Tag: buah-buahan

  • Waspada! Konsumsi 7 Buah Ini Saat Cuaca Panas Picu Masalah Pencernaan


    Jakarta

    Buah-buahan memang bernutrisi. Namun, ada beberapa yang sebaiknya tidak dimakan terlalu sering, terutama saat cuaca panas karena bisa mengganggu pencernaan.

    Ketika suhu meningkat dan menyebabkan kondisi seperti gelombang panas, sulit untuk tidak mengonsumsi makanan menyegarkan seperti buah. Sejumlah buah memang direkomendasikan untuk dimakan saat musim panas,

    Namun, kamu juga perlu mengenal buah mana yang sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering saat musim panas. Sebab konsumsi buah itu mengganggu pencernaan.


    Lantas, buah-buahan mana saja yang bisa mengganggu pencernaan jika sering dimakan? Berikut daftarnya, seperti yang dilansir dari moneycontrol.com (29/04).

    1. Semangka

    Ilustrasi buah semangkaKonsumsi semangka terlalu sering bisa sebabkan kembung. Foto: Getty Images/skodonnell

    Semangka merupakan buah yang kaya akan air. Menikmati buah ini di musim panas bisa membantu tubuh terhidrasi.

    Namun, jangan makan terlalu banyak. Semangka mengandung FODMAP atau fermentable oligosaccharides, disaccharides, monosaccharides, and polyols, berupa karbohidrat yang sulit dicerna usus.

    Kalau dikonsumsi terlalu banyak, berbagai karbohidrat ini bisa menyebabkan masalah pencernaan. Kandungan air dan serat tinggi dalam semangka juga terkadang dapat menyebabkan kembung dan ketidaknyamanan bagi beberapa orang yang memang rentan.

    Konsumsi berlebihan bisa membebani sistem pencernaan yang sensitif.

    2. Mangga

    Bikin Netizen Kaget! Ini Fakta Temuan Benang Hitam di Buah ManggaKandungan gula dan serat dalam mangga bisa menyebabkan masalah pencernaan. Foto: thaiger.com

    Mangga kaya kandungan gula dan serat alami. Buah tropis ini jadi opsi tepat untuk dimakan saat musim panas.

    Namun, kekayaan gula dan serat itu bisa menyebabkan masalah pencernaan. Terutama bila dikonsumsi dalam jumlah banyak.

    Kandungan gula dan serat dalam mangga terkadang tidak bisa diserap dengan sempurna oleh usus kecil, sehingga terjebak di usus besar.

    Oleh karena itu mengonsumsinya berlebihan bisa menyebabkan kembung dan ketidaknyamanan di perut.

    3. Nanas

    Ilustrasi smoothies nanasBromelain dalam nanas dapat memicu ketidakyamanan pada beberapa individu. Foto: Getty Images/iStockphoto/villagemoon

    Nanas juga digemari karena rasanya yang asam manis menyegarkan. Buah ini juga mengandung bromelain, enzim yang dikenal karena sifat pencernaannya.

    Namun, dalam jumlah banyak, bromelain dapat memicu ketidaknyamanan pencernaan pada beberapa individu. Konsumsi nanas berlebihan bisa menyebabkan iritasi atau sensitivitas pada saluran pencernaan.

    Daftar buah-buahan lain yang sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering bisa lihat pada halaman selanjutnya!

    4. Apel

    Ilustrasi buah apelApel mengandung gula alami dan serat yang bisa memicu produksi gas. Foto: Getty Images/Hakase_

    Makan apel juga bagus untuk kesehatan karena kaya akan serat dan gula alami, seperti fruktosa.

    Meskipun begitu, kombinasi serat dan fruktosa mungkin sulit dicerna oleh sebagian orang. Kandungan gula alami dan serat ini juga bisa memicu produksi gas berlebihan dalam tubuh.

    Oleh karena itu, konsumsi apel yang berlebihan pun bisa menyebabkan kembung dan ketidaknyamanan pada pencernaanmu.

    5. Pepaya

    Pepaya terkenal mengandung enzim papain yang mampu melancarkan pencernaan. Sayangnya, dalam jumlah banyak, enzim papain justru bisa menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, terutama mereka yang punya perut sensitif.

    Pepaya bisa menyebabkan perut kembung. Kembung ini biasa terjadi karena penumpukan gas dalam perut yang terjadi ketika seseorang meningkatkan asupan serat tiba-tiba. Sehingga, bakteri dalam usus besar kewalahan untuk memecahnya.

    6. Kiwi

    Fakta Kiwi BerriesJangan makan kiwi terlalu banyak karena mengandung enzim yang memicu masalah pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kiwi dikenal punya rasa manis yang tajam. Buah ini cocok untuk dikonsumsi saat musim panas.

    Kiwi pun mengandung serat tinggi dan enzim actinidin. Sayangnya, serat dan enzim tersebut terkadang bisa memicu masalah pencernaan. Terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

    7. Pir

    Mirip dengan apel, pir juga mengandung serat dan fruktosa yang tinggi. Menjadikannya pilihan bergizi untuk dikonsumsi saat musim panas.

    Namun, buah ini tidak cocok dikonsumsi mereka yang punya pencernaan sensitif. Jika mereka dengan kondisi tersebut mengonsumsinya terlalu banyak, dapat menyebabkan perutnya kembung dan tidak nyaman.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Buah Penurun Darah Tinggi Alami

    Jakarta

    Makan buah merupakan salah satu bentuk pola hidup sehat. Hal ini juga bisa menjadi cara untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

    Secara khusus, sudah banyak penelitian yang menunjukkan manfaat tersebut. Simak daftar buah penurun darah tinggi berikut ini.

    Buah Penurun Darah Tinggi

    1. Kiwi

    Hasil uji coba kontrol acak tahun 2022 oleh John Monro, dkk, dari New Zealand Institute for Plant and Food Research Ltd., yang dimuat National Institutes of Health, menemukan bahwa satu porsi kiwi setiap hari bisa menurunkan tekanan darah sistolik.


    Sementara, orang yang makan kiwi setiap hari sebanyak 2 buah selama 7 minggu mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 2,7 milimeter (mmHg), dibandingkan dengan kelompok kontrol.

    Selain itu, kiwi juga mengandung banyak vitamin C. Vitamin C tersebut secara signifikan mampu mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi primer.

    2. Pisang

    Potasium yang terkandung dalam pisanng dapat membantu mengelola hipertensi. Dalam hal ini, satu buah pisang ukuran sedang bisa mengandung sekitar 422 miligram (mg) potasium.

    Menurut American Heart Association (AHA), potasium bermanfaat dalam mengurangi efek natrium, sekaligus mengurangi ketegangan pada dinding pembuluh darah.

    3. Buah Sitrus

    Buah sitrus seperti jeruk memiliki hesperidin, zat antioksidan yang berkhasiat bagi kesehatan jantung.

    Rosa M. Valls, dkk. dari Functional Nutrition, Oxidation, and Cardiovascular Diseases Group (NFOC-Salut), Universitat Rovira i Virgili, melakukan penelitian tahun 2021 dengan159 orang yang mengkonsumsi 500 ml jus jeruk, jus jeruk yang diperkaya hesperidin, atau minuman kontrol per hari selama 12 minggu.

    Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa jus jeruk yang dikonsumsi secara teratur, bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik serta hesperidin berkontribusi terhadap efek ini.

    4. Apel

    Sebuah penelitian tahun 2020 yang dilakukan oleh Sandoval-Ramírez BA, Catalán Ú, Calderón-Pérez L, dkk. menemukan bahwa konsumsi setidaknya satu apel utuh per hari mampu menurunkan risiko hipertensi sebesar 9%.

    Kandungan flavonoid dalam apel juga bermanfaat dalam meningkatkan fungsi endotel, dengan meningkatkan produksi oksida nitrat. Ia akan memberi sinyal pada pembuluh darah untuk rileks, yang bisa menurunkan tekanan darah.

    5. Beri-berian

    Buah blueberry dan stroberi adalah berries yang mengandung senyawa antioksidan, seperti antosianin, sejenis flavonoid.

    Dalam tinjauan tahun 2019 oleh Stefano Vendrame dan Dorothy Klimis-Zacas, menunjukkan ada temuan konsisten yang mendukung teori bahwa antosianin dan buah beri yang kaya antosianin mampu menurunkan tekanan darah.

    Namun, mereka menekankan bahwa hasil temuan tersebut bersifat umum. Sehingga, mungkin akan bergantung pada beberapa faktor, seperti karakteristik awal, dan dosisnya.

    6. Delima

    Minum jus delima bisa membantu meningkatkan tekanan darah sistolik. Manfaat ini terlepas dari jumlah yang dikonsumsi/durasinya.

    Penelitian tahun 2017 oleh Sahebkar A, Ferri C, Giorgini P, dkk., menemukan bahwa meminum lebih dari 1 cangkir jus delima bisa menurunkan tekanan darah diastolik (angka terbawah). Namun, manfaat itu berlaku dalam jus 100% tanpa tambahan gula.

    7. Semangka

    Buah penurun darah tinggi berikutnya adalah semangka.
    Semangka mengandung asam amino bernama citrulline, yang membantu tubuh memproduksi oksida nitrat (gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong fleksibilitas arteri).

    Artinya, efek tersebut juga membantu aliran darah dan bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

    Dalam sebuah uji coba kecil terkontrol yang mengamati efek jus semangka pada tekanan darah pada orang dewasa muda dan sehat tahun 2023 oleh Y. Hussein, dkk., yang dimuat Cambridge University Press, menemukan bahwa jus semangka mampu menurunkan tekanan darah sistolik selama 2 jam.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Buah Penurun Darah Tinggi Alami

    Jakarta

    Makan buah merupakan salah satu bentuk pola hidup sehat. Hal ini juga bisa menjadi cara untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

    Secara khusus, sudah banyak penelitian yang menunjukkan manfaat tersebut. Simak daftar buah penurun darah tinggi berikut ini.

    Buah Penurun Darah Tinggi

    1. Kiwi

    Hasil uji coba kontrol acak tahun 2022 oleh John Monro, dkk, dari New Zealand Institute for Plant and Food Research Ltd., yang dimuat National Institutes of Health, menemukan bahwa satu porsi kiwi setiap hari bisa menurunkan tekanan darah sistolik.


    Sementara, orang yang makan kiwi setiap hari sebanyak 2 buah selama 7 minggu mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 2,7 milimeter (mmHg), dibandingkan dengan kelompok kontrol.

    Selain itu, kiwi juga mengandung banyak vitamin C. Vitamin C tersebut secara signifikan mampu mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi primer.

    2. Pisang

    Potasium yang terkandung dalam pisanng dapat membantu mengelola hipertensi. Dalam hal ini, satu buah pisang ukuran sedang bisa mengandung sekitar 422 miligram (mg) potasium.

    Menurut American Heart Association (AHA), potasium bermanfaat dalam mengurangi efek natrium, sekaligus mengurangi ketegangan pada dinding pembuluh darah.

    3. Buah Sitrus

    Buah sitrus seperti jeruk memiliki hesperidin, zat antioksidan yang berkhasiat bagi kesehatan jantung.

    Rosa M. Valls, dkk. dari Functional Nutrition, Oxidation, and Cardiovascular Diseases Group (NFOC-Salut), Universitat Rovira i Virgili, melakukan penelitian tahun 2021 dengan159 orang yang mengkonsumsi 500 ml jus jeruk, jus jeruk yang diperkaya hesperidin, atau minuman kontrol per hari selama 12 minggu.

    Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa jus jeruk yang dikonsumsi secara teratur, bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik serta hesperidin berkontribusi terhadap efek ini.

    4. Apel

    Sebuah penelitian tahun 2020 yang dilakukan oleh Sandoval-Ramírez BA, Catalán Ú, Calderón-Pérez L, dkk. menemukan bahwa konsumsi setidaknya satu apel utuh per hari mampu menurunkan risiko hipertensi sebesar 9%.

    Kandungan flavonoid dalam apel juga bermanfaat dalam meningkatkan fungsi endotel, dengan meningkatkan produksi oksida nitrat. Ia akan memberi sinyal pada pembuluh darah untuk rileks, yang bisa menurunkan tekanan darah.

    5. Beri-berian

    Buah blueberry dan stroberi adalah berries yang mengandung senyawa antioksidan, seperti antosianin, sejenis flavonoid.

    Dalam tinjauan tahun 2019 oleh Stefano Vendrame dan Dorothy Klimis-Zacas, menunjukkan ada temuan konsisten yang mendukung teori bahwa antosianin dan buah beri yang kaya antosianin mampu menurunkan tekanan darah.

    Namun, mereka menekankan bahwa hasil temuan tersebut bersifat umum. Sehingga, mungkin akan bergantung pada beberapa faktor, seperti karakteristik awal, dan dosisnya.

    6. Delima

    Minum jus delima bisa membantu meningkatkan tekanan darah sistolik. Manfaat ini terlepas dari jumlah yang dikonsumsi/durasinya.

    Penelitian tahun 2017 oleh Sahebkar A, Ferri C, Giorgini P, dkk., menemukan bahwa meminum lebih dari 1 cangkir jus delima bisa menurunkan tekanan darah diastolik (angka terbawah). Namun, manfaat itu berlaku dalam jus 100% tanpa tambahan gula.

    7. Semangka

    Buah penurun darah tinggi berikutnya adalah semangka.
    Semangka mengandung asam amino bernama citrulline, yang membantu tubuh memproduksi oksida nitrat (gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong fleksibilitas arteri).

    Artinya, efek tersebut juga membantu aliran darah dan bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

    Dalam sebuah uji coba kecil terkontrol yang mengamati efek jus semangka pada tekanan darah pada orang dewasa muda dan sehat tahun 2023 oleh Y. Hussein, dkk., yang dimuat Cambridge University Press, menemukan bahwa jus semangka mampu menurunkan tekanan darah sistolik selama 2 jam.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Semangka bagi Kesehatan Menurut Ahli Gizi

    Jakarta

    Semangka merupakan buah yang lezat, segar, dan kaya manfaat kesehatan. Selain bisa memuaskan keinginan akan rasa manis tanpa tambahan gula, semangka juga merupakan sumber gizi tinggi dengan kandungan vitamin dan mineral yang melimpah.

    Semangka diyakini pertama kali ditanam lebih dari 4.000 tahun yang lalu di Afrika Timur Laut. Dengan kulit hijau dan daging merah cerah, buah ini tidak hanya menyegarkan tetapi juga menyediakan nutrisi penting seperti vitamin A dan C.

    Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai kandungan dan manfaat semangka bagi kesehatan. Simak hingga akhir, ya!


    Kandungan Semangka

    Dilansir dari buku Green Smoothie ala Rita Ramayulis: 100 Resep 20 Khasiat, dalam setiap 100 gram buah semangka, terdapat kandungan gizi sebagai berikut:

    • Energi: 28 kkal
    • Protein: 0,1 g
    • Lemak: 0,2 g
    • Karbohidrat: 7,2 g
    • Kalsium: 8 mg
    • Fosfor: 7 mg
    • Kalium: 82 mg
    • Zat Besi: 0,2 mg
    • Natrium: 1 mg
    • Vitamin C: 6 mg
    • Vitamin B1: 0,2 mg
    • Serat: 0,5 g

    Manfaat Semangka bagi Kesehatan

    Selain rasanya yang manis dan segar, buah semangka juga menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa di antaranya.

    1. Membantu Menghidrasi Tubuh

    Berbagai proses vital, termasuk regulasi suhu, fungsi organ, dan pengiriman nutrisi, memerlukan tingkat hidrasi yang memadai. Semangka, dengan kandungan airnya yang tinggi mencapai 92%, bermanfaat untuk menjaga tubuh terhidrasi dengan baik dan mendukung kesehatan secara menyeluruh.

    Untuk meningkatkan hidrasi, disarankan untuk mengonsumsi semangka dengan sedikit garam setelah beraktivitas fisik atau berkeringat dalam waktu lama, karena kombinasi karbohidrat dan garam dianggap ideal untuk menggantikan elektrolit yang hilang dan menyimpan cadangan karbohidrat.

    2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Zat lycopene yang terdapat dalam semangka memberikan kontribusi penting dalam mencegah penyakit kardiovaskular, dengan kemampuannya mengurangi kolesterol dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Bahkan, kandungan lycopene dalam semangka lebih tinggi daripada tomat.

    Antioksidan seperti citrulline dan arginine dalam semangka juga diyakini dapat meningkatkan fungsi arteri. Nutrisi lain dalam semangka, seperti magnesium, kalium, dan vitamin A, B6, dan C, juga bermanfaat untuk kesehatan jantung.

    Konsumsi satu potong semangka setiap harinya dianggap sebagai langkah sederhana namun efektif untuk mendukung kesehatan jantung.

    3. Membantu Mengatur Gula Darah

    Semangka membantu mengontrol gula darah dengan merangsang transformasi L-citrulline menjadi L-arginine di dalam ginjal.

    Kedua asam amino ini memiliki kecenderungan melindungi tubuh dari risiko diabetes. Dari perspektif medis, keberadaan suplemen L-arginine dalam semangka memainkan peran penting dalam mengatur metabolisme glukosa dan insulin.

    Selain itu, semangka memiliki sedikit karbohidrat sehingga beban glikemiknya rendah, membuatnya menjadi pilihan yang aman untuk dinikmati tanpa perlu khawatir tentang kadar glukosa darah.

    4. Membantu Meringankan Nyeri Otot

    Semangka, baik dalam bentuk buah maupun jus, terbukti dapat meningkatkan kinerja olahraga dan mengurangi rasa sakit pasca-latihan. Manfaat ini diyakini terkait dengan kandungan asam amino bernama citrulline.

    Citrulline dapat membantu meningkatkan produksi oksida nitrat dalam tubuh untuk meningkatkan sirkulasi darah. Meskipun perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat kesehatan ini, mengkonsumsi jus semangka sebagai bagian dari pemulihan latihan bisa menjadi pilihan yang menyegarkan.

    5. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

    Tingginya kandungan air dan sedikit serat dalam semangka dapat mendukung kelancaran pencernaan, di mana serat menambah volume tinja dan air membantu melancarkan pergerakan limbah melalui saluran pencernaan.

    Diet dengan serat rendah dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Menambahkan semangka dan makanan berserat tinggi lainnya ke dalam pola makan dapat membantu mengatasi masalah sembelit dan pencernaan.

    6. Membantu Mengurangi Inflamasi

    Inflamasi (peradangan), yang menjadi akar penyakit serius seperti penyakit jantung, kanker, dan fibromyalgia, adalah tantangan umum yang dihadapi banyak orang.

    Penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, dan salah satu caranya adalah dengan menambahkan semangka ke dalam menu makan sehari-hari.

    Semangka mengandung senyawa antioksidan seperti likopen dan vitamin C berpotensi mengurangi peradangan dan kerusakan oksidatif di dalam tubuh.

    Kombinasi unik dari senyawa-senyawa ini dapat membantu melawan peradangan yang terkait dengan berbagai penyakit serius seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

    7. Baik untuk Kesehatan Mata

    Senyawa likopen yang terdapat dalam semangka dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mata Anda dengan potensi mencegah degenerasi makula terkait usia, suatu masalah mata umum yang dapat menyebabkan kebutaan pada orang dewasa yang lebih tua.

    Meskipun likopen telah ditunjukkan memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat menghambat AMD, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian, khususnya pada manusia, untuk memverifikasi temuan ini.

    8. Baik untuk Kesehatan Kulit

    Semangka membantu menjaga kelembutan, kehalusan, dan kekenyalan kulit dengan mengandung air serta vitamin A, B6, dan C.

    Selain itu, likopen dalam semangka dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari, tetapi penting untuk tetap menggunakan tabir surya secara teratur.

    Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan produksi kolagen, yang membantu elastisitas kulit dan peredaran darah ke kulit. Sementara vitamin A membantu memperbaiki sel-sel kulit, mencegah kulit kering, dan mengatasi jerawat, dan vitamin B6 juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit.

    9. Mengurangi Risiko Kanker

    Likopen dalam semangka bisa membantu mengurangi risiko kanker dengan menghadapi peradangan dan stres oksidatif. Likopen dapat mengurangi peradangan kronis yang meningkatkan risiko kanker, dan pada saat yang sama, menghambat pertumbuhan sel kanker.

    Studi menunjukkan bahwa likopen dapat efektif dalam menghambat pertumbuhan sel kanker, sehingga mengurangi risiko terkena penyakit tersebut.

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan asupan likopen dapat mengurangi risiko kanker pada saluran pencernaan dan kanker prostat.

    10. Membantu Mengurangi Berat Badan

    Memilih semangka sebagai alternatif camilan manis dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan memberikan manfaat pada penurunan berat badan.

    Berbagai studi menyoroti bahwa kepadatan kalori rendah dalam semangka memungkinkan konsumsi dalam jumlah besar tanpa peningkatan signifikan dalam asupan kalori.

    Penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi semangka, terutama yang dianggap kelebihan berat badan atau obesitas klinis, mengalami peningkatan kenyang dan penurunan berat badan, indeks massa tubuh, tekanan darah, serta lingkar pinggang.

    Itulah tadi beberapa manfaat semangka bagi kesehatan tubuh. Semangka memiliki kandungan lycopene tinggi yang membuat buah ini menjadi pilihan diet sehat.

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Nutrisi Sayur Hilang Bila Dipanaskan’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (inf/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Buah Lontar dan Kandungan Gizinya


    Jakarta

    Buah lontar (Borassus flabellifer) adalah buah tropis dari pohon palem lontar. Buahnya berwarna coklat tua sampai hitam, bentuknya bulat saat matang. Isi daging buahnya puting bening dan berair.

    Buah ini dipercaya menjadi sumber vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh yang bermanfaat bagi kesehatan. Simak nilai gizi dan manfaat dari buah lontar di bawah ini.

    Nutrisi dan Nilai Gizi Buah Lontar

    Dikutip dari laman PharmEasy, berikut adalah kandungan nilai gizi dari buah lontar per 100 gram:


    • Energi 87 kkal
    • Lemak 1,0 gram
    • Protein 2,8 gram
    • Karbohidrat 18,5 gram
    • Serat 15 gram
    • Gula 14 -16 gram

    Selain itu, buah lontar juga kaya akan mineral dan vitamin, dengan banyak vitamin B dan C, zat besi, seng, kalsium, kalium, tiamin, riboflavin dan fosfor.

    Manfaat Buah Lontar

    Dikutip dari laman Global Fruits Name, berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari buah lontar:

    1. Antioksidan

    Buah lontar memiliki antioksidan yang bermanfaat menjaga kesehatan tubuh. Vitamin dan mineral penting dalam buah ini membantu untuk memperkuat dan meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh.

    Kandungan potasium dan vitamin C yang tinggi buah lontar, akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh akan memungkinkan sel-sel tubuh, mampu melawan mikroba penyebab infeksi.

    Sebagai contoh, kandungan antioksidan tersebut membantu melindungi sel darah dari kerusakan oksidatif.

    2. Membantu Menurunkan Berat Badan

    Buah lontar dipercaya bisa menurunkan berat badan karena memiliki kandungan kalori dan lemaknya yang rendah. Sehingga cocok dimakan saat diet.

    Jadi, buat mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan mengikuti diet rendah kalori, buah ini bisa dijadikan sebagai pilihan yang baik.

    3. Membantu Meningkatkan Fungsi Otak

    Vitamin B6 termasuk komponen penting bagi fungsi otak, yang secara signifikan terdapat dalam jumlah besar dalam buah lontar.

    Neuron akan melepaskan neurotransmitter yang mengubah suasana hati, memori, serta pembelajaran otak kita. Vitamin B6 berperan dalam membantu memproduksi enzim, seperti serotonin dan dopamin yang dibutuhkan neurotransmiter.

    4. Menjaga Kesehatan Kulit

    Manfaat buah lontar bagi kesehatan kulit mungkin karena sifat anti inflamasinya. Dalam hal ini, buah lontar bermanfaat untuk mengatasi masalah peradangan kulit, seperti biang keringat, bisul, hingga ruam.

    5. Membantu Mengurangi Rambut Rontok

    Vitamin B kompleks yang sekelompok vitamin esensial termasuk B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12, berperan penting dalam menjaga kesehatan pertumbuhan rambut serta mencegah rambut rontok. Di mana:

    • Vitamin B1 (Tiamin): akan mengubah makanan menjadi energi untuk membantu pertumbuhan rambut.
    • Vitamin B2 (Riboflavin): Berperan dalam pertumbuhan sel yang sehat, seperti sel folikel rambut.
    • Vitamin B3 (Niacin): Berperan dalam meningkatkan sirkulasi darah kulit kepala dan meningkatkan pertumbuhan rambut.
    • Vitamin B5 (Asam Pantotenat): Membantu menjaga kesehatan folikel rambut.
    • Vitamin B6 (Pyridoxine): mendorong produksi melanin.

    Itulah beberapa manfaat buah lontar untuk kesehatan dan kandungan nutrisinya.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Camilan Saat Diet yang Bantu Turunkan Berat Badan, Enak-enak!


    Jakarta

    Saat diet sering kali konsumsi camilan dihindari, padahal tak ada salahnya ngemil. Konsumsi camilan yang tepat bahkan bantu menurunkan berat badan.

    Ngemil memang identik menaikkan berat badan. Namun faktanya, ngemil tak selamanya buruk.

    Ngemil saat diet tetap bisa membuat berat badan turun, asal jenis camilannya tepat. Camilan itu juga perlu dikonsumsi dalam porsi yang tidak berlebih.


    Melansir Healthline, meskipun penelitian soal ngemil bisa membantu menurunkan berat badan ini masih jadi perdebatan, tapi ada beberapa bukti yang mendukung pernyataan ini. Beberapa bukti menunjukkan bahwa frekuensi ngemil yang meningkat bisa menekan rasa lapar.

    Tak hanya itu, ngemil juga bisa membantu meningkatkan asupan makanan kaya nutrisi, seperti buah-buahan dan sayuran. Jadi selama makanan yang dipilih untuk ngemil adalah makanan sehat, berat badan Anda tetap ada di ukuran ideal.

    Jadi, ngemil bukan hal yang salah selama cemilan yang dipilih adalah camilan sehat. Berikut beberapa jenis camilan sehat yang bisa bantu turunkan berat badan:

    1. Apel dan selai kacang

    tipe kepribadian berdasarkan buah apel, pisang, hingga nanas.Buah apel. Foto: iStock

    Jika Anda sedang ingin ngemil sesuatu yang manis, coba pilih buah apel. Anda juga bisa mencampurnya dengan selai kacang sebagai cocolan.

    Apel kaya serat, dan kacang tanah menyediakan lemak sehat, protein nabati, dan juga serat. Camilan ini tidak hanya enak, tapi juga sehat dan mengenyangkan.

    2. Puding chia
    Biji chia merupakan sumber nutrisi kecil yang kaya akan serat, asam lemak omega 3, dan protein nabati. Rasanya memang tidak seenak puding biasa, tapi biji chia memiliki konsistensi seperti jeli yang tentunya sehat dan mengenyangkan.

    3. Edamame
    Sepiring edamame kukus bisa jadi cemilan yang lezat dan sehat. Edamame juga kaya serat dan juga merupakan sumber protein nabati yang cukup lengkap.

    Satu cangkir edamame sekitar 155 gram, menyediakan 18 gram protein dan 14 gram karbohidrat. Selain itu, camilan ini juga kaya akan serat.

    4. Popcorn

    Popcorn gourmet anehPopcorn gourmet aneh Foto: Istimewa

    Ngemil popcorn saat diet juga tak masalah. Melansir Women Health, popcorn adalah camilan rendah kalori yang bisa membantu menurunkan berat badan.

    Makanan ini juga mengandung serat yang tinggi yang membantu kenyang lebih lama. Namun, Anda juga harus berhati-hati dengan ukuran porsi dan campuran bahan lain dari popcorn ini.

    5. Kurma

    7 Jenis Kurma Selain Medjool dan Ajwa, Tak Kalah Istimewa!Kurma. Foto: Jakarta

    Kurma kaya akan antioksidan dan serat yang bagus untuk pencernaan. Per sajiannya, sekitar satu buah kurma mengandung 66 kalori, dan 1,6 gram serat. Jika Anda ingin camilan manis, kurma bisa jadi pilihan.

    6. Almond
    Kacang almond adalah camilan sehat dan enak. Lemaknya memang cukup tinggi, tapi tetap bisa ditoleransi selama dikonsumsi dalam jumlah yang masuk akal.

    Melansir Eatingwell, almond mengandung serat, protein, dan lemak sehat yang mengenyangkan. Semua ini bisa membantu mencegah rasa lapar, meningkatkan kesehatan jantung, bahkan dapat membantu menghilangkan lemak perut.

    7. Buah kering

    Buah keringBuah kering Foto: Getty Images/iStockphoto/Dmitr1ch

    Makan buah bisa membantu mengelola berat badan jadi lebih ideal. Buah kering juga memiliki khasiat yang sama. Pasalnya, buah-buahan ini mengandung serat yang mengenyangkan.

    Namun ingat, makanlah buah kering tanpa campuran gula atau pemanis buatan. Buah kering bisa jadi cemilan sehat pengganti keripik kentang.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 7 Cemilan yang Bisa bantu Menurunkan Berat Badan, Ada PopcornTim CNN Indonesia

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Asinan Buah Khas Bogor yang Segar Disantap Siang Hari


    Jakarta

    Asinan buah khas Bogor memiliki rasa kompleks dengan perpaduan asam, pedas, manis, dan agak asin. Menu ini paling pas disantap dalam kondisi dingin.

    Buah yang bercita rasa asam atau tekstur dagingnya agak keras cocok dijadikan kreasi asinan buah. Racikan asinan buah khas Bogor merupakan salah satu yang populer.

    Jenis buah yang digunakan pada racikannya terdiri atas buah-buahan tropis. Di antaranya nanas, mangga muda, jambu, bengkuang, salak, dan lainnya. Bisa juga menggunakan ubi merah yang mentah.


    Kuah merah menjadi ciri khas pada sajian asinan buah khas Bogor. Paduan rasa asam, pedas, manis, dan agak asin ini sangat menggugah selera. Tambahan kacang tanah goreng menambahkan tekstur pada sajiannya.

    Asinan buah khas Bogor cocok dinikmati di tengah cuaca panas. Enak juga dijadikan camilan saat bersantai akhir pekan dengan keluarga.

    Berikut resep dan cara memasak asinan buah khas Bogor

    Bahan

    1 buah mangga muda
    1 buah nanas
    1 buah kedondong
    1 buah bengkuang
    3 buah salak

    Bahan kuah:

    10 buah cabai merah
    3 buah cabai rawit merah
    200 gr gula putih
    Garam secukupnya
    Cuka secukupnya
    1 liter air

    Pelengkap:

    Kacang tanah goreng

    Cara memasak:

    Pertama, rebus cabai merah dan rawit terlebih dahulu, kemudian haluskan dengan blender.
    Campurkan cabe halus itu dengan 1 liter air. Lalu, rebus bersama gula putih, garam, dan cuka.
    Masak kuah asinan buah sampai mendidih. Matikan kompor dan diamkan.
    Siapkan buah dengan potongan sesuai selera, tuangkan kuah asinan dan simpan dalam kulkas.
    Sajikan saat asinan buah dingin dan aburi kacang goreng.

    Tips memasak:

    1. Cuka bisa diganti dengan jeruk lemon atau jeruk nipis sebagai penambah rasa asam.
    2. Buah-buahan yang dipakai bisa disesuaikan selera. Apel, rambutan, dan kedondong juga cocok dipadukan bersama sajian asinan buah khas Bogor.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 9 Buah yang Aman Dimakan saat Batuk Pilek, Bisa Bantu Penyembuhan Juga!

    Jakarta

    Batuk dan pilek dapat menyerang orang dewasa maupun anak kecil. Kondisi ini terkadang disertai demam sehingga membuat tubuh semakin lemas dan tidak nyaman saat menjalankan aktivitas.

    Ketika mengalami batuk pilek, tak sedikit orang yang beralih ke makanan bergizi seperti buah-buahan. Selain mudah dimakan, berbagai nutrisi yang terkandung di buah juga diharapkan bisa bantu penyembuhan penyakit. Lantas, buah apa saja yang boleh dimakan saat batuk pilek?

    Buah yang Boleh Dimakan saat Batuk Pilek

    Ada sejumlah buah yang aman dimakan saat batuk dan pilek. Buah-buahan ini juga dapat bantu meredakan gejala batuk pilek yang sedang dialami. Berikut daftar buahnya, dikutip dari Health.


    1. Buah Beri

    Saat terserang batuk pilek, cobalah makan buah-buah beri seperti bluberi, stroberi, dan rasberi. Buah-buah ini memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antivirus. Antioksidan yang disebut antosianin menjadikan beri sebagai buah yang berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

    Beri pun tidak sulit untuk dikonsumsi. Buah ini dapat dimakan langsung atau dipadukan dengan yogurt, salad, atau dibuat jus.

    2. Pisang

    Pisang termasuk buah yang paling mudah dicerna sehingga cocok dikonsumsi saat batuk pilek. Buah ini mengandung fruktan, sejenis gula yang mempunyai efek antivirus dan bisa mendongkrak sistem imun.

    Buah pisang dapat dimakan langsung sebagai camilan. Bisa juga dibuat jus, smoothie, ataupun topping oatmeal.

    3. Ceri

    Kandungan vitamin C yang tinggi dalam ceri memberikan efek antioksidan. Antioksidan diketahui dapat bantu meringankan gejala flu seperti batuk dan pilek.

    Di sisi lain, ceri mengandung melatonin alami yang bisa mendorong kualitas tidur. Dengan begitu, virus dan bakteri penyebab penyakit dapat diberantas. Sebaliknya, kurang tidur bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga batuk pilek dapat tak kunjung sembuh.

    4. Delima

    Polifenol, jenis antioksidan yang terkandung di dalam buah delima dapat melawan virus penyebab batuk pilek serta meminimalisir gejalanya. Aktivitas antimikroba dan antiinflamasi pada buah ini juga mendukung kekebalan tubuh.

    Buah delima dapat diolah menjadi jus. Ambil biji delima lalu peras dan ambil airnya. Bisa juga campurkan biji delima dengan sedikit air lalu blender. Saring airnya dan jus delima siap diminum.

    5. Kiwi

    Kiwi mungkin terdengar tak asing dalam penyembuhan batuk pilek. Namun, buah ini bagus dan aman dikonsumsi seseorang terserang kondisi tersebut.

    Dilansir PharmEasy, mikronutrien dalam kiwi bisa meningkatkan konsentrasi eritrosit yang mendorong kekebalan sel darah merah.

    6. Kelapa

    Kelapa dapat diambil airnya. Air kelapa termasuk minuman yang aman dikonsumsi selama sakit. Ketika batuk pilek, tak sedikit orang yang demam.

    Dikutip dari Healthline, air kelapa kaya akan elektrolit berkhasiat untuk mengisi cairan tubuh yang hilang selama demam.

    Airnya juga mengandung sedikit gula alami yang berfungsi sebagai sumber energi cepat dan mudah digunakan oleh tubuh.

    7. Nanas

    Buah nanas mengandung bromelain. Enzim ini memiliki efek antiinflamasi dan mukolitik atau mengurangi lendir. Kedua khasiatnya ini menjadikan nanas yang menyimpan bromelain cocok bantu meredakan batuk, terutama batuk berdahak. Nanas bisa diolah menjadi jus atau dikupas lalu dimakan langsung.

    8. Alpukat

    Alpukat kaya akan lemak sehat, serat, dan berbagai vitamin serta mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Buah ini juga lembut dan mudah dimakan.

    Kandungan lemak sehat yang disebut asam oleat dalam alpukat dapat bantu mengurangi peradangan sekaligus berperan dalam fungsi kekebalan tubuh.

    9. Buah Citrus

    Buah citrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk nipis mengandung vitamin C dan folat. Kedua nutrisi ini bagus untuk meningkatkan sistem imun tubuh.

    Jeruk dapat dikupas dan dimakan langsung. Untuk lemon dan jeruk nipis bisa diperas kemudian ditambahkan air hangat untuk diminum.

    Itu tadi sederet buah yang boleh dan aman dimakan saat batuk pilek. Di sisi lain, buah-buah tersebut juga berkontribusi dalam meredakan gejala batuk pilek.

    (azn/inf)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • 5 Manfaat Sarapan Buah di Pagi Hari, Salah Satunya untuk Diet

    Jakarta

    Menu sarapan sangat beragam dan bisa berbeda-beda tiap orangnya. Ada yang suka makan roti, sereal dan susu, maupun nasi. Ada juga yang memilih buah saja sebagai menu sarapannya.

    Orang yang biasanya sarapan buah adalah para pelaku diet. Mereka beralasan buah praktis dan lumayan mengenyangkan. Buah juga sudah menyediakan nutrisi bergizi untuk tubuh, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, serat, hingga vitamin dan mineral penting.

    Dengan begitu, makan buah saja di waktu sarapan sudah cukup bagi pediet. Karena pasokan energi untuk menjalankan aktivitas sepanjang hari dikatakan telah terisi. Akan tetapi, apakah bagus makan buah saja saat sarapan? Dan apa manfaat sarapan buah?


    Apakah Boleh Sarapan Buah Saja?

    Buah termasuk makanan yang menyehatkan. Dan buah juga tergolong sarapan ringan banyak dipilih. Sebagian besar buah mengandung tinggi serat, berbagai vitamin dan mineral. Serat dalam buah dapat meningkatkan rasa kenyang dan menyediakan sumber energi yang stabil.

    Namun, buah bukanlah sarapan yang seimbang. Mengutip Livestrong, sarapan buah saja tak bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisi.

    Menu sarapan yang ideal adalah makanan yang memenuhi tiga nutrisi: karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, dan lemak sehat. Ketiganya bertanggung jawab dalam memasok energi dan membuat kenyang hingga waktu makan siang.

    Sarapan buah saja tidak dianjurkan karena tak memenuhi kebutuhan nutrisi. Sebab itu, disarankan untuk memadukan buah dengan makanan bergizi lain ketika sarapan.

    Sebagai contoh, makan buah di waktu sarapan dengan telur, Greek yogurt polos, atau sepotong roti gandum dengan selai kacang tanpa gula. Dengan perpaduan makanan ini, perut akan kenyang sampai siang.

    Apa Manfaat Sarapan Buah Saat Perut Kosong?

    Dilansir Healthline, sarapan buah atau konsumsi buah saat perut kosong di pagi hari dapat bantu merasa kenyang lebih lama. Hal ini lantaran serat dalam buah bisa memperlambat makanan untuk dikeluarkan dari perut.

    Penelitian menemukan partisipan yang memakan pektin gel atau sejenis serat dalam buah, memiliki laju pengosongan lambung yang lebih lambat dibanding mereka yang tidak mengkonsumsi pektin.

    Namun, merujuk penjelasan dalam laman GoodRx Health, tidak ada manfaat khusus dari sarapan buah saat perut kosong di pagi hari.

    Manfaat Sarapan Buah

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, dianjurkan agar tidak sarapan buah saja melainkan mengkombinasikannya dengan makanan lain untuk memperoleh nutrisi seimbang.

    Sarapan buah dapat memberi manfaat secara keseluruhan, antara lain sebagai berikut:

    Buah-buahan adalah sumber berbagai vitamin dan mineral penting, termasuk vitamin A, C, dan potasium. Vitamin A disebut dapat meningkatkan kesehatan kulit dan mata serta melawan infeksi.

    Vitamin C penting untuk sistem kekebalan tubuh serta pertumbuhan dan perbaikan sel. Dan potasium bantu mengontrol tekanan darah.

    2. Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Selain vitamin dan mineral, kebanyakan buah juga mengandung serat. Serat bagus untuk memperlambat pencernaan dan mencegah dari sembelit serta masalah lain di saluran pencernaan. Di sisi lain, serat juga bantu penyerapan gula dari buah untuk memberikan energi yang tahan lama.

    Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung, gagal jantung, maupun stroke termasuk penyebab kematian paling umum di dunia. Dengan konsumsi buah-buahan, sejumlah penyakit tersebut dapat dicegah.

    Banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah setiap harinya bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

    4. Mengurangi Risiko Diabetes

    Buah yang rutin dikonsumsi dapat menurunkan risiko diabetes. Asupan buah juga bisa meningkatkan regulasi gula darah pada pengidap diabetes.

    Bukan hanya itu, sejumlah studi juga mengungkap asupan buah setiap harinya bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi stres oksidatif.

    5. Bantu Diet Sehat

    Buah dapat berkontribusi besar dalam program diet untuk menurunkan berat badan. Buah termasuk makanan sehat bergizi seimbang yang cukup mengenyangkan, karenanya bisa dikonsumsi sebagai pengganti makanan padat kalori.

    Buah yang Bagus untuk Sarapan

    Ada sejumlah buah yang bagus untuk dimakan saat sarapan. Dilansir Byrdie, berikut beberapa di antaranya:

    1. Apel

    Apel kaya akan serat, vitamin C, dan antioksidan. Serat dalam apel dapat bantu membuat kenyang lebih lama. Selain itu, buah ini juga menjadi sumber flavonoid bernama quercetin yang bersifat antivirus dan antibakteri.

    Untuk ukuran idealnya, makanlah satu buah apel tanpa dikupas kulitnya saat sarapan. Buah ini bisa dikombinasikan dengan semangkuk oatmeal, yogurt, atau roti panggang.

    2. Alpukat

    Kandungan serat yang tinggi dalam alpukat membuat buah ini patut dipertimbangkan sebagai menu sarapan. Selain membuat kenyang lebih lama, alpukat berdampak baik bagi sistem pencernaan.

    Buah ini juga menyediakan nutrisi, seperti lemak sehat, vitamin K, E, C, dan folat. Alpukat dapat dipadukan dengan roti panggang, telur, pancake, maupun smoothies.

    3. Pisang

    Pisang mengandung serat, vitamin B, serta mineral seperti potasium, mangan, dan magnesium. Buah ini juga menyimpan pati resisten yang tidak dicerna oleh tubuh melainkan menjadi bakteri menguntungkan di saluran pencernaan.

    Pisang termasuk buah yang sangat praktis untuk sarapan. Buah ini dapat dikombinasikan dengan oatmeal, roti, atau yogurt. Bisa juga jadikan pisang sebagai base untuk adonan pancake maupun dicampurkan ke dalam smoothie atau jus.

    4. Kiwi

    Meski kurang populer, ternyata kiwi cocok lho dijadikan menu sarapan.

    Kandungan seratnya yang tinggi dapat membuat kenyang lebih lama dan menjaga kesehatan pencernaan. Buah ini juga kaya akan vitamin C yang bantu meningkatkan kekebalan tubuh.

    Sebagai menu sarapan, kiwi bisa dijadikan topping atau campuran oatmeal. Buah ini juga dapat dikombinasikan dengan beberapa buah dan sayur lain untuk membuat smoothie hijau.

    5. Bluberi

    Bluberi termasuk buah tinggi serat sehingga baik dimakan untuk sarapan. Di samping itu, buah ini juga mengandung vitamin C, mangan, dan fitonutrien yang disebut polifenol yang memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, serta bantu melindungi kesehatan jantung.

    Untuk sarapan, bluberi dapat dipadukan dengan oatmeal, pancake, puding chia, waffle, maupun topping smoothie bowl. Atau bisa juga dijadikan base untuk membuat smoothie segar.

    6. Melon

    Melon kaya akan vitamin A, C, potasium, dan serat. Kandungan airnya yang sangat tinggi juga terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan di pagi hari. Poin plusnya pula, melon rendah kalori lho sehingga cocok untuk pelaku diet.

    Sebagai menu sarapan, melon dapat dikombinasikan dengan yogurt dan buah-buahan lain untuk dijadikan fruits bowl. Bisa juga dijadikan topping oatmeal atau campuran smoothie.

    7. Delima

    Walau delima terdengar aneh untuk sarapan, tapi buah ini punya segudang manfaat lho. Biji delima merupakan sumber antioksidan yang bantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Khasiatnya ini juga telah diteliti dapat mencegah kanker prostat, usus besar, paru-paru, dan payudara.

    Selain itu, buah ini juga kaya akan vitamin C, K, potasium, serat, dan folat. Untuk menu sarapan bergizi, biji delima dapat dipadukan dengan semangkuk yogurt atau oatmeal.

    Nah, itu tadi penjelasan manfaat sarapan buah dan buah apa saja yang bagus dikonsumsi di pagi hari. Namun perlu digarisbawahi, secara keseluruhan buah memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Jadi, bukan sebatas manfaat yang telah disebutkan di atas.

    (azn/inf)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Buah untuk Menghentikan Diare dan Makanan yang Perlu Dihindari

    Jakarta

    Mengkonsumsi dan menghindari makanan/minuman tertentu bisa membantu mengatasi diare. Saat sedang diare, kita perlu makanan yang bisa menyerap sejumlah air dari tinja.

    Pasalnya, diare adalah kondisi saat buang air besar kita cair/encer. Berikut adalah pilihan makanan yang dapat membantu menghentikan diare pulih lebih cepat.

    Buah untuk Menghentikan Diare

    Pisang dan selai apel termasuk buah yang bermanfaat untuk menghentikan diare. Jika mengalami diare, maka cobalah untuk pertimbangkan makanan berikut.


    1. Pisang

    Penelitian tahun 2020 oleh Sarmin M, dkk. dari Nutrition and Clinical Services Division dan International Centre for Diarrhoeal Disease Research, Bangladesh, mengungkapkan bahwa kandungan resisten yang tinggi pada pisang mentah bisa membantu mengeluarkan kelembapan dari tinja.

    Pisang akan mengikat untuk membantu mengencangkan tinja. Hal ini akan mengurangi gejala diare.

    2. Selai Apel

    Tidak seperti apel mentah utuh, saus apel akan dipecah menjadi bentuk yang mudah dicerna. Sehingga, ini adalah pilihan yang baik untuk penderita diare.

    Dalam buku Diarrhea oleh Valerie Nemeth dan Nicholas Pfleghaar yang dimuat situs National Library of Medicine, penyedia layanan kesehatan meresepkan diet BRAT, jenis diet rendah serat yang sering diresepkan untuk mengobati diare jangka pendek.

    BRAT adalah singkatan dari pisang, nasi, apel, dan roti panggang (The banana, rice, applesauce, and toast).

    American Family Physician (AFP), menjelaskan bahwa jika mengalami diare kita tidak perlu membatasi diri pada diet BRAT. Makanan lain, seperti biskuit tawar, sumber protein rendah lemak, biasanya juga bisa ditoleransi dengan baik ketika sedang diare.

    Makanan yang Harus Dihindari saat Diare

    Ada jenis makanan dan minuman yang bisa membuat diare semakin parah, karena bisa menyebabkan gas dan kembung.

    Berikut adalah minuman dan makanan yang tidak boleh dimakan saat diare:

    • Gorengan dan makanan berminyak.
    • Buah-buahan dan sayur-sayuran yang bisa menimbulkan gas. Contohnya, buncis, brokoli, paprika, buncis, kacang polong, beri, plum, jagung, dan sayuran berdaun hijau.
    • Kafein.
    • Alkohol dan minuman berkarbonasi.
    • Susu atau produk susu.

    Langkah Menghentikan Diare

    Selain mengubah pola makan, ada beberapa cara lain untuk mengatasi diare. Dikutip dari Medlineplus, berikut adalah perawatan tambahan sebagai langkah-langkah menghentikan diare:

    • Makanlah dalam porsi kecil, tapi lebih sering. Pasalnya makan dalam porsi besar bisa memperburuk diare. Jadi, pilihlah porsi kecil yang paling mudah dicerna.
    • Tetap terhidrasi dengan meminum air yang cukup. Kamu bisa tambahkan cairan seperti kaldu dan minuman olahraga sepanjang hari.
    • Hindari aktivitas berat. Istirahatlah jika memungkinkan, karena hal ini bisa menghindari kamu dari demam dan rasa lemas atau pusing.
    • Mengkonsumsi obat yang dijual bebas (OTC) yang bisa membantu mengobati jenis diare, seperti Pepto-Bismol atau Imodium.

    Penting untuk diketahui, diare memiliki beragam jenis yang masing-masingnya penyebab berbeda. Diare bisa disebabkan oleh infeksi, kondisi medis, pengobatan tertentu atau perawatan medis seperti kemoterapi.

    Konsumsi buah untuk menghentikan diare dan perubahan pola makan yang sudah dijelaskan di atas memang bisa membantu mengurangi gejala diare. Namun, sebaiknya kamu tetap berkonsultasi dengan ahli medis untuk mengobati jenis diare yang dialami.

    (khq/inf)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt