Tag: adaptif

  • Nggak Usah Buru-buru, Siapkan Waktu Lebih



    Jakarta

    Libur Natal dan Tahun Baru ini dimanfaatkan banyak orang untuk bepergian. Tak jarang mereka yang bepergian untuk liburan akhir tahun memanfaatkan kendaraan pribadi. Catat kunci aman berkendara saat liburan dari ahlinya.

    Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga sebagai Wakil Bidang Pendidikan dan Pelatihan Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (Kamselindo) Erreza Hardian membeberkan beberapa cara aman untuk berkendara saat libur Nataru.

    “Tentunya liburan Natal dan Tahun Baru kali ini akan banyak mobilitas dilakukan. Terima kasih pemerintah sudah melakukan persiapan dan kolaborasi luar biasa lintas sektoral pula. Pemerintah sudah melakukan tugasnya, pemangku kepentingan lain juga sudah, tinggal kita sebagai masyarakat berperan aktif dan turut andil dalam Libur Nataru berkeselamatan,” kata Reza dalam keterangannya kepada detikOto.


    Menurut Reza, pengendara akan sangat bijaksana dan berkeselamatan jika tidak menggunakan kendaraan roda dua pada situasi cuaca, kepadatan lalu lintas dan arus liburan kali ini. Sebab, kendaraan roda dua lebih berisiko mengalami kecelakaan. Apalagi, berdasarkan data Korlantas Polri, sebanyak 78 persen kecelakaan melibatkan sepeda motor.

    “Pembatasan angkutan barang pada waktu tertentu malam hari akan mengubah dimensi lalu lintas jalan non-tol. Para pengemudi logistik harus kembali adaptif dengan waktu yang berubah. Bukan tidak mungkin akan bersama dengan para pemotor ini,” ujarnya.

    Lantas apa yang bisa kita lakukan untuk berkeselamatan? Yang terpenting, kata Reza, adalah mematuhi rambu dan petugas di lapangan. Juga tidak perlu buru-buru dan siapkan waktu lebih.

    “Istirahat cukup sebelum berkendara, prepare waktu lebih panjang agar ketika situasi di perjalanan begitu dinamis tidak diburu oleh waktu seperti layaknya sedang bekerja sehari-hari. Persiapan fisik dan mental juga perlu diperhatikan untuk yang sudah melakukan registrasi dan ikut program mudik Nataru yang difasilitasi pemerintah. Tinggikan tolerasi karena semua orang berusaha sebaik mungkin melayani tapi bersiap untuk segala kemungkinan lebih baik untuk berkeselamatan,” ucapnya.

    Menghindari konflik di jalan adalah salah satu cara terbaik berkeselamatan. Persiapan asuransi yang kini dapat dilakukan dengan mudah dan dengan berbagai klausul pilihan juga menjadi cara antisipasi kerugian yang terjadi baik untuk kendaraan sendiri maupun hal yang dapat saja terjadi di jalan.

    “Hindari no viral no justice yang menjadi budaya baru di Indonesia padahal ada roh utama bangsa ini adalah komunikasi dan toleransi. Mind wandering atau pikiran melayang adalah kondisi ketika pikiran tiba-tiba memikirkan hal-hal menarik secara acak. Hal ini merupakan hal yang umum terjadi saat mengemudi apalagi bersama anggota keluarga, kecendrungan lebih rileks dan tidak tegang di jalan juga cara berkeselamatan dalam libur kali ini,” ujarnya.

    Perlu dicatat, tidak semua pengguna jalan sedang melakukan liburan di momen ini. Banyak juga yang melakukan pekerjaan dan mobilitas dalam rangka mencari nafkah bahkan mencari keuntungan berlebih pada situasi ini. “Berikan prioritas, senyuman dan komunikasi terbaik untuk mereka-mereka tersebut di atas. Adaptif dan empati terhadap situasi pengguna jalan lain di suatu wilayah,” sebutnya.

    “Selamat menikmati Libur Nataru, selamat bertugas kepada para pemangku kepentingan dan selalu ada risiko ketika melakukan mobilisasi. Cuaca sedang tidak baik-baik saja, lingkungan jalan akan bertambah tinggi intensitas dan tekanannya termasuk pengguna jalan lain, itu di luar kontrol dan kewenangan kita, maka yang bisa kita kontrol adalah kita dan keluarga terdekat kita. Bahaya akan selalu ada dan tinggal kita perkecil risikonya untuk berkeselamatan bersama,” pungkas Reza.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • 10 Cara agar Baterai HP Tidak Cepat Habis dan Panjang Umur

    Jakarta

    Baterai merupakan salah satu komponen terpenting di HP. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah baterai tiba-tiba cepat habis, padahal baru saja diisi penuh.

    Simak artikel ini untuk mengetahui 10 cara agar HP tidak cepat habis. Lakukan kebiasaan-kebiasaan baik berikut ini agar baterai bisa awet dalam jangka panjang.

    Tips agar Baterai HP Tidak Cepat Habis

    Dikutip dari Pusat Bantuan Android, berikut ini sejumlah tips dan cara agar HP tidak cepat habis. Caranya berbeda-beda tergantung merek HP, namun secara garis besar lakukan cara berikut:


    1. Atur Kecerahan

    Dengan mengurangi tingkat kecerahan, maka baterai akan semakin lama habis. Selain itu, gunakan tema gelap pada seluruh aplikasi agar HP tidak mengeluarkan banyak daya untuk menyalakan layar.

    2. Hindari Layar Aktif Terlalu Lama

    Jika tak ingin baterai cepat habis, terutama ketika dalam perjalanan yang sulit mencari sambungan listrik, hindari layar aktif terlalu lama. Atur agar layar mati otomatis lebih cepat.

    Jangan menggunakan HP untuk menonton video dan bermain game, terutama yang menggunakan kualitas grafis yang tinggi. Layar yang terlalu lama aktif akan menyedot banyak daya.

    3. Hindari Sambungan Konstan dan Lokasi

    Untuk menghemat baterai, hindari menggunakan sambungan atau koneksi dan lokasi secara konstan, misalnya menggunakan GPS dan mengaktifkan akses lokasi dalam waktu lama.

    Hindari juga menggunakan data internet untuk streaming video atau musik. Selain itu, hindari melakukan panggilan telepon saat perjalanan.

    4. Tutup Aplikasi yang Memproses Banyak Informasi

    Hindari juga menggunakan aplikasi yang memproses banyak informasi, misalnya sering menggunakan kamera, memainkan game yang sangat interaktif, serta menggunakan aplikasi dalam waktu yang lama.

    5. Atur Konektivitas

    Penggunaan konektivitas yang keliru juga bisa cepat menghabiskan baterai, misalnya menggunakan tethering (hotspot). Jika ada koneksi Wi-Fi, maka matikan data seluler.

    Selain itu, matikan bluetooth jika tidak diperlukan. Jika berada di tempat yang susah sinyal, sebaiknya gunakan mode pesawat, karena HP yang mencari sinyal akan menghabiskan banyak daya.

    6. Hapus Akun yang Tidak Perlu

    Smartphone memungkinkan pengguna untuk memiliki banyak akun di HP, misalnya akun Gmail, WhatsApp, dan sebagainya. Akun-akun tersebut akan terus berjalan di latar belakang, sehingga bisa mempengaruhi daya baterai.

    7. Aktifkan Battery Saver

    Kebanyakan ponsel dilengkapi fitur battery saver atau penghemat baterai. Biasanya pengaturan ini bisa ditemukan hanya dengan menggulirkan bagian atas layar. Atau cari di Settings > Battery > Battery Saver.

    Dengan fitur ini, maka penggunaan RAM akan dibatasi dan tingkat kecerahan akan diturunkan. Selain cara ini, gunakan pula fitur Baterai Adaptif.

    8. Gunakan Charger Bawaan

    Penting untuk menggunakan charger bawaan atau charger yang direkomendasikan. Adaptor yang tidak sesuai akan mengisi secara lambat, bahkan tidak mengisi daya sama sekali.

    Jika hal tersebut dilakukan dalam jangka panjang justru akan merusak HP maupun baterainya. Jika baterai sudah rusak, baterai akan mudah cepat habis.

    9. Jaga Suhu HP Tetap Dingin

    Suhu ponsel juga bisa mempengaruhi penggunaan baterai. Baterai akan cepat terkuras saat sedang panas, meski tidak sedang digunakan. Jika terlalu sering panas, baterai juga tidak akan berumur panjang.

    10. Isi Daya Saat Diperlukan

    Lakukan pengisian daya hanya saat diperlukan. Artinya, terlalu sering mengisi daya, padahal masih 80%. Lebih buruk lagi jika HP dipakai sambil dicas.

    Sebaiknya isi daya ketika baterai sudah mau habis. Bahkan sesekali kamu harus menghabiskan baterai hingga di bawah 10%, baru kemudian mengisinya hingga 100%.

    Dengan melakukan 10 kebiasaan dan cara agar baterai HP tidak cepat habis tersebut, maka kondisi baterai bisa awet dan bisa digunakan dalam jangka panjang.

    (bai/row)



    Sumber : inet.detik.com