Tag: detoks

  • 9 Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan, Bantu Turunkan Kolesterol Hingga Detoks


    Jakarta

    Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang biasa digunakan dalam berbagai masakan di seluruh dunia. Tapi tahukah detikers, ternyata bawang putih punya banyak manfaat lho bagi kesehatan?

    Sejumlah penelitian dan studi menunjukkan bahwa bawang putih terbukti memiliki efek yang berkhasiat bagi kesehatan. Manfaat bawang putih ini tentunya tidak lepas dari beragam senyawa dan nutrisi yang dikandungnya.

    Penasaran dengan khasiat bawang putih? Cari tahu berbagai manfaatnya pada uraian berikut.


    Kandungan Bawang Putih

    Dilansir laman Healthline, bawang putih disebutkan punya kalori yang rendah, tinggi vitamin C dan B6, serta mangan. Bawang ini juga menjadi sumber yang baik bagi nutrisi seperti selenium dan serat.

    Untuk satu siung bawang putih berukuran 3 gr diperkirakan mengandung 4,5 kalori, 0,2 gr protein, dan 1 gr karbohidrat. Tak hanya itu, bawang putih mengandung pula sejumlah kecil nutrisi lainnya.

    Manfaat Bawang Putih

    Bawang putih dikatakan punya segudang manfaat bagi kesehatan, berikut beberapa di antaranya:

    1. Menurunkan Tekanan Darah

    Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebabkan lebih banyak angka kematian dibanding masalah kesehatan lain. Adapun tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah faktor pemicunya.

    Studi meta-analisis tahun 2020 menunjukkan bahwa suplemen bawang putih bisa menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Ini dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 16-40%.

    Tinjauan di tahun 2019 juga mencatat bahwa senyawa allicin yang dikandung bawang ini dapat membatasi produksi hormon yang meningkatkan tekanan darah yaitu angiotensin II. Tak hanya itu, pembuluh darah dapat pula mengendur dengan mengkonsumsi bawang putih sehingga darah mampu mengalir lebih mudah.

    2. Sebagai Obat Berbagai Penyakit

    Sejak peradaban kuno, bawang putih telah dimanfaatkan orang banyak untuk kesehatan dengan manfaatnya sebagai obat bermacam-macam penyakit. Ada bukti yang mencatat bahwa bawang putih digunakan sebagai obat oleh orang Mesir, Yunani, Cina, hingga India.

    Sebagian besar manfaat bawang putih untuk obat bagi kesehatan dihasilkan dari pembentukan senyawa sulfur ketika memotong, menghancurkan, dan mengunyahnya. Senyawa yang paling dikenal, yaitu allicin, diallyl disulfida, dan s-allyl sistein.

    Ketika sejumlah senyawa ini masuk ke dalam tubuh, kemudian ia akan menyebar ke seluruh tubuh dan memberikan efek kesehatan yang baik.

    3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Hasil dari penelitian di tahun 2016 menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih yang sudah tua (AGE) bisa bantu menaikkan sistem imun tubuh.

    Ini dibuktikan oleh orang yang mengkonsumsi suplemen AGE selama 3 bulan saat musim pilek dan flu sedang melanda, dan ditemukan bahwa mereka tidak mengalami gejala yang begitu parah.

    Selain meningkatkan imun, penelitian lain mengungkap kalau senyawa dalam bawang putih mungkin bersifat antivirus.

    4. Bantu Cegah Penurunan Kognitif

    Proses penurunan kognitif dan penuaan dapat disebabkan oleh kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Disebutkan bahwa bawang putih mengandung antioksidan yang dukung perlindungan tubuh terhadap kerusakan oksidatif ini.

    Hasil penelitian menemukan bahwa antioksidan dalam bawang putih secara signifikan dapat mengurangi stres oksidatif dan menurunkan risiko penyakit terkait, seperti Alzheimer dan demensia.

    Penelitian lain pada hewan juga menunjukkan senyawa allicin bisa bantu melindungi dari penurunan kognitif. Penelitian pada manusia diperlukan untuk memahami lebih lanjut perihal satu ini.

    5. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

    Penelitian di tahun 2018 menunjukkan bawang putih bisa menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Selain itu, suplemen bawang putih yang dikonsumsi selama lebih dari 2 bulan juga dapat menurunkan LDL hingga 10% menurut penelitian di tahun 2016. Adapun bawang ini tidak memberikan efek pada kadar kolesterol baik (HDL).

    6. Bantu Detoks Tubuh

    Senyawa sulfur dalam bawang putih seperti allicin disebut bisa mengurangi kadar timbal dalam darah dan melindungi organ-organ vital dari kerusakan akibat toksisitas logam berat.

    Studi tahun 2022 melibatkan karyawan di pabrik baterai mobil yang terpapar timbal berlebih. Hasilnya menemukan bahwa bawang putih mengurangi kadar timbal dalam darah sebesar 19%. Beberapa gejala terkait termasuk sakit kepala dan tekanan darah tinggi juga dapat dikurangi dengan konsumsi bawang putih.

    7. Meningkatkan Performa Atletik

    Peradaban kuno memanfaatkan bawang putih untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan performa tubuh para atlet. Penelitian pada hewan benar menunjukkan bawang ini bisa bantu menaikkan kinerja tubuh. Meski begitu, hanya ada sedikit penelitian yang terbukti pada manusia.

    Sebuah penelitian mencatat bahwa bawang putih tidak meningkatkan performa atlet pesepeda. Namun, bawang ini mungkin bisa mengurangi stres oksidatif yang berhubungan dengan olahraga dan kerusakan otot.

    8. Menjaga Kesehatan Tulang

    Hasil uji klinis pada 2017 menemukan bawang putih dapat menurunkan tingkat stres oksidatif yang menyebabkan osteoporosis. Tak hanya itu, studi di tahun 2018 juga menunjukkan bahwa konsumsi suplemen bawang putih selama 12 minggu dapat bantu mengurangi rasa sakit di osteoartritis lutut dan obesitas pada wanita.

    9. Dorong Hidup Lebih Lama

    Mengingat khasiatnya yang dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol jahat, hingga meningkatkan sistem imun tubuh, bawang putih bisa dibilang mampu dorong hidup lebih lama.

    Sebuah penelitian tahun 2019 di Cina menjelaskan bahwa orang tua dewasa yang mengkonsumsi bawang putih setidaknya setiap minggu dapat hidup lebih alam dibandingkan mereka yang sama sekali tidak konsumsi bawang ini dalam kurun waktu seminggu.

    Selain itu, telah dipaparkan bahwa bawang putih juga bisa menurunkan risiko terkena penyakit yang jadi penyebab umum kematian, seperti serangan jantung dan stroke. Demikian bawang putih memungkinkan untuk dorong hidup menjadi lebih lama.

    Itu dia beberapa manfaat bawang putih bagi kesehatan. So, apakah detikers suka mengkonsumsi bawang putih baik mentah, matang, atau yang dicampur dalam masakan?

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 11 Minuman Detoks yang Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh

    11 Minuman Detoks yang Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh

    Jakarta

    Minuman detoks begitu populer karena manfaatnya. Detoksifikasi sendiri adalah proses yang membantu organ vital membersihkan diri.

    Minuman ini dipercaya bisa membersihkan sistem pencernaan dan membuang produk limbah dan berbagai racun yang diserap tubuh. Jika asupan racun tidak dikurangi, maka nantinya bisa menimbulkan berbagai masalah seperti kembung, sakit kepala, sembelit, kelelahan, mual, hingga masalah kulit. Lantas, apa saja minuman detoks yang dapat dikonsumsi?

    11 Minuman Detoks yang Bermanfaat Bagi Kesehatan

    Mengkonsumsi minuman detoks secara teratur bisa membantu menurunkan berat badan, meningkatkan metabolisme dan membantu melancarkan pencernaan. Mengutip laman Food NDTV, Tuasaude, Insider, dan Medium:


    1. Air Putih

    Air putih dapat mendetoksifikasi dan membantu tubuh membakar lemak. Namun, asupan ini harus diminum dalam jumlah yang cukup.

    Untuk membantu tubuh mengeluarkan racun dan meningkatkan metabolisme, minum 8 gelas air putih per hari. Menurut nutrition bersertifikat di Option Care Health, Kristin Gillespie, air putih bisa membuat kenyang sehingga membuat seseorang tidak makan berlebihan.

    2. Wortel, Jahe, dan Jeruk

    Jeruk adalah sumber antioksidan dan vitamin C yang sangat baik. Wortel mengandung banyak beta-karoten dan serat yang membantu menurunkan berat badan dan melancarkan pencernaan.

    Sementara itu, jahe adalah obat rumahan yang biasa digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan, kembung, kram perut, dan juga mengandung banyak khasiat anti peradangan. Sehingga ketiganya bisa menjadi minuman detoks yang bisa melawan asupan racun dalam tubuh.

    3. Mentimun dan Mint

    Daun mint dianggap menjadi bahan terbaik untuk menenangkan perut yang sakit. Selain itu, mint juga meningkatkan aliran empedu melalui perut yang mempercepat proses pencernaan.

    Kamu bisa memadukan daun ini dengan mentimun dan lemon yang kaya antioksidan. Minuman ini bisa menjadi penyegar saat istrahat dari panas yang menyengat.

    4. Air Lemon

    Detoks air lemon banyak dipercayai digunakan untuk mengurangi bera badan berlebih. Hal ini karena kandungan serat pektin di dalam buah tersebut.

    Serat pektin memberikan rasa kenyang untuk waku yang lama dan menunda rasa lapar. Kamu bisa menambahkan sayuran dan buah seperti wortel, apel, bit, dan lobak kedalam minuman ini.

    5. Teh Jahe Lemon Madu

    Teh yang ditambahkan dengan lemon, jahe, dan madu telah lama digunakan unuk mengobati sakit tenggorokan dan pilek. Namun ternyata, minuman ini juga bisa digunakan sebagai detoks.

    6. Teh Hijau dan Lemon

    Teh hijau mengandung antioksidan dan dapat meningkatkan metabolisme. Untuk meminumnya, kamu bisa menambahkan perasan air lemon untuk meningkatkan rasa dan memberi tambahan vitamin C.

    Minuman detoks ini bisa menjadi pilihan yang baik untuk membantu tubuh tetap terhidrasi dan mengelola bera badan. Kandungan kafein dalam teh hijau dan antioksidannya diyakini bisa meningkatkan pembakaran kalori.

    7. Jus Lemon, Jeruk, dan Selada

    Jus lemon, jeruk, dan selada kaya akan serat yang membantu mengeluarkan cairan berlebih dalam tubuh. Meminum jus detoks ini dapat membantu mengendalikan rasa lapar, membantu mencegah makan berlebihan dan menurunkan badan. Setiap sajian 250 ml jus mengandung sekiar 110 kalori.

    8. Selada air dan Jeruk

    Selada air dan jeruk mengandung serat yang membuat tubuh kenyang, sehingga mengurangi keinginan makan yang berlebihan. Oleh sebab itu, jus detoks ini bisa membantu menurunkan berat badan dan mengecilkan perut.

    9. Wortel dan Bayam

    Wortel dan bayam mengandung banyak serat dan antioksidan, seperti karoten, lutein, dan zeaxanthin. Sehingga paduan wortel dan bayam yang dijus menjadi pilihan yang sangat baik untuk detoksifikasi, menurunkan berat badan, dan mengurangi kembung.

    10. Cuka Apel dan Madu

    Cuka apel terkenal dengan manfaatnya unuk menurunkan berat badan dan kesehatan pencernaan. Untuk mengkonsumsinya sebagai detoks, kamu bisa menggabungkannya dengan madu.

    Campur satu sendok makan cuka apel dengan satu sendok teh madu dalam segelas air hangat. Minum sebelum makan untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dan mengurangi keinginan makan berlebihan.

    11. Jus Bit, Wortel, Jahe

    Paduan bit, wortel dan jahe memadukan rasa manis alami bit dan wortel, serta rasa pedas jahe. Bit dikenal khasiatnya yang berpotensi mendetoksifikasi dan kemampuannya mendukung kesehatan hati.

    Wortel kaya akan vitamin dan antioksidan, sementara jahe menambah sensasi pedas dan potensi manfaat anti radang. Sehingga, bahan-bahan ini bisa menjadi minuman lezat yang membantu membersihkan tubuh dari racun.

    Minuman detoks memang bisa membantu menurunkan berat badan, namun bukan sebagai solusi yang instan. Sehingga, kamu perlu mengkombinasikannya dengan diet sehat olahraga teratur agar hasilnya optimal.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com