Blog

  • Jangan Dikupas, Begini Cara Sehat Makan Kiwi Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Kiwi termasuk buah yang sangat kaya akan vitamin C tinggi. Seorang ahli gizi mengungkapkan cara yang tepat mengonsumsinya agar manfaatnya terasa maksimal.

    Kiwi memiliki bentuk buat lonjong mirip sawo. Hanya saja kulit kiwi berbulu sangat halus. Kiwi berwarna hijau atau kuning keemasan ini memiliki rasa yang asam segar.

    Biasanya kiwi dinikmati dengan cara menyantapnya langsung atau dijadikan campuran smoothies atau salad. Menurut Fatsecret, dalam 100 gram kiwi mengandung 61 kcal, 15 gram karbohidrat, 312 mg potassium, 3 mg sodium, 9 gram gula, 3 gram serat, 1,1 gram protein, zat besi, vitamin C 154 persen, dan lainnya.


    Dilansir dari Food NDTV (17/9), Dr Amy Shah, selaku dokter dan ahli gizi mengungkapkan cara mengonsumsi kiwi yang tepat. Cara mengonsumsi kiwi ini dapat memaksimalkan manfaat yang tersimpan di dalamnya.

    Berikut cara makan kiwi yang tepat:

    1. Makan Kiwi Bersama Kulitnya

    Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkankiwi Foto: Site News

    Dr Amy Shah menjelaskan bahwa cara makan kiwi yang tepat adalah mengonsumsi semuanya beserta kulitnya. Ia menjelaskan bahwa makan kiwi beserta kulitnya itu dapat meningkatkan serat hingga 50 persen.

    Kulit kiwi ini juga dapat meningkatkan kadar folat (vitamin B9) sebesar 34 persen dari jumlah harian. Begitu juga dengan meningkatkan vitamin E.

    Kamu bisa memilih kiwiyang berbulu sangat halus. Dengan begitu menyantapnya tak akan terasa aneh, apalagi jika ini pertama kali menyantap kiwi berikut kulitnya.

    Namun, untuk beberapa orang kerap merasakan gatal saat makan kiwi beserta kulitnya. Menurut Dr Amy kemungkinan hal itu karena reaksi silang serbuk sari.

    Mereka yang alergi terhadap serbuk sari mungkin juga alergi terhadap kulit kiwi. Jadi, jika kamu mengalami reaksi tersebut sebaiknya kupas kulit kiwi sebelum memakannya.

    2. Alasan Kiwi Baik untuk Diet

    Bagi pelaku diet, kiwi sangat baik dikonsumsi secara rutin. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisinya yang kaya.

    Menurut Harvard Health, 1 buah kiwi menyediakan hampir semua (80 persen) kebutuhan vitamin C harian orang dewasa. Dr Amy menjelaskan bahwa kiwi dapat meningkatkan suasana hati dan mengatasi sembelit.

    Buah ini sangat bermanfaat bagi wanita dalam rentang usia perimenopause (32-55 tahun). Kiwi juga diketahui sebagai sumber serat, antioksidan, dan vitamin K yang baik.

    3. Kombinasi Kiwi dengan buah dan sayuran

    Selain dikonsumsi secara utuh, kiwi dapat dijadikan sajian yang nikmat. Salah satunya dibuat menjadi salad.

    Racikan salad kiwi ini akan pas jika dikombinasikan dengan buah delima. Campurkan kedua buah dalam semangkuk salad yang lezat, berikan saus jeruk dan daun mint agar rasanya semakin kaya.

    Kiwi juga bisa diracik menjadi smoothies yang segar dan menyehatkan. Kamu bisa mencampurkan kiwi, bayam, apel, dan pir secara bersamaan. Tambahkan juga madu sesuai selera untuk pemanisnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Dianggap Sepele! Hindari Makanan yang Sudah Dihinggapi Lalat


    Jakarta

    Sering kali makanan yang dihinggapi lalat masih dikonsumsi. Banyak orang tak merasa hinggapnya lalat itu berpengaruh pada kualitas makanan, padahal faktanya tidak begitu. Ini kata pakar.

    Lalat adalah serangga yang keberadaannya tak diinginkan, terutama di tempat makan. Selain mengganggu suasana, kehadiran lalat juga berpotensi mengontaminasi makanan.

    Sayangnya masih banyak pemilik usaha tempat makan mengabaikan keberadaan lalat. Mereka tak berusaha mengusirnya, bahkan membiarkan lalat hinggap di makanan.


    Sebagian orang mungkin risih akan hal itu, tapi ternyata banyak juga yang menganggap enteng hinggapnya lalat di makanan. Mereka tak segan makan makanan meski sudah dihinggapi banyak lalat.

    Lantas bagaimana faktanya? Apakah makan makanan yang sudah dihinggapi lalat aman untuk kesehatan?

    Mengutip Reader’s Digest (17/8/2024), epidemiologis kesehatan masyarakat dan ahli entomologi alias ahli serangga menjelaskannya. Ia mengatakan ketika lalat hinggap di makanan, ia membawa kotoran dan cairan tubuhnya yang lain.

    Hal yang terjadi saat lalat hinggap di makanan

    Cara Mengusir Lalat Pada MakananFoto: iStock

    Kamu mungkin pernah mendengar rumor kalau lalat akan muntah saat hinggap di makanan. Rumor tersebut ternyata benar adanya.

    Brian Labus dari School of Public Health di University of Nevada, Las Vegas mengatakan, “Saat lalat makan, ia harus memuntahkan enzim pencernaan ke makanan tersebut.”

    “Enzim-enzim ini juga mengandung sisa-sisa makanan yang terakhir dimakannya, dan itu mungkin makanan yang penuh patogen. Lalat memakan beberapa hal yang sangat menjijikkan,” lanjut Labus.

    Sebelum lalat muntah, serangga ini akan menggunakan antenanya untuk mencicipi makanan dengan sensor rasa terletak di kaki. Ahli entomologi Julian Shepherd, PhD di Binghamton University mengungkap, jika lalat suka rasa makanan itu, maka ia akan menjulurkan lidahnya.

    Lalat pun bakal melapisi makanan yang dihinggapinya itu dengan air liur yang mengandung enzim pencernaan (sejenis muntahan). Tak hanya itu, menurut Shepherd, lalat juga suka buang air besar di makanan.

    Penyakit yang disebarkan lalat

    Saat lalat hinggap di makanan, mereka dapat menyebarkan salmonella E. coli, parasit, dan disentri. Sebuah studi tahun 2023 yang diterbitkan dalam jurnal Microorganisms menemukan bahwa lalat dapat menularkan bakteri, termasuk jenis bakteri yang resisten terhadap antibiotik.

    “Lalat rumah berfungsi sebagai vektor untuk memindahkan penyakit dari satu tempat ke tempat lain,” jelas Labus, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut. “Karena kita hidup bersama, mereka dapat menyebarkan banyak patogen berbeda antara manusia, hewan, dan lingkungan,” sambungnya.

    Di sisi positifnya, lalat hanya dapat menyebarkan sejumlah kecil kuman. Dan untungnya, dalam hal keracunan makanan, dosis menentukan racunnya.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    Kapan makanan perlu dibuang?

    lalat hinggap di makananFoto: iStock

    Menurut Labus, kuman atau bakteri yang dibawa oleh lalat mungkin tidak langsung membuat seseorang jatuh sakit. Namun sering kali menjadi awal dari serangkaian kejadian yang membuat seseorang sakit.

    Awalnya mungkin bakteri yang keluar dari lalat tidak membahayakan, tetapi jika makanan itu dibiarkan di suhu ruang dalam waktu lama, maka bakteri dapat berkembang biak hingga menjadi bahaya.

    Jangan lupakan kalau lalat sangat mungkin hinggap di tempat sampah sebelum hinggap di makanan. Sehingga jelas bakal mengontaminasi makanan.

    Kamu juga perlu menghindari makanan yang sudah dihinggapi lalat, apalagi jika sebelumnya lalat itu hinggap di daging mentah atau kotoran hewan. Namun mengetahui ‘perjalanan’ lalat tentu sangat sulit.

    Jadi cara terbaik untuk meminimalkan risiko adalah mengusir lalat sesegera mungkin setelah hinggap di makanan. Kalau bisa hindari makanan yang sudah dihinggapi lalat terlalu lama di suhu ruang.

    Untuk mengusir lalat pun ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan. Misalnya dengan menggunakan kasa jendela dan memasang perangkap lalat.

    Pastikan juga menyimpan makanan di suhu yang tepat. Jangan diamkan terlalu lama karena hal ini dapat mengubah masalah kecil menjadi masalah besar.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kafein vs Gula, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?

    Kafein vs Gula, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?


    Jakarta

    Konsumsi kopi dengan gula masih menuai kontroversi akibat efek samping dan manfaatnya. Kira-kira mana yang lebih berbahaya, kafein atau gula ya?

    Kopi yang segar memberikan rasa pahit yang tidak disukai oleh sebagian penikmat kopi. Namun berkat penambahan gula, pemanis, dan berbagai jenis sirup yang memperkaya rasanya sehingga kopi kini lebih bisa diterima berbagai kalangan.

    Sayangnya perpaduan antara kopi dan pemanis masih menuai kontroversi. Alasannya efek samping kesehatan dan manfaat yang bisa ditimbulkan dari konsumsi kopi dengan pemanis.


    Misalnya tren es kopi susu gula aren yang menjamur memiliki rasa yang menyegarkan, diakui meningkatkan penjualan kafe, tetapi apakah cukup sehat untuk dikonsumsi? Ternyata baik kafein maupun gula dalam segelas kopi tetap harus diwaspadai.

    Baca juga: Ngeunah! 5 Tempat Makan Enak di Bandung Ini Berlokasi di Perumahan

    Kafein vs Gula, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?Kafein walaupun memiliki banyak manfaat tetapi juga ada efek sampingnya yang harus diperhatikan. Foto: Coffee Affection

    Melansir Coffee Affection (25/1) kafein merupakan stimulan alami yang terbentuk melalui proses pertumbuhan pohon kopi. Begitu pula asupan gula yang juga tetap dibutuhkan oleh tubuh tetapi dalam batasan dan kadar tertentu.

    Pada beberapa kondisi, kafein dapat menyebabkan beberapa dampak fisik yang cukup mengganggu. Misalnya jantung yang berdebar lebih cepat, kenaikan gula darah, sakit kepala, hingga diare dan mual yang akan dialami usai konsumsi kopi.

    Selain itu konsumsi kopi juga dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang dan suasana hati konsumennya. Walaupun dapat meningkatkan fokus otak tetapi juga dapat menyebabkan perasaan yang lebih sensitif hingga sesekali rasa kebingungan.

    WebMD juga melaporkan bahwa konsumsi kopi empat cangkir sehari dapat membantu menurunkan risiko kanker mulut. Sayangnya efek samping dari penambahan gula dalam kopi juga harus diperhatikan.

    Baca juga: 10 Tempat Makan Enak di Pasar Baru yang Legendaris hingga Kekinian

    Kafein vs Gula, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?Gula sebagai bahan alami tetapi juga banyak risikonya jika dikonsumsi berlebihan. Foto: Coffee Affection

    Mengutip Sugar Association, gula atau sukrosa merupakan karbohidrat sederhana yang terbentuk secara alami melalui tumbuhan. Walaupun alami, konsumsi gula tetapi harus diatur secara ketat termasuk melalui konsultasi dokter agar mendapatkan porsi yang seharusnya.

    Konsumsi gula dan makanan manis secara tak langsung dapat meningkatkan risiko obesitas. Konsumsi gula yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit jantung.

    Efek samping yang paling instan dialami oleh konsumen makanan manis yaitu tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang meningkat, hingga inflamasi pada pembuluh darah. Gejala-gejala ini yang akan meningkatkan risiko untuk berkembangnya penyakit jantung.

    Sama halnya dengan kafein, konsumsi gula juga dapat berdampak pada kesehatan mental. Suasana hati yang mudah berubah, hingga perasaan yang lebih sensitif daripada energi yang ditimbulkan dari usai mengonsumsi gula dan pemanis.

    Maka, dapat dikatakan bahwa konsumsi gula dalam kadar yang berlebihan akan jauh lebih berbahaya daripada kafein. Namun kedua komponen ini juga tetap harus diwaspadai konsumsinya berdasarkan anjuran batas harian yang ditetapkan ahli kesehatan.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ahli Gizi Ungkap 3 Efek Samping Minum Jus Jeruk Setiap Hari


    Jakarta

    Jus jeruk disebut memiliki berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Ahli turut mengungkapkan tentang aturan mengonsumsi jus jeruk setiap hari.

    Jus buah segar memang menyehatkan dikonsumsi setiap hari. Salah satunya adalah jus jeruk segar alami yang diperas dari jeruk asli dan tanpa tambahan pemanis.

    Konsumsi jus jeruk ini dapat mendukung beragam manfaat kesehatan untuk tubuh. Dikarenakan kandungan nutrisinya yang tinggi, seperti adanya vitamin C dan serat.


    Dilansir dari Food NDTV (27/8), mengonsumsi jus jeruk memang baik untuk kesehatan tubuh. Beragam manfaat yang dapat dirasakan mulai dari meningkatkan imunitas, kesehatan kulit, hingga yang berkaitan dengan penyakit jantung.

    Namun, apakah jus jeruk memang aman untuk dikonsumsi setiap hari? Rupali Datta, selaku ahli gizi mengungkapkan mengenai fakta minum jus setiap hari dan efeknya untuk kesehatan.

    Berikut 3 alasan mengapa jus jeruk sebaiknya tak dikonsumsi setiap hari:

    1. Ada Nutrisi yang Hilang

    konsumsi jus jeruk apakah aman jika setiap harikonsumsi jus jeruk apakah aman jika setiap hari Foto: Getty Images/iStockphoto

    Salah satu nutrisi yang terkandung dalam jeruk adalah serat. Saat jeruk dijadikan jus, kandungannya tak lagi mengandung serat.

    Menurut ahli, ketika kamu membuat jus jeruk, sebagian besar seratnya akan dibuang dan hanya mendapatkan segelas air manis yang mengandung nutrisi. Padahal, serat sangat penting berperan untuk kesehatan pencernaan.

    Serat dapat membantu dalam memperlambat penyerapan gula dan membuang racun, serta bahan limbah dari sistem pencernaan. Oleh karenanya, jeruk lebih baik dikonsumsi utuh.

    2. Kelebihan Gula

    Jus jeruk kemasan banyak ditawarkan di pasaran. Banyak juga orang yang lebih menyukai jus jeruk kemasan daripada membuatnya sendiri.

    Inilah mengapa jus jeruk tak boleh dikonsumsi setiap hari. Karena, jus jeruk kemasan mengandung banyak gula, pewarna, dan pengawet.

    Namun, jus jeruk asli juga berdampak sama, karena 3-4 jeruk yang dijadikan jus mengandung asupan gula meski alami.

    “Pada akhirnya jeruk atau buah lainnya adalah gula sederhana. Kamu sebaiknya mengonsumsi 3 jeruk utuh daripada membuat jus,” ungkap Datta.

    3. Sebabkan Sindrom Dumping

    Terlalu banyak mengonsumsi jus jeruk juga dapat menyebabkan sindrom dumping. Sindrom ini terjadi ketika makanan yang mengandung banyak gula berpindah dari lambung ke usus halus terlalu cepat.

    Hal ini menyebabkan sejumlah besar makanan yang tidak tercerna masuk ke usus halus. Ini akan menyebabkan kram perut, mual, bahkan fluktuasi gula darah.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! 4 Makanan Pemicu Serangan Jantung di Usia Muda


    Jakarta

    Serangan jantung di usia muda bisa dihindari dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Hindari terlalu banyak konsumsi makanan mengandung kolesterol tinggi.

    Kadar kolesterol tinggi yang tidak terkontrol amat membahayakan kesehatan jantung. Zat lemak yang menumpuk bisa menjadi sumbatan yang pada akhirnya bisa memicu serangan jantung.

    Kondisi ini bisa dihindari dengan tidak makan makanan yang memicu kolesterol tinggi. Menurut ahli jantung Elizabeth Klodas yang juga penulis buku “Slay the Giant: The Power of Prevention in Defeating Heart Disease”, inilah makanan yang sebaiknya dihindari agar tidak kena serangan jantung di usia muda:


    1. Gorengan

    GorenganGorengan perlu dihindari karena mengandung kolesterol tinggi. Foto: Getty Images/SimpleImages

    Berbagai makanan yang digoreng, apalagi digoreng hingga kering, mengandung kolesterol tinggi sehingga harus dihindari. Makanan yang digoreng mengandung banyak kalori dan lemak trans yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

    Selain itu, konsumsi goreng-gorengan terlalu sering juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

    Alternatif makanan bagi Anda yang suka goreng-gorengan: kentang, kale, atau brokoli yang dipanggang hingga garing. Atau, Anda dapat mengolahnya dengan air fryer, yang menggunakan lebih sedikit minyak.

    2. Daging merah

    alasan kurangi konsumsi daging merahDaging dalam bentuk apapun perlu dihindari jika kamu punya kolesterol tinggi. Foto: GettyImages

    Daging merah dalam bentuk apapun seperti iga, steak, daging giling sebaiknya dihindari. Anda bisa menggantinya dengan daging tanpa lemak dalam jumlah sedikit.

    Sebagai ganti untuk mendapatkan protein, Anda bisa beralih ke daging unggas tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan. Perlu diingat, unggas juga mengandung lemak jenuh, jadi menghindari daging merah tidak berarti Anda bisa makan ayam secara berlebihan.

    Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, alternatif protein tanpa lemak yang lezat lainnya adalah ikan berdaging putih seperti ikan tuna dan kakap.

    3. Daging olahan

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogen, yakni zat yang dapat menyebabkan penyakit kanker.

    Daging olahan seperti sosis, nugget, bakso, hot dog, salami dan bacon juga mengandung sodium tinggi dan lemak jenuh. Biasanya daging olahan bersumber dari potongan daging sapi atau ayam yang berlemak.

    4. Camilan olahan

    Tak Bisa Telan Makanan Lain, Sejak 16 Tahun Lalu Pria Ini Hanya Makan BiskuitMakanan atau camilan olahan juga padat kalori dehingga lebih baik dihindari. Foto: says.com / Berita Harian.

    Biskuit, cake, dan kue kering yang diproduksi secara massal seringkali padat kalori, rendah nutrisi, dan mengandung banyak lemak (terutama lemak jenuh seperti mentega) dan gula. Semua ini adalah penyebab kolesterol tinggi.

    Gantilah dengan camilan yang dibuat sendiri di rumah, dan atur jumlah dan jenis lemak dan gula yang Anda gunakan.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Jauhi 4 Makanan Ini Kalau Tak Mau Serangan Jantung di Usia Muda

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Makan Bibimbap, Sajian Nasi Korea yang Kaya Protein dan Serat


    Jakarta

    Makanan Korea ternyata banyak yang menyimpan nutrisi sehat, termasuk bibimbap. Kamu bisa merasakan beberapa manfaat untuk tubuh saat mengonsumsi bibimbap.

    Makanan khas Korea sangat beragam jenisnya. Beberapa di antaranya mengandung sayuran yang memberikan nutrisi penting untuk tubuh.

    Salah satu makanan Korea yang dapat dikatakan sehat adalah bibimbap atau disebut juga dolsot bibimbap. Hidangan nasi ini disajikan dengan berbagai jenis sayuran dan protein.


    Dilansir dari Health Shots (2/5/2024), bibimbap memakai beberapa jenis sayuran. Karenanya kaya akan serat yang baik untuk pencernaan. Hidangan ini juga baik dikonsumsi saat diet.

    Berikut 5 manfaat sehat mengonsumsi bibimbap:

    1. Sumber Protein

    manfaat konsumsi bibimbapmanfaat konsumsi bibimbap Foto: Getty Images/iStockphoto

    Bibimbap merupakan makanan dengan kandungan tinggi protein. Sumber protein yang ada di dalam bibimbap ini terdapat pada bahan-bahan yang digunakan untuk menyajikan seporsi bibimbap, seperti daging ayam, sapi, babi, maupun telur.

    Jika kamu seorang vegan, kandungan protein ini dapat ditambahkan menggunakan makanan nabati, seperti tahu, kacang-kacangan, dan taoge. Sumber protein tinggi ini diperlukan untuk perkembangan dan perbaikan jaringan tubuh.

    Menurut sudi tahun 2023 yang diterbitkan dalam Research Gate Journal, protein dapat mengenyangkan dan merasa lebih puas setelah makan. Inilah alasan protein harus ditambahkan pada makanan diet.

    2. Kaya Nutrisi

    Sajian bibimbap sangat cantik, karena terdiri atas beragam jenis bahan yang disusun. Warna hidangan inipun warna-warni dan tentunya bernutrisi tinggi.

    Kiran Dalal, selaku ahli gizi menjelaskan bahwa bahan yang ditambahkan pada sajian bibimbap sangat bergizi dan dapat menjaga pola makan.

    “Wortel yang kaya akan vitamin A merupakan bahan utama dalam resep ini untuk menjaga kesehatan tulang, mata, kulit, dan sistem pencernaan. Telur juga mengandung banyak protein yang merupakan sumber vitamin B2, B12, dan E,” ungkap Kiran Dalal.

    “Nori atau rumput laut kering yang merupakan bahan umum lainnya dalam bibimbap juga kaya akan serat gizi, asam amino, dan berbagai vitamin,” tambahnya.

    3. Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

    Bibimbap termasuk makanan yang bisa menjadi alternatif hidangan rendah lemak. Karena, dapat dinikmati saat diet untuk mendukung berat badan yang sehat.

    Meskipun mengandung karbohidrat, Research Gate Journal menunjukkan hasil penelitian bahwa orang memiliki reaksi glikemik lebih rendah dengan menyantap bibimbap dibandingkan masakan Barat. Makanan dengan indeks glikemik rendah juga dapat mengurangi lonjakan gula darah dan menyehatkan jantung.

    4. Kaya Antioksidan

    Makanan khas Korea yang banyak mengandung sayuran sehat ini tentu saja kaya akan zat antioksidan. Hal ini membuat bibimbap menjadi hidangan yang dapat disantap untuk melindungi tubuh dari zat beracun atau radikal bebas.

    Bahan-bahan kaya antioksidan yang terdapat dalam bibimbap ini meliputi saus gochujang dan sayuran. Hal ini telah dijelaskan dalam Journal of Ethnic Food.

    5. Sumber Serat yang Baik

    manfaat konsumsi bibimbapmanfaat konsumsi bibimbap Foto: Getty Images/iStockphoto

    Asupan serat penting dikonsumsi setiap hari untuk mencegah beragam penyakit. Serat juga penting dikonsumsi, karena dapat menyehatkan pencernaan tubuh.

    Selain itu, kandungan serat yang terdapat pada bibimbap juga dapat menurunkan kolesterol. Serat pada bibimbap juga dapat membantu mengendalikan kadar gula darah.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Kopi Campur Ghee Bisa Turunkan Berat Badan?


    Jakarta

    Minum kopi disebut bisa menurunkan berat badan secara signifikan. Bagaimana jika racikannya ditambahkan ghee? Ahli mengungkapkan faktanya.

    Kopi termasuk salah satu minuman sehat yang banyak dikonsumsi, karena dapat memberikan manfaat untuk tubuh. Salah satunya baik dikonsumsi saat diet untuk menurunkan berat badan.

    Racikan kopi yang baik untuk diet biasanya berupa kopi hitam polos. Kopi hitam ini mengandung zat antioksidan tinggi yang baik dalam metabolisme tubuh.


    Selain itu, kopi hitam juga dapat diracik dengan berbagai macam bahan. Dilansir dari Food NDTV (25/9), bahan yang dapat ditambahkan salah satunya adalah ghee.

    Ghee diketahui sebagai mentega murni dan banyak digunakan pada masakan India. Bahan satu ini terbuat dari lemak sehat yang memiliki manfaat untuk meningkatkan pencernaan, kesehatan usus, hingga penurunan berat badan.

    penjelasan mengenai kopi campur gheepenjelasan mengenai kopi campur ghee Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kopi ghee banyak dikonsumsi pada pagi hari. Biasanya orang menambahkan sejumlah kecil ghee pada racikan kopi hitam, bisa diseduh bersamaan atau diblender.

    Bicara soal manfaatnya, apakah mengonsumsi kopi ghee baik untuk jangka panjang? Luke Coutinho, selaku ahli gaya hidup integratif mengatakan bahwa, kopi ghee bukanlah minuman ‘jalan pintas’ untuk mereka yang ingin menghilangkan lemak atau menurunkan berat badan.

    Menurut Luke, cara yang lebih baik adalah mengonsumsi ghee dan kopi secara terpisah. “Sebaiknya orang-orang harus berpikir ulang tentang kopi ghee yang akan membantu mereka menurunkan berat badan,” ungkap Luke.

    “Tidak ada jalan pintas untuk menghilangkan lemak,” lanjutnya.

    Luke juga memberikan saran yang lebih baik untuk menurunkan berat badan. “Makanlah dengan cerdas, lebih banyak bergerak (olahraga), tidur dengan baik, serta tetap konsisten, sederhana,” sarannya.

    Jadi, menggabungkan keduanya bukanlah cara terbaik untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Racikan kopi terbaik untuk menurunkan berat badan tetaplah kopi hitam polos tanpa tambahan gula, krimer atau susu.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sering Disajikan di Meja, Ini 7 Efek Samping Pisang yang Harus Diwaspadai

    Jakarta

    Pisang menjadi buah yang sering disajikan di meja makan. Selain rasanya yang enak, buah ini mudah dikonsumsi dan juga mengandung banyak manfaat bagi orang yang memakannya.

    Meski demikian, pisang juga memiliki sisi negatif. Simak artikel ini untuk mengetahui efek samping pisang yang harus diwaspadai.

    Apa Saja Efek Samping Pisang?

    Dirangkum dari situs WebMD dan buku Tips Membuat Olahan dari Pisang yang Mudah dan Praktis (2024) oleh Majella Setyawan, berikut ini 7 efek samping pisang yang mungkin belum diketahui banyak orang.


    1. Mengakibatkan Kerusakan Gigi

    Makanan manis dapat merusak gigi. Hal ini juga berlaku pada buah-buahan, termasuk pisang. Penelitian menunjukkan pisang dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada gigi daripada cokelat dan permen karet manis. Setelah makan pisang jangan lupa gosok gigi, ya!

    2. Kadar Gula Darah Naik

    Rasa manis pada pisang juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko diabetes jika makan pisang terlalu banyak. Menurut University of Sydney, indeks glikemik (GI) pisang yang terlalu matang berada di angka 62, dan mendorongnya ke posisi Gl sedang.

    Bagi penderita diabetes, maka harus benar-benar diperhatikan jika makan pisang. Jangan makan berlebihan dan sebaiknya pilih pisang yang kurang matang karena mengandung tingkat GI rendah.

    3. Menambah Berat Badan

    Kandungan serat pisang sebetulnya baik untuk pelaku diet karena dapat menjaga perut tetap kenyang. Tetapi jika pisang dikonsumsi secara berlebihan, tetap saja hal ini bisa menambah berat badan. Sebab pisang selain mengandung vitamin juga mengandung karbohidrat dan kalori.

    4. Menyebabkan Migrain

    Migrain terjadi salah satunya dipicu oleh bahan kimia dan nutrisi tertentu. Ternyata pisang adalah buah yang membawa salah satu senyawa berbahaya ini, yaitu tiramin.

    Senyawa ini terbukti mempengaruhi perkembangan migrain. Jika kamu punya riwayat migrain, jangan ambil risiko makan pisang kebanyakan.

    5. Menyebabkan Hiperkalemia

    Pisang adalah sumber potasium yang baik, terutama bagi penderita hipokalemia. Tetapi jika kelebihan nutrisi ini, maka justru menyebabkan hiperkalemia, yaitu kondisi yang merusak fungsi sel saraf dan otot.

    6. Menyebabkan Sembelit

    Hati-hati jika makan pisang terlalu banyak, karena buah ini mengandung sejumlah asam tanat di dalam setiap porsinya. Meskipun kandungannya kecil, tetapi jika pisang dikonsumsi sekaligus maka bisa menyebabkan sembelit.

    Sembelit ada yang ringan dan ada yang berat. Sembelit kronis bisa menyebabkan kerusakan parah pada saluran pencernaan dan harus ditangani di rumah sakit.

    7. Perut Kembung

    Pisang sebetulnya aman dimakan, tetapi ketika kebanyakan bisa menyebabkan efek samping. Salah satu yang ringan adalah membuat perut kembung, mengandung gas, dan kram.

    Cara Terbaik Mengkonsumsi Pisang

    Untuk mencegah efek samping dari pisang, kita harus mengetahui cara terbaik mengkonsumsi pisang. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:

    1. Makan Pisang Sebelum Makan Utama

    Salah satu waktu makan pisang yang terbaik adalah sebelum makan makanan utama. Hal ini bermanfaat untuk membantu perut cepat merasa kenyang, sehingga asupan makanan utama bisa dibatasi dan berat badan tetap terjaga.

    2. Makan Pisang di Siang Hari

    Pilihan lainnya adalah makan pisang di siang hari. Di siang hari, biasanya energi tubuh sudah banyak berkurang karena aktivitas. Pisang dapat membantu mengembalikan energi karena terdapat kandungan gula alami di dalamnya.

    Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi dua pisang dapat memberikan energi yang cukup untuk beraktivitas berat selama 90 menit.

    3. Makan Pisang Sebelum Jam Tidur

    Makan pisang sebelum jam tidur bermanfaat untuk beberapa hal, misalnya mengatasi gangguan tidur pada malam hari. Kandungan triptofan, magnesium, vitamin B6, karbohidrat, dan potasium mampu meningkatkan kualitas tidur.

    4. Kombinasikan dengan Buah Lain

    Meskipun suka pisang, detikers juga perlu mengkombinasikannya dengan buah lain agar tubuh juga mendapatkan asupan gizi yang bervariasi.

    5. Jumlah Porsi

    Efek samping pisang akan muncul jika makan terlalu banyak. Lantas berapakah jumlah pisang yang aman dikonsumsi? Umumnya makan pisang cukup 1-2 buah per hari. Disarankan untuk tidak makan pisang yang terlalu matang karena sudah tinggi kadar gulanya.

    Demikian tadi ulasan mengenai efek samping pisang yang harus diwaspadai. Meski cenderung aman dikonsumsi, tetap harus dibatasi jumlah konsumsinya.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Susu Campur Kunyit hingga Jahe, Ini Manfaat Sehatnya


    Jakarta

    Sejak lama, minum susu sapi terkenal berkhasiat. Namun, susu ternyata bisa lebih bermanfaat ketika dikombinasikan dengan beberapa jenis rempah.

    Susu secara alami mengandung banyak nutrisi, seperti lemak, kalsium, protein, dan lain sebagainya. Karenanya, susu memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

    Susu menjadi sumber protein berkualitas tinggi dan mengandung asam amino spesial yang dibutuhkan tubuh. Susu juga dikenal kaya akan kalsium, sebuah mineral esensial bagi pertumbuhan dan pemeliharaan tulang serta gigi yang kuat.


    Selain itu, susu mengandung berbagai mineral dan vitamin penting, seperti vitamin D, vitamin B12, vitamin B2, hingga fosfor.

    Namun, susu sebenarnya tidak hanya bisa diminum begitu saja. Mencampurkan beberapa jenis rempah bisa meningkatkan rasa dan manfaat kesehatan susu.

    Menambahkan rempah-rempahan ke dalam susu juga dapat membantu meningkatkan metabolisme, mengobati beberapa penyakit, memperbaiki siklus tidur, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

    Melansir Times of India (22/09/2024), berikut beberapa jenis rempah-rempahan umum yang dapat ditambahkan ke dalam susu.

    1. Kunyit

    Bikin Sehat! Ini 7 Manfaat Konsumsi Kunyit Bersama dengan JaheSusu kunyit merupakan salah satu yang baik untuk membantu mengurangi beberapa penyakit. Foto: Getty Images/Photopips

    Kunyit mengandung kurkumin, yaitu senyawa yang memiliki sifat anti radang dan antioksidan baik untuk tubuh.

    Menambahkan kunyit ke dalam susu dapat membantu mengurangi radang, mendukung kesehatan sendi, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Susu kunyit juga dikenal karena khasiatnya yang dapat menenangkan tubuh.

    Untuk membuat minuman ini, cukup campurkan 1/2 sendok teh bubuk kunyit ke dalam segelas susu hangat. Jika ingin ada rasa manis tambahan, bisa memasukkan madu alami ke dalamnya.

    2. Kayu manis

    Bikin Goreng! Ini 5 Manfaat Susu Kayu Manis Untuk 'Morning Sex'Susu kayu manis juga baik untuk mengatur kadar gula darah hingga meningkatkan sensitivitas insulin. Foto: Getty Images/iStockphoto/Mizina

    Kayu manis juga dikenal bagus untuk mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Kayu manis memiliki sifat antimikroba yang dapat mendukung kesehatan usus dan pencernaan.

    Kombinasi susu dan kayu manis juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga mencegah makan berlebihan.

    Susu kayu manis juga ampuh untuk melawan berbagai bakteri, virus, hingga infeksi jamur karena kandungan senyawa cinnamaldehyde dalam kayu manis yang bisa memerangi berbagai infeksi.

    Kamu bisa membuat racikan ini dengan cara menambahkan 1/2 sendok teh bubuk kayu manis ke dalam susu. Selain itu bisa juga merendam batang kayu manis jika ingin rasa lebih kuat.

    Racikan susu rempah menyehatkan lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Jahe

    Ilustrasi susu dan jaheBisa minum susu jahe karena bermanfaat untuk pencernaan hingga penyakit lainnya. Foto: Getty Images/DukeII

    Jahe terkenal dengan manfaatnya untuk pencernaan dan memberikan efek anti-mual. Jahe juga dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman di perut, mengurangi peradangan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Mencampurkan jahe dengan susu juga merupakan pilihan baik jika ingin mengontrol gula darah. Sebab, susu jahe dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.

    Susu campur jahe juga dapat meningkatkan kualitas tidur berkat senyawa gingerol dalam jahe yang memiliki sifat relaksasi. Kandungan tersebut membantu merelaksasi otot dan mengurangi kecemasan, sehingga tidur jadi lebih nyenyak.

    Cara membuatnya yaitu dengan memanaskan susu di panci dengan api sedang sampai mendidih. Lalu masukkan potongan jahe, dan biarkan selama beberapa menit. Setelah itu saring dan tuangkan ke gelas.

    Kamu juga bisa menggunakan jahe bubuk dengan cara memasukkan 1/2 sendok teh bubuk jahe ke dalam susu.

    4. Kapulaga

    Kapulaga biasa digunakan untuk menambah rasa dan aroma pada masakan. Namun, menambahkan kapulaga ke dalam susu juga akan meningkatkan khasiatnya.

    Rempah yang harum ini dapat membantu pencernaan dan dapat membantu menyegarkan napas. Kapulaga juga memiliki sifat antioksidan dan dapat mendukung kesehatan jantung. Campuran susu kapulaga juga baik dapat melawan virus, serta meningkatkan sistem imun tubuh.

    Cara membuatnya sangat praktis, hanya perlu mendidihkan susu, kemudian menambahkan beberapa biji kapulaga. Susu kapulaga ini baik dinikmati saat masih hangat.

    5. Cengkeh

    5 Manfaat Cengkeh dalam Minuman, Cegah Kanker dan Sehatkan HatiKamu bisa mengonsumsi susu cengkeh yang tidak kalah bermanfaat. Foto: Getty Images/iStockphoto/deeaf

    Kamu bisa menambahkan cengkeh ke dalam susu hangat karena campurannya juga baik untuk kesehatan tubuh.

    Cengkeh mengandung antioksidan dan anti peradangan yang kuat. Cengkeh juga dapat membantu meningkatkan pencernaan dan mendukung kesehatan mulut karena sifat anti-bakterinya.

    Cara membuatnya mudah, hanya perlu menambahkan 1/4 sendok teh cengkeh bubuk atau beberapa cengkeh utuh ke dalam susu. Biarkan terendam selama beberapa menit agar rasanya meresap. Lalu nikmati susu cengkeh ini dalam keadaan hangat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 85% Orang Indonesia Konsumsi Keju Olahan, Hati-hati Risiko Kesehatannya


    Jakarta

    Survei mengungkap orang Indonesia makan keju, tapi 85% merupakan keju olahan. Mengonsumsinya sebaiknya tak berlebihan karena ada risiko kesehatan yang mengintai.

    Di Indonesia, keju tidak sepopuler seperti di Eropa atau Amerika Serikat. Tingkat konsumsi keju di Indonesia terbilang rendah dibanding negara-negara Barat, tapi peminatnya tetap banyak.

    Hal ini diungkap oleh Anoo Pothen, Director Consumer Insights dari US Dairy Export Council (USDEC) untuk kawasan Asia Tenggara dalam rangkaian acara ‘Think USA Cheese Seminar’ (24/9/2024) di Jakarta.


    Dalam presentasinya, Anoo memaparkan pada tahun 2023, total konsumsi keju di Indonesia mencapai 89,478 metrik ton. Sebanyak 85% keju yang dipilih adalah keju olahan, disusul dengan Parmesan, Mozzarella, Cheddar, cream cheese, edam, dan lainnya.

    Menurut Anoo, keju olahan lebih disukai di Indonesia karena dipengaruhi pilihan keju tersebut yang memang paling banyak tersedia di supermarket. “Banyak juga yang pilih keju sesuai kegunaan, dan keju olahan menjadi pilihan mereka,” sambung Anoo.

    Keju smoked cheddar untuk sandwichKonsumsi keju di Indonesia didominasi oleh jenis keju olahan. Foto: iStock

    Tak hanya itu, Anoo mengungkap kurangnya pengetahuan akan keju alami membuat orang Indonesia tak terbiasa mengonsumsi jenis keju ini. Mereka kerap bingung mengenai cara konsumsi atau mengolah keju tersebut.

    Meski begitu, menurut Anoo, ada peluang untuk membuat keju alami lebih disukai di Indonesia. Sebab hasil surveinya menunjukkan 74% konsumen di Asia Tenggara memilih makanan yang punya keseimbangan dari segi rasa dan manfaat sehat.

    Untuk diketahui, keju alami (natural cheese) dan keju olahan (processed cheese) punya perbedaan dari segi bahan pembuatan dan proses fermentasinya.

    Keju alami dibuat hanya dengan bahan sederhana dan alami, berupa susu segar dan rennet atau zat penggumpal. Sedangkan keju olahan ditambahkan pengemulsi, lemak, garam, pengatur keasaman serta pengawet.

    Keju alami secara profil nutrisi lebih unggul, seperti kandungan omega 3 dan omega 6 yang lebih tinggi. Jenis keju ini umumnya juga mengandung laktosa yang lebih rendah sehingga aman dikonsumsi penderita intoleransi laktosa.

    Mengenai keju olahan, sebaiknya tak dikonsumsi berlebihan karena kandungan bahan tambahan yang kurang baik untuk kesehatan. Medical News Today mengungkap risiko kesehatan dari konsumsi keju olahan berlebih.

    Ilustrasi sakit jantungKeju olahan kerap kali tinggi lemak jenuh yang memicu penyakit jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/spukkato

    Pertama, dari penggunaan lemak jenuh yang dapat memicu risiko diabetes, obesitas, dan masalah kardiovaskular. Batas harian konsumsi lemak jenuh menurut Dietary Guidelines Advisory Committee (DGAC) adalah tak lebih dari 35% asupan kalori harian.

    Kedua, dari penggunaan sodium yang tinggi juga bisa memicu masalah kesehatan serupa seperti masalah tekanan darah tinggi dan kardiovaskular.

    Ketiga, dari penggunaan hormon. Ada kekhawatiran muncul mengenai hormon estrogen dan hormon steroid lainnya dalam produk susu. Hormon ini dapat mengganggu sistem endokrin dan berpotensi meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com