Blog

  • Mau Kerja di Tempat Lain

    Mau Kerja di Tempat Lain


    Jakarta

    Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan alasan ada warga negara Indonesia (WNI) yang tak mau dipulangkan ke RI setelah kabur dari ‘perusahaan’ penipuan online di Kota Chrey Thum, Kamboja. Sugiono mengatakan mereka hendak mencari pekerjaan di tempat lain.

    “Seperti saya katakan kemarin ya, kita berusaha untuk melindungi, memulangkannya. Tapi kan dari beberapa informasi yang saya dapat, ada juga yang tidak mau pulang. Tidak mau pulang dengan harapan untuk bisa bekerja di tempat lain,” kata Sugiono kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

    Sugiono menyerahkan hak kepada tiap WNI terkait rencana pemulangan ke RI. Meski begitu, ia memastikan pemerintah akan memfasilitasi pemulangan bagi para WNI tersebut.

    “Tapi itu kita kembalikan kepada individu masing-masing. Tetapi yang pasti pemerintah hadir untuk menyelesaikan,” ujar Sekjen Partai Gerindra itu.

    Kedutaan Besar RI (KBRI) di Phnom Penh sebelumnya mencatat WNI yang diamankan seusai peristiwa tersebut kini 110 orang. Sebanyak 67 orang akan dipulangkan.

    Adapun KBRI awalnya menerima data bahwa ada 97 orang yang diamankan. Terbaru kini ada 110 WNI.

    “Sejak 17 Oktober 2025, KBRI Phnom Penh terus berkoordinasi dengan Kepolisian Kamboja dan pihak terkait setelah menerima laporan kericuhan yang melibatkan WNI di Kota Chrey Thum, Provinsi Kandal,” tulis KBRI Phnom Penh melalui akun Instagramnya, Rabu (22/10).

    KBRI menjelaskan bahwa 110 WNI itu diamankan di Detensi Imigrasi setempat. Mereka didata untuk dipulangkan.

    “Dari hasil penelusuran, sebanyak 110 WNI diamankan dari lokasi dan kini berada di Detensi Imigrasi Preak Pnov, Phnom Penh, untuk proses pendataan dan pemulangan,” katanya.

    KBRI terus memastikan perlindungan terhadap seluruh WNI. Rencananya, 67 orang akan dipulangkan ke Indonesia.

    “KBRI Phnom Penh terus memastikan pelindungan terhadap seluruh WNI, dengan 67 orang dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 22-24 Oktober 2025,” ujarnya.

    Lihat Video ‘Menlu Sebut 110 WNI Korban Online Scam Kamboja Ada yang Ogah Pulang’:

    (fca/rfs)



    Sumber : news.detik.com

  • Ada Cara Mudah Mengakses Venue Olahraga

    Ada Cara Mudah Mengakses Venue Olahraga


    Jakarta

    Olahraga sudah jadi gaya hidup masyarakat urban saat ini. Ada Jagasport yang mempermudah masyarakat mendapatkan venue olahraga.

    Jagasport merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh Pancoran Soccer Field (PSF), venue sepakbola di daerah Pancoran, Jakarta Selatan, milik bos Persiba Balikapapn Gede Widiade.

    PSF sebagai salah satu pionir penyedia lapangan sepakbola di era modern saat ini memperkenalkan Jagosport sebagai platform manajemen pemesanan venue olahraga, khususnya sepakbola.


    Launching ceremony Jagasport dilakukan di lapangan bola Pancoran Soccer Field, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

    “Tujuan dihadirkannya Jagasport adalah untuk merevolusi akses olahraga di Indonesia melalui teknologi yang seamless, serta mempermudah dalam mewujudkan budaya olahraga yang terencana dan konsisten. Oleh karenanya, masyarakat tidak perlu lagi menelepon atau mendatangi lapangan untuk memesan, cukup melalui Jagasport maka lapangan sudah bisa digunakan,” ujar Rheza Syahputra Widiawan selaku founder Jagasport dalam keterangan persnya.

    Jagasport hadir sebagai bagian upaya dari PSF Group untuk mendigitalisasi venue dengan mengubah inventaris dan administrasi lapangan mitra menjadi data digital real-time sepanjang hari. Selain itu, Jagaspoprt juga dapat memaksimalkan pendapatan serta efisiensi operasional karena pemesanan dan pembayaran yang intuitif, aman dan transparan.

    “Lalu yang tidak kalah pentingnya juga, kehadiran Jagasport mampu mendukung budaya olahraga yang semakin berkembang pesat di Indonesia. Pasalnya, Jagasport dapat memberikan informasi daftar tempat olahraga dengan cepat di seluruh wilayah, sehingga membuat olahraga menjadi budaya yang terencana dan gaya hidup yang mudah diakses semua kalangan,” tambah Rheza.

    Jagasport dimulai sejak tahun 2020, ketika mereka masih menangani pelayanan pemesanan Pancoran Soccer Field via daring. Kemudian pada November 2024, penamaan Jagasport muncul sehingga jadi identitas sampai saa tini.

    Di awal kehadirannya, ada 4 lapangan yang bisa dipesan melalui Jagapsort. Mulai awal tahun depan, bakal bertambah menjadi 8 lapangan, dimana 6 lapangan diantaranya merupakan milik PSF dan 2 lapangan lainnya dari luar PSF.

    Seiring waktu berjalan dan pada pertengahan tahun 2026, akan bertambah 10 lapangan lagi yang bisa dipesan melalui Jagasport. Anda tertarik?

    (mrp/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Hero Indonesia Pertama di Honor of Kings Rilis, Begini Cara Dapetinnya

    Hero Indonesia Pertama di Honor of Kings Rilis, Begini Cara Dapetinnya


    Jakarta

    Honor of Kings resmi merilis hero Indonesia pertama bernama Garuda Khageswara pada 21 Oktober 2025. Kehadirannya untuk menyambut ulang tahun game ini yang ke-10 secara global.

    Tim pengembang Honor of Kings bekerja sama dengan komunitas di Indonesia melalui voting untuk menciptakannya. Diketahui kalau hero baru ini terinspirasi dari legenda Indonesia, yang mewakili keadilan dan perjuangan melawan ketidakadilan.

    Asyiknya adalah Garuda Khageswara dapat dimainkan secara gratis. Lalu bagaimana cara mengklaimnya? Gamer hanya perlu mengikuti aktivitas harian di dalam game, untuk mengumpulkan Bulu Emas. Nantinya, Bulu emas ini bisa ditukarkan dengan Garuda Khageswara.


    Untuk lebih jelasnya, mungkin gamer dapat mengikuti langkah-langkah berikut, berdasarkan informasi yang diterima detikINET, Kamis (23/10/2025).

    • Log In 1 Hari: Trial Garuda (7 Hari)
    • Menang 1 Match 5v5 Setiap Hari: 3 Bulu Emas (Max. 1 kali klaim/hari)
    • Menang 2 Match 5v5 Setiap Hari: 6 Bulu Emas (Max. 2 kali klaim/hari)
    • Main 1 Match 5v5 Menggunakan Garuda: 10 Bulu Emas (Max. 1 kali klaim)
    • Main 3 Match 5v5 Menggunakan Garuda: 15 Bulu Emas (Max. 3 kali klaim)

    Sayangnya event menarik tersebut tidak berlangsung lama. Token ini nantinya yang akan membantu pemain mendapatkan Garuda Khageswara secara gratis mulai 21-27 Oktober 2025.

    Khusus bagi pemain yang tidak sabaran dalam melakukan aktivitas harian tersebut, bisa pakai alternatif lain untuk mendapatkan Bulu Emas. Salah satu caranya dengan membeli item khusus ini melalui Peti Speed Up di Toko HOK.

    Setiap membuka Peti Speed Up, berkesempatan mendapat satu item, mulai dari satu Bulu Emas, dua Bulu Emas, tiga Bulu Emas, satu Mawar Persahabatan, dan Fragment Hero. Jika Bulu Emas sudah terkumpul, pemain dapat menukarkannya di Toko Penukaran supaya bisa memperoleh berbagai item menarik.

    • 70 Bulu Emas: Hero Garuda Khageswara (Permanen)
    • 8 Bulu Emas: Avatar Garuda (Permanen)
    • 8 Bulu Emas: Bingkai Avatar Garuda (Permanen)
    • 1 Bulu Emas: 1x Fragment Hero

    (hps/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Pesawat Hantam Benda Asing di Ketinggian 36.000 Kaki, Pilot Terluka

    Pesawat Hantam Benda Asing di Ketinggian 36.000 Kaki, Pilot Terluka



    Jakarta

    Sebuah insiden menyebabkan kaca depan kokpit penerbangan maskapai United Airlines hancur. Pilot terluka.

    Penerbangan bernomor UA1093 itu membawa 140 penumpang dari Denver menuju Los Angeles (LA), Amerika serikat (AS). Saat berada di ketinggian sekitar 36.000 kaki, kapten melaporkan melihat sesuatu dari atas menghantam kaca depan kokpit pesawat.

    Pilot juga melaporkan tertimpa pecahan kaca. Sebagian tubuhnya terluka.


    Akibat insiden tersebut, pesawat Boeing 737 MAX itu dialihkan ke Salt Lake City dan berhasil mendarat dengan selamat.

    Setelah peristiwa itu muncul berbagai spekulasi benda apa yang mungkin menabrak pesawat pada ketinggian tersebut, mulai dari puing-puing antariksa hingga meteor.

    Kini, penyebab peristiwa itu mulai teridentifikasi. John Dean, salah satu pendiri dan CEO WindBorne Systems, perusahaan teknologi asal AS yang mengembangkan balon pintar (smart weather balloons) untuk memantau cuaca dan atmosfer secara real time, mengatakan benda tersebut kemungkinan besar adalah salah satu balon cuaca yang diluncurkan perusahaannya.

    “Pada Kamis, 16 Oktober, Foreign Object Debris (FOD) menghantam kaca depan UA1093, pesawat 737 MAX, pada ketinggian sekitar 36.000 kaki. WindBorne mulai menyelidiki insiden ini pada Minggu, 19 Oktober, dan kami yakin FOD tersebut kemungkinan besar adalah balon WindBorne,” pernyataan perusahaan WindBorne Systems, seperti dilansir Stuff, Kamis (23/10/2025).

    “Kami bersyukur sampai saat ini, sepengetahuan kami, tidak ada cedera serius dan tidak ada kehilangan tekanan kabin,” pernyataan perusahaan itu.

    “WindBorne telah meluncurkan lebih dari 4.000 balon hingga saat ini. Kami telah berkoordinasi dengan FAA sepanjang sejarah perusahaan dan mengajukan NOTAM (Notice to Air Missions-peringatan penerbangan) untuk setiap balon yang kami luncurkan. Sistem ini dirancang agar aman jika terjadi tabrakan di udara,” pernyataan ditambahkan.

    Dean kecewa atas insiden yang melibatkan balon cuaca milik perusahaannya. Dia sangat cemas terhadap para penumpang penerbangan UA1093.

    “Saya terkejut melihat kaca di bagian dalam pesawat pecah. Ini benar-benar mengkhawatirkan dan tidak bisa diterima, apa pun peraturannya. Apalagi sampai menyebabkan pilot terluka. Saya sama sekali tidak bisa menerima hal ini,” tulis Dean di platform X.

    Perusahaan tersebut juga menambahkan bahwa mereka bekerja sama dengan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) dan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) untuk investigasi lebih lanjut.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bakal Ada Feeder LRT Harjamukti-Mekarsari, 2 Investor Sudah Tertarik

    Bakal Ada Feeder LRT Harjamukti-Mekarsari, 2 Investor Sudah Tertarik


    Jakarta

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana membangun rute pengumpan alias feeder LRT Jabodebek rute Dukuh Atas-Bogor yang saat ini terhenti di stasiun Harjamukti (Cibubur). Feeder ini rencananya akan dibangun dari Stasiun LRT Harjamukti hingga kawasan wisata Mekarsari dan sekitarnya.

    Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA, Arif Anwar, mengatakan saat ini rencana pembangunan feeder di Stasiun LRT Harjamukti hingga kawasan Mekarsari masih dalam tahap studi kelayakan alias feasibility study (FS).

    Menurutnya, studi kelayakan angkutan feeder ini sudah mulai dilakukan sejak pada 9 Oktober kemarin, usai pihaknya bersama pemangku kepentingan lain mengikuti acara investor gathering proyek tersebut.


    “Jadi pada 9 Oktober kemarin, betul kami juga diundang ya dalam acara kick-off meeting terkait dengan penyusunan FS feeder LRT Jabodebek dari Harjamukti,” kata Arif dalam acara press background di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).

    Dalam hal ini, ia mengatakan salah satu investor yang tertarik untuk melakukan kajian ini adalah PT Minsky Cakrawala Nusa (MCN) bersama Malcon Group dan Unitsky Nusantara Technologies.

    “Salah satu proyek yang kita tawarkan ke para investor adalah mengenai feeder LRT Jabodebek tadi. Ini salah satu investor yang tertarik untuk menindaklanjuti investor gathering kemarin kalau tidak salah dari PT Minsky dan posisi saat ini mereka sedang mengerjakan studi,” ucapnya.

    Meski begitu, ia sendiri belum mengetahui kapan studi kelayakan ini akan rampung, karena sepenuhnya dilakukan oleh swasta. Selain itu Arif juga belum bisa memastikan bentuk feeder yang akan digunakan nanti, apakah tetap kereta gantung atau skytrain seperti yang diusulkan sebelumnya atau feeder lainnya.

    “Jadi FS-nya kita lepas ke investor ya untuk melakukan studi kira-kira nanti seperti apa, kalau memang sudah selesai disampaikan ke kami, akan kami lakukan evaluasi terhadap FS itu,” terangnya.

    Begitu juga terkait rencana anggaran pembangunan feeder di LRT Harjamukti itu, akan menggunakan investasi swasta murni atau masih menggunakan APBN juga belum diketahui. Namun yang pasti pihaknya akan menyambut baik jika perusahaan memang siap untuk melakukan pembangunan dengan dana investasi murni.

    “Nah nanti selanjutnya apakah itu akan dilakukan berupa investasi murni gitu, kalau memang dari FS itu ternyata si perusahaan tadi siap melakukan pembangunan ya kami persilakan, kami persilakan untuk membangun,” sambung Arif.

    Sebagai informasi, rencana pembangunan feeder untuk mengintegrasikan layanan LRT dan MRT ini sempat disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. Rencananya bentuk feeder tersebut akan menggunakan Skytrain atau kereta gantung.

    “Memang kami punya rencana mengenai feeder LRT dan MRT itu dengan menggunakan Skytrain. Itu dari Mekarsari untuk feeder LRT di Cibubur dan feeder MRT,” kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis malam (8/5/2025).

    Dudy menyampaikan alasan memilih menggunakan Skytrain tersebut lantaran pembangunan tersebut tidak membutuhkan banyak lahan serta biaya yang dikeluarkan dalam pembangunan dan operasionalnya lebih murah. Selain itu, moda transportasi Skytrain dinilainya lebih cocok menjangkau ke berbagai pemukiman warga.

    Terkait rute Skytrain, Dudy mengatakan untuk feeder Skytrain LRT Jabodebek ini akan menghubungkan dari Stasiun Stasiun LRT Harjamukti hingga ke Mekarsari. Sementara feeder Skytrain MRT ini akan menghubungkan dari Stasiun MRT Lebak Bulus hingga ICE BSD.

    Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Jenderal Kemenhub Antoni Arif Priadi mengatakan, skytrain akan menjadi proyek unggulan non-APBN atau kemitraan yang dibesut Kemenhub tahun ini. Nantinya, proyek ini dikerjasamakan pembangunannya dengan swasta.

    Selain Jakarta, skytrain juga akan dibangun di beberapa kota besar lainnya. Menurutnya proyek ini bisa menyediakan transportasi massal kereta yang murah karena hanya butuh lahan yang kecil untuk pembangunannya sarana prasarananya.

    “Ada beberapa kabupaten kota yang tanahnya akan digunakan untuk ini. Kecil pak, nggak beli tanah lebar-lebar. Ini pakai tiang di pinggir jalan aja. Ini salah satu agar kita tak bebaskan tanah yang besar,” kata Antoni dalam acara detikcom Regional Summit Jawa Barat, Senin (19/5/2025)

    Tonton juga video “Penumpang Harian LRT Jabodebek Tembus 96 Ribu di 2025” di sini:

    (igo/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Toko Bangunan di Kota Bogor Kebakaran, 8 Mobil Damkar Dikerahkan

    Toko Bangunan di Kota Bogor Kebakaran, 8 Mobil Damkar Dikerahkan


    Bogor

    Toko bangunan atau material terbakar di samping exit Tol Kayu Manis Tol Bogor Outo Ring Road (BORR) Jl Sholeh Iskandar, Kota Bogor. Delapan unit pemadam kebakaran (damkar) hingga BPBD melakukan penanganan.

    Warga di lokasi bernama Santo (56) mengatakan kebakaran toko bangunan diketahui terjadi sekitar pukul 19.15 WIB. Objek terbakar merupakan toko bangunan atau material yang menjual cat hingga tiner.

    “Kejadiannya tadi sekitar jam 19.00 WIB. Saya lagi nongkrong, dari jauh saya lihat kok kaya ada kebakaran. Asap tebel banget, saya cek, ternyata di dalam api sudah besar,. Langsung saya laporan ke damkar sama BPBD,” kata Santo saat ditemui di lokasi, Kamis (23/10/2025).

    “Yang terbakar ini toko bangunan, jadi memang di dalam banyak cat sama tiner juga. Kalau kayu ada di belakang bangunannya,” imbuhnya.

    Pantauan detikcom, api yang membakar toko bangunan masih membara di bagian dalam hingga pukul 20.00 WIB. Sejumlah petugas pemadam kebakaran tampak berupaya melakukan penanganan.

    Sebanyak delapan unit damkar dari Kota dan Kabupaten Bogor sudah berada di lokasi untuk penanganan. Unit penyaluran air milik BPBD hingga mobil rescue turut terjun ke lokasi.

    Lokasi kebakaran juga banyak didatangi warga yang ingin melihat langsung. Sementara petugas kepolisian terlihat standby di lokasi.

    Lihat juga Video ‘Kebocoran Gas Picu Kebakaran di Bogor, 10 Kios Ludes’:

    (sol/isa)



    Sumber : news.detik.com

  • Polusi Mikroplastik Tingkatkan Resistensi Antimikroba

    Polusi Mikroplastik Tingkatkan Resistensi Antimikroba


    Jakarta

    Kontaminasi mikroplastik yang berlebihan dapat memicu antimicrobial resistance (AMR) atau resistensi antimikroba. Sebuah penelitian baru mengungkap, masalah ini semakin meningkat di seluruh dunia.

    Laporan yang diterbitkan dalam The Journal of Hazardous Materials menemukan bahwa plastik berperan sebagai wadah bagi biofilm, komunitas bakteri dan mikroba lain yang menempel pada permukaannya. Biofilm ini dapat mempercepat penyebaran resistensi obat dengan menciptakan lapisan pelindung yang menghalangi masuknya antibiotik ke dalam mikroba, dan membantu gen resistensi untuk bertransmisi lebih mudah dalam komunitas biofilm.


    Plastik menjadi masalah bagi AMR

    Laporan tersebut memperingatkan bahwa plastik dapat berperan dalam mendorong pengembangan dan penularan AMR sepanjang seluruh siklus hidupnya. Selama ekstraksi bahan baku untuk industri bahan bakar fosil, termasuk minyak mentah, gas alam, dan batu bara, biosida digunakan untuk mencegah bakteri mengkolonisasi pipa dan peralatan pengangkut minyak atau cairan tambang.

    Bahan kimia ini dapat terlepas secara tidak sengaja ke lingkungan, memicu AMR di area yang terdampak tumpahan. Paparan mikroba terhadap konsentrasi biosida yang dapat memicu munculnya resistensi dan penyebaran gen resistensi dalam komunitas biofilm.

    Demikian pula, zat aditif yang digunakan untuk meningkatkan kualitas plastik dalam industri kemasan dapat mendorong pertumbuhan mikroba yang resistan terhadap antibiotik, terutama pada orang yang terpapar bahan kimia yang larut dari kemasan makanan melalui saluran pencernaan atau pernapasan.

    Makanan panas, misalnya, meningkatkan pelarutan logam berat dari plastik, yang beberapa di antaranya dapat membantu pertumbuhan mikroba yang resistan. Kekhawatiran utamanya adalah partikel plastik kecil ini bertindak sebagai permukaan bagi mikroorganisme untuk menempel dan membentuk biofilm.

    “Di dalam biofilm ini, bakteri dapat secara selektif mengakumulasi gen resistensi antimikroba dan spesies patogen, menciptakan ekosistem mikroba unik yang berbeda dari perairan di sekitarnya,” kata Keerthi Guruge, ilmuwan dari National Agricultural and Food Research Organization (NARO) Jepang, dikutip dari Nature.

    Tahapan lain dalam siklus hidup plastik juga dapat menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi mikroba yang resistan terhadap obat, termasuk tempat pembuangan sampah dan pabrik daur ulang plastik. TPA mengakumulasi kontaminan kimia, dan curah hujan yang tinggi dapat menyebarkannya ke tanah dan air tanah di sekitarnya, menciptakan reservoir mikroba AMR.

    “Pada tahap ini, sangat sulit untuk mengukur kontribusi relatif mikroplastik dalam mendorong evolusi dan penyebaran AMR,” kata Emily Stevenson dari University of Exeter Medical School di Inggris, yang turut menulis laporan tersebut.

    “Yang kami ketahui adalah bahwa mikroplastik dan entitas AMR seperti gen, bakteri, patogen, dan residu antibiotik hidup berdampingan di beberapa kompartemen lingkungan, terutama air limbah, limbah padat, dan pelarutan TPA,” tambahnya.

    Mikroba menyukai plastik

    Mikroplastik telah menjadi masalah polusi global. Mikroplastik mengapung di laut, sungai, danau, dan bahkan di air minum. Sebuah tinjauan tentang mikroplastik dan AMR dalam sistem perairan yang ditulis oleh Guruge dan rekan-rekannya, dan diterbitkan di NanoImpact pada Mei 2025, melaporkan bahwa gen yang resistan terhadap antibiotik lebih kaya pada mikroplastik dibandingkan pada substrat non-plastik.

    Kesimpulannya adalah bahwa mikroplastik dapat secara selektif mendorong pertumbuhan mikroorganisme patogen dan berperan sebagai pembawa resistensi antibiotik di lingkungan perairan. Kombinasi mikroplastik dengan polutan lain dalam sistem air tawar dapat semakin meningkatkan potensi dampaknya terhadap kesehatan, demikian peringatan laporan tersebut.

    “Kekhawatiran utamanya adalah partikel plastik kecil ini bertindak sebagai permukaan bagi mikroorganisme untuk menempel dan membentuk biofilm,” kata Guruge.

    “Di dalam biofilm ini, bakteri dapat secara selektif mengakumulasi gen resistensi antimikroba dan spesies patogen, menciptakan ekosistem mikroba unik yang berbeda dari perairan di sekitarnya,” tambahnya.

    Pada 2023, sekitar satu dari enam infeksi bakteri yang dikonfirmasi laboratorium di seluruh dunia disebabkan oleh strain yang resistan terhadap antibiotik. Penelitian ini menjelaskan bagaimana plastik yang dilapisi biofilm ini dapat terkumpul dalam ‘plastiome’, menyebarkan kuman dan gen berbahaya yang membuat infeksi lebih sulit diobati.

    Mikroplastik yang tahan lama dan mudah bergerak dapat membawa bakteri dan gen yang resistan terhadap obat lintas batas, dari darat ke laut, bahkan ke dalam rantai makanan. Baik AMR maupun mikroplastik merupakan tantangan lingkungan dan kesehatan masyarakat global.

    “Interaksi keduanya dapat membuat keduanya lebih berbahaya jika digabungkan daripada jika dipisahkan,” ujar Guruge.

    Beberapa negara berisiko lebih tinggi

    Penelitian tentang hubungan antara mikroplastik dan AMR masih dalam tahap awal, dengan studi yang sejauh ini dilaporkan dari Jepang, China, dan beberapa negara Eropa. Namun, karena mikroplastik tersebar secara global, dari Arktik hingga sedimen laut dalam, kemungkinan besar masalah ini tersebar luas di semua wilayah.

    Negara-negara berkembang mungkin sangat rentan, karena terbatasnya fasilitas pengolahan air limbah dan infrastruktur pengelolaan limbah meningkatkan risiko pencemaran mikroplastik dan penyebaran mikroba resistan yang tidak terkendali.

    Para ahli yang menangani AMR menyoroti meningkatnya ancaman di negara-negara dengan sistem kesehatan yang lemah. Laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia WHO tentang AMR menggemakan kekhawatiran ini.

    Berdasarkan lebih dari 23 juta infeksi yang dikonfirmasi secara bakteriologis di 104 negara, dan perkiraan resistensi terhadap 22 antibiotik terhadap delapan patogen bakteri umum, ditemukan bahwa pada 2023, sekitar satu dari enam infeksi bakteri yang dikonfirmasi laboratorium di seluruh dunia disebabkan oleh strain yang resistan terhadap antibiotik.

    Resistensi tertinggi terjadi di kawasan Asia Tenggara dan Mediterania Timur (hampir satu dari tiga infeksi), diikuti oleh Kawasan Afrika (satu dari lima), semuanya di atas median global. Resistensi lebih rendah di Kawasan Eropa (satu dari sepuluh) dan terendah di Kawasan Pasifik Barat (satu dari sebelas), menunjukkan disparitas regional yang lebar.

    Mengingat AMR dan mikroplastik hidup berdampingan di tempat pembuangan sampah dan air limbah, hal ini merupakan kondisi yang sangat memprihatinkan, mengingat mikroplastik dapat memengaruhi beban, persistensi, dan penyebaran AMR.

    Artinya, di wilayah dunia yang pengelolaan limbahnya kurang efektif, mungkin terdapat lebih banyak kontaminan, dan karenanya bebannya mungkin lebih besar.

    “Di banyak negara berkembang, antibiotik seringkali diresepkan secara berlebihan, terkadang bahkan ketika tidak diperlukan secara medis,” kata Guruge.

    Emily Stevenson dari Fakultas Kedokteran University of Exeter menyebutkan, pertahanan terkuat adalah meningkatkan pengelolaan limbah untuk menghentikan masuknya kontaminan ini ke lingkungan sejak awal.

    Akses antibiotik yang dijual bebas atau daring semakin memicu penyalahgunaan, menciptakan tekanan selektif yang mendorong bakteri resistan yang membawa gen resistansi antibiotik untuk berkembang biak.

    “Ketika air limbah yang tidak diolah atau diolah dengan buruk dari rumah tangga, rumah sakit, dan industri masuk ke lingkungan, air tersebut membawa residu antibiotik dan bakteri resisten,” ujarnya.

    “Dikombinasikan dengan keberadaan mikroplastik, yang menyediakan permukaan stabil bagi pertumbuhan mikroba, kondisi ini menciptakan lingkungan ideal untuk amplifikasi dan pertukaran gen resistensi, yang memperburuk krisis AMR,” tambahnya lagi.

    Kekhawatiran serupa juga muncul di tempat lain. Misalnya, sebuah studi Jerman baru-baru ini, yang diterbitkan di Nature, mendeteksi jumlah bakteri patogen yang lebih tinggi dalam sampel air Sungai Oder yang terkontaminasi plastik, menggarisbawahi bagaimana polusi dapat mempercepat penyebaran resistensi di ekosistem alami.

    Sebagai prioritas, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami sepenuhnya mekanisme mikroplastik memengaruhi AMR di lingkungan, serta konsekuensinya bagi manusia dan hewan,. Sejauh ini, mitigasi paling sederhana menurut para peneliti adalah meningkatkan pengelolaan sampah untuk mencegah kontaminan ini memasuki lingkungan sejak awal.

    (rns/rns)



    Sumber : inet.detik.com

  • Maskapai AirAsia Pindah ke Terminal 2E untuk Rute Domestik

    Maskapai AirAsia Pindah ke Terminal 2E untuk Rute Domestik



    Jakarta

    AirAsia memindahkan seluruh penerbangan rute domestiknya ke terminal 2E Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK). Adapun, penerbangan internasional tetap di 2F.

    Dikutip dari situsnya, perubahan ini mulai diterapkan pada Minggu (26/10/2025) pukul 03.00 WIB. Sebelumnya, rute dalam negeri Indonesia AirAsia berada di terminal 1A.

    “Kami berharap penumpang bisa menikmati fasilitas lebih lengkap dengan mudah, terutama untuk yang akan melanjutkan penerbangan ke rute internasional di terminal 2F atau sebaliknya. Kami telah menyiapkan langkah pendukung atar proses perpindahan berjalan dengan baik,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman.


    Selama transisi, maskapai AirAsia menyiapkan petugas lapangan di terminal 1A dan 2E yang akan memandu penumpang. Petugas akan membantu penumpang menemukan lokasi kedatangan dan keberangkatan yang baru. Indonesia AirAsia juga menyiapkan shuttle gratis tiap 15 menit yang beroperasi dari 1A ke 2E.

    Captain Sadikin mengatakan pemindahan terminal adalah bukti maskapai untuk memberikan layanan terbaik bagi penumpang. Dengan pembuktian komitmen ini, penumpang bisa memperoleh layanan dan pengalaman terbaik. Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang, pemindahan ini dapat meningkatkan efisiensi operasional maskapai.

    Dalam proses pemindahan ini, maskapai menyarankan penumpang selalu update informasi di email, pesan pendek, aplikasi AirAsia MOVE. Penumpang juga disarankan tiba di bandara tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, sehingga tersedia cukup waktu untuk pindah terminal dan check-in manual di konter penerbangan.

    Sebagai info tambahan, setiap penumpang hanya boleh membawa bagasi kabin maksimal 7 kg. Jika lebih dari batas maksimal tersebut, penumpang wajib mendaftarkan bawaannya sebagai bagasi check-in di konter keberangkatan. Penumpang AirAsia telah memperoleh jatah bagasi terdaftar sesuai aturan yang berlaku.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pemerintah Siap Buka Langit RI untuk Drone Komersial Akhir 2026

    Pemerintah Siap Buka Langit RI untuk Drone Komersial Akhir 2026


    Jakarta

    Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan pesawat tanpa awak atau drone komersial (Advanced Air Mobility/AAM) dapat beroperasi di Indonesia pada akhir 2026. Saat ini, dua produsen lokal disebut telah siap memproduksi drone tersebut.

    Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Sokhib Al Rohman, menjelaskan pihaknya tengah menyiapkan regulasi dan infrastruktur pendukung untuk menghadapi era baru transportasi udara ini.

    “Kami sudah on track dalam menyusun dan menyambut teknologi ini. Menteri Perhubungan juga sangat concern agar AAM dapat segera diterapkan. Harapannya, pada Desember 2026 sudah ada satu yang beroperasi secara komersial,” ujar Sokhib di Jakarta, Kamis (23/10/2025).


    AAM merupakan sistem drone yang mampu mengangkut penumpang maupun logistik. Hingga saat ini, Kemenhub telah mencatat sekitar 5.000 drone kecil yang terdaftar secara digital dan menerbitkan lebih dari 11.000 sertifikat pilot jarak jauh.

    Meski regulasi untuk drone berkapasitas besar masih dalam tahap penyusunan, Sokhib menyebut Indonesia siap menghadapi perkembangan teknologi ini.

    “Bahkan secara global, belum ada negara yang memiliki regulasi matang untuk industri ini. Namun Indonesia sudah menyiapkan aspek teknis mulai dari sertifikasi pilot, registrasi, desain pesawat, hingga pengaturan ruang udara,” jelasnya.

    Sokhib menambahkan, regulasi tersebut juga merujuk pada pedoman ICAO Annex 6 Part 4 yang baru diterbitkan pada 2024, terkait sistem pesawat tanpa awak jarak jauh (Remote Pilot Aircraft System).

    Tonton juga video “Kecanggihan Drone Kargo Listrik DF-L100, Nggak Perlu Pilot dan Berbasis AI” di sini:

    (rea/rrd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Melayu Punya Sejarah Luar Biasa

    Melayu Punya Sejarah Luar Biasa


    Jakarta

    Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengatakan konvensi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) menjadi ajang penting untuk mempererat hubungan budaya dan keislaman antarnegara. Sultan menilai konvensi DMDI menjadi momentum untuk memperkuat kejayaan Melayu.

    Hal ini disampaikan Sultan dalam konferensi pers welcome dinner Konvensi DMDI, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Acara ini juga dihadiri oleh Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra; mantan Menko Polhukam, Mahfud Md; serta perwakilan dari 18 negara.

    “Buat saya Melayu yang punya sejarah yang luar biasa, bukan hanya di literasinya, tapi juga bagaimana sejarah Melayu, peradaban yang panjang sekali, Prof Yusril pasti lebih paham dari pada kami yang muda-muda,” kata Sultan.

    “Nah, kami coba bangkitkan, kami coba bangkitkan bagaimana sejarah kebesaran Melayu itu mulai diangkat,” sambungnya.

    Sultan mengatakan DMDI telah berdiri sejak 2000. Dia mengatakan saat ini DMDI memasuki fase penting dalam memperkuat jejaring antarnegara rumpun Melayu.

    Dia mengatakan DMDI ke-23 dihadiri oleh seluruh pengurus DMDI seluruh Indonesia dan 18 negara. Sultan menargetkan DMDI akan mengunjungi 23 negara yang memiliki akar budaya Melayu.

    “Target kita sebenarnya seluruh dunia yang punya rumpun Melayu, ada berapa? 23 negara, itu akan kita kunjungi, demi membangkitkan kembali sejarah Melayu. Nah, sejarah Melayu itu luar biasa, saya tiap hari belajar,” ujarnya.

    Sementara itu, Yusril mengaku bahagia hadir dalam acara tersebut. Yusril mengatakan Melayu memiliki konsep yang sangat luas.

    “Konsep Melayu yang sangat luas sebenarnya, bukan konsep etnik karena Melayu didefinisikan dalam konstitusi atau pelembagaan Malaysia adalah sebagai orang yang bertutur kata bahasa Melayu, mengamalkan adat Islam Melayu dan beragama Islam,” ujarnya.

    “Jadi bukan merupakan konsep etnik, tapi lebih merupakan konsep budaya dan konsep agama dan saya kira kalau kita menggunakan konsep itu, maka banyak orang Melayu di dunia ini,” imbuhnya.

    Lihat juga Video ‘Makna Anugerah Adat Melayu Ingatan Budi Bagi Kapolri’:

    (amw/isa)



    Sumber : news.detik.com