Blog

  • Kulit Glowing dan Awet Muda dengan Rajin Konsumsi 4 Sayuran Ini


    Jakarta

    Memiliki kulit glowing, sehat, dan awet muda adalah dambaan semua wanita. Kondisi kulit ini bisa digapai dengan mengonsumsi makanan tepat, termasuk sayuran dengan nutrisi terbaik ini.

    Selain perawatan dari luar, kulit yang sehat bisa dimiliki dengan perawatan dari dalam melalui konsumsi makanan-makanan yang tepat. Beberapa sayuran diketahui memiliki efek kulit glowing dan awet muda jika dikonsumsi rutin.

    Sayuran ini bagusnya dimasukkan ke dalam menu harian. Nutrisi lain yang terkandung di dalamnya juga dapat menyehatkan tubuh secara umum.


    Berikut 4 sayuran yang berkhasiat bikin kulit glowing dan awet muda:

    1. Wortel

    5 Minuman Ini Bisa Tingkatkan Imun Tubuh, Jus Wortel hingga Air KelapaWortel mengandung beta karoten yang mampu melindungi kulit. Foto: Ilustrasi iStock

    Sayuran yang bikin kulit glowing dan awet muda pertama adalah wortel. Khasiat ini didapat dari kandungan beta karoten tinggi pada wortel.

    Beta karoten mampu melindungi kulit dari dampak buruk sinar matahari. Beta karoten merupakan komponen yang juga memberikan warna pada tumbuhan.

    Mengutip dari WebMD, selain wortel, pangan tinggi beta karoten lain seperti aprikot, melon, mangga, pepaya, dan ubi jalar.

    2. Paprika merah atau kuning

    Seperti wortel, paprika juga merupakan sumber beta karoten yang baik buat kulit. Dalam tubuh, beta karoten diubah jadi vitamin A.

    Sebanyak 149 gram (g) paprika merah setara dengan 156 persen kebutuhan vitamin A harian.

    Menukil dari Healthline, paprika juga sumber vitamin C terbaik. Vitamin C diperlukan untuk membuat protein kolagen sehingga kulit tetap kencang.

    Sebanyak 149 g paprika memberikan 211 persen kebutuhan vitamin C harian.

    Sayuran yang dapat membuat kulit bersinar ada di halaman selanjutnya.

    3. Brokoli

    cara masak brokoli bagian batangnyaBrokoli penuh dengan vitamin dan mineral yang penting buat kesehatan kulit. Foto: tiktok/istock

    Brokoli penuh dengan vitamin dan mineral yang penting buat kesehatan kulit seperti seng, vitamin A, dan C.

    Brokoli juga mengandung lutein, karotenoid yang bekerja seperti beta karoten. Lutein berfungsi membantu melindungi kulit dari kerusakan oksidatif yang membuat kulit keriput.

    Selain itu, terdapat sulforaphane yang merupakan agen pelindung kuat terhadap kerusakan akibat sinar matahari. Zat ini bekerja dengan menetralkan radikal bebas dan mengaktifkan sistem pelindung dalam tubuh.

    4. Tomat

    Tomat tinggi kandungan likopen karotenoid. Likopen memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan serta terbukti melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.

    Mengutip dari Health, penelitian menunjukkan konsumsi tomat dapat membantu memperbaiki penampilan kulit.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Ini Daftar Sayuran Terbaik yang Bikin Kulit Glowing dan Awet Muda”

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-hati! Konsumsi 6 Makanan Enak Ini Memicu Kanker Usus Besar


    Jakarta

    Kanker usus besar adalah jenis kanker yang belakangan banyak diidap anak muda. Kanker ini bisa dihindari dengan mewaspadai konsumsi beberapa makanan, termasuk makanan enak berikut.

    Kanker usus besar adalah kondisi kronis di mana sel-sel abnormal tumbuh di dalam usus besar. Usus besar sendiri merupakan organ yang bertugas membawa makanan yang dicerna ke rektum dan keluar dari tubuh.

    Mengutip laman Cleveland Clinic, kanker usus besar umumnya dimulai dari polip atau pertumbuhan sel tertentu di lapisan dalam usus besar. Perlahan polip membesar dan menyebar menjadi sel kanker.


    Makanan pemicu kanker usus besar

    Gaya hidup menjadi salah satu penyebab utama kanker usus besar. Salah satu yang patut diperhatikan adalah pilihan asupan makanan.

    Faktanya, ada beberapa makanan yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Apa saja?

    1. Daging merah

    Makanan pemicu kanker usus besar yang pertama adalah daging merah seperti daging sapi, babi, kambing, dan domba.

    Mengutip WebMD, sejumlah ahli telah menemukan bahwa kebiasaan makan daging merah secara teratur membuat seseorang lebih rentan terkena kanker usus besar. Namun demikian, tak diketahui pasti hubungan antara keduanya.

    Para ahli menduga hubungan keduanya terbentuk karena adanya zat penyebab kanker saat daging merah dimasak pada suhu tinggi.

    Upayakan agar tidak mengonsumsi lebih dari 500 gram (g) per minggu.

    2. Sosis

    Sosis bakarFoto: iStock

    Sosis, nugget, dan makanan olahan lainnya perlu dihindari untuk mencegah kanker usus besar.

    Makanan olahan mengalami proses panjang mulai dari diasinkan hingga diawetkan dengan menggunakan bahan kimia tambahan.

    3. Minuman beralkohol

    Satu gelas minuman saja pada dasarnya tak akan meningkatkan risiko kanker usus besar.

    Namun, minum dalam jumlah sedang atau 2-3 gelas sehari dapat meningkatkan kemungkinan terkena usus besar hingga 20 persen. Sementara minum dalam jumlah banyak dapat meningkatkan risiko hingga 40 persen.

    4. Roti putih

    Roti tawar untuk French toast.Foto: Getty Images

    Sama seperti daging olahan, biji-bijian yang diolah panjang juga dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Hal yang sama juga berlaku pada makanan bertepung seperti pasta.

    Mengutip berbagai sumber, biji-bijian sendiri dikenal sebagai salah satu sumber serat yang baik. Namun, karena melalui proses pengolahan yang panjang, kadar serat jadi minimal. Hal ini dapat meningkatkan risiko usus besar.

    5. Minuman kemasan

    Minuman manis ada di mana-mana dan mudah didapat. Tapi hati-hati, minuman seperti ini dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.

    Tak cuma obesitas dan diabetes, penelitian juga menemukan kaitan antara minuman manis dengan kanker.

    Gula dalam minuman manis dapat menyebabkan peradangan kronis. Peradangan dapat memicu pertumbuhan sel kanker, termasuk pada usus besar.

    6. Gorengan

    GorenganFoto: Getty Images/SimpleImages

    Makanan pemicu kanker usus besar lainnya adalah gorengan atau makanan lain yang diproses dengan digoreng.

    Makanan yang digoreng memiliki kadar akrilamida yang tinggi. Mengutip Healthline, berdasarkan ulasan pada tahun 2018, senyawa ini ditemukan bersifat karsinogenik atau memicu kanker.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Awas, 6 Makanan Enak Ini Bisa Jadi Pemicu Kanker Usus Besar

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Bahaya Minum Kopi yang Sudah Berjamur?


    Jakarta

    Pencinta kopi mungkin pernah menemukan kopinya berjamur dan khawatir bisa membahayakan kesehatan. Untuk mengetahui efeknya, simak penjelasan pakar berikut!

    Penemuan jamur pada makanan dan minuman sering kali bikin seseorang panik. Pasalnya, makhluk hidup itu bisa berbahaya dan menyebabkan keracunan pada makanan.

    Namun, bagaimana dengan jamur yang ditemukan pada kopi? Apakah membahayakan juga?


    Menurut Everyday Health, beberapa kopi memang mengandung jamur dan racun. Hal ini disebabkan proses penanaman, pemanenan, dan pengangkutan kopi yang terdiri dari beberapa tahap.

    Meskipun jamur biasanya tumbuh pada makanan yang tidak disimpan dengan benar atau rusak, tetapi keberadaan jamur pada kopi sebenarnya tidak bisa terlalu dikendalikan.

    Untuk mengetahui apakah jamur ini berbehaya atau tidak dan faktor yang menyebabkan jamur tumbuh di kopi, simak penjelasan dari everydayhealth.com (26/07/2024) berikut:

    1. Jamur pada kopi bisa berdampak negatif

    Jangan Terkecoh, Ini 5 Tanda Biji Kopi Sudah Tidak SegarJamur pada kopi bisa saja membahayakan, efeknya langsung atau beberapa lama setelahnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alexthq

    Sama seperti jamur yang tumbuh di makanan, jamur pada kopi juga bisa berdampak buruk dan menghasilkan zat beracun disebut mikotoksin. Mengonsumsi mikotoksin dalam jumlah tinggi berpotensi membuat seseorang sakit.

    Dalam jangka pendek, keracunan mikotoksin juga dapat menyebabkan gejala gastrointestinal, seperti mual, muntah, atau diare. Dalam jangka panjang, paparan racun ini pun dikaitkan dengan berbagai dampak negatif kesehatan, termasuk risiko kanker hati dan ginjal.

    Namun,belum jelas apakah racun atau jamur di kopi benar-benar membahayakan kesehatan manusia atau tidak.

    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebagian besar bukti toksisitas ginjal dan kanker ginjal akibat paparan okratoksin A terjadi pada hewan, dan tidak begitu jelas hubungannya pada manusia.

    Sebuah penelitian di Spanyol yang dilakukan terhadap remaja dan orang dewasa meneliti risiko 21 mikotoksin berbeda yang ditemukan dalam kopi. Hasil kesimpulannya adalah kopi tidak menimbulkan risiko kesehatan apapun.

    2. Jamur tumbuh pada kopi yang begini

    kopi legendaris di BatamJamur dapat tumbuh pada kopi karena faktor pemanenan dan pemrossesan. Foto: Google Review

    Jamur dapat muncul dalam kopi karena beberapa faktor. Menurut Jae Hyuk Yu, PhD, profesor bakteriologi di Universitas Wisconsin Madison, salah satu faktornya yaitu praktek pemanenan dan pemrosesan yang buruk hingga kondisi penyimpanan dengan kadar air tinggi.

    Ia mengatakan pernah menemukan jamur tumbuh di labnya. Hal ini pun terjadi karena mereka sengaja merendam kopi dalam air selama beberapa jam, lalu membiarkannya di udara terbuka selama beberapa hari.

    Dr. Yu menyebut aturan nomor satu yaitu dengan menjaga biji atau bubuk kopi dalam keadaan kering. Pencinta kopi rumahan bisa menyimpan di tempat yang sejuk dan kering.

    Segera habiskan kopi karena umumnya kopi akan kehilangan senyawa organik volatilnya setelah digiling dan rasanya tidak akan nikmat. Membiarkan kopi terlalu lama juga menimbulkan risiko berjamur.

    3. Mikotoksin yang ditemukan pada kopi

    Penelitian Terbaru Sebut Minum Kopi Bisa Melindungi Kesehatan JantungKopi yang tumbuh jamur bisa menimbulkan mikotoksin yan berbahaya. Foto: Ilustrasi iStock

    Mikotoksin yang ditemukan dalam kopi biasanya Ochratoxin A dan Aflatoksin.

    Ochratoxin A adalah mikotoksin yang diproduksi oleh jamur Aspergillus dan Penicillium. Zat ini biasa ditemukan dalam biji-bijian yang terkontaminasi, seperti gandum, oat, dan barley. Namun, juga sering ditemukan pada kopi, anggur, dan minuman berbahan dasar anggur.

    Sedangkan Aflatoksin adalah mikotoksin yang dibuat oleh jamur Aspergillus tertentu, dan dapat ditemukan dalam kopi.

    Meskipun begitu, Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memantau secara ketat dan memastikan kadar racun yang aman dalam kopi. Badan tersebut menetapkan kadar maksimum mikotoksin tertentu yang diizinkan sekitar 20 bagian per miliar untuk aflatoksin, tetapi tidak ada tingkat maksimum untuk okratoksin A.

    Cara menghindari jamur hingga hal yang perlu diketahui terkait kopi berjamur bisa diliihat pada halaman selanjutnya!

    4. Seduh kopi kurangi potensi racun

    Hendon dan Yu sepakat bahwa jamur dan racun yang dihasilkan pada kopi tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Bahkan, menyeduh kopi yang berjamur dapat mengencerkan konsentrasi jamur. Kafein juga tampaknya membantu membatasi racun.

    Meskipun okratoksin A dan aflatoksin dapat ditemukan dalam kopi, tetapi kadarnya secara umum masih dalam batas aman. Proses penyeduhan juga dapat membantu mengencerkan racun (menguranginya), sehingga tidak begitu menimbulkan risiko bahaya bagi kesehatan.

    Namun, akan lebih baik jika mencegah pertumbuhan jamur yaitu dengan menyimpan kopi dalam wadah kedap udara dan segera menghabiskannya.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Margarin Vs Mentega, Mana yang Lebih Enak dan Sehat?


    Jakarta

    Margarin dan mentega memiliki karakteristik tampilan yang mirip. Namun, kandungan nutrisi keduanya berbeda. Jadi, jenis manakah yang lebih sehat untuk dikonsumsi?

    Margarin dan mentega merupakan bahan makanan yang berfungsi sebagai lemak. Biasanya digunakan untuk olesan makanan, campuran bahan kue, hingga menumis masakan untuk memberikan rasa gurih.

    Tampilan kedua bahan makanan ini serupa, warnanya agak kekuningan. Teksturnya juga mirip, seperti pasta dan agak licin.


    Meski memiliki banyak kesamaan secara penampilan, margarin dan mentega tetaplah berbeda. Bahan dasar dua jenis lemak ini berbeda, begitu juga dengan kandungan nutrisinya.

    Dilansir dari Food NDTV dan Fox News, perbedaan margarin dan mentega dijabarkan berdasarkan kandungan nutrisinya.

    Berikut perbedaan antara margarin dan mentega:

    Apa Itu Margarin?

    Sejarah Margarin, Inspirasi dari Napoleon III hingga Kini Ada Margarin SehatMargarin Foto: Ilustrasi iStock

    Margarin juga umum digunakan di Indonesia. Lemak satu ini terbuat dari minyak nabati dan tambahan unsur hidrogen. Margarin dibuat sebagai alternatif mentega yang kandungan lemaknya lebih sedikit.

    Margarin kaya akan lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal. Kandungan ini dianggap dapat menyehatkan jantung, karena dapat menurunkan kadar kolesterol LDL.

    Mengutip Fox News, kandungan nutrisi yang terdapat pada 1 sendok makan (14,2 gram) margarin adalah 84,8 kkal, total lemak 9,56 gram, dan lemak jenuh sebesar 2,34 gram. Meskipun total lemak margarin lebih rendah dibandingkan mentega, Jillian Kubala, ahli diet asal New York, mengingatkan kalau tak semua yang rendah lemak lebih baik.

    Apa Itu Mentega?

    Mentega merupakan produk susu yang terbuat dari churning cream. Diketahui mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, tapi kerap digunakan dalam memasak. Biasanya untuk menumis atau membuat adonan kue.

    Penting juga diketahui kalau mengonsumsi mentega berlebihan dapat menyebabkan naiknya kolesterol darah. Beberapa penelitian juga menunjukkan kaitannya dengan penyakit jantung.

    Bagaimana dengan kandungan nutrisinya? Dalam 1 sendok makan mentega (14,2 gram) terdapat 102 kkal, 11,5 gram total lemak, dan lemak jenuhnya sebesar 7,3 gram.

    Bagaimana efek konsumsinya untuk kesehatan?

    1. Kesehatan Jantung

    Mentega: Diketahui kalau kandungan lemak jenuh pada mentega sangat tinggi. Hal ini dikaitkan dengan peningkatan kadar kolesterol, khususnya LDL. Ini dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

    Margarin: Sekarang banyak sekali margarin modern yang dibuat tanpa lemak trans dan mengandung lemak tak jenuh. Sehingga, secara umum margarin lebih baik untuk kesehatan jantung, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

    2. Kepadatan Nutrisi

    Mentega: Meskipun dalam mentega kaya akan lemak jenuh, tetapi juga menyediakan vitamin larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, dan K. Adanya vitamin ini penting untuk berbagai fungsi tubuh, termasuk kesehatan mata, tulang, dan pembekuan darah.

    Margarin: Kandungan vitamin pada margarin tidak tersedia secara alami. Untuk meniru profil nutrisi mentega, ada beberapa merek yang memperkaya kandungannya dengan vitamin A dan D.

    3. Jumlah Kalori

    Baik margarin dan mentega adalah jenis lemak yang digunakan untuk memasak. Kedua jenis lemak ini juga padat kalori, sekitar 1900 kcal per sendok makan. Kuncinya harus mengontrol porsinya agar asupan kalori tidak berlebihan.

    Jadi, Manakah Jenis yang Lebih Sehat?

    Piece of Butter (selective focus, detailed close-up shot)mentega Foto: Getty Images/iStockphoto/HandmadePictures

    Merujuk untuk kesehatan jantung, jenis yang lebih baik adalah margarin modern. Terutama margarin yang terbuat dari minyak nabati dan bebas lemak trans.

    Namun, jika lebih menyukai makanan yang kurang diproses dan tidak masalah mengonsumsi lemak jenuh dalam jumlah sedang, mentega mungkin merupakan pilihan yang lebih baik. Kuncinya dengan membatasi jumlahnya untuk menghindari asupan lemak jenuh berlebihan.

    Dalam segi rasa, mentega biasanya menang karena rasanya yang kaya dan lembut. Mentega bisa meningkatkan rasa makanan, seperti makanan panggang, saus, dan olesan.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Adakah Waktu Terbaik untuk Minum Air Kelapa? Ini Jawabannya

    Jakarta

    Air kelapa merupakan salah satu minuman untuk menyegarkan diri di musim panas dan juga ampuh untuk meningkatkan energi secara instan. Minuman ini rendah kalori dan mengandung enzim serta mineral alami seperti kalium.

    Air kelapa memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah, melindungi tubuh dari radikal bebas, hingga menstabilkan gula darah. Lantas, adakah waktu terbaik untuk minum air kelapa?

    Adakah Waktu Terbaik untuk Minum Air Kelapa?

    Mengutip laman NDTV Food, sebenarnya tidak ada waktu terbaik untuk minum air kelapa, sebab minuman ini baik untuk dinikmati kapan saja. Namun waktu-waktu tertentu ini bisa memberikan manfaat lebih dari air kelapa.


    1. Pagi Hari saat Perut Kosong

    Minum air kelapa saat perut kosong di pagi hari bisa membantu dalam banyak hal. Air kelapa mengandung asam laurat yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh, melancarkan metabolisme, dan membantu menurunkan berat badan.

    Bagi ibu hamil, air kelapa bisa membantu meredakan mual di pagi hari serta nyeri ulu hati yang menjadi gejala umum kehamilan. Ibu hamil memang seringkali dianjurkan untuk meminum air kelapa untuk mengatasi dehidrasi dan sembelit.

    2. Sebelum atau Sesudah Olahraga

    Air kelapa menjadi minuman yang sangat baik untuk menghidrasi tubuh dan meningkatkan energi sebelum olahraga.

    Selain itu, air kelapa juga membantu mengisi kembali elektrolit yang hilang selama sesi olahraga yang intens, sehingga baik diminum setelah melakukan aktivitas tersebut. Minum air kelapa dapat membantu melawan rasa lelah dan letih.

    3. Sebelum dan Sesudah Makan

    Minum air kelapa segar sebelum makan bisa membuat tubuh merasa kenyang dan mencegah makan berlebihan. Air kelapa juga dapat membantu mempercepat proses pencernaan dan mencegah perut kembung setelah makan.

    Mengkonsumsi air kelapa secara teratur bisa membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Selain itu juga menjaga tekanan darah tetap terkendali.

    4. Sebelum Tidur

    Aroma kelapa memiliki efek psikologis yang membantu mengurangi kecemasan dan memperlambat detak jantung. Sehingga meminum air kelapa sebelum tidur bisa membantu melawan stres dan menenangkan pikiran.

    Terkait dengan sistem pencernaan, minum air kelapa bisa membantu membuang racun dan membersihkan saluran kemih, sehingga mencegah infeksi dan masalah ginjal.

    Siapa yang Harus Menghindari Air Kelapa?

    Menurut Verywell Health, orang dengan gagal ginjal, penyakit ginjal kronis, atau orang yang mengkonsumsi obat-obatan sebaiknya bertanya kepada dokter sebelum meminum air kelapa. Ini karena air kelapa mengandung banyak kalium.

    Ginjal yang tidak sehat tidak bisa membuang kelebihan mineral (kalium) dari tubuh. Akibatnya kondisi hiperkalemia (terlalu banyak kalium dalam darah) bisa terjadi.

    Selain itu, bagi orang-orang yang menderita sindrom iritasi usus besar, batasi atau bahkan hindari juga air kelapa. Sebab, minuman ini mengandung karbohidrat tertentu yang bisa memperburuk pencernaan.

    Demikianlah penjelasan tentang waktu terbaik minum air kelapa. Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa sebenarnya minum air kelapa bisa kapan saja, tapi ada waktu-waktu yang dianjurkan. Selain itu, ada juga kondisi yang tidak dianjurkan untuk minum air kelapa. Semoga informasi ini bermanfaat detikers.

    (elk/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Makan Es Krim Menyehatkan? Ini Kata Ahli Gizi


    Jakarta

    Es krim termasuk dessert yang lezat dan populer. Rasanya manis menyegarkan dari campuran buah, susu, dan lainnya. Namun, apakah mengonsumsinya menyehatkan?

    Es krim merupakan hidangan yang terbuat dari campuran susu dan bahan manis. Biasanya dicampurkan buah segar, cokelat, vanila, selai, dan lainnya.

    Banyak yang menyebut kalau dessert ini mengandung banyak gula, tapi tak jarang juga yang mengatakan bahwa es krim bisa menjadi pilihan camilan sehat. Bahkan, hal tersebut dibuktikan dalam beberapa penelitian.


    Dilansir dari Delish (1/10), sebuah penelitian pada 2018 menemukan bahwa mengonsumsi es krim mungkin dapat menurunkan risiko diabetes tipe-2. Es krim juga dikatakan sehat karena adanya campuran susu pada sajiannya.

    Es krim sundaeEs krim Foto: iStock

    Angel Luk, selaku ahli gizi juga menjelaskan manfaat sehat dari es krim. “Es krim ‘asli’ merupakan sumber vitamin A, D, dan B12 yang dapat membantu pada kesehatan penglihatan, kekebalan tubuh, sistem saraf, dan kesehatan sel,” jelasnya.

    Selain kalsium, yang penting untuk kesehatan tulang dan gigi, ahli gizi Lauren Manaker mengatakan bahwa makan es krim dapat mendatangkan kegembiraan. “Kita tidak dapat meremehkan ‘faktor kegembiraan’ yang dapat diberikan oleh es krim ini,” ungkap Manaker.

    Meski disebut sehat, tetapi ada juga dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari terlalu banyak mengonsumsi es krim. Manaker menyoroti penggunaan susu dan gula tambahan.

    Karena mengandung banyak gula dan lemak jenuh, Manaker mengatakan bahwa jika dimakan secara berlebihan, es krim dapat menyebabkan penambahan berat badan, peningkatan kadar gula darah, atau bahkan peningkatan risiko penyakit jantung.

    “Orang yang sedang mengalami kondisi seperti diabetes atau kolesterol tinggi sebaiknya mengonsumsi es krim sesuai dengan anjuran penyedia layanan kesehatan mereka,” imbuhnya.

    Jadi, berapa batasan aman mengonsumsi es krim? Manaker mengatakan bahwa hal ini bergantung pada kebiasaan makan dan ukuran porsi.

    “Jika makanan kamu umumnya rendah gula tambahan dan kamu tidak terlalu sering mengonsumsinya, mengonsumsi es krim setiap hari bisa jadi baik-baik saja bagi orang yang umumnya sehat,” jelasnya.

    Tampaknya es krim rendah kalori tanpa gula tambahan juga aman dikonsumsi setiap hari. Kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah agar konsumsinya lebih aman. Tentunya harus diselingi juga dengan mengonsumsi makanan bergizi lain, seperti buah-buahan, sayuran, dan protein.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Dibuang! Kulit Bawang Bisa Diolah Jadi Bumbu Halus


    Jakarta

    TikToker ini menunjukkan penggunaan kulit bawang. Pasalnya, kulit itu bisa diolah jadi bumbu halus yang enak untuk masakan dan berkhasiat bagi kesehatan.

    Banyak orang menganggap kulit bawang putih, bawang merah, atau bawang bombai hanyalah sisa yang perlu dibuang. Rupanya, kulit itu bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi bumbu halus yang tidak kalah enak.

    Melalui TikTok @elle_kvi, Elle menghimbau banyak orang untuk tidak membuang kulit bawang bombai atau bawang putih ke tempat sampah. Pasalnya, kulit itu memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, lapor dailyexpress.com (06/10/2024).


    Dalam video tersebut, ia terlihat mencuci kulit bawang dan memasukkannya ke dalam loyang kue lalu meanggangnya di oven. Selanjutnya kulit bawang yang sudah dipanggang dihaluskan hingga jadi bubuk. Bubuk halus inilah yang kemudian digunakan untuk memasak.

    Dalam keterangan ia juga menjelaskan jika kulit bawang bombai dan bawang putih merupakan sumber serat, antioksidan, dan flavonoid, yang dapat mendukung sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kulit bawang bombai dan bawang putih juga menjadi sumber vitamin A, C, dan E yang sangat baik.

    Jangan Dibuang! Kulit Bawang Bisa Diolah Jadi Bumbu HalusTiktoker ini memperingati banyak orang untuk tidak membuang kulit bawang ke tempat sampah. Foto: TikTok @elle_kvi, Elle

    Sayangnya, hal ini tidak begitu dipercayai banyak orang. Beberapa netizen masih ada yang ragu-ragu dan bertanya apakah kulit bawang punya rasa.

    Elle menanggapinya dengan mengungkap, “Ya! Saya menggunakannya untuk membumbui dan memberi rasa pada hampir semua makanan!”

    Menurut TikToker ini, bagian kulit bawang bombai dan bawang putih yang teksturnya seperti kertas ternyata kaya akan rasa.

    Sarannya untuk tidak membuang kulit bawang ini sebenarnya baik untuk diikuti. Dr, Karan Raj, belum lama ini juga menekankan bahwa kulit buah atau sayuran tertentu memiliki manfaat kesehatan yang besar.

    Jangan Dibuang! Kulit Bawang Bisa Diolah Jadi Bumbu HalusKulit bawang bisa dipanggang dan dihaluskan menjadi bumbu halus untuk masakan. Foto: TikTok @elle_kvi, Elle

    Dokter bedah ini memberi contoh bagaimana kulit jeruk juga bisa digunakan untuk memberi nutrisi tambahan bagi tubuh. Menurutnya, kulit jeruk mengandung banyak nutrisi, mulai dari serat larut yang disebut pektin, kadar vitamin C tinggi, hingga karotenoid dan polifenol yang merupakan senyawa anti-inflamasi.

    Dokter ini juga menyarankan untuk memanfaatkan kulit jeruk itu sebagai topping pada es krim, kue, hingga yogurt.

    Melansir Alodokter, kulit bawang memang bisa diolah atau diekstrak jadi bubuk. Ekstraknya bisa dicampur dalam masakan, dijadikan suplemen, atau campuran dalam teh.

    Jangan Dibuang! Kulit Bawang Bisa Diolah Jadi Bumbu HalusKulit bawang itu juga berkhasiat untuk kesehatan tubuh, Foto: TikTok @elle_kvi, Elle

    Berbagai khasiat bisa didapatkan dari kulit bawang ini, mulai dari membantu menurunkan berat badan, mencegah keparahan gejala asma, meredakan radang sendi, hingga mencegah penyakit jantung.

    Selain bermanfaat bagi kesehatan, ekstrak kulit bawang juga bisa digunakan dalam proses pengolahan berbagai macam makanan. Mulai dari membantu mengawetkan roti agar tidak mudah berjamur, mencegah reaksi oksidasi pada minyak goreng, hingga meningkatkan kandungan serat pada mie dan pasta.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Alami Penurun Gula Darah dari Alpukat hingga Beras Merah


    Jakarta

    Banyak makanan alami yang berkhasiat sebagai penurun gula dari. Seperti jahe dan kayu manis yang sudah populer khasiat sehatnya.

    Asupan gula diperlukan tubuh untuk memproduksi energi. Namun saat kadarnya terlalu banyak atau hiperglikemia, justru bisa membawa dampak buruk buat kesehatan.

    Kadar gula darah tinggi biasanya menunjukkan sejumlah gejala seperti, rasa haus luar biasa, kencing lebih sering, sakit kepala dan penglihatan kurang jelas. Akibatnya memicu pradiabetes atau bahkan diabetes melitus.


    Banyak cara bisa dilakukan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil, salah satunya konsumsi rempah atau makanan tertentu. Di rumah, kamu bisa saja menemukan obat alami penurun gula darah. Dari rempah segar hingga buah-buahan.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Meyampurkan katu manis ke dalam makanan dan minuman setiap hari bantu kurangi kadar gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milan Krasula

    1. Kayu manis

    Kayu manis mampu mengontrol diabetes dan mengurangi kadar gula dalam darah dengan memicu aktivitas insulin.

    Melansir dari Times of India, riset menunjukkan kayu manis membantu mengurangi stres oksidatif yang berperan penting dalam menurunkan kadar gula pada kasus diabetes tipe 2.

    Kamu dapat mencampurkan setengah sendok teh bubuk kayu manis dalam secangkir air hangat dan diminum setiap hari. Bubuk kayu manis pun dapat ditambahkan dalam berbagai minuman, smoothie, atau dessert.

    2. Kacang-kacangan

    Kamu dapat menurunkan kadar gula darah dengan memasukkan kacang-kacangan serta pangan kaya serat larut dalam menu makan harian.

    Serat adalah jenis karbohidrat yang tidak dipecah dan diserap ke dalam aliran darah. Serat tidak akan menaikkan kadar gula darah. Memasukkan serat larut dalam diet harian membantu mencegah lonjakan gila darah setelah makan.

    Selain kacang-kacangan, sumber serat larut alami antara lain lentil, polong-polongan, pisang, oatmeal, dan kubis Brussels.

    3. Beras merah

    Sebaiknya ganti nasi putih dengan nasi merah yang mengandung karbohidrat kompleks. Melansir dari Healthy, ulasan terhadap lebih dari 80 penelitian menyimpulkan dibanding biji-bijian olahan, biji-bijian utuh mampu menurunkan kadar gula darah setelah makan.

    Biji-bijian utuh tidak terbatas pada beras merah. Anda bisa mengonsumsi obat alami penurun gula darah lain seperti soba, gandum utuh, sorgum, atau jelai (millet).

    Konsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai LebaranBuah superfood ini juga dapat diandalkan sebagai penurun gula darah. Foto: Ilust iStock

    4. Alpukat

    Alpukat sangat kaya akan nutrisi seperti lemak sehat, mineral, vitamin, antioksidan dan serat. Seperti jahe penurun gula darah, alpukat juga mampu mengatur kadar gula dalam darah.

    Studi pada 2018 terhadap 31 orang yang overweight atau obesitas membandingkan tiga makanan dengan kalori sesuai yaitu, pangan tanpa alpukat, setengah alpukat dan satu alpukat utuh.

    Hasilnya, pangan dengan setengah atau satu buah alpukat utuh mengurangi kadar gula darah setelah makan dibanding menu tanpa alpukat.

    5. Jahe

    Jahe membuktikan diri sebagai penurun gula darah alami dan mengatur respons insulin pada orang dengan diabetes.

    Melansir dari Healthline, satu studi pada hewan di 2014 menemukan campuran kayu manis dan jahe dapat menurunkan gula darah, berat badan, massa lemak pada tikus yang obesitas.

    Sementara riset pada 2015 membuktikan suplemen jahe bubuk dapat mengatur gula darah puasa pada partisipan.

    Manfaat ini bisa diperoleh jika jahe dikonsumsi dalam moderasi. Cukup konsumsi sebanyak 4 gram per hari untuk dimanfaatkan sebagai penurun gula darah.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Cara Mengurangi Kadar Gula Dalam Nasi Putih


    Jakarta

    Nasi jadi sumber karbohidrat favorit orang Indonesia. Namun kini mulai dijauhi karena kandungan gula dalam nasi putih cukup tinggi.

    Banyak orang yang menjalani diet untuk turunkan berat badan atau mencegah penyakit kronis tak lagi mau mengonsumsi nasi putih. Nasi putih sudah diberi predikat penyebab kegemukan atau gula darah naik.

    Lalu bagaimana cara mengurangi kadar gula dalam nasi putih?


    Penderita diabetes seringkali menghindari konsumsi nasi putih karena angka indeks glikemik (GI) yang tinggi. Indeks glikemik yang tinggi membuat gula darah melonjak.

    Baca juga: 5 Makanan Alami Penurun Gula Darah dari Alpukat hingga Beras Merah

    Cara mengurangi kadar gula dalam nasi putih

    Mencegah gula berlebih yang masuk ke dalam tubuh bisa jadi langkah tepat untuk menghindari berbagai penyakit. Kamu bisa mengikuti berbagai cara mengurangi kadar gula dalam nasi putih berikut ini.

    1. Rendam beras sebelum dimasak

    Merendam beras selama beberapa jam sebelum dimasak bisa membantu mengatasi indeks glikemik tinggi di nasi. Mengutip Indian Express, merendam beras bisa membantu mengaktifkan pemecahan enzimatik pada kandungan pati di beras yang membuat karbohidrat kompleks menjadi gula yang lebih sederhana.

    Cara ini berpotensi mengurangi lonjakan gula darah saat nasi dikonsumsi. Nutrisi yang ada pun lebih mudah dicerna.

    Hot cooked rice with steam rising.Mendinginkan nasi sebelum dimakan dapat membantu menurunkan kadar gula darahnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/motosuke_moku

    2. Biarkan nasi hingga dingin setelah masak

    Sekelompok peneliti Polandia dari Poznan University of Medical Sciences mempelajari 32 pasien diabetes tipe 1.Mereka membandingkan kadar gula setelah makan dua makanan yang berbeda.

    Makanan pertama adalah nasi putih, sekitar 46 gram karbohidrat nasi segar. Makanan kedua dengan porsi yang sama, tetapi dibiarkan dingin di lemari es selama 24 jam, lalu dipanaskan kembali sebelum dimakan.

    Hasilnya, mengutip Business Insider, makan nasi yang didinginkan bisa menurunkan kadar gula secara signifikan dibanding nasi segar yang baru matang.

    3. Padukan dengan sumber nutrisi lain

    Mengutip Hindustian Times, seorang ahli gizi Bhuvan Rastogi mengatakan bahwa makan nasi putih dapat diseimbangkan dengan menambahkan protein dan serat yang akan membantu mencegah lonjakan gula darah.

    Contoh sederhananya, kurangi porsi nasi dan tambahkan porsi sayuran dan sumber protein agar nutrisi tetap tercukupi tanpa asupan karbohidrat berlebihan.

    Baca juga: Riders Manggung Bernadya, Buah hingga Camilan Wajib Ada!

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Teh Hijau Campur Kayu Manis dan Kunyit Punya Manfaat Sehat Ini


    Jakarta

    Teh hijau memang dikenal berkhasiat. Namun, manfaat tersebut rupanya bisa lebih besar dan efektif ketika dicampur dengan kayu manis dan kunyit.

    Kesehatan menjadi salah satu hal yang perlu diprioritaskan. Selain menjaga kesehatan secara keseluruhan, beberapa orang juga memiliki perhatian khusus kepada penurunan berat badan dan kekebalan tubuh.

    Kedua hal tersebut bisa dicapai ketika seseorang mulai menjalani gaya hidup sehat. Caranya dengan memperhatikan apa yang dimakan dan diminum setiap hari.


    Teh hijau menjadi salah satu minuman yang dapat mendukung tujuan tersebut. Terlebih ketika dikombinasikan dengan rempah, seperti kayu manis dan kunyit.

    Melansir Times of India (13/10/2024), inilah alasan minum teh hijau campur kayu manis dan kunyit bagus untuk kesehatan:

    1. Khasiat teh hijau

    Ilustrasi teh hijauBanyak kandungan manfaat yang bisa ditemukan dalam teh hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Teh hijau merupakan salah satu jenis tumbuhan Camellia sinensis. Tumbuhan ini banyak digunakan dalam pengobatan di Jepang dan China, sejak berabad-abad lalu.

    Pengolahan teh hijau lebih singkat sehingga kandungan antioksidan dan nutrisi di dalamnya tetap terjaga.

    Menurut para ahli, teh hijau panas adalah ramuan ajaib yang membantu menurunkan berat badan dan juga meningkatkan kekebalan tubuh. Di dalamnya terkandung banyak antioksidan dan juga polifenol, berupa senyawa alami yang dapat mencegah kerusakan sel dan membantu melawan berbagai penyakit.

    Beberapa penelitian yang disebut Times of India telah menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara teratur dapat membantu meningkatkan laju metabolisme, yang selanjutnya dapat mempercepat proses pembakaran lemak.

    Teh hijau juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, fungsi otak, hingga menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL (Low density-lipoprotein) dalam tubuh.

    2. Manfaat teh hijau campur kayu manis dan kunyit

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Tambahan kayu manis dengan kunyit ke dalam teh hijau menambah manfaat baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milan Krasula

    Perpaduan antara teh hijau dengan kayu manis dan kunyit disebut sebagai kombinasi bagus untuk menurunkan berat badan. Fungsinya meningkatkan kekebalan tubuh dan juga metabolisme secara keseluruhan.

    Pertama, karena khasiat antioksidan yang ditemukan dalam kayu manis dan kunyit. Senyawa ini dapat meningkatkan kandungan antioksidan secara keseluruhan di dalam teh hijau.

    Mencampur teh hijau dengan rempah-rempahan tersebut juga dapat membantu melawan stres oksidatif dan melindungi sel-sel tubuh.

    Menurut penelitian yang disebut Times of India, kunyit kaya akan kurkumin, senyawa anti peradangan yang kuat. Sedangkan kayu manis juga memiliki khasiat anti peradangan.

    Jika dicampur, keduanya dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, sehingga meningkatkan kesehatan.

    Menurut para ahli, kayu manis juga dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Sedangkan kunyit dapat mendukung proses metabolisme. Kombinasi keduanya dapat membantu manajemen berat badan dan kadar energi.

    Kayu manis dan kunyit juga terbukti baik untuk kesehatan pencernaan. Kayu manis dapat menenangkan kesehatan pencernaan, sedangkan kunyit dapat mendukung kesehatan khusus.

    Jenis rempah-rempahan ini juga punya sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan membantu tubuh terhindar dari penyakit dan infeksi.

    Khasiat dari setiap bahan-bahan ini yang membuatnya bagus untuk diminum rutin, terutama jika memang punya tujuan penurunan berat badan atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Mau tahu cara bikin racikan teh ini? bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Cara bikin teh hijau campur kayu manis dan kunyit

    Untuk membuat racikan ini, diperlukan satu kantong teh hijau, satu batang kayu manis kecil, dan setengah sendok teh bubuk kunyit.

    Rebus air dalam panci, lalu masukkan kantong teh hijau atau bisa pakai daunnya bersama dengan bubuk kunyit. Tunggu sampai mendidih, lalu baru tambahkan batang kayu manis. Biarkan aromanya meresap sampai ke dalam teh.

    Setelah ditunggu beberapa menit, teh bisa langsung disajikan ke dalam cangkir. Bisa ditambah dengan madu atau bubuk gula aren sebagai pemanis alami.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com