Jakarta –
Saat memulai hari dengan perut kosong, asupan minuman yang masuk ke dalam tubuh tidak boleh sembarangan. Salah pilih bisa berdampak pada kesehatan tubuh, misal meningkatkan risiko asam lambung dan gangguan pencernaan lainnya.
Beberapa jenis minuman yang bisa memberi efek segar ternyata tidak berdampak baik bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa minuman yang sebaiknya dikonsumsi ketika sudah makan.
Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Perut Kosong
Kopi, teh berkafein, hingga minuman bersoda tidak baik dikonsumsi di pagi hari saat perut kosong. Ini alasannya:
1. Kopi
Mungkin banyak pecinta kopi yang mengawali hari dengan menyeruput minuman ini. Namun, jangan meminumnya saat perut kosong.
Menurut Real Simple, kafein dalam kopi mendorong pelepasan gastrin atau hormon yang mengeluarkan asam lambung. Dampaknya bisa menyebabkan gejala refluks, seperti mual, kembung, dan regurgitasi.
Efek ini bahkan sebenarnya bisa terjadi saat perut sudah terisi makanan. Tapi menurut ahli gastroenterologi, Dr. Robynne Chutkan, MD., FASGE., ketika perut kosong efeknya bisa lebih mengganggu. Untuk menghindari masalah ini, kamu bisa mengonsumsi camilan sebelum minum kopi. Makanan ini sebaiknya berprotein atau lemak tinggi, misal telur rebus atau selai kacang.
2. Minuman Bersoda
Minuman bersoda bisa menyebabkan gangguan gastrointestinal seperti kembung dan bersendawa, terutama saat perut kosong. Menurut Dr. Chutkan, gelembung karbon dioksida dari minuman berkarbonasi bisa menciptakan banyak tekanan di perut sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan sendawa.
Hal lainnya yang perlu diwaspadai adalah kandungan gula dalam minuman bersoda yang dimaniskan. Minuman tersebut bisa menyebabkan lonjakan kadar gula. Seperti makanan manis, minuman manis yang dikonsumsi saat perut kosong bisa meningkatkan gula darah lebih cepat dan berpotensi menyebabkan penurunan energi.
3. Minuman Berenergi
Minuman berenergi mengandung kafein dan gula yang tinggi. Menurut Healthline, minuman ini bisa menimbulkan risiko kesehatan jangka pendek. Jika mengonsumsinya saat perut kosong, maka isinya akan diserap ke aliran darah dengan sangat cepat. Hal ini bisa meningkatkan risiko negatif dari minuman tersebut.
Risiko kesehatan dari minuman berenergi adalah overdosis kafein, masalah kardiovaskular, dehidrasi, sakit kepala, sakit perut dan pencernaan lainnya, hingga masalah ginjal atau hati. Tak hanya itu, minuman ini juga dapat menyebabkan stres, gelisah, dan insomnia.
4. Teh Berkafein
Teh dengan kandungan kafein tinggi berpotensi menyebabkan masalah pencernaan, misal teh hitam. Karena itu, disarankan untuk mengonsumsi camilan sebelum menyeduh dan minum teh dengan kandungan kafein.
Selain teh hitam, ada teh hijau yang mengandung kafein lebih banyak dibanding minuman sejenis lainnya. Sama seperti teh hitam, minum teh hijau memicu gejala gangguan gastrointestinal dengan intensitas lebih rendah.
5. Yoghurt
Kandungan probiotik dan asam laktat yang tinggi membuat yoghurt sangat baik untuk usus. Namun, beberapa orang sensitif terhadap asam laktat.
Dalam kasus ini, mengonsumsi yoghurt ketika perut kosong bisa meningkatkan produksi asam lambung. Selanjutnya, asam lambung bisa menghancurkan beberapa probiotik bermanfaat dalam yoghurt itu sendiri.
Dengan pertimbangan ini, yoghurt lebih baik dikonsumsi saat perut sudah kenyang. Dengan begitu, sebagian asam laktatnya bisa diserap dan tidak merusak beberapa komponen bermanfaat lainnya.
6. Jus Jeruk
Jika kamu mempunyai riwayat masalah pencernaan atau perut yang sensitif, maka sebaiknya hindari minuman ini saat perut kosong. Perlu diketahui, jeruk mengandung asam sitrat yang bisa mengiritasi lapisan saluran pencernaan.
7. Alkohol
Makanan yang masuk ke tubuh akan mencegah alkohol masuk usus halus dengan cepat. Alkohol akan diproses perlahan sehingga tidak terlalu cepat memengaruhi sistem tubuh.
Sehingga, risiko terjadinya keracunan alkohol juga ikut menurun. Konsumsi alkohol dalam jumlah tertentu dapat memengaruhi kemampuan berpikir, mengendalikan gerakan tubuh, dan otak, jantung, hati, serta pankreas.
Mengawali hari dengan perut kosong sebetulnya adalah kebiasaan yang tidak sehat. Detikers sebaiknya tetap mengonsumsi makanan sesuai kebutuhan nutrisi, meski dalam porsi terbatas. Apalagi jika hendak menikmati minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat perut kosong.pada otak, jantung, hati, hingga pankreas.
(row/row)
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Dan Gold
![]() Bikin Sedih! 5 Makanan Ini Pengaruhi Suasana Hati Jadi Lebih Mellow Jakarta – Tak hanya bikin kenyang, beberapa makanan juga bisa mempengaruhi suasana hati sampai bikin sedih. Meskipun beberapa makanan ini punya rasa yang enak. Apa yang dikonsumsi sehari-hari ternyata tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tapi juga kondisi psikologis seseorang. Survei terbaru di Inggris menunjukkan bahwa makanan populer seperti pizza (46%), fish and chips (42%), serta burger dengan kentang goreng (32%) membuat banyak orang merasa buruk setelah mengonsumsinya meskipun terasa lezat saat dimakan. Melansir Yahoo (20/06), Ahli gizi Lily Soutter menyebut makanan yang cenderung tinggi lemak, karbohidrat olahan, dan garam dapat menyebabkan kembung serta penurunan energi setelah makan.
Selain itu, kandungan nutrisinya dinilai kurang mendukung fungsi otak sampai-sampai memproduksi hormon yang menciptakan perasaan sedih. Berikut 5 jenis makanan dan minuman yang dapat memicu sedih: 1. Gorengan
Penelitian di tahun 2023 yang melihat pola makan sekitar 140.728 orang, penelitian ini menemukan bahwa konsumsi rutin makanan yang digoreng, terutama kentang goreng, dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan sebesar 12% dan depresi sebesar 7%. Penyebab utamanya adalah senyawa akrilamida yang terbentuk saat makanan bertepung dimasak pada suhu tinggi. Proses penggorengan juga diketahui memperburuk peradangan, menyebabkan kembung, dan merusak kesehatan usus. Semua faktor ini berkontribusi terhadap kelelahan, stres, dan suasana hati yang buruk. 2. Asupan ManisGula dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti dengan penurunan drastis, yang berdampak langsung pada suasana hati seseorang. Gejala gula darah tinggi meliputi rasa haus, kelelahan, penglihatan kabur, sering buang air kecil, hingga penurunan berat badan. Secara emosional, hal ini bisa menimbulkan iritabilitas dan perubahan mood yang drastis. Contoh makanan dan minuman yang tinggi gula antara lain soda, donat, kue, jus buah kemasan, saus dan kecap manis, cokelat, serta beberapa jenis sereal sarapan. Sehingga konsumsi makanan di atas perlu dibatasi dan tidak boleh berlebihan, agar tidak mempengaruhi kesehatan apalagi mempengaruhi suasana hati. 3. Makanan Olahan
Sebuah studi yang dipimpin Harvard dan dipublikasikan di JAMA Network Open pada September 2023 menyoroti kemungkinan hubungan antara makanan yang diproses berkali-kali (ultra) dan kaitannya dengan kesehatan mental seseorang seperti depresi. Dalam studi yang melibatkan lebih dari 21.000 perempuan berusia 42-62 tahun, ditemukan bahwa peserta yang mengonsumsi setidaknya 9 porsi makanan olahan/hari memiliki kemungkinan 50% lebih tinggi mengalami depresi dibandingkan mereka yang mengonsumsinya dalam jumlah minimal. Beberapa contoh makanan ultra-olahan yang umum dikonsumsi sehari-hari antara lain mi instan, sereal manis untuk sarapan, minuman bersoda, nugget ayam, sosis dan hotdog, biskuit serta camilan kemasan, makanan siap saji beku (frozen food), keripik dalam kemasan, hingga permen. 4. KafeinMeski kopi dikenal memberi dorongan energi, konsumsi berlebihan justru bisa menjadi pemicu kecemasan. Kafein meningkatkan kadar hormon stres (kortisol) dalam tubuh, membuat seseorang merasa gelisah dan sulit tidur. Ketika pola tidur terganggu, dampaknya bisa terasa dalam suasana hati dan produktivitas sehari-hari. Selain itu, ketergantungan terhadap kafein dapat menyebabkan gejala putus zat seperti sakit kepala, mudah marah, dan depresi ringan. Kafein tidak hanya terdapat dalam kopi, tetapi juga teh, matcha, cokelat, dan minuman berenergi. Penting untuk mengonsumsi kafein dalam batas wajar sesuai dengan kondisi tubuh. 5. Minuman Beralkohol
Meskipun alkohol bisa memberi efek euforia sesaat, dampaknya terhadap kesehatan mental tidak bisa diabaikan. Setelah efek alkohol menghilang, seseorang dapat mengalami anxiety atau kecemasan pasca-minum. Alkohol mengubah keseimbangan kimia di otak, yang berpotensi meningkatkan perasaan stres, cemas, dan depresi. Kehilangan ingatan saat mabuk juga bisa menimbulkan kekhawatiran berlebih akan tindakan atau ucapan yang tidak diingat. Selain itu, konsumsi alkohol membatasi produksi glukosa dalam tubuh, yang bisa menyebabkan kelelahan, iritasi, dan pusing keesokan harinya. (sob/dfl) |
![]() |
||||||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Waspada! Konsumsi 5 Makanan Ini Memicu Migrain dengan Cepat Jakarta – Migrain tidak hanya dipicu oleh kelelahan saja. Ternyata ada beberapa asupan makanan yang wajib dihindari jika tak ingin mengalami migrain yang menyakitkan. Migrain atau sakit pada sebagian kepala seringkali menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Gejala berupa kepala yang terasa berat hingga nyeri pada salah satu sisi membuat aktivitas sulit dilakukan seperti biasa. Biasanya untuk meredakan migrain banyak orang yang langsung minum obat. Faktanya pola makan yang salah juga dapat memicu terjadinya migrain dengan cepat dan lebih parah.
Penderita migrain wajib berhati-hati sebelum melahap makanan yang ada dihadapannya. Pastikan tidak mengonsumsi salah satu dari daftar makanan pemicu migrain yang dianjurkan ahli untuk dihindari. Berikut ini 5 asupan makanan pemicu migrain menurut Huffpost:
1. AlkoholBagi penikmatnya, alkohol dibutuhkan untuk membantu meredakan stres. Misalnya setelah lelah bekerja seharian dan butuh asupan yang membantu merelaksasi tubuh agar lebih tenang. Racikan alkohol seperti cocktail dapat memicu sakit kepala dengan cepat bagi penderita migrain. Beberapa ahli menyebut ada efek dehidrasi yang ditimbulkan dari konsumsi alkohol dapat memicu migrain. “Alkohol itu sendiri, dan metabolisnya, memiliki beberapa faktor yang berpotensi memicu (migrain). Alkohol dapat menyebabkan vasodilatasi atau pembengkakan pembuluh darah,” papar dr. Danielle Wilhour selaku ahli saraf dan spesialis migrain. 2. CokelatDianggap sebagai makanan manis yang sehat, ternyata cokelat memiliki beberapa efek samping. Salah satunya dinilai berbahaya bagi penderita migrain. Cokelat termasuk makanan yang disebut dapat memicu migrain dengan cepat. Para ahli saraf masih berdebat tentang fase cokelat memicu migrain pada tubuh penikmatnya. “Kakao termasuk salah satu yang mempengaruhi pelepasan serotonin, sangat memungkinkan berkontribusi terhadap patogenesis migrain,” lanjut Wilhour. Makanan pemicu migrain lainnya ada di halaman berikutnya.3. KafeinSecara khusus ahli saraf juga mengkhawatirkan asupan berbagai makanan yang mengandung kafein. Seperti kopi, teh, atau bahkan cokelat yang telah disebutkan sebelumnya. Misalnya pada kopi, banyak orang yang selama ini mengonsumsinya untuk mendapatkan efek menahan kantuk. Namun cara kerja kopi yang menghalangi reseptor pada otak justru dapat memicu migrain dengan cepat. Selain itu kafein juga memiliki efek samping dehidrasi yang mirip dengan alkohol. Sehingga bagi penderita migrain asupan kafein justru akan memperparah kondisinya. 4. Keju
Dinilai menyehatkan, keju menjadi asupan makanan yang perlu diperhatikan oleh sebagian orang. Terutama pada penderita migrain hingga migrain parah yang mudah kambuh. Keju melalui proses fermentasi yang kemudian akan menghasilkan tiramin. Semakin lama keju difermentasi, maka semakin banyak juga kandungan tiramin yang harus diwaspadai oleh penderita migrain. Wilhour menyebutkan bahwa tiramin dapat memicu tekanan darah tinggi yang berpengaruh pada pelepasan neurotransmiter dan memicu migrain. Beberapa jenis keju yang harus dihindari adalah cheddar yang diperam, blue cheese, dan keju lain difermentasi lama. 5. Daging olahanDibandingkan dengan daging segar, daging olahan seolah menjadi jawaban untuk asupan makanan yang lebih sederhana. Biasanya daging olahan dipakai sebagai topping atau pelengkap makanan seperti sosis, pepperoni, dan masih banyak jenisnya. Faktanya daging olahan mengandung nitrat dan nitrit. Kedua komponen ini akan dikonversi menjadi nitrat oksida yang mempengaruhi sinyal molekul pada aliran pembuluh darah. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 menyebutkan bahwa penderita migrain memiliki kadar bakteri pemecah nitrat yang tinggi. Ketika jumlah bakteri meningkat seiring peningkatan nitrat di dalam tubuh, maka migrain akan lebih mudah kambuh. (dfl/adr)
![]() Deretan Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Bersama Durian
Jakarta – Ada sederet daftar makanan yang tidak boleh dimakan bersama buah durian. Makanan tersebut tidak direkomendasikan untuk disantap bareng dengan raja buah yang satu ini. Durian dengan aroma khas yang tajam, dikenal sebagai salah satu buah tropis paling digemari di Asia Tenggara. Rasanya manis, teksturnya lembut, tapi durian memiliki komposisi nutrisi yang unik. Selepas menyantap buah ini, mungkin dapat memicu gangguan pencernaan hingga efek yang lebih serius bagi kesehatan. Bahkan pada penyakit tertentu seperti diabetes contohnya, durian dikhawatirkan memperburuk diabetes jika dikonsumsi terlalu sering.
Daftar Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Bersama DurianDurian (Durio spp.) adalah salah satu buah tropis yang disenangi di regio Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Keunikan dan kandungan dalam buah durian, perlu diketahui dengan daftar makanan yang baiknya tidak disantap berbarengan. Laman WebMD mengatakan bahwa saat menyantap durian, perlu diperhatikan porsinya apalagi jika memiliki masalah kesehatan. Selain diabetes, laman Siloam Hospitals juga menjelaskan para penderita asam urat perlu menghindari konsumsi durian sebab mengandung jumlah purin tinggi. Kombinasi makanan tertentu dengan durian bisa menimbulkan efek yang kurang menyenangkan bagi tubuh. Berikut daftar makanan yang sebaiknya dihindari saat menyantap durian, dilansir dari laman WebMD, Says, dan VnExpress: 1. AlkoholJangan minum alkohol jika mengonsumsi durian. Minum alkohol dan mengonsumsi durian dapat meningkatkan efek samping alkohol. Dr. Huynh Tan Vu dari Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh, dalam artikel VnExpress menjelaskan mengonsumsi durian dengan alkohol dapat menghasilkan panas tubuh yang berlebihan. Bagi penderita diabetes atau tekanan darah tinggi, kandungan dalam alkohol dan durian akan memperburuk gejalanya. 2. KopiMengutip situs Says, dr Ahmad Samhan menjelaskan buah yang juga digemari rakyat Malaysia itu mengandungi sulfur dan tinggi karbohidrat. Dokter asal negeri Jiran ini menjelaskan di lain sisi kopi mempunyai kandungan kafein. Gabungan kedua zat yang terkandung, dapat menyebabkan dehidrasi. Selain itu, memadukan durian dengan kopi dapat menyebabkan masalah pencernaan. Mengonsumsi keduanya pada orang sehat tidaklah berbahaya, namun dapat memicu asam lambung pada seseorang dengan riwayat sakit maag sebelumnya. Paduan durian dan kopi juga bisa memicu risiko mabuk hingga keracunan ringan. Setelah makan durian, tunggu setidaknya empat hingga enam jam sebelum minum kopi. 3. Makanan PedasBaik Dr Ahmad Samhan maupun Dr. Huynh Tan Vu, senada menungkapkan bahwa mengonsumsi durian sebaiknya tidak dengan makanan pedas. Durian dikenal karena ‘rasa panasnya’, yang hal ini tentu akan memperburuk pencernaan jika ditambah dengan makanan pedas. Mengonsumsi keduanya secara bersamaan dapat menyebabkan kegelisahan dan ketidaknyamanan. Hindari juga konsumsi makanan berminyak, pedas, dan berprotein tinggi setelah makan durian. 4. Daging-daginganDaging sapi, domba, hingga babi tidak disarankan untuk dikonsumsi bersama durian. Sebab durian mengandung gula, kalium, lemak, dan indeks glikemik yang tinggi. Daging juga kaya akan protein dan juga lemak. Lemak jenuh dalam daging ini dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Makan durian dengan daging ini dapat menyebabkan lonjakan kadar kolesterol. 5. Minuman dan Makanan ManisDr Ahmad Samhan mengatakan selain minuman beralkohol, minuman dan makanan yang mengandung gula tinggi juga tidak direkomendasikan. Seperti minuman berkarbonasi atau soda, sampai buah-buahan yang tinggi gula. Dr Ahmad menjelaskan memadukan makanan atau minuman yang dapat memberikan stres berlebihan pada tubuh, dapat memperburuk gejala bagi penderita seperti diabetes. Dia menyarankan untuk seusai menyantap durian, perbanyak minum air putih untuk membantu membuang racun dalam tubuh. Nah, itulah tadi 5 daftar makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan buah durian. Baiknya, makan durian bersama-sama dengan konsumsi air putih, supaya porsi durian dapat lebih terkontrol. (aau/fds) Minum Red Wine Disebut Picu Sakit Kepala, Peneliti Temukan Penyebabnya Jakarta – Efek samping hingga khasiat alkohol masih menjadi perdebatan di kalangan ahli. Penelitian terbaru menyebut alasan red wine menyebabkan sakit kepala. Berbeda dengan makanan yang difermentasi, red wine dibuat melalui proses dan bahan yang berbeda. Menggunakan bahan dasar buah dan melalui proses fermentasi tidak membuat alkohol sepenuhnya menjadi minuman sehat. Penelitian demi penelitian terus dilakukan ahli untuk melihat efek samping dari konsumsi alkohol. Dalam alkohol disebut ada kandungan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.
Tetapi tak menutup kemungkinan banyak efek samping negatif yang ditimbulkan dari konsumsi alkohol. Salah satunya sakit kepala setelah minum red wine yang dijelaskan melalui penelitian terbaru. Baca juga: Orang Italia Salah Meracik Carbonara Selama 70 Tahun, Ini Kata Sejarawan
Sekelompok peneliti dari University of California dilaporkan oleh Food and Wine (22/11) telah menghabiskan waktu selama bertahun-tahun untuk menemukan penyebab sakit kepala yang ditimbulkan oleh konsumsi red wine. Melalui jurnal yang baru dipublikasi pada bulan November 2023 disebutkan 37% peminum alkohol mengalami sakit kepala. Keluhan ini dirasakan tiga jam setelah menyeruput alkohol, sebanyak 28% yang mengalami sakit kepala mengaku sempat mencicipi red wine dalam minumannya. Menurut beberapa kasus yang diamati, dua gelas red wine cukup untuk memicu sakit kepala pada peminum alkohol. Membedah kandungan di dalamnya, para peneliti meyakini penyebabnya berasal dari pengawet bernama sulfit, tannin, dan atau histamin. Pada penelitian kali ini para peneliti juga fokus melihat efek dari kandungan quercetin yang terkandung alami dari bahan nabati yang digunakan dalam racikannya. Quercetin adalah antioksidan yang ditemukan pada buah-buahan seperti buah yang asam, buah berry, hingga anggur. Adanya campuran alkohol membuat quercetin pada anggur menyebabkan sakit kepala sementara tidak akan menimbulkan efek serupa jika dikonsumsi secara langsung dalam bentuk buah utuh.
“Saat (quercetin) masuk ke dalam darah, tubuh akan mengubahnya menjadi bentuk yang berbeda bernama quercetin glucuronide,” ujar Andrew Waterhouse, selaku ahli kimia wine dan profesor di UC Davis Department of Viticulture and Enology. Ternyata penyebab beberapa gejala yang timbul dari konsumsi alkohol adalah aktifnya enzim yang perlu dicerna dengan memicu produksi kimia lain di dalam tubuh. Pemecahan quercetin glucuronide dapat menyebabkan pembentukan acetaldehyde yang dapat menyebabkan mual hingga sakit kepala. “Kami dapat menyimpulkan bahwa sejumlah quercetin, mereka menyebabkan sakit kepala, termasuk ketika konsumennya memiliki riwayat migrain atau sakit kepala sebelumnya,” papar Morris Levin selaku direktur Headache Center at University of California. Penemuan ini disambut bahagia oleh para peneliti karena telah lama dilakukan untuk menjelaskan efek samping minum alkohol, khususnya red wine. Tetapi masih banyak penelitian lain yang kan dilakukan untuk memastikan efek sampingnya dengan tepat dan efek pada jenis alkohol lainnya. (dfl/odi)
![]() Muncul Usulan Larangan Menyajikan Alkohol di Penerbangan Malaysia AirlinesKuala Lumpur – Industri pariwisata memperingatkan usulan larangan penjualan alkohol di penerbangan Malaysia Airlines dapat merusak citra negara itu sebagai destinasi yang toleran dan inklusif. Selain itu, larangan menyajikan alkohol dalam penerbangan Malaysia Airlines dinilai bisa juga melemahkan daya saing maskapai nasional Malaysia tersebut. Presiden Asosiasi Agen Tur dan Perjalanan Malaysia (Matta), Nigel Wong, menyatakan bahwa banyak maskapai internasional menyajikan alkohol berdasarkan rute dan ekspektasi pelanggan.
“Malaysia dikenal sebagai negara pariwisata yang moderat. Kami menekankan nilai-nilai seperti toleransi, penerimaan, dan inklusivitas. Itulah yang membuat Malaysia begitu menarik sebagai destinasi wisata,” ujar Wong, seperti dilansir Free Malaysia Today. Presiden Federasi Pariwisata Malaysia, Sri Ganesh Michiel, mendesak publik negara itu untuk memahami alasan maskapai penerbangan memilih untuk menyajikan alkohol. Komentar dari para pemimpin industri di Malaysia muncul setelah adanya seruan dari beberapa politisi untuk menghentikan penyajian minuman beralkohol dalam penerbangan Malaysia Airlines. Anggota Parlemen Hulu Selangor, Hasnizan Harun, berargumen di parlemen bahwa menyajikan alkohol bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam dan menempatkan beberapa kru Muslim dalam posisi yang sulit. Para kritikus menentang usulan larangan tersebut, memperingatkan bahwa larangan total akan mengikis daya tarik maskapai bagi pelancong internasional dan merugikan pendapatan negara. ——– Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia. (wsw/wsw) |



















