Jakarta –
Salad biasa menjadi pilihan bagi yang sedang diet. Namun, ahli diet menganjurkan untuk tidak mengonsumsi salad saat malam hari, karena bisa memicu efek buruk.
Umumnya salad terbuat dari aneka sayuran mentah yang segar rasanya, seperti selada, tomat, mentimun, dan lainnya. Paduan sayur segar ini juga kerap ditambahkan asupan protein dan saus atau dressing.
Salad banyak dikonsumsi pelaku diet, karena dianggap menyehatkan dengan kandungan nutrisi yang tinggi. Di antaranya ada vitamin, serat, dan mineral.
Para pelaku diet biasanya mengonsumsi salad ini saat sarapan atau makan siang. Selain itu, salad juga kerap menjadi pendamping menu makan malam.
Banyak orang juga yang mengira jika mengonsumsi salad pada malam hari adalah pilihan yang tepat sebelum tidur. Namun, ada beberapa ahli yang tidak menyarankan konsumsi salad pada malam hari, karena beberapa efek yang ditimbulkan.
Dilansir dari Food NDTV (15/12), Amita Gadre, selaku ahli gizi mengungkapkan efek yang mungkin ditimbulkan ketika mengonsumsi salad pada malam hari. Salah satunya dapat memengaruhi sistem pencernaan.
Berikut efek yang ditimbulkan dari mengonsumsi salad malam hari:
1. Pencernaan me lemah
salad Foto: Getty Images/Thai Liang Lim |
Saat mengonsumsi sayuran mentah tubuh diharuskan bekerja 300 persen lebih keras untuk mencernanya. Itulah mengapa ahli gizi lebih merekomendasikan untuk merebus, mengukus, atau meracik jadi jus agar sistem pencernaan lebih lancar.
Proses memasak sayuran juga membantu tubuh dalam menyerap nutrisi lebih efektif. Selain itu, mengonsumsi salad di malam hari dapat melemahkan sistem pencernaan dan tubuh akan sulit memprosesnya.
2. Masuknya Racun ke Tubuh
Pada malam hari, sistem pencernaan tubuh secara alami lebih lemah, berkurang sekitar 50 persen dibandingkan pada siang hari. Jadi, ketika mengonsumsi sayuran mentah malam hari dapat menyebabkan serat menumpuk sehingga membuat lebih sering kencing hingga mengganggu tidur.
Selain itu, makanan yang tidak tercerna ini dapat menciptakan AMA (racun) di dalam tubuh. Ini menyebabkan terhalangnya penyerapan nutrisi.
3. Memicu Kembung
Sayuran mentah diketahui melepaskan gas sebagai mekanisme pertahanan mereka. Gas yang berasal dari sayuran mentah ini dapat menyebabkan perut kembung. Adapun sayuran yang memiliki kandungan gas adalah kubis, jamur, bawang, dan lainnya.
(yms/odi)
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Katy Perry Turun Berat Badan 9 Kg Karena Konsumsi Makanan Ini Jakarta – Punya pola diet yang dijalani tak berat, Katy Perry bagikan satu makanan sederhana yang membuat berat badannya cepat turun. Murah dan kaya protein. Penyanyi pop ternama asal Amerika, Katy Perry terkenal dengan bentuk tubuh ideal dan wajah cantiknya. Baru-baru ini Katy tampil lebih fit setelah berat badannya berkurang sampai 9 kg. Dilansir dari Mirror UK (11/11), pelantun lagu ‘Fireworks’ ini membagikan makanan apa yang membantunya untuk berat badan. Makanan ini ternyata jauh dari kata mahal atau sulit dicari, ternyata Katy mengonsumsi makanan ini sebagai menu sarapannya setiap pagi.
“Saya makan banyak telur rebus setiap harinya, karena makanan ini mengandung banyak protein,” lanjut penyanyi yang baru saja merilis album ‘143’ tersebut. Selain rajin makan telur rebus saat sarapan hingga berat badannya turun, Katy juga menjaga pola makannya menjadi lebih sehat. Dia suka makanan yang segar dan bukan makanan olahan. Menu makanan favoritnya ada daging ayam, ikan, kacang-kacangan dan juga biji-bijian. Agar tak bosan, Katy menambahkan cuka apel, air mineral dan juga jus seledri ke dalam menu makanan sehari-harinya.
“Saya tahu klise memang, tapi saya yakin banyak dari kita yang lebih banyak minum kopi dibandingkan minum segelas air putih,” lanjut penyanyi berusia 40 tahun tersebut. Menurut ahli gizi asal Inggris, Helen Bell, ia menyebutkan bahwa telur rebus memang bisa jadi makanan diet yang ampuh. “Di pengalaman saya, mengonsumsi telur sebagai camilan itu bisa berguna untuk menurunkan berat badan. Karena telur tinggi akan protein, yang membantu seseorang merasa lebih kenyang. Dari sini kita bisa membatasi asupan kalori sepanjang hari,” ungkap Helen.
Meski bagus, tapi Helen menekankan bahwa konsumsi telur rebus saat diet juga tak boleh berlebihan. “Kita harus konsumsi telur itu dengan cara yang sehat. Hindari telur yang digoreng, paling bagus memang telur yang direbus atau dimasak pakai metode poaching untuk menghindari lemak berlebih,” sarannya. Di akhir kesempatan, Helen menilai bahwa pola makan Katy Perry ini cukup bagus untuk tubuh. Ditambah asupan dari cuka apel dan makanan lainnya. “Menurut saya, pola makan dan perubahan gaya hidup itu yang membuat diet seseorang sukses,” pungkasnya. (sob/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Makanan Sehat Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Sebelum Tidur, Ini Alasannya Jakarta – Sebelum tidur ada beberapa makanan yang sebaiknya tak dikonsumsi. Tak hanya makanan tinggi kalori, tapi beberapa makanan sehat juga tak dianjurkan. Sama seperti di pagi hari, sebelum tidur ada beberapa pantangan atau larangan makan yang disarankan oleh ahli gizi. Karena makanan sehat sekalipun jika dikonsumsi sebelum tidur bisa berpotensi membahayakan kesehatan. Dilansir dari DailyMailUK (20/05), ahli gizi Kyle Crowley mengungkapkan bahwa makanan asam seperti jeruk, tomat, dan grapefruit dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan.
Hal ini berisiko menimbulkan gejala refluks asam atau disebut juga sebagai Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), yang memicu rasa panas di dada (heartburn), terutama saat malam hari.
“Cobalah untuk tidak mengonsumsi makanan berat menjelang tidur, baik itu di meja makan maupun sambil bersandar di tempat tidur. Hal ini dapat mengganggu proses pencernaan dan kualitas tidur,” sambung Crowley, Kepala Ahli Gizi di Protein Works. Berbagai penelitian terkait menunjukkan bahwa kebiasaan makan terlalu dekat dengan waktu tidur berkaitan dengan risiko refluks yang lebih tinggi, yang menyebabkan iritasi, ketidaknyamanan, serta pola tidur yang terganggu. Refluks asam terjadi ketika asam lambung mengalir ke dalam esofagus, saluran yang menghubungkan mulut dan lambung dan membuat iritasi. Risiko lebih berbahaya lagi adalah kebiasaan makan makanan asam sambil berbaring di tempat tidur. Crowley menambahkan bahwa jika memang ingin makan di tempat tidur, sebaiknya duduk dalam posisi tegak dan tidak langsung berbaring setelahnya.
Posisi ini akan membantu seseorang tidur lebih nyenyak dan mengurangi kemungkinan terbangun di tengah malam akibat gangguan lambung. Selain buah-buahan yang mengandung asam, makanan berlemak juga harus dihindari menjelang tidur. Lemak memicu pelepasan hormon yang melemaskan katup otot di ujung bawah kerongkongan, yang seharusnya mencegah asam lambung naik. Ketika katup ini melemah, risiko refluks meningkat sehingga memicu GERD. Minuman tertentu juga bisa memperburuk kondisi ini, seperti alkohol dan kopi, serta makanan pedas. Semua jenis makanan dan minuman tersebut bisa memicu atau memperburuk refluks asam. Bagi orang-orang yang merasa sangat lapar di malam hari, Crowley menyarankan untuk memilih camilan yang lebih ramah bagi lambung. “Kacang-kacangan dan susu adalah pilihan yang jauh lebih aman,” pungkas Crowley.
Keduanya memiliki kandungan lemak sehat dan protein yang lebih stabil serta tidak merangsang produksi asam berlebih di lambung. Susu juga bisa memberikan efek menenangkan bagi sebagian orang. Jadi meski secara garis besar buah-buahan dan makanan seperti jeruk dan tomat memang sehat, tapi sebaiknya tidak dimakan sebelum tidur. (sob/dfl) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() 5 Mitos Makanan Sehat Ini Sudah Disangkal Oleh Ahli Gizi Jakarta – Beberapa mitos yang dipercaya untuk menyantap makanan sehat ternyata tak semuanya benar. Ada hal-hal yang disangkal oleh ahli gizi sebab dianggap keliru. Tren hidup sehat semakin hari kian populer. Banyak pelaku diet yang kini haus akan bahan-bahan makanan sehat dan rutin menjalankan berbagai tips yang didapatkannya. Akibat maraknya informasi tentang gaya hidup sehat di internet, beberapa mitos disebut oleh ahli gizi tak sesuai dengan kenyataan. Ada beberapa di antaranya yang kemudian disangkal karena dianggap keliru.
Dr Carrie Ruxton selaku ahli gizi dan konsultan dari General Mills menyebut ada beberapa nutrisi yang akhirnya enggan dikonsumsi karena dianggap tak sehat. Padahal beberapa di antara mitos yang dipercaya punya peran penting untuk tubuh. Baca juga: Banyak Pilihan! 5 Tempat Makan Enak di Tebet, Bakmi hingga Warteg Kalcer Berikut ini 5 mitos makanan sehat yang disangkal ahli gizi melansir Independent:
1. Cara sarapan yang tepatBanyak disebutkan bahwa sarapan adalah waktu makan paling penting sepanjang hari. Tetapi Ruxton menyebut ada cara sarapan yang penting untuk diperhatikan ketika bangun tidur. Walaupun menyantap sarapan seperti sereal baik untuk memenuhi nafsu makan, tetapi Ruxton punya cara yang berbeda. Selain karena alasan Intermittent Fasting yang dijalani, Ruxton memilih untuk tak langsung makan setelah bangun tidur. Ia mengaku baru makan ketika pukul 11 siang, sepanjang pagi kudapan sehat yang ringan lebih dipilihnya. Seperti minuman-minuman rendah kalori untuk membantu membangunkan tubuhnya terlebih dahulu. 2. Pentingnya konsumsi seratSelama ini serat hanya dipercaya sebagai asupan untuk membantu kelancaran pencernaan. Sebenarnya peran serat pada tubuh manusia jauh lebih kompleks. Beberapa bukti dari hasil penelitian menunjukkan serat tak hanya membantu pergerakan perut saja. Tetapi ada peran untuk mengendalikan gula darah melalui asupan serat yang cukup. “Serat membantu membuat mikrobiota usus lebih sehat. Bakteri yang hidup di dalam usus dan dapat meningkatkan fungsi imun, suasana hati, oetan, juga penyerapan kalsium,” ungkap Ruxton. Mitos makanan sehat yang tak lagi harus dipercaya ada di halaman berikutnya.3. Smoothie tak cukup sehatPada beberapa penggunaan media sosial, terutama di Barat, ada tren menggunakan monitor gula darah untuk memantau kadarnya secara rutin. Beberapa orang menunjukkan bahwa gula darahnya melonjak saat konsumsi smoothie. Begitupula dengan penemuan dari hasil penelitian One SOka University of America, yang melihat konsumsi jus buah lebih tinggi kadar gulanya daripada buah utuh. Tetapi Ruxton tak sepenuhnya setuju. Menghaluskan buah dan memakan serta bagian bijinya, seperti jus buah berry, justru membantu memperlambat penyerapan gula darah. Ruxton juga mengatakan bahwa pemeriksaan gula darah pada ujung jari jauh lebih efektif daripada menggunakan monitor pemantau. 4. Larangan minum teh sebelum tidur
Banyak yang berpendapat bahwa konsumsi teh tak sebaiknya dilakukan sebelum tidur. Alasannya karena adanya kandungan kafein di dalam teh yang dikhawatirkan mengganggu kualitas tidur. Perdebatan bahwa konsumsi teh maksimal dilakukan 6 jam sebelum tidur juga terus berlangsung. Faktanya pada penelitian tahun 2023 ada hasil yang berbanding terbalik. Konsumsi teh hitam dan teh herbal cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Hal tersebut karena pengaruh L-Theanine dan polifenol yang dapat memberikan rasa relaksasi. 5. Karbohidrat tak selamanya burukHampir semua pola diet sehat yang dapat ditemukan di internet menyebut tidak menyarankan konsumsi karbohidrat. Asupan karbohidrat bahkan digolongkan sebagai makanan tinggi kalori yang perlu diwaspadai. Padahal Ruxton menyebut pentingnya karbohidrat tetap harus dipenuhi untuk tubuh. “Sebenarnya mereka (karbohidrat) memiliki takaran kalori paling rendah per sajinya,” ungkap Ruxton. Demonisasi karbohidrat sebagai asupan yang sehat disebabkan oleh pilihan jenis dan pendampingnya. Karbohidrat yang kurang sehat misalnya pada burger yang dipadu daging berlemak, saus, dan topping yang tinggi kalori. (dfl/odi) |
![]() |
||||||||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
5 Tips Berpuasa yang Benar Untuk Kesehatan Tubuh Sesuai Saran Ahli Gizi Jakarta – Berpuasa tidak hanya semata-mata menahan lapar dan dahaga, ada tujuan sehat di balik praktiknya. Ternyata begini tips berpuasa yang benar menurut ahli gizi. Berpuasa selama bulan ramadan tidak hanya semata-mata menahan lapar dan dahaga. Selain termasuk bagian dari rukun Islam, berpuasa juga dianjurkan karena banyak manfaatnya. Berbagai efek kesehatan dan khasiat bagi tubuh bisa didapatkan dengan cara berpuasa. Membiarkan tubuh kelaparan seharian ternyata bisa mendatangkan kebaikan asal dilakukan dengan cara yang benar.
Menanggapi praktik berpuasa selama bulan ramadan, para ahli gizi merekomendasikan beberapa tips berpuasa agar tubuh tetap sehat. Ada beberapa hal yang ternyata tak boleh dilewatkan jika ingin menjalankan puasa yang berkualitas. Baca juga: Manis Legit Kolak, Kudapan Asli Indonesia Kini Jadi Takjil Populer Berikut ini 5 tips berpuasa dengan sehat mengutip EatingWell:
1. Sahur penuh hidrasiAyat Sleymann selaku ahli gizi mengatakan bahwa memilih asupan penuh hidrasi saat sahur adalah hal yang paling penting. Ia menyarankan untuk selalu menyusun menu sahur dengan menu yang memiliki kadar air yang tinggi. “Saat berpuasa kamu akan fokus pada asupan hidrasi, protein, dan serat yang nantinya akan memberikan energi berkelanjutan selama menjalani puasa seharian,” ujarnya dalam unggahan Instagram pribadinya. Sleymann menyebut dirinya sendiri lebih suka mengonsumsi protein shake saat melaksanakan sahur. Kandungan protein dan air di dalam racikan minumannya diharapkan membantu menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa. 2. Berbuka puasa dengan yang ringanApakah kamu terbiasa langsung makan berat setelah buka puasa? Samar Kullab, seorang ahli gizi, menyebut bahwa sebaiknya berbuka puasa harus mendahulukan makanan yang ringan. Membatalkan puasa cukup dengan air minum, 1-3 buah kurma, dan semangkuk sup yang hangat. Perut yang berpuasa selama seharian penuh disebutkan belum siap jika langsung menerima asupan makanan berat seperti nasi dengan lauk pauk yang komplet. “Mulai buka puasa dengan 1 atau 3 buah kurma dan sup hangat untuk membuat perut nyaman setelah puasa. Cara ini akan membantu mengganti cairan tubuh dan menyiapkan pencernaan untuk kembali makan,” ujar Kullab. Tips berpuasa lainnya ada di halaman berikutnya.3. Asupan makanan seimbangSaat sahur maupun berbuka tubuh tidak hanya memerlukan makanan yang mengenyangkan. Asupan nutrisi yang padat dan seimbang harus menjadi pertimbangan paling utama. Ketika berpuasa tubuh diuji ketahanannya untuk tetap memproduksi energi tanpa asupan makanan dan minuman seharian penuh. Maka diperlukan nutrisi yang mencukupi kebutuhannya untuk tetap menjaga organ-organ bekerja dengan efektif. Kullab menyarankan orang yang berpuasa untuk memerhatikan komposisi piringnya. Setengah piring harus diisi dengan sayuran, seperempat bagian diisi dengan protein dan seperempat bagian lainnya dilengkapi dengan karbohidrat kompleks. 4. Pilih menu sahur sederhana
Melaksanakan sahur sangat tidak dianjurkan untuk dilakukan lebih awal. Rasulullah SAW sendiri mensunnahkan untuk makan sahur mendekati waktu imsak agar tubuh tidak berpuasa terlalu panjang. Sleymann memberikan tips untuk tetap sahur sehat walaupun kamu sulit bangun tepat waktu. Rahasianya adalah mengonsumsi makanan yang sederhana dan tidak rumit untuk disajikan. Misalnya dengan menyiapkan menu makanan setengah matang, memesan katering makanan sehat, atau jika memungkinkan konsumsi salad atau oatmeal juga dianjurkan Sleymann. Intinya ahli gizi ini menekankan untuk selalu berfokus pada kelengkapan gizi dan rasa kenyang yang dihasilkan dibandingkan terlalu lama memasak di dapur. 5. Jangan terlalu ketat pada tubuhSaat berpuasa banyak orang juga yang tetap ingin menjalankan dietnya. Mulai dari diet tanpa tepung, diet rendah gula, dan beragam jenis diet lain yang dipraktikkan pada hari-hari pada biasanya. Tetapi Kullab menyebut hal ini justru tak perlu dilakukan. Tubuh yang sedang berpuasa tidak baik jika dibatasi terlalu ketat dengan memangkas asupan beberapa nutrisi yang sebenarnya dibutuhkan tubuh. “Silakan biarkan dirimu menikmati makanan manis, kuncinya adalah perencanaan yang tepat. Pilih salah satu makanan penutup kesukaannya, sesuai porsinya, dan nikmati secara perlahan. Ide lainnya adalah dengan membuat makanan penutup sendiri yang lebih sehat,” papar Kullab. Baca juga: Dua Atlet Football Ini Berkolaborasi Buka Steakhouse (dfl/odi)
![]() Konsumsi Jus Detoks Ada Efek Sampingnya, Ini Kata Dokter Ahli Jakarta – Akhir-akhir ini pelaku hidup sehat melalukan detoks dengan konsumsi jus meningkat. Sayangnya ada kekhawatiran efek samping dari dokter ahli yang mengamati. Berkat tren kesehatan yang kian meningkat, berbagai pola makan dan asupan makanan sehat semakin digemari. Salah satunya jus dalam berbagai bentuk. Smoothie, jus buah, hingga cold pressed jus yang kini dianggap sebagai jus paling sehat populer di pasaran. Diikuti juga dengan kemunculan berbagai gerai cold pressed jus yang menawarkan segala khasiat kesehatan.
Salah satu menu jus yang tengah naik daun adalah paket jus untuk detoks. Sebab dianggap sangat sehat dan membantu mengeluarkan endapan racun dan sisa makanan dari tubuh jus ini diagungkan. Baca juga: Zayn Malik Pamer Kue Ultah ke-32 Berdesain Alien
Namun Business Insider (9/7/24) menyebut adanya ancaman kesehatan yang diperhatikan ahli dalam jus detoks. Adapun cara kerja jus detoks ini di mana konsumennya tak diperbolehkan mengonsumsi asupan apapun. Ada sekitar 8 ramuan jus yang akan menjadi menu untuk dikonsumsi dalam waktu 24 jam. Melihat fenomena tersebut Dr. Kaveh Hoda selaku ahli ginekologi dan kesehatan hati menyebut tak semua cara detoks aman dilakukan. Lebih lanjut Hoda mengatakan jus dan teh, atau minuman apapun, yang dipercaya mendetoks tubuh memiliki kandungan yang mengkhawatirkan. Ada komponen yang konon dapat melemahkan kemampuan tubuh mendetoks organnya sendiri. Pada beberapa kasus, detoks jus menimbulkan gejala seperti sakit perut, muntah-muntah, hingga diare yang efeknya buruk. Hoda juga menekankan bahwa mungkin saja ada penambahan gula tersembunyi yang sebenarnya tak terlalu membantu proses detoks.
“Terdengar seperti apa yang mereka lakukan adalah mengumpulkan air dengan nutrisi yang jumlahnya sedikit. Dan itu bukan hal yang kami (ahli gizi) rekomendasikan,” ujar Hoda. Sebagai dokter spesialis kesehatan hati dan liver, Hoda mengatakan hati manusia memiliki 50 fungsi. Salah satunya dengan membersihkan atau mendetoks racun-racun yang masuk ke dalam tubuh. Karenanya mengandalkan asupan rendah nutrisi dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan asupan yang seharusnya dipenuhi dalam sehari. Hal ini juga merujuk pada fungsi hati yang setiap hari akan tanpa henti menyaring segala nutrisi dari makanan maupun minuman yang masuk ke dalam tubuh. Seperti ketika mengonsumsi alkohol, sebenarnya tubuh langsung menyaringnya dan memisahkan nutrisi yang dapat diserap maupun dianggap sebagai racun. Hoda lebih merekomendasikan konsumsi makanan bergizi seimbang dengan nutrisi yang membantu fungsi hati seperti kacang-kacangan hingga bikan beromega 3. (dfl/odi) ![]() 4 Fakta Konsumsi Nasi di Balik Mitos Bikin BB hingga Gula Darah Naik Jakarta – Konsumsi nasi disebut cepat menaikkan berat badan. Namun, seorang ahli gizi mengungkap bahwa itu hanyalah mitos. Ini faktanya! Konsumsi nasi sering dihindari karena kandungan karbohidratnya dianggap dapat menaikkan berat badan. Banyak orang, terutama pelaku diet, akhirnya menghindari makan nasi. Namun, ahli gizi Nidhi Kakar asal India mengklarifikasi hal tersebut. Ia menegaskan bahwa pernyataan nasi menyebabkan berat badan naik adalah mitos belaka.
Mengutip Food NDTV (02/07/25) berikut penjelasan ahli gizi mengenai nutrisi nasi:1. Apakah benar makan nasi bikin berat badan naik?
Ahli gizi Nidhi menjelaskan konsumsi nasi tidak menyebabkan berat badan naik ataupun menyebabkan lemak perut. Itu semua tergantung dengan kalori yang diasup. Semakin banyak makan nasi, maka semakin banyak kalori yang diasup. Peluang berat badan bertambah akan terjadi jika kamu terlalu banyak makan nasi dan kurangnya aktivitas. 2. Bolehkan penderita diabetes makan nasi?Nasi juga kerap dikaitkan dengan risiko diabetes karena kandungan gula di dalamnya. Namun, ahli gizi Nidhi menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar sama sekali. “Penderita diabetes tetap bisa memakan nasi, tapi dalam jumlah sedang. Akan lebih baik dipadukan dengan protein, lemak sehat, dan sayuran,” tuturnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nasi mengandung energi, vitamin B, dan zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh. Mengonsumsi nasi juga bagus untuk mengatasi masalah pencernaan. Fakta tentang nasi putih ada di halaman selanjutnya.3. Nasi merah lebih sehat daripada nasi putih
Banyak pelaku diet yang beralih ke nasi merah untuk menggantikan nasi putih, karena dianggap lebih sehat. Namun, faktanya tidak demikian. Menurut ahli gizi Nidhi, tidak semua cocok dengan nasi merah. Sebagian orang merasa bahwa nasi merah lebih sulit dicerna karena mengandung serat dan antinutrisi. 4. Apakah nasi dingin lebih sehat?Nasi dingin lebih sehat dibandingkan nasi hangat bisa jadi benar. Itu karena nasi dingin memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan nasi hangat. Mendinginkan nasi meningkatkan pati resisten, yang dicerna lebih lambat dan membantu mengatur gula darah. Kadar gula darah juga tidak akan naik terlalu cepat. (raf/adr) |































