Tag: cross content cnbc

  • 7 Makanan yang Jadi Obat Alami Ini Tertulis dalam Al Quran dan Hadist


    Jakarta

    Al Quran menjadi petunjuk untuk umat muslim. Tak hanya soal keimanan, tapi juga ada banyak informasi terkait kesehatan di dalamnya, termasuk makanan yang dapat menjadi obat alami.

    Membaca Al Quran bagi muslim tidak hanya membuat muslim diganjar pahala, tapi juga mendapat petunjuk agar hidup lebih baik. Informasi yang tercantum di dalamnya amat luas.

    Selain menjadi obat penyembuh bagi hati dan jiwa, Al Quran juga dapat menjadi obat penyembuh penyakit fisik. Sejumlah obat alami yang disebutkan dalam Al Quran disebut dapat dikonsumsi.


    Lantas apa sajakah itu? Berikut paparannya yang seperti dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber:

    1. Madu

    racikan kopi campur madu yang sehat madu yang sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Madu sejak ribuan tahun lalu telah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, keistimewaan madu untuk kesehatan juga dijelaskan dalam Al Quran Surat An Nahl (Lebah) ayat 69.

    “Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

    Manfaat madu juga telah diteliti oleh sejumlah ahli medis. Mengutip Mayo Clinic, sejumlah studi menunjukkan bahwa madu memiliki manfaat antidepresan, antikonvulsan, dan anti-kecemasan.

    Antioksidan dalam madu dapat bermanfaat untuk penurunan risiko penyakit jantung. Dalam beberapa penelitian, madu juga terbukti membantu mencegah gangguan ingatan hingga perawatan Luka. Penggunaan topikal madu tingkat medis telah terbukti meningkatkan penyembuhan luka, terutama luka bakar.

    2. Zaitun

    Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam.

    Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

    Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, Al-Quran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

    Banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.

    Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat. Manfaat kesehatan dari minyak zaitun dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.

    3. Kurma

    Ilustrasi kurmaIlustrasi kurma Foto: Getty Images/iStockphoto/barmalini

    Kurma merupakan tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam Al Quran. Dalam kitab Mu’jam Al-Mufahras li Al-Fazhil Qur’an, ‘Abd al-Baqi menjelaskan bahwa dalam Al Quran kurma dimuat sebanyak 20 kali dalam 16 surat.

    Salah satu ayat dalam kitab suci yang menyebut kurma adalah Surat Maryam ayat 23-25. Dua ayat tersebut berkisah tentang derita dan rasa sakit yang mendera Maryam ketika hendak melahirkan. Ia bersandar ke pangkal pohon kurma.

    Kemudian Allah melalui malaikat Jibril memerintahkan Maryam untuk menggoyang pangkal kurma itu ke arahnya, kemudian gugurlah buah kurma yang masak, untuk dimakan dan sebagai obat rasa sakit ketika melahirkan.

    Kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi. Manfaat nutrisinya dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.
    Salah satu antioksidan yang terdapat dalam kurma adalah phenolic acid. Zat ini dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

    Studi laboratorium menemukan kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.

    4. Jahe

    5 Makanan Kaki Lima Ini Sudah Ada Ratusan Tahun, Bir Jahe dan Belut RebusJahe. Foto: Ilustrasi iStock/Site

    Sejak ribuan tahun lalu, jahe sudah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, jahe disebut sebagai rempah paling menyehatkan di bumi.

    Tumbuhan herbal ini juga ternyata disebut dalam Al Quran. “Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe.” – QS Al Insan ayat 17.

    Ayat tersebut bercerita mengenai gambaran surga. Allah menyebut bahwa penghuni surga akan diberi minuman dengan campuran jahe.

    Selama bertahun-tahun, sejumlah penelitian modern menemukan manfaat luar biasa dari jahe, mulai dari membunuh bakteri, meredakan mual, mengobati batuk, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.

    5. Habbatus sauda

    Habbatus sauda atau biji jintan hitam berasal dari tanaman subtropis asal Timur Tengah yang telah digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun lalu.

    Keistimewaan jintan hitam ini juga tertulis dalam salah satu hadits. Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam Habatussauda (jintan hitam) terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian.” (Bukhori dan Muslim)

    Manfaat jinten hitam terutama karena senyawa aktif utamanya yang disebut thymoquinone, yang telah menunjukkan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat terapeutik lainnya yang melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit kronis.

    6. Pisang

    Two ripe yellow bananas on the old rough scratched wooden boards background surface. Top viewPisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/PAVEL IARUNICHEV

    Di dalam surah Al-Waqiah ayat 29, Allah menyebutkan buah pisang sebagai buah yang bersusun-susun.

    “Dan orang-orang yang benar, betapa diberkatinya mereka! Mereka akan berada di tengah-tengah pohon bidara yang tidak berduri, rumpun-rumpun pisang, naungan yang luas, air yang mengalir, buah-buahan yang melimpah, tidak pernah pada musimnya, dan tidak terlarang” (QS Al Waqiah 27-33).

    Al Quran menyebutkan secara umum tentang buah-buahan yang dimakan oleh orang-orang di surga, dan secara khusus disebutkan tentang pisang yang memberi tahu kita bahwa pisang termasuk buah yang diberkahi. Pisang adalah tambahan yang bagus untuk sarapan atau camilan pagi karena dikemas dengan potasium, serat, vitamin C, magnesium, dan folat.

    Pisang juga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat, termasuk flavonoid dan amina. Antioksidan ini punya banyak manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantung dan penyakit degeneratif.

    7. Buah tin

    Al Quran punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

    Referensi buah tin dalam ayat Al Quran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

    Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida. Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 6 Obat Alami Tertulis di Al Quran & Hadist, Cek Manfaatnya

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Konsumsi 3 Makanan Ini Saat Sahur agar Tak Cepat Lemas


    Jakarta

    Puasa bisa lebih berenergi jika mengonsumsi makanan yang tepat saat sahur. Hindari 3 jenis makanan ini agar tak cepat lemas selama puasa ramadan.

    Memilih makanan yang tepat saat sahur penting dilakukan untuk memastikan pasokan energi yang stabil seharian. Selain itu, sahur juga merupakan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

    “Makanlah sahur, karena sahur itu ada keberkahannya.” Diriwayatkan oleh al-Bukhaari, 1923; Muslim, 1095.


    Pilihan menu makan saat sahur bisa sangat memengaruhi tubuh saat seharian berpuasa. Melansir MasnadHealth Clinic, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur karena bisa membuat Anda merasa lemas sepanjang hari. Berikut penjelasannya:

    1. Makanan yang terlalu asin

    Keripik Kentang Lewat Tanggal Kedaluwarsa, Masih Aman Dimakan?Keripik Kentang Foto: Ilustrasi iStock

    Garam tidak hanya dapat meningkatkan tekanan darah, tetapi juga dapat membuat Anda merasa sangat haus pada siang hari. Makanan asin yang umum disantap saat sahur antara lain mie instan dan makanan olahan seperti keripik.

    Coba kurangi sedikit garam di makanan Anda dan bandingkan merek makanan kemasan untuk mengetahui mana yang mengandung lebih sedikit garam. Anda dapat melakukan ini dengan memeriksa label nutrisi untuk natrium dan menargetkan 120mg atau kurang per 100g.

    2. Makanan tinggi lemak

    Making oven baked corn flake crumbs chicken nuggets. Series.Chicken nuggets. Foto: iStock

    Lemak sangat penting dalam makanan kita, namun kita sering kali mengonsumsi jenis lemak yang salah dan dalam jumlah yang sangat banyak. Biasanya, makanan yang digoreng sangat populer saat sahur adalah bakwan, nugget, tempe dan tahu.

    Makanan tinggi lemak lainnya yang biasa disantap saat sahur adalah makanan yang banyak mengandung keju, mentega, dan daging olahan. Makanan-makanan tersebut ternyata memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi dan berisiko menyebabkan sakit jantung, memperparah refluks asam dan peradangan.

    Tidak hanya itu, makanan tersebut memiliki jumlah kalori yang sangat besar, sehingga sangat umum terjadi kenaikan berat badan selama bulan Ramadan.

    Selain itu, hindari lemak jenuh yang ditemukan dalam produk hewani seperti produk susu berlemak tinggi, daging olahan dan mentega, serta minyak kelapa dan minyak sawit (yang banyak ditemukan dalam makanan olahan) juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung tinggi.

    Sebagai alternatifnya, cobalah mengganti jenis lemak tersebut dengan sumber lemak yang lebih sehat dalam jumlah terbatas. Sumber yang lebih sehat ini termasuk lemak tak jenuh seperti minyak zaitun dan alpukat, serta omega 3 dan omega 6 dari ikan dan kacang-kacangan.

    3. Makanan manis

    5 Manfaat Konsumsi Makanan Manis dengan Porsi Tak BerlebihanMakanan Manis. Foto: Getty Images/emrah_oztas


    Kebiasaan umum selama Ramadan adalah menyantap makanan manis seperti pancake, kue, dan sirup saat sahur. Meskipun makanan manis ini kaya akan energi yaitu kalori, makanan manis ini tidak membuat Anda tetap berenergi sepanjang hari dan sering kali membuat Anda merasa sangat lesu hanya 1 atau 2 jam setelah sahur.

    Makanan tersebut mengandung gula sederhana yang melepaskan energi dengan sangat cepat dan dalam waktu singkat. Mereka juga dengan cepat meningkatkan kadar gula darah Anda menyebabkan pelepasan insulin dalam jumlah besar yang membuat Anda merasa lelah.

    Anda juga harus menghindari makanan lain seperti sereal olahan seperti cornflake serta karbohidrat olahan seperti tepung putih dan roti, karena mengandung gula sederhana dan rendah serat, sehingga akan membuat Anda lapar dengan sangat cepat.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 3 Jenis Makanan yang Pantang Dikonsumsi Saat Sahur

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Umur Tambah Panjang 24 Tahun


    Jakarta

    Tak dipungkiri bahwa pola makan dan pola hidup sehat berperan untuk usia panjang. Termasuk 8 kebiasaan yang bisa tambah umur 24 tahun.

    Sebuah penelitian baru yang tidak dipublikasikan menganalisis data kesehatan para veteran AS, hasilnya terdapat delapan pilihan gaya hidup sehat yang bisa memperpanjang masa hidup seseorang.

    Laporan tersebut ditulis oleh Xuan-Mai Nguyen, seorang spesialis ilmu kesehatan untuk Program Sejuta Veteran di VA Boston Healthcare System.


    “Kami juga melakukan analisis untuk melihat apakah kami mengecualikan penderita diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, stroke, kanker dan sejenisnya, apakah itu mengubah hasilnya? Dan ternyata tidak. Jadi, jika Anda menderita penyakit kronis, melakukan perubahan gaya hidup tetap akan membantu (memperpanjang umur),” ungkap Nguyen dikutip dari CNN Internasional, Sabtu, (24/2/2024).

    Jika seorang pria pada usia 40 tahun mempraktekkan satu perilaku sehat saja, dia bisa mendapatkan ‘bonus’ hidup 4,5 tahun lebih lama, kata Nguyen. Penambahan satu kebiasaan memperpanjang usia tujuh tahun, sementara penerapan tiga kebiasaan memperpanjang umur pria sebanyak 8,6 tahun.

    Wanita juga mengalami lompatan besar dalam rentang hidup, kata Nguyen, meskipun jumlahnya berbeda dibandingkan laki-laki.

    Menerapkan hanya satu perilaku sehat menambah 3,5 tahun pada kehidupan seorang wanita, sementara dua perilaku sehat menambah delapan tahun, tiga perilaku sehat menambah 12,6 tahun dan menerapkan semua kebiasaan sehat memperpanjang umur seorang wanita sebesar 22,6 tahun.

    “Melakukan kedelapan hal tersebut memiliki efek sinergis, semacam dorongan tambahan untuk memperpanjang hidup Anda, namun perubahan kecil apa pun akan membuat perbedaan,” kata Nguyen.

    Meski demikian, penelitian ini hanya dapat menunjukkan adanya hubungan, bukan sebab dan akibat langsung, dan karena penelitian ini berfokus pada para veteran, temuan ini mungkin tidak berlaku untuk semua orang. Namun, para veteran dalam penelitian tersebut sudah pensiun dan tidak bertugas aktif atau mengikuti pelatihan militer,” kata Nguyen.

    8 Gaya Hidup yang Memperpanjang Umur

    Studi ini mengurutkan delapan perilaku gaya hidup untuk melihat mana yang memberikan peningkatan terbesar dalam umur panjang.

    1. Olahraga

    Olahraga menurut banyak ahli adalah salah satu perilaku terpenting yang dapat dilakukan siapa pun untuk meningkatkan kesehatannya. Menambahkan bahwa satu perilaku sehat menghasilkan penurunan risiko kematian akibat sebab apa pun sebesar 46% jika dibandingkan dengan mereka yang tidak berolahraga, kata Nguyen.

    2. Tak mengonsumsi obat-obatan

    Opioid mengurangi risiko kematian dini sebesar 38%, demikian temuan studi tersebut. Hal ini merupakan masalah yang signifikan saat ini, karena krisis opioid di AS merupakan “darurat kesehatan masyarakat” nasional, demikian laporan sebuah lembaga di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan.

    3. Tidak merokok

    Menghindari rokok mengurangi risiko kematian sebesar 29%, demikian temuan studi tersebut. Jika seseorang adalah mantan perokok, hal itu tidak dihitung
    “Berhenti merokok kapan saja dalam hidup akan memberikan manfaat kesehatan yang besar,” kata para ahli.

    4. Hindari stress

    Mengelola stres adalah langkah berikutnya, mengurangi kematian dini sebesar 22%, demikian temuan studi tersebut. Stres merajalela di AS saat ini dan mempunyai dampak buruk terhadap kesehatan, kata para ahli. Ada cara untuk mengubah pandangan kamu dan mengubah stres buruk menjadi stres baik.

    5. Mengonsumsi pola makan nabati

    Makanan nabati akan meningkatkan peluang Anda untuk hidup lebih lama sebesar 21%, demikian temuan studi tersebut. Namun itu tidak berarti Anda harus menjadi vegetarian atau vegan, kata Nguyen.

    Mengikuti pola makan nabati yang sehat seperti pola makan Mediterania yang kaya akan biji-bijian dan sayuran berdaun hijau adalah kuncinya.

    6. Menghindari minuman keras

    Tidak mengonsumsi lebih dari empat minuman beralkohol sehari dapat mengurangi risiko kematian sebesar 19%, kata Nguyen.

    Selain itu, penelitian lain menemukan bahwa minum alkohol dalam jumlah berapa pun mungkin tidak sehat, kecuali mungkin, untuk serangan jantung dan stroke, dan bahkan temuan tersebut telah terbukti. Sebuah penelitian menemukan bahwa satu minuman saja dapat memicu irama jantung tidak teratur yang disebut fibrilasi atrium.

    7. Cukup tidur

    Tidur malam yang nyenyak – didefinisikan sebagai setidaknya tujuh hingga sembilan jam semalam tanpa insomnia – mengurangi kematian dini akibat sebab apa pun sebesar 18%, kata Nguyen. Puluhan penelitian telah menghubungkan kualitas tidur yang buruk dengan berbagai dampak kesehatan yang buruk, termasuk kematian dini.

    8. Menjalin hubungan sosial

    Dikelilingi oleh hubungan sosial yang positif membantu umur panjang sebesar 5%, demikian temuan studi tersebut. Namun, kesepian dan isolasi, terutama di kalangan lansia, kini semakin meluas dan mengkhawatirkan, kata para ahli.

    “Lima persen mungkin tampak kecil, tapi itu masih merupakan penurunan dalam semua penyebab kematian,” kata Nguyen.

    “Setiap hal kecil akan membantu, baik kamu memilih aktivitas fisik atau memastikan kamu dikelilingi oleh dukungan sosial yang positif,” tambahnya.

    Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa orang yang mengalami isolasi sosial memiliki risiko 32% lebih tinggi untuk meninggal lebih awal karena sebab apa pun dibandingkan dengan mereka yang tidak terisolasi secara sosial. Peserta yang melaporkan merasa kesepian memiliki kemungkinan 14% lebih besar untuk meninggal lebih awal dibandingkan mereka yang tidak.

    Baca artikel selengkapnya di sini !

    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • Tempe Bagus untuk Makanan Anak, Ini Manfaatnya kata Dokter Gizi


    Jakarta

    Tempe dikenal murah meriah, tapi padat gizi. Rutin makan tempe membawa banyak manfaat kesehatan, seperti menurunkan kadar kolesterol jahat hingga menjaga kesehatan tulang.

    Tempe adalah sumber protein nabati yang banyak dikonsumsi orang Indonesia. Tempe melalui proses fermentasi yang membuatnya mengandung probiotik dan memiliki banyak manfaat sehat/

    Tempe tak hanya bagus dikonsumsi orang dewasa, tapi juga anak-anak. Artis Nikita Willy bahkan mengungkap anaknya, Issa Xander Djokosoetono, sangat gemar makan tempe.


    “Kita semua tahu, kan, tempe itu makanan khas Indonesia, proteinnya tinggi, bagus, dan murah juga. Saat hamil, aku hampir setiap hari makan tempe, enggak tahu aku, tuh, mau banget makan tempe,” kata Nikita Willy dikutip dari detikhot.

    “Pada saat Issa mulai MPASI (makanan pendamping ASI), aku cobain tempe sekali Issa bisa makan banyak banget tempe itu. Jadi menurut aku, tempe adalah makanan favoritnya dia. Dia bisa makan nasi pakai tempe aja kalau bosan makan apapun,” imbuh Nikita.

    Manfaat tempe untuk kesehatan anak

    Ilustrasi Tempe MentahTempe membawa manfaat baik, termasuk kepada para bayi. Foto: iStock

    Dokter spesialis gizi, dr. Johanes Chandrawinata, mengungkapkan bahwa tempe dapat digunakan sebagai makanan tambahan bayi berusia enam bulan ke atas karena memiliki kandungan protein yang hampir sama dengan daging hewan.

    “[Tempe] bisa menjadi pengganti daging,” ujar dr. Johanes kepada CNBC Indonesia.

    “Kandungan omega-3 tempe berupa asam alfa-linolenic juga baik untuk perkembangan otak dan mata anak,” sambungnya.

    Johanes mengatakan, tempe adalah makanan sehat tinggi protein, mengandung prebiotik, dan vitamin serta mineral yang baik untuk anak. Tempe per 100 gram mengandung 195 Kalori, 11 gram lemak, 3,4 gram lemak jenuh, 2,6 gram asam lemak tak jenuh ganda (PUFA), 3,8 gram asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA), 7,6 gram karbohidrat, dan 20 gram protein.

    “Zat besi dalam tempe mencapai hampir 15 persen kebutuhan harian, Kalsium 10 persen, riboflavin 20 persen, niasin 13 persen, , Magnesium 20 persen, fosfor 22 persen, dan mangan 56 persen,” papar dr. Johanes.

    Meskipun tempe memiliki kandungan yang baik bagi kesehatan anak, dr. Johanes menegaskan bahwa tempe bukanlah satu-satunya sumber protein yang diperlukan anak. Dengan demikian, ia menyarankan orang tua untuk memberikan variasi makanan kepada anak.

    “Ikan dan kacang, seperti walnut juga mengandung omega-3. Jadi, makanan bayi yang bervariasi tentu lebih baik. Apalagi zat besi pada daging itu jauh lebih mudah diserap daripada tempe,” kata dr. Johanes.

    Cara ideal mengolah menu tempe untuk anak

    homemade Tempeh on wooden cutting boardPerhatikan takaran memberi tempe kepada bayi ini. Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    1. Bayi 6-9 bulan
    Potong tempe tipis-tipis dalam ukuran dua jari orang dewasa, lalu masak sampai empuk. Potongan tempe bisa dimakan langsung atau di tumis dengan minyak dan dicampur dengan sayuran tinggi Vitamin C.

    “Sayuran tinggi Vitamin C, seperti paprika dan brokoli [baik untuk dicampur dengan] agar memperbaiki penyerapan zat besi dari tempe,” kata dr. Johanes.

    2. Bayi 9-12 bulan dan anak 12-24 bulan
    Memasuki usia sembilan bulan, anak mulai bisa diberikan tempe matang berukuran kecil dan divariasikan dengan kaldu.

    “Untuk bayi berusia 9-12 bulan bisa diberi tempe matang ukuran kecil sekali makan. Selain itu, tempe bisa diolah sebagai pengganti daging cincang atau direbus dalam kaldu atau santan,” papar dr. Johanes.

    Sementara itu, tempe yang diberikan untuk anak berusia 12-24 dapat diolah menjadi kari, cah, salad, atau sop.

    “Hati-hati bahaya tersedak. Guna mencegah tersedak, masak tempe hingga empuk lalu potong dengan ukuran sesuai usia bayi. Bila alergi, setop pemberian tempe,” tegas dr. Johanes.

    Resep Oseng Buncis dan TempeTempe bisa dioalah menjadi makanan enak, salah satunya ditumis. Foto: Getty Images

    Mengutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), tempe adalah satu-satunya sumber nabati yang memiliki kandungan B12. Kandungan Vitamin B12 di dalam tempe berkisar dari 1,5 sampai 6,3 mikrogram per 100 gram tempe kering yang dikonsumsi.

    “Jumlah ini sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan Vitamin B12 seseorang perhari,” tulis Kemenkes, dikutip Selasa (25/7/2023).

    Menurut Kemenkes, tempe mengandung sumber vitamin B yang potensial, yaitu Vitamin B1 (Tiamin), Vitamin B2 (Riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat (Niasin), Vitamin B6 (Piridoksin), dan Vitamin B12 (Sianokobalamin).

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul: Jangan Sepelekan Tempe, Ini 4 Manfaatnya untuk Otak Anak

    (aqr/aqr)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan yang Bagus Dikonsumsi Saat Asam Lambung Naik


    Jakarta

    Penyakit asam lambung banyak diderita orang Indonesia. Saat asam lambung tengah naik, coba redakan dengan konsumsi 10 makanan ini.

    Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit asam lambung adalah penyakit yang paling dihindari oleh semua orang. Sebab, GERD dapat menimbulkan rasa terbakar di dada hingga nyeri tak tertahankan yang mengganggu aktivitas.

    GERD adalah kondisi yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat produksi asam lambung yang berlebihan. GERD disebabkan oleh melemahnya katup di bagian bawah kerongkongan alias sfingter.


    Ada berbagai cara untuk meredakan gejala GERD, salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman tertentu.

    Melansir dari Prevention, asisten profesor kedokteran klinis di Touro College of Osteopathic Medicine di New York, Dr. Niket Sonpal dan ahli nutrisi, Robin Foroutan, ada sejumlah makanan yang bisa meredakan gejala GERD dan mudah ditemukan di dapur.

    Apa saja? Berikut rangkumannya.

    1. Pisang dan apel

    Buah-buahan yang sangat asam, seperti jeruk atau buah beri, sudah dikenal dapat memperparah kondisi asam lambung. Maka dari itu Foroutan menyarankan para penderita GERD untuk mengonsumsi buah-buahan yang lebih lembut, seperti pisang.

    “Makanan yang mudah dicerna tetapi juga tinggi serat adalah kombinasi yang baik untuk mencegah refluks,” kata Foroutan, dikutip Senin (13/11/2023).

    “Buah bagus karena sebagian besar terdiri dari air dan mampu bergerak cepat melewati lambung,” imbuhnya.

    Foroutan dan Sonpal mengatakan bahwa pisang adalah pilihan yang sangat baik karena bersifat menenangkan bagi lambung dan dapat membantu menetralisir asam lambung agar tidak terkumpul di kerongkongan.

    Selain itu, koordinator program bedah metabolik dan bariatrik di Inspira Health, Bradee Rojas, juga merekomendasikan apel untuk meredakan gejala GERD. Menurut Rojas, apel mirip dengan pisang karena rendah asam, tinggi serat, dan banyak kandungan air.

    “Apel mampu bergerak dengan mudah melewati saluran pencernaan. Selain itu, kandungan airnya dapat membantu mengencerkan asam lambung,” jelas Rojas.

    2. Oatmeal

    Ilustrasi OatmealIlustrasi Oatmeal Foto: Getty Images/iStockphoto/gresei

    Di Indonesia, oatmeal terkenal sebagai menu diet. Namun, oatmeal yang kaya serat ternyata sangat ampuh untuk menutup katup di bagian bawah kerongkongan sehingga mencegah naiknya asam lambung.

    “Oatmeal mungkin sangat ampuh karena teksturnya yang kental dapat menutup sfingter esofagus sehingga tidak banyak asam lambung yang “terciprat” ke kerongkongan,” kata Sonpal.

    3. Roti gandum

    Bagi penderita GERD pecinta roti, roti gandum adalah pilihan tepat bagi Anda. Menurut Rojas, roti gandum yang mengandung serat dapat “menyerap” asam lambung dan memberikan rasa lega.

    “Itu sebabnya diet ini juga dikenal sebagai diet BRAT yang sering diresepkan dokter bagi mereka yang baru sembuh dari virus perut atau sejenisnya,” kata Rojas.

    4. Madu

    Di Indonesia, madu cukup digemari karena memiliki rasa manis yang enak. Ternyata, madu juga bisa menjadi makanan yang efektif untuk meredakan gejala GERD karena membantu melapisi tenggorokan.

    “Madu manuka yang dikenal kaya antioksidan dan sifat anti-inflamasi baik untuk meredakan sakit tenggorokan yang dipicu oleh kelebihan asam, terutama jika dicampurkan dengan teh herbal,” ujar Sonpal.

    5. Selada

    Penjelasan soal mencuci selada sebelum dimakanPenjelasan soal mencuci selada sebelum dimakan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selada adalah salah satu jenis sayuran yang paling mudah ditemukan di Indonesia. Bahkan, sayuran ini juga mudah ditemukan di restoran korea dan sering dijadikan pilihan sebagai pendamping makanan utama.

    Menurut Rojas, selada sangat baik dikonsumsi bagi penderita GERD karena mengandung kandungan air yang tinggi sehingga dapat membantu mengencerkan dan menetralkan asam lambung.

    6. Beras merah

    Serupa dengan oatmeal, beras merah juga sering dijadikan pilihan sebagai pengganti nasi putih bagi seseorang yang menjalani diet.

    Selain bisa mengontrol berat badan, ternyata beras merah yang banyak serat juga dapat membantu “menyerap” sebagian asam lambung dan mengurangi refluks. Maka dari itu, Rojas sangat merekomendasikan beras merah bagi penderita GERD.

    7. Jahe

    Di Indonesia, jahe adalah salah satu jenis rempah yang sering diolah sebagai minuman tradisional yang menghangatkan tubuh, seperti wedang, bandrek, bajigur, bir pletok, hingga sekoteng.

    Selain menghangatkan tubuh, jahe ternyata juga dianggap mampu mengurangi gejala naiknya asam lambung.

    “Cobalah untuk membuat teh yang menenangkan dengan menyeduh irisan jahe segar ke dalam air panas atau mengunyah permen jahe tanpa pemanis. Ini mungkin membantu menenangkan perut,” ujar Sonpal.

    8. Alpukat

    alpukatalpukat Foto: Getty Images

    Makanan yang digoreng dan berlemak tinggi sangat sulit dipecah dan dicerna oleh perut. Akibatnya, dua jenis makanan tersebut bisa menjadi pemicu utama GERD.

    “Namun, lemak tak jenuh yang sehat, seperti yang ditemukan pada alpukat bisa membantu mencegah mulas dan menjaga kadar asam tetap sehat,” kata Sonpal.

    9. Melon

    Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Julie Stefanski, dan Rojas mengatakan bahwa melon dapat “menyegarkan” saluran pencernaan yang meradang sehingga sangat baik dikonsumsi penderita GERD.

    Menurut Stefanski dan Rojas, melon memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat mengencerkan asam lambung dan membantu pergerakan di sistem pencernaan tanpa menyebabkan iritasi.

    10. Susu rendah lemak

    Serupa dengan yogurt, Rojas mengatakan bahwa susu rendah lemak dapat memberikan lapisan yang menyegarkan pada kerongkongan yang terasa panas akibat asam lambung.

    Selain itu, susu rendah lemak yang bisa menjadi penyangga atau buffer sementara bagi lambung tidak mudah terpengaruh oleh perubahan tingkat keasaman (pH) lingkungannya sehingga tidak memperparah kondisi lambung.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Asam Lambung Naik Tinggi? Redakan dengan 10 Makanan Ini

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Terbukti! Rajin Minum Kopi dan Teh Perkecil Risiko Pikun dan Stroke


    Jakarta

    Kopi dan teh merupakan jenis minuman pagi populer. Penelitian terbaru menunjukkan ada manfaat dari rajin minum kopi dan teh untuk kesehatan otak dan jantung.

    Banyak orang tak bisa melewatkan hari tanpa mengonsumsi kopi dan teh. Dua minuman berkafein ini dianggap punya rasa nikmat sekaligus memiliki banyak manfaat.

    Terbaru, peneliti di China menemukan manfaat minum kopi dan teh untuk kesehatan. Melansir dari CNN International, para ilmuwan dari Tianjin Medical University di Tianjin, China meneliti lebih dari 360 ribu orang selama 10 hingga 14 tahun terkait dampak mengonsumsi teh atau kopi terhadap risiko demensia dan stroke.


    Adapun, data para subjek penelitian diperoleh dari database informasi kesehatan anonim dari sekitar setengah juta sukarelawan di Inggris, UK Biobank, yang dikumpulkan sepanjang 2006 hingga 2020.

    Melalui data-data tersebut, studi ini mengamati kesehatan para subjek penelitian yang berusia antara 50 dan 74 tahun. Para subjek tersebut juga telah mengakui bahwa mereka mengonsumsi kopi dan teh.

    Selama masa studi yang dipublikasikan di PLOS Medicine ini, sebanyak 5.079 peserta terkena demensia dan 10.053 mengalami stroke.

    Waspada! 5 Efek Konsumsi Kopi Berlebihan Ini Dapat Merusak KulitKonsumsi kopi rupanya bisa mengurangi risiko rendah stroke dan demensia. Foto: Getty Images/iStockphoto/Lifehdfilm

    Hasilnya, orang yang mengonsumsi dua hingga tiga cangkir kopi, tiga hingga lima cangkir teh, atau kombinasi empat hingga enam cangkir kopi atau teh sehari memiliki risiko rendah stroke dan demensia.

    “Temuan kami menunjukkan bahwa konsumsi kopi dan teh dalam jumlah sedang secara terpisah atau dalam kombinasi dikaitkan dengan risiko stroke dan demensia yang lebih rendah,” kata peneliti studi, dikutip Kamis (9/11/2023).

    Secara rinci, orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi dan dua hingga tiga cangkir teh dengan total empat hingga enam cangkir memiliki risiko demensia 28 persen lebih rendah dan stroke 32 persen lebih rendah dibandingkan orang yang tidak minum keduanya.

    “Dalam penelitian ini, orang-orang yang dilaporkan minum kopi atau teh dalam jumlah sedang, lebih kecil kemungkinannya terkena stroke atau demensia dalam 10 tahun,” ujar para peneliti.

    Rutin Minum Kopi Dapat Cegah 5 Penyakit Kronis Ini, Apa Saja?Menurut penelitian, mereka yang minum kopi dalam jumlah sedang risiko demensia dan stroke lebih rendah. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone

    Sementara itu, studi lain pada 2021 juga menunjukkan bahwa orang yang tidak didiagnosis penyakit jantung ternyata mengonsumsi kopi secara teratur, yakni 0,5 hingga tiga kopi sehari. Bahkan, jumlah tersebut dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung, stroke, dan kematian dini apapun.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Ahli:

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson