Tag: contohnya

  • Gaji Rp 5 Juta Tapi Masih Nanggung Cicilan? Ini Tipsnya

    Jakarta

    Mengatur keuangan dengan bijak menjadi kunci agar penghasilan bulanan tak lewat begitu saja. Misalnya, jika kamu memiliki penghasilan Rp 5 juta per bulan namun masih memiliki cicilan, tentu butuh pengelolaan keuangan yang tepat untuk tetap hidup secara layak.

    Pada dasarnya, permasalahannya tidak selalu terletak pada besarnya penghasilan, melainkan pada cara seseorang mengatur pengeluaran hariannya. Di sinilah pentingnya perencanaan keuangan yang cermat dan disiplin.

    Hidup dengan gaji Rp 5 juta tetap bisa terasa cukup, bahkan memungkinkan untuk menabung, asalkan kita mampu menentukan prioritas dan menekan pengeluaran yang tidak perlu. Beberapa strategi ini dapat diterapkan agar kebutuhan tetap terpenuhi dan kewajiban cicilan tidak terabaikan.


    5 Tips Kelola Gaji Rp 5 Juta Meski Punya Cicilan

    1. Susun Rencana Pengeluaran

    Langkah pertama adalah membuat rencana pengeluaran dengan memprioritaskan kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, cicilan, sewa tempat tinggal, hingga asuransi dan tabungan. kamu juga bisa menghitung kebutuhan bulanan secara harian.

    Misalnya, sisihkan Rp100.000 per hari untuk mengamankan dana sewa kos di akhir bulan. Selain itu, gunakan cara seperti 40% untuk kebutuhan harian, 30% untuk cicilan, 20% untuk tabungan/investasi, dan 10% untuk sedekah.

    2. Tetapkan Pos Anggaran

    Begitu gaji diterima, langsung pisahkan sesuai pos-pos yang telah dibuat. Jangan menunda pembagian ini karena uang bisa saja terpakai untuk hal-hal di luar rencana. Disiplin membagi anggaran adalah langkah penting untuk menghindari kebocoran finansial.

    3. Tetap Siapkan Dana Darurat

    Pandemi mengajarkan pentingnya memiliki dana cadangan. Dana darurat ini bisa menyelamatkan saat masa-masa sulit, seperti kehilangan pekerjaan atau kondisi darurat lainnya. Idealnya, siapkan dana minimal enam kali pengeluaran bulanan.

    4. Catat Semua Pengeluaran

    Agar rencana pengeluaran tetap pada jalurnya, catat semua transaksi harian kamu. Dengan begitu, kamu bisa mengevaluasi mana pengeluaran yang perlu dikurangi atau dialihkan. Evaluasi rutin akan membantu mengontrol belanja dan merapikan arus kas setiap bulannya.

    5. Sisihkan untuk Tabungan dan Investasi

    Selain menabung, mulailah berinvestasi agar uang yang dimiliki bisa berkembang. Keduanya bertujuan untuk membangun masa depan finansial yang lebih stabil. Jika dana terbatas, pilih mana yang lebih mendesak, tabungan atau investasi.

    Misalnya, kamu bisa menyisihkan gaji bulanan dengan berinvestasi emas. Dengan konsisten dan disiplin menjalankan tips ini, keuangan akan lebih sehat dan siap menghadapi masa depan tanpa khawatir gaji habis di awal bulan.

    Hindari Beli Barang-barang Ini!

    Perencana Keuangan Risza Bambang berpendapat penting bagi pekerja dengan gaji Rp 5 juta untuk mengontrol gaya hidup, termasuk memilih barang-barang yang dibeli.

    “Banyak orang membuang dana untuk hal-hal yang sebenarnya bukan kebutuhan pokok contohnya merokok, jajan tidak terkontrol, pilihan tempat tinggal dan transportasi yang tidak efisien walau kelihatannya baik dan rekreasi berlebihan. Tanpa disadari hal-hal seperti di atas akan menghabiskan anggaran yang sudah cekak tersebut,” sambung Risza.

    Sebagai contoh alih-alih membeli kopi dari brand internasional dengan harga yang relatif mahal, yang bersangkutan dapat membeli kopi dari brand lokal dengan harga yang lebih terjangkau. Kemudian yang bersangkutan juga bisa membawa bekal dari rumah daripada membeli makan siang di luar, dan lain sebagainya.

    Risiko Jika Tak Atur Gaji dengan Baik

    Fungsi utama dari mengatur gaji Rp 5 juta atau setara UMP Jakarta adalah untuk ngebantu kamu supaya bisa mengambil keputusan-keputusan keuangan dengan lebih baik, termasuk juga keputusan untuk ke mana saja mengalokasikan uang yang kamu punya dalam jangka waktu tertentu.

    Dengan mengatur gaji atau kerap disebut sebagai personal budgeting kamu bisa menghindari berbagai persoalan finansial ke depan. Berdasarkan situs resmi gopay, berikut Hal-hal yang bisa terjadi kalau tak mengatur gaji dengan baik.

    1. Selalu Merasa Kekurangan

    Tanpa personal budgeting atau mengatur gaji bulanan, akan mudah sekali buat kamu kehilangan kepekaan terhadap pendapatan dan pengeluaran, dan membuat kamu selalu merasa kekurangan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Jika hal ini berulang, maka bisa menjadi penyebab stres yang berkelanjutan.

    2. Terlambat dalam Membayar Tagihan

    Mengelola jadwal pembayaran tagihan bisa menjadi tak terkontrol tanpa budgeting yang baik, dan bisa berimbas pada munculnya kewajiban untuk membayar denda keterlambatan pembayaran.

    3. Terjebak Dalam Utang yang Tidak Terkendali

    Karena sering mengalami kekurangan untuk memenuhi kebutuhan, banyak kemudian di antara kita yang akhirnya harus berutang tanpa disertai kemampuan untuk membayar sesuai kesepakatan. Jika dibiarkan terus menerus, maka siklus gali lobang tutup lobang menjadi sulit banget buat dihindari.

    4. Nggak Punya Tabungan Cukup untuk Keperluan Darurat

    Tanpa punya personal budgeting, keperluan mendadak seperti reparasi kendaraan, biaya berobat dan biaya mengantisipasi musibah, bisa membuat keuangan kamu goyang dengan mudah.

    5. Sulit Mencapai Tujuan-tujuan Keuangan

    Nggak akan terbayang gimana caranya untuk bisa mewujudkan tujuan-tujuan keuangan yang lebih besar seperti membeli kendaraan untuk keluarga, hunian, biaya pendidikan anak, ataupun dana persiapan pensiun, tanpa diawali kebiasaan mengelola personal budgeting.

    Tonton juga video: Kesulitan Bayar Cicilan Kendaraan

    (ily/fdl)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah kaya raya uang اللهم صل على رسول الله محمد
    Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • 4 Cara Tolak Otomatis Panggilan Tidak Dikenal di Android dan iPhone

    Jakarta

    Panggilan dari nomor tidak dikenal patut untuk dihargai, karena bukan nomor yang tersimpan di kontak kita. Selain mengganggu, panggilan tidak dikenal juga bisa jadi sumber penipuan dan spam (spammer atau telemarketer).

    Oleh karena itu, banyak pengguna yang memilih untuk menolak otomatis panggilan tidak dikenal. Simak berbagai cara menyingkirkan penelepon yang tidak dikenal berikut.

    1. Cara Tolak Otomatis Panggilan Tidak Dikenal di Android

    Secara umum, berikut adalah langkah-langkah menolak panggilan tidak dikenal di Android secara otomatis:


    • Buka aplikasi Telepon di smartphone Android kamu
    • Pilih opsi Lainnya (klik titik tiga di bagian kiri atas)
    • Klik Setelan, lalu klik opsi “Nomor yang diblokir” atau “Blokir nomor”
    • Aktifkan opsi “Blokir pemanggil yang Tidak Dikenal” atau “Unknown”.

    2. Cara Tolak Otomatis Panggilan Tidak Dikenal di iPhone

    Dilansir laman Support Apple, kamu bisa pakai fitur “Silence Unknown Callers” atau aplikasi pihak ketiga untuk memblokir panggilan spam dari nomor tidak dikenal.

    Fitur Silence Unknown Callers bisa diaktifkan pada iPhone dengan minimal iOS 13 dan versi yang lebih baru.

    Berikut langkah-langkah untuk mengaktifkan fitur Silence Unknown Callers:

    • Buka Setelan > Telepon
    • Gulir ke bawah, klik Silence Unknown Callers, dan aktifkan fitur tersebut.

    Nantinya, panggilan dari nomor yang tidak dikenal akan dibungkam dan dikirim ke pesan suara. Panggilan tersebut juga akan muncul di daftar panggilan terakhir.

    Tenang saja, kalau panggilan masuk dari kontak kamu, panggilan keluar terkini, dan saran Siri akan terus berdering.

    3. Tolak Otomatis Panggilan Tidak Dikenal Lewat Aplikasi Pihak Ketiga

    Ada juga beberapa aplikasi pihak ketiga yang bisa membantu untuk menolak panggilan tidak dikenal atau memblokir panggilan spam yang masuk.

    Contohnya aplikasi Hiya, RoboKiller, TrueCaller, atau Call Control. Setiap layanan menawarkan juga tingkat premium. Hal ini akan memberikan fitur tambahan jika kamu berlangganan.

    4. Cara Blokir Nomor yang Tidak Dikenal

    Kalau kamu tidak ingin menerima panggilan dari nomor telepon tertentu, kamu memblokirnya. Ketika nomor tersebut mencoba menelpon kamu, telepon kamu akan menolak panggilan tersebut secara otomatis.

    Dikutip dari laman Pusat Bantuan Google, berikut adalah cara blokir nomor dari panggilan tidak dikenal secara otomatis:

    • Buka aplikasi Telepon di HP
    • Klik Lainnya
    • Pilih Pengaturan > Nomor yang diblokir
    • Aktifkan fitur “Tidak Diketahui” atau “Unknown”
    • Klik Blokir /laporkan spam.

    Dengan begitu, panggilan apa pun yang kamu terima dari nomor tersebut ketika diblokir tidak akan ditampilkan dalam riwayat panggilan.

    (khq/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Berapa Cm Ukuran Foto Polaroid? Ini Standar Dimensinya

    Jakarta

    Karena praktis, kamera polaroid banyak dipilih untuk mengabadikan momen. Cukup menekan satu tombol pada kamera, hasil foto polaroid cetak akan langsung keluar dalam hitungan detik. Usai beberapa saat, barulah gambar yang sebelumnya dipotret akan terlihat.

    Untuk mencetaknya, kamu membutuhkan kertas foto khusus polaroid. Ukuran foto perlu diketahui agar kertas yang dibeli sesuai dengan kamera yang digunakan.

    Lantaran hasilnya yang unik, tak sedikit orang membuat sendiri foto ala polaroid menggunakan gambar yang diambil dari kamera lain. Saat hendak mencetaknya, perhatikan pula ukuran foto agar mirip seperti aslinya. Namun, memangnya berapa cm (centimeter) ukuran foto polaroid?


    Ukuran Standar Foto Polaroid

    Meski rata-rata berukuran sebesar dompet, ukuran foto polaroid sebenarnya bervariasi, tergantung tipe kamera yang digunakan. Kamera instan yang umum digunakan seperti dari merek Polaroid dan Fujifilm Instax.

    1. Ukuran Potrait

    Penggemar foto polaroid, Amanda Rachmadita, berupaya menyusuri Gang Sempit-Bangunan Bersejarah di Yogya dengan Kamera Instan, Begini hasil karyanya.Ilustrasi foto polaroid ukuran potrait. Foto: Amanda Rachmadita

    Dilansir situs Polaroid, ukuran foto polaroid yaitu 7,89 x 7,68 cm (78,9 x 76,8 mm) atau 3,1 x 3,02 inci untuk area fotonya. Untuk dimensi kertasnya berukuran total 10,75 x 8,84 cm (107 x 88 mm) atau 4,23 x 3,48 inci. Ini merupakan ukuran standar yang digunakan untuk kamera seperti Polaroid tipe SX-70, 600, dan i-Type.

    Untuk dimensi foto terkecil dari kamera Polaroid Go yaitu 4,7 x 4,6 cm (47 x 46 mm) atau 1,85 x 1,81 inci untuk area foto, dan ukuran bingkainya sekitar 6,66 x 5,39 cm (66,6 x 53,9 mm) atau 2,62 x 2,12 inci.

    Sementara dengan kamera Fujifilm Instax Mini 8, 9, 11, dan 12 contohnya, foto polaroid yang dihasilkan berukuran 6,2 x 4,2 cm (62 x 42 mm) atau 2,44 x 1,65 inci untuk area foto. Sedangkan bingkai totalnya berdimensi 8,6 x 5,4 cm (86 x 54 mm) atau 3,4 x 2,13 inci.

    2. Ukuran Bulat

    Hasil foto dari kamera merek Polaroid dapat dicetak menggunakan round frame atau bingkai bulat. Dimensi untuk fotonya berdiameter 7,68 cm (76,8 mm) atau 3,02 inci dengan area bingkainya berukuran 10,75 x 8,84 cm (107 x 88 mm) atau 4,23 x 3,48 inci.

    3. Ukuran Kotak

    Penggemar foto polaroid, Amanda Rachmadita, berupaya menyusuri Gang Sempit-Bangunan Bersejarah di Yogya dengan Kamera Instan, Begini hasil karyanya.Ilustrasi foto polaroid ukuran kotak. Foto: Amanda Rachmadita

    Foto polaroid juga bisa berbentuk kotak atau square, contohnya hasil kamera Fujifilm Square SQ 1, Square SQ10, Square SQ6, Square Link, SQ 40, dan Share SP3. Ukuran foto yang dihasilkan sebesar 6,2 x 6,2 cm (62 x 62 mm) atau 2,44 x 2,44 inci untuk area foto. Sedangkan kertas foto totalnya berukuran 8,6 x 7,2 cm (86 x 72 mm) atau 3,38 x 2,83 inci.

    Nah, itu tadi standar ukuran foto polaroid dari kamera merek Polaroid dan Fujifilm Instax. Perlu diingat lagi, ukuran foto polaroid bervariasi tergantung jenis kamera yang digunakan ya.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Mau Pasang WiFi? Ini 6 Hal yang Perlu Diperhatikan

    Jakarta

    Dengan jaringan WiFi, kita bisa menjelajahi internet hingga menikmati hiburan streaming. Namun, sebelum memasang WiFi di rumah atau apartemen ada persiapan yang perlu dilakukan.

    Sebelum pasang WiFi, pelajari apa saja yang yang diperlukan seperti berikut ini.

    Hal-hal yang Harus Diperhatikan Saat Memasang WiFi

    Dilansir laman Martin Kaine Electrical, berikut adalah hal yang diperhatikan sebelum pasang WiFi:


    1. Memilih Penyedia Layanan Internet (ISP)

    Kamu perlu membandingkan penyedia ISP yang tersedia di daerah lokasi kamu. Ketahui dan bandingkan faktor kecepatan, keandalan, ulasan pelanggan, dan biayanya.

    Pahami juga ketentuan kontrak juga perlu dipahami. Karena beberapa ISP mungkin menawarkan tarif awal yang menarik di awal. Jadi, pahami durasi promosi ini dan tarif reguler yang akan kamu bayarkan setelahnya.

    2. Pahami Jenis Router

    Pahami berbagai jenis router yang tersedia, ini untuk memaksimalkan kinerja internet dan sesuai dengan kebutuhan rumah kamu. Router tersedia dalam berbagai spesifikasi dan kemampuan.

    Perhatikan juga peringkat kecepatan router. Ini biasanya diukur dalam Mbps atau Gbps, dalam rangka memastikan kecepatannya sesuai dengan kecepatan ISP.

    3. Penempatan Router

    Penempatan router di tengah rumah dan di tempat yang tinggi, biasanya akan lebih memaksimalkan WiFi karena bebas dari halangan.

    Lokasi tersebut merupakan penempatan strategis, yang menjamin distribusi sinyal yang lebih merata di seluruh ruang.

    4. Amankan Jaringan

    Mengamankan jaringan bertujuan menjaga informasi pribadi. Hal ini juga memastikan pengguna yang tidak berwenang tidak bisa mengakses WiFi milikmu.

    Mulailah dengan pakai kata sandi yang kuat untuk jaringan. Gunakan campuran huruf besar dan kecil, angka, serta karakter khusus. Disarankan untuk menghindari kata sandi yang mudah ditebak, contohnya ‘123456’ atau ‘password’.

    Periksa perangkat yang terhubung secara berkala dan segera hapus perangkat yang tidak dikenal. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu dapat meningkatkan keamanan jaringan WiFi rumah.

    5. Perluas Jangkauan WiFi

    Mendapatkan jangkauan WiFi yang ideal di rumah, perlu menempatkan router secara strategis. Didukung juga dengan menggunakan perangkat tambahan seperti extender jangkauan maupun sistem mesh.

    Jadi, usahakan menempatkan router di lokasi yang tinggi dan terpusat untuk memaksimalkan distribusi sinyal. Hindari menaruhnya di dekat dinding tebal atau benda logam, karena bisa menghalangi sinyal.

    6. Periksa Masalah Konektivitas

    Jika mengalami masalah konektivitas dengan WiFi, mulailah periksa apakah router terhubung dengan benar dan menyala.

    Pastikan semua kabel terpasang sesuai dan pastikan lampu indikator daya menyala. Jika semuanya tampak benar, namun koneksi tetap tidak stabil, pertimbanngannya mungkin gangguan sinyal.

    Cobalah pindahkan router ke lokasi yang lebih sentral, serta terbuka untuk meminimalkan hambatan tersebut. Gunakan extender WiFi atau sistem mesh sebagai upaya menghilangkan zona mati dan meningkatkan jangkauan.

    (khq/fds)



    Sumber : inet.detik.com