Tag: asyik

  • Trik Liburan Low Budget yang Wajib Dicoba, Hemat tapi Tetap Asyik


    Jakarta

    Liburan nggak selalu berarti harus keluar biaya besar. Dengan strategi yang tepat, kamu tetap bisa menjelajahi destinasi impianmu tanpa bikin dompet tipis.

    Perencanaan yang matang, mulai dari menyusun anggaran, memilih waktu yang pas, hingga berburu promo, bisa membuat perjalananmu jadi lebih hemat tanpa mengurangi keseruan. Berikut deretan trik yang bisa kamu coba untuk liburan seru yang ramah di kantong.

    1. Susun Rencana Budget Liburan


    Perencanaan adalah kunci utama liburan hemat. Sebelum memesan tiket atau hotel, tentukan terlebih dahulu batas maksimal pengeluaran dan susun perincian anggaran. Hitung biaya transportasi, penginapan, makan, hingga dana darurat.

    Mulailah dengan riset destinasi. Cari tahu biaya hidup, harga akomodasi, transportasi lokal, sampai aktivitas gratis yang bisa dinikmati. Sesuaikan budget dengan durasi perjalanan dan hitung estimasi pengeluaran per hari untuk makan, transportasi, dan akomodasi.

    Dengan perencanaan budget yang matang, kamu cukup disiplin mengikuti rencana agar kamu tidak boncos di tengah jalan. Selain itu, tetap siapkan dana darurat agar kamu tidak kebingungan ketika terjadi suatu hal di luar perkiraan.

    2. Hindari Musim Liburan (High Season)

    Harga tiket dan akomodasi biasanya lebih tinggi saat musim liburan sekolah atau akhir tahun. Untuk liburan yang lebih hemat, cobalah bepergian di luar musim liburan (low season). Selain biaya lebih rendah, suasana tempat wisata juga cenderung lebih sepi dan nyaman.

    High season sendiri adalah periode ketika jumlah turis membludak sehingga harga tiket dan akomodasi ikut naik.

    Kalau kamu mau traveling di Indonesia, waktu ideal untuk menghindari high season di pertengahan Januari-April atau September-November. Biasanya, di bulan-bulan ini juga sering ada promo menarik yang bisa kamu manfaatkan.

    3. Pesan Tiket Lebih Awal

    Memesan tiket jauh sebelum hari keberangkatan memberi kamu peluang besar mendapatkan harga murah. Menurut laman Save The Student, tiket pesawat cenderung lebih murah saat pertama kali dirilis dan harga cenderung naik mendekati tanggal keberangkatan-terutama saat musim liburan.

    Idealnya, untuk penerbangan domestik, pesanlah tiket pesawat minimal 28 hari sebelum keberangkatan untuk menghemat hingga 24%. Untuk penerbangan internasional, kamu bisa melakukan pemesanan sekitar 60 hari sebelum keberangkatan agar bisa hemat sekitar 10%.

    Umumnya, harga tiket di hari kerja juga cenderung lebih murah daripada akhir pekan. Kamu juga bisa memanfaatkan fitur kalender di situs atau aplikasi pemesanan yang menampilkan harga-harga tiket di setiap harinya. Dengan fitur ini, kamu bisa memilih tanggal dengan tiket termurah.

    4. Pilih Destinasi Ramah di Kantong

    Destinasi yang kamu pilih sangat menentukan besarnya biaya liburan. Beberapa tempat wisata populer biasanya mematok harga tiket masuk, akomodasi, dan makanan yang lebih tinggi. Untuk liburan hemat, coba pertimbangkan destinasi yang kurang ramai namun tetap menawarkan pengalaman seru, seperti kota kecil, wisata alam, atau tempat yang belum terlalu dikenal turis.

    Banyak destinasi di dalam maupun luar negeri yang ramah di kantong. Misalnya, Kuala Lumpur dan Vietnam untuk destinasi luar negeri yang terkenal murah. Selain itu, dibandingkan pergi ke daerah Eropa Barat, kamu bisa pergi ke negara-negara Eropa Timur seperti Hungaria, Polandia, dan Bulgaria yang biayanya cenderung lebih rendah.

    Selain itu, saat membeli oleh-oleh, hindari area wisata utama karena harga biasanya jauh lebih mahal. Pilih pasar tradisional atau toko lokal untuk mendapatkan harga yang lebih ramah. Hal yang sama berlaku untuk makanan, cobalah street food atau kuliner lokal yang autentik dan terjangkau, daripada makan di restoran mewah. Selain lebih hemat, kamu juga bisa mencicipi cita rasa khas daerah tersebut.

    5. Manfaatkan Promo Perjalanan

    Jangan lupa untuk selalu manfaatkan promo! Promo bisa jadi kunci penekan budget selama liburan. Gunakan penawaran spesial dari bank atau platform travel untuk memotong biaya tiket pesawat dan hotel.

    Buat kamu yang mau liburan hemat tapi tetap liburan ke tempat yang hits, ada kabar gembira! BNI wondrX 2025 menghadirkan Flash Sale tiket pesawat pulang-pergi dengan harga spesial:

    • Jakarta – Denpasar mulai dari Rp790.000
    • Jakarta – Kuala Lumpur mulai dari Rp1.079.000

    BNI wondrX hadir di ICE BSD mulai 15 Agustus 2025 sampai 17 Agustus 2025. Karena promo ini cuma berlaku di BNI wondrX 2025, pastikan kamu nggak kelewatan kesempatan emas ini! Info selengkapnya bisa kamu cek di wondrx.bni.co.id.

    (akd/akd)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah kaya raya uang اللهم صل على رسول الله محمد
    Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • 5 Pantai Sepi tapi Indah di Selatan Jawa, Cocok Buat Kabur



    Jogja

    Menikmati deburan ombak dan jauh dari keramaian, sepertinya cocok banget untuk melepas lelah di hari kerja. Traveler bisa nih berkunjung ke pantai-pantai yang ada di selatan Jawa.

    detikTravel telah merangkum pada Jumat (11/7/2025) pilihan pantai yang masih sepi yang bisa kamu kunjungi.

    1.Pantai Madasari


    Pantai Mandasari PangandaranPantai Mandasari Pangandaran Foto: Aldi Nur Fadillah

    Pantai Madasari di Kabupaten Pangandaran adalah salah satu pantai andalan Provinsi Jawa Barat. Pantai ini terkenal memiliki sejumlah spot menarik dengan aktivitas asyik, seperti berkemah hingga surfing.

    Harga tiket Pantai Madasari dibedakan menjadi beberapa macam, antara lain tiket masuk, sewa camping ground, sewa tenda, hingga paket wisata. ‘Jika kamu ingin berkemah, maka ada biaya tambahan untuk menyewa camping ground seharga Rp 25 ribu. Dengan harga ini, kamu harus membawa tenda sendiri.

    2. Pantai Wediombo

    Pantai Wediombo berlokasi di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Apabila berangkat dari Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 70 km dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan.

    Daya tarik utama yang memikat dari Pantai Wediombo adalah luasnya hamparan pasir yang berbatasan langsung dengan jernihnya air. Pantai Wediombo dikelilingi oleh batu karang, sebab dulunya memang terbentuk dari bekas kawah gunung api.

    Dengan debur ombaknya yang cukup tinggi namun stabil, Pantai Wediombo kerap dimanfaatkan untuk tempat berselancar. Di sana juga disediakan penyewaan alat surfing dengan tarif sekitar Rp 100.000. Agar bisa masuk ke Pantai Wediombo, pengunjung wajib membayar tiket seharga Rp 5.000 per orang.

    3. Pantai Pulau Merah

    Pesona Pantai Pulau Merah BanyuwangiPesona Pantai Pulau Merah Banyuwangi Foto: Istimewa

    Pantai Pulau Merah adalah sebuah pantai yang terletak di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pantai ini disebut sebagai ‘Pantai Kuta-nya’ Jawa Timur.

    Pantai ini sering kali menjadi tempat berselancar karena ombaknya ideal untuk para pemula. Selain itu, jalan kaki epanjang pantai ini juga menjadi kegiatan yang menyenangkan.

    Jika traveler hanya ingin bersantai, ada kursi pantai yang tersedia untuk disewa bersama payung yang telah diatur di tepi pantai. Jika masih ingin mengabadikan momen bersama orang-orang di pantai Pulau Merah, ada opsi untuk naik ke pandang setinggi 3 meter.

    4. Pantai Watu Kodok

    Pantai Watu Kodok adalah pantai pasir putih cantik yang ada di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penamaan Pantai Watu Kodok diambil dari kedua tebing yang bentuknya mirip seperti kodok.

    Oleh sebab itu, masyarakat setempat menamai pantai ini dengan sebutan Pantai Watu Kodok. Watu Kodok sendiri merupakan kata bahasa Jawa yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘Batu Kodok’. Untuk masuk ke Pantai Watu Kodok, pengunjung perlu membayar sekitar Rp 10.000 per orang.

    Banyak daya tarik pantai ini. Mulai dari pasir putihnya, suasana asri, keindahan sunset dan sunrisenya, dan area camping. Menjelang weekend, banyak pengunjung yang bersantai sambil camping di area ini. Bila tidak punya tenda, kamu bisa menyewa tenda di sana untuk camping.

    5. Pantai Sendiki

    Pantai SendikiPantai Sendiki Foto: (Sanisaa/d’Traveler)

    Pantai Sendiki terletak di daerah Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur. Traveler bisa menikmati keindahan panitia ini mulai dari Rp10.000 per orang di hari biasa dan Rp15.000 saat hari libur.

    Pantai Sendiki termasuk pantai yang masih belum banyak dikunjungi orang. Salah satu alasannya yaitu karena akses menuju lokasi yang masih cukup sulit dilalui. Namun, percayalah, pantai ini cocok banget untuk yang ingin mencari ketenangan.

    Nikmati sunset pantai yang memukau ini ya.

    (sym/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Serunya Main Sepeda di Tempat Paling Adem di Puncak



    Bogor

    Kawasan Puncak Bogor kembali punya mainan baru bagi para penggemar sepeda gunung, Newra Adventure resmi membuka trek baru bernama Newra Agro Adventure.

    Trek ini berlokasi di kawasan wisata Agro Wisata, Gunung Mas, Puncak yang terkenal sebagai salah satu tempat paling dingin di Puncak. Pembukaan jalur sepeda ini jadi angin segar bagi para MTB rider-baik yang pro maupun family rider-yang haus jalur off-road dengan suasana alam khas Puncak.

    “Prinsipnya sama dengan trek yang lama, sepanjang 6,8 kilometer. Startnya saja yang kita bedakan. Semua lahannya kita manfaatkan di wilayah PTPN. Jadi patok biru itu lahan Taman Nasional Gunung Mas. Nantinya tetap ketemu dengan trek lama,” jelas Indra Dhani selaku pengelola Newra.


    Untuk menuju lokasi jalur sepeda, bisa melalui jalan kecil menuju menara tower repeater Telkom Pasir Sumbul. Tak jauh dari menara ada titik start yang dilengkapi dengan starting gate beralaskan besi. Dari sana pesepeda bisa langsung meluncur ke jalur sepeda Newra dengan titik finish di kawasan wisata Agro Wisata Gunung Mas. Treknya juga lebar, ada yang mencapai 2 meteran sehingga lebih aman.

    Namun di beberapa spot ada jalur yang membutuhkan skill mumpuni pengendara sepeda seperti jalur letter S yang sempit dan bikin adrenalin terpacu.

    Menurut Indra, jalur baru ini muncul karena trek lama sekarang sering dipakai untuk wahana mobil offroad sehingga perlu jalur alternatif untuk sepeda. Tapi bukan sekadar pindah lokasi, jalur baru juga dibuat lebih lebar dan lebih ramah untuk semua kalangan, termasuk pemula dan keluarga.

    “Saat ini memang belum banyak obstacle (rintangan). Seperti dulu, kita mau teman-teman family, newbie pun bisa. Harapan saya, dengan adanya trek ini komunitas MTB yang sekarang agak menurun bisa rame lagi. Sepedanya dirakit, diservis lagi. Jadi kita ramaikan,” ujar pria yang juga dikenal sebagai Kepala Bidang Perlombaan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) ini.

    Indra juga menekankan sistem pengelolaan tiket yang lebih modern dan transparan. Ada dua cara membeli tiket lewat website untuk dapat QR code, atau bayar langsung cashless dengan mesin EDC di lokasi.

    “Kita ingin pengelolaan lebih profesional. Semua rider yang masuk juga akan pakai gelang. Harapannya semua nyaman, dan kita transparan untuk pendapatan ticketing,” kata Indra.

    Respons komunitas sepeda

    Jalur sepeda Newra ini sudah dicoba beberapa sepeda dari beberapa komunitas MTB seperti Yeti Tribe Indonesia, Jalur Pedal Mandiri (JPM), TERA, Specialized Riders Indonesia, dan Santa Cruz Indonesia (SCI). Para rider yang sudah mencoba track pun memberikan respons positif. Ateng, perwakilan komunitas sepeda, mengaku trek NewRa Agro Adventure asyik untuk dilewati.

    “Pertama sih kaget ya. Kirain rasa-rasanya kayak dulu, ternyata asyik banget. Di bawahnya, closing sectionnya mantep, speednya kebuka. Tinggal ditambah bumpy-bumpy dikit,” kata Ateng sambil tertawa.

    Ia juga menyoroti jalur sepeda yang lebih lebar dan aman. “Jadi lebih safety, karena yang kemarin di section tengah ada batu-batu, sekarang lebar. Ini cocok untuk newbie (pemula). Kalau kasih nilai dari 1-10, ya di atas 9 lah,” katanya.

    Usai bersepeda, traveler juga bisa menikmati aneka permainan wisata di Agrowisata Gunung Mas. Tempat ini memang jadi salah satu tempat wisata favorit di Puncak. Ada aneka macam permainan seperti kereta gantung, gokart dan lainnya yang bisa dicoba oleh pengunjung.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nyamannya Sensasi Air Hangat Gunung Guntur di Cahaya Villas Garut



    Garut

    Berkali-kali liburan ke Garut, baru di akhir pekan kemarin akhirnya kami kesampaian menginap di Cahaya Villas. Tak seperti hotel dan penginapan lain, Cahaya Villas yang berlokasi di Jl. Cipanas Baru No. 83, Langensari memanfaatkan air panas alami dari Gunung Guntur untuk shower, kolam renang, maupun water parknya.

    Sekalipun demikian, air panas ini tak beraroma belerang dan tak bikin pedih di mata. Setelah menempuh perjalanan sekitar 4 jam dari Depok, saat check-in selepas Ashar bersama anak-anak kami langsung melepas penat dengan berenang di kolam renang. Benar-benar bikin fresh. Sementara istri memilih berendam di kolam Jacuzzi yang tersedia di setiap tipe villa.


    “Kami merupakan resort hotel yang mengakomodir semua segmentasi market (individu, family , komunitas, government & corporate),” tutur GM Cahaya Villa Antoni Gultom saat berbincang dengan detikTravel.

    Berdiri di atas lahan sekitar 18 ribu m2, Cahaya Villas yang beroperasi mulai Oktober 2018 dilengkapi hotel berkapasitas 120 kamar, dan 43 kamar villa untuk tipe standar, suites, dan penthouse. Cahaya Villas, kata Antoni, dilengkapi 2 ballroom, yakni Papandayan Meeting Hall berkapasitas 500 orang dan ⁠Cahaya Grand ballroom (1.200 orang).

    “Kalau untuk okupansi rata-rata per bulan 85%, kalau libur panjang Maulid pekan lalu tingkat hunian sampai 95%,” imbuh alumnus Akademi Perhotelan Aktripa Bandung itu.

    Tak seperti hotel dan penginapan lain, Cahaya Villas yang berlokasi di Jl. Cipanas Baru No. 83, Langensari memanfaatkan air panas alami dari Gunung Guntur untuk shower, kolam renang, maupun water parknya.  SFasilitas bermain perahu di Cahaya Villas Foto: Sudrajat

    Fasilitas lainnya, dari pengamatan selintas detikTravel Cahaya Villas dilengkapi area fitness, danau buatan untuk anak-anak dan keluarga bermain perahu, kafe, dan lainnya.

    Area parkir di halaman depan cukup luas. Untuk para tamu yang menginap di villa, setiap kendaraan dapat langsung diparkir di depan atau samping villa.
    Resto untuk sarapan cukup luas, menyajikan aneka menu lokal, Asia, maupun Eropa.

    Cahaya Villas, GarutCahaya Villas Hotel, Garut (Foto:Sudrajat/detikcom)

    Selain soal ras, vie ke arah Gunung Guntur yang seolah berada di pelupuk mata menjadi sensasi tersendiri. Di tengah menikmati sarapan, kebanyakan tamu asyik berselfie ria dengan latar gunung tersebut.

    “Semuanya sih oke, kecuali WiFi-nya agak lemot. Mungkin karena cuaca dan daerah ini dikelilingi pegunungan ya,” kata Mukti Rahardi, mahasiswa asal Semarang yang menginap bersama keluarganya.

    Ia terlihat menutup laptopnya dan kemudian asyik berselancar di dunia maya melalui iPhone di genggamannya.

    (jat/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Butuh Tempat Ngerjain Tugas Nyaman? Bisa di Perpustakaan Jusuf Kalla UIII


    Depok

    Depok punya tempat yang cozy dan asyik banget buat mengerjakan tugas, baca buku, atau sekadar me time ke tempat hening. Tempatnya ada di Perpustakaan Jusuf Kalla kompleks Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok.

    Bangunan perpustakaan nggak cuma megah dan luas, tapi juga menyediakan fasilitas sesuai kebutuhan pengunjung. Misal AC yang dingin, Wi-Fi cepat, mushola, dan berbagai koleksi buku yang tersedia dengan tiket masuk Rp 10 ribu.

    “Di sini enak dan fasilitasnya lengkap. Kalau mau baca buku tersedia isu nasional bahkan luar negeri yang bikin pengetahuan kita makin luas,” kata Dafa salah seorang pengunjung yang sedang Work From Anywhere (WFA) kepada detikTravel.


    Perpustakaan Jusuf Kalla UIIIPerpustakaan Jusuf Kalla UIII (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    detikTravel sempat mengunjungi perpustakaan yang disebut salah satu terbesar di Jabodetabek pada Rabu (8/10/2025) siang selepas azan Salat Zuhur. Suasana tenang dan hening langsung terasa, sangat kontras dengan kondisi Depok saat itu yang sangat panas.

    Dalam kunjungan ini, detikTravel sempat menelusuri perpustakaan berlantai 8 yang ketika hari kerja tidak banyak menerima tamu. Perpustakaan Jusuf Kalla memiliki ruang baca anak yang terletak di lantai 2 dengan berbagai jenis koleksi.

    “Alhamdulillah, sekarang bukunya udah semakin banyak, pas aku pertama kali ke sini bukunya baru sedikit. Di sini bisa bikin anak-anak suka baca buku,” kata pengunjung asal Depok ini.

    Perpustakaan Jusuf Kalla UIIIPerpustakaan Jusuf Kalla UIII (dok. Qonita Hamidah/detikTravel)

    Untuk anak usia 6-8 tahun tersedia aneka komik, sementara bagi umur 9-12 tahun beragam buku petualangan bisa diakses. Bagi remaja, ada banyak jenis buku fiksi yang cocok bagi pembaca di usia 13-18 tahun.

    Jalan-jalan di Perpustakaan Jusuf Kalla UIII

    Pengunjung bebas berlama-lama di perpustakaan ini asal masih dalam jadwal operasional pukul 09.00-21.00 WIB pada Senin-Jumat. Perpustakaan juga buka pada hari Sabtu pukul 09.00-16.00 WIB.

    Perpustakaan Jusuf Kalla UIIIPerpustakaan Jusuf Kalla UIII (dok. Qonita Hamidah/detikTravel)

    Ketika detikTravel datang ke perpustakaan ini, tiap pojoknya menyediakan buku yang bisa dibaca siapa saja. Buku dan bahan bacaan lain tersedia di lantai 1 yang diperuntukkan sebagai lobi dan area loker untuk pengunjung. Di lantai 2 tersedia studio siniar, CSIS Corener, koleksi Jusuf Kalla, referensi, dan buku langka.

    Naik ke lantai 3 ada aula baca besar, meja sirkulasi, ruang kerja, koleksi bahasa Inggris, kompilasi milik Prof MC Ricklefs. Di lantai selanjutnya, kita akan menemukan koleksi buku dalam bahasa Indonesia lengkap dengan area membaca. Koleksi dalam bahasa Arab serta ruang bacanya tersedia juga di perpustakaan tepatnya lantai 5.

    Suasana di lantai 3 cukup ramai, dengan sebagian besar pengunjung terlihat sibuk beraktivitas di depan laptop. Kondisi ini berbeda dengan lantai 4 yang suasananya lebih tenang dan hanya sedikit pengunjung.

    Bagi pengunjung yang sudah lelah menjelajahi perpustakaan, bisa istirahat di lantai 6 yang menyediakan mushola. Selain itu ada area membaca kasual dan koleksi buku lainnya. Perpustakaan masih punya lantai 7 yang berisi ruang meeting dan lantai Sedangkan di lantai 8 ada area teater yang bisa digunakan pengunjung.

    Fasilitas lift di perpustakaan ini hanya beroperasi dari lantai 3 hingga lantai 6. Jika ingin naik dari lantai 1 ke lantai 3, kita bisa menggunakan eskalator. Sementara untuk menuju lantai 7 dan 8, kita dapat menggunakan tangga darurat.

    Dengan semua fasilitas dan koleksi bukunya, Perpustakaan Jusuf Kalla di kompleks UIII bisa jadi pilihan tepat bagi yang ingin menyelesaikan pekerjaan, tugas, atau sekadar meningkatkan pengetahuan. Di setiap rak buku dan lembarannya, selalu ada inspirasi baru yang menanti untuk ditemukan.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com