Tag: lamine yamal

  • Saat Flick Tak Lagi Beri Pujian Khusus ke Pemain Barca


    Sant Joan Despi

    Pelatih Barcelona Hansi Flick menegaskan kemenangan 6-0 atas Valencia merupakan kerja sama tim. Ia enggan memberi pujian khusus bagi satu atau dua orang pemain Blaugrana di laga tersebut.

    Bertanding di Estadi Johann Cruyff, Senin (15/9/2025) dini hari WIB, Barcelona yang tampil dominan sejak awal hanya unggul satu gol melalui Fermin Lopez di babak pertama. Namun selepas turun minum, Blaugrana langsung menggila.

    Raphinha, yang kabarnya tak menjadi starter karena dihukum usai telat datang ke sesi jelang laga, masuk di babak kedua untuk mencetak dua gol di menit ke-53 dan 66. Lopez lalu juga mencetak gol keduanya pada menit ke-56.


    Robert Lewandowski yang masuk menggantikan Ferran Torres melengkapi pesta Barca dengan gol di menit ke-76 dan 86. Dengan penguasaan bola 73 persen dan 24 tembakan, tuan rumah sangat layak menang. Valencia hanya melepaskan dua percobaan sepanjang laga.

    “Para pemain inti bermain dengan fantastis, namun pemain pengganti yang masuk juga brilian. Seluruh tim berada pada level yang hebat,” ujar Flick usai laga, dikutip Marca.

    Pada jumpa pers kali ini, Flick yang biasanya tak masalah memberikan pujian khusus pada satu pemain kini tampak menghindari itu. Diyakini ini merupakan efek dari hasil melawan Rayo Vallecano.

    Pada laga terakhir sebelum jeda internasional itu, Barca ditahan 1-1, bahkan nyaris kalah. Flick lalu mengkritik para pemainnya untuk tidak bersikap egois di lapangan dan lebih mengutamakan tim.

    “Hal terpenting bagi saya adalah ketika bursa transfer ditutup, semua orang berkomitmen 100 persen. Penting untuk tidak ada ego karena itu akan mematikan peluang sukses,” pelatih asal Jerman itu melanjutkan.

    Saat ditanya mengenai absennya Lamine Yamal, Flick tak ambil pusing. “Tidak masalah siapa yang absen. Frenkie de Jong dan (Alejandro) Balde juga tidak ada. Kami punya tim fantastis dan akan ada kesempatan untuk semua orang. Tim ini sangat brilian di setiap posisi,” jelasnya.

    Ia pun tak pilih kasih antara Torres dan Lewandowski. “Tiga poin ini sempurna, dan bagi saya, sangat menyenangkan bisa memilih antara Ferran dan Lewandowski. Saya sangat senang memiliki pemain berkualitas di posisi ini,” tegas Flick.

    (adp/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lamine Yamal Tak Marah soal Kontroversi Pesta Ulang Tahunnya


    Barcelona

    Nama Lamine Yamal tercoreng akibat skandal pesta ulang tahun ke-18 yang penuh kontroversi. Bintang Barcelona itu tak marah dengan isu-isu miring tersebut.

    Yamal mengadakan pesta ulang tahunnya yang ke-18 tahun pada Juli 2025. Perayaan bahagia itu diwarnai berbagai kontroversi, hingga tuntutan dari Asosiasi Penyandang Akondroplasia dan Displasia Skeletal dengan Dwarfisme (ADEE).

    Dalam acara tersebut, Yamal dituding mengeksploitasi orang-orang mini sebagai objek hiburan. Kementerian Hak-hak Sosial Spanyol meminta jaksa penuntut umum melakukan penyelidikan, menyusul kecaman dari ADEE.


    Kontroversi tak berhenti sampai di situ. Yamal juga diklaim meminta gadis-gadis pirang dengan ukuran dada spesifik buat datang ke pestanya.

    Klaim tersebut dilontarkan model Spanyol, Claudia Calvo, yang diundang Yamal ke pesta ulang tahunnya. Dia menolak tawaran itu karena risih diminta Yamal membantu merekrut tujuh gadis pirang berukuran dada besar untuk ikut serta dalam pesta.

    Pesta ulang tahun ke-18 yang penuh kontroversi menambah isu-isu negatif kehidupan di luar lapangan Lamine Yamal. Penggawa Timnas Spanyol itu sebelumnya dikaitkan dengan wanita-wanita yang usianya jauh lebih tua, hingga berusaha mengajak eks bintang porno datang ke rumahnya.

    Lamine Yamal mengadakan pesta ulang tahun ke-18 pada 13 Juli 2025 di Barcelona, Spanyol.Lamine Yamal mengadakan pesta ulang tahun ke-18 pada 13 Juli 2025 di Barcelona, Spanyol. (Foto: Dok. Instagram/@lamineyamal)

    Lamine Yamal angkat bicara dua bulan setelah menggelar pesta ulang tahun ke-18. Dia menuduh isu-isu tersebut sebagai upaya untuk mencoreng namanya, serta menganggap Claudia Calvo berbohong.

    “Saya tidak marah. Pada akhirnya, mereka mencoba menodainya dengan berbagai cara,” kata Yamal dalam wawancara podcaster Spanyol Jose Ramon de la Morena belum lama ini, dikutip dari Mundo Deportivo.

    “Beberapa hari sebelum pesta ulang tahun saya, seorang perempuan berbohong, mengatakan saya memilih gadis-gadis dengan cara ini dan itu, lalu soal para pelayan,” pungkasnya.

    (bay/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ballon d’Or Jadi Mimpi Terbesar Lamine Yamal


    Barcelona

    Lamine Yamal berambisi memenangkan Ballon d’Or. Baginya itu akan jadi prestasi individu terbesar dalam kariernya.

    Yamal masuk nominasi peraih Ballon d’Or 2025. Hal ini tak lepas dari performa gemilangnya bersama Barcelona dan Timnas Spanyol.

    Bersama Barcelona, Yamal mengumpulkan 18 gol dan 25 assist di musim 2024/2025. Dia juga mempersembahkan tiga gelar domestik buat Los Cules, termasuk Liga Spanyol.


    Di Timnas Spanyol Yamal juga tampil gacor. Pesepakbola berusia 18 tahun itu mengoleksi 6 gol dan 12 assist dari 23 pertandingan di semua kompetisi.

    Lamine Yamal menghadapi persaingan Ballon d’Or dengan beberapa nama top. Salah satunya Ousmane Dembele yang tampil luar biasa membawa Paris Saint-Germain meraih treble-winners.

    Yamal tak menutupi keinginannya meraih Ballon d’Or 2025. Dia pun optimis bisa memenangkan Si Bola Emas di masa depan apabila gagal mendapatkannya tahun ini.

    “Tentu saja itu akan jadi mimpi. Ballon d’Or adalah salah satu penghargaan terhebat yang bisa diterima seorang pesepakbola,” kata Yamal, dilansir dari Mundo Deportivo.

    “Aku mungkin akan merayakannya bersama keluarga dan teman-temanku, yang selalu ada untukku,” dia menambahkan.

    “Ya, tentu saja. Memenangkan Ballon d’Or di usia 18 tahun akan luar biasa, tapi kalau itu tidak datang sekarang, aku akan terus berusaha untuk menjadi lebih baik setiap hari. Begitulah adanya,” jelasnya.

    (bay/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lamine Yamal Cedera


    Barcelona

    Lamine Yamal dikonfirmasi mengalami cedera. Winger Barcelona itu bakal absen saat melawan Valencia.

    Kabar itu dibagikan Hansi Flick dalam sesi konferensi pers, Sabtu (13/9/2025). Melansir BBC, Yamal mengalami cedera pangkal paha, yang dideritanya usai membela Timnas Spanyol.

    “Lamine tidak akan tersedia (untuk melawan Valencia), amat disayangkan. Dia bermain dengan timnas meski merasa sakit,” kata Flick,


    Yamal sebelumnya dimainkan Spanyol di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia turun menjadi starter melawan Bulgaria dan Turki.

    Pemain berusia 18 tahun itu tampil 73 dan 79 menit di masing-masing laga. Lamine Yamal bersinar dengan bikin 3 assist dan membantu Spanyol menang telak atas lawan-lawannya. Kembali ke Barcelona, Yamal malah cedera.

    Pertandingan melawan Valencia akan digelar di Estadi Johan Cruyff, Senin (15/9/2025) dini hari WIB. Barcelona sementara baru mengemas 7 poin dari 3 laga sebelumnya di LaLiga.

    Setelah laga melawan Valencia, Barcelona juga akan melawan Newcastle United di Liga Champions. Yamal tentu diragukan kondisinya jelang laga tersebut.

    Musim ini, Lamine Yamal langsung berperan penting bagi Barcelona. Pemain yang baru diwarisi nomor 10 itu sudah mencetak 2 gol dan 3 assist untuk Blaugrana.

    (yna/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lamine Yamal ‘Stecu’ meski Dikritik di Luar Lapangan


    Barcelona

    Lamine Yamal kerap dikritik karena tingkah dan kehidupannya di luar lapangan. Bintang Barcelona ini tetap ‘stecu’, alias setelan cuek, menyikapi kritikan itu.

    Kehidupan pribadi Yamal kerap jadi sorotan. Pemain berusia 18 tahun itu beberapa kali bikin kontroversi, mulai dari relasinya dengan gadis-gadis berusia lebih tua hingga tuduhan eksploitasi orang-orang mini saat menggelar pesta ulang tahun ke-18.

    Alhasil, kritikan pun menyasar Yamal atas apa yang dilakukan di luar lapangan. Dia dianggap arogan dan kena star syndrome karena sudah meraih prestasi di usia remaja.


    Lamine Yamal memang jadi pemain muda paling potensial dalam generasi sekarang. Penggawa Timnas Spanyol itu sudah mempersembahkan trofi LaLiga buat Barcelona, serta gelar Piala Eropa bersama Tim Matador.

    Yamal bahkan digadang-gadang sebagai pemenang dalam Ballon d’Or 2025. Dia pun tak peduli dengan omongan-omongan miring selama masih bisa menunjukkan aksinya di lapangan.

    “Akhir-akhir ini, lebih banyak pembicaraan tentang apa yang saya lakukan di luar lapangan daripada di lapangan. Namun, mereka membicarakan saya karena apa yang saya lakukan di lapangan,” kata Yamal, dilansir dari AS Diario.

    “Jika saya bermain untuk Mataro (klub lokal Catalonia), pesta ulang tahun saya tidak akan berdampak sebesar itu. Saya tidak terpengaruh oleh apa yang orang katakan,” sambungnya.

    “Saya menyadari semua yang terjadi dalam hidup saya akan dibicarakan dan banyak yang direkayasa. Saya tidak terlalu peduli. Pada akhirnya, saya sudah mengatakannya di hari perpanjangan kontrak saya, baik yang baik maupun yang buruk, saya hanya mendengarkan lingkaran pertemanan saya, yang benar-benar tahu banyak hal dan apa yang penting.”

    “Itu adalah sesuatu yang menguntungkan saya dan sangat membantu saya karena Anda tidak akan pernah mendengar Lamine sedih atau bahagia karena sesuatu yang dikatakan orang lain. Saya melanjutkan jalan saya, saya melanjutkan mentalitas saya, yang saya yakini telah membawa saya ke sini,” Yamal menegaskan.

    (bay/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Bohong Kalau Aku Tak Mau Menang Ballon d’Or!


    Barcelona

    Lamine Yamal tak malu-malu mengungkapkan keinginannya. Dia punya ambisi meraih gelar Ballon d’Or tahun ini.

    Football France selaku operator Ballon d’Or sudah merilis daftar 30 kandidat pemenang Si Bola Emas. Di antara nama tersebut, terselip nama Lamine Yamal.

    Masuknya Yamal dalam daftar pemenang bukan tanpa sebab. Pemain berusia 18 tahun ini tampil gemilang bersama Barcelona dengan memenangkan titel Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.


    Sebanyak 18 gol dan 25 assist dibukukan Yamal di Barcelona sepanjang 2024/2025. Jebolan La Masia ini mengungguli top skor Barcelona Robert Lewandowski (42 gol, 3 assist), dan hanya kalah dari Raphinha (34 gol, 25 assist).

    Lamine Yamal harus bersaing dengan nama-nama tenar lain semisal Raphinha (Barcelona) dan Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain) dalam Ballon d’Or 2025. Pemenang akan ditentukan dengan sistem voting dari jurnalis sepakbola ternama, presiden klub hingga kapten dari setiap tim nasional di seluruh dunia.

    Malam penghargaan Ballon d’Or 2025 dijadwalkan pada 22 September di Theatre du Chatelet, Paris. Lamine Yamal berharap dirinya yang mampu mengangkat trofi Si Bola Emas.

    “Memenangkan Liga Champions bersama Barca akan luar biasa. Setiap pemain ingin memenangkan Ballon d’Or; siapa pun yang mengatakan sebaliknya sudah pasti berbohong,” kata Yamal, dikutip dari AS Diario.

    “Berada dalam perbincangan [Ballon d’Or] di usia 18 tahun adalah sesuatu yang patut dihargai, dan aku harap itu terjadi,” tegasnya.

    (bay/ran)





    Sumber : sport.detik.com

  • Carvajal Bela Yamal dari Kritik: Fokus ke Performanya Saja


    Jakarta

    Lamine Yamal kerap dikritik atas sikapnya di dalam maupun luar lapangan. Kapten Real Madrid Dani Carvajal menyebut Yamal sebaiknya dinilai di atas lapangan saja.

    Kehidupan Yamal di luar lapangan belakangan kerap menjadi sorotan. Mulai dari pesta ulang tahunnya yang penuh kontroversi sampai hubungan asmaranya dengan perempuan yang lebih tua.

    Di dalam lapangan, Yamal juga tidak jarang dicap arogan. Kendati demikian, pesepakbola berusia 18 tahun itu tetap menjadi salah satu pilar penting Barcelona.


    Carvajal pun meminta publik untuk tidak terlalu membesar-besarkan kontroversi Yamal. Pada akhirnya, yang penting menurutnya adalah penampilan di atas lapangan.

    “Orang-orang harus paham kalau ini rumit. Dia bocah 18 tahun yang sudah jadi pemain kunci di klub seperti FC Barcelona, salah satu yang terbaik di dunia,” ujar Carvajal kepada Cadena SER.

    “Dia memberikan perbedaan, dia menandatangani kontrak penting, dampaknya meningkat secara dramatis, dan well, pada akhirnya tidak mudah dikelola.”

    “Dia akan bikin kesalahan, seperti kita semua. Tapi pada akhirnya, kalau Anda main bagus di lapangan, memberikan segalanya, dan punya kualitas seperti yang dia miliki, yang tidak bisa dibantah, maka pada akhirnya dia bisa jadi pemain yang menandai sebuah era,” katanya.

    (nds/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lamine Yamal Belum Absen Bikin Gol atau Asis Musim Ini


    Jakarta

    Lamine Yamal memulai musim ini dengan impresif. Penyerang 18 tahun itu belum absen bikin gol atau asis baik di Barcelona maupun tim nasional Spanyol.

    Yamal langsung tancap gas musim ini. Bersama Barcelona, ia sudah mengoleksi dua gol dan dua asis dalam tiga pertandingan pertama LaLiga.

    Pemain didikan akademi La Masia itu bikin satu gol dan satu asis saat Barca menghabisi Mallorca 3-0 di pekan pertama. Ia lantas bikin satu asis saat melawan Levante (3-2) diikuti satu gol melawan Rayo Vallecano (1-1).


    Momentum itu berlanjut di timnas Spanyol. Yamal berkontribusi tiga asis dalam dua penampilan terbaru bersama La Furia Roja.

    Pemain berdarah Maroko-Guinea Khatulistiwa itu menyumbang sebiji asis saat Spanyol melibas Bulgaria 3-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Yamal kembali berkontribusi, kali ini bikin dua asis saat membawa timnas berpesta 6-0 atas Turki.

    Yamal sebenarnya punya sejumlah peluang bagus melawan Turki. Ia sempat merangsek dan melewati sejumlah pemain dari sisi kanan, tapi sepakannya bisa diantisipasi. Ia juga punya kans emas menghadapi gawang menganga, kali ini tendangannya melambung.

    Meski begitu, dengan catatannya sepanjang lima laga musim ini, Yamal sudah selalu terlibat dalam proses terciptanya gol. Ini niscaya memperkuat posisinya dalam persaingan anugerah individu Ballon d’Or 2025.

    (raw/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Bara El Clasico di Momen Panas Yamal Vs Arda Guler


    Istanbul

    Lamine Yamal dan Arda Guler sempat bersitegang di laga Turki vs Spanyol. Bara El Clasico sudah terasa.

    Turki vs Spanyol digelar di Stadion Konya, Senin (8/9) dini hari WIB. La Furia Roja menang 6-0 lewat hat-trick Mikel Merino, brace Pedri, dan satu gol dari Ferran Torres.

    Yamal juga bersinar di laga itu. Winger muda Barcelona tersebut bikin dua assist dalam kemenangan Spanyol.


    Di laga itu, tensi panas sempat terjadi. Yamal sempat bersitegang dengan Arda Guler, gelandang serang Turki.

    Lamine Yamal terlihat melakukan psywar saat lawannya hendak melakukan tendangan bebas. Arda Guler, yang timnya tertinggal 0-6, sempat emosi dan mendorong Yamal menjauh.

    Yamal cuma tertawa santai, sebelum pemain Turki lainnya coba menjauhkannya dari Guler. Yamal menurutinya, sambil melontarkan kata-kata sedikit.

    Sementara Guler sempat diperingati wasit atas aksinya. Momen itu akhirnya tak berlanjut, dan laga dilanjutkan.

    Momen Lamine Yamal dan Arda Guler itu memanaskan tensi El Clasico. Kebetulan keduanya mewakili Barcelona dan Real Madrid.

    Musim ini, Yamal dan Guler sama-sama bersinar. Keduanya membantu Barcelona dan Real Madrid melesat di awal kompetisi LaLiga.

    Lamine Yamal sudah bikin 2 gol dan 3 assist dari 3 laga untuk Barcelona. Sementara Guler bikin satu gol dan satu assist di Real Madrid.

    El Clasico pertama bulan ini akan digelar pada 26 Oktober mendatang. Tensi Lamine Yamal vs Arda Guler bakal kembali tersaji di LalIga bulan depan.

    (yna/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rayo Vallecano Vs Barcelona Selesai 1-1


    Jakarta

    Tak ada pemenang dalam duel Rayo Vallecano vs Barcelona. Barca bekerja keras dan baru unggul lewat penalti Lamine Yamal, tapi disamakan Fran Perez.

    Barcelona bertandang ke markas Rayo Vallecano di Estadio de Vallecas, Senin (1/9/2025) dini hari WIB, dalam lanjutan Liga Spanyol. Barca langsung menekan dan mendesak tuan rumah selepas sepak mula.

    Tembakan Lamine Yamal dihentikan kiper, lalu percobaan Raphina pada menit ketujuh melenceng. Rayo merespons lewat Andrei Ratiu, yang peluangnnya masih digagalkan kiper Joan Garcia.


    Kans Dani Olmo meneruskan umpan Raphinha pada menit ke-26 bisa diredam kiper Augusto Batalla. Tuan rumah balas mengancam lewat tandukan Luiz Felipe, yang masih bisa ditahan kiper.

    Penalti! Barca dapat penalti setelah Yamal dilanggar Pep Chavarria pada menit ke-37. Yamal maju sebagai eksekutor dan sukses menceploskan bola ke pojok kiri gawang.

    Rayo main lebih berani di babak kedua dan gol! Tuan rumah menyamakan kedudukan lewat gol Fran Perez pada menit ke-67, menyambut umpan Isi Palazon.

    Peluang lain buat Rayo pada menit ke-73. Sepakan Jorge de Frutos melalui umpan Palazon dihentikan kiper Joan Garcia.

    Rayo terus membahayakan gawang Barca mendekati akhir laga. Peluang Palazon pada menit ke-85 diatasi Garcia, begitu pula kans Perez dan Sergio Camello.

    Skor tak berubah kembali sampai pertandingan usai. Barcelona tertahan di peringkat empat berbekal tujuh poin lalu Rayo di urutan ke-10 dengan empat poin.

    Susunan pemain

    Rayo Vallecano: Batalla, Ratiu, Luiz Felipe (Valentin 76′), Lejeune, Chavarria, De Frutos (Camello 76′), Lopez (Perez 59′), Ciss, Garcia (Gumbau 93′), Palazon (Espino 92′), Diaz

    Barcelona: Garcia, Kounde, Garcia, Christensen, Balde (Martin 78′), De Jong, Pedri, Yamal, Olmo (Fermin 62′), Raphinha (Rashford 62′), Torres (Lewandowski 78′)

    (raw/yna)



    Sumber : sport.detik.com