Tag: bingung

  • Viral Momen Wanita Bingung Pakai Hijab Pashmina Instan, Ditonton 18 Juta Kali

    Malang

    Hijab pashmina instan menjadi andalan hijabers karena gampang dibentuk dan tak usah menggunakan jarum pentul. Namun ada saja hijabers yang masih bingung saat menggunakan hijab pashmina instan.

    Seperti wanita ini yang viral usai memperlihatkan momen dirinya bingung saat menggunakan hijab pashmina instan. Berkali-kali mencoba, namun dia tidak terasa cocok karena bagian di telinga malah terlihat.

    Gimana si cara pakenya😫,” tulis akun TikTok @shlrns.


    Dalam video terlihat dia merekam dirinya sendiri yang bingung saat menggunakan hijab pashmina instan. Ia mencoba hijab pashmina instan yang terdapat lubang pada telinga, untuk mempermudah hijabers memakai kacamata.

    Akun TikTok @shlrns terlihat masih bingung saat membentuk hijab pashmina instan tersebut. Ia mencoba sambil tertawa ngakak karena melihat hijabnya.

    Viral Video Wanita Bingung Pakai Hijab Pashmina Instan Bikin NgakakViral Video Wanita Bingung Pakai Hijab Pashmina Instan Bikin Ngakak Foto: Dok. TikTok @shlrns.

    Postingan itu sudah ditonton lebih dari 18,7 juta kali dan mendapatkan banjir komentar dari warganet. Rata-rata warganet ikut ikut tertawa.

    Itu pashmina gibah ka, kalo lagi nge gibah dibuka bagian kupingnya biar makin jelas denger infonya,” ucap pengguna TikTok @🧀🧚🏻♀️.

    Ini sampe lebaran juga kayaknya masi sibuk benerin pashmina😭,” ujar akun @naa.

    Kkak😭 ngakak bgt. tapi maap aku ga bisa bantu, karna ga tau juga gimana cara pakenya 🤣🤣,” saut akun @kya.a.

    Aku juga punya jilbab kaya gitu kak aku juga bingung guna ny si bolongan nya apa😭😭 aku kira buat lobang telinga kan😭😭😭😭😭 terus sampe sekarang aku masih bingung 🗿🗿😭😭,” timpal akun @Korizen_Lyn🤍😻😋.

    Konfirmasi Wolipop

    Wolipop sudah mewawancarai Sharlen Sascarisa Islamey yang mengunggah video tersebut. Wanita yang akrab disapa Alin itu mengatakan mendapatkan hijab tersebut dari orang lain.

    “Di video itu, aku sedang mencoba kerudung pemberian dari orang, yang mana aku belum tahu cara pakainya. Padahal sudah cari tutorialnya dulu, tapi yang muncul, kerudung model yang lain. Aku kira juga kerudung itu sama dengan kerudung yang aku lihat di video TikTok, kalau bagian telinganya di keluarkan,” ungkap Alin kepada Wolipop.

    Wanita yang berusia 23 tahun itu menuturkan merasa aneh saat mencoba hijab pashmina instan tersebut. Ia kemudian iseng mengunggah video di TikTok.

    “Tapi waktu aku lakukan terasa aneh. Akhirnya aku post di video TikTok aku buat mencari tahu cara pakai yang benar. Ternyata respon dari warga TikTok sungguh luar biasa. Banyak komen yang membantu, menghibur, ada yang yang menganggap aku “membodohi diri sendiri, sengaja bikin video TikTok itu,” tuturnya ngakak.

    Ia menyebutkan ingin mencari tahu cara menggunakan hijab pashmina instan yang benar. “Padahal niat aslinya, ingin tahu cara pakai kerudung yang benar. Alhasil, dari komen yang membantu, aku juga terbantu dan bisa pakai kerudung pashmina instan pemberian dari orang baik di sekitarku,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Cara Mengatasi Adanya Pesan Spam di WA, Tak Usah Bingung!

    Jakarta

    WhatsApp (WA) merupakan salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan. Namun, seiring meningkatkan popularitas aplikasi ini banyak pengguna yang menghadapi masalah berupa pesan spam yang mengganggu.

    Pesan spam bisa berupa tautan mencurigakan atau penawaran dari pengirim tidak dikenal. Lantas, bagaimana cara mengatasi adanya pesan spam di WA?

    Cara Mengatasi Adanya Pesan Spam di WA

    Jika mendapatkan pesan spam di WhatsApp, kamu bisa melakukan beberapa langkah untuk menghentikannya. Mengutip laman Pusat Bantuan WhatsApp, Android Police, dan lainnya, berikut cara mengatasi adanya pesan Spam d WA:


    1. Hentikan Percakapan

    Jika kamu menemukan adanya pesan spam di WA, jangan balas percakapan. Apabila benar-benar tidak bisa memverifikasi identitas kontak, jangan bagian informasi pribadi apapun atau keuangan apapun.

    2. Blokir dan Laporkan

    Agar tidak lagi menerima pesan spam, kamu bisa memblokirnya dengan mudah. Begini caranya:

    Cara Blokir melalui Android

    • Buka aplikasi WhatsApp
    • Pilih percakapan dengan kontak yang ingin diblokir
    • Klik menu titik tiga di sudut kanan atas
    • Pilih Lainnya
    • Klik Blokir
    • Klik Laporkan Kontak
    • Klik Blokir.

    Cara lainnya adalah:

    • Klik nama kontak
    • Gulir ke bawah
    • Klik Blokir.

    Untuk kontak yang tidak dikenal, kamu bisa langsung klik Blokir di bawah layar percakapan.

    Cara Blokir melalui iPhone

    • Buka WhatsApp
    • Buka percakapan yang ingin diblokir
    • Klik nama kontak untuk membuka menu info kontak
    • Gulir ke bawah
    • Pilih Blokir
    • Pilih Laporkan
    • Klik Laporkan dan Blokir untuk mengonfirmasi.

    Pada akun WhatsApp Business, untuk memblokir dan melaporkan kontak. Namun, kamu harus memilih alasan pemblokiran, seperti:

    • Pesan tak pantas
    • Tidak diperlukan lagi
    • Spam
    • Tidak mendaftar untuk bisnis ini
    • Lainnya

    3. Perbarui Pengaturan Privasi dan Keamanan

    Pengguna bisa memilih salah satu opsi privasi untuk menentukan siapa saja yang bisa melihat status terakhir dan online, foto profil, status, atau yang bisa memasukkan ke grup. Berikut pilihannya:

    • Semua orang
    • Kontak saya
    • Kontak saya, kecuali
    • Tidak ada.

    Dengan begitu, pengguna bisa membatasi orang-orang yang menjangkau kontak. Sehingga, hal ini bisa meminimalisir ditemukannya pesan spam.

    4. Bisukan Telepon dari Nomor Tak Dikenal

    Cara selanjutnya adalah membisukan telepon dari nomor tak dikenal. Begini caranya:

    • Klik Pengaturan
    • Pilih privasi
    • Klik Panggilan
    • Aktifkan Bisukan penelepon tidak dikenal.

    5. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

    Verifikasi dua langkah adalah fitur yang memberi keamanan tambahan pada akun WhatsApp. Cara mengaktifkan verifkas dua langkah yaitu:

    • Buka Pengaturan WhatsApp
    • Klik Akun, pilih Verifikasi Dua Langkah
    • Klik Nyalakan
    • Masukkan PIN 6 Digit, konfirmasi
    • Masukkan alamat email yang bisa diakses
    • Klik Lanjut
    • Konfirmasi alamat email.

    Tanda-tanda Pesan Mencurigakan atau Penipuan

    Terdapat beberapa petunjuk bahwa sebuah pesan perlu diwaspadai. Berikut di antaranya:

    • Pengirim memberi pesan dengan kesalahan ketik atau tata bahasa
    • Pengirim memintamu mengetuk sebuah tautan atau mengunduh aplikasi
    • Pengirim memintamu membagikan informasi pribadi, seperti rekening bank, tanggal lahir, atau kata sandi
    • Pengirim memintamu meneruskan pesan
    • Pengirim meminta uang atau mengklaim bahwa kamu harus membayar agar bisa menggunakan WhatsApp
    • Pengirim berpura-pura menjadi seseorang yang kamu kenal
    • Pesan berisi info mengenai lotre perjudian, pekerjaan, investasi, atau pinjaman
    • Pengirim memulai chat untuk mendapat kepercayaan sebelum meminta informasi pribadi.

    Itulah beberapa cara mengatasi adanya pesan spam di WA. Semoga informasi ini membantumu.

    (row/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps, Ojol Nggak Bingung Lagi

    Jakarta

    Buat kamu yang suka pesan ojol, mendaftarkan alamat rumah ke Google Maps dapat membantu driver agar tidak bingung. Google Maps sendiri merupakan aplikasi peta online yang dapat diakses secara gratis.

    Nah, Google Maps sering dimanfaatkan untuk mencari alamat, termasuk bagi driver ojol guna mengantar penumpang atau paket sehingga dapat mengetahui tujuan pastinya. Selain itu, Google Maps dapat memantau arus lalu lintas di jalan, waktu dan jarak tempuh, hingga rute perjalanan yang akan dituju.

    Kalau kamu sedang mencari cara agar alamat rumah terdaftar di Google Maps, kamu dapat mengikuti langkah berikut ini. Caranya mudah dan tidak bikin bingung, kok.


    Cara Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps

    Masyarakat sudah dapat mendaftarkan alamat rumahnya di Google Maps dengan mudah. Dilansir situs Support Google, berikut langkah-langkahnya:

    Cara Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps Lewat Android

    • Buka aplikasi Google Maps di smartphone dan pastikan sudah login dengan akun Google
    • Masukkan alamat rumah yang ingin didaftarkan di Google Maps dengan mengetik di kolom pencarian
    • Jika sudah menemukan lokasinya dan titik sudah benar, klik bagian alamat tersebut hingga muncul ikon pin warna merah sebagai penanda lokasi
    • Lalu akan muncul jendela halaman baru yang berisi informasi lokasi
    • Kemudian isi seputar informasi alamat rumah, seperti nama jalan, kategori tempat, kontak, foto lokasi, dan lainnya
    • Bila sudah, kirim permintaan pendaftaran alamat rumah dengan mengklik ‘Submit’
    • Kemudian pihak Google akan menerima dan mengecek form pendaftaran alamat rumah detikers. Nantinya hasil pemeriksaan akan dikirim ke alamat email kamu yang didaftarkan.

    Cara Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps Lewat iPhone

    • Buka aplikasi Google Maps di iPhone dan pastikan sudah login dengan akun Google
    • Masukkan alamat rumah yang ingin didaftarkan di Google Maps dengan mengetik di kolom pencarian
    • Jika sudah menemukan lokasinya dan titik sudah benar, klik bagian alamat tersebut hingga muncul ikon pin warna merah sebagai penanda lokasi
    • Lalu akan muncul jendela halaman baru yang berisi informasi lokasi
    • Kemudian isi seputar informasi alamat rumah, seperti nama jalan, kategori tempat, kontak, foto lokasi, dan lainnya
    • Bila sudah, kirim permintaan pendaftaran alamat rumah dengan mengklik ‘Submit’
    • Kemudian pihak Google akan menerima dan mengecek form pendaftaran alamat rumah detikers. Nantinya hasil pemeriksaan akan dikirim ke alamat email kamu yang didaftarkan.

    Cara Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps Lewat PC/Laptop

    • Buka Google Maps di PC/laptop lewat browser
    • Pastikan kamu sudah login akun Google di PC/laptop agar bisa mengakses Google Maps
    • Jika sudah login, klik ikon titik tiga dan pilih menu ‘Add Place’
    • Kemudian isi seputar informasi alamat rumah, seperti nama jalan, kategori tempat, kontak, foto lokasi, dan lainnya.
    • Bila sudah, kirim permintaan pendaftaran alamat rumah dengan mengklik ‘Submit’
    • Kemudian pihak Google akan menerima dan mengecek form pendaftaran alamat rumah detikers. Nantinya hasil pemeriksaan akan dikirim ke alamat email kamu yang didaftarkan.

    Nantinya, ketika pihak Google memverifikasi permintaan pendaftaran alamat rumah, maka nama lokasinya akan langsung berubah di Google Maps sesuai yang didaftarkan. Jadi, itulah cara mendaftarkan alamat rumah di Google Maps dengan mudah. Selamat mencoba bagi yang membutuhkan.

    (ask/fay)



    Sumber : inet.detik.com