Tag: buah rendah gula

  • Catat! Ini 7 Buah Rendah Gula yang Bantu Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Buah bagus untuk diet. Namun, pilihlah buah yang kandungan gulanya rendah dan nutrisinya tinggi untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

    Gula merupakan salah satu pemicu kenaikan berat badan. Makanan yang tinggi gula cenderung kurang mengenyangkan, sehingga memicu orang makan lebih banyak.

    Selain gula tambahan, gula yang terkandung pada buah pun harus dibatasi. Kamu bisa memilih buah yang rendah gula, tapi tinggi nutrisi untuk melancarkan diet.


    Dikutip dari Hindustan Times (16/04/24) berikut 7 buah rendah gula yang ampuh menurunkan berat badan.

    1. Jeruk

    10 Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin Beserta Saran Porsi yang TepatJeruk bagus untuk menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/MmeEmil

    Jeruk berukuran sedang rata-rata mengandung sekitar 14 gram gula yang dapat dicerna. Jumlah ini baik, karena tidak berlebihan sehingga bagus dimakan untuk diet.

    Selain itu, jeruk merupakan sumber vitamin C yang baik. Vitamin ini dapat berperan sebagai antioksidan yang akan menghalau radikal bebas dan membakar lemak.

    2. Strawberry

    Buah berry merupakan buah yang cocok untuk diet karena kandungan gulanya rendah. Salah satunya buah strawberry. Dalam 8 buah strawberry terdapat 8 gram gula.

    Strawberry dikemas dengan serat, sehingga dapat melancarkan proses metabolisme. Metabolisme yang lancar akan mempermudah untuk menurunkan berat badan.

    3. Blueberry

    BlueberryBlueberry rendah gula, sehingga bagus untuk diet. Foto: iStock

    Sama halnya dengan strawberry, buah berry yang satu ini juga merupakan pilihan yang baik untuk diet. Dalam 100 gram buah blueberry mengandung 4-5 gram gula.

    Selain itu, juga ditemukan 5,3 gram serat dan 1,39 protein yang bagus untuk proses penurunan berat badan. Protein akan memberi rasa kenyang lebih lama, sehingga mendorong kamu agar tidak ngemil yang tak sehat.

    Buah rendah gula untuk menurunkan berat badan ada di halaman selanjutnya.

    4. Kiwi

    Ilustrasi buah kiwiIlustrasi buah kiwi Foto: Getty Images/iStockphoto/panida wijitpanya

    Kiwi memiliki rasa yang manis dan asam. Buah berwarna kehijauan ini kaya akan serat sekaligus vitamin C. Nutrisi tersebut cocok untuk menurunkan berat badan.

    Selain itu, buah ini juga memiliki indeks glikemik yang rendah. Meskipun mengandung gula, tetapi dapat dilepas lebih lambat dan menekan lonjakan gula darah.

    5. Apel

    Apel kerap dijadikan sebagai makanan sehat untuk diet. Apel rendah kalori dan tinggi serat. Sebuah studi menemukan bahwa rutin makan apel ampuh menurunkan berat badan.

    Peneliti mengungkap bahwa buah-buahan yang rendah kalori lebih mengenyangkan. Kandungan gulanya yang rendah juga mendukung proses penurunan berat badan sekitar 0.56 kg per porsi harian selama periode 4 tahun.

    6. Kelapa

    Fresh Coconut Water Drink in glass with coconut leaf on wooden  backgroundBuah kelapa mengandung lemak sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/PitchyPix

    Buah kelapa juga rendah gula. Buah yang menyegarkan ini pun dikemas dengan lemak sehat yang membantu memperlambat pencernaan gula, sehingga bisa bikin kenyang tahan lama.

    Selain itu, kelapa juga memiliki kandungan trigliserida, sejenis lemak yang diproses oleh tubuh sebagai sumber energi dan tidak disimpan sebagai lemak.

    7. Semangka

    Rendah gula dan tinggi kandungan air, buah semangka bagus dikonsumsi bagi pelaku diet. Kalorinya juga rendah, dalam 100 gram semangka hanya terdapat 30 kalori.

    Selain itu, buah semangka juga 05 lemak jenuh. Terdapat kandungan air sekitar 92% yang bisa menghindari tubuh dan membantu menurunkan berat badan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Buah Rendah Gula dan Karbohidrat yang Harus Dikonsumsi Setiap Hari


    Jakarta

    Beberapa buah ini dianggap buruk karena banyak yang salah mengira soal kandungan gula dan karbohidratnya. Padahal karbohidratnya rendah dan justru tinggi nutrisi.

    Pada dasarnya, buah merupakan makanan alami yang sangat menyehatkan. Buah dikemas dengan berbagai nutrisi penting, seperti vitamin, serat, protein, dan antioksidan.

    Meskipun rasanya manis, tetapi bukan berarti memiliki kandungan gula yang tinggi. Buah mengandung gula secara alami dan jumlahnya masih dalam taraf aman.


    Begitu juga dengan buah yang punya kandungan karbohidrat. Alih-alih dapat menaikkan berat badan, buah justru bisa jadi pengganti makanan yang lebih aman untuk diet.

    Dikutip dari Eating Well (16/04/24) berikut ini 5 buah yang dianggap buruk padahal menyehatkan.

    1. Semangka

    5 Manfaat Sehat Jika Rajin Makan Semangka Saat Musim PanasBuah rendah gula dan tinggi kadar air. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

    Semangka merupakan buah dengan kadar air yang tinggi, bahkan mencapai 92%. Menurut penelitian tahun 2020, semangka kaya akan antioksidan yang disebut sebagai likopen.

    Likopen merupakan karotenoid yang memberikan warna merah pada semangka dan memiliki sifat antiinflamasi. Manfaatnya dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung.

    Selain itu, studi Farmakologi juga menemukan bahwa semangka mampu mencegah penyakit diabetes. Temuan ini menghalau kekhawatiran banyak orang akan rasa manis buah semangka.

    Meskipun rasanya manis, dalam 100 gram semangka mengandung 6 gram gula. Jumlah ini masih dalam batas wajar.

    2. Jeruk

    Jeruk merupakan sumber vitamin C yang baik. Dalam 100 gram buah jeruk mengandung 53,2 mg vitamin C. Ini memberikan hampir 100% kebutuhan vitamin C harian.

    Vitamin C tersebut dapat berperan sebagai antioksidan. Sebuah studi tahun 2023 di CUreus menunjukkan bahwa vitamin C bisa melindungi tubuh dari stres oksidatif dan peradangan.

    Buah yang manis dan berair ini juga kaya akan serat, sehingga membantu kamu kenyang lebih lama. Buah jeruk juga dikemas dengan folat alami untuk kesehatan otak dan saraf.

    Selain itu, kandungan gulanya juga terbilang rendah meskipun rasanya manis. Dalam 100 gram jeruk kandungan gulanya sekitar 9.35 gram.

    Buah yang rendah gula dan tinggi nutrisi ada di halaman selanjutnya.

    3. Mangga

    Ilustrasi manggaBuah mangga mengandung polifenol dalam jumlah yang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Clovera

    Mangga merupakan buah-buah yang paling disukai di dunia karena rasanya yang manis dan menyegarkan. Selain itu, mangga juga dikemas dengan nutrisi penting.

    Mulai dari potassium, folat, serat, vitamin A, dan vitamin C. Menurut United States Department of Agriculture (USDA) kandungan polifenol pada mangga sangat penting.

    Itu merupakan senyawa alami yang dapat memberi pengaruh positif pada meningkatkan tekanan darah, peradangan, kesehatan jantung, dan resistensi insulin menurut studi di Journal of Food Biochemistry.

    Peneliti mengungkap bahwa makan mangga dikaitkan dengan kualitas makanan yang lebih baik secara keseluruhan, termasuk asupan gula yang rendah. Dalam 100 gram mangga mengandung 13,7 gram gula.

    4. Pisang

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainPisang mengandung karbohidrat yang cocok untuk menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Pisang kerap menjadi momok karena kandungan karbohidratnya. Padahal jumlah karbohidratnya masih dalam taraf aman. Dalam 100 gram pisang mengandung 23 gram karbohidrat.

    Bahkan penelitian tahun 2021 di Frontiers in Oncology mengungkap bahwa buah pisang dapat menurunkan risiko penyakit kronis serta membantu menurunkan berat badan.

    Pisang juga menyediakan senyawa bioaktif termasuk karotenoid, fenolik, dan fitosterol. Menurut peneliti, senyawa tersebut dapat melawan berbagai jenis kanker.

    Tak hanya itu, pisang juga sumber pati resisten yang sangat baik. Itu merupakan serat prebiotik yang memberi makanan bakteri baik ke usus, sehingga mendukung kesehatan tubuh menyeluruh.

    5. Nanas

    Beberapa orang menghindari buah nanas karena rasanya yang manis. Dengan begitu, banyak yang beranggapan bahwa buah nanas dapat menyebabkan diabetes.

    Padahal, dalam 100 gram nanas mengandung gula sebanyak 9,26 gram. Selain itu, buah ini juga mengandung polifenol yang dapat melindungi dari peradangan menurut studi 2020 di Food Research International.

    Ada juga kandungan enzim bromelain yang dapat membantu melancarkan sistem pencernaan di usus. Tak hanya itu, enzim tersebut juga dapat memecah protein, karenanya bisa melunakkan daging sebelum dimasak.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com