berat badan. Selain menjadi lebih sehat, badan yang lebih ramping membuat seseorang menjadi lebih percaya diri.

    Nah berbicara mengenai diet, apel menjadi salah satu buah yang terkenal efektif untuk menurunkan berat badan. Bahkan, kini ada yang namanya “diet apel” yang dipercaya bisa menurunkan 3 kilogram dalam 5 hari.

    Lantas, berapa banyak kalori dalam satu buah apel? Mengapa buah ini dijadikan program diet? Untuk menjawab pertanyaan tersebut simak penjelasan berikut ini.


    Kandungan pada Satu Buah Apel

    Untuk mengetahui berapa banyak kalori dalam satu buah apel, berikut kandungan nutrisinya dilansir dari School of Public Health, Harvard.

    • Kalori : 95 kalori
    • Lemak : 0 gram
    • Protein : 1 gram
    • Karbohidrat : 25 gram
    • Gula alami : 19 gram
    • Serat : 3 gram

    Mengapa Apel Sangat Bagus untuk Diet?

    Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa banyak kalori dalam satu buah apel adalah 95 kalori. Di samping itu, ada sejumlah senyawa lain yang terkandung dalam apel yang cocok untuk program diet.

    Apel mengandung banyak senyawa pektin, ini merupakan serat larut yang dapat mengikat molekul lemak serta mencegah penyerapan lemak oleh tubuh. Kemudian lemak yang terikat oleh serat akan langsung dikeluarkan dari tubuh.

    Selain itu, senyawa tersebut membuat kenyang lebih lama sehingga sangat bagus untuk mengendalikan nafsu makan saat diet. Sementara itu, apel juga rendah kalori sehingga membuat diet semakin optimal saat melakukan defisit kalori.

    Fakta bahwa apel dapat menjaga berat badan dan baik untuk diet dibenarkan pada hasil penelitian dari tiga studi besar yang mengikuti 133.468 pria dan wanita selama 24 tahun.

    Hasilnya menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak buah-buahan kaya serat dan rendah glikemik, terutama apel dan pir, terkait dengan penambahan berat badan yang lebih sedikit dari waktu ke waktu.

    Bagaimana dengan ‘Diet Apel’?

    Dilansir dari Beautynesia, diet apel merupakan diet dengan rencana 5 hari dengan sebagian besar makanannya adalah apel.

    Pada hari pertama kamu hanya boleh makan apel untuk sarapan, makan siang, hingga malam. Kemudian pada hari kedua hingga terakhir kamu baru diperbolehkan mencampur apel dengan makanan lain seperti sayur, buah lain, atau susu.

    Dengan melakukan diet ini, kamu bisa mencegah risiko penyakit jantung, stroke, dan menurunkan kadar kolesterol karena kandungan yang ada pada buah apel.

    Selain itu, dengan diet ini tubuh akan melakukan detoksifikasi sehingga sistem tubuh akan dipompa lebih optimal untuk menurunkan berat badan.

    Akan tetapi, terdapat efek samping dari diet ini yaitu mungkin kamu akan merasa lemas dan mengantuk pada hari pertama karena konsumsi kalori yang sangat rendah.

    Agar diet berjalan dengan maksimal dan badan tetap bugar, sangat disarankan untuk membarengi diet dengan olahraga serta istirahat yang cukup.

    Itu dia seputar informasi mengenai berapa banyak kalori dalam satu buah apel. Dengan jumlah 95 kalori per buah, apel cocok sebagai menu diet.

    (inf/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Yuk Coba! 5 Sayuran Rendah Karbohidrat Buat yang Lagi Diet


    Jakarta

    Tidak hanya nasi, beberapa sayuran juga mengandung karbohidrat tinggi. Jika ingin mengurangi asupan karbohidrat, kamu bisa beralih ke 5 sayuran yang rendah karbohidrat ini!

    Berbicara tentang makanan dengan karbohidrat tinggi, yang terlintas dalam pikiran mungkin hanya nasi, umbi-umbian, atau biji-bijian. Padahal, beberapa sayur juga mengandung karbohidrat kompleks.

    Sayuran tertentu mengandung jenis karbohidrat yang lebih tinggi. Namun, jangan khawatir, karena ada sebagian jenis sayuran yang mengandung karbohidrat dalam jumlah lebih rendah.


    Terdapat beberapa alasan mengapa kamu dianjurkan mengonsumsi sayuran karbohidrat rendah. Sayuran ini cocok jika kamu mau menurunkan berat badan. Sayuran rendah karbohidrat juga bantu menjaga gula darah dan mampu mendukung pola makan bergizi seimbang.

    Selain itu, konsumsi sayuran rendah karbohidrat juga menawarkan lebih banyak manfaat. Selain respons gula darah moderat, sayuran ini cenderung mengandung nutrisi peningkat kesehatan lainnya, mulai dari vitamin, mineral, lemak, hingga protein yang menyehatkan jantung.

    Semua nutrisi ini bisa mendorong kesehatan secara keseluruhan dengan meningkatkan kekebalan tubuh, kesehatan otak, metabolisme, dan pencernaan.

    Jika ingin mengonsumsi sayur karbohidrat rendah, kamu bisa mencoba 5 sayur ini, seperti yang dilansir dari realsimple.com (18/12/23).

    1. Brokoli

    Ilustrasi tumis brokoliBrokoli rendah karbohidrat dan memiliki banyak nutrisi baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Brokoli merupakan salah satu sayuran yang rendah karbohidrat. Selain itu, brokoli juga kaya akan kalium, fosfor, folat, vitamin A, C, dan K, serta senyawa kaempferol.

    Dalam satu cangkir brokoli, sekitar 91 gram, hampir mengandung tujuh gram karbohidrat, dengan sekitar tiga gram diantaranya adalah serat.

    Brokoli bisa dikonsumsi dengan cara dipanggang dengan minyak zaitun, ditumis dengan bawang putih, atau dimasak dengan pasta.

    2. Selada

    Selada bisa awet segar dengan cara disimpan di kulkas.Selada juga bisa dikonsumsi karena rendah karbohidrat, tinggi serat dan air. Foto: Getty Images/iStockphoto/somkku

    Selada juga merupakan sayuran rendah karbohidrat. Makanan yang biasa ada pada salad ini terdiri dari air dan serat.

    Satu cangkir selada, sekitar 72 gram menawarkan 2 sampai 2,9 gram karbohidrat.

    Semua jenis selada sebenarnya baik. Namun, perhatikan warnanya. Jika warnanya semakin gelap, berarti semakin banyak nutrisi peningkat kesehatan yang terkandung di dalamnya.

    Nutrisi tersebut termasuk vitamin C dan K, potasium, kalsium, dan magnesium.

    Daftar sayuran karbohidrat rendah lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Seledri

    Tingkatkan Gairah Seksual, Konsumsi Seledri Secara RutinJangan abaikan seledri karena sayuran ini bagus untuk kesehatan dan rendah karbohidrat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Napadon Srisawang

    Seledri juga bisa mulai dikonsumsi. Seledri mungkin memenuhi syarat sebagai sayuran dengan karbohidrat sangat rendah. Sebab, dua dari tiga gram karbohidratnya adalah serat.

    Seledri juga mengandung banyak air, vitamin K, dan potasium yang baik untuk kesehatan tubuh.

    Tidak ada salahnya menambahkan sayuran super renyah ini ke dalam makanan atau camilan apapun. Kamu bisa menaburkannya ke atas salad, atau diaduk bersama ke dalam sup.

    4. Tomat

    Tomat juga disebut sayuran dengan karbohidrat lebih rendah. Satu cangkirnya mengandung tujuh gram karbohidrat dan dua di antaranya adalah serat.

    Tomat yang menyegarkan ini juga mengandung senyawa likopen, potassium, folat, vitamin A,C, dan K, yang meningkatkan kesehatan mata.

    Namun, lebih baik kamu mengonsumsi tomat segar. Hindari tomat kalengan karena biasanya sudah ditambah dengan bahan pengawet.

    5. Paprika hijau

    Ditantang Dosen Bikin Kebun Paprika, Pria Ini Berhasil Raup Omzet Ratusan JutaPaprika pun baik dikpnsumsi karena dalam 100 gram hanya memiliki 5 gram karbohidrat. Foto: youtube kementrian pertanian

    Paprika memiliki kandungan karbohidrat yang ringan. Dalam 100 gram paprika hijau, terdapat sekitar lima gram karbohidrat dan satu gram di antaranya adalah serat.

    Berbeda dari paprika lainnya, seperti paprika merah dan oranye, biasanya memiliki sekitar satu gram tambahan karbohidrat dalam jumlah yang sama.

    Paprika hijau juga merupakan sumber vitamin C terbaik, vitamin B, kalium, dan vitamin A,E, dan K. Oleh karena itu, paprika adalah pilihan sayur yang sangat sehat.

    Sayuran ini bisa dimasak dalam saus, sup, hingga dicampur dengan pasta.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Putih Telur vs Kuning Telur, Mana yang Lebih Menyehatkan?


    Jakarta

    Telur merupakan sumber protein yang baik. Telur memiliki dua bagian, yakni bagian putih dan kuning. Lantas, mana yang lebih menyehatkan? Ini penjelasannya!

    Telur ayam dapat dikatakan sebagai pilihan makanan sehat. Tingginya kandungan protein membuat telur dimasukkan ke dalam menu diet, karena bisa membantu proses penurunan berat badan.

    Telur memiliki dua bagian, yakni putih dan kuning. Sampai saat ini, masih banyak orang yang berdebat mengenai lebih sehat mana di antara kedua bagian tersebut.


    Dikutip dari Times of India (11/05/24) berikut faktanya!

    1. Putih Telur

    Lebih sehat kuning telur atau putih telur?Lebih sehat kuning telur atau putih telur? Foto: iStock

    Putih telur termasuk rendah kalori dan rendah lemak. Dalam satu butir telur, hanya mengandung 17 kalori dan 0,2 gram lemak. Ini bagus bagi kamu yang ingin mengurangi kalori.

    Selain itu, putih telur tinggi akan kandungan protein yang berkualitas. Putih telur dikemas dengan asam amino esensial yang diperlukan untuk perbaikan dan pertumbuhan otot.

    Menurut para ahli, satu putih telur mengandung 11 gram protein. Putih telur pun bagus dikonsumsi karena bebas kolesterol. Namun, putih telur terbilang rendah nutrisi.

    Putih telur juga mengandung potasium yang bisa membantu mengurangi dan menstabilkan tekanan darah. Terdapat vitamin riboflavin yang berperan mencegah katarak dan migrain.

    Meski putih telur kaya akan protein, tetapi putih telur kekurangan banyak vitamin, mineral, dan lemak sehat yang ditemukan dalam kuning telur.

    Manfaat kuning telur ada di halaman selanjutnya.

    2. Kuning Telur

    Lebih sehat kuning telur atau putih telur?Lebih sehat kuning telur atau putih telur? Foto: iStock

    Kuning telur kaya akan nutrisi. Dalam satu butir telur, bagian kuning mengandung 55 kalori yang mana itu tersedia dari nutrisi esensial, termasuk vitamin A, D, E, K, dan B.

    Selain itu, juga terdapat kandungan mineral seperti iron, phosphorus, dan zinc. Lemak yang terkandung merupakan lemak sehat, seperti asam lemak omega-3.

    Kuning telur merupakan sumber kolin yang baik. Nutrisi ini sangat penting untuk kesehatan otak, fungsi hati, dan metabolisme. Dalam satu butir, kuning telur mengandung 147 mg kolin.

    Lemak sehat terkandung pada bagian kuning telur, termasuk lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Ini bagus untuk kesehatan jantung asalkan tidak dikonsumsi berlebihan.

    Totalnya ada sekitar 27 gram lemak sehat dalam satu butir kuning telur. Tak hanya itu, sebuah studi menemukan banyak kuning telur mengandung iron sebanyak 90%.

    Peneliti menemukan adanya karotenoid pada kuning telur yang berperan sebagai antioksidan dan melindungi mata dari radikal bebas yang bisa membahayakan retina mata.

    Namun, di samping itu, kuning telur tinggi akan kolesterol. Dalam satu butir ada 185 mg kolesterol, sehingga bisa berbahaya bagi pengidap penyakit jantung.

    3. Kesimpulan

    Baik putih telur maupun kuning telur memiliki sisi positif dan negatif. Sebaiknya dikonsumsi tergantung dengan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

    Misalnya, jika seorang dengan kondisi kesehatan memiliki kadar kolesterol tinggi dan penyakit jantung, sebaiknya hindari mengonsumsi kuning telur dan lebih baik mengonsumsi putih telur.

    Jika seseorang tanpa penyakit membutuhkan nutrisi lebih banyak, bisa mengonsumsi kuning telur. Namun tetap, harus dikonsumsi dalam porsi normal dan tidak berlebihan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Minum Espresso Bisa Cegah Alzheimer, Ini Faktanya


    Jakarta

    Bagi pecinta kopi secangkir espresso dapat mengatasi kantuk di pagi hari. Selain itu, rutin minum espresso juga bisa mencegah Alzheimer. Ini faktanya!

    Espresso merupakan metode penyeduhan kopi yang berasal dari Italia. Metode ini dilakukan dengan menekan uap air mendidih untuk menyalurkan kopi yang telah digiling halus sehingga mendapatkan air kopi kental.

    Di balik rasanya yang pahit, kopi espresso bermanfaat untuk mencegah penyakit Alzheimer. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian dari University of Verona di Italia.


    Dikutip dari dari Medical News Today (28/11/23) peneliti menemukan bahwa ekstrak espresso bisa menghambat agregasi protein yang terkait dengan penyakit Alzheimer.

    Berikut ini beberapa fakta dari penelitian tersebut.

    1. Adanya kandungan Carbon Quantum Dots

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi bisa mencegah Alzheimer Foto: iStock

    Sebuah studi menunjukkan bahwa dalam ekstrak kopi terdapat kandungan Carbon Quantum Dots (CACQDs) yang berbasis asam caffeic. Zat ini dapat melindungi otak dari gangguan neurodegeneratif seperti Alzheimer atau Parkinson

    Peneliti juga menunjukkan bahwa sifat anti-inflamasi dan antioksidan pada asam caffeic dapat membantu melawan efek gaya hidup dan faktor lingkungan yang meningkatkan risiko gangguan tersebut.

    Dengan menerapkan kebiasaan gaya hidup sehat, seperti mengikuti pola makan bergizi, berolahraga secara teratur dan tidur yang cukup dapat membantu meminimalkan risiko terjadinya gangguan neurodegeneratif.

    2. Apa itu Carbon Quantum Dots?

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi bisa mencegah Alzheimer Foto: iStock

    Carbon Quantum Dots adalah nanopartikel yang ukurannya kecil, ukuran gigitan atau sekitar 2-10 nm. Nanopartikel ini disintesis dari prekursor yang mengandung karbon itu sendiri.

    “Mereka tidak ditemukan sebagaimana adanya, tetapi perlu disintesis. Kami menggunakan pendekatan ramah kimia yang memungkinkan asam caffeic dikarbonisasi ulang menjadi Caffeic Acid Derived Carbon Quantum Dots (CACQDs),” ujar peneliti Dr. Mahesh Narayan.

    Asam caffeic sendiri memiliki kemampuan untuk melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan otak rentan terhadap stres oksidatif. Karenanya Asam caffeic dapat menjadi alat yang berguna untuk mengelola kondisi neurodegeneratif.

    Fakta kopi yang dapat mencegah Alzheimer ada di halaman selanjutnya.

    3. Manfaat Asam caffeic

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi bisa mencegah Alzheimer Foto: iStock

    Dr. Natalia Pessoa Rocha, asisten profesor di Departemen Neurologi mengatakan bahwa asam caffeic memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

    “Stress oksidatif dan peradangan berkontribusi terhadap kematian sel di organ manapun, termasuk otak. Dengan minum kopi, maka asam caffeicnya akan berperan untuk menghalau itu semua,” tutur Dr. Natalia.

    Mengingat sel-sel otak lebih rentan terhadap stres oksidatif dan peradangan dibandingkan sel-sel dari organ lain. Sel-sel otak memiliki kapasitas yang sangat terbatas untuk beregenerasi,” lanjutnya.

    4. Bisakah kopi mengobati demensia?

    Demensia merupakan penyakit yang menyerang daya ingat, sehingga membuat seseorang cepat lupa. Dengan studi yang dilakukan, menyebutkan kopi dapat mengobati demensia.

    Namun, studi ini perlu dipelajari lebih lanjut, karena studi ini hanya diuji secara in vitro. Artinya penelitian ini dilakukan hanya menguji suatu sel, jaringan, atau bagian organ tertentu di dalam laboratorium.

    “Mereka menggunakan sel SH-SY5Y, yaitu sel neuroblastoma. Ini banyak digunakan sebagai model penyakit neurodegeneratif in vitro,” ujar Dr. Pessoa Rocha.

    Karenanya, kita tidak dapat berasumsi bahwa efeknya pada otak akan sama. Mengingat penyakit neurodegeneratif bersifat kompleks dan multifaktorial.

    5. Jangan minum berlebihan

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Kopi hiitam Foto: iStock

    Oleh karena itu, para penelitian menyarankan untuk membatasi asupan kopi. Jika tidak, maka manfaat kopi dalam mencegah Alzheimer bisa hilang.

    Peneliti mengatakan bahwa membatasi asupan kopi sebaiknya tak lebih dari empat cangkir per hari. Hindari juga menambahkan gula pada kopi, karena bisa menghilangkan efek antioksidannya.

    “Sebaiknya gunakan pemanis seminim mungkin,” ujar peneliti.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com