Jakarta –
Konglomerat Ananth Ambani menjadi sorotan gegara pernikahannya yang mewah. Ternyata ia sempat menjalankan diet dan sukses turun bobot hingga 108 kilogram.
Ananth Ambani merupakan anak dari seorang konglomerat di India. Keluarganya dinobatkan sebagai pebisnis terkaya yang kekayaannya ditaksir mencapai 118 Juta Dollar Amerika Serikat.
Baru-baru ini Ananth Ambani menjadi sorotan dunia usai melaksanakan upacara pernikahan yang mewah dan meriah. Tidak hanya mengundang tamu-tamu penting tetapi ia juga mengundang penyanyi dunia untuk bernyanyi pada pestanya.
Ibu Ananth Ambani, yaitu Nita Ambani, menyebut ada usaha keras sebelum anak bungsunya menikah. Ia yang pernah menderita penyakit ini harus melakukan diet agar bugar pada hari pernikahannya.
Baca juga: Kacau! Gegara Durian, 5 Insiden Ini Bikin Orang Jatuh Sakit
Ananth Ambani pernah mencapai bobot 208 kilogram. Foto: Instagram/ananthambani |
Melansir Times of India (10/7) pada tahun 2017 Ananth Ambani pernah mengidap asma yang disebabkan oleh obesitasnya. Saat itu berat badan Ananth Ambani mencapai 108 kilogram dan kesulitan untuk melakukan aktivitas.
Demi mengadakan acara pernikahan yang lancar dengan tubuh yang sehat, Ananth akhirnya sempat berkonsultasi dengan dokter khusus obesitas. Ia diberikan beberapa catatan untuk dilakukan mulai dari mengubah pola makan hingga lebih rutin berolahraga dengan program yang telah dirancang.
“Ia pernah mengalami asma yang sangat parah, bahkan kami sampai harus menyediakan banyak steroid untuk mengatasinya. Ia benar-benar berjuang untuk melawan obesitas itu,” ujar Nita Ambani.
Ada beberapa program kebugaran yang harus dijalani Ananth. Salah satu yang paling penting dan tidak boleh terlewatkan adalah berjalan kaki sejauh 21 kilometer dan harus dilakukan setiap hari.
Berkat diet yang dijalani ia berhasil menurunkan berat badan hingga 108 kilogram. Foto: Instagram/ananthambani |
Tetapi titik keberhasilan program penurunan berat badan ini juga ada pada pola makan yang diubah. Diet ketat dengan pembatasan kalori dijalani oleh Ananth selama 18 bulan lamanya.
Ia difokuskan untuk konsumsi makanan nol gula, protein tinggi dan makanan-makanan rendah karbohidrat dengan asupan lemak yang dikurangi. Setiap harinya ia hanya boleh mengonsumsi 1200 – 1400 kalori yang dilengkapi dengan sayuran-sayuran hijau, biji-bijian, sup, dan produk susu.
Ananth Ambani juga disarankan untuk berhenti mengonsumsi makanan cepat saji dan berlemak tinggi. Sesekali ahli gizi yang menanganinya juga menerapkan clean eating untuk membantu penurunan berat badan dengan cepat.
Tidak sia-sia dalam waktu 18 bulan ia berhasil mengubah penampilannya dengan signifikan. Program dietnya ini membantu menurunkan berat badannya sebagai 108 kilogram hingga kini beratnya hanya 100 kilogram.
Saksikan juga tayangan pemenang Adhyaksa Awards 2024
(dfl/odi)
![]() |
|
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Wanita Ini Bagikan Tips Diet Agar Tampak Lebih Muda 10 Tahun Jakarta – Seorang YouTuber gaya hidup ini membagikan tips diet agar tampak awet muda. Kini ia berusia 49 tahun, tapi banyak yang memujinya 10 tahun lebih muda. Awet muda memang dambaan banyak orang, terlebih untuk wanita. Banyak sekali tips diet yang merujuk pada tampilan wajah awet muda. Salah satu tipsnya dibagikan oleh YouTuber gaya hidup asal Amerika Serikat, yaitu Tracy Campoli. Campoli kerap dipuji karena tubuh dan wajahnya yang awet muda.
Saat ini Campoli berusia 49 tahun, tapi terlihat lebih muda 10 tahun. Ia masih tampak bugar dan cocok berpenampilan muda dengan gaya berpakaiannya.
Dilansir dari The Sun (21/6), pelatih kebugaran ini diketahui tidak mengonsumsi junk food atau makanan siap saji dalam mendukung gaya hidupnya. Ia juga tak mengonsumsi makanan manis. Campoli bercerita pada suatu hari pernah diam-diam mengonsumsi junk food. Setelah itu, wajahnya jadi berjerawat. Lebih lanjut, Campoli merekomendasikan untuk memiliki pola makan yang bergizi dan mengurangi stres untuk kesehatan kulit yang optimal. Ia juga mengaku kalau selama ini belum pernah melakukan diet ekstrem. “Saya makan makanan alami. Saya makan semuanya tetapi secara umum makan cukup sehat, seperti banyak buah dan sayuran,” ungkap Campoli. Perawatan wajah ini akan sia-sia kalau tetap mengonsumsi makanan jelek, ungkap Campoli. Campoli juga menceritakan kalau dirinya sudah tidak makan McDonald’s selama 15 tahun. Campoli juga menjaga tubuhnya tetap terhidrasi dengan baik. Ia rutin mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas sehari. “Saya punya botol air kaca kecil karena saya berusaha membuatnya tetap cantik,” Selain air putih, Campoli juga menyukai matcha. Karena, minuman sehat ini memiliki manfaat bagi kulit berkat zat antioksidannya. Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Konsumsi Kopi Bikin Anak Jadi Pendek’: (yms/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
5 Tips Intuitive Eating, Cara Mudah untuk Capai Berat Badan Ideal Jakarta – Menerapkan intuitive eating dengan tepat adalah modal utama agar diet efektif. Agar tak salah langkah, ikuti beberapa tips berikut ini. Ada banyak pola makan sehat atau diet yang kini berkembang dan populer. Dampaknya para pegiat hidup sehat tergiur untuk mencoba berbagai diet yang sedang ramai diperbincangkan tersebut. Ternyata untuk mendapatkan hasil diet yang efektif ada cara yang harus diperhatikan. Menerapkan intuitive eating adalah cara terbaik sebelum melakukan berbagai macam diet sebagai tahapan lanjut.
Intuitive eating merupakan praktik agar manusia mengenali tubuhnya dengan baik termasuk kebutuhan makannya. Christy Harrison selaku ahli gizi sekaligus konselor intuitif eating bocorkan beberapa tips untuk makan sehat dengan tepat. Baca juga: Sabrina Carpenter Terinspirasi Lagunya, Jual Es Krim ‘Espresso’ Berikut ini 5 tips melakukan intuitive eating mengutip Women’s Health (15/5):
1. Hargai rasa laparRasa lapar yang dikirimkan oleh perut tidak sebaiknya dianggap sebagai tanda yang mengganggu. Banyak orang yang ketika merasa lapar langsung terburu-buru mengambil makanan kecil atau camilan. Padahal ketika lapar langsung diisi dengan camilan, perut tidak akan siap dengan waktu makan berikutnya. Jika lapar dirasakan 1-2 jam sebelum waktu makan sebaiknya ditahan hingga waktu makan selanjutnya. Harrison lebih merekomendasikan untuk memiliki jadwal makan teratur. Lapar juga banyak bentuknya, seperti sakit kepala, sulit konsentrasi, dan beberapa gejala yang harus diperhatikan. 2. Berdamai dengan makananTidak hanya harus berhubungan baik dengan sesama manusia. Manusia juga harus menjalankan hubungan baik dengan makanan jika ingin memiliki diet yang konsisten. Hindari untuk memaksakan tubuh membatasi asupan makanan secara berlebihan dan menganggapnya sebagai kesalahan besar. Tak banyak yang menyadari bahwa perasaan dan asumsi berkaitan erat dengan saluran pencernaan. Selain itu hindari hobi melabelkan makanan menjadi makanan yang baik dan buruk. Pola pikir seperti itu hanya akan mengganggu tubuh mendapatkan asupan terbaiknya. Agar lebih sehat dan tak salah, simak tips di halaman berikutnya.3. Temukan kepuasan makanSetiap manusia memiliki selera dan keinginan yang berbeda-beda. Begitupula dengan kepuasan pada satu orang yang tak akan pernah dirasakan oleh orang lain. Saat menyantap makanan, penting fungsinya untuk mengenal kepuasan diri sendiri. Mulai dari porsi, rasa makanan, hingga jenis makanan yang diinginkan harus memuaskan tubuh. Makanan tidak hanya harus dinilai sebagai asupan kalori atau sesuatu untuk mengenyangkan saja. Tetapi saat makan konsumen harus memikirkan bahwa makan sebagai bagian dari memuaskan diri sendiri. 4. Kenali sinyal kenyang
Selain mengenali rasa lapar dengan baik, mengetahui kapan tubuh mulai kenyang juga harus diperhatikan. Penting untuk mengenali setiap sinyal tubuh agar tak salah paham dengan metabolisme sendiri. Tidak banyak orang yang bisa mengetahui dengan tepat kapan ia merasa kenyang. Caranya adalah dengan berhenti sejenak di tengah waktu makan. Biarkan tubuh memproses apakah asupan yang diterima sudah cukup atau belum. Jika merasa masih mampu menghabiskan makanannya, lanjutkan dan habiskan hidangan makanan. 5. Hargai kebutuhan tubuhSelayaknya tujuan utama makan adalah memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Berbicara tentang tubuh tak hanya fisik tetapi juga ada sisi emosional yang jarang diperhatikan. Secara emosi, pembatasan asupan makanan dapat berdampak besar. Misalnya seperti memicu kekhawatiran, perasaan sepi, bosan, hingga amarah yang tetiba memuncak. Sementara secara fisik tubuh yang selalu kenyang berlebih akan kesulitan mencerna makanannya. Sehingga tak heran perubahan tubuh yang membesar akan terlihat dengan jelas. (dfl/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
7 Kebiasaan Sarapan Ini Ganggu Metabolisme, Diet Bisa Gagal! Jakarta – Kalau mau diet berhasil, kamu perlu memperhatikan kebiasaan sarapan. Hindari beberapa kebiasaan ini yang bisa mengganggu metabolisme tubuh hingga berpengaruh pada usaha diet. Metabolisme tubuh punya kaitan dengan usaha penurunan berat badan alias diet. Jika terjadi gangguan metabolisme dimana asupan makanan lebih banyak dibandingkan pengeluaran energi dari aktivitas metabolisme, maka berisiko menyebabkan penimbunan lemak. Alhasil, usaha diet pun bisa gagal. Karenanya penting bagi kamu untuk menjaga metabolisme tubuh tetap normal. Salah satu caranya dengan memperhatikan kebiasaan makan.
Mengutip Eat This, Not That! (7/6/2024), hindari 7 kebiasaan sarapan yang berisiko mengganggu metabolisme ini: 1. Tidak minum 2 gelas air saat bangunSaat bangun tidur, jangan langsung minum kopi. Minuman yang disarankan adalah air putih untuk memperlancar metabolisme tubuh. Ahli gizi Lisa Jubilee merekomendasikan asupan air putih untuk menggantikan cairan yang hilang selama tidur. Dengan minum 2 gelas air putih saat bangun, seseorang akan mengalami kembung berkurang, merasa lebih berenergi, dan selera makan lebih rendah. Kondisi ini tentu membantu usaha diet. 2. Salah pilih kopi
Waktu terbaik untuk minum kopi adalah pertengahan pagi dan pertengahan sore. Waktu ini menyesuaikan kandungan kortisol yang paling rendah dalam tubuh. Hindari minum kopi terlalu pagi ataupun terlalu malam karena akan membebankan tubuh. Selain itu, jangan pilih kopi yang dibuat dengan tambahan banyak gula, sirup, hingga whipped cream karena tentu tinggi kalori. 3. Sarapan smoothiesBanyak orang menganggap smoothies sehat sehingga kerap mengandalkannya sebagai menu sarapan. Faktanya, smoothies rentan mengganggu metabolisme tubuh dan usaha diet karena tinggi gula. Hindari beli smoothies di luaran atau jus kemasan. Lebih baik bikin sendiri dengan bahan-bahan alami yang minim kalori. Sirup atau gula pasir, misalnya, bisa diganti buah sebagai sumber gula alami. 4. Tidak sarapan protein
Protein seharusnya jadi bagian setiap menu makanan, terutama saat sarapan. Protein bantu tubuh membakar kalori 35% lebih banyak. Kondisi ini tentunya sangat menguntungkan ketika kamu sedang diet. Sumber protein andalan untuk sarapan antara lain telur, selai kacang, dada ayam, oatmeal, hingga tahu tempe. Tiap sumber protein ini bisa diolah sesuai selera agar tidak membosankan. Selengkapnya di halaman selanjutnya.5. Sarapan karbohidrat olahanKebiasaan makan pagi yang juga mengganggu metabolisme dan diet adalah sarapan karbohidrat olahan. Makanan ini membuat kamu lebih cepat lapar. Lebih baik pilih sumber karbohidrat kompleks karena bikin kenyang lebih lama. Contohnya roti gandum, kentang, ubi, hingga sereal. 6. Melewatkan yogurt
Kamu bisa mengandalkan yogurt sebagai menu andalan. Greek yogurt, misalnya, mengandung senyawa penghancur lemak yang bermanfaat untuk diet. Penelitian juga membuktikan probiotik yang terkandung dalam yogurt bantu wanita obesitas mengalami penurunan berat badan 2 kali lebih banyak dibanding yang tidak mengasup probiotik. 7. Melewatkan sarapanTidak sarapan terdengar seperti ide bagus untuk memangkas kalori. Namun, sebenarnya hal ini dapat memperlambat metabolisme tubuh seharian. Alhasil, risiko obesitas dan diabetes tipe 2 justru meningkat. Selain itu, membiarkan tubuh lapar sebenarnya membuat tubuh berhenti membakar kalori. Artinya metabolisme akan menurun signifikan yang merugikan usaha diet. (adr/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Brooke Lark |
![]() |
| Source : unsplash.com / Brooke Lark |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Demi Peran dalam ‘Queen of Tears’, Kim Ji Won Hindari Makanan Ini Jakarta – Kim Ji Won sukses memerankan Hong Hae In dalam drama berjudul ‘Queen of Tears’. Demi perannya itu, Ji Won harus melakukan diet untuk membuat pipinya tirus. Peran Kim Ji Won sebagai Hong Hae In sukses disukai oleh para penggemar drama Korea. Ia membintangi drakor berjudul ‘Queen of Tears’ bersama Kim Soo Hyun. Dalam drama tersebut, Kim Ji Won berperan sebagai anak konglomerat (chaebol; dalam bahasa Korea). Perannya itu menuntut Ji Won untuk berpenampilan lebih kurus dan pipinya lebih tirus.
Dilansir dari Koreaboo (20/5), Kim Ji Won mengungkapkan dalam acara ‘Salon Drip’ di YouTube, kalau dirinya harus turun berat badan. Ia melakukan diet selama 1 tahun. Diet yang dilakukan Kim Ji Won ini adalah menekan nafsu makan. Ia juga menghindari satu jenis makanan yang sangat disukai olehnya.
“Tidak hanya sehat, tapi karena aku diharuskan menggunakan beragam pakaian di drama ini, jadi berkontribusi pada sikap bijaksana dalam hal makanan selama 1 tahun lebih,” ungkap Kim Ji Won dalam wawancara bersama Jang Do Yeon. “Iya diet, aku tidak makan yang berat,” lanjutnya. Kim Ji Won lalu mengungkapkan kalau dirinya tidak menyantap hidangan Chinese selama 1 tahun lebih. Padahal ia sangat menyukainya. “Aku sudah tidak menyantap hidangan Chinese selama 1 tahun lebih. Jjapaghetti juga tidak makan!” ungkapnya. Hidangan Chinese di Korea memang populer. Di antaranya seperti jjajangmyeon, jjampong, hingga tangsuyuk. Dalam setahun lebih, Kim Ji Won tak menyantapnya untuk mendapatkan wajah tirus yang diinginkan. Bahkan, setelah syuting selesai pun, ia masih harus menjaga bentuk wajahnya untuk promosi. Lawan main Kim Soo Hyun ini dulunya dikenal sebagai aktris yang wajahnya imut. Pipinya tak tirus, tapi lebih berisi. (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Brooke Lark |
![]() |
| Source : unsplash.com / Jannis Brandt |





















