Biasanya hijabers menghindari warna kuning dan putih, karena warnanya yang cerah. Namun Olla Ramlan membuktikan bisa tampil stylish menggabungkan warna kuning dan putih. Unggahan foto OOTDnya langsung mendapatkan banjir pujian dari warganet. “Menyala mami olla🔥🔥🔥,” ujar akun @tian_aldente. “Keren dan cantikkkk,” puji akun @wijuliana82.Foto: Dok. Instagram @ollaramlan.
Tag: anti
-
5 Tips Memilih Busana untuk Haji dan Umrah, Sesuai Syariat dan Nyaman
Jakarta
–Saat hendak beribadah haji dan umrah, sebaiknya kamu mempersiapkan fisik dan mental. Selain itu, kamu juga perlu memilik pakaian yang sesuai syariat dan nyaman.
Busana yang kamu pilih tentunya tidak membentuk tubuh, tidak terlalu mencolok dan menerawang sesuai dengan syariat Islam. Menurut Amanda Zada sebagai salah satu pendiri brand hijab naPocut, kamu sebaiknya memperhatikan beberapa hal saat mempersiapkan busana untuk haji dan umrah.
Berikut tips memilih busana untuk haji dan umrah:
1. Sesuaikan busana dengan kegiatan
Amanda Zada menjelaskan penting untuk mengetahui kepentingan busana untuk kegiatan tertentu. Tujuannya agar tetap khusyuk dalam menjalani rangkaian ibadah.
“Kita tahu dulu tujuannya safarnya haji dan umrah. Perhatikan tujuannya, mau safarnya ke mana? Nah, terus kegiatannya kita nanti seperti apa. Sehingga kita bisa membawa sesuai yang essential, yang nanti bisa kita pakai untuk safar,” ujar Amanda saat ditemui Wolipop di acara Special Launching of Safar Collection dari Napocut di Bintaro Jaya ExChange 2 UG Floor, Jumat (25/4/2025).
Ia menuturkan pentingnya untuk mengetahui rangkaian kegiatan rangkaian ibadah, agar bisa membawa busana yang tepat.
“Jangan nanti ternyata yang kita bawa malah tidak berguna. Misalnya, ternyata kita mau ke tempat yang panas, malah membawa baju yang tebal. Jadi kan kurang bermanfaat,” jelasnya.
2. Pilih bahan yang nyaman
Zada melanjutkan jika kamu sudah menentukan busana yang sesuai dengan kegiatan beribadah, langkah selanjutnya pilih bahan terbaik saat ibadah.
“Jika kamu ke tempat yang cuacanya panas, otomatis kita membawa busana yang ringan, mudah menyerap keringat dan juga gampang dikemas sehingga kalau safar, kita nggak punya bagasi yang terlalu banyak. Jadi memang banyak kriteria bahan yang kamu pakai,” ucapnya.
Untuk musim panas, pilih bahan yang menyerap keringat dan ringan. Hindari baju berbahan polyester karena tidak menyerap keringat. Pilih bahan anti UV dan kain dari serat tumbuhan yang adem.
“Jika cuaca dingin, kamu bisa membawa busana yang bisa melindungi diri kamu dan bisa dipadu-padankan dengan busana lainnya. Sehingga kamu tidak usah membawa banyak baju yang tebal,” lanjut Zada.
3. Busana saat haji dan umrah
Untuk haji dan umrah, kamu harus memakai busana yang menutupi semua aurat secara keseluruhan. Zada menuturkan sebaiknya kamu membawa khimar, hijab syari yang bisa di mix and match dengan busananya dan ketika tawaf memakai sarung tangan atau inner untuk tangan.
“Dress jangan terlalu heavy, karena safar itu membutuhkan dress yang ringan. Kemudian dalaman baju itu penting banget. Biasanya kalau saya pribadi sering memakai kulot untuk dalaman dibandingkan dress. Tapi bisa juga inner dress jadi kita tidak usah membawa atasan dan bawahan lagi,” jelas Zada.
Kamu juga bisa membawa kaus kaki selama ibadah atau mengenakan legging yang sudah termasuk kaus kaki agar lebih praktis. “Faktor yang penting banget, tadinya mesti bawa dua item, ini kan cuma bawa satu item saja,” sambungnya.
4. Pilih bahan hijab yang nyaman
Tak kalah penting, jika kamu ingin berangkat haji dan umrah pilih hijab yang berbahan ringan dan menyerap keringat. Zada menuturkan kamu bisa membawa hijab yang anti kusut, sehingga mudah untuk dipadu-padankan.
“Pilih hijab yang ringan dan jangan terlalu tebal. Karena sekarang di pasaran bahannya terlalu tebal dan tidak nyaman juga kalau safar,” terangnya.
Contoh bahan hijab yang tebal seperti bergo dari bahan knit dan juga dari jersey.
5. Pilih warna hijab yang basic
Zada menambahkan sebaiknya kamu membawa hijab dengan warna yang netral dan tidak mencolok saat beribadah. Misalnya saja hijab warna earth tone, abu-abu, broken white, dan hitam.
“Kalau putih kadang-kadang di wajah akan terlihat berbeda. Makanya pakai warna broken white saja. Warna yang serba cokelat dan hitam juga bisa,” tuturnya.
(gaf/eny)
-
Anti Stres, Ini Cara Aman Hadapi Kemacetan saat Mudik
Jakarta –Mudik ke kampung halaman sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia saat merayakan Hari Raya Idulfitri. Ramainya warga yang mudik ke kampung halaman, membuat jalanan pun macet.
“Kemacetan panjang saat mudik adalah hal yang hampir tidak bisa dihindari, terutama di jalur utama menuju kampung halaman,” tulis Founder Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu dalam keterangannya kepada detikOto.
Jusri pun menyampaikan langkah-langkah yang bisa diterapkan para pemudik agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tidak mudah stres. Berikut penjelasannya.
1. Persiapan Sebelum Berangkat
• Rencanakan rute perjalanan dengan baik. Gunakan aplikasi navigasi untuk mengetahui jalur alternatif dan titik rawan macet.
• Berangkat lebih awal atau di luar jam sibuk. Hindari puncak arus mudik untuk mengurangi risiko kemacetan panjang.
• Isi bahan bakar penuh sebelum masuk jalur macet. Jangan tunggu indikator bensin menyala agar tidak kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
• Siapkan makanan ringan dan air minum yang cukup. Hindari dehidrasi dan kelaparan saat terjebak macet.
2. Tetap Tenang dan Fokus
• Jaga emosi dan tetap bersabar. Jangan terpancing emosi karena kemacetan adalah hal yang wajar saat mudik.
• Dengarkan musik atau podcastHal ini dapat membantu mengurangi kebosanan dan menjaga suasana hati tetap baik.
• Gunakan AC dengan bijak. Jika macet panjang, atur penggunaan AC agar tidak boros bahan bakar.
Sejumlah warga menonton kemacetan yang terjadi di ruas Tol Cikampek arah Jakarta saat pemberlakuan one way. Aksi itu dilakukan untuk membagikan informasi ke temannya yang mudik lewat grup WhatsApp (WA), Jumat, (6/5/2022). Foto: Agung Pambudhy3. Jaga Konsentrasi dan Keselamatan
• Selalu jaga jarak aman. Hindari pengereman mendadak yang dapat meningkatkan risiko tabrakan beruntun.
• Gunakan rem tangan saat berhenti lama. Ini untuk mengurangi risiko kendaraan bergerak tanpa sengaja.
• Jangan terlalu sering berpindah jalur. Perpindahan jalur justru bisa memperlambat perjalanan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
• Pastikan bahan bakar dan kondisi kendaraan tetap optimal. Jangan memaksakan kendaraan bekerja terlalu keras di tengah kemacetan.
4. Manfaatkan Waktu Istirahat
• Lakukan peregangan ringan di dalam mobil Gerakkan leher, bahu, tangan, dan kaki agar tubuh tetap rileks.
• Gunakan rest area untuk beristirahat. Jika memungkinkan, manfaatkan rest area untuk tidur sejenak atau sekadar berjalan-jalan.
• Jika berkendara dengan anak-anak, siapkan hiburan, mainan, film, atau buku cerita bisa membantu mereka tetap nyaman selama perjalanan.
5. Alternatif Saat Terjebak Macet Parah
• Cek rute alternatif melalui aplikasi navigasi, jika ada jalan tikus yang lebih lancar, pertimbangkan untuk beralih.
• Gunakan jalur darat dan transportasi umum secara kombinasi. Misalnya, menggunakan kendaraan pribadi ke titik tertentu lalu beralih ke kereta atau bus untuk menghindari macet ekstrem.
• Tetap update kondisi lalu lintas dari berita atau media sosial. Ini membantu mengetahui titik macet terparah dan jalur yang lebih lancar.
(lth/dry)
-
Anti Hajar Lubang saat Touring Malam Hari, Lampu Tembak Jadi Solusi
Jakarta –Khawatir motor menghajar lubang jalanan saat touring malam hari? Lampu tembak bisa menjadi solusinya. Lampu tambahan ini bisa membantu penerangan saat malam hari. Dengan watt yang besar, jalanan berlubang pun gampang kelihatan.
Salah satu produk lampu tembak atau lampu tambahan yang ada di pasaran adalah produk terbaru yang dibuat oleh Osram dan Duromoto. Ada dua produk yang ditawarkan, CBI Racer Ultra dan CBI Racer Pro.
Lampu tembak jadi solusi buat touring malam hari Foto: Luthfi Anshori/detikOto“Lampu ini bisa menjadi solusi bagaimana kita bisa menambah penerangan, namun tanpa merusak fitur lampu standar bawaan motor. Kelebihan lampu eksternal ini, memiliki output cahaya seperti biled,” ungkap Head of AM AFTM Sales Asean ams Osram Group Steven Robertus ditemui detikOto di arena IMHAX 2025 Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Secara spesifikasi, CBI Racer Pro punya daya 30 watt dan memiliki ukuran lebih ringkas, ideal untuk pengguna motor yang menginginkan fleksibilitas lebih pada motor. Sedang untuk versi CBI Racer Ultra punya daya yang lebih besar 50 watt. Ini cocok buat yang menginginkan pencahayaan lebih terang lagi.
“Lampu ini sudah kita tes selama kurang lebih satu tahun dan dipakai untuk kondisi jalanan dengan cuaca cukup ekstrem, istilahnya untuk lewat jalanan berlumpur, dan segala macam itu sudah kita tes. Termasuk juga saat kondisi jalanan gelap dan hujan,” sambung Steven.
Soal harga, untuk model CBI Racer Pro harganya sekitar Rp 2.100.000 dan CBI Racer Ultra harganya Rp 3.250.000. Namun sebagai catatan, harga tersebut merupakan harga promo selama penyelenggaraan pameran IMHAX 2025, 12-16 November.
(lua/din)
-
Anti Mainstream, Nggak Macet, Lebih Tenang
Jakarta –Bali menyediakan berbagai itinerary bagi wisatawan yang berkunjung, mulai dari yang populer hingga anti mainstream. Itinerary anti mainstream biasa dipilih turis yang ingin liburan lebih tenang, tidak kena macet, dan melakukan aktivitas non turistik.
Itinerary Bali Non-Turistik dan Anti Mainstream
Beberapa aktivitas liburan yang bisa memberi turis lebih banyak healing time, ketenangan, dan berisiko lebih kecil kena macet adalah:
Menjelajah Budaya Lokal
Eksplorasi kultur penduduk Bali yang diwariskan secara turun temurun bisa dilakukan denga kegiatan berikut:
-
Belanja ke pasar tradisional
Bali dengan segala modernisasi layanan, masih memberikan tempat istimewa bagi peninggalan budaya di pasar tradisional. Turis bisa mengunjungi Pasar Badung dan Pasar Gianyar untuk merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat, sekaligus berinteraksi dan belanja produk lokal.
-
Mengunjungi desa pengrajin
Seni telah mendarah daging dan tidak lepas dari kehidupan sehari-hari masyarat Bali. Turis bisa mengunjungi desa pengrajin di Celuk (emas dan perak), Mas (ukiran kayu), dan Batubulan (batu pahat) untuk melihat pembuatan produk kerajinan. Turis juga bisa berinteraksi dengan pengrajin dan melihat kehidupannya sehari-hari.
-
Belajar masak kuliner Bali
Pilihan berikutnya adalah ikut kelas untuk belajar resep tradisional dan cara memasak khas Bali. Jika beruntung, turis bisa memperoleh pengalaman belanja bahan masakan di pasar tradisional Bali.
-
Nonton tarian dan musik Bali
Dengan itinerary dan riset yang tepat, turis bisa melihat pertunjukan tari dan musik di desa atau dalam acara adat. Pentas ini biasanya lebih otentik dan menunjukkan karakter asli penduduk Bali.
Jika beruntung, turis bisa melihat upacara adat yang dilakukan di desa karena seremoni tradisional ini biasanya hanya untuk warga lokal. Saat menyaksikan upacara, pastikan untuk menghormati adat dan tradisi setempat.
Jelajah Alam Bali
Alternatif kegiatan non turistik lain di Bali adalah mengeksplorasi alam Bali melalui beragam aktivitas
Wilayah pedesaan Bali punya alam hijau, asri, teduh, dengan air yang bersih. Para turis bisa merasakannya langsung dengan naik sepeda keling desa lewat sawah, rumah, dan jalan-jalan di kampung Bali yang tidak kena macet.
Pantai di Bali sesungguhnya sangat banyak namun belum semua memperoleh eksposur. Pantai hidden gem ini cocok buat turis yang ingin healing tanpa diganggu keramaian dan macet saat berkunjung. Pantai ini biasanya lebih tenang dengan pemandangan sangat indah.
-
Mencoba snorkeling atau diving
Alternatif ini cocok bagi turis yang suka water activity yang menjelajah kekayaan laut Bali. Para turis bisa pergi ke tempat yang menyewakan peralatan snorkeling dan diving berikut jasa pemandunya. Para turis bisa memilih spot snorkeling dan diving di Menjangan atau Nusa Penida.
Bagi yang memilih kegiatan ini, turis bisa datang ke layanan yang menyediakan sarana meditasi dan yoga. Aktivitas ini memungkinkan turis merasa sangat tenang, damai, sehat, dan jauh dari keramaian.
Mencoba Kuliner Lokal
Turis lokal dan mancanegara yang ingin mencoba kuliner Bali, wajib mempertimbangkan toleransi rasa dan kondisi kesehatan pencernaan.
Masakan yang dimasak warga lokal biasanya punya cita rasa beda dibanding yang disajikan di restoran. Rasa otentik dengan penyajian simpel ini terasa lebih istimewa, apalagi bagi para turis yang asing dengan masakan Bali.
Jika turis menemui pasar malam di Bali, jangan ragu untuk datang berkunjung. Para turis bisa mencicipi berbagai snack dan jajanan khas Bali.
-
Pilih restoran bernuansa lokal
Bali menyediakan banyak pilihan resto bernuansa lokal dan internasional. Para turis bisa memilih resto dengan vibe khas Bali mulai dari desain, tatanan, dan pilihan makanannya.
(row/fem)

image : unsplash.com / Thomas Tucker -
-

Biar Anak dan Lansia Aman, Begini Cara Desain Tangga Rumah yang Tepat!
Jakarta –Tangga merupakan salah satu area di mana penghuni mesti berhati-hati. Area tersebut curam sehingga penghuni berisiko untuk tergelincir dan terjatuh.
Oleh karena itu, pemilik rumah perlu mengamankan tangga, terutama kalau ada penghuni anak-anak atau lansia. Selain memilih desain yang aman, pemilik perlu menyiasati agar penghuni bisa naik turun tangga dengan aman dan nyaman.
Bagaimana cara bikin tangga aman buat keluarga di rumah? Simak tipsnya berikut ini.
Cara Bikin Tangga Aman buat Keluarga
Inilah tips membuat tangga lebih aman untuk penghuni rumah, dikutip dari Darcy Joinery, Selasa (21/10/2025).
1. Pagar Pengaman
Jika ada anak-anak di rumah, sebaiknya pasang pagar pengaman di atas dan bawah tangga. Pastikan untuk memasang pagar dengan kuat dan selalu dalam keadaan tertutup ketika tidak digunakan.
2. Alas Anti Slip
Supaya penghuni rumah enggak tergelincir di tangga, pemilik bisa pasang alas atau stiker anti slip. Alas itu membantu memberikan cengkraman dan stabilitas ekstra sehingga penghuni tak mudah jatuh. Lalu, pilih alas berwarna cerah agar anak tangga lebih terlihat.
3. Railing Pengaman
Pasang railing tangga yang kokoh sebagai pegangan buat penghuni rumah. Pegangan ini membantu memberikan dukungan saat naik turun tangga. Pemilik juga bisa menambahkan agar ada pegangan di kedua sisi tangga.
4. Pencahayaan
Pastikan area tangga cukup terang untuk mencegah penghuni tersandung. Mereka bisa salah injak karena tidak bisa melihat anak tangga dengan jelas. Jika perlu, pasang lampu tambahan supaya tangga lebih terang.
5. Bebas Barang Berserakan
Selain itu, tangga harus bebas dari barang-barang yang berserakan. Barang tersebut dapat menyebabkan penghuni rumah tersandung dan terjatuh.
Itulah tips bikin tangga aman buat keluarga di rumah. Semoga bermanfaat!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/das)








