Tag: alpukat

  • Apa Benar Makan Alpukat Bikin Gemuk dan Sembelit?


    Jakarta

    Alpukat tergolong buah yang banyak digemari. Buah ini juga ‘diselimuti’ berbagai mitos yang sebenarnya tak perlu lagi dipercaya. Begini faktanya.

    Alpukat adalah buah bertekstur lembut yang rasanya gurih. Jenis buah ini digemari karena bisa diolah menjadi berbagai hidangan, tak hanya sebagai buah potong saja.

    Alpukat enak dijadikan isian salad, dijadikan smoothies, hingga saus cocolan seperti guacamole. Namun dalam konsumsinya, masih banyak orang ragu-ragu karena memercayai mitos yang beredar.


    Contohnya makan alpukat disebut bikin gemuk dan konstipasi, padahal faktanya tidak seperti itu. Alpukat justru menyehatkan jika dikonsumsi dengan cara tepat.

    Mengutip Mashed (5/2/2024), inilah 7 mitos alpukat yang tak perlu lagi dipercaya:

    1. Alpukat bikin gemuk

    Banyak pelaku diet menghindari makan alpukat karena dianggap bikin gemuk. Alpukat memang tinggi kandungan lemak. Satu buah alpukat ukuran sedang mengandung sekitar 22 gram lemak, 240 kalori, 10 gram serat, dan 13 gram karbohidrat.

    Namun jumlah lemak yang tinggi itu jangan langsung diklaim tak sehat dan pemicu kegemukan. Sebab lemak dalam alpukat tergolong sehat karena berupa 15 gram lemak tak jenuh tunggal, 4 gram lemak tak jenuh ganda, dan 3 gram lemak jenuh. Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda tidak berhubungan dengan penambahan berat badan. Lemak ini justru bermanfaat untuk kesehatan jantung.

    2. Alpukat tidak perlu dicuci

    Cara Menyimpan AlpukatFoto: iStock

    Mitos yang banyak dipercaya adalah alpukat tidak perlu dicuci karena daging buahnya terlindungi kulit yang tebal. Faktanya, alpukat sebaiknya tetap dicuci untuk menyingkirkan zat berbahaya di permukaan alpukat, seperti bakteri atau pestisida. Keduanya dapat berpindah ke daging buah selama proses pemotongan atau pengupasan.

    Penelitian Food and Drug Administration (FDA) mengungkap alpukat mungkin mengandung bakteri listeria di kulitnya. Bakteri ini bisa berbahaya jika termakan ibu hamil dan lansia.

    3. Proses kecokelatan daging buah alpukat tak bisa dihentikan

    Pencinta alpukat pasti tahu masalah utama usai memotong alpukat adalah daging buahnya akan berwarna kecokelatan usai terpapar udara. Banyak orang pun berpikir hal ini tidak dapat dihindari, padahal faktanya bisa.

    Kamu hanya perlu memercikkan perasan air lemon atau jeruk nipis ke daging buah alpukat Kandungan asam sitrat dari buah citrus tersebut akan menunda waktu daging buah alpukat kecokelatan. Cara lainnya dengan menggosokkan sedikit minyak zaitun atau madu ke permukaan daging buah alpukat sebagai pelapisnya.

    4. Alpukat tidak boleh disimpan di kulkas

    tips menyimpan alpukatFoto: iStock

    Persoalan menyimpan alpukat juga banyak dipercaya. Beberapa orang percaya alpukat tidak boleh disimpan di kulkas karena warna dan teksturnya akan berubah tidak enak.

    Hal itu rupanya hanya mitos karena menyimpan alpukat dalam kulkas bantu mempertahankan kualitas buah, terutama setelah alpukat matang. Rasa dan konsistensi teksturnya akan tahan lebih lama.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Makan alpukat tiap hari tidak sehat

    Saking sukanya, beberapa pencinta alpukat akan mengonsumsinya setiap hari. Namun muncul kekhawatiran kalau hal ini buruk untuk kesehatan. Faktanya, makan alpukat setiap hari tidaklah masalah.

    Jenis lemak yang terkandung adalah lemak sehat yang bagus untuk kesehatan jantung. Alpukat juga sumber serat yang bantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok dikonsumsi pelaku diet.

    6. Alpukat bikin sembelit

    Apakah Kopi Bisa Mengatasi Sembelit? Berikut FaktanyaFoto: Getty Images/iStockphoto/yipengge

    Mitos lain soal alpukat adalah konsumsinya bikin sembelit, padahal itu tidak benar. Alpukat jika dikombinasikan dengan diet bergizi seimbang, asupan air, dan aktivitas fisik yang cukup, maka akan menyehatkan pencernaan.

    Alpukat juga sumber serat larut dan tidak larut yang merupakan komponen utama untuk menyehatkan pencernaan. Alpukat ukuran rata-rata mengandung sekitar 10 gram serat larut yang membantu memenuhi 40% kebutuhan serat harian pada wanita dan 28% pada pria.

    7. Cara cepat mematangkan alpukat di microwave

    Untuk mematangkan alpukat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya memasukkan alpukat ke microwave. Cara ini kabarnya bisa membuat alpukat matang lebih cepat.

    Yang terjadi sebenarnya, hanya biji buah alpukat yang akan melembut, tapi sebenarnya daging buah alpukat tidak matang. Jadi rasa alpukat akan tetap mentah dan kurang creamy layaknya alpukat mentah lain. Untuk solusi terbaik, coba taruh alpukat di kantong kertas agar tingkat pelepasan gas etilen meningkat sehingga alpukat matang lebih cepat.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Makan Alpukat Bikin Gemuk dan Sembelit?


    Jakarta

    Alpukat tergolong buah yang banyak digemari. Buah ini juga ‘diselimuti’ berbagai mitos yang sebenarnya tak perlu lagi dipercaya. Begini faktanya.

    Alpukat adalah buah bertekstur lembut yang rasanya gurih. Jenis buah ini digemari karena bisa diolah menjadi berbagai hidangan, tak hanya sebagai buah potong saja.

    Alpukat enak dijadikan isian salad, dijadikan smoothies, hingga saus cocolan seperti guacamole. Namun dalam konsumsinya, masih banyak orang ragu-ragu karena memercayai mitos yang beredar.


    Contohnya makan alpukat disebut bikin gemuk dan konstipasi, padahal faktanya tidak seperti itu. Alpukat justru menyehatkan jika dikonsumsi dengan cara tepat.

    Mengutip Mashed (5/2/2024), inilah 7 mitos alpukat yang tak perlu lagi dipercaya:

    1. Alpukat bikin gemuk

    Banyak pelaku diet menghindari makan alpukat karena dianggap bikin gemuk. Alpukat memang tinggi kandungan lemak. Satu buah alpukat ukuran sedang mengandung sekitar 22 gram lemak, 240 kalori, 10 gram serat, dan 13 gram karbohidrat.

    Namun jumlah lemak yang tinggi itu jangan langsung diklaim tak sehat dan pemicu kegemukan. Sebab lemak dalam alpukat tergolong sehat karena berupa 15 gram lemak tak jenuh tunggal, 4 gram lemak tak jenuh ganda, dan 3 gram lemak jenuh. Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda tidak berhubungan dengan penambahan berat badan. Lemak ini justru bermanfaat untuk kesehatan jantung.

    2. Alpukat tidak perlu dicuci

    Cara Menyimpan AlpukatFoto: iStock

    Mitos yang banyak dipercaya adalah alpukat tidak perlu dicuci karena daging buahnya terlindungi kulit yang tebal. Faktanya, alpukat sebaiknya tetap dicuci untuk menyingkirkan zat berbahaya di permukaan alpukat, seperti bakteri atau pestisida. Keduanya dapat berpindah ke daging buah selama proses pemotongan atau pengupasan.

    Penelitian Food and Drug Administration (FDA) mengungkap alpukat mungkin mengandung bakteri listeria di kulitnya. Bakteri ini bisa berbahaya jika termakan ibu hamil dan lansia.

    3. Proses kecokelatan daging buah alpukat tak bisa dihentikan

    Pencinta alpukat pasti tahu masalah utama usai memotong alpukat adalah daging buahnya akan berwarna kecokelatan usai terpapar udara. Banyak orang pun berpikir hal ini tidak dapat dihindari, padahal faktanya bisa.

    Kamu hanya perlu memercikkan perasan air lemon atau jeruk nipis ke daging buah alpukat Kandungan asam sitrat dari buah citrus tersebut akan menunda waktu daging buah alpukat kecokelatan. Cara lainnya dengan menggosokkan sedikit minyak zaitun atau madu ke permukaan daging buah alpukat sebagai pelapisnya.

    4. Alpukat tidak boleh disimpan di kulkas

    tips menyimpan alpukatFoto: iStock

    Persoalan menyimpan alpukat juga banyak dipercaya. Beberapa orang percaya alpukat tidak boleh disimpan di kulkas karena warna dan teksturnya akan berubah tidak enak.

    Hal itu rupanya hanya mitos karena menyimpan alpukat dalam kulkas bantu mempertahankan kualitas buah, terutama setelah alpukat matang. Rasa dan konsistensi teksturnya akan tahan lebih lama.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Makan alpukat tiap hari tidak sehat

    Saking sukanya, beberapa pencinta alpukat akan mengonsumsinya setiap hari. Namun muncul kekhawatiran kalau hal ini buruk untuk kesehatan. Faktanya, makan alpukat setiap hari tidaklah masalah.

    Jenis lemak yang terkandung adalah lemak sehat yang bagus untuk kesehatan jantung. Alpukat juga sumber serat yang bantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok dikonsumsi pelaku diet.

    6. Alpukat bikin sembelit

    Apakah Kopi Bisa Mengatasi Sembelit? Berikut FaktanyaFoto: Getty Images/iStockphoto/yipengge

    Mitos lain soal alpukat adalah konsumsinya bikin sembelit, padahal itu tidak benar. Alpukat jika dikombinasikan dengan diet bergizi seimbang, asupan air, dan aktivitas fisik yang cukup, maka akan menyehatkan pencernaan.

    Alpukat juga sumber serat larut dan tidak larut yang merupakan komponen utama untuk menyehatkan pencernaan. Alpukat ukuran rata-rata mengandung sekitar 10 gram serat larut yang membantu memenuhi 40% kebutuhan serat harian pada wanita dan 28% pada pria.

    7. Cara cepat mematangkan alpukat di microwave

    Untuk mematangkan alpukat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya memasukkan alpukat ke microwave. Cara ini kabarnya bisa membuat alpukat matang lebih cepat.

    Yang terjadi sebenarnya, hanya biji buah alpukat yang akan melembut, tapi sebenarnya daging buah alpukat tidak matang. Jadi rasa alpukat akan tetap mentah dan kurang creamy layaknya alpukat mentah lain. Untuk solusi terbaik, coba taruh alpukat di kantong kertas agar tingkat pelepasan gas etilen meningkat sehingga alpukat matang lebih cepat.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi Alpukat Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Sebabnya!


    Jakarta

    Alpukat sering dijadikan sebagai menu makan saat sedang diet. Namun, apakah makan alpukat benar-benar bisa membantu menurunkan berat badan?

    Alpukat memang bisa menjadi kunci pendukung keberhasilan dalam menurunkan berat badan. Tentunya selain konsumsi makanan gizi seimbang, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup.

    Pakar nutrisi Laura Burak mengatakan, buah ini adalah sumber lemak dan serat omega-3, dua kombinasi kuat yang menstabilkan kadar gula darah, memperlambat pencernaan, dan mencegah keinginan makan yang tidak sehat.

    Tentu saja, dengan mengonsumsi alpukat, kamu tidak akan lagi mencari camilan atau makanan ultra-processed tinggi gula di kemudian hari.

    “Menambahkan alpukat ke dalam pola makan setidaknya sekali atau dua kali sehari akan membuat kamu lebih kenyang dan kecil kemungkinannya untuk makan makanan ringan dan/atau makan malam berkalori tinggi dalam porsi besar yang biasanya menyebabkan penambahan berat badan,” kata Burak kepada Eat This Not That.

    Penelitian mendukung betapa bermanfaatnya alpukat bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan dan menjadi bugar. Menurut analisis Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional pada 2001-2012, orang yang mengonsumsi alpukat memiliki berat badan lebih rendah dan lingkar pinggang lebih kecil dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi alpukat.

    AlpukatAlpukat Foto: Getty Images/HRAUN

    Selain itu, data dari uji klinis acak terhadap orang dewasa yang kelebihan berat badan mengungkapkan bahwa makan setengah buah alpukat saat makan siang memberi rasa kenyang yang lebih besar dan berkurangnya keinginan untuk makan lima jam setelah makan siang.


    Nutrisi Alpukat

    Mengutip Healthline, dalam 100 gram atau setengah buah alpukat terdapat beberapa vitamin, mineral, lemak sehat, dan serat. Dengan kata lain, setengah buah alpukat mengandung sekitar 160 kalori.

    Selain itu, alpukat juga mengandung cukup banyak niasin, riboflavin, tembaga, magnesium, mangan, dan antioksidan. Alpukat juga rendah karbohidrat dan merupakan sumber serat yang baik. Setiap porsi hanya mengandung 9 gram karbohidrat, 7 di antaranya berasal dari serat.

    Tidak seperti kebanyakan buah lainnya, alpukat relatif tinggi lemak yaitu sekitar 15 persen.

    Manfaat makan alpukat

    Manfaat makan alpukat tiap hariManfaat makan alpukat tiap hari Foto: Getty Images/iStockphoto/serezniy

    Selain bermanfaat menurunkan berat badan, Burak mengatakan alpukat adalah “pembangkit nutrisi” yang secara alami menambahkan antioksidan ke dalam makanan.

    Alpukat juga dapat dinikmati dengan berbagai cara dan rasanya luar biasa lezat, yang merupakan bagian penting dalam menjaga konsistensi kebiasaan makan yang sehat.

    “Singkatnya, menambahkan alpukat ke dalam makanan Anda membuat Anda bahagia secara mental dan fisik,” kata Burak.

    Selain itu, menukil Healthify me, alpukat kaya akan sifat anti-inflamasi dan asam oleat, yang meningkatkan proses pencernaan dan mengurangi risiko obesitas.

    Mengonsumsi alpukat membantu mengatur nafsu makan dan menurunkan risiko penyakit jantung, kolesterol, dan diabetes beserta manfaatnya.

    Alpukat merupakan makanan tinggi lemak. Namun, sintesis asam oleat merupakan penyusun sebagian besar lemak.

    Penelitian menunjukkan bahwa asam oleat merupakan asam lemak tak jenuh tunggal yang banyak ditemukan pada kacang-kacangan dan minyak zaitun.

    Ini adalah komponen penting dari diet penurunan berat badan yang sehat. Selain itu, mengonsumsi alpukat mentah bertindak sebagai agen detoksifikasi alami dan membantu membersihkan tubuh.

    Sebaiknya konsumsi alpukat dalam keadaan segar. Tanpa tambahan pemanis atau susu agar tak ada penambahan kalori dan tetap dapatkan manfaat sehat.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Takut Rambut Rontok? Coba Konsumsi 6 Makanan Sehat Ini


    Jakarta

    Rambut rontok jadi masalah mum jutaan orang di dunia. Temukan cara alami untuk menjaga kesehatannya dengan enam asupan makanan ini.

    Faktor genetik dan perubahan hormonal memang berperan besar, namun pola makan sehari-hari tidak kalah penting dalam menjaga kekuatan rambut dan mencegah kerontokan dini. Rambut yang sehat tumbuh dari folikel yang membutuhkan asupan nutrisi secara konsisten, terutama protein, vitamin, dan mineral penting.

    Tanpa gizi seimbang pertumbuhan rambut dapat melambat, helai rambut menjadi rapuh, mudah patah, hingga mengalami penipisan. Bahkan kekurangan nutrisi tertentu bisa mempercepat uban atau memicu kerontokan lebih parah.


    Kabar baiknya, dengan memilih makanan yang tepat, kita dapat mendukung siklus pertumbuhan rambut secara alami. Dilansir dari Cosmed Hair Skin (29/09/2025), berikut enam makanan sehat untuk cegah rambut rontok.

    1. Lemak Ikan

    Raw fillets of red fish, salmon, cooking healthy diet dishes for dinnerSalmon. Foto: iStock

    Salmon, makarel, sarden, dan jenis ikan berlemak lainnya dikenal sebagai sumber terbaik asam lemak omega-3 yang sangat penting bagi kesehatan rambut. Kandungan lemak baik ini membantu menjaga kilau alami sekaligus memperkuat batang rambut, serta mendukung kesehatan kulit kepala.

    Selain itu, ikan berlemak juga kaya protein berkualitas tinggi dan vitamin D yang berperan besar dalam menjaga folikel rambut tetap kuat.

    Kekurangan kandungan omega-3 pada tubuh dapat memicu rambut kering, rapuh, bahkan kerontokan. Karena itu, para ahli gizi menyarankan untuk menambahkan ikan berlemak ke dalam menu makan sebanyak dua hingga tiga kali seminggu, agar manfaatnya terasa optimal pada rambut maupun kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    2. Telur

    Tasty diet dish for breakfast or lunch. Scrambled eggs on plate over white stone background. Healthy food. Top view, flat layTelur. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tatiana Volgutova

    Telur adalah salah satu sumber alami terbaik biotin dan protein, dua zat gizi utama yang penting untuk mencegah kerontokan. Biotin berperan dalam produksi keratin, yaitu protein penyusun rambut. Sedangkan protein itu sendiri menjadi bahan baku pertumbuhan rambut yang sehat dan kuat.

    Tidak hanya itu, telur juga mengandung mineral seperti selenium, zat besi, dan zinc yang semuanya mendukung pertumbuhan rambut secara alami. Kombinasi lengkap nutrisi ini menjadikan telur pilihan sarapan ideal, terutama bagi mereka yang ingin memperkuat rambut sejak dari akar.

    Menyantap telur secara rutin, baik direbus maupun diolah sehat lainnya, dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi rambut sehari-hari.

    3. Sayuran Hijau

    Stir-fried Kale Quail Eggs (Stir-fried Water Spinach with Quail Eggs)Sayuran hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto/AmalliaEka

    Sayuran hijau seperti bayam, kale dan sawi dikenal kaya akan zat besi, folat, serta vitamin A dan C. Kekurangan zat besi diketahui menjadi salah satu penyebab utama kerontokan rambut, khususnya pada perempuan. Sehingga menjadikan sayuran ini penting untuk dikonsumsi.

    Vitamin C dalam sayuran hijau membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik, sementara vitamin A mendukung produksi sebum, minyak alami yang menjaga kelembapan kulit kepala dan rambut.

    Dengan memasukkan satu porsi sayuran hijau dalam menu harian, kebutuhan nutrisi rambut dapat terpenuhi dengan lebih seimbang, sekaligus mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    4. Alpukat

    tips bikin Avocado Toast agar lebih enak dan sehat Avocado Toast agar lebih enak dan sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Alpukat kaya akan lemak sehat tak jenuh tunggal, vitamin E, serta biotin yang baik untuk pertumbuhan rambut. Vitamin E bekerja sebagai antioksidan kuat yang melindungi folikel rambut dari kerusakan akibat radikal bebas dan stres lingkungan. Lemak sehat dalam alpukat juga menjaga kelembapan kulit kepala serta menambah kilau alami rambut.

    Kekurangan biotin kerap dikaitkan dengan kerontokan, sehingga alpukat bisa menjadi pilihan tepat untuk mencegahnya. Konsumsi alpukat secara rutin, baik sebagai jus, salad, atau olesan roti, memberikan manfaat gizi lengkap untuk menunjang kekuatan dan keindahan rambut dari dalam tubuh.

    5. Kacang dan Biji-Bijian

    Almond, kenari, biji rami, hingga biji chia merupakan camilan sehat kaya asam lemak esensial, vitamin E, dan zinc (seng). Kenari bahkan mengandung asam alfa-linolenat, sejenis omega-3 yang dapat membantu menutrisi rambut secara alami.

    Sementara itu, biji labu kaya akan zinc yang berperan penting dalam pertumbuhan jaringan rambut serta memperbaiki sel yang rusak.

    Cukup konsumsi segenggam campuran kacang dan biji-bijian setiap hari, rambut akan mendapat tambahan nutrisi penting. Selain praktis, camilan ini juga sehat bagi tubuh dan bisa menjadi alternatif pengganti camilan tinggi gula atau lemak jenuh.

    6. Ubi Jalar

    cara memanggang ubi jalar ubi jalar Foto: Getty Images/iStockphoto

    Ubi jalar adalah sumber beta-karoten yang melimpah, zat yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin ini penting bagi pertumbuhan sel, termasuk sel rambut, serta membantu produksi sebum yang menjaga kelembapan alami rambut. Berbeda dengan beberapa sumber vitamin A lain, beta-karoten dari ubi jalar relatif aman karena kecil kemungkinan menyebabkan kelebihan dosis.

    Dengan rasa manis alami dan tekstur lembut, ubi jalar bisa menjadi pilihan menu sehat sekaligus enak untuk mendukung kesehatan rambut. Mengkonsumsinya secara rutin, baik direbus, dipanggang, maupun diolah menjadi sup, memberikan manfaat nyata bagi kekuatan dan keindahan rambut.

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • 7 Makanan Kaya Serat Ini Efektif Turunkan Hipertensi


    Jakarta

    Tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa berakibat fatal jika tidak diatasi. Beberapa makanan kaya serat dan antioksidan ini efektif menurunkan hipertensi.

    Hipertensi dapat terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Merokok dan kebanyakan makan makanan mengandung garam bisa jadi pemicunya.

    Jika tidak diatasi, kondisi ini bisa berakibat fatal. Karenanya hipertensi disebut juga sebagai penyakit ‘silent killer’. Kuncinya adalah dengan menjaga kesehatan jantung.


    Mengingat jantung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jika jantung sehat, maka tekanan darah juga bisa stabil. Untuk itu, ada beberapa makanan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

    Dikutip dari Health US News (03/01/25) berikut 7 makanan tersebut.

    1. Alpukat

    AlpukatAlpukat dikemas dengan lemak sehat. Foto: Getty Images/ASMR

    Buah alpukat kaya akan lemak sehat yang disebut asam lemak omega-3. Selain itu, superfood ini juga dia ya akan kalium dan magnesium dan serat yang tinggi.

    Nutrisi pada alpukat tersebut dapat menyehatkan jantung. Jantung yang sehat akan memompa darah ke seluruh tubuh dan membuat pembuluh darah terjaga kesehatannya.

    2. Kacang-kacangan

    Hipertensi dapat diatasi dengan mengasup protein dan potasium yang cukup. Dua nutrisi penting itu dapat ditemukan dengan mengonsumsi kacang-kacangan.

    Mulai dari almond, pistachio, walnut, dan mete.
    Almond dia ya akan serat dan arginine yang meningkatkan produksi nitrogen oksida. Ini efektif untuk menurunkan tekanan darah.

    3. Bit

    buah bitbuah bit mengandung nitrat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Foto: iStock

    Menurut studi yang terbit di jurnal Biomolecules (2018), buah bit mengandung nitrat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah baik dalam jangka pendek atau panjang.

    Nitrat tersebut dapat diubah menjadi oksida nitrat yang akan berperan membantu menjaga kestabilan tekanan darah. Selain itu, bit juga mengandung serat yang baik untuk mencegah hipertensi.

    4. Buah Berry

    Buah berry seperti blackberry, blueberry, raspberry dan strawberry kaya akan serat. Ini penting untuk mencegah hipertensi. Selain itu, buah ini juga penuh akan antioksidan.

    Antioksidan itu akan berperan untuk meningkatkan kesehatan jantung yang nantinya akan melancarkan tekanan darah, seperti yang dikutip dari studi di jurnal Nutrients (2022).

    Makanan yang dapat menurunkan tekanan darah ada di halaman selanjutnya.

    5. Salmon

    Salmon Salmon mengandug asam lemak omega-3. Foto: Getty Images/Nadiia Borovenko

    Ikan berlemak seperti salmon memiliki beberapa manfaat yang meningkatkan kesehatan jantung, lebih dari sekadar menurunkan tekanan darah. Ini berkat asam lemak omega-3 di dalamnya.

    Lemak sehat tersebut juga akan mengurangi peradangan dan menurunkan trigliserida, sejenis lemak yang ditemukan dalam darah. Dengan begitu kesehatan jantung akan terjaga.

    6. Cokelat Hitam

    Cokelat hitam atau dark chocolate mengandung senyawa penting yang disebut sebagai flavonoid. Senyawa tersebut merupakan antioksidan yang penting dalam penyebaran darah ke seluruh tubuh.

    Studi di Journal of Drug Delivery and Therapeutics (2022) menyebutkan bahwa flavonoid akan melepaskan nitrat oksida yang menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah dan mengurangi beban kerja jantung, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

    7. Brokoli

    cara masak brokoli bagian batangnyaBrokoli dapat menurunkan tekanan darah, Foto: tiktok/istock

    Brokoli dapat menurunkan tekanan darah, seperti yang diungkap oleh penelitian dari jurnal BMC Medicine (2024). Brokoli mengandung glukosinolat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

    Selain itu, juga ada kandungan antioksidan flavonoid dalam brokoli yang bisa meningkatkan fungsi pembuluh darah dan mengoptimalkan kadar oksida nitrat dalam tubuh.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Konsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai Lebaran


    Jakarta

    Usai lebaran, banyak orang mulai memperbaiki pola makan. Bagi yang berniat menurunkan berat badan ada lima makanan yang bisa bantu bakar lemak.

    Mengalami kenaikan berat badan setelah libur panjang atau makan banyak usai Lebaran merupakan hal yang wajar. Namun jika berat badan naik secara berlebihan, tentunya harus diwaspadai agar tidak berdampak pada kesehatan. Cara yang paling mudah untuk mengontrol berat badan tentu saja dengan memulai pola hidup sehat.

    Salah satu yang penting diperhatikan adalah pemilihan pola makan. Bagi yang sedang diet, mengonsumsi beberapa makanan ini berguna untuk membantu mempercepat pembakaran lemak tubuh sekaligus mengurangi lingkar badan.


    Menurut beberapa ahli gizi ada banyak makanan sederhana yang sehat dan bisa membantu pembakaran lemak di perut sampai area tubuh lainnya. Dilansir dari berbagai sumber (16/04), berikut lima makanan sehat untuk memberantas lemak membandel:

    1. Kaldu Tulang Sapi

    kaldu tulang sapikaldu tulang sapi Foto: iStock

    Meski jarang didengar, ternyata kuah kaldu dari tulang sapi atau tulang hewani lainnya cukup bermanfaat untuk membakar lemak tubuh. Alasan utamanya, karena kuah dari kaldu tulang ini rendah kalori namun asupan proteinnya cukup tinggi.

    Rasa dari kaldu tulang ini cukup gurih, sehingga cukup mengobati rasa kangen pada makanan gurih saat diet. Kaldu tulang bisa meningkatkan otot murni bebas lemak yang bagus untuk bentuk tubuh.

    Selain bagus untuk membakar lemak, sup atau kuah dari kaldu tulang ini bagus untuk menjaga kulit tetap sehat.

    “Jika ragu (untuk diet), mulailah dengan menyantap kaldu tulang. Kaldu berfungsi untuk mengubah sistem kerja usus, sementara kandungan kolagen di dalamnya bekerja untuk memperbaiki kulit. Serta nutrisi dan efeknya yang bisa membakar lemak,” kata Kellyann Petrucci, ahli gizi sekaligus dokter kesehatan ternama di New York.

    2. Kayu manis

    Konsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai LebaranKonsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai Lebaran Foto: Ilust iStock

    Seperti jahe, kayu manis juga bisa dicampurkan ke dalam berbagai makanan sampai aneka kue. Kayu manis sering ditemukan dalam makanan, teh sampai sup yang kaya nutrisi.

    Hal ini dibenarkan oleh Dokter Victoria Glass yang merupakan ahli kesehatan di Farr Institute. Dirinya menyebutkan bahwa kayu manis merupakan salah satu herbal yang sangat disukainya. Karena kandungan kayu manis ini bisa mencegah orang dari kelaparan, sampai menyebabkan orang lebih mudah kehilangan berat badan.

    “Kayu manis juga lebih sulit diurai oleh tubuh. Sehingga ketika tubuh memproses kayu manis, akan lebih banyak kalori yang dibakar,” sambungnya.

    3. Jahe

    Konsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai LebaranKonsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai Lebaran Foto: Ilust iStock

    Rempah ini tak hanya enak digunakan sebagai bahan masakan dan dijadikan campuran teh berkhasiat. Menurut dokter sekaligus ahli kesehatan Daniel Boyer, jahe berperan penting dalam membantu membakar lemak tubuh.

    “Jahe ini merupakan bahan yang cocok untuk ditambahkan ke berbagai jenis makanan, karena memiliki aroma dan rasa pedas di baliknya. Selain itu jahe ini termasuk herbal yang bisa meningkatkan sistem metabolisme tubuh, membantu membakar lemak, serta mengurangi penyerapan lemak pada saat yang bersamaan,” ungkapnya.

    Menurut Boyer, memasukkan jahe ke dalam pola makan sehari-hari bisa menurunkan risiko masalah kesehatan yang berkaitan dengan obesitas.

    4. Alpukat

    Konsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai LebaranKonsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai Lebaran Foto: Ilust iStock

    Buah kekinian yang digemari generasi millennial ini rupanya tak hanya cantik saja warnanya, tapi Dokter Boyer menjelaskan ada banyak sekali manfaat kesehatan jika orang rutin mengonsumsi alpukat. Terutama bagi mereka yang berusaha menurunkan berat badan dan membakar lemak tubuh.

    Buah ini mengandung vitamin K, C dan E. Tak ketinggalan aneka mineral sampai lemak sehat serta seratnya yang memperlancar pencernaan. Menurut Boyer, alpukat merupakan makanan sehat yang baik untuk diet terutama menu sarapan.

    5. Kuning Telur

    Konsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai LebaranKonsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai Lebaran Foto: Ilust iStock

    Petrucci menjelaskan bahwa kuning telur merupakan makanan yang ampuh untuk membantu membakar lemak. Hal ini dikarenakan kuning telur kaya akan choline, sejenis nutrisi lipotropic yang berguna menghempaskan lemak dari liver.

    Tentunya Petrucci menyarankan orang tak hanya makan kuning telur saja. Namun kuning telur ini bisa disantap dengan makanan lain, seperti sayuran yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh, serta kandungannya yang bisa membuat berat badan tubuh lebih cepat turun.

    “Pilihlah sayuran hijau yang mengandung banyak serat untuk mengisi perut, dan membuat tubuh lebih kenyang. Sehingga menghindari kita untuk ngemil, sekaligus membakar lebih banyak lemak tubuh ketika kita berolahraga,” ungkap Petrucci.

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Hati-hati! Makan Alpukat Kebanyakan Bisa Picu 4 Efek Samping

    Hati-hati! Makan Alpukat Kebanyakan Bisa Picu 4 Efek Samping


    Jakarta

    Alpukat menjadi buah favorit pelaku hidup sehat karena mengandung lemak baik dan rasanya creamy gurih. Namun hindari makan alpukat kebanyakan karena bisa memunculkan efek samping ini.

    Alpukat disebut pakar kesehatan sebagai salah satu sumber lemak sehat paling baik untuk tubuh. Alpukat mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal yang bagus untuk kesehatan jantung hingga tekanan darah.

    Teksturnya yang lembut dengan rasa creamy dan gurih juga menjadi kelebihan alpukat. Buah hijau ini mudah diolah menjadi aneka hidangan lezat, mulai dari dijadikan isian salad hingga topping roti panggang.


    Namun, bukan berarti Anda dapat mengonsumsi alpukat sebanyak mungkin. Batasi konsumsinya 1/2 atau 1 buah saja per hari. Mengonsumsi alpukat kebanyakan akan menimbulkan efek samping.

    Berikut 4 hal yang bakal terjadi jika kebanyakan makan alpukat:

    1. Perut tidak nyaman

    AlpukatAlpukat Foto: Getty Images/ASMR

    Jika mengonsumsi alpukat berlebihan, maka Anda bisa mengalami rasa tidak nyaman di perut. Tak jarang rasa tidak nyaman ini mengarah pada iritasi gastrointestinal.

    Mengutip dari Style Craze, makan alpukat terlalu banyak juga bisa memicu sembelit atau diare. Anda bisa sembelit sebab kandungan serat pada alpukat tinggi.

    Di sisi lain, Anda bisa juga diare karena alpukat tinggi komponen air dan tubuh kesulitan menyerap kadar air akibat konsumsinya berlebihan.

    2. Risiko kekurangan asupan nutrisi lain

    Konsumsi alpukat memberikan rasa kenyang lebih dalam waktu lama karena kandungan lemak yang tinggi.

    “Kandungan lemak dapat menggantikan nutrisi lain dalam makanan karena Anda mungkin tidak merasa lapar untuk menghabiskan makanan Anda,” kata dietisien Shena Jaramillo, mengutip dari Eat This Not That.

    Lemak plus serat yang tinggi membuat Anda tidak ingin makan makanan lain sehingga berisiko kehilangan nutrisi tambahan. Padahal, Anda butuh variasi asupan untuk mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan tubuh.

    3. Peradangan meningkat

    Alpukat termasuk buah tinggi kalori dengan sebagian besar kalori terdiri dari lemak. Selain lemak tak jenuh tunggal, alpukat juga mengandung lemak jenuh. Sekitar 15 persen lemak pada alpukat adalah lemak jenuh.

    Dengan kata lain, efek samping makan alpukat terlalu banyak bisa mengarah pada peradangan arteri yang kemudian memicu risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kolesterol tinggi.

    4. Kenaikan berat badan

    Makan alpukat berlebihan bisa memicu kenaikan berat badan. Alpukat memang menyehatkan, tapi jangan lupa bahwa buah ini tinggi kalori.

    Saat asupan kalori harian lebih tinggi daripada yang mampu dibakar, kelebihan kalori akan disimpan sebagai lemak. Meski lemak alpukat diberi label lemak ‘sehat’, tapi kelebihan konsumsi lemak sehat tidak memberikan manfaat tambahan buat tubuh.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Awas Kebanyakan, Ini 4 Efek Samping Makan Alpukat Berlebihan”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Alpukat Untuk Kesehatan Tubuh

    Jakarta

    Siapa yang tidak mengenal buah alpukat? Buah berkulit hijau ini merupakan buah favorit kebanyakan orang Indonesia dan sering diolah menjadi minuman jus yang menyegarkan.

    Di balik rasanya yang nikmat, alpukat mengandung segudang manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh, lho. Kira-kira apa saja manfaat yang terdapat pada buah alpukat? Yuk, simak uraiannya dalam artikel ini.

    Manfaat Alpukat untuk Kesehatan

    Dikutip dari laman Medicalnewstoday dan buku Ragam Olahan Buah Alpukat yang Sehat dan Kaya Manfaat oleh Irma Herzegovina dan Triyanto (2020), berikut sederet manfaat dari buah alpukat:

    1. Mencerahkan Kulit

    Memiliki kulit yang sehat dan cerah merupakan impian banyak kaum hawa. Rupanya, konsumsi alpukat secara rutin dapat menjadi alternatif cara untuk mencerahkan kulit, lho.

    Hal ini dikarenakan buah alpukat mengandung vitamin D, vitamin E, dan lemak omega-3 yang dapat menunjang kesehatan kulit dengan meregenerasi sel kulit mati secara cepat.


    2. Mencegah Bau Mulut

    Kondisi bau mulut biasanya disebabkan karena adanya masalah pada bagian usus, seperti penumpukan bakteri. Masalah ini seringkali membuat kita tidak pede saat berbicara dengan orang lain.

    Nah, buah alpukat ternyata bisa menghempaskan bau mulut. Pasalnya, buah ini akan membersihkan saluran pencernaan sehingga dapat mencegah timbulnya bau mulut yang mengganggu.

    3. Mencegah Radang Sendi

    Padatnya aktivitas sehari-hari dapat memicu peradangan pada beberapa titik sendi di tubuh. Kondisi ini biasanya ditandai oleh rasa panas, nyeri, kemerahan dan bengkak.

    Untuk mencegah peradangan sendi, kamu bisa mengonsumsi buah alpukat yang kaya akan kandungan pitosterol yang mampu melawan inflamasi.

    4. Mengurangi Risiko Penyakit Stroke

    Stroke merupakan penyakit serius yang bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia. Pola makan sehat, seperti mengonsumsi alpukat secara rutin dapat menjadi kunci untuk mencegah serangan stroke. Pasalnya, dalam alpukat terdapat asam folat yang bermanfaat untuk meminimalisir risiko penyakit stroke.

    5. Mengontrol Berat Badan

    Alpukat memang tergolong sebagai buah yang mengandung lemak dan kalori tinggi. Meski begitu, buah satu ini memiliki kandungan lemak baik sehingga tidak akan membuat tubuh menjadi gemuk. Sebaliknya, alpukat justru mampu mengendalikan berat badan.

    6. Mencegah Kanker

    Selain stroke, kanker juga termasuk penyakit yang dipengaruhi oleh faktor pola makan dan gaya hidup. Konsumsi alpukat bisa jadi cara untuk menghindari penyakit mengerikan ini.

    Hal ini karena alpukat merupakan buah yang kaya akan serat, sehingga dapat melawan sel kanker payudara dan mencegah kanker usus besar.

    7. Menjaga Kesehatan Jantung

    Faktanya, dalam alpukat ditemukan kandungan lemak tak jenuh yang mampu menunjang kesehatan jantung. Maka dari itu, rutin mengonsumsi alpukat bisa menjadi solusi untuk menjaga jantung agar tetap sehat.

    8. Menjaga Kesehatan Mata

    Selama ini, kita mungkin mengenal wortel sebagai makanan yang berguna untuk menjaga kesehatan mata. Namun, ternyata alpukat juga mempunyai manfaat yang sama.

    Dengan kandungan karotenoid luteinnya, alpukat mampu menjaga mata dari proses katarak dan potensi gangguan mata lainnya.

    Siapa sangka buah enak ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga untuk kesehatan mental. Beberapa studi terbukti telah menemukan keterkaitan antara kadar asam folat yang rendah dalam alpukat dengan masalah depresi.

    Adanya asam folat rupanya membantu mencegah penumpukan homosistein, sebuah zat yang dapat mengganggu sirkulasi dan suplai nutrisi ke otak. Penumpukan homosistein dipercaya merupakan pemicu depresi, disfungsi kognitif, dan produksi serotonin, dopamin, serta norepinefrin.

    10. Memelihara Kesehatan Janin

    Asam folat termasuk asupan nutrisi yang harus dicukupi selama kehamilan untuk menunjang perkembangan janin. Alpukat bisa menjadi pilihan buah yang tepat untuk memenuhi kebutuhan asam folat bagi ibu hamil. Pasalnya, satu buah alpukat mengandung sebanyak 160 mikrogram asam folat.

    11. Membantu Mencegah Osteoporosis

    Vitamin K merupakan nutrisi esensial untuk menjaga kesehatan tulang. Jenis vitamin ini dapat ditemukan dalam buah alpukat. Diketahui, setengah buah alpukat memberikan sekitar 18% dari total kebutuhan vitamin K harian.

    Dengan asupan vitamin K yang tercukupi, penyerapan kalsium akan lebih optimal sehingga tubuh terhindar dari masalah keroposnya tulang alias osteoporosis.

    12. Mengendalikan Kadar Kolesterol

    Manfaat terakhir dari alpukat adalah buah ini dapat mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh. Dalam 100 gram buah alpukat, ditemukan 76 miligram sterol tumbuhan alami yang disebut beta-sitosterol.

    Kandungan beta-sitosterol inilah yang berperan penting untuk menjaga kadar kolesterol tubuh tetap dalam batas yang sehat.

    Itu dia sejumlah manfaat yang diberikan oleh buah alpukat. Semoga artikel ini bermanfaat.

    (khq/khq)



    Sumber : food.detik.com

  • Ternyata 9 Makanan Ini Kurang Cocok Dikonsumsi Bersama Alpukat


    Jakarta

    Alpukat jadi buah favorit pelaku hidup sehat. Mengonsumsinya ternyata ada aturan, termasuk menghindari memadukannya dengan makanan berikut. Cek daftarnya yuk!

    Alpukat disukai karena daging buahnya lembut, bertekstur creamy, dan punya rasa gurih yang khas. Menikmatinya pun bisa dengan berbagai cara. Selain dimakan langsung, bisa dijadikan olesan roti panggang sampai bahan campuran smoothies.

    Mengonsumsi alpukat dalam takaran yang tepat dapat bermanfaat untuk kesehatan. Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda yang bermanfaat untuk kadar kolesterol.


    Namun saat mengonsumsi alpukat sebaiknya memperhatikan beberapa hal. Times of India (22/7/2024) mengungkap ternyata ada 9 makanan yang sebaiknya tak dimakan bersamaan dengan alpukat karena dapat menimbulkan efek samping atau sekadar rasanya tak cocok.

    Ini daftarnya:

    1. Makanan tinggi garam

    Secara alami, alpukat mengandung potassium, sementara makan makanan tinggi garam mengandung sodium ke tubuh. Mengonsumsi keduanya berlebihan ternyata dapat mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

    Efek jangka panjangnya, bisa memicu perut kembung dan retensi air. Kondisi retensi air berarti ada cairan menumpuk dalam tubuh yang bisa menyebabkan pembengkakkan di beberapa tempat.

    2. Produk olahan susu

    es alpukatFoto: istimewa

    Sebisa mungkin hindari konsumsi alpukat berbarengan dengan produk olahan susu seperti keju atau susu karena sama-sama tinggi lemak. Menggabungkan konsumsinya akan berefek buruk untuk sistem pencernaan, seperti rasa tak enak pada perut atau pencernaan yang kurang sempurna.

    3. Buah asam

    Alpukat juga kurang bagus dikonsumsi bersama buah asam karena bisa menimbulkan asam lambung pada beberapa orang. Selain itu, dari segi rasa, rasa alpukat yang cenderung lembut akan terganggu jika disandingkan dengan rasa asam yang tajam dari buah-buahan.

    4. Makanan tinggi gula

    SerealFoto: Getty Images/iStockphoto/beats3

    Secara alami, alpukat rendah gula dan punya rasa gurih nan lembut. Ketika dimakan bersama makanan tinggi gula seperti sereal dan pastry, maka akan menutupi rasa alpukat yang sudah enak. Selain itu, bisa terjadi asupan gula yang tidak seimbang hingga menimbulkan lonjakan gula darah.

    5. Daging tinggi protein

    Alpukat kerap dipilih karena kandungan lemak dan seratnya yang alami. Memadukan alpukat dengan daging tinggi protein seperti steak atau bacon yang tinggi lemak bukan pilihan tepat. Sebab hal ini dapat menyebabkan asupan lemak berlebih yang nantinya membebankan sistem pencernaan.

    Daftar makanan yang kurang bagus dikonsumsi bersama alpukat ada di halaman selanjutnya.

    6. Roti

    Avocado Toast buat sarapan sehatFoto: Instagram

    Waspadai juga mengonsumsi alpukat bersama roti atau biskuit yang dibuat dengan bahan tambahan artifisial. Sebab dua makanan tersebut mungkin mengandung bahan pengawet atau mengandung lemak trans yang justru dapat menihilkan manfaat alpukat, serta berkontribusi pada inflamasi dan masalah pencernaan.

    7. Makanan olahan

    Banyak makanan ultra olahan kini di pasaran, misalnya makanan beku, makanan siap santap, dan lain sebagainya yang kerap kali mengandung lemak tidak sehat, sodium, dan bahan tambahan pangan. Mengonsumsinya bersama alpukat hanya akan membuat kandungan nutrisinya tak terasa maksimal.

    8. Makanan pedas

    Dari segi rasa, alpukat juga tidak cocok bersanding dengan makanan pedas seperti cabai atau saus sambal. Selain itu, kombinasi keduanya dapat memicu rasa tak nyaman di perut atau bahkan memperburuk kondisi asam lambung pada beberapa orang.

    9. Teh

    5 Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Gula Darah dan Cegah DiabetesFoto: Getty Images/Anna Puzatykh

    Makan alpukat lalu minum teh bukanlah ide yang bagus karena keduanya punya profil rasa berseberangan. Rasa alpukat yang lembut kurang cocok dibilas dengan minum teh yang cenderung punya rasa pahit. Lalu cita rasa alpukat yang kaya juga mungkin akan mengganggu rasa beberapa teh yang berakhir membuat pengalaman keseluruhan kurang menyenangkan.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Dibuang! Kulit Alpukat Punya Manfaat Sehat Ini

    Jangan Dibuang! Kulit Alpukat Punya Manfaat Sehat Ini


    Jakarta

    Kulit alpukat sering kali dibuang karena dianggap tidak bermanfaat. Faktanya, kulit buah berdaging lembut ini punya manfaat sehat karena kaya antioksidan hingga vitamin dan mineral.

    Alpukat diincar berkat daging buahnya yang lembut, creamy, dan terasa gurih. Alpukat juga merupakan sumber lemak sehat yaitu lemak tak jenuh tunggal yang konsumsinya bermanfaat untuk kesehatan jantung.

    Selain daging buahnya, kulit alpukat juga bisa dikonsumsi. Times of India (1/5/2025) mengatakan kulit alpukat aman dan sehat untuk dimakan. Bagian buah alpukat yang sering dibuang ini bahkan kaya akan senyawa bioaktif.


    Semakin gelap warna kulit alpukat, maka semakin tinggi konsentrasi nilai gizinya, seperti vitamin, antioksidan, fenol, dan flavonoid. Sayangnya, rasa kulit alpukat terkenal pahit. Teksturnya juga terlalu tebal sehingga sulit dimakan.

    Karenanya kulit alpukat bisa diolah menjadi bentuk pasta atau bubuk. Caranya dengan memanaskan kulit alpukat di microwave bersuhu 93-121 derajat Celcius selama 1 jam.

    Kemudian haluskan kulit alpukat panggang menjadi bubuk. Bubuk inilah yang bisa ditambahkan ke smoothies, saus salad, hingga bahan makanan lain.

    Tips mematangkan alpukat dengan cara cepatKulit alpukat kaya antioksidan, vitamin, dan mineral. Foto: TikTok @lauraleecreations / iStock

    Cara lain dengan menghaluskan sedikit kulit alpukat bersama daging buahnya di blender. Lalu gunakan campuran ini untuk berbagai makanan.

    Mengenai manfaat sehat kulit alpukat, studi yang diterbitkan oleh National Library of Medicine menunjukkan bahwa ekstrak kulit alpukat memiliki aktivitas antioksidan yang signifikan, sebanding dengan antioksidan sintetis seperti BHT.

    Ekstrak ini juga menunjukkan efek antibakteri terhadap bakteri tertentu, yang menunjukkan potensinya sebagai pengawet alami dalam formulasi kosmetik.

    Selain itu, studi yang diterbitkan dalam Pharmaceutical Research Journal mengungkap penggunaan salep ekstrak kulit alpukat secara topikal menunjukkan peningkatan hidrasi kulit, kadar kolagen, dan elastisitas.

    Kelompok partisipan yang diberikan ekstrak kulit alpukat dengan konsentrasi 10% menunjukkan peningkatan paling signifikan. Temuan ini menunjukkan potensi penggunaan ekstrak kulit alpukat dalam produk perawatan kulit anti-penuaan.

    Menurut para ahli, kulit alpukat juga kaya akan serat makanan yang membantu melancarkan pencernaan dan menyehatkan usus.

    Ilustrasi wanita olahraga atau angkat barbelKulit alpukat kaya vitamin C dan E yang bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/Auttapol Tatiyarat

    Kulit buah ini juga mengandung senyawa fenolik dan flavonoid, yang membantu melawan stres oksidatif.

    Manfaat sehat lainnya, kulit alpukat kaya vitamin C dan E yang bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperbaiki kesehatan kulit. Kulit buah ini juga melindungi sel dari kerusakan.

    Ada juga kandungan mineral, seperti alium, magnesium, kalsium, lemak sehat, dan karotenoid. Mineral ini membantu mendukung fungsi otot dan saraf, tulang, dan juga bermanfaat untuk kesehatan mata.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com