Tag: hansi flick

  • Satu Hal yang Flick Suka usai Barca Dihajar Sevilla


    Sevilla

    Kekalahan Barcelona dari Sevilla di Liga Spanyol menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi pelatih Hansi Flick. Namun paling tidak ia melihat satu hal positif dari para pemainnya usai laga tersebut.

    Barca kalah telak 1-4 dalam laga di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (5/10/2025) kemarin. Empat gol dari Alexis Sanchez, Isaac Romero, Jose Angel Carmona, dan Akor Adams hanya bisa dibalas sekali oleh Marcus Rashford.

    Ini menjadi kekalahan pertama Barcelona di LaLiga musim ini, namun menjadi yang kedua beruntun setelah tumbang 1-2 di tangan Paris Saint-Germain di Liga Champions empat hari sebelumnya.


    Pada laga ini, performa Barca di babak pertama menjadi sorotan usai kebobolan dua gol lebih dulu. Mereka mencoba bangkit di paruh kedua, namun justru gagal mengambil momentum untuk menyamakan kedudukan dan kembali kebobolan dua gol di pengujung laga.

    Meski begitu, Flick memuji kemarahan para pemainnya di ruang ganti. Itu berarti skuad asuhannya punya ambisi tinggi untuk bangkit dari keterpurukan.

    “Kami tidak senang karena sulit rasanya menelan kekalahan ini, tapi saya ingin melihatnya seperti ini. Apa yang saya lihat di ruang ganti adalah reaksi para pemain. Saya melihat mereka marah, dan saya suka itu,” ujar Flick usai laga, dikutip AS.

    “Kami akan kembali (usai jeda internasional) dan melihat apakah kami bisa bereaksi.”

    “Semoga setelah jeda selesai, para pemain kunci kami kembali dan kami memerlukan mereka, dan kami bisa kembali meraih kemenangan untuk para fan,” jelas pelatih asal Jerman itu.

    Barcelona akan kembali bertanding pada 18 Oktober mendatang menghadapi Girona. Sebelum itu, akan ada jeda Kualifikasi Piala Dunia 2026.

    (adp/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Dear Barca, Mau Sampai Kapan Pakai Garis Pertahanan Tinggi?


    Jakarta

    Barcelona dibantai Sevilla 1-4 pada Liga Spanyol. Eks pemainnya, Thierry Henry sudah ingatkan soal strategi garis pertahanan tinggi Barca yang mudah didobrak.

    Dua gol terakhir Sevilla lahir dari memanfaatkan celah garis pertahanan Barcelona yang tinggi. Carmona sukses lolos dari jebakan offside kemudian giring bola sampai ke dalam kotak penalti dan bikin gol. Lalu, Akor sukses manfaatkan umpan Ejuke, nama terakhir juga lolos dari jebakan offside.

    Laga yang digelar pada Minggu (5/10) malam WIB itu dimenangkan Sevilla dengan skor 4-1. Setelah 10 tahun, mereka akhirnya menang lagi atas Barca di kandangnya.


    Barcelona memang tangguh di musim lalu dengan strategi garis pertahanan tinggi yang diterapkan pelatih Hansi Flick. Namun berjalannya waktu, tim-tim lawan sudah bisa menemukan celahnya.

    Saat Barca kalah dari PSG 1-2 di Liga Champions, eks pemainnya Thierry Henry mengeluhkan strategi tersebut. Barca dinilainya, sebaiknya tidak melulu bergantung pada garis pertahanan tinggi.

    “Anda tidak boleh bergantung pada strategi itu, apalagi kalau main di Liga Champions dan hadapi tim-tim besar. Anda akan terekspos,” tegas Henry dilansir dari CBS.

    “Itulah yang terjadi ketika menghadapi PSG, mereka tidak mau mengubah strategi. Terkadang pelatih bisa keras kepala dengan cara mereka bermain, tetapi hal itu bisa merugikan apalagi di momen-momen genting,” tambahnya.

    Kembali soal Sevilla vs Barcelona, tuan rumah mencatatkan offside sebanyak 10 kali. Itu artinya, Alexis Sanchez dkk berkali-kali coba terobos garis pertahanan tinggi Barca dan tidak menyerah. Akhirnya menang juga!

    (aff/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Klopp Yakinkan Thiago Alcantara untuk Jadi Pelatih


    Jakarta

    Eks Liverpool dan Barcelona Thiago Alcantara sedang mengejar karier sebagai pelatih usai pensiun. Thiago menyebut Juergen Klopp punya pengaruh besar dalam pilihannya ini.

    Thiago gantung sepatu pada musim panas 2024. Liverpool menjadi klub terakhirnya sebelum pensiun.

    Thiago lantas memutuskan untuk kembali ke Barcelona. Bukan untuk bermain, tapi masuk staf kepelatihan Hansi Flick.


    Bicara soal peran barunya ini, Thiago menyebut bahwa Klopp punya peran penting. Mantan manajer Liverpool itu lah yang meyakinkan Thiago untuk menjadi pelatih.

    “Saya bisa bikin daftar semua pelatih yang memberi manfaat dalam hidup saya: Pep Guardiola, Hansi Flick, Luis Enrique, Carlo Ancelotti, Juergen Klopp, Jupp Heynckes,” ujar Thiago seperti dilansir Mirror.

    “Saya merasakan manfaatnya terutama menjelang akhir karier saya. Saya tidak tahu apakah itu karena Juergen sudah melihat uban saya, atau karena kami menggunakan sebagian waktu kami di lapangan untuk bicara dan memimpin, tapi Juergen lah yang bilang kepada saya bahwa saya akan jadi pelatih.”

    Thiago berharap bisa mewarisi sifat Klopp yang tenang dalam menghadapi situasi. Ia juga menekankan pentingnya intensitas, sesuatu yang identik dengan Klopp.

    “Bersama Klopp, tidak ada situasi buruk, hanya momen yang perlu disalurkan dengan cara yang membuatnya jadi menguntungkan tim Anda dan dia meraihnya lewat energi, ketenangan, atau bahkan tawa di momen yang seharusnya tidak lucu,” ucap Thiago.

    “Dia berhasil menanamkan aliran energi itu sehingga semua orang mengikutnya. Terlepas dari intensitas di sesi latihan, hal terbaik yang bisa saya tularkan dari Juergen ke tim saya adalah gagasan bahwa, meski Anda hanya ingin fokus mengasah pergerakan tertentu, permainan tidak pernah berakhir, tetap berjalan.”

    “Anda tidak bisa menuntaskan latihan finishing tanpa mempunyai bola ekstra jaga-jaga kalau ada bola muntah, kehilangan penguasaan bola, atau Anda perlu melakukan transisi.”

    (nds/cas)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tak Ada Lagi Ketegangan Antara Barcelona dan Spanyol Gegara Yamal


    Barcelona

    Ketegangan antara Barcelona dan Timnas Spanyol akibat cederanya Lamine Yamal mereda. Direktur Olahraga Barcelona, Deco, menjalin komunikasi dengan Timnas Spanyol agar kejadian itu tak terulang.

    Lamine Yamal tak dipanggil ke Timnas Spanyol untuk jeda internasional pekan ini. Ia tak masuk skuad La Furia Roja karena cedera selangkangan.

    Cedera tersebut didapat saat membela Timnas Spanyol pada jeda internasional bulan lalu. Setelah itu, ia absen di empat laga Barcelona.


    Yamal sempat comeback satu laga. Namun, cedera selangkangannya kembali kambuh hingga kini harus menepi.

    Saat awal cedera tersebut didapat Yamal, pelatih Barcelona, Hansi Flick, ngamuk ke pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente. Flick merasa Timnas Spanyol memaksakan Yamal yang tak dalam kondisi fit bermain.

    Flick begitu kecewa karena Yamal sangat diandalkan oleh Barcelona. Pemain 18 tahun ini telah mengemas dua gol dan empat assist meski baru tampil lima laga dengan El Barca di musim ini.

    Ketegangan antara Flick dan Timnas Spanyol terkait Yamal tersebut kini tengah mereda. Direktur Olahraga Barcelona, Deco, berusaha meredakan ketegangan tersebut dengan aktif menjalani komunikasi dengan Timnas Spanyol. Hal ini agar situasi panas seperti sebelumnya tak terulang lagi.

    “Saya tidak tahu apakah Lamine telah berbicara dengan de la Fuente, ia bebas melakukannya – de la Fuente juga telah berbicara dengan Gavi. Lamine masih merasa tidak nyaman, kondisinya kurang baik. Kami telah berbicara secara internal di klub dan dari sana, tim nasional diberi tahu,” ujar Deco dikutip dari Football Espana.

    “Saya tidak terlibat langsung dengan tim nasional untuk mengetahui bagaimana mereka memperlakukan para pemain. Kami tahu mereka memperlakukan para pemain dengan baik, kami sudah berbicara dengan (direktur sepak bola) Aitor Karanka dan begitulah adanya. Wajar jika Anda tidak menyukai situasi seperti ini,” jelasnya.

    (pur/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Tak Mau Marcus Rashford Numpang Lewat


    Jakarta

    Barcelona tak mau Marcus Rashford numpang lewat. Penampilannya sejauh ini oke, Barca mau mempermanenkannya!

    Barcelona meminjam Marcus Rashford dari Manchester United dengan durasi sepanjang musim 2025/2026. Sang winger sejauh ini tampil apik.


    Marcus Rashford sudah kemas tiga gol dan lima assist dari 10 laga di seluruh kompetisi bersama Barcelona. Rashford bikin pelatih Hansi Flick kepincut.

    Adanya Rashford turut bikin pos penyerang sayap Barca makin dalam. Biasanya, Raphinha dan Lamine Yamal jadi langganan namun keduanya lagi cedera beberapa waktu belakangan.

    Dilaporkan Marca, Barcelona bersiap mempermanenkan Marcus Rashford. Diketahui, Manchester United memberikan opsi pembelian permanen meski tidak wajib.

    MU mematok harga mulai dari 30 juta Euro atau setara Rp 578 miliar. Barca diyakini sanggup penuhi harga tersebut.

    Marcus Rashford dikabarkan turut betah tinggal di Kota Barcelona. Musim masih panjang, bisa segahar apa Rashford nanti?

    (aff/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Balik dari Cedera, Yamal Langsung Jadi Pembeda di Barcelona


    Barcelona

    Lamine Yamal comeback dari cedera di laga Barcelona vs Real Sociedad. Tampil dari bangku cadangan. ia langsung jadi pembeda mengantarkan El Barca mengalahkan Sociedad.

    Barcelona meraih kemenangan 2-1 atas Real Sociedad pada laga lanjutan Liga Spanyol di Estadi Olimpic Lluis Company, Minggu (28/9/2025). El Barca sempat tertinggal lebih dulu akibat gol dari Alvaro Odriozola.

    Mereka kemudian membalikkan keadaan usai menggetarkan jala Sociedad lewat Jules Kounde dan Robert Lewandowski.


    Kemenangan ini mengantarkan Barcelona ke puncak klasemen menggurus Real Madrid. El Barca mengumpulkan 19 poin unggul satu angka dari Madrid.

    Laga melawan Sociedad menandai comeback dari Lamine Yamal. Yamal sempat absen di tiga laga El Barca sebelumnya di LaLiga akibat mengalami cedera selangkangan usai membela Timnas Spanyol.

    Pelatih Barcelona, Hansi Flick, sangat senang Yamal bisa kembali bermain. Ia mengungkap Yamal tak butuh waktu lama untuk langsung menunjukkan menunjukkan permainan terbaiknya.

    Yamal masuk dari bangku carangan di laga ini pada menit ke-58 menggantikan Roony Bardhji. Semenit berselang, Yamal langsung menciptakan assist untuk gol penentu kemenangan yang diciptakan Lewandowski.

    Sayap 18 tahun ini juga sempat bikin gol ke gawang Sociedad. Namun dianulir akibat offside.

    Dikutip dari WhoScored, Yamal mencatatkan tiga dribel sukses dan satu umpan kunci yang berbuah assist di laga melawan Sociedad. Ia kini total mengemas dua gol dan empat assist untuk Blaugrana di musim ini.

    “Saya senang dia kembali. Dia dengan cepat menunjukkan kekuatannya, kemampuannya menciptakan peluang. Senang sekali dia kembali,” ujar Flick dikutip dari Diario AS.

    (pur/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Bertumpu pada Pedri


    Barcelona

    Pedri perannya nyaris tak tergantikan di Barcelona. Pelatih El Barca, Hansi Flick, menilai Pedri pemain yang spesial.

    Barcelona meraih kemenangan 2-1 atas Real Sociedad pada laga lanjutan Liga Spanyol di Estadi Olimpic Lluis Company, Minggu (28/9/2025). El Barca sempat tertinggal lebih dulu akibat gol dari Alvaro Odriozola.

    Mereka kemudian membalikkan keadaan usai menggetarkan jala Sociedad lewat Jules Kounde dan Robert Lewandowski.


    Kemenangan ini mengantarkan Barcelona ke puncak klasemen menggusur Real Madrid. El Barca mengumpulkan 19 poin unggul satu angka dari Madrid.

    Pedri jadi penampil terbaik untuk Barcelona di laga ini. Ia begitu dominan di lini tengah Blaugrana.

    Dikutip dari WhoScored, Pedri melepas dua tembakan, melakukan empat dribel sukses, dan mencatatkan persentase umpan akurat sebesar 93 persen. Ia juga aktif merebut bola dengan bikin tujuh tekel dan dua sapuan.

    Barcelona begitu bergantung kepada Pedri di lini tengah. Ia selalu tampil sebagai starter dengan El Barca musim ini.

    Ia bahkan tampil penuh dalam lima laga Barcelona di LaLiga musim ini. Pemain 22 tahun hanya dua kali diganti hingga pekan ketujuh LaLiga.

    Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui bahwa timnya sangat bergantung kepada Pedri. Ia menilai Pedri pemain yang spesial dan punya kemampuan yang sama baiknya dalam bertahan dan membantu penyerangan.

    “Pedri itu spesial, pemain hebat. Dia bahkan semakin berkembang dalam menjadi pemimpin. Dia pemain yang luar biasa, sangat penting. Dia ada di mana-mana di lapangan. Dia bertahan, dia merebut bola, dia luar biasa saat menguasai bola… Dia sangat penting bagi kami. Dan, terlebih lagi, dia sangat terorganisir dengan baik bersama De Jong. Sepertinya mereka mengerti apa yang perlu dia lakukan di lapangan,” ujar Flick dikutip dari AS.

    (pur/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Yamal Belum Tentu Main di El Clasico


    Barcelona

    Kabar buruk untuk Barcelona terkait kondisi Lamine Yamal. Dia berpotensi absen di laga El Clasico

    Yamal sejatinya baru balik dari cedera pangkal paha saat Barcelona mengalahkan Real Sociedad 1-0 pekan lalu. Dia juga bermain 90 menit kala Barcelona kalah dari Paris Saint-Germain.

    Sayangnya, keputusan Flick untuk memainkan Yamal selama 90 menit tengah pekan kemarin berujung fatal. Cedera Yamal kambuh sehingga memaksanya harus menepi lagi setidaknya tiga pekan ke depan.


    Yamal tidak cuma melewatkan laga internasional bersama Timnas Spanyol, tapi juga beberapa laga di klub seperti kontrak Sevilla ahkhir pekan dan juga El Clasico 26 Oktober.

    Flick masih belum yakin Yamal bisa bermain di Santiago Bernabeu menghadapi Real Madrid.

    “Saya sudah bicara dengannya hari ini, kondisinya membaik tapi belum pulih betul,” ujar Flick seperti dikutip ESPN.

    “Situasi Lamine seperti itu saat ini. Kondisinya lagi cedera, sehingga tidak mudah menerka kapan akan balik. Bukan semudah bilang ‘Ok, dia bisa bermain di dua, tiga, atau empat pekan lagi..’ atau bisa main di El Clasico. Itu mustahil.”

    “Kami harus menunggu. Kami harus menjaga kondisinya. Dia baru berlatih dengan tim pemulihan dan akan bersama mereka dalam beberapa peka ke depan. Kami mau pelan-pelan saja. Kami harus lihat bagaimana perkembangannya.”

    (mrp/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Bek Barcelona Ini Bersyukur Dilatih Hansi Flick


    Jakarta

    Hansi Flick sedang menjalani musim kedua bersama Barcelona. Bek Los Cules, Eric Garcia, bersyukur ditangani oleh pelatih asal Jerman itu.

    Bersama Flick musim lalu, Barcelona mampu menjadi raja Spanyol. Copa del Rey dan Liga Spanyol yang sukses dimenangi oleh tim asal kota Catalan itu.

    Eric Garcia merupakan salah satu pemain andalan Flick. Dia sudah bermain 51 kali di semua ajang dengan sumbangan lima gol dan tiga assist.


    Tak sekadar menjadi bek, Eric Garcia diplot menjadi gelandang bertahan oleh Flick. Pemain 24 tahun itu juga pernah dipasang Flick menjadi bek kanan.

    Bisa bermain di banyak posisi, Eric Garcia pun mengucap terima kasih pada Flick.

    “Dia membuat saya bermain di banyak posisi dan sudah memberi banyak kepercayaan. Saya pikir itu penting untuk para pemain,” kata Eric Garcia di Marca.

    “Memang benar bahwa kami terkadang mengambil risiko, tapi itu cara kami bermain. Secara ofensif, saya pikir kami sangat berwarna dan hidup,” kata dia menambahkan.

    Di musim ini, Eric Garcia masih menjadi pilihan utama Flick. Dia selalu bermain dalam enam pertandingan yang sudah dimainkan Barcelona.

    (cas/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Oviedo Vs Barcelona: Blaugrana Menang 3-1


    Jakarta

    Barcelona bertandang ke markas Real Oviedo dalam lanjutan LaLiga. Pasukan Hansi Flick berhasil pulang dengan tiga poin.

    Oviedo vs Barcelona berlangsung di Carlos Tartiere, Jumat (26/9/2025) dini hari WIB. Setelah tertinggal lebih dulu di babak pertama, Barca akhirnya menang 3-1.

    Barcelona tampil menyerang selama setengah jam pertandingan. Alih-alih mendapatkan gol, Barcelona malah tertinggal 0-1 lewat gol Alberto Reina di menit ke-33.


    Barcelona baru bisa menyamakan skor menjadi 1-1 di babak kedua. Eric Garcia merobek gawang Oviedo setelah memanfaatkan kemelut di mulut gawang.

    Robert Lewandowski akhirnya membawa Barcelona balik memimpin 2-1. Dia mencetak gol di menit ke-70 lewat sundulan.

    Barcelona memantapkan kemenangan menjadi 3-1. Ronald Araujo mencetak gol dengan sundulannya usai memanfaatkan umpan sepak pojok.

    Hasil ini membuat Barcelona terus di posisi kedua dengan 16 poin, kalah dua angka dari Real Madrid. Oviedo duduk di urutan ke-18 dengan tiga poin.

    Susunan Pemain:

    Real Oviedo: Escandell; Ahijado, Bailly, David Carmo, Alhassane; Reina, Dendoncker, Chaira, Haissem Hassan, Cazorla, Rondon.

    Barcelona: Joan Garcia; Eric Garcia, Araujo, Pau Cubarsi, Gerard Martín; Casado, Pedri, Olmo, Raphinha, Rashford, Ferran Torres.

    (ran/bay)



    Sumber : sport.detik.com