Tag: cara menyimpan makanan

  • 5 Makanan Tinggi Protein yang Ampuh Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Makanan yang mengandung protein dapat membantu menurunkan berat badan. Karenanya, simpanlah di dalam freezer untuk menjaga nutrisi dan kesegarannya.

    Makanan yang penuh nutrisi tentu memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Misalnya makanan yang dikemas dengan protein akan membantu menurunkan berat badan.

    Protein pada makanan tersebut berperan memberi energi dan rasa kenyang yang lama, sehingga mendorong kamu untuk tidak ngemil atau makan berlebihan.


    Beberapa makanan tinggi protein tersebut akan lebih baik disimpan di dalam freezer. Cara ini untuk menjaga kesegaran dan mempertahankan nutrisinya.

    Dikutip dari Your Tango (02/01/24) berikut 5 makanan tinggi protein yang bisa bantu menurunkan berat badan.

    1. Ikan

    salted raw dry cod fish on dishIkan cod ilustrasi Foto: iStock

    Protein merupakan nutrisi yang penting jika kamu ingin menurunkan berat badan. Protein akan berperan memberikan rasa kenyang yang lama.

    Salah satu sumber protein yang baik adalah ikan dan seafood. Agar kandungan proteinnya tidak hilang, sebaiknya simpan ikan di dalam freezer.

    Selain tinggi protein, ikan dan seafood juga rendah kalori dibandingkan daging sapi. Misalnya dalam 100 gram ikan cod mengandung protein sebanyak 19,2 gram.

    2. Edamame

    Untuk protein nabati kamu bisa dapatkan dari mengonsumsi edamame. Dalam 100 gram edamame, terdapat kandungan protein sebanyak 11 gram.

    Menyimpan edamame dalam freezer selain akan membuat lebih segar, juga akan mempertahankan kandungan proteinnya. Selain protein, edamame juga kaya dengan nutrisi lainnya.

    Mulai dari kalsium, seng, vitamin C, vitamin A, dan magnesium. Nutrisi tersebut akan membantu menurunkan berat badan secara signifikan.

    3. Buah Berry

    Fresh organic blueberrys on the bush. Vivid colorsIlustrasi blueberry Foto: iStock

    Rutin mengonsumsi buah berry akan memenuhi kebutuhan protein. Dalam 100 gram buah berry terdapat kandungan protein sebanyak 0,7 gram.

    Buah berry enak dimakan langsung atau diolah menjadi smoothie. Namun yang jelas, buah berry yang disimpan di dalam freezer akan meningkatkan cita rasa.

    Selain itu, juga bisa mempertahankan jumlah protein di dalamnya. Buah berry juga kaya akan antioksidan dan nutrisi lainnya yang mendukung penurunan berat badan.

    4. Kaldu tulang

    Kaldu tulang yang buatan sendiri juga merupakan sumber protein yang baik. Dengan menyimpan di dalam freezer akan menjaga kuah kaldu tetap segar.

    Dengan begitu, kandungan protein akan tetap terjaga. Dalam 100 gram kaldu ayam menyimpan protein sebanyak 28.69 gram. Protein itu berperan memberi energi pada tubuh.

    Selain itu, juga terdapat kandungan kolagen yang mencakup asam amino. Nutrisi itu berperan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan dikaitkan dengan penurunan berat badan.

    5. Sayuran

    Khasiat sayur bayam untuk menu sarapanIlustrasi sayur bayam, Foto: iStock

    Sayuran yang dibekukan merupakan sumber vitamin, serat, dan protein. Mengonsumsi sayuran beku bahkan bisa mengurangi risiko diabetes, jantung, dan kanker.

    Sayuran juga rendah kalori, sehingga akan membantu melancarkan usaha penurunan berat badan. Kamu bisa memilih antara bayam, brokoli, kol, dan kangkung.

    Bayam jadi salah satu jenis sayur favorit. Dalam 100 gram bayam menyimpan 2,9 gram protein. Jumlah tersebut bisa membantu memberi rasa kenyang dan tahan lama.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Tinggi Protein yang Ampuh Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Makanan yang mengandung protein dapat membantu menurunkan berat badan. Karenanya, simpanlah di dalam freezer untuk menjaga nutrisi dan kesegarannya.

    Makanan yang penuh nutrisi tentu memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Misalnya makanan yang dikemas dengan protein akan membantu menurunkan berat badan.

    Protein pada makanan tersebut berperan memberi energi dan rasa kenyang yang lama, sehingga mendorong kamu untuk tidak ngemil atau makan berlebihan.


    Beberapa makanan tinggi protein tersebut akan lebih baik disimpan di dalam freezer. Cara ini untuk menjaga kesegaran dan mempertahankan nutrisinya.

    Dikutip dari Your Tango (02/01/24) berikut 5 makanan tinggi protein yang bisa bantu menurunkan berat badan.

    1. Ikan

    salted raw dry cod fish on dishIkan cod ilustrasi Foto: iStock

    Protein merupakan nutrisi yang penting jika kamu ingin menurunkan berat badan. Protein akan berperan memberikan rasa kenyang yang lama.

    Salah satu sumber protein yang baik adalah ikan dan seafood. Agar kandungan proteinnya tidak hilang, sebaiknya simpan ikan di dalam freezer.

    Selain tinggi protein, ikan dan seafood juga rendah kalori dibandingkan daging sapi. Misalnya dalam 100 gram ikan cod mengandung protein sebanyak 19,2 gram.

    2. Edamame

    Untuk protein nabati kamu bisa dapatkan dari mengonsumsi edamame. Dalam 100 gram edamame, terdapat kandungan protein sebanyak 11 gram.

    Menyimpan edamame dalam freezer selain akan membuat lebih segar, juga akan mempertahankan kandungan proteinnya. Selain protein, edamame juga kaya dengan nutrisi lainnya.

    Mulai dari kalsium, seng, vitamin C, vitamin A, dan magnesium. Nutrisi tersebut akan membantu menurunkan berat badan secara signifikan.

    3. Buah Berry

    Fresh organic blueberrys on the bush. Vivid colorsIlustrasi blueberry Foto: iStock

    Rutin mengonsumsi buah berry akan memenuhi kebutuhan protein. Dalam 100 gram buah berry terdapat kandungan protein sebanyak 0,7 gram.

    Buah berry enak dimakan langsung atau diolah menjadi smoothie. Namun yang jelas, buah berry yang disimpan di dalam freezer akan meningkatkan cita rasa.

    Selain itu, juga bisa mempertahankan jumlah protein di dalamnya. Buah berry juga kaya akan antioksidan dan nutrisi lainnya yang mendukung penurunan berat badan.

    4. Kaldu tulang

    Kaldu tulang yang buatan sendiri juga merupakan sumber protein yang baik. Dengan menyimpan di dalam freezer akan menjaga kuah kaldu tetap segar.

    Dengan begitu, kandungan protein akan tetap terjaga. Dalam 100 gram kaldu ayam menyimpan protein sebanyak 28.69 gram. Protein itu berperan memberi energi pada tubuh.

    Selain itu, juga terdapat kandungan kolagen yang mencakup asam amino. Nutrisi itu berperan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan dikaitkan dengan penurunan berat badan.

    5. Sayuran

    Khasiat sayur bayam untuk menu sarapanIlustrasi sayur bayam, Foto: iStock

    Sayuran yang dibekukan merupakan sumber vitamin, serat, dan protein. Mengonsumsi sayuran beku bahkan bisa mengurangi risiko diabetes, jantung, dan kanker.

    Sayuran juga rendah kalori, sehingga akan membantu melancarkan usaha penurunan berat badan. Kamu bisa memilih antara bayam, brokoli, kol, dan kangkung.

    Bayam jadi salah satu jenis sayur favorit. Dalam 100 gram bayam menyimpan 2,9 gram protein. Jumlah tersebut bisa membantu memberi rasa kenyang dan tahan lama.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kesalahan Umum Menyimpan Makanan Ini Justru Berbahaya Bagi Kesehatan


    Jakarta

    Banyak orang membeli makanan lebih banyak untuk jadi stok. Namun, perlu diperhatikan cara menyimpan dan menyiapkan makanan kembali agar tak membahayakan kesehatan.

    Perlu perhatian khusus dalam menyimpan dan menyiapkan makanan. Jika sembarangan, bisa berisiko membahayakan kesehatan. Salah satunya, seseorang bisa mengalami keracunan makanan atau terinfeksi bakteri karena racun dari makanan yang disimpan atau disiapkan dengan cara salah.

    Selain bakteri mikroorganisme berbahaya, jamur yang tumbuh di makanan bisa membuat sakit. Ketika seseorang menikmati makanan yang sudah tercemar jamur, bakteri, atau mikroorganisme lainnya, kemungkinan bisa menyebabkan gejala sakit perut, diare, mual, muntah, hingga demam.


    Masalah jangka panjang akibat mengonsumsi makanan yang tidak aman ini bisa berakibat kerusakan otak dan saraf. Parahnya lagi, bisa menyebabkan seseorang meninggal dunia jika memang ada penyakit bawaan.

    Oleh karena itu, menyimpan dan menyiapkan makanan dengan benar dapat membantu menurunkan risiko yang membahayakan kesehatan. Hindari kesalahan umum ini saat menyimpan dan menyiapkan makanan, seperti yang dirangkum dari healthdigest.com (27/11).

    1. Memasukkan terlalu banyak makanan ke kulkas

    7 Tips Menyimpan Makanan di Kulkas Agar Tak Cepat BusukMenyimpan terlalu banyak makanan di kulkas bukanlah pilihan yang tepat dan justru membahayakan. Foto: Getty Images/iStockphoto/JulieAlexK

    Kulkas memang menjadi tempat yang paling pas untuk menyimpan sejumlah makanan. Namun, jangan terlalu banyak mengisi kulkas dengan makanan.

    Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengingatkan, memasukkan terlalu banyak makanan ke dalam kulkas dapat menyebabkan makanan tidak bisa tersimpan dengan baik.

    Toby Amidor, seorang ahli diet terdaftar menjelaskan aliran udara di kulkas penting untuk penyimpanan makanan yang baik. Namun, memasukkan terlalu banyak makanan ke kulkas mengakibatkan berkurangnya aliran udara. Sehingga, makanan tidak bisa disimpan pada suhu tepat. Jika hal ini terjadi, kemungkinan bakteri bisa berkembang lebih banyak.

    Menyimpan terlalu banyak makanan di kulkas juga mengakibatkan keracunan makanan. Sebab, dapat mempengaruhi suhu di kulkas dan ada potensi pertumbuhan bakteri.

    Selain itu perlu juga memastikan makanan disimpan pada suhu tepat. FDA merekomendasikan agar kulkas sebaiknya dijaga dalam suhu 4,4 derajat celcius atau lebih rendah, Jangan lupa membersihkan kulkas secara teratur.

    2. Salah menyimpan telur di kulkas

    Apa Benar Simpan Telur Paling Ideal di Rak Pintu Kulkas?Telur juga sebaiknya tidak disimpan dalam rak khusus di kulkas seperti ini. Lebih baik di bagian terdingin kulkas. Foto: Getty Images/iStockphoto/Thai Liang Lim

    Telur sebaiknya disimpan di tempat yang benar di kulkas. Vlatka Lake, manajer pemasaran di perusahaan penyimpanan mengungkap kepada Reader’s Digest, pintu kulkas biasanya punya tempat khusus untuk menyimpan telur. Meskipun begitu, Lake menyatakan kalau itu bukanlah tempat yang tepat untuk menyimpan telur.

    Produsen mungkin telah mensterilkan bagian cangkang telur, tetapi bukan berarti cangkang itu terhindar dari bakteri. Begitu juga dengan ayam penghasil telur yang mungkin terlihat sehat, tetapi mereka bisa memiliki bakteri salmonella. Pada akhirnya, bakteri itu juga bisa ditemukan di dalam telur ayamnya.

    Oleh karena itu, telur sebaiknya disimpan di rak paling bawah kulkas karena itu menjadi bagian terdingin.

    Kesalahan umum lainnya yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Menyimpan sayuran dan buah yang masih basah di dalam kulkas

    Sayuran dan buah memang perlu dicuci dan dibersihkan, Namun, jika ingin disimpan dalam kulkas, jangan biarkan sayuran atau buah masih dalam keadaan basah. Sebab, hal ini memungkinkan bakteri berkembang di dalamnya.

    Menurut University of Lowa Healthcare, bakteri dapat berkembang biak dalam kondisi tertentu. Makanan yang mengandung air dan memiliki kelembapan tinggi dapat membantu pertumbuhan bakteri.

    Untuk mengurangi kemungkinan bakteri tumbuh pada buah dan sayuran, WebMD rekomendasikan untuk mencucinya sebelum dikonsumsi. Namun, pastikan buah dan sayuran sudah benar-benar kering sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam kulkas.

    4. Menyimpan makanan dalam wadah plastik

    Tips Simpan Makanan di Kulkas Menggunakan WadahJangan gunakan wadah plastik untuk menyimpan makanan di kulkas. Lebih baik wadah kaca. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Makanan sisa atau stok bahan makanan seringkali disimpan dalam wadah plastik. Meskipun hal ini lumrah, tetapi ahli diet terdaftar Keri Glassman menyebutkan menyimpan makanan di dalam wadah dapat menyebabkan bahan kimia di dalam plastik masuk ke makanan. Salah satu bahan kimia yang berpotensi bahaya adalah bisphenol A atau BPA.

    BPA di dalam wadah makanan bisa masuk ke dalam makanan yang disimpan di wadah tersebut. BPA juga dapat berdampak negatif pada otak dan prostat. Itu juga mampu menimbulkan masalah kesehatan lainnya, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes tipe-3, hingga peningkatan tekanan darah.

    Temuan yang diungkap Health Digest juga menunjukkan BPA bisa berdampak buruk pada janin, bayi, dan anak-anak. Jika ingin menyimpan makanan, sebaiknya masukkan ke dalam wadah selain plastik. Misalnya kaca yang menjadi pilihan lebih baik.

    5. Menyimpan daging, ikan, seafood di tempat salah

    Simpan daging di freezerDaging, ayam, atau ikan, sebaiknya disimpan di tempat terpisah karena jika digabung, cairannya bisa mengkontaminasi makanan lain. Foto: iStock

    Bahan makanan seperti daging, ikan, atau seafood lainnya juga tidak boleh sembarangan disimpan. WebMd mengungkap, menyimpan bahan makanan itu di rak kulkas paling atas bisa mencemari makanan lain. Sekalipun mungkin ada sekat di antara rak.

    Cairan dari daging, atau ikan dapat menetes ke makanan lain, terutama jika disimpannya di rak paling atas. Cairan ini mengandung bakteri beragam, misalnya campylobacter.

    Jika makanan yang terkena tetesan cairan dari daging atau ayam mentah dikonsumsi, bisa menyebabkan gejala infeksi berupa mual, muntah, dan diare, Bakteri, seperti campylobacter juga dapat menyerang sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    (aqr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson