Tag: berat badan

  • Minum Jus Apel secara Rutin Bisa Bikin Berat Badan Turun? Ini Penjelasannya

    Jakarta

    Buah apel mengandung serat, antioksidan, vitamin, dan rendah kalori. Sehingga, mengonsumsi buah ini cocok untuk orang-orang yang sedang diet.

    Sebuah studi pun menunjukkan bahwa minum jus apel bisa membantu melunturkan lemak di perut. Jadi, selain menyegarkan, jus ini bisa membantumu menurunkan berat badan. Simak informasi lengkapnya berikut ini.

    Minum Jus Apel Bisa Turunkan Berat Badan

    Menurut studi terbaru dalam Journal of Oleo Science, jus apel secara signifikan bisa mengurangi lemak dalam hitungan minggu. Mengutip NDTV Food, para peneliti melakukan penelitian secara acak untuk memeriksa manfaat asupan polifenol jangka panjang dari apel.


    Sebanyak 124 peserta dibagi menjadi dua kelompok. Setiap hari, satu kelompok disuguhi sekitar 340 gram minuman apel kaya polifenol, sementara kelompok lainnya mengonsumsi minuman tanpa polifenol. Hasilnya, setelah 12 minggu, area lemak visceral (VFA) di kelompok yang mengkonsumsi minuman apel menurun secara signifikan.

    Polifenol adalah senyawa tumbuhan alami yang terkandung dalam berbagai buah dan sayuran. Apel digunakan dalam studi sebab buah ini dianggap sebagai sumber senyawa yang sangat baik.

    Faktor Lain dari Apel dalam Penurunan Berat Badan

    Selain mengandung polifenol, ada beberapa faktor lainnya yang membuat apel bisa membantu menurunkan berat badan. Berikut di antaranya:

    1. Kaya Serat Pektin

    Apel kaya akan serat, terutama serat pektin. Manfaatna adalah meningkatkan metabolisme, melancarkan pencernaan, dan mengatur kadar gula darah. Menurut laman organica, hal ini bisa membuat rasa kenyang lebih lama.

    2. Rendah Kalori

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu porsi apel 100 gram hanya mengandung 50 kalori. Hal ini membuat apel bekerja dengan baik dalam diet penurunan berat badan.

    3. Kadar Air Tinggi

    Apel berukuran sedang mengandung kadar air sebanyak 85%. Sifat ini menjadikan apel sebagai buah yang sehat dan mudah dicerna, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan.

    Itulah informasi mengenai jus apel yang dapat membantu menurunkan berat badan. Kamu tertarik mengkonsumsi jus segar ini?

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 9 Menu Buka Puasa Lezat untuk Diet, Nggak Bikin Naik BB!

    Jakarta

    Puasa bisa dijadikan metode untuk diet sehat. Akan tetapi, tak sedikit orang yang berat badannya malah naik setelah menjalani puasa sepanjang hari. Kok bisa, ya?

    Konsumsi makanan yang tidak sehat secara berlebih saat berbuka puasa bisa jadi penyebabnya. Makanan ini mencakup gorengan, makanan olahan, hingga makanan yang terlalu manis dan asin.

    “Makanan berlebihan atau terlalu memanjakan diri (saat buka puasa) dapat menyebabkan kembung, pencernaan tidak nyaman, dan dampak bagi metabolisme,” kata ahli diet Lavleen Kaur, dilansir laman Indian Express.


    Menurut Kaur, makanan yang perlu dihindari saat berpuasa, terlebih selama puasa Ramadhan, antara lain makanan yang sangat asin, manis, berminyak, makanan kemasan dan olahan, serta minuman berkafein.

    Lebih lanjut, Kaur mengatakan penting untuk memakan makanan yang seimbang ketika buka puasa. Ini agar simpanan energi dapat terisi kembali sehingga puasa keesokan harinya bisa berjalan lancar.

    Lantas, makanan apa saja yang cocok sebagai menu buka puasa untuk diet sehat?

    Berikut sejumlah makanan yang bisa jadi menu buka puasa untuk diet sehat.

    1. Kurma

    Selain dianjurkan dalam Islam, berbuka puasa dengan kurma berjumlah ganjil juga cocok untuk orang yang sedang diet. Kurma bisa meningkatkan kadar gula alami dan energi setelah puasa seharian.

    Dikutip dari Healthline, kurma mengandung fruktosa yakni sejenis gula alami yang terdapat pada buah. Karena itu, kurma jadi pilihan baik untuk buka puasa daripada makanan yang pemanisnya terbuat dari gula tak sehat.

    Kurma juga mengandung sejumlah nutrisi, serat, dan antioksidan. Namun perlu diingat, kalori dalam kurma cukup tinggi maka dari itu buah ini dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang.

    2. Susu Rendah Lemak

    Susu rendah lemak atau low-fat milk juga bisa jadi opsi menu buka puasa yang sehat. Jenis susu ini memiliki lemak jenuh yang lebih rendah sehingga kalori di dalamnya juga lebih sedikit. Dalam segelas susu (per 246 gram) mengandung sekitar 106 kalori.

    Di sisi lain, susu low-fat juga kaya akan nutrisi penting mencakup protein, lemak, karbohidrat, kalsium, hingga berbagai vitamin.

    3. Sayur Sop

    Untuk menghindari makanan yang berminyak dan digoreng, semangkuk sop bisa jadi opsi menu buka puasa yang baik. Menukil laman Mediclinic Middle East, menu sop dapat mengisi kembali cairan tubuh dan bantu mempersiapkan perut untuk mengkonsumsi makanan berat.

    Di samping itu, sop biasanya berisi berbagai jenis sayuran menyehatkan, meliputi wortel, buncis, kembang kol, kentang, dan daun bawang. Sumber protein hewani seperti daging ayam maupun daging sapi juga bisa ditambahkan.

    4. Jus

    Selain air putih dan susu rendah lemak, jus cocok menjadi menu buka puasa yang sehat. Jus mengandung banyak nutrisi bergizi tergantung jenis buah dan sayuran yang digunakan.

    Kalori dalam jus juga rendah sehingga cocok untuk diet menurunkan berat badan. Tapi perlu diperhatikan, jus bisa menjadi tinggi kalori jika mengandung tambahan gula, dikutip dari Verywell Fit.

    5. Salad

    Makanan rendah kalori selanjutnya yang dapat dikonsumsi saat jam buka puasa yakni salad. Bisa salad buah ataupun salad sayuran.

    Salad dapat mengandung sejumlah serat, vitamin, serta mineral penting bagi tubuh. Namun, itu tergantung isian salad yang digunakan. Karena itu, pilihlah buah maupun sayuran yang menyehatkan.

    Di sisi lain, salad bisa menjadi tidak sehat dan justru meningkatkan berat badan jika menambahkan dressing yang tinggi lemak dan gula secara berlebihan, dilansir MedlinePlus.

    6. Smoothie

    Smoothie termasuk makanan yang biasa jadi opsi untuk diet. Karena itu, smoothie juga cocok sebagai menu buka puasa bagi orang yang sedang menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan seimbangnya.

    Smoothie terbuat dari campuran bahan-bahan yang bergizi, mencakup buah, sayuran, kacang-kacangan, yoghurt, hingga susu. Akan tetapi, makanan ini bisa menjadi tidak sehat ketika terlalu banyak menambahkan gula.

    Untuk membuat smoothie yang menyehatkan, buah utuh dapat ditambahkan untuk rasa manis alami. Hindari penggunaan gula atau pemanis lain.

    7. Tumis Sayuran

    Sayuran yang ditumis bisa jadi menu buka puasa sehat untuk diet. Selain karena sayuran mengandung kalori rendah dan banyak nutrisi penting, menumis adalah cara yang baik untuk memasak.

    Menumis adalah cara memasak dengan memberi sedikit minyak. Terlebih jika minyak yang digunakan yaitu minyak zaitun, itu akan memaksimalkan rasa makanannya. Di samping itu, menumis sayuran dengan minyak zaitun dikaitkan dengan peningkatan antioksidan menurut studi pada 2015, dikutip dari CNN.

    Sayuran yang dapat dijadikan tumisan seperti brokoli, wortel, kacang kapri, sawi, hingga jagung putren. Menu yang bisa dibuat dengan sayuran tersebut, yakni capcay.

    8. Oatmeal

    Oatmeal juga cocok sebagai menu diet yang disantap saat berbuka puasa. Susu, yoghurt, potongan buah-buahan, dan bahan sehat lainnya dapat ditambahkan untuk membuat oatmeal.

    Saat dikonsumsi, oatmeal bisa sangat mengenyangkan. Ini karena beta-glucan di dalamnya dapat meningkatkan rasa kenyang. Serat ini mendorong pelepasan hormon kenyang PYY sehingga asupan kalori dapat berkurang.

    9. Pecel

    Pecel bisa dibilang salad sayuran versi orang Indonesia. Makanan ini terdiri sejumlah sayuran yang direbus dan disajikan dengan siraman sambal kacang.

    Pecel termasuk makanan yang rendah kalori karena isian sayurannya, meliputi bayam, kol, tauge, kacang panjang, kangkung, hingga labu siam. Sambal kacang untuk pecel biasanya memiliki rasa manis. Untuk orang yang diet, tambahan gula dapat dikurangi.

    Selain jenis makanan apa yang dikonsumsi saat berbuka puasa, cara memasak makanannya juga penting diperhatikan. Sebagai informasi, cara masak dengan merebus, mengukus, dan memanggang lebih disarankan untuk menyiapkan makanan diet daripada metode menggoreng.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Jus Ini Ampuh Hilangkan Lemak Tubuh, Cocok Banget untuk Diet

    Jakarta

    Jus bisa menjadi bagian dari diet sehat untuk menurunkan berat badan. Dengan meminum jus buah dan sayuran tertentu, nutrisi tambahan dapat masuk lebih cepat ke dalam tubuh.

    Akan tetapi, nutrisi dalam jus mungkin bisa hilang dengan kandungan gula yang tinggi, perasa buatan, maupun pengawet jika membeli jus kemasan. Karena itu, ada baiknya untuk membuat sendiri jus segar di rumah. Caranya mudah, kok.

    Mau tahu apa saja buah dan sayuran yang cocok dijadikan jus untuk menurunkan berat badan? Cari tahu pada uraian di bawah ini, ya.


    Jus untuk Diet Turunkan BB

    Berikut deretan buah dan sayuran yang dapat dijadikan sebagai jus penurun berat badan, dikutip dari Healthline. Di sisi lain, sejumlah jus ini juga bisa bantu melunturkan lemak tubuh lho sehingga cocok banget untuk diet.

    1. Jus Delima

    Jus delima memiliki kalori rendah sehingga dapat menunjang penurunan berat badan. Selain itu, buah ini dapat bantu mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang bisa meningkatkan rasa lapar menurut beberapa penelitian.

    Di samping itu, jus buah delima kaya akan antioksidan. Kandungan antioksidannya ini mampu mengelola kadar gula darah setelah mengkonsumsi makanan yang mungkin menyebabkan peningkatan gula darah.

    2. Jus Semangka

    Selain manis dan menyegarkan, buah semangka yang dijadikan jus rendah kalori dan gula. Kandungan airnya yang tinggi pula dapat membuat perut merasa lebih kenyang.

    Semangka juga kaya akan asam amino dan arginine. Kandungan ini diketahui bisa bantu menghilangkan lemak tubuh sehingga cocok untuk menurunkan berat badan.

    3. Jus Seledri

    Seledri atau batang seledri juga berkalori rendah dan punya kandungan air yang tinggi, nih. Studi menunjukkan bahwa makanan dan minuman dengan kalori rendah bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak.

    Seledri yang dijadikan jus juga merupakan sumber antioksidan yang bisa bantu melawan peradangan dan mengurangi stres oksidatif.

    4. Jus Jeruk

    Buah jeruk mengandung vitamin C tinggi yang bagus untuk metabolisme. Kandungan seratnya juga bisa bantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan sehingga mendorong penurunan berat badan.

    Jus jeruk cukup mudah dibuatnya. Tinggal pilih jeruk yang mengandung banyak air lalu memerasnya. Air perasan jeruk ini bisa langsung diminum.

    5. Jus Timun

    Timun cocok untuk diet lantaran kandungan kalori rendah. Di samping itu, timun juga kaya akan vitamin dan mineral penting.

    Menurut sebuah analisis, kadar air tinggi dan kalori rendah yang dikandung mentimun dikaitkan dengan penurunan berat badan signifikan.

    6. Jus Buah Bit

    Bit utuh memiliki kalori rendah dan kaya serat. Buah ini dapat bantu memperlambat pengosongan perut dan membuat kenyang lebih lama jika dikonsumsi.

    Buah bit yang dijadikan jusa tidak mengandung nutrisi setinggi dalam bentuk utuhnya. Meski begitu, jus bit dapat menjadi pilihan yang baik dan bergizi untuk menurunkan berat badan.

    7. Jus Wortel

    Wortel memiliki nutrisi yang padat. Asupan seratnya juga mampu meningkatkan rasa kenyang dan bantu mengatur nafsu makan.

    Wortel yang dibuat menjadi jus mengandung vitamin A tinggi dan senyawa karotenoid yang banyak. Penelitian menemukan bahwa orang obesitas yang mengkonsumsi minuman kaya karotenoid setiap hari selama 8 minggu mengalami penurunan lemak perut yang signifikan.

    Nah, itu tadi sederet buah dan sayuran yang dapat dijadikan jus untuk diet dan bantu menghilangkan lemak tubuh.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Membuat Air Lemon yang Bisa Turunkan BB

    Jakarta

    Lemon diketahui mengandung banyak vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya. Perasan lemon yang dicampurkan dengan segelas air diyakini dapat bantu menurunkan berat badan. Akan tetapi, benarkah demikian?

    Dilansir laman Healthline, lemon memiliki kandungan kalori yang rendah. Lemon juga menyimpan vitamin C, A, E, B9 (folat), kalsium, magnesium, potasium, hingga fosfor. Kandungan air dalam satu buah lemon juga cukup tinggi.

    Segelas air lemon yang diminum sebelum makan dapat bantu mengurangi porsi makanan yang dikonsumsi. Ini karena efek kenyang yang ditimbulkan dari meminumnya sebelum waktu makan.


    Selain itu, air lemon bisa meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi kembung, dan rasa tidak nyaman di perut. Secara tidak langsung, manfaatnya ini mendukung penurunan berat badan.

    Untuk membuat air lemon, cari tahu caranya pada uraian di bawah ini.

    5 Cara Membuat Air Lemon untuk Diet

    Membuat air lemon sangatlah mudah. Bahan-bahan alami lain juga dapat diberikan untuk menambah rasa dan manfaatnya dalam menurunkan berat badan. Berikut cara membuat air lemon untuk diet, dikutip dari Stylecraze.

    1. Lemon + Air Hangat

    Untuk membuat air lemon, pertama-tama dapat memeras setengah buah lemon dan mengambil airnya. Perasan lemon ini kemudian dapat dicampurkan dengan segelas air hangat lalu diaduk. Ini adalah cara paling sederhana untuk meminum air lemon.

    2. Lemon + Madu

    Selain lemon, madu juga ampuh menurunkan berat badan. Dengan mengkonsumsi perasan lemon yang ditambah madu dan air hangat, membuat tubuh mendapat suntikan energi yang mendorong tetap aktif sepanjang hari.

    3. Lemon + Daun Mint

    Daun mint kaya akan antioksidan dan antimikroba. Daun ini juga bisa bantu mengobati masalah pencernaan.

    Pilih beberapa daun mint segar untuk membuat air lemon, kemudian cuci bersih. Daun mint bisa dilumatkan terlebih dahulu ataupun langsung dicampurkan ke segelas air lemon.

    4. Lemon + Timun

    Jika memiliki timun di kulkas, jangan dibuang. Mentimun dapat diiris tipis menjadi beberapa potong lalu dicampurkan dengan segelas air dan perasan lemon. Air lemon timun ini bermanfaat untuk turunkan berat badan.

    Di samping itu, timun memiliki kandungan nutrisi yang berguna untuk detoksifikasi tubuh serta mencegah sembelit.

    5. Lemon + Jahe

    Rempah seperti jahe juga dapat berguna untuk diet turunkan berat badan. Caranya dengan menghaluskan jahe seukuran 1 cm terlebih dahulu lalu mencampurkannya ke segelas air hangat yang ditambahkan perasan lemon.

    Jahe diketahui memiliki sifat antiinflamasi yang bantu mengurangi rasa sakit. Selain itu, rempah ini juga dapat mengatasi gangguan pencernaan, melawan obesitas serta diabetes.

    Waktu Terbaik Minum Air Lemon untuk Diet

    Untuk bantu diet menurunkan berat badan, segelas air lemon dapat diminum di pagi hari saat perut masih kosong. Ini karena lemon dapat menghilangkan lemak yang menumpuk di perut maupun bagian tubuh lain.

    Selain itu, air lemon yang ditambahkan sedikit garam juga bisa dikonsumsi saat sesi workout. Serta meminum air lemon 30 menit sebelum makan siang atau malam bantu merasa kenyang sehingga porsi makanan yang disantap bisa lebih sedikit.

    Penting untuk diketahui, meminum air lemon saja tidak bisa menurunkan berat badan secara signifikan. Air lemon hanya berperan sebagai bagian dari diet sehat yang seimbang. Agar berat badan dapat berhasil turun, olahraga teratur juga diperlukan.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Turunkan Berat Badan Secara Cepat dengan Jus Timun, Ini Cara Membuatnya

    Jakarta

    Selain olahraga dan mengatur pola makan, ada jus tertentu yang bisa menurunkan berat badan (BB) secara cepat. Ialah jus timun yang jika diminum rutin maka seseorang akan mendapatkan BB idealnya.

    Seorang chef bernama Ricardo dalam saluran YouTube-nya, ChefRicardoCooking, kerap membagikan resep racikan alami seperti jus maupun teh rempah yang bermanfaat untuk detoks tubuh hingga mengatasi sejumlah kondisi kesehatan.

    Dalam salah satu videonya, chef Ricardo memberitahu kalau jus mentimun bagus untuk diet. Jus ini pun sangat mudah dibuat di rumah. Ia menyebutkan, “Resep menurunkan berat badan. Jus timun untuk turunkan BB dengan cepat.”


    Timun menjadi pilihan yang baik untuk diet lantaran rendah kalori serta kaya akan vitamin dan mineral penting. Menurut sebuah analisis yang dikutip dari Healthline, kadar air tinggi dan kalori rendah yang dikandung mentimun dikaitkan dengan penurunan berat badan signifikan.

    Lantas, bagaimana cara membuat jus timun untuk diet?

    Cara Membuat Jus Timun untuk Diet

    Mentimun adalah bahan utama pembuatan jusnya. Selain timun, chef Ricardo menambahkan air lemon dan potongan nanas. Kedua buah ini dikenal dapat bantu membakar lemak tubuh sehingga berat badan bisa turun.

    Ia juga menggunakan sayuran seperti daun bayam dan seledri serta jahe dalam jusnya itu. Bahan-bahan tersebut dicampurkan untuk memperlancar pencernaan dan metabolisme tubuh.

    Bukan hanya itu, biji chia ditambahkan pula sebagai sumber serat baik yang bisa membuat kenyang lebih lama. Seluruh bahan dimasukkan ke dalam blender serta diberi sedikit cuka apel dan air secukupnya, kemudian dihaluskan.

    Jus timun ini nantinya memiliki tekstur kental dan berserat serta warnanya hijau. Saat diminum akan terasa menyegarkan dengan sedikit asam dan ada sensasi hangat dari jahenya.

    Nah, kalau ingin membuat jus mentimun yang berkhasiat turunkan BB ini, simak bahan dan proses pembuatannya lebih lengkap pada resep di bawah.

    Resep Jus Timun untuk Diet ala Chef Ricardo

    Berikut resep jus timun ala Chef Ricardo yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    Daerah Asal Masakan :
    Kategori Masakan : Jus

    Bahan Bahan

    • Setengah timun
    • Segenggam daun bayam
    • ¼ buah nanas
    • ¼ batang seledri
    • 1 sdm jahe
    • 1 sdt biji chia
    • ½ buah lemon
    • 1 sdt cuka apel
    • Air secukupnya

    Cara Memasak:

    1. Potong timun, nanas, batang seledri, dan jahe menjadi potongan kecil
    2. Peras buah lemon dan sisihkan airnya
    3. Siapkan blender, lalu masukkan timun, nanas, daun bayam, batang seledri, dan jahe
    4. Tambahkan biji chia, air perasan lemon, dan cuka apel
    5. Kemudian tambahkan air secukupnya
    6. Nyalakan blender dan haluskan seluruh bahan sampai lembut
    7. Dan jus timun untuk turunkan BB bisa langsung dinikmati.

    Itu tadi resep dan cara membuat jus timun untuk turunkan berat badan secara cepat. Agar mendapatkan khasiat lebih, jus timun di atas tidak diberi tambahan gula, ya

    Simak Video “Video: Wanti-wanti Kemenkes Meski Angka Stunting RI Sudah Menurun
    [Gambas:Video 20detik]
    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan Penurun Berat Badan yang Mudah Dicari dan Cocok untuk Diet


    Jakarta

    Diet menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Diet yang benar bukan berarti hanya mengurangi porsi makan. Tetapi juga mengatur pola makan yang sehat dan baik. Kira-kira apa saja makanan penurun berat badan yang mudah dicari dan cocok untuk diet?

    Ada beberapa makanan penurun berat badan yang cocok untuk kamu jadikan menu diet. Makanan-makanan ini mengandung banyak gizi dan juga nutrisi yang baik dalam menurunkan berat badan. Berikut ini makanan penurun berat badan yang bisa secara efektif mendukung program diet kamu, dikutip dari laman Eating Well dan Eat This.

    Makanan Penurun Berat Badan

    1. Telur

    Telur adalah makanan yang kaya akan protein, mineral, dan vitamin. Mineral yang terkandung dalam telur antara lain riboflavin dan selenium. Oleh karena itu, telur cocok dijadikan sebagai makanan penurun berat badan. Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2020 oleh International Journal of Environmental Research and Public Health.


    Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kandungan protein yang tinggi dalam telur bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, kamu tidak mudah lapar dan ngemil secara berlebihan, yang nantinya bisa memicu kenaikan berat badan.

    2. Kacang-kacangan

    Menghilangkan kebiasaan untuk ngemil adalah tantangan terbesar yang sulit dihindari saat sedang diet. Tidak perlu khawatir, ada alternatif lain yang bisa kamu lakukan tanpa perlu menghilangkan kebiasaan ngemil.

    Kamu bisa memakan kacang-kacangan sebagai pengganti camilan agar lebih sehat. Kacang-kacangan mengandung protein dan serat yang cukup tinggi, kandungan ini berguna dalam membantu penurunan berat badan. Beberapa jenis kacang yang bisa digunakan antara lain kacang merah, kacang hitam, hingga lentil.

    3. Ikan

    Makanan penurun berat badan selanjutnya adalah ikan. Ikan banyak mengandung nutrisi penting, antara lain protein tinggi dan lemak sehat. Kandungan inilah yang bisa membantu kamu untuk merasa kenyang lebih lama.

    Jika kamu merasa kenyang, maka kamu akan membatasi asupan makanan dan mengurangi kebiasaan ngemil. Beberapa jenis ikan yang bisa kamu konsumsi untuk menurunkan berat yakni ikan salmon, ikan haring, dan ikan kod.

    4. Sayuran Hijau

    Sayuran hijau menjadi makanan penurun berat badan yang bisa kamu coba saat diet. Selain mudah untuk dicari, sayuran hijau mengandung banyak nutrisi. Sayuran hijau seperti bayam, sawi, dan kangkung mengandung tilakoid, yang bisa membantu mengenyangkan dalam waktu lama.

    Selain itu, sayuran hijau juga rendah kalori sehingga bagus dikonsumsi untuk menjalankan program diet. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sayuran hijau memiliki kandungan antioksidan dan mineral yang tinggi, berguna dalam membakar lemak di tubuh.

    5. Alpukat

    Kamu mungkin sudah tidak asing lagi menemukan alpukat ada pada semua menu diet, contohnya salad. Alpukat mengandung serat dan lemak yang baik dalam membantu menurunkan berat badan.

    Alpukat juga bisa membantu tubuh dalam menyerap vitamin penting yang larut ke dalam lemak. Tak hanya itu, mengonsumsi alpukat bisa membantu menurunkan kolesterol LDL dalam tubuh. Namun, perlu diperhatikan untuk mengonsumsinya secara cukup dan tidak berlebihan.

    6. Gandum Utuh

    Sebagian orang mungkin berpikir, untuk menurunkan berat badan, mereka harus membatasi makanan seperti nasi, roti, dan pasta. Padahal mengonsumsi gandum utuh juga bisa membantu menurunkan berat badan loh!

    Kamu bisa mengonsumsi gandum utuh seperti beras merah dan oat. Gandum utuh memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi, sehingga bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

    7. Chia Seed

    Makanan penurun berat badan paling ampuh adalah yang mengandung serat. Serat berguna dalam membuat kamu merasa kenyang lebih lama, karena memperlambat proses pencernaan. Hal ini sangat penting dilakukan bagi yang ingin mengurangi kalori.

    Chia seed adalah makanan penurun berat badan yang cocok kamu konsumsi saat diet. Mengonsumsi chia seed kurang lebih 2 sendok makan, bisa memenuhi sekitar seperempat kebutuhan serat harian.

    8. Yoghurt

    Yoghurt menjadi makanan penurun berat badan yang cocok dikonsumsi saat diet. Yoghurt mengandung protein yang tinggi, sehingga membantu untuk merasa kenyang lebih lama.

    Yoghurt juga mengandung probiotik yang berfungsi untuk meningkatkan kinerja usus. Namun, usahakan untuk mengonsumsi yoghurt yang rendah gula, agar menurunkan risiko terjadinya diabetes dan obesitas.

    9. Kentang Rebus

    Kentang memiliki kandungan gula yang rendah, sehingga baik dikonsumsi saat sedang diet. Kentang yang diolah dengan cara direbus, bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

    Hal ini tentu akan membantu kamu dalam mengurangi asupan makanan yang masuk, sehingga berat badan akan tetap terjaga. Kentang rebus juga mengandung kalium yang tinggi, berfungsi untuk mengontrol tekanan darah.

    10. Daging Sapi Tanpa Lemak

    Makanan penurun berat badan yang terakhir adalah daging sapi tanpa lemak. Menurut berbagai penelitian yang sudah dilakukan, daging sapi tanpa lemak memiliki kandungan protein tinggi. Namun, perlu diingat untuk mengonsumsinya secara cukup dan tidak berlebihan. Mengonsumsi daging sapi dapat membakar kalori sebanyak 80 sampai 100 kalori per harinya.

    Melalui penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa makanan penurun berat badan antara lain telur, kacang-kacangan, ikan, sayuran hijau, alpukat, gandum utuh, yoghurt, kentang rebus, dan daging sapi tanpa lemak. Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat!

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan Cepat Kenyang untuk Diet yang Lezat dan Sehat


    Jakarta

    Diet kerap dianggap sulit karena harus makan dengan porsi terbatas. Belum lagi jenis makanan yang harus dipilih sesuai keperluan tubuh.

    Padahal, tersedia makanan yang bikin kamu tetap kenyang selama menjalani hari-hari. Tentunya dengan kandungan gizi yang baik dan seimbang. Makanan ini juga minim kandungan yang meningkatkan berat badan.

    Lalu, apa makanan yang dapat membuat cepat kenyang dan cocok untuk diet? Yuk simak penjelasannya.


    Daftar 10 Makanan Cepat Kenyang untuk Diet

    Dikutip dari situs Healthline, berikut ini daftar 10 makanan yang bikin cepat kenyang dan cocok untuk diet sehat:

    1. Kentang rebus

    Kentang memiliki kandungan air dan karbohidrat yang tinggi. Selain itu, kandungan serat dan protein dalam kentang juga dalam jumlah sedang. Kentang hampir tidak mengandung lemak.

    Dibandingkan dengan makanan karbohidrat lainnya, kentang sangat mengenyangkan. Kentang rebus memiliki satiety index (SI) yang merupakan angka tertinggi dari 38 makanan yang diuji. Nilai tersebut hampir tujuh kali lebih tinggi dari croissant, yang mendapat nilai terendah.

    Kentang mengandung protein yang disebut proteinase inhibitor 2, yang dapat menekan nafsu makan. Oleh karena itu, kentang merupakan salah satu makanan yang dapat membuat cepat kenyang.

    2. Telur

    Telur merupakan makanan yang sehat dan bernutrisi. Sebagian besar nutrisi ditemukan pada kuning telur, termasuk antioksidan lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat untuk kesehatan mata.

    Pangan telur merupakan salah satu makanan yang tinggi protein. Sebutir telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein, termasuk kesembilan asam amino esensial.

    Dikutip dari jurnal berjudul Pengaruh Pemberian Sarapan Tinggi Protein Terhadap Tingkat Rasa Kenyang Wanita Obesitas dalam Journal of Nutrition College, mengonsumsi makanan yang tinggi protein dapat mengontrol rasa lapar dan mencegah ngemil secara berlebihan.

    3. Oatmeal

    Oatmeal menjadi menu pilihan sarapan yang sangat populer. Oatmeal memiliki kandungan kalori yang rendah. Selain itu, makanan ini termasuk sumber serat yang baik, seperti betaglukan. Oatmeal memiliki nilai satiety index yang tinggi.

    Betaglukan dalam gandum dapat membantu untuk merasa lebih cepat kenyang. Hal ini juga dapat membantu melepaskan hormon kenyang dan menunda pengosongan perut.

    4. Ikan

    Ikan merupakan jenis makanan yang tinggi protein. Ikan juga mengandung asam lemak omega-3, yang merupakan lemak esensial. Ikan memiliki nilai indeks rasa kenyang yang lebih tinggi dibandingkan protein lainnya, termasuk telur dan daging sapi.

    5. Greek yogurt

    Greek yogurt biasanya memiliki protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan protein biasa. Greek yogurt merupakan pilihan sarapan ataupun camilan yang dapat membantu mengenyangkan.

    Dikutip dari eprints Universitas Muhammadiyah Surakarta, greek yogurt dapat membantu orang merasa kenyang lebih lama. Selain itu, greek yogurt memiliki kadar gula yang rendah yaitu sepertiga dari yogurt biasa.

    6. Popcorn

    Popcorn adalah makanan dari biji-bijian utuh yang memiliki kandungan serat yang tinggi. Popcorn memiliki lebih dari 1 gram serat dalam setiap cangkir. Namun, perlu diketahui bahwa popcorn yang kamu siapkan sendiri merupakan pilihan yang paling sehat. Popcorn yang dijual bebas dengan tambahan lemak dan kalori berisiko meningkatkan berat badan.

    7. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan seperti almond dan kenari merupakan camilan yang mengenyangkan untuk diet. Kacang-kacangan mengandung lemak dan protein yang sehat dan dapat membuat cepat kenyang.

    8. Buah-buahan

    Buah mengandung serat yang tinggi sehingga dapat memperlambat pencernaan dan dapat membantu kamu merasa kenyang lebih lama. Apel dan jeruk memiliki nilai yang tinggi pada indeks rasa kenyang, dengan nilai sekitar 200.

    Namun, penting untuk diketahui jika lebih baik untuk makan buah utuh daripada jus buah. Hal tersebut dikarenakan jus buah tidak terlalu mengenyangkan.

    9. Sayur-sayuran

    Sayur-sayuran memiliki kandungan yang bernutrisi, seperti vitamin, mineral, dan sebagainya. Sayuran juga merupakan makanan yang tinggi serat dan rendah kalori. Hal ini membuatmu lebih cepat untuk kenyang.

    10. Daging sapi

    Makanan yang tinggi protein, seperti daging tanpa lemak, sangat mengenyangkan. Daging sapi memiliki nilai 176 pada satiety index (SI) atau indeks rasa kenyang. Nilai tersebut merupakan nilai tertinggi kedua dari makanan kaya protein setelah ikan.

    Secara umum, asupan kaya protein dapat menjadi cara untuk mengendalikan nafsu makan. Jenis makanan ini berkaitan langsung dengan rasa lapar, sehingga dapat menurunkan berat badan.

    Tentunya, asupan tinggi protein yang bikin cepat kenyang ini harus diseimbangkan dengan jenis nutrisi lain. Jangan lupa rajin olahraga sehingga berat badan bisa turun dengan terus menjaga kesehatan tubuh.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Defisit Kalori untuk Turunkan Berat Badan, Ini Cara Melakukannya


    Jakarta

    Salah satu cara untuk menurunkan berat badan yakni dengan melakukan defisit kalori. Defisit kalori merujuk pada pengurangan asupan kalori dari yang dibutuhkan tubuh.

    Kalori diperoleh dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Tubuh memerlukan kalori untuk dibakar tiap harinya sehingga menjadi energi untuk beraktivitas. Adapun kebutuhan kalori harian tiap orang berbeda tergantung usia hingga kondisi kesehatan.

    Ketika seseorang mengkonsumsi kalori yang lebih sedikit daripada yang dibutuhkan, inilah yang disebut defisit kalori. Begitu juga yang dijelaskan dalam situs Medical News Today, defisit kalori adalah ketika seseorang mengurangi asupan konsumsi kalori dari yang diperlukannya.


    Sebaliknya, jika seseorang melebihkan asupan kalori dari yang dibutuhkan tubuh, ini dinamakan surplus kalori. Ketika ini terjadi maka berat badan seseorang akan bertambah.

    Defisit kalori bisa dilakukan ketika seseorang hendak diet menurunkan berat badannya. Untuk mengetahui cara melakukan defisit kalori, simak uraian di bawah ini.

    Cara Melakukan Defisit Kalori

    Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk defisit kalori, sebagai berikut:

    1. Pola Makan

    Untuk melakukan defisit kalori bisa dengan memperhatikan apa yang dimakan dan diminum setiap harinya. Jika ingin defisit maka dapat mengkonsumsi makanan yang bernutrisi tapi tetap rendah kalori.

    Pola makan sehat dengan lebih sedikit kalori yakni dengan konsumsi; sayuran, biji-bijian utuh, buah-buahan, protein tanpa lemak, produk susu rendah lemak, serta minyak sehat.

    Defisit kalori juga dilakukan dengan menghindari makanan minuman manis dan lemak trans.

    2. Olahraga

    Selain pola makan, seseorang perlu juga rutin berolahraga. Seseorang yang jarang aktif harus mulai coba meningkatkan tingkat aktivitas hariannya untuk mencapai defisit kalori.

    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat merekomendasikan 150 menit aktivitas sedang dan 2 sesi latihan kekuatan per minggunya untuk memperoleh berat badan ideal.

    Itu karena semakin aktif seseorang secara aktif maka semakin banyak kalori yang dibakar. Ini membuat kebutuhan kalori yang dibutuhkan meningkat dan membuat defisit menjadi lebih mudah.

    Olahraga yang dapat dilakukan untuk defisit kalori, seperti berjalan kaki, naik turun tangga, hiking, bermain olahraga, dan bersepeda.

    Risiko Defisit Kalori

    Untuk menurunkan berat badan, seseorang bisa mengurangi sekitar 500 kalori setiap harinya. Perlu diperhatikan agar jangan melakukan defisit kalori yang terlalu ekstrem.

    Jika seseorang mengkonsumsi kalori yang terlalu sedikit sehingga tubuh tidak mendapatkan cukup nutrisi maka bisa berisiko pada kesehatan. Lantaran tubuh butuh jumlah kalori minimum agar bisa berfungsi dengan baik.

    Mengurangi terlalu banyak kalori dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, di antaranya:

    • Gangguan pemeliharaan massa tulang
    • Menurunkan metabolisme tubuh
    • Batu empedu.

    Tidak mengkonsumsi cukup kalori setiap harinya bisa mengalami gejala, seperti:

    • Sering jatuh sakit
    • Sulit menurunkan berat badan
    • Suasana hati dan perilaku yang menurun
    • Kesulitan tidur
    • Sembelit.

    Itu dia penjelasan mengenai defisit kalori, mulai dari pengertian, cara melakukan, serta risikonya.

    (fds/fds)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 10 Makanan di Malam Hari untuk Diet yang Tidak Bikin Gemuk dan Padat Gizi


    Jakarta

    Makan malam identik dengan kenaikan berat badan, sehingga kerap dihindari mereka yang sedang diet. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar, sehingga makan malam dianjurkan tetap dikonsumsi.

    Tentunya makanan malam untuk diet dipilih dengan hati-hari dan lebih selektif. Menu wajib menghindari hidangan yang banyak gula, gara, dan lemak. Pilihan menu sebaiknya didominasi buah, sayur, dan umbi.

    Hidangan Makan Malam Untuk Program Diet

    Dikutip dari situs Eating Well, berikut ini beberapa hidangan makanan malam yang bagus untuk program diet:


    1. Ubi jalar

    Ubi jalar merupakan makanan yang kaya akan nutrisi, seperti vitamin C, kalium, dan serat. Ubi jalar memiliki rasa yang lezat dan cocok dipadukan dengan apa saja. Hal ini membuat ubi jalar merupakan bahan dasar yang sempurna untuk membuat makanan yang mengenyangkan.

    Dikutip dari seri bacaan orang tua berjudul Ubi Jalar Bahan Pangan Alternatif yang ditulis oleh Ir. Saraswati Soegiharto MA, ubi jalar juga merupakan makanan yang baik untuk dikonsumsi ketika diet atau dikonsumsi oleh penderita diabetes atau penyakit gula.

    2. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan dapat membantu untuk menurunkan berat badan. Kacang-kacangan termasuk makanan yang rendah lemak dan kaya serat. Kebanyakan orang yang kekurangan serat mungkin akan direkomendasikan untuk mengonsumsi kacang-kacangan.

    Menu kacang-kacangan berperan penting dalam menjaga pola makan atau diet. Kacang yang dikonsumsi utuh atau diolah menjadi makanan membantu merasa lebih kenyang, sehingga tidak ingin ngemil. Hasilnya, kalori tidak bertambah dan berat badan lebih mudah turun.

    3. Pasta

    Ketika sedang diet, banyak orang menghindari pasta karena banyak mengandung gula. Pasta sebetulnya masih bisa makan namun wajib pilih yang berasal dari gandum utuh. Selain itu jangan dimasak dengan terlalu banyak garam, gula, dan lemak.

    4. Salmon

    Salmon dapat menjadi salah satu makanan malam yang cocok untuk diet. Ikan salmon memiliki lebih banyak lemak yang dapat menyehatkan jantung, dibandingkan dengan ikan kod atau haddock.

    Hal tersebut membuat salmon menjadi mengenyangkan dan mencegahmu untuk ngemil setelah makan malam. American Heart Association menyarankan untuk mengonsumi ikan dua kali setiap minggu, untuk mendapatkan manfaat bagi kesehatan jantung.

    5. Telur

    Telur merupakan makanan yang padat nutrisi dan tinggi protein dan lemak. Mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan berserat tinggi dapat membuat rasa kenyang dibandingkan makanan lainnya.

    6. Buah

    Sebagian besar buah memiliki khasiat yang bagus untuk menjaga berat badan ataupun diet. Buah-buahan mengandung gula yang alami serta memiliki kandungan serat yang tinggi. Kandungan seratnya dapat membantu memecah gula dilepaskan terlalu cepat ke dalam aliran darah.

    7. Dada ayam

    Dada ayam tanpa kulit mengandung protein dan zat besi serta memiliki lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan potongan daging lainnya. Hal ini membuat dada ayam menjadi pilihan yang bagus untuk diet dan kesehatan jantung.

    8. Sayuran hijau

    Sayuran hijau seperti kangkung, bayam, dan sawi hijau mengandung serat dan nutrisi yang baik untuk tubuh. Sayuran hijau juga dapat membantumu tetap kenyang dan terhidrasi. Sayuran hijau mengandung thylakoids, senyawa tanaman yang dikaitkan dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengatur nafsu makan yang lebih baik.

    9. Sayuran silangan

    Sayuran silangan seperti brokoli, kembang kol, dan kubis mengandung serat yang tinggi dan cenderung membuat kenyang. Jenis sayuran ini mengandung lebih banyak protein daripada sayuran lainnya.

    Kandungan protein, serat, dan kalori yang rendah membuat sayuran silangan menjadi makanan malam yang cocok untuk diet atau menurunkan berat badan.

    10. Kentang

    Kentang dan sayuran lainnya memiliki beberapa nutrisi yang bagus untuk diet. Dalam skala indeks rasa kenyang, kentang rebus memiliki skor tertinggi dari makanan yang diuji. Hal tersebut menandakan bahwa kentang dapat mengenyangkan.

    Demikian penjelasan tentang makanan malam untuk diet. Jenis makanan ini sebaiknya jangan diolah terlalu lama dan dengan bumbu secukupnya, untuk menjaga kandungan nutrisi serta mencukupi kebutuhan tubuh.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 10 Buah yang Bagus Untuk Diet Menurunkan Berat Badan dan Hidup Sehat


    Jakarta

    Buah merupakan asupan yang mengandung banyak vitamin, serat, dan nutrisi lain yang bagus untuk tubuh. Ketika sedang diet, buah jadi asupan wajib untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

    Makan buah dilakukan saat sebagai pengganti gorengan, aneka kue, dan berbagai jenis camilan lainnya. Buah yang rendah kalori dan tinggi serat, menjadikan berat badan konsumen tidak mudah naik serta tetap kenyang.

    Yuk simak pilihan buah yang bagus untuk diet.

    10 Buah yang Bagus Untuk Diet

    Dikutip dari situs Healthline, berikut ini 10 buah yang bagus untuk program diet:


    1. Apel

    Apel termasuk salah satu buah yang memiliki kalori yang rendah dan tinggi serat. Apel hanya memiliki 116 kalori dan 5,4 gram serat per buah besar atau 223 gram.

    Apel mengandung polifenol yang dapat membantu mencegah penumpukan lemak visceral pada orang dengan BMI dan berat badan yang bervariasi. Selain itu, kulit apel mengandung antioksidan dan senyawa yang dapat mengurangi risiko obesitas.

    Apel dapat kamu nikmati dengan berbagai cara. Kamu dapat memakannya dalam keadaan mentah atau menggabungkannya dengan makanan lain seperti yogurt.

    2. Buah Beri

    Dikutip dari laman Women’s Health, buah beri mengandung serat yang tinggi dan gula yang rendah. Selain itu, buah beri mengandung antioksidan sehingga sangat baik untuk kesehatan.

    Raspberry, blueberry, dan stroberi merupakan pilihan buah yang bagus untuk diet. Stroberi per porsi hanya mengandung 46 kalori dan 2,9 gram serat. Seporsi blueberry mengandung 84 kalori dan 3,6 gram serat. Satu porsi raspberry mengandung 64 kalori dan 8 gram serat.

    3. Kiwi

    Buah kiwi juga salah satu buah yang bagus untuk diet. Apabila kamu menyukai sesuatu yang manis namun asam, kamu dapat mencoba kiwi. Buah kiwi merupakan sumber vitamin C, vitamin K, folat, dan serat yang baik dan memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.

    Kiwi termasuk buah yang kaya akan serat, Satu buah kecil yang sudah dikupas memiliki lebih dari 2 gram serat. Seporsi buah kiwi juga mengandung 108 kalori.

    4. Melon

    Melon merupakan buah yang rendah kalori dan memiliki kandungan air yang tinggi. Hal tersebut membuatnya bagus untuk mengontrol berat badan. 150 hingga 170 gram melon mengandung 46 hingga 61 kalori.

    Buah melon juga kaya akan serat, kalium, antioksidan, dan vitamin C. Kamu dapat menikmati melon dalam bentuk segar atau dibekukan menjadi es loli. Kamu juga dapat mencampurkannya ke dalam smoothie buah.

    5. Jeruk

    Buah jeruk merupakan buah yang rendah kalori namun tinggi vitamin C serta serat. Selain itu, jeruk dapat mengenyangkan. Mengonsumsi buah jeruk yang utuh tidak hanya mengurangi rasa lapar dan menjadi asupan kalori yang rendah, tetapi juga dapat meningkatkan rasa kenyang.

    6. Pisang

    Beberapa orang mungkin menghindari pisang ketika diet karena kandungan gula dan kalorinya yang tinggi. Namun, pisang memiliki kalium, magnesium, mangan, serat, banyak antioksidan, dan vitamin B6 dan C.

    Pisang merupakan makanan berkualitas tinggi, padat nutrisi, dan rendah kalori yang bagus untuk dikonsumsi ketika diet. Pisang dapat dinikmati sendiri sebagai camilan yang nyaman saat berpergian atau ditambahkan pada berbagai macam hidangan.

    7. Alpukat

    Alpukat dapat membantu untuk menurunkan berat badan meski kandungan kalori dan lemaknya tinggi. Pada 100 gram buah alpukat mengandung 161 kalori. Alpukat dapat meningkatkan rasa kenyang, mengurangi nafsu makan, dan meningkatkan kadar kolesterol.

    8. Pepaya

    Pepaya kaya akan enzim yang dapat meringankan gangguan pada saluran pencernaan dan mengurangi kembung. Buah pepaya juga rendah kalori dan kaya akan serat.

    Satu porsi buah pepaya mengandung 60,2 kalori, 2,4 gram serat, o,7 gram protein, dan 0,4 gram lemak. Kamu dapat memakannya sendiri tanpa dicampur dengan hidangan lain.

    9. Buah pir

    Buah pir memiliki serat yang tinggi. Hal tersebut membuatnya membantu meminimalkan ngemil sembarangan dan menjaga sistem pencernaan tetap lancar. Seporsi buah pir mengandung 85,5 kalori, 22,8 gram karbohidrat, 4,7 gram serat, dan 14,6 gram gula.

    Dikutip dari karya tulis ilmiah berjudul Pengaruh Mengkonsumsi Buah Pir Terhadap Debris Indeks yang ditulis oleh Ivana Alvita Syarif dalam Repository Politeknik Kesehatan Tanjungkarang, buah pir mengandung cukup banyak air dan kaya akan nutrisi. Kandungan air yang cukup banyak di dalam buah pir dapat menjaga kita tetap terhidrasi.

    10. Lemon

    Kamu mungkin tidak ingin mengonsumsi buah ini, namun lemon memiliki cukup air yang penting untuk diet. Kamu dapat menambahkan lemon ke dalam air untuk membuat buah ini menjadi lebih enak.

    Selain itu, buah ini juga dapat menambah asupan vitamin C. Sebutir lemon umumnya mengandung 61,5 kalori, 5,9 gram serat, 5,3 gram gula, dan 0,6 gram lemak.

    Demikian penjelasan tentang buah yang bagus untuk diet. Semoga bermanfaat ya.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson