Tag: asam lambung

  • 5 Tips Minum Kopi Nyaman Tanpa Gangguan Asam Lambung


    Jakarta

    Permasalahan bagi penikmat kopi adalah meningkatnya asam lambung bagi mereka yang sensitif. Ternyata ada tips dan cara alternatif agar kopi tak memicu asam lambung.

    Kopi mengandung kafein yang dampaknya cukup kuat terhadap lambung penikmatnya. Salah satu kondisi yang membuat penikmat kopi tak merasa nyaman ada pada peningkatan asam lambung tepat setelah minum kopi.

    Apalagi bagi penderita maag dan perut yang sensitif gejala tak nyaman akan datang lebih parah usai minum kopi. Tetapi tak perlu khawatir. Ada beberapa tips untuk minum kopi tetap nyaman.


    Ahli gizi bernama Andrea Dunn membeberkan beberapa tips dan cara alternatif untuk konsumsi kopi dengan nyaman. “Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir asam yang masuk dan memicu ketidaknyamanan di perut,” ujar Dunn.

    Baca juga: 5 Kejadian Influencer Minta Makan Gratis di Restoran, Bikin Geram!

    Berikut ini 5 tips minum kopi dengan nyaman melansir Cleveland Clinic:

    5 Tips Minum Kopi Nyaman Tanpa Gangguan Asam LambungKopi dengan tingkat kematangan dark roast memiliki kadar kafein dan asam yang lebih rendah. Foto: Getty Images/Yopin Mekkawan

    1. Pilih dark roast

    Sebelum biji kopi diseduh akan melewati beberapa proses pengolahan. Mulai dari fermentasi, pembersihan, hingga pemanggangan yang membuat warnanya tampak cokelat hingga kehitaman.

    Ada beberapa tingkatan dalam memanggang kopi yaitu light roast, medium roast, dark roast, hingga extra dark roast. Proses pemanggangan dan tingkat kematangannya mempengaruhi kandungan kafein di dalam kopinya.

    Pada level dark roast, kandungan kafein sudah berkurang banyak dari kondisinya saat mentah. Selain itu tingkat kematangan ini juga yang paling cocok untuk tetap mendapatkan rasa kopi yang kuat ketika diseduh.

    2. Jenis espresso

    Setelah melalui proses penggilingan, kopi akan masuk dalam tahap penyeduhan. Cara menyeduh kopi juga banyak macamnya, mulai dari kopi yang disaring hingga kopi dengan bahan dasar espresso.

    Bagi penikmat kopi dengan perut yang lebih sensitif disarankan untuk mengonsumsi kopi espresso. Alasannya pada teknik penyeduhan espresso kopi melalui proses yang lebih cepat.

    Sehingga tidak terlalu banyak kafein yang terekstraksi dan masuk ke dalam gelas. Sementara pada kopi saring atau kopi filter membutuhkan waktu yang panjang dan ekstraksi kafein yang lebih maksimal.

    Tips minum kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Pilih cold brew

    Bagi penggemar es kopi yang sensitif tampaknya punya lebih banyak pilihan teknik penyeduhan. Selain disarankan menggunakan espresso, cold brew juga layak dicoba.

    Cold brew merupakan teknik menyeduh kopi dengan air dingin dan durasi yang lebih lama untuk mengekstraksi biji kopi. Pada penyeduhan yang satu ini kopi tidak akan menyentuh suhu yang panas sama sekali.

    Hasilnya kafein pada kopi tidak akan keluar dengan banyak. Rasa kuatnya tetap ada begitu pula rasa alami pada kopi yang biasanya diperkaya dengan rasa buah dan rempah-rempah.

    4. Alternatif kopi rendah asam

    5 Tips Minum Kopi Nyaman Tanpa Gangguan Asam LambungBahkan ad aproduk kopi khusus dengan kadar asam yang lebih rendah sehingga aman di lambung. Foto: Getty Images/Yopin Mekkawan

    Seiring berkembangnya teknologi banyak produk kopi yang dipasarkan. Mulai dari kopi normal hingga kopi decaf yang konon lebih rendah kadar kafeinnya.

    Tetapi tak banyak yang menyadari juga bahwa ada salah satu jenis kopi yang tak kalah aman untuk penderita lambung yang sensitif. Kopi dengan kadar asam yang lebih rendah cocok untuk dikonsumsi tanpa memicu produksi asam lambung dengan cepat.

    “Akhir-akhir ini kamu bisa menemukan banyak merek dan banyak produk kopi yang menawarkan kadar asam paling rendah,” papar Dunn.

    5. Kopi jamur dapat jadi solusi

    Tidak hanya berasal dari buah kopi tetapi inovasi para petani dan peneliti juga menghasilkan kopi jamur. Kopi jamur kini tengah populer sebagai kopi yang lebih sehat daripada kopi biasanya.

    Salah satu manfaat kopi jamur adalah dapat meredakan inflamasi yang terjadi di dalam tubuh. Karena tidak berasal dari tanaman kopi sehingga kadar kafein dan asamnya jauh lebih rendah.

    Selain itu ada juga kopi chicory yang ternyata sudah populer sebagai minuman sehat sejak 1800an. Para nenek moyang percaya seduhan dari tanaman chicory ini memiliki efek yang sama kuat dengan kopi tetapi dengan kadar kafein dan asam yang sangat rendah.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung Sensitif


    Jakarta

    Kandungan asam pada kopi seringkali dikeluhkan menyebabkan gangguan pada lambung. Ternyata begini tipsnya agar minum kopi tetap nyaman bagi lambung.

    Selain kandungan kafein, secara alami kopi memiliki kadar asam yang terbentuk ketika menjadi buah. Bagi sebagian orang dengan perut yang sensitif biasanya akan mengalami beberapa gejala yang tak nyaman setelah minum kopi.

    Keluhan seperti mulas hingga asam lambung yang dirasa naik menimbulkan efek yang mengganggu. Ternyata efek ini tidak ditimbulkan oleh kadar asamnya, melainkan disebabkan oleh kafein di dalam kopi.


    Kandungan kafein tersebut yang kemudian akan memicu produksi asam lambung di dalam perut dan menimbulkan berbagai keluhan seperti yang disebutkan. Tetapi para ahli memiliki tips untuk meracik kopi agar lebih aman untuk lambung.

    Baca juga: 5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk Dikonsumsi

    Berikut ini 5 tips aman minum kopi untuk lambung menurut Full Coffee Roast:

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifMemilih kopi decaf dapat menjadi soslusi untuk mendapat kopi yang lembut untuk lambung. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    1. Ganti ke kopi decaf

    Bagi penderita perut yang sensitif, konsumsi kopi dengan kadar kafein yang tinggi dapat berisiko. Kini ada pilihan kopi decaf yang kadar kafeinnya jauh lebih rendah dibandingkan kopi pada umumnya.

    Minumnya kadar kafein di dalam kopi dapat meminimalisir efek dada panas seperti terbakar akibat peningkatan asam lambung. Kopi decaf memiliki rasa yang tidak berbeda dengan kopi pada umumnya, hanya saja kadar kafeinnya yang lebih rendah.

    Kadar kafein yang rendah juga bukan berarti decaf boleh dikonsumsi lebih banyak, alasannya karena decaf tetap memiliki kandungan asam di dalamnya. Konsumsi kopi tetap dalam batas aman dan tidak berlebihan menjadi cara terbaik.

    2. Tambahkan susu

    Selain menurunkan kadar kafeinnya, menurunkan tingkat asam pada secangkir kopi juga dapat menjadi solusi untuk menghindari gangguan pada perut. Caranya cukup dengan menambahkan susu sapi ke dalam segelas kopi yang sudah diseduh.

    Susu memang mengandung kadar asam juga di dalamnya, tetapi ada efek istimewa yang diberikan. Menambahkan susu ke dalam segelas kopi dapat meredakan efek yang ditimbulkan dari asam kopi di dalam tubuh.

    Untuk sementara para ahli masih menyetujui bahwa efek ini masih hanya bisa didapatkan oleh susu sapi saja. Mengganti susu pada kopi dengan susu nabati belum terbukti memberikan hasil yang serupa.

    Tips aman minum kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Gunakan biji kopi arabika

    Dibandingkan dengan robusta, biji kopi berjenis arabika memiliki kadar kafein dan tingkat keasaman yang lebih rendah. Kafein pada robusta mencapai 2,15% dari berat total sementara arabika hanya 1,77%.

    Bagi penikmat kopi, banyak yang juga memilih arabika karena rasanya disebut lebih manis dan lembut. Jika memilih untuk mengonsumsi arabika, penikmatnya juga dapat mengeksplorasi lebih banyak rasa alami yang ada di dalamnya.

    Dibandingkan robusta, biji kopi arabika juga terbilang lebih mahal berdasarkan harga jualnya di pasaran. Tetapi banyak juga kualitas arabika yang lebih baik untuk ditemukan.

    4. Pilih cold brew

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifDibandingkan penyduhan dengan air panas, cold brew menghasilkan lebih sedikit asam pada kopi. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    Kamu penggemar es kopi? Jika rutin minum es kopi dan sering mengalami gangguan pada bagian perut, sepertinya sudah saatnya untuk mencoba racikan cold brew.

    Cold brew merupakan metode ekstraksi kopi menggunakan air dingin dan dilakukan secara perlahan dalam durasi waktu yang lama. Penelitian menunjukkan data bahwa penyeduhan kopi dengan air panas cenderung kan mengeluarkan kadar asam dari biji kopi itu sendiri, sementara tidak dengan penyeduhan dingin.

    Kadar asam yang keluar dari penyeduhan kopi dengan air panas itulah yang kemudian memicu berbagai gangguan pada perut. Cold brew yang dingin juga tidak kalah enak dan menyegarkan untuk diseruput, lho!

    5. Pilih biji kopi dark roast

    Dalam prose pemanggangannya, biji kopi memiliki empat tingkatan. Light roast, medium roast, dark roast, hingga extra dark roast.

    Keempat tingkatan tersebut dibedakan berdasarkan durasi pemanggangan dan tingginya suhu yang digunakan. Hasilnya juga akan terasa pada warna, aroma, dan tingkat keasaman biji kopi setelah dipanggang.

    Biji kopi yang dipanggang hingga level dark roast justru memiliki kadar asam yang lebih rendah. Hal ini lantaran biji kopi telah benar-benar matang sehingga kadar asam dan rasanya akan berbeda dengan biji kopi light roast.

    Baca juga: Nekat Pesan Burger T-Rex, Pria Ini Kaget Lihat Porsinya

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Rebusan Herbal untuk Asam Lambung, Bantu Ringankan Gejalanya


    Jakarta

    Asam lambung adalah kondisi ketika naiknya kadar asam lambung ke kerongkongan. Saat ini terjadi bisa menyebabkan gejala yang tidak nyaman, seperti dada yang terasa terbakar serta mulut yang asam.

    Jika kondisi asam lambung menjadi lebih parah dan terjadi terus-menerus dapat mengarah ke kondisi penyakit refluks gastroesofagus atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

    GERD biasanya dapat diobati dengan obat-obatan medis yang dibeli di apotek. Seperti yang mengandung antasida, penghambat pompa proton, prostaglandin, atau sukralfat.


    Namun, ada pengobatan alami yang dapat mengurangi terjadinya asam lambung dan meringankan gejala yang ditimbulkan sebagaimana dilansir situs Medical New Today. Salah satunya dengan memanfaatkan rebusan herbal.

    Lantas, apa saja bahan herbal yang bisa digunakan sebagai rebusan untuk asam lambung?

    Rebusan untuk Asam Lambung

    Berikut beberapa bahan alami dan herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai rebusan untuk asam lambung:

    1. Jahe

    Penelitian menunjukkan bahwa jahe bisa bantu mengatasi mual, muntah, dan gejala lainnya. Ini lantaran jahe bersifat antiinflamasi alami yang dapat mengurangi pembengkakan, iritasi pada kerongkongan, serta menghambat produksi asam lambung.

    Peneliti menyarankan untuk mengkonsumsi dosis harian jahe sekitar 1.500 miligram. Asupan jahe yang lebih tinggi dapat memiliki efek samping.

    Cara menggunakan jahe sebagai obat asam lambung bisa dengan merebusnya di dalam air atau merendamnya dalam secangkir air panas selama untuk diminum.

    2. Kunyit

    Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang memiliki efek antiinflamasi yang tinggi. Dengan mengkonsumsi kunyit disebut bisa mengurangi peradangan pada kerongkongan dan lapisan perut.

    Untuk mengkonsumsinya sebagai obat asam lambung, kunyit dapat direbus dan diminum air rebusannya.

    3. Chamomile

    Menurut sebuah penelitian, chamomile memiliki efek menenangkan dan dapat bantu mengurangi peradangan. Chamomile yang dijadikan secangkir teh bisa meringankan gejala asam lambung atau GERD saat dikonsumsi setelah makan atau sebelum tidur.

    4. Akar Licorice

    Penelitian menyebut bahwa akar licorice mengandung senyawa yang dapat menghambat enzim yang terlibat dalam sekresi asam, yakni enzim H+ / K+ ATPase.

    Selain itu, licorice dapat melindungi kerongkongan dari kerusakan dengan meningkatkan aktivitas lendir. Lendir ini dapat bertindak sebagai penghalang asam di perut dan kerongkongan.

    Dengan begitu, akar licorice bisa dimanfaatkan sebagai rebusan untuk mencegah terjadinya asam lambung.

    5. Madu

    Hasil penelitian menunjukkan madu juga bisa meningkatkan lendir yang menjadi penghalang asam. Tak hanya itu, madu disebut dapat mempercepat penyembuhan pula.

    Madu dapat ditambahkan ke rebusan atau rendaman herbal, sehingga bisa bantu mengobati asam lambung dan kemungkinan rusaknya kerongkongan.

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan yang Bagus Dikonsumsi Saat Asam Lambung Naik


    Jakarta

    Penyakit asam lambung banyak diderita orang Indonesia. Saat asam lambung tengah naik, coba redakan dengan konsumsi 10 makanan ini.

    Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit asam lambung adalah penyakit yang paling dihindari oleh semua orang. Sebab, GERD dapat menimbulkan rasa terbakar di dada hingga nyeri tak tertahankan yang mengganggu aktivitas.

    GERD adalah kondisi yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat produksi asam lambung yang berlebihan. GERD disebabkan oleh melemahnya katup di bagian bawah kerongkongan alias sfingter.


    Ada berbagai cara untuk meredakan gejala GERD, salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman tertentu.

    Melansir dari Prevention, asisten profesor kedokteran klinis di Touro College of Osteopathic Medicine di New York, Dr. Niket Sonpal dan ahli nutrisi, Robin Foroutan, ada sejumlah makanan yang bisa meredakan gejala GERD dan mudah ditemukan di dapur.

    Apa saja? Berikut rangkumannya.

    1. Pisang dan apel

    Buah-buahan yang sangat asam, seperti jeruk atau buah beri, sudah dikenal dapat memperparah kondisi asam lambung. Maka dari itu Foroutan menyarankan para penderita GERD untuk mengonsumsi buah-buahan yang lebih lembut, seperti pisang.

    “Makanan yang mudah dicerna tetapi juga tinggi serat adalah kombinasi yang baik untuk mencegah refluks,” kata Foroutan, dikutip Senin (13/11/2023).

    “Buah bagus karena sebagian besar terdiri dari air dan mampu bergerak cepat melewati lambung,” imbuhnya.

    Foroutan dan Sonpal mengatakan bahwa pisang adalah pilihan yang sangat baik karena bersifat menenangkan bagi lambung dan dapat membantu menetralisir asam lambung agar tidak terkumpul di kerongkongan.

    Selain itu, koordinator program bedah metabolik dan bariatrik di Inspira Health, Bradee Rojas, juga merekomendasikan apel untuk meredakan gejala GERD. Menurut Rojas, apel mirip dengan pisang karena rendah asam, tinggi serat, dan banyak kandungan air.

    “Apel mampu bergerak dengan mudah melewati saluran pencernaan. Selain itu, kandungan airnya dapat membantu mengencerkan asam lambung,” jelas Rojas.

    2. Oatmeal

    Ilustrasi OatmealIlustrasi Oatmeal Foto: Getty Images/iStockphoto/gresei

    Di Indonesia, oatmeal terkenal sebagai menu diet. Namun, oatmeal yang kaya serat ternyata sangat ampuh untuk menutup katup di bagian bawah kerongkongan sehingga mencegah naiknya asam lambung.

    “Oatmeal mungkin sangat ampuh karena teksturnya yang kental dapat menutup sfingter esofagus sehingga tidak banyak asam lambung yang “terciprat” ke kerongkongan,” kata Sonpal.

    3. Roti gandum

    Bagi penderita GERD pecinta roti, roti gandum adalah pilihan tepat bagi Anda. Menurut Rojas, roti gandum yang mengandung serat dapat “menyerap” asam lambung dan memberikan rasa lega.

    “Itu sebabnya diet ini juga dikenal sebagai diet BRAT yang sering diresepkan dokter bagi mereka yang baru sembuh dari virus perut atau sejenisnya,” kata Rojas.

    4. Madu

    Di Indonesia, madu cukup digemari karena memiliki rasa manis yang enak. Ternyata, madu juga bisa menjadi makanan yang efektif untuk meredakan gejala GERD karena membantu melapisi tenggorokan.

    “Madu manuka yang dikenal kaya antioksidan dan sifat anti-inflamasi baik untuk meredakan sakit tenggorokan yang dipicu oleh kelebihan asam, terutama jika dicampurkan dengan teh herbal,” ujar Sonpal.

    5. Selada

    Penjelasan soal mencuci selada sebelum dimakanPenjelasan soal mencuci selada sebelum dimakan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selada adalah salah satu jenis sayuran yang paling mudah ditemukan di Indonesia. Bahkan, sayuran ini juga mudah ditemukan di restoran korea dan sering dijadikan pilihan sebagai pendamping makanan utama.

    Menurut Rojas, selada sangat baik dikonsumsi bagi penderita GERD karena mengandung kandungan air yang tinggi sehingga dapat membantu mengencerkan dan menetralkan asam lambung.

    6. Beras merah

    Serupa dengan oatmeal, beras merah juga sering dijadikan pilihan sebagai pengganti nasi putih bagi seseorang yang menjalani diet.

    Selain bisa mengontrol berat badan, ternyata beras merah yang banyak serat juga dapat membantu “menyerap” sebagian asam lambung dan mengurangi refluks. Maka dari itu, Rojas sangat merekomendasikan beras merah bagi penderita GERD.

    7. Jahe

    Di Indonesia, jahe adalah salah satu jenis rempah yang sering diolah sebagai minuman tradisional yang menghangatkan tubuh, seperti wedang, bandrek, bajigur, bir pletok, hingga sekoteng.

    Selain menghangatkan tubuh, jahe ternyata juga dianggap mampu mengurangi gejala naiknya asam lambung.

    “Cobalah untuk membuat teh yang menenangkan dengan menyeduh irisan jahe segar ke dalam air panas atau mengunyah permen jahe tanpa pemanis. Ini mungkin membantu menenangkan perut,” ujar Sonpal.

    8. Alpukat

    alpukatalpukat Foto: Getty Images

    Makanan yang digoreng dan berlemak tinggi sangat sulit dipecah dan dicerna oleh perut. Akibatnya, dua jenis makanan tersebut bisa menjadi pemicu utama GERD.

    “Namun, lemak tak jenuh yang sehat, seperti yang ditemukan pada alpukat bisa membantu mencegah mulas dan menjaga kadar asam tetap sehat,” kata Sonpal.

    9. Melon

    Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Julie Stefanski, dan Rojas mengatakan bahwa melon dapat “menyegarkan” saluran pencernaan yang meradang sehingga sangat baik dikonsumsi penderita GERD.

    Menurut Stefanski dan Rojas, melon memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat mengencerkan asam lambung dan membantu pergerakan di sistem pencernaan tanpa menyebabkan iritasi.

    10. Susu rendah lemak

    Serupa dengan yogurt, Rojas mengatakan bahwa susu rendah lemak dapat memberikan lapisan yang menyegarkan pada kerongkongan yang terasa panas akibat asam lambung.

    Selain itu, susu rendah lemak yang bisa menjadi penyangga atau buffer sementara bagi lambung tidak mudah terpengaruh oleh perubahan tingkat keasaman (pH) lingkungannya sehingga tidak memperparah kondisi lambung.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Asam Lambung Naik Tinggi? Redakan dengan 10 Makanan Ini

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan untuk Dikonsumsi dan Dihindari Penderita Asam Lambung


    Jakarta

    Asam lambung dan maag membuat pengidapnya harus memperhatikan asupan makan. Jika menderita penyakit ini, berikut daftar makanan yang baik dikonsumsi dan dihindari.

    Banyak orang menderita asam lambung dan maag. Jika sudah kumat, penyakit ini pun cukup mengganggu dan menyakitkan. Penyakit ini bisa kumat jika seseorang mengonsumsi makanan yang salah.

    Asam lambung atau refluks asam dan maag merupakan masalah pencernaan umum yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Meskipun pengobatan dan perubahan gaya hidup berperan penting dalam mengelola kondisi ini, pola makan juga berperan penting.


    Oleh karena itu, penderita asam lambung dan maag perlu memperhatikan asupan makanan yang mereka konsumsi setiap hari. Pilihlah makanan-makanan yang aman dan jauhilah makanan yang terlalu pedas dan asam.

    Berikut 5 makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari oleh penderita asam lambung, seperti dirangkum dari eroftexas.com (07/08).

    1. Makanan berserat tinggi

    Tips Memilih Roti Gandum yang Sehat dan Cocok Buat DietMakanan berserat tinggi seperti roti gandum cocok dimakan penderita asam lambung dan maag. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Penderita asam lambung dan maag sebaiknya mengonsumsi makanan berserat tinggi. Menurut studi kecil di World Journal of Gastroenterology tahun 2018, konsumsi serat yang tinggi dapat meminimalkan masalah GED.

    Makanan berserat tinggi memang dapat membuat seseorang merasa kenyang. Makanan ini juga menghilangkan kemungkinan untuk makan berlebihan.

    Oleh karena itu, penderita asam lambung dan maag sebaiknya banyak konsumsi makanan tinggi serat. Misalnya, konsumsi roti gandum, nasi merah, dan quinoa. Sayur-sayuran seperti asparagus dan brokoli juga bisa dikonsumsi.

    Namun, perlu diingat, makanan tinggi serat sebaiknya diimbangi dengan cairan yang cukup. Pastikan untuk minum lebih banyak air.

    2. Pisang

    Pisang sebenarnya termasuk ke dalam makanan tinggi serat juga. Namun, secara khusus buah ini diketahui rendah asam atau basa sehingga bisa menetralkan asam lambung dengan lapisan esofagus yang teriritasi.

    Pisang tidak hanya bersifat basa, tetapi juga kaya akan pektin, yaitu serat larut yang membantu menjaga makanan mengalir dengan baik melalui saluran pencernan, Hal ini dapat membantu kamu kenyang lebih lama, sehingga kecil kemungkinannya untuk makan berlebihan.

    Makanan lain yang aman dan tidak dikonsumsi penderita asam lambung dan maag bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh jahe

    Cup of tea with ginger root on grey wooden tableMinum teh jahe juga bisa mengatasi masalah asam lambung dan maag. Foto: Getty Images/iStockphoto/5second

    Teh jahe juga cocok dikonsumsi oleh penderita asam lambung dan maag. Satu atau dua cangkir sehari menawarkan manfaat yang baik.

    Minuman ini bersifat basa dan memiliki sifat anti infllamasi yang dapat membantu meredakan iritasi gastroesophageal dan menenagkan perut. Jahe juga membantu meredakan mual, bermanfaat bagi mereka yang rentan terhadap muntah selama refluks asam kambuh.

    4. Makanan yang digoreng dan berlemak

    ilustrasi ayam goreng tepungAyam goreng tepung tidak dianjurkan dikonsumsi oleh mereka yang punya asam lambung. Foto: iStock

    Penderita asam lambung dan maag sebaiknya tidak makan makanan berlemak terlalu banyak. Makanan tinggi lemak seperti sosis, kentang goreng, donat, dan lain sebagainya akan sulit dicerna dan bertahan lebih lama di perut. Akibatnya, asam lambung memiliki lebih banyak waktu untuk naik ke perut, kerongkongan, hingga menyebabkan sakit maag.

    Makanan tinggi lemak juga bisa menyebabkan penambahan berat badan. Berat ekstra itu meningkatkan tekanan pada perut, membuatnya lebih mudah bagi cairan untuk naik ke kerongkongan.

    Jika memang ingin menikmati makanan seperti daging, ayam, atau ikan, pilihan yang tanpa lemak dan masak dengan cara dipanggang saja.

    5. Jeruk

    Makan Nasi Lauk Buah Jeruk dan Sambal Disebut Sekte Makan di Luar NalarBuah jeruk juga mengandung asam tinggi sehingga tidak baik dikonsumsi penderita asam lambung dan maag. Foto: Twitter/Visual

    Jeruk menawarkan manfaat untuk kesehatan, tetapi buah ini tidak cocok dikonsumsi penderita asam lambung atau maag. Buah jeruk mengandung asam sitrat senyawa yang berisiko menyebabkan produksi asam lambung melimpah.

    Kandungan asam tinggi pada buah-buahan ini berisiko menyebabkan refluks dan memperburuk gejala GERD, terutama jika dimakan dalam jumlah banyak. Lemon, jeruk, dan limau menjadi salah satu penyebab terbesarnya.

    Oleh karena itu, sebaiknya penderita asam lambung dan maag tidak mengonsumsi buah-buahan ini dan mencari pengganti buah lain.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 7 Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Masalah Asam Lambung


    Jakarta

    Penyakit asam lambung yang dialami banyak orang cukup mengganggu aktivitas harian. Untuk mengatasinya, coba konsumsi 7 bahan dapur ini secara rutin.

    Penyakit asam lambung atau secara medis dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan kondisi saat cairan asam dari lambung kembali naik ke kerongkongan. Penyakit ini bisa memunculkan efek samping yang mengganggu.

    Beberapa gejalanya bahkan hampir mirip dengan serangan jantung. Tak heran jika kemudian banyak pengidap GERD yang justru mengalami kecemasan.


    Mayo Clinic mengungkap gejala asam lambung antara lain sensasi terbakar di dada atau heartburn, regurgitasi atau saat makanan/cairan asam seperti akan keluar dari kerongkongan, hingga batuk terus menerus.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa memilih cara alami dengan memanfaatkan bahan herbal di dapur. Berikut 7 bahan dapur yang ampuh atasi asam lambung:

    1. Jahe

    Racikan kopi jahe yang baik untuk tubuhJahe menjadi obat alami yang bisa mengatasi asam lambung. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Bukan rahasia lagi, jahe seolah jadi obat alami buat banyak kondisi. Salah satu yang bisa diatasi oleh jahe adalah penyakit asam lambung.

    Mengutip Very Well Health, beberapa penelitian menemukan potensi manfaat jahe untuk mengatasi asam lambung.

    Anda bisa meminum air jahe panas yang dicampur dengan irisan lemon setiap paginya.

    2. Lidah buaya

    Aloe Vera plantLidah buaya juga mampu mengatasi masalah lambung seperti GERD. Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Lidah buaya juga tampaknya terbukti dapat mengatasi GERD dan masalah lain yang menyerang lambung.

    Anda bisa mengonsumsi produk yang mengandung ekstrak lidah buaya.

    3. Kunyit

    A traditional herbal drink from indonesia, good for health and body detoxTidak hanya jahe, kunyit juga mampu mengatasi asam lambung. Foto: Getty Images/iStockphoto/Retno murti Wulandari

    Sama seperti jahe, kunyit juga kaya akan manfaat kesehatan. Produk yang mengandung kunyit ditemukan dapat mengatasi asam lambung.

    4. Ginseng

    Rempah lain untuk asam lambung adalah ginseng. Tanaman satu ini ditemukan dapat membantu meringankan gejala GERD.

    5. Madu

    Penelitian menunjukkan bahwa madu dapat meningkatkan lendir dan mempercepat penyembuhan. Hal ini pada akhirnya dapat mengobati refluks dan kerusakan esofagus.

    6. Chamomile

    Teh Oolong dan Chamomile. Teh oolong memiliki kandungan kafein yang sedang, satu cangkir teh oolong (240 ml) mengandung sekitar 37-55 mg kafein. Sementara teh chamomile biasanya dikonsumsi sebagai minuman yang menenangkan, namun juga mengandung kafein meski dalam jumlah kecil. Satu cangkir teh chamomile (240 ml) mengandung sekitar 2 mg kafein.Minum teh chamomile dapat secara efektif mengatasi masalah asam lambung. Foto: Getty Images/ValentynVolkov

    Healthline mencatat chamomile sebagai salah satu herbal yang efektif mengatasi penyakit asam lambung.

    Selain mengatasi asam lambung, teh chamomile juga memberikan efek rileks. Efek ini berguna bagi Anda yang sulit tertidur atau cemas karena asam lambung yang sedang naik.

    7. Peppermint

    Teh peppermint dapat digunakan untuk mengatasi perut yang buncit.Peppermint tidak kalah bermanfaat mengatasi masalah asam lambung. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Secara tradisional, peppermint digunakan untuk mengatasi masuk angin, sakit kepala, dan berbagai masalah pencernaan.

    Sejumlah penelitian memperlihatkan efek peppermint terhadap perbaikan gejala GERD.

    Namun, penting bagi Anda untuk tidak mengonsumsi antasida dan peppermint secara bersamaan. Cara ini dapat meningkatkan risiko gejala asam lambung yang lebih parah.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 7 Herbal Ini Ampuh Atasi Asam Lambung, Wajib Dicoba

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 7 Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Perut Kosong, Bisa Asam Lambung

    Jakarta

    Saat memulai hari dengan perut kosong, asupan minuman yang masuk ke dalam tubuh tidak boleh sembarangan. Salah pilih bisa berdampak pada kesehatan tubuh, misal meningkatkan risiko asam lambung dan gangguan pencernaan lainnya.

    Beberapa jenis minuman yang bisa memberi efek segar ternyata tidak berdampak baik bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa minuman yang sebaiknya dikonsumsi ketika sudah makan.

    Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Perut Kosong

    Kopi, teh berkafein, hingga minuman bersoda tidak baik dikonsumsi di pagi hari saat perut kosong. Ini alasannya:


    1. Kopi

    Mungkin banyak pecinta kopi yang mengawali hari dengan menyeruput minuman ini. Namun, jangan meminumnya saat perut kosong.

    Menurut Real Simple, kafein dalam kopi mendorong pelepasan gastrin atau hormon yang mengeluarkan asam lambung. Dampaknya bisa menyebabkan gejala refluks, seperti mual, kembung, dan regurgitasi.

    Efek ini bahkan sebenarnya bisa terjadi saat perut sudah terisi makanan. Tapi menurut ahli gastroenterologi, Dr. Robynne Chutkan, MD., FASGE., ketika perut kosong efeknya bisa lebih mengganggu. Untuk menghindari masalah ini, kamu bisa mengonsumsi camilan sebelum minum kopi. Makanan ini sebaiknya berprotein atau lemak tinggi, misal telur rebus atau selai kacang.

    2. Minuman Bersoda

    Minuman bersoda bisa menyebabkan gangguan gastrointestinal seperti kembung dan bersendawa, terutama saat perut kosong. Menurut Dr. Chutkan, gelembung karbon dioksida dari minuman berkarbonasi bisa menciptakan banyak tekanan di perut sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan sendawa.

    Hal lainnya yang perlu diwaspadai adalah kandungan gula dalam minuman bersoda yang dimaniskan. Minuman tersebut bisa menyebabkan lonjakan kadar gula. Seperti makanan manis, minuman manis yang dikonsumsi saat perut kosong bisa meningkatkan gula darah lebih cepat dan berpotensi menyebabkan penurunan energi.

    3. Minuman Berenergi

    Minuman berenergi mengandung kafein dan gula yang tinggi. Menurut Healthline, minuman ini bisa menimbulkan risiko kesehatan jangka pendek. Jika mengonsumsinya saat perut kosong, maka isinya akan diserap ke aliran darah dengan sangat cepat. Hal ini bisa meningkatkan risiko negatif dari minuman tersebut.

    Risiko kesehatan dari minuman berenergi adalah overdosis kafein, masalah kardiovaskular, dehidrasi, sakit kepala, sakit perut dan pencernaan lainnya, hingga masalah ginjal atau hati. Tak hanya itu, minuman ini juga dapat menyebabkan stres, gelisah, dan insomnia.

    4. Teh Berkafein

    Teh dengan kandungan kafein tinggi berpotensi menyebabkan masalah pencernaan, misal teh hitam. Karena itu, disarankan untuk mengonsumsi camilan sebelum menyeduh dan minum teh dengan kandungan kafein.

    Selain teh hitam, ada teh hijau yang mengandung kafein lebih banyak dibanding minuman sejenis lainnya. Sama seperti teh hitam, minum teh hijau memicu gejala gangguan gastrointestinal dengan intensitas lebih rendah.

    5. Yoghurt

    Kandungan probiotik dan asam laktat yang tinggi membuat yoghurt sangat baik untuk usus. Namun, beberapa orang sensitif terhadap asam laktat.

    Dalam kasus ini, mengonsumsi yoghurt ketika perut kosong bisa meningkatkan produksi asam lambung. Selanjutnya, asam lambung bisa menghancurkan beberapa probiotik bermanfaat dalam yoghurt itu sendiri.

    Dengan pertimbangan ini, yoghurt lebih baik dikonsumsi saat perut sudah kenyang. Dengan begitu, sebagian asam laktatnya bisa diserap dan tidak merusak beberapa komponen bermanfaat lainnya.

    6. Jus Jeruk

    Jika kamu mempunyai riwayat masalah pencernaan atau perut yang sensitif, maka sebaiknya hindari minuman ini saat perut kosong. Perlu diketahui, jeruk mengandung asam sitrat yang bisa mengiritasi lapisan saluran pencernaan.

    7. Alkohol

    Makanan yang masuk ke tubuh akan mencegah alkohol masuk usus halus dengan cepat. Alkohol akan diproses perlahan sehingga tidak terlalu cepat memengaruhi sistem tubuh.

    Sehingga, risiko terjadinya keracunan alkohol juga ikut menurun. Konsumsi alkohol dalam jumlah tertentu dapat memengaruhi kemampuan berpikir, mengendalikan gerakan tubuh, dan otak, jantung, hati, serta pankreas.

    Mengawali hari dengan perut kosong sebetulnya adalah kebiasaan yang tidak sehat. Detikers sebaiknya tetap mengonsumsi makanan sesuai kebutuhan nutrisi, meski dalam porsi terbatas. Apalagi jika hendak menikmati minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat perut kosong.pada otak, jantung, hati, hingga pankreas.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • 7 Efek Samping Kopi Hitam Tanpa Gula yang Perlu Diwaspadai

    Jakarta

    Kopi hitam tanpa gula memiliki aneka manfaat, seperti mencegah diabetes hingga membantu penurunan berat badan. Meski demikian, kopi hitam juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai.

    Di bawah ini akan kita ulas 7 efek samping kopi hitam tanpa gula jika dikonsumsi berlebihan. Simak juga tips minum kopi agar tetap aman dan terhindar dari efek sampingnya.

    Efek Samping Kopi Hitam Tanpa Gula

    Dilansir dari Healthline dan Lo! Foods, berikut ini 7 efek samping kopi hitam tanpa gula yang perlu diwaspadai.


    1. Risiko Sakit Maag

    Salah satu risiko menikmati kopi hitam tanpa gula adalah adanya mengalami maag pada beberapa orang. Keasaman kopi hitam terkadang bisa menyebabkan ketidaknyamanan dalam bentuk maag, perut mulas, terutama bagi mereka yang memiliki perut sensitif.

    2. Merusak Gigi

    Konsumsi kopi juga berpengaruh pada kesehatan gigi. Pigmen gelap dalam kopi dapat menodai gigi dari waktu ke waktu, sehingga mempengaruhi estetika senyuman kita.

    Jika mengkonsumsi kopi hitam secara teratur mungkin harus memerlukan perawatan gigi ekstra agar mencegah risiko pewarnaan serta menjaga kesehatan gigi dan mulut.

    3. Refluks Asam Lambung

    Efek lain dari kopi hitam adalah terjadinya refluks asam lambung. Keasaman kopi terkadang dapat memicu ketidaknyamanan pencernaan, terutama pada saat perut kosong atau bagi mereka yang memiliki sensitivitas pencernaan. Beberapa orang bisa mengatasi hal ini dengan mengisi perut mereka terlebih dahulu sebelum minum kopi.

    4. Efek Diuretik

    Kopi juga memiliki efek diuretik, yang berarti kopi dapat menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak urin. Kopi juga bisa menarik cairan ke dalam saluran pencernaan. Hal ini juga bisa menyebabkan efek pencahar pada beberapa orang.

    5. Kecemasan

    Kafein dalam kopi hitam dapat meningkatkan kewaspadaan dengan cara memblokir efek adenosin, zat kimia otak yang membuat kita merasa lelah. Pada waktu yang sama, zat ini memicu pelepasan hormon adrenalin yang berefek pada peningkatan energi.

    Namun, minum kopi hitam tanpa gula secara berlebihan justru dapat menyebabkan kecemasan. Selain itu, kopi juga bisa menyebabkan napas cepat dan meningkatkan stres.

    6. Insomnia

    Kemampuan kafein untuk membantu orang tetap terjaga adalah salah satu efek yang diharapkan banyak orang. Namun ketika terlalu banyak kafein, maka akan berefek samping membuat insomnia atau kesulitan untuk tidur.

    7. Kerusakan Otot

    Efek samping kopi hitam tanpa gula lainnya adalah risiko terjadinya rhabdomyolysis atau kondisi serat otot yang rusak masuk ke dalam aliran darah, yang menyebabkan gagal ginjal dan masalah lainnya.

    Penyebab umum rhabdomyolysis adalah trauma, infeksi, penyalahgunaan obat, ketegangan otot dan gigitan ular atau serangga berbisa. Namun ada beberapa laporan yang menghubungkan rhabdomyolysis dengan asupan kafein yang berlebihan.

    Tips Menikmati Kopi dengan Aman

    Dikutip dari situs RS Pusat Pertamina, berikut ini sejumlah tips mengkonsumsi kopi agar tetap aman:

    • Batasi konsumsi kopi, yakni maksimal 400 mg kafein per hari, atau setara dengan 4 cangkir kopi hitam.
    • Pilihlah biji kopi yang berkualitas dan diolah dengan cara yang baik, sehingga bisa meminimalkan residu kimia.
    • Perhatikan juga kandungan gulanya. Lebih baik minum kopi tanpa gula untuk menghindari risiko diabetes.
    • Bagi orang yang bermasalah dengan kafein, dapat mengkonsumsi kopi arabika yang tingkat keasaman lebih rendah.
    • Perhatikan waktu konsumsinya. Hindari minum kopi malam hari jika tak mau mengalami gangguan tidur.
    • Dengarkan tubuh kamu ketika merespons konsumsi kopi.
    • Jika merasakan efek samping negatif, kurangi konsumsi asupan kopi atau bahkan hindari sama sekali.

    Nah, meski kopi hitam tanpa gula dikenal memiliki sejumlah manfaat, tetap ada efek samping kopi hitam yang perlu diwaspadai. Konsumsilah kopi dalam batas wajar. Jika perlu, berkonsultasilah dengan dokter untuk mengetahui batas konsumsi kopi yang tepat untukmu.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • 5 Makanan Ini Ampuh Redakan Asam Lambung, Jahe dan Pisang


    Jakarta

    Asam lambung yang kambuh biasanya merasakan sensasi terbakar di area dada dan naik ke kerongkongan. Untuk meredakannya, bisa mengonsumsi beberapa makanan ini.

    GERD atau asam lambung merupakan penyakit yang menyerang bagian pencernaan tubuh seseorang. Ketika asam lambung sedang naik, terasa nyeri di area sekitar perut yang didahului dengan gejala sensasi terbakar di dada serta tenggorokan.

    Melansir dari BBC, ada berapa makanan dan minuman yang dapat menjadi pemicu dari asam lambung. Di antaranya adalah mengonsumsi makanan pedas, asam, berlemak, dan berminyak. Minum alkohol dan kafein terlalu banyak juga dapat memicu asam lambung.


    Agar asam lambung cepat mereda, ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi. Makanan itu adalah buah pisang, sayuran hijau, oatmeal, hingga jahe yang dapat meredakan asam lambung, seperti dilansir dari Medical News Today (26/3/2025).

    Berikut 5 makanan yang ampuh meredakan asam lambung:

    1. Oatmeal

    Ilustrasi oatmeal pisangIlustrasi oatmeal pisang Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Zhuravlev

    Salah satu makanan yang dapat menyembuhkan asam lambung harus hang mengandung serat tinggi. Karena, kandungan serat dapat meningkatkan kesehatan pencernaan.

    Makanan yang mengandung serat tinggi berasal dari biji-bijian. Makanan ini dapat ditemui pada oatmeal, roti, dan nasi merah. Kamu bisa mengonsumsinya secara rutin agar asam lambung tak kambuh.

    Oatmeal diketahui makanan yang mengandung serat tinggi. Diketahui bahwa dalam 100 gram oatmeal mengandung 10,4 gram serat yang dibutuhkan oleh tubuh.

    2. Pisang

    Buah-buahan juga diketahui baik untuk meredakan gejala asam lambung. Namun, jangan asal memilih jenis buah yang akan dikonsumsi. Sebaiknya pilih buah pisang yang mengandung serat tinggi.

    Menurut sebuah studi 2023, pisang disebut dapat menetralkan asam lambung. Ini karena buah berwarna kuning tersebut juga bersifat basa dan mengandung serat. Satu pisang matang (100 gram) mengandung sekitar 2,6 gram serat.

    Makanan yang dapat meredakan asam lambung lainnya cek di halaman berikut…

    3. Sayuran

    Sayuran memang makanan yang sehat dengan kandungan nutrisi tinggi. Terutama jika rutin mengonsumsi sayuran hijau, seperti brokoli, bayam, dan lainnya.

    Sayuran hijau ini dapat membantu menurunkan asam lambung, yang membantu refluks asam. Beberapa sayuran itu rendah lemak dan gula yang dapat memicu gejala asam lambung.

    Contohnya, brokoli diketahui mengandung serat yang cukup tinggi, per 100 gram mengandung 2,6 gram serat. Untuk bayam per 100 gram mengandung 2,2 gram serat.

    4. Jahe

    Manfaat dari minum teh jaheManfaat dari minum jahe Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Jahe merupakan rempah yang biasa digunakan untuk pengobatan alami karena mengandung gingerol. Rempah satu ini memiliki rasa yang agak pedas dan sensasi hangat.

    Di dalamnya juga banyak mengandung zat anti-inflamasi alami yang membantu dalam menyembuhkan asam lambung. Biasanya jahe ini diracik menjadi minuman ketika sakit perut dan pencernaan terganggu.

    Sebuah studi 2023 meneliti efek dari mengonsumsi jahe pada gejala dispepsia fungsional. Seperti rasa nyeri ulu hati hingga terbakar di perut. Gejala asam lambung ini akan mereda setelah mengonsumsinya selama 4 minggu.

    5. Lidah Buaya

    Lidah buaya juga termasuk yang dapat meredakan gejala asam lambung. Para penderita asam lambung atau GERD bisa mencoba menjadikan daging buahnya sebagai jelly atau sirupnya untuk minuman.

    Hal ini telah dijelaskan dalam studi 2022, ada penelitian yang menunjukkan sirup lidah buaya dapat meredakan gejala GERD. Efektivitas manfaat lidah buah ini karena adanya kandungan zat antioksidan dan anti-inflamasi.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • 10 Buah yang Bagus Untuk Asam Lambung Beserta Khasiatnya

    Jakarta

    Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan yang salah satunya dipicu oleh faktor makanan. Karena itu, pengidap asam lambung harus hati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi, tak terkecuali buah-buahan.

    Jenis buah dengan kadar asam tinggi termasuk dalam daftar pantangan penderita asam lambung. Lalu, buah apa yang sebaiknya dikonsumsi penderita asam lambung? Berikut pembahasannya.

    Buah yang Bagus Untuk Asam Lambung

    Bagi pengidap asam lambung, jenis buah yang sebaiknya dikonsumsi adalah buah dengan kadar asam rendah. Dilansir dari laman Livestrong, NDTV Food, Health Central dan American Association of Retired Persons, berikut pilihan buah yang aman untuk asam lambung:


    1. Pisang

    Jenis buah pertama yang rendah asam adalah pisang. Buah satu ini merupakan sumber vitamin C, potasium, antioksidan, dan fitonutrien yang bermanfaat bagi tubuh.

    Ditambah lagi, kandungan serat pektin dalam pisang juga dapat melancarkan sistem pencernaan, meredakan asam lambung, dan membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.

    2. Pepaya

    Buah tropis yang banyak tumbuh di Indonesia ini juga tergolong aman untuk asam lambung. Pepaya mengandung sejumlah zat penting seperti kalsium, vitamin A, vitamin K, kalsium, mineral, asam folat, dan serat pangan.

    Selain itu, buah ini memiliki enzim papain yang ampuh menetralisir asam lambung serta meredakan maag.

    3. Alpukat

    Alpukat merupakan jenis buah favorit yang sering dijadikan jus. Kabar baiknya, buah alpukat termasuk buah rendah asam, sehingga pengidap GERD tidak perlu khawatir mengonsumsi buah satu ini.

    Tak hanya rasanya yang enak, alpukat juga kaya akan kandungan serat, vitamin A, E, K, dan B6. Ada pula zat lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat menjaga kesehatan mata.

    4. Kelapa

    Kelapa merupakan buah yang terkenal akan segudang khasiatnya bagi kesehatan. Mengutip dari buku Obat Herbal Asam Lambung oleh Ali Hanafi, air kelapa bersifat anti-inflamasi sehingga mampu meredakan peradangan di lambung.

    Kemudian, kelapa mengandung senyawa aktif elektrolit, kalium, magnesium, dan natrium yang dapat menjaga keseimbangan pH lambung dan mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan.

    5. Melon

    International Foundation for Functional Gastrointestinal Disorders (IFFGD) mengkategorikan melon dan blewah sebagai buah rendah asam yang baik untuk dikonsumsi penderita asam lambung. Selain rendah asam, buah ini dapat menyehatkan jantung dan mencegah risiko kanker karena mengandung antioksidan, likopen, serta vitamin A dan C.

    6. Buah Tin

    Buah tin atau ara bisa menjadi pilihan buah yang aman dikonsumsi bagi penderita asam lambung. Dalam buah ini, terdapat sejumlah zat seperti zat besi, mineral, kalium, kalsium dan gula alami.

    Dalam buku 7 Buah-buahan Istimewa dalam Al-Qur’an dan Manfaatnya bagi Kesehatan Manusia karya Hamid Sakti Wibowo, kandungan zat pektin buah tin juga berpengaruh dalam mencegah sembelit dan melancarkan fungsi usus besar dan usus kecil.

    7. Apel

    Buah apel diketahui dapat menenangkan perut dan mengurangi asam. Pasalnya, buah ini mengandung kalsium, magnesium, zat besi, vitamin A, C, D, B16, dan B12 yang dapat menunjang kesehatan pencernaan.

    Selain itu, menurut buku Khasiat dan Manfaat Apel oleh Sufrida Y dkk, dalam apel ditemukan zat pektin yang mampu memperlunak feses, mengeluarkan racun dari usus, dan menyerap kelebihan air dalam usus.

    8. Persik

    Karena kandungan asamnya yang rendah, buah peach atau persik tidak akan memperparah asam lambung. Buah ini menyimpan sejumlah nutrisi mulai dari magnesium, zat besi, vitamin A, C, B6, hingga B12.

    Dilansir dari situs Healthline, buah persik juga memiliki serat tidak larut yang berfungsi memperlancar sistem pencernaan dan meredakan gejala sembelit.

    9. Semangka

    Semangka merupakan buah rendah asam yang dikenal kaya akan asam amino, antioksidan, vitamin A dan vitamin C. Karena kandungan airnya yang tinggi, buah ini bermanfaat dalam menjaga tubuh tetap terhidrasi, menyehatkan pencernaan, dan menetralisir kadar asam di lambung.

    10. Pir

    Terakhir, pir juga tergolong sebagai buah yang aman dikonsumsi penderita GERD. Sama seperti semangka, pir memiliki kadar air yang tinggi sehingga cocok diolah menjadi jus.

    Dikutip dari buku Terapi Jus Buah dan Sayur karya Titi Sekarindah, dalam satu buah pir berukuran 169 gram terdapat 19 mg kalsium, 138 mg potasium, 10 mg vitamin C, dan 53 kalori. Beberapa manfaat pir diantaranya yaitu melancarkan BAB, mencegah konstipasi, dan mengurangi dehidrasi.

    Itu dia beberapa jenis buah rendah asam yang nggak bakal bikin asam lambung kumat. Untuk mengendalikan GERD, usahakan untuk konsumsi buah-buahan dibarengi gaya hidup sehat ya.

    (khq/khq)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt